WHAT IF Dua Pendiri Agama Terbesar Dunia Diperbandingkan Sesamanya

MUHAMMAD: “AKU GEMBALA YANG DIUTUS”  

YESUS: “AKULAH GEMBALA YANG BAIK

Salah satu buku biografi yang terkenal tentang Islam adalah Sejarah Hidup Muhammad karangan MH. Haekal. Disitu digambarkan mimpi dan firasat Muhammad bahwa ia bakal menjadi seorang Nabi. Dikatakan: “Yang menyebabkan dia (Muhammad) lebih banyak merenung dan berfikir, ialah pekerjaannya menggembalakan kambing sejak masa mudanya itu. Dia menggembalakan kambing keluarganya dan kambing penduduk Mekah. Dengan rasa gembira ia menyebutkan saat-saat yang dialaminya pada waktu menggembala itu. Di antaranya ia berkata (p.60):

“Nabi-nabi yang diutus Allah itu gembala kambing.” “Musa diutus, dia gembala kambing, Daud diutus, dia gembala kambing. Aku diutus, juga gembala kambing keluargaku di Ajyad.”

Kita tidak tahu apa yang diketahui oleh Muhammad mengenai makna “gembala” dalam era dan kisah Taurat dan Mazmur (Zabur). Kita juga tidak tahu apakah beliau tahu bahwa Alkitab membedakan domba dan kambing, sehingga penggembalaan bagi keduanya juga tidak betul-betul persis sama. Musa dan Daud adalah penggembala domba bukan kambing seperti Muhammad. Bedanya khusus terletak dalam bobot proteksi dan care , karena domba memang lebih dependant, lebih pasrah kepada gembalanya ketimbang kambing. Kita bisa menduga bahwa Muhammad itu gembala upahan, dan bukan gembala kambing milik sendiri atau dari orang tuanya. Status itu juga dibedakan oleh Alkitab.

Seorang gembala di zaman dahulu--zamannya nabi-nabi Israel--  tidak bisa dibandingkan dengan gembala yang dikenal di zaman sekarang. Dari seorang gembala dituntut tanggung-jawab yang amat besar, sedemikian sehingga fungsi gembala disamakan oleh masyarakat kuno disana sebagai tugas kepala bani dalam menuntun dan memerintah kaumnya.

Gembala itu harus mengenal setiap mata-air, sumur, wadi dan sungai.Dia harus tahu sifat airnya yang tenang untuk bisa diminum secara aman, dan bukan air deras dimana hewan tersebut mudah hanyut kalau terpeleset atau jatuh. Gembala bahkan juga siap mencari sungai atau menimba air sumur lain bagi dombanya dimusim kemarau. Ia memperhitungkan dimana masih terdapat rumput, menurut musimnya. Ia harus melindungi anak-anak domba yang belum dapat berjalan jauh.Ia memelihara induk-induk domba yang bunting atau yang sedang dalam masa menyusui.

Ia menolong merawat domba yang sakit, terluka pada batu-batu tajam dan duri, bahkan sakit apapun yang menerpa dombanya. Ia menghindarkan dombanya agar jangan seekor pun daripadanya meninggalkan kawanan, baik diperjalanan ataupun karena takut dengan kilat dan guntur.

Gembala akan membela kawanan domba terhadap binatang buas dan pencuri. Dengan tongkat yang panjang, gembala menuntun kawanan domba. Memberi tanda maju, berbelok, atau berhenti. Ia menunjuk jalan dan sekaligus berteriak memperingati domba yang mau menjauhkan diri.

Domba adalah aset miliknya yang sangat khusus. Dianggap sangat bernilai bukan karena harganya (secara materi), tetapi karena natur gembala yang memang selalu bertanggung jawab terhadap setiap dombanya secara sangat pribadi. Itu sebabnya seorang gembala harus membelanya sampai dengan mempertaruhkan nyawanya sendiri.

Dalam pengibaratan seperti  itulah Yesus melukiskan dirinya sebagai Gembala Yang Baik. Gembala bagi umat manusia yang digambarkanNya sebagai domba-dombaNya. Dan itu dibuktikanNya dalam seluruh perjalanan kenabianNya.  Ia bukan gembala upahan atau gembala musiman. Ia berkata, Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya”.

Disini kita melihat bahwa Tetapi di depan semua orang Yahudi, Yesus berkata kontras bahwa Ia bukan gembala upahan (Yoh.10:11), menyusuli kalimat khusus dan sakral tentang peran diriNya, “Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya” (ayat 10).

Dia bahkan tidak hanya melihat domba-domba nya sebagai satu kawanan belaka, melainkan justru mengenalnya satu per satu secara pribadidengan sebutan namanya masing-masing, 

“Domba-domba  mendengarkan suaranya (gembalanya) dan ia memanggil domba-domba nya masing-masing  menurut namanya dan menuntunnya keluar. Jika semua dombanya telah dibawanya keluar, ia berjalan didepan mereka dan domba-domba  itu mengikuti dia, karena mereka mengenal suaranya ....(Yohanes 10:3-4). 

Kenapa harus sedemikian pribadinya?

Itulah, karena natur dari seorang gembala yang baik adalah tidak rela dan tidak mengizinkan satupun dari dombanya hilang atau tersesat. Tuhan adalah Bapa Sorgawi, yang adalah Gembala Agung, seperti yang dikonfirmasi Daud dalam kitab Zabur -nya yang paling terkenal:

“TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.

Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang;

Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya.

Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku.

Engkau menyediakan hidangan bagiku, di hadapan lawanku; Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; pialaku penuh melimpah.

Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku;
dan aku akan diam dalam rumah TUHAN sepanjang masa”
(Mazmur 23:1-6).

Deskripsi tentang natur Tuhan Elohim ini berbeda jauh dan tidak seperti Allah SWT yang siap menyesatkan seberapapun jiwa-jiwa manusia menurut suka-suka-Nya: “Allah menyesatkansiapa yang Dia kehendaki, dan memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki” (Surat 14:4). Yesus sebagai inkarnasi Firman-Tuhan meletakkan nilai untuk satu persatu jiwa secara pribadi dalam keseluruhan totalitas kemanusiaan, karena bagiNya satu jiwa adalah seharga “semua jiwa” dalam skala dimensi-ilahiNya:

“Siapakah diantara kamu yang mempunyai 100 ekor domba, dan jikalau ia kehilangan seekor diantaranya, tidak meninggalkan yang 99 ekor dipadang gurun dan pergi mencari yang sesat itu sampai  ia menemukannya?” (Luk.5:4).Sambil mengingatkan kita:“Bukankah manusia jauh lebih berharga dari pada domba” (Matius 12:12).

Gembala yang baik bukan hanya bertugas untuk menyelesaikan satu hari kerja dan mendapatkan upah, tetapi ia bertanggung jawab sepenuhnya, bertarung, dan siap berkurban nyawa bagi domba-dombanya. Kesiapan Yesus untuk berkurban-nyawa ini diulangi Nya sampai empat kali (!) dalam satu pasal yang sama (yaitu ayat 11, 15, 17, 18). Dia tidak main-main dengan slogan, melainkan dia sungguh membuktikannya dihadapan publik tentang apa yang diucapkannya. Itu adalah pernyataan tentang kurban-diriNya diatas kayu salib bagi penebusan dosa manusia! Dan alangkah herannya bahwa apa yang diucapkan dan dibuktikan secara begitu serius dan mutawatir itu namun dinafikan oleh satu-satunya ayat dari Muhammad yang membantah kematiannya di atas kayu salib, tanpa bukti apapun!(Qs 4:157). 

Ditempat yang lain dalam Injil, Yesus terus menerus mengindikasikan kematian-kurbannya demi membuktikan kebenaran akan kematiannnya, sekaligus maha-kasihnya bagi domba-dombanya,“Tidak ada kasih yang lebih besar daripada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya” (Yohanes 15:13). Dan kembali Muhammad tidak memberi bukti bagaimana Allah itu Mahakasih, tetapi tetap berulang-ulang  berkata sebanyak 114 kali bahwa “Allah Maha-kasih dan Maha-penyayang”.  

Akhirnya, Yesus masih menyampaikan satu kepedulian dan passion yang sama untuk menggembala satu kawanan domba lain yang tadinya tidak termasuk dalam kandang yang sama. Itu adalah domba-domba yang menolak diri Yesus sebagai ANAK DOMBA ELOHIM yang menghapus dosa manusia (Yohanes 1:29).  Disinilah Yesus menampakkan hasrat hatiNya untuk menghimpunkan keseluruhan domba-dombaNya kembali ke hadapan Tuhan – tanpa satupun yang dikecualikan! Semua mau diselamatkan dengan cara yang pasti:

“Karena begitu besar kasih Tuhan akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal” (Yohanes 3:16).

MARILAH KITA RENUNGKAN HAL INI SECARA MENDALAM, dan berdoa agar Tuhan memberi hikmat dan hidayah  bagi kita untuk mampu membedakan gembala upahan dengan  Gembala Yang Baik :

“Tuhan, aku mau menjadi dombaMu yang baik, yang taat, dan mengikuti jalan yang Kaubuka dengan kuasa tongkat gembalaMu yang sanggup mengubah hidupku. Amin”. 

 

 


Add a Comment
| 1783
Orbuk
Reply| 06 Dec 2016 23:16:29
@damai
Jika tuhan yesus mengorbankan diri untuk penebusan dosa umat nya,, lantas kenapa tuhan yesus tidak langsung menghapus dosa umatnya?
Jika tuhan yesus adalah Allah kenapa dia harus menyiksa dirinya untuk penebus dosa?
Seharusnya yesus tetap kekal karena dia tuhan dan dapat menghapus dosa tanpa mengorbankan diri
=========================
Tuhan Yesus mengorbankan diri untuk penebusan dosa umat manusia,, Tuhan Yesus menghapus dosa umat manusia seuai kehendakNya.
Tuhan Yesus adalah Allah, Dia merelakan dirinya tersiksa untuk menebus dosa umat manusia.
Yesus tetap kekal karena Dia Tuhan dan dapat menghapus dosa melalui pengorbanan diriNya sesuai kehendakNya
Margono
Reply| 06 Dec 2016 20:41:07
@MYWAY
Dan dijelaskan sendiri oleh Nabi dalam satu riwayat Hadis Sahih: “Sesungguhya aku diutus untuk meyempurnakan akhlak yang mulia.” Innama bu’itstu liutammima makarimal akhlaq (HR Bukhari).

AHKLAK APAKAH YANG DISUMBANGKAN MUHAMMAD BAGI KEMANUSIAAN UNIVERSAL?

Tanggapan:
Beristeri boleh sampai 4 perempuan, kalau gak bisa berlaku adil, nikahi saja isteri tambahan yg berstatus budak , adil gak adil no problem masih lebih baik daripada di aniaya??....sangat manusiawi versi islami.

Muhammad sendiri melanggar Al'quran, isterinya yg tercatat 12 orang, dia mendapat keistimewaan khusus dari si alloh karena si alloh sangat memanjakan kelamin Muhammad....benar-benar sangat mendidik.....versi islami.

Si alloh membalas tipu daya kafir dengan tipu daya juga, si alloh terpengaruh sifat jahat, gak mampu mempertahankan kesucian dan kemuliaannya sebagai yg mengaku tuhan. Kalau dia maha kuat lagi perkasa, berangus saja kafir si pembuat tipu daya tersebut. Penegak hukum saja gak membalas tipu daya penipu dengan tipuan, penegak hukum langsung mencari dan menangkap penipu karena itu tindakan pidana, kok penegak hukum dunia bisa lebih perkasa dari si alloh.

Si alloh pengacau ajaran moral.
MYWAY
Reply| 06 Dec 2016 08:48:35
Banyak yang kaget rupanya ketika disodorkan ayat ini. Misi utama Nabi itu sejatinya bukan untuk menaklukkan dunia dan mengislamkan semua orang.
Misi Nabi itu dijelaskan oleh al-Quran sebagai rahmat untuk semesta alam. “Dan tiadalah Kami (Allah) mengutus engkau (Muhammad), kecuali untuk menjadi rahmat bagi semesta alam” (QS. Al-anbiya 21/107).

Dan dijelaskan sendiri oleh Nabi dalam satu riwayat Hadis Sahih: “Sesungguhya aku diutus untuk meyempurnakan akhlak yang mulia.” Innama bu’itstu liutammima makarimal akhlaq (HR Bukhari).

AHKLAK APAKAH YANG DISUMBANGKAN MUHAMMAD BAGI KEMANUSIAAN UNIVERSAL?
Hana Pwt
Reply| 05 Dec 2016 17:20:13
@Damai
Jika tuhan yesus mengorbankan diri untuk penebusan dosa umat nya,, lantas kenapa tuhan yesus tidak langsung menghapus dosa umatnya?
Jika tuhan yesus adalah Allah kenapa dia harus menyiksa dirinya untuk penebus dosa?
Seharusnya yesus tetap kekal karena dia tuhan dan dapat menghapus dosa tanpa mengorbankan diri.

JAWAB:
Karena itu ketentuan dari TUHAN.
Seharusnya gimana? Emang ente atasan Tuhan sehingga ente bisa mengatur Jalan Tuhan.

Yesus memang tetap kekal, karena Dia disalibkan, mati dam hidup kembali dan kekal.

Trus kenapa Alloh SWT kagak ciptakan manusia jadi muslim semua, kagak perlu ngamuk-ngamuk marah sama kafir dan mengancam dimasukan ke neraka segala?
damai
Reply| 01 Dec 2016 08:24:06
Jika tuhan yesus mengorbankan diri untuk penebusan dosa umat nya,, lantas kenapa tuhan yesus tidak langsung menghapus dosa umatnya?
Jika tuhan yesus adalah Allah kenapa dia harus menyiksa dirinya untuk penebus dosa?
Seharusnya yesus tetap kekal karena dia tuhan dan dapat menghapus dosa tanpa mengorbankan diri
Orbuk
Reply| 24 Nov 2016 21:51:49
@sunshine
Anda ingin nama Paulus ada di AlQuran?
===========================
Oh jangan....nama Paulus tak pantas ada dalam buku iblis!
Hana Pwt
Reply| 24 Nov 2016 06:14:52
@Sunshine
Anda ingin nama Paulus ada di AlQuran?
Who do you think you are and who do you think Paulus is?

Untuk apa Allah menyebut nama Paulus di Alquran? dia cuma manusia biasa yang menyesatkan manusia lain, yang mau menerima ajarannya, mengalahkan kepercayaan mereka terhadap apa yang dikatakan Yesus sendiri.

.......dst...........................................

JAWAB:
Firaun, Jalut, Raja Namrud, dan tokoh jahat lainnya adalah juga manusia biasa disebut dalam juga Alquran.

Tentu sangat penting nama Paulus disebut dalam Alquran sebab kalau benar tuduhan muslim bahwa Paulus yang mengubah Alkitab, tentu Paulus bukan manusia bisa lagi tapi menjadi manusia luar bisa, sebab jumlah penganut ajarannya lebih besar daripada penganut ajaran Alloh SWT, ini fakta.

Karena itu Alloh SWT seharusnya mengetahui akan hal itu, dan tidak boleh mengabaikannya begitu saja, sehingga umatnya yang menemukan nama Paulus. Kalau demikian maka umatnya terkesan fitnah Paulus saja. Bagaimana tidak fitnah, Alloh SWT saja kagak tau menahu sama Paulus.

Karena itu maka tidak salah dibilang bahwa muslim fitnah Paulus saja, karena ingin membuktikan kebenaran isu dilemparkan Alloh SWT bahwa Alkitab telah dipalsukan, tapi celakanya isu dilemparkan tersebut tanpa bukti yang jelas, karena itulah muslim mengkambinghitamkan Paulus.
sunshine
Reply| 22 Nov 2016 13:30:42
@Hana Pwt
Paulus lahir 600-700 sebelum Muhammad brojol dan Alquran digelontorkan dari langit, jadi bukan suatu nubuat, tapi telah terjadi sehingga Alquran seharusnya langsung menunjukakan nama Paulus.

Jawab:

Anda ingin nama Paulus ada di AlQuran?
Who do you think you are and who do you think Paulus is?

Untuk apa Allah menyebut nama Paulus di Alquran? dia cuma manusia biasa yang menyesatkan manusia lain, yang mau menerima ajarannya, mengalahkan kepercayaan mereka terhadap apa yang dikatakan Yesus sendiri.

AlQuran diturunkan oleh Allah untuk menuntun manusia kembali beribadah kepada Allah yang Esa, bukan menuhankan nabi yang diutusNya, berdasarkan ajaran manusia lain yang jelas2 bukan nabi Allah.

AlQuran adalah firman Allah sang Maha Pencipta, mengajak kembali kepadaNya

[5.72] Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah adalah Al Masih putra Maryam", padahal Al Masih (sendiri) berkata: "Hai Bani Israel, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu" Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang lalim itu seorang penolong pun.

[5.73] Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: "Bahwasanya Allah salah satu dari yang tiga", padahal sekali-kali tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Tuhan Yang Esa. Jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan itu, pasti orang-orang yang kafir di antara mereka akan ditimpa siksaan yang pedih.

[5.74] Maka mengapa mereka tidak bertobat kepada Allah dan memohon ampun kepada-Nya? Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

[5.75] Al Masih putra Maryam hanyalah seorang Rasul yang sesungguhnya telah berlalu sebelumnya beberapa rasul, dan ibunya seorang yang sangat benar, kedua-duanya biasa memakan makanan. Perhatikan bagaimana Kami menjelaskan kepada mereka (ahli Kitab) tanda-tanda kekuasaan (Kami), kemudian perhatikanlah bagaimana mereka berpaling (dari memperhatikan ayat-ayat Kami itu).
Hana Pwt
Reply| 17 Nov 2016 06:21:09
@Sunshine
Apakah Yesus itu Tuhan?

“Maka seorang malaikat dari langit menampakkan diri kepadanya untuk memberi kekuatan kepadanya.....dst......................................

JAWAB:
Apakah Yesus adalah Tuhan? Jawabnya: Betul.
Apakah Yesus Manusia? Jawabnya: Betul.
Apakah Yesus Nabi (navi = pembimbing, memberi petunjuk arah, navi-gasi)? Jawabnya: Betul
Apakah Yesus Raja? Jawabnya: Betul
Apakah Yesus seorang Imam? Jawabnya: Betul

Ente ini bodoh sekali, coba ente baca lengkap Lukas 22, Yesus bukan takut dengan malaikat, tapi justru malaikatlah yang memberikan kekuatan bagi Yesus untuk kuat (secara mental) menghadapi penderitan fisik yang akan ditanggung-Nya, penderitaan yang seharusnya ditanggung ana dan ente kelak, paham!

Sudah ane jelaskan kepada ente bahwa Yesus datang ke dalam kehidupan manusia adalah sebagai Manusia Sejati, bukan sebagai Manusia Superhero yang karena keilahianNya Yesus tahan bacok, tahan piting, tidak lapar walaupun seumur hidup kagak makan, dsb. Tapi.... Yesus menjadi Manusia Sejati sehingga Yesus akan dapat merasakan penderitaan manusia secara sempurna, termasuk ketika melaksanakan Karya Penebusan di Bukit Golgota.

Paulus, Paulus, Paulus lagi, karena dasar tuduhan ente adalah ajaran Islam, coba ente tunjukan 1 ayat Alquran saja nama Paulus yang memalsukan Alkitab!

Paulus lahir 600-700 sebelum Muhammad brojol dan Alquran digelontorkan dari langit, jadi bukan suatu nubuat, tapi telah terjadi sehingga Alquran seharusnya langsung menunjukakan nama Paulus.

Pemalsuan Kitab Suci bukan hal sepele karena mengubah maksud Tuhan, seharusnya Alloh SWT menjelaskankan terang benderang di Alquran siapa manusia Superhero yang mengalahkan Alloh SWT yang mampu mengubah FirmanNya, yaitu Paulus.

Kalau ente tidak mampu menunjukan 1 ayat saja nama (ingat nama) Paulus dalam Alquran, berarti ente dibodohi seorang yang kagak lulus SD macam Ahmad Deedat untuk menyalurkan kebenciannya pada ajaran Kristen.

Dr. Zakir Naik adalah seorang dokter yang mengekor Ahmad Deedat ente percaya, seharusnya ente percaya tulisannya mengenai sakit penyakit, bukan gombalnya si Ahmad Deedat, .................................... hehehehehehehehehehehe...................................
Anton
Reply| 11 Nov 2016 06:38:45
@sunshine
Yesus secara jelas dan tegas mengatakan bahwa Dia itu Tuhan. Bahkan ayat2 dalam alkitab dimana Yesus mengatakan diriNya adalah Tuhan itu sangat tegas:
Yohanes 8:24: Karena itu tadi Aku berkata kepadamu, bahwa kamu akan mati dalam dosamu; sebab jikalau kamu tidak percaya, bahwa Akulah Dia, kamu akan mati dalam dosamu."
Yohanes 10:30: Aku dan Bapa adalah satu."
Yohanes 13:13: Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan.
Yohanes 14:11: Percayalah kepadaKu, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku; atau setidak-tidaknya, percayalah karena pekerjaan-pekerjaan itu sendiri.
Orbuk
Reply| 09 Nov 2016 21:51:57
@sunshine
Apakah Yesus itu Tuhan?
===========================
Ya. Tuhanku dan Tuhanmu!
SonOfGod
Reply| 09 Nov 2016 20:55:12
@sunshine

Lalu pertanyaan masalah Yesus disebut utusan, ya Yesus memang diutus dari atas kebawah dari Tuhan kebumi karena Yesus adalah Mesias yang dijanjikan oleh YHWH untuk membawa keselamatan bagi manusia.. Yesus sendiri yang mengatakan Dia Mesias sehingga Dia dihukum mati,kita bisa berpikir kenapa Yesus menyebut DiriNya mesias lalu dihukum mati?? Karena anggapan orang yahudi MESIAS=YHWH itu sendiri,atau bisa dikatakan MESIAS adalah WAKIL DARI KEBERADAAN YHWH Dibumi ,sehingga jika Yesus mengaku MESIAS,maka sama saja Yesus Menghujat YHWH karena menyamakan Diri Yesus dengan YHWH.

Dan Yesus memang sering disebut Nabi karena Yesus menyampaikan pesan injil langsung kepada manusia dan banyak melakukan mujizat (tetapi jika ada yang ngaku menjadi nabi tetapi tidak bisa bermujizat maka patut dipertanyakan kenabianya),Yesus juga sering disebut Guru/rabi karena Yesus suka mengajar dimana saja,dipasar,disinagog dsbnya dan juga bisa memberi teladan benar, Yesus disebut Anak Elohim karena Yesus datang dari YHWH,Yesus sering disebut Anak Domba YHWH karena Yesus menjadi korban keselamatan dan korban penebusan dosa,Yesus sering disebut Pemimpin karena Dia memang adalah Raja kerajaan sorga, Yesus juga sering disebut Tuhan karena Dia adalah MESIAS itu sendiri.

SEKIAN.
SonOfGod
Reply| 09 Nov 2016 20:54:10
@sunshine

Pertanyaan masalah Yesus menyebut Tuhan itu Esa..Yesus memang sering menyatakan YHWH itu esa, dikristen tidak seorangpun yang menyembah 3 Tuhan,iman kristen tetap monotheis yaitu menyembah Bapa YHWH, hanya saja quran sudah salah menuduh dengan mengatakan kami menyembah allah swt,maryam dan isa, padahal yang sebenarnya adalah iman kristen menyembah YHWH yang mewujudkan diriNya kepada manusia melalui 3 karyaNya yaitu Bapa(YHWH),Anak(Yesus yang berarti YHWH penyelamat) dan Roh Kudus dan 3 bagian ini mempunyai TugasNya masing2.. kenapa Tuhan harus membagi2 diriNya??karena YHWH itu Tuhan yang BESAR yang tidak akan bisa mampu dimasukan kedalam otak manusia,sehingga itu agar manusia bisa memahami Tuhan yang BESAR INI,maka Tuhan Membagi-bagi DiriNya. Saya kasih ilustrasi, seorang yang buta(tidak bisa melihat) bagaimana dia bisa tau kalo gajah itu besar kalau sibuta ini hanya memegang belalainya saja??Jika sibuta ini mau memahami gajah yang besar ini maka dia harus memegang belalai,kaki,telinga,ekor dan tubuhnya barulah sibuta ini bisa mengambarkan gajah yang begitu besar itu..

sambung.
SonOfGod
Reply| 09 Nov 2016 20:53:01
@sunshine

tanggapan sebelumnya itu adalah yang pertama,yang kedua apa yang terjadi ditaman getsemani merupakan kejadian yang sengaja Tuhan lakukan agar bisa tercatat pada kitab injil,tujuannya adalah Yesus ingin menjadi Teladan bagi kita semua,dan agar kita mau melakukan apa yang Yesus lakukan pada saat itu. Apa yang bisa dipetik pada kejadian di getsemani??yaitu agar kita mau berdoa berharap kepada Tuhan disaat kita mengalami persoalan yang besar,karena dengan Doa-doalah yang mampu menguatkan kita nantinya,makanya Yesus menyuruh murid-muridNya berdoa dan berjaga2 namun mereka ada yang tertidur(lukas 22:46) efeknya kita bisa lihat ketika Yesus ditangkap semua murid2 Yesus melarikan diri dan berkianat kepada Yesus,itu karena murid-murid tidak mau berdoa!! Dan ini merupakan gambaran bagi kita sebagai umatNya,jika kita menghadapi banyak persoalan dan tidak berdoa maka kita bisa jatuh dalam percobaan,tidak heran orang kristen banyak murtad dan pergi kedukun.

Jika ditanya Yesus berdoa kepada Siapa? Jelas Dia berdoa kepada Roh YHWH yang ada didalam diriNya Yesus..

sambung.
SonOfGod
Reply| 09 Nov 2016 20:51:24
@sunshine

Ya Yesus adalah Tuhan yang telah dijanjikan didalam PL untuk menyelamatkan umatnya atau disebut MESIAS.

anda harus paham dulu bahwa Yesus mempunyai 2 bagian didalam diriNya: bagian 1 Yesus 100% adalah manusia,buktinya apa?buktinya Yesus perlu makan,minum,dsbnya,dan jiwaNya bisa sedih,marah,dan ketakutan. Dan bagian ke2 Roh Yesus 100% adalah Roh YHWH sendiri yang bersemayam didalam diriNya,buktiNya apa?? Yesus dikandung maria karena ROH TUHAN.

Lalu yang harus dipahami YHWH kenapa memilih menjadi manusia?? Kenapa YHWH tidak menjadi hajar aswad saja?atau menjadi patung? Atau menjadi binatang?? ternyata Tuhan memilih menjadi manusia,karena Tuhan mempunyai rencana disamping menyelamatkan manusia,yaitu agar manusia mengetahui perilaku dan tingkah laku Tuhan sebenarnya,dengan dibuktikan oleh Yesus dengan tidak melakukan sedikitpun dosa,dan akhirnya Yesus menjadi TELADAN YANG SEMPURNA BAGI MANUSIA,kenapa menjadi Teladan??agar manusia mampu melihat perilaku,iman,doa yang sempurna yang sesuai dengan Tuhan kehendaki,sehingga Yesus memberi banyak contoh dan teladan yang baik,benar dan sempurna semasa Beliau ada dibumi ini, agar manusia mau mengikutiNya( Yoh 13:13-15).

Dan kita lanjut dengan luk 22:43-44.. saya sudah jelaskan karena Yesus adalah 100% manusia yang masih mempunyai KETAKUTAN DAN KESEDIHAN.maka Dia juga perlu malaikat2(hanya gambaran) untuk melayaniNya,kenapa perlu dilayani malaikat,karena Roh itu penurut tetapi daging lemah(matius 26:41)artinya bahwa daging Yesus tidak sesempurna RohNya,Sehingga Dia perlu kuasa Ilahi untuk menolong tubuh jasmaniNya,dan kuasa ilahi itu digambarkan seperti malaikat,kita bisa ambil contoh masalah malaikat,contoh Tuhan bisa jadi malaikat waktu bertemu musa dan yakub,jadi gambaran malaikat itu adalah mewakili Kuasa dari Ilahi.

sambung.
sunshine
Reply| 09 Nov 2016 13:48:08
Apakah Yesus itu Tuhan?

“Maka seorang malaikat dari langit menampakkan diri kepadanya untuk memberi kekuatan kepadanya. Ia (Yesus) sangat ketakutan dan makin bersungguh-sungguh berdoa. Peluhnya menjadi seperti titik-titik darah yang bertetesan ke tanah” (Lukas 22:43-44).
Comment:
Coba Anda pikir dengan akal sehat:
Apakah masuk akal Tuhan ketakutan kepada malaikat?
Kemudian dia berdoa? Hmmm... Tuhan berdoa kepada siapa? Tuhan yang lain?

Yesus dengan tegas mengatakan bahwa Allah adalah Tuhan yang Esa/Satu (bukan tiga), yaitu Allah Tuhannya Yesus dan Tuhannya alam semesta :
• Matius, 4:10 “Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti.”
• Matius, 23:8 “Hanya satu Rabimu.”
• Markus, 12:29 “Tuhan Allah kita, Tuhan itu Esa.”
• Markus, 12:32 “Tidak ada yang lain kecuali Dia (Allah).” = Laa Ilaaha Illallah
• Lukas, 10:21 “Bapa/Allah, Tuhan langit dan bumi.”
• Yohanes, 5:44 “Allah yang Esa.”
• Yohanes, 17:3 “Mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar.”

Yesus mengatakan bahwa dirinya hanya seorang Rasul/Nabi/utusan Tuhan/pemimpin :
• Yohanes, 12:49 “Bapa/Allah yang mengutus aku.” = Rasul Allah.
• Matius, 15:24-26 “Aku diutus hanya kepada … umat Israel .” = Rasul Allah.
• Yohanes, 17:3 “Yesus yang telah Engkau (Allah) utus.” = Rasul Allah.
• Matius, 10:40 “Dia/Allah yang mengutus aku.” = Rasul Allah.
• Lukas, 4:18 “Dia/Allah yang telah mengutus aku.” = Rasul Allah.
• Lukas, 7:16 “Yesus membenarkan orang yang mengatakan dirinya hanya Nabi.”

Yesus berkata bahwa Tuhan/Bapa/Allah ada di sorga (bukan Yesus yang ada di bumi) :
• Matius, 23:9 “Janganlah kamu menyebut siapapun Bapa/Allah di bumi ini, karena hanya satu Bapa/Allah-mu, yaitu Dia yang di sorga.”
• Matius, 10:32 “Di depan Bapa/Allah-ku yang di sorga.”

Well... Yesus saja mengatakan dirinya utusan Allah, lalu siapa yang mengatakan dia Tuhan? Paulus? Anda percaya siapa... Yesus atau Paulus?
Hana Pwt
Reply| 06 Nov 2016 06:35:55
@Sunshine
Thomas Paine menulis dalam bukunya 'The Age of Reason':

"Konsili Nicea dan Laodikia diadakan sekitar 350 tahun setelah Kristus, dan kitab-kitab Perjanjian Baru sekarang kemudian dipilih secara ya atau tidak seperti kita melakukan pemilihan dalam hukum. Banyak sekali kitab yang ditolak setelah mayoritas memilih tidak. Beginilah bagaimana Perjanjian Baru terbentuk... Jadi inilah barangkali, mereka memutuskan melalui pemungutan suara mana kitab dari koleksi mereka yang harus dianggap sebagai firman Tuhan dan mana yang ditolak. Mereka menolak sebagiannya, mereka memilih yang lainnya yang dianggap ragu-ragu menjadi sebuah kitab yang disebut Apokripa, dan kitab-kitab yang dipilih dengan suara terbanyak terpilih menjadi firman Allah.

JAWAB:
27 Kitab Perjanjian Baru sebenarnya sudah ada sejak Tahun 130 M jauh sebelum Konsili Nicea diadakan 325.

Karena dalam perkembangannya maka banyak tulisan bermunculan, banyak diantaranya digunakan sebagai bahan pengajaran sama seperti 27 kitab yang sudah digunakan, karena itu dalam Sinode Chartage tahun 397 M menegaskan kembali penggunaan 27 Kitab sebagai Kitab Perjanjian Baru yang sah.

Konsili Nicea bukan kononisasi Kitab Perjanjian Baru tapi konsili untuk melawan bidat-bidat dengan menegaskan keilahian Yesus dalam Pengakuan Iman Nicea.

Taurat ditulis oleh Yosua bin Nun, pembantu utama Musa dan Yosua ini yang melanjutkan kepemimpinan Musa memimpin umat Israel. Yosua menulis apa yang diucapkan oleh Musa dan yang diperbuat Musa, termasuk pada saat kematiannya.

Sama seperti Alquran diklaim ditulis oleh Alloh SWT, tapi penulisannya dilakukan oleh para pembantu Muhammad, kemudian tulisan para pembantu Muhammad di kulit binatang, tanah kering, pelepah kurma, tulang babi, dan yang dihapal, disusun oleh Abu bakar, dkk. kemudian setelah Abu Bakar dan Umar mati, maka Alquran diedit oleh Usman bin Afan, sedangkan tulisan asli dan sumbernya dibakar supaya tidak bisa dilihat lagi.

Untuk memahami Alkitab, ente harus membuang hayalan Muhammad bahwa bahwa Alkitab digelontorkan oleh Tuhan langsung dari sorga.
sabda harian
Reply| 06 Nov 2016 02:30:41
@Sunshine,
@Hana Pwt menjawab
Yang bilang Alkitab (Taurat, Kitab Para Nabi, Injil, dsb.) diturunkan dari langit sehingga isinya melulu perkatan TUHAN itu siapa?
+++++
Setuju. Itulah sebabnya, mengapa Kristen tak pernah KLAIM bhw Alkitab adalah sebuah tulisan sempurna karena yang menulis adalah manusia biasa dengan bermacam latar belakang. Tapi, yang Kristen klaim adalah Alkitab merupakan ILHAM dari Allah Yang Hidup.

Ini tentu sangat beda dengan Qur'an yang ada sekarang. Muslim percaya ejaan/tulisan di Qur'an SAMA PERSIS seperti apa yang ada di surga, betul? (heran juga, alloh cuma paham bahasa Arab & tidak sah ibadahnya kalo tak pakai bhs Arab!?).

Tapi tahu tidak bhw perkembangan penemuan sejarah abad modern saat ini, alih-alih Qur'an itu sempurna, ternyata isi Qur'an yg Anda pegang hanya 33% saja otentik. Fakta anehnya lagi dari 33% isi Qur'an itu, semuanya hasil karya abad 9, 200 tahun setelah kematian Muhammad!

Jadi, salah siapa nih kalau pemahaman Anda selama ini menyakini bahwa Qur'an selesai jadi buku di abad 7? Jangankan abad 7 sudah jadi buku, sampai akhir abad 8 pun tidak ada naskah asli Qur'an yang ditemukan!
Qur'an sekarang berbeda dengan Qur'an waktu jaman Utsman. Karena di jaman Utsman, Qur'an ternyata belum eksis! Tidak seperti cerita sejarah Islam bhw Qur'an sdh lengkap di kala Utsman masih hidup!

@Sunshine
Ayo, selidiki sendiri sejarah kitabmu!

Tonton: https://www.youtube.com/watch?v=S9LjldU0Mgo

Yg di video itu biasa debat vs Dr. Shabir Ally. Dr. Shabir Ally (ulama Islam tinggal di Kanada) terkenal sebagai pendebat Islam 10 tahun terakhir ini.

BTW, kalo komen di sini jangan copas dari blog lain lagi ya, haha...

GBU
Orbuk
Reply| 05 Nov 2016 22:30:02
Si @sunshine ini cuma mau menyampaikan pesan:

"Halo para kristener, jangan percaya Alkitab, soale menurut DOKTOR Anu, DOKTOR fulan, DOKTOR itu, DOKTOR Ini,,,alkitab itu palsu!"
===
Basi...jangankan DOKTOR, jika saja si allohmu yang bilang Alkitab Suci itu palsu, kami TIDAK KAN percaya, apalagi DOHKTOR!

Kenaffa kau tak menunjukkan pendapat si alloh di sini? Ato si alloh menurutmu kurang kredibel dibanding DOKTORDOKTOR itu bro?

Salam DOKTOR!
Orbuk
Reply| 05 Nov 2016 22:13:50
@Sunshine

Kan sudah dibilang alkitab sudah palsu!

Bahas buku yang "tak palsu" biar kita dapat hidayahhh
Fetching more Comments...
↑ Back to Top