WHAT IF Muhammad lenyap Selamanya

FANTASI? MISTERY? Tidak juga. 

Tetapi memang alam kematian adalah wilayah yang tidak dikenal oleh manusia hidup.  Ilmu pengetahuan tidak menemukan ilmu untuk kematian dan alam akhirat. Kenapa? Karena alam akhirat tidak menempatkan dirinya dalam ruang seperti yang kita kenal didunia ini. Demikian juga berlaku untuk waktu, Anda tak bisa menempatkannya dalam sebuah stoples. Dan bilamana  Anda menyingkirkan semuanya dari ruang, maka apakah yang tertinggal? Tidak ada! 

 

Sebelum kematian Einstein – guru teori relativitas yang sangat paham akan waktu – beliau sempat berkata tentang kematian seorang Besso, teman karibnya: “Saat ini Besso telah pergi dari dunia yang aneh ini sedikit mendahului saya. Namun ini tidak berarti apa-apa. Orang-orang seperti kita … tahu bahwa perbedaan antara masa kemarin, sekarang, dan besok, hanyalah sebuah ilusi kita yang mem- bandel”.  Pada titik kematian seseorang, kontinuitas yang mempertalikan waktu dan ruang mendadak terputus dan lenyap. Lalu dimana kita menemukan diri kita?

 

Jadi dimana kita apabila kita kelak mendadak terputus dari ruang dan waktu, alias meninggalkan dunia yang fana ini? Jawabannya adalah tergantung kepada siapa yang Anda ikuti! Orang ateis akan selesai karena tak ada yang diikutinya kecuali dirinya. Para pengikut Kristus sebagai anak-anak domba akan mengikuti Gembala Agungnya. Dan Muslim akan ikut Nabi Junjungannya Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam.  Nah, disinilah inti persoalan kita: Dimana Yesus Kristus dan dimana Muhammad SAW saat ini berada agar kita juga tahu kemana kita akan dibawa pergi kesana? Dan tidak seperti Muslim, para pengikut Yesus tahu persis dimana Gembala Agungnya itu berada. 

 

DIMANAKAH KRISTUS SAAT INI?

Tak ada yang perlu dicari-cari dalam kegelapan, Yesus menunjukkan posisinya secara terang benderang disetiap waktu. Ia berkata yang tidak mungkin berani dikatakan oleh orang lain manapun: 

"Kamu berasal dari bawah, Aku dari atas; 

kamu dari dunia ini, Aku bukan dari dunia ini” 

“Aku keluar dan datang dari Elohim” (Yohanes 8:23, 42).

 

"Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Elohim, percayalah juga kepada-Ku. 

Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal … Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada” (Yohanes 14:1-3).

 

Bukan saja lokasi keberadaan Yesus itu jelas, namun Dia pula Syafi, Juru Selamat yang menyusun real-estate surgawi untuk menempatkan orang-orang yang percaya dekat kepadaNya, sampai selamanya. Yesus tidak mengklaim kosong seperti halnya dengan Muhammad yang mengklaim perjalanan malam Mi”raj (yang bahkan tak terdapat dalam Quran), tetapi justru membuktikan kepergiannya kesurga yang disaksikan oleh para malaikat dan banyak saksi mata secara mutawatir (Kisah rasul 1:9-11). Sedemikian mutawatir-nya sehingga Muhammad-pun harus menyaksikan keberadaan Yesus saat ini secara hitam-putih, yaitu di SURGA, disisi Allah! (Qs.4:158, 3:55). 

 

Ketika para pengikut Yesus sedang menatap ke langit waktu Ia naik kesurga itu, tiba-tiba berdirilah dua orang (malaikat) yang berpakaian putih dekat mereka, dan berkata kepada mereka: "Hai orang-orang Galilea, mengapakah kamu berdiri melihat ke langit? Yesus ini, yang terangkat ke sorga meninggalkan kamu, akan datang kembali dengan cara yang sama seperti kamu melihat Dia naik ke sorga." (Kisah Rasul 1:10-11).

 

TETAPI DIMANAKAH MUHAMMAD SAW SAAT INI?

Ketika kita membaca keberadaan Muhammad selama hidupnya, kita dikesankan seolah-olah beliau sangat dekat dengan Jibril dan Allah SWT. Namun sebegitu tiba titik kematiannya , dimana kontinuitas yang mempertalikan dirinya dengan waktu dan ruang mendadak terputus dan lenyap, maka mendadak terputuslah pertalian-nya dengan jibril dan Allah, bahkan lenyap pulalah keseluruhan dirinya! Alias tak tercari dimana dia berada! Karena itu muncullah pelbagai macam dongeng yang menempatkan sosoknya berlainan satu dengan lainnya.

 

1.Ketika Muhammad berada dalam sekarat kematiannya, ia tampak gelisah karena dua hal yang tak tersembunyikan lagi. Hal pertama, dia menyadari dosa-dosanya, termasuk a.l. dosa pembunuhan bahkan genocide suku Yahudi yang dilakukannya secara terbuka atas nama Allah. Dan dua, dia merasa harus dihubungkan dengan “seseorang Syafi” (Juru Syafaat)  yang berdaulat atas alam akhirat, sebab memang “real-estate surgawi dengan kebun-kebunnya” tidak dijanjikan kepadanya dari mulut Allah sendiri. Maka dia berseru,  “Wahai Tuhan! Ampunilah saya” Kasihanilah saya dan hubungkan saya dengan Teman yang Mahatinggi” (Shahih Bukhari no.1573).  

Ternyata semuanya lenyap, tak ada response dari Allah maupun Jibril yang tadinya (katanya) selalu mendampinginya, dan bahkan alam pun tidak ikut bergejala. Muhammad lenyap ditelan entah keruang hampa yang mana…

 

2. Surat Maryam 71 menjadi titik tolak dari kepergiannya dan para pengikutnya yang sangat menggelisahkan: "Dan tidak ada (seorangpun) dari kamu, melainkan akan mendatanginya (atau memasuki neraka itu). (Yang demikian itu) bagi Tuhan Pemelihara kamu adalah suatu yang sudah ditetapkan" (Al-Quran & Maknanya, Terjemahan Quraish Shihab).

  • There is not one of you who shall not pass through it… (N.J. Dawood)
  • No one is there of you who shall not go down unto it… (J.M.Rodwell)
  • Not one of you there is, but he shall go down to it… (A.J.Arberry)

 

Ayat Allah yang menjanjikan neraka ini sungguh merisaukan Muslim sejak ia diturunkan hingga sekarang. Maka dicoba habis-habisan oleh sejumlah ulama untuk digeser artinya kepada orang kafir (bukan orang Muslim bertaqwa). Tentu saja pemlintiran makna ini tidak memuaskan dan tiada guna. Sebab sekali Allah telah mendekritkan neraka, maka tidak ada yang dapat mencegah-Nya atau mengajukan usulan lain kepada-Nya. Semuanya sudah amat jelas, muhkamat, dan sederhana, "Wa im minkum illaa waariduha" dimana Allah memang berwahyu lurus kepada lawan bicara-Nya dengan sebutan “Kum” (kamu). Dan ini dilanjutkan-Nya dengan memastikan bahwa ketetapan  itu berasal dari “Tuhan Pemelihara kamu” yang tentunya bukan Tuhan orang kafir! Bahkan pewahyuan  ini tidak meluangkan perkecualian kepada siapapun, termasuk Muhammad. Itu sebabnya posisi Muhammad setelah kematian-nya tidak bisa dipastikan wilayahnya, kecuali kembali didongengkan oleh manusia bahwa beliau PASTI ada diwilayah tertinggi dan terhormat, padahal semuanya hanyalah wilayah  limbo ditanah antah-berantah. 

 

3. Sementara itu dongeng mulut-kemulut Muslim berkata (dan berharap) bahwa Muhammad telah ditempatkan kealam Barzakh, menunggu hari Penghakiman. Dan dikisahkan lagi bahwa nantinya Allah akan menempatkannya disurga tertinggi Wasilah! Akan tetapi pada kenyataannya Muhammad sendiri mengaku tidak tahu kemana dia akan ditempatkan. Beliau berkata: “…aku tidak mengetahui apa yang akan diperbuat (Allah) terhadapku dan tidak (pula) terhadapmu” (Qs.46:9).

 

4. Sementara  semua para nabi seperti Isa, Adam, Musa, dan Abraham dll telah dinyatakan oleh Muhammad sebagai sosok-sosok yang telah dijumpainya di surga (perjalanan Mi’raj, dalam langit yang berbeda-beda, lihat Shahih Bukhari Volume 1, Buku 8, No.345 dll), maka kenapakah Muhammad seorang yang ter-diskriminasi tidak bisa kumpul serentak dengan para nabi Israel lainnya disurga, melainkan justru harus menunggu terpisah sendiri di alam barzakh (?) Tidak ada jawaban yang bisa diijtihadkan (baca: rekayasa Islam), kecuali mendasarkannya pada alasan hakiki (kebenaran dasar) bahwa Muhammad memang tidak qualified masuk dalam bilangan-Nya yang dipastikan sudah berada di Firdaus ! Lho kenapa? Ya, karena tidak ada tangan Tuhan – dengan bukti dan saksi-- yang mengurapinya sebagai rasul-Nya, kecuali ia sendiri yang mengangkat dirinya. Itu sebabnya ajarannya sungguh menyimpang dari Taurat, Mazmur dan Injil Tuhan Semesta, sedemikian sehingga untuk “membenarkannya”, Islam harus berinisiatif menuduh (menfitnah) bahwa Alkitab itu korup. Dimanapun, Quran tidak bisa membuktikan kebenaran intrinsic dirinya, melainkan harus menyimpang dengan menuding kitab orang lain itu palsu. Padahal justru Muhammad dan pengikutnyalah yang telah mengkorupkan dan mengacaukan Alkitab seenak perutnya. Beberapa butir saja dari beratus-ratus butir pengkorupsian dan comotan asal jadi, diserakkan disini, 

Mulai dari mengkorupsi/ mengosongkan Hukum Yang Terbesar (Hukum Kasih) dari Quran; penggantian Roh Kudus menjadi mahkluk Jibril; Firman yang kekal di Lauhul Mahfudzh di-nasikh-mansukh-kan (digugur-gantikan oleh Muhammad);  mengadopsi ritual pagan (ibadah haji, shalat, kiblat dll) yang tidak pernah dikenal oleh para Nabi-nabi sebelumnya, dan cium batu Hajar Aswad yang sangat najis berhala; menghilangkan Paskah Musa (tulah Firaun ke-10 dihilangkan dari Quran, padahal itulah klimax hunjukan kuasa Tuhan); menafikan nubuat nab-nabi tentang penyaliban Yesus yang terbukti benar, yang disaksikan secara mutawatir; mengkorup kuasa firman Yesus dalam mengusir setan (bukan sekedar minta perlindunganTuhan seperti yang dilakukan Muhammad Qs.113, 114); mengatas namakan Allah, Nabi minta doa dari umatnya, bukannya mendoakan umat  seperti yang dilakukan oleh semua nabi sebelumnya, dst.  

 

5. Ya, Muhammad tahu persis bahwa Allah tidak menjanjikan keselamatan kekal kepadanya. Dia membutuhkan doa shalawat yang terus-terusan dari umatnya demi mendapatkan rahmat keselamatan dari Allah,  “Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawat-lah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya” (Qs.33:56).

Dengan shalawat sekalipun, namun Allah tetap tidak memastikan apa apa  kepada-Nya. Sampai kapankah doa shalawat harus dicurahkan untuk Nabi dan keluarga-nya, “Allahumma shalli’ala sayidinaa Muhammad, wa ala ali sayidinaa Muhammad”? Dimanakah pula putri  kesayangan Nabi, Fatimah, sekarang ini yang memang pernah diperingatkan oleh Nabi agar ia beramal sebanyak-banyaknya, “karena aku (Muhammad) tidak dapat menyelamatkanmu (Fatimah)” (HR. Muslim). Kalau sampai Fatimah juga tidak bisa diapa-apakan oleh Nabi, maka semua pengikut Nabi pasti getir dan was-was. Apalagi kalau hal ini dikontraskan dengan  para nabi Israel lainnya yang tidak sekalipun memerlukan shalawat dari pengikutnya, tetapi sudah qualified berada disurga!? Tidakkah Muslim heran atasnya? 

Bertanyalah dalam hati yang terdalam, kenapa Muhammad sebagai pemimpin rohani sangat labil menghadapi alam akhiratnya. Kenapa justru Isa dan para nabi lain sudah berada disurga dan merupakan sosok-sosok yang didekatkan kepada Allah (Qs.3:45)? Dan lagi-lagi Muhammad – sebagai “tuan-rumah” Quran -- kembali tidak disebutkan namanya secara eksplisit dalam Quran yang justru diturunkan kepadanya??  Begitu labilnya Muhammad sehingga untuk menutupinya, ia sempat memproklamirkan 10 orang yang dipastikan naik kesurga, tetapi tidak termasuk dirinya! (lihat Shahih al-Jami’ ash-Shaghir, I, no.50). Kemudian diper-baiki dalam versi lain yang memasukkan dirinya, tetapi karena agaknya harus mempertahankan angka 10, maka dikeluarkanlah nama Abu Ubaidah ibn al-Jarrah! (Ibid, IV, no.3905). O, Abu Ubaidah yang malang, sudah dijamin masuk kesurga, tetapi karena salah administrasi dunia, maka tertendang keluar! Begitukah?

Muslim selalu membela dengan mengatakan bahwa Muhammad jelas termasuk salah satu dari “minal muqarrabin” (orang yang didekatkan Allah). Yang kita perlukan bukan pembelaan buta, tetapi justru jawaban rasional bagaimana Muhammad dan para pengikutnya diabad ke-7 dapat menyisipkan dirinya dalam konteks ayat (3:45) ini ketika pada abad pertama malaikat berkata kepada Maryam tentang Isa Almasih dan nabi-nabi sekaumnya? Sekalipun jikalau ayat tersebut menyangkut kemuliaan kepada Muhammad, tentulah Allah akan turut mengorbit-kan namanya secara spesifik bahkan mendahulukannya didepan nama Isa.  

Sebaliknya, Yesus justru telah mendemonstrasikan penampilan “minal muqarrabiin”  secara otentik dan berotoritas yang diwakilkan oleh Nabi Musa dan Elia, dengan disaksikan oleh 3 pasang saksi-mata,

 

“Lalu Yesus berubah rupa di depan mata mereka (Petrus, Yakobus dan Yohanes); wajah-Nya bercahaya seperti matahari dan pakaian-Nya menjadi putih bersinar seperti terang. Maka nampak kepada mereka Musa dan Elia sedang berbicara dengan Dia”... Dan tiba-tiba … turunlah awan yang terang menaungi mereka dan dari dalam awan itu terdengar suara yang berkata: "Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan, dengarkanlah Dia." (baca perikop Matius 17:1-8). 

 

Tuhan memerintahkan kita untuk mendengar Firman Sang Anak (Yesus Almasih), namun Muslim justru lebih memilih mendengar dongengan tanpa bukti dan saksi dari Muhammad yang justru kepergok membual:  “Aku mendatangi pintu surga pada hari kiamat untuk membukanya. Maka penjaga pintu bertanya, ‘Siapakah kamu?’ Aku menjawab, ‘Muhammad’. Ia megatakan, ‘Kepadamu aku diperintahkan agar aku tidak membukanya untuk seorangpun sebelummu” [HR.Muslim (3/73-Syarah An-Nawawi)]. 

 

Pintu surga tertutup sampai Muhammad menginjakinya? Dia lupa. Bahwa pintu tersebut sudah terbuka ribuan tahun sebelumnya bagi Adam, Ibrahim, Musa, Isa dll ketika Muhammad sendiri sudah menjumpai mereka dalam event Mi’raj-nya disurga.  Isa bahkan sudah diangkat naik kesisi Allah dalam Qs.4:158, 3:55. Ini membuktikan kesekian kali betapa berani dan sesuka perutnya Muhammad berkata-kata atas nama Allah SWT, tentang hal-hal yang tidak diwahyukan/ diperintahkan Tuhan kepadanya. Dan untuk nabi demikian, telah dinubuatkan dengan tepat dalam Taurat Musa bahwa ia akan dihukum dengan kematian kekal:

Tetapi seorang nabi, yang terlalu berani untuk mengucapkan demi nama-Ku perkataan yang tidak Kuperintahkan untuk dikatakan olehnya, atau yang berkata demi nama allah lain, nabi itu harus mati” (Ulangan 18:20).

 

Musa kenal Yesus dan Elia secara timbal balik. Namun Musa tidak mengenal Muhammad. Hanya Muhammad sajalah yang selalu mengaku-ngaku kenal dan tahu siapa itu Musa, Isa, dan segudang nabi lainnya. Tetapi dalam nubuatan yang dahsyat diatas, Musa seolah hendak peringatkan Muslim agar saatnya mulai bertanya kritis: “Nabi manakah yang terlalu berani menjamin 10 orang PASTI masuk kesurga?” Otoritas manakah yang diperolehnya untuk menjamin, sementara matinya dia masih bergelimang dalam dosa dan mencari-cari seorang Syafi, “Temanku Yang Maha Tinggi?” (Shahih Bukhari #1573).

 

Jelas sepuluh orang yang dijamin hanya mendapat check kosong, pelipur lara belaka, karena sosok yang mengeluarkan check tersebut justru harus mati dalam kekekalan, dan kini tidak terjumpai lagi dia ada dialam mana. Finished! Besso telah pergi. Einstein telah tiada. Muhammad telah mati. Tetapi Yesus hidup selamanya!


Add a Comment
| 378
numpank lewat
Reply| 22 Dec 2016 11:45:31
Kenyataan yg benar org sombong mengaku dirinya baik ternyata tidak baik begitu pula dgn kitab yg sombong mengaku benar ternyata tidak benar. Sungguh..! Hanya Lucifer yg senantiasa ingin menyamai Tuhan sementara manusia yg benar senantiasa memohon belas kasih Tuhan karena dosa.
Selamat Natal, Tuhan Memberkati. Amin
numpank lewat
Reply| 22 Dec 2016 11:45:27
Kenyataan yg benar org sombong mengaku dirinya baik ternyata tidak baik begitu pula dgn kitab yg sombong mengaku benar ternyata tidak benar. Sungguh..! Hanya Lucifer yg senantiasa ingin menyamai Tuhan sementara manusia yg benar senantiasa memohon belas kasih Tuhan karena dosa.
Selamat Natal, Tuhan Memberkati. Amin
Lu
Reply| 08 Dec 2016 03:39:20
@embuh
Islam ngajarin buat bom ga?
embuh
Reply| 06 Dec 2016 17:29:48
@Ervana Asrie
Ingatlah TIADA TUHAN SELAIN ALLAH & NABI MUHAMMAD ITU UTUSAN ALLAH. Ikutilah dan Imanlah dengan ISLAM, akan menyelamatkan dari siksa di akherat. Hanya ISLAM yang dapat menyelamatkan diri dari siksa ALLAH jangan mau di bodohi oleh pendeta atau romo & sejenisnya, semoga mendapatkan petunjuk ke jalan ISLAM ..
embuh
Reply| 06 Dec 2016 17:24:41
Ingatlah ... adakah di kitab suci injil, taurat, zabur dll yang mencantumkan agama yang benar dan menjamin umatnya. JAWABANNYA TIDAK ADA, ITU HANYALAH OMONGAN ATAU KATANYA PENDETA ATAU ROMO, umatnya di bohongi & dibodohi dengan ajarannya.

HANYA ISLAM YANG MENULISKAN DI KITAB SUCINYA YANG MENERANGKAN ISLAM AGAMA YANG BENAR ( AL MAIDAH 5 : 3, AL IMRAN 3 : 19 & 85 ) BUKAN KATANYA SEORANG DAI ATAU USTADZ, TAPI LANGSUNG KITAB SUCINYA. semoga ALLAH SWT memberi hidayah kepada PENGIKUT SIPILIS, KRISTEN, YAHUDI DLL untuk memeluk ISLAM
levi
Reply| 04 Nov 2016 11:19:11
SunshineReply| 04 Nov 2016 02:12:26

1. kamu itu tolol.
2. Ulangan 18:20 itu kitab taurat Jahudi, BUKAN milik kristen.
3. dan itu bicara tentang nabi yang TIDAK BICARA SESUAI TAURAT JAHUDI PASTI MATI!

4. dan muhammad sudah membuktikan dirinya cuma lia eden 1400 thn lalu.
muhammad tidak bicara sesuai taurat Jahudi, makanya mati dan tidak bangkit walau teriak memohon bantuan teman mahatinggi.

5. Jesus itu klaim diri MESIAS ANAK ALLAH, BUKAN NABI. dan itu dibuktikan dengan dia bangkit dan naik kesurga SESUAI dengan nubuat yang ada dalam taurat Jahudi.

5. tololmu membuat kamu ketika mati, jiwamu cuma gentayangan disekitar rumah. tidak masuk surga..
Sunshine
Reply| 04 Nov 2016 02:12:26
Ulangan 18:20

.... atau yang berkata demi nama Allah lain... harus mat...

Orang kristen kan punya Allah3, berarti harus mati juga dong?
Bagaimana ini... kitab anda sendiri ternyata bertentangan dengan konsep trinitas.
Jelas sekali dalam ayat tersebut Allah tidak suka diduakan... kok malah di-3-kan.
Apakah akal pikiran anda sudah tertutup untuk menganalisa k8tab suci anda sendiri???
Sunshine
Reply| 04 Nov 2016 01:56:03
Hadits Bukhari 1573 itu adalah tentang nabi Muhammad naik haji. bukan tentang teman maha tinggi anda.
Anda ini sedang melakukan upaya penyesatan dengan hadis palsu?
Siapa yang mau anda sesatkan disini?
Saya punya kitab hadis muslim dan sudah saya baca seluruh isinya, ribuan jumlahnya tapu tidak ada cerita teman maha tinggi seperti dongeng hadis palsu anda diatas.
Hati-hati dengan fitnah Pak...
nasution
Reply| 03 Jul 2016 00:13:58
felix radit
ente sudah stress ya menjawab pernyataan dari bang mimin dan para netter kafir disini ya wkwkw
nasution
Reply| 03 Jul 2016 00:11:48
isa
adakah bukti pernyataan anda jika tidak anda seorang pembual paham
aisakh capek melayani bang abu sahwat
Reply| 27 Dec 2015 23:00:58
si nabi itu HARUS MATI....perkataan Nabi Musa....

Nabi muakhamat swa sudah mati...
All muslim dan slimah, bgmn responmu?
Kafir13
Reply| 22 Dec 2015 13:16:08
@Felix Radit

Klo loe waras loe bakal bisa bantah bang mimin.

Emang loe sudah gile tuh.
Felix Radit
Reply| 22 Dec 2015 12:06:21
@Admin
ckckckckckckck..usaha kalian memang luar biasa sebagai upaya penyesatan dari golongan kafir sesat yang ingin menyesatkan umat muslim sebagai pemegang agama yang benar dan haq dari Allah, tuhan semesta alam. Kajian yang sangat intens mungkin telah kalian lakukan untuk "membungkus" sajian argumen kalian dengan sangat licik dan lihainya. namun sayang..bagi kami muslim yang mempelajari al qur'an dan hadits serta sirah nabi dengan baik akan dengan mudah mendapatkan kesesatan dari "bungkusan" argumen yang dicreate dengan kelicikan dan kelihaian narasi tipuan kalian ini. kutipan al qur'an dan hadits yang kalian sisipkan dalam argumentasi sepihak dari kalian untuk mendiskreditkan islam dan disuguhkan kepada muslim serta publik atas nama "pencerahan" untuk "membuka islam yang sebenarnya", sesungguhnya hanyalah fitnahan, kebohongan dan tipuan yang dilontarkan kalian untuk mendiskreditkan islam sebagai agama yang benar dan menutupi ajaran kekristenan kalian yang memang senyatanya hanyalah ajaran fitnah, kebohongan dan tipuan serta rekayasa fiktif atas ketuhanan yesus, trinitas, penebusan dosa, dll! argumentasi kalian hanya laku di "dunia under ground" dan tidak pernah akan bisa exist di dunia nyata dan terbuka! usaha-usaha kalian sebenarnya hanyalah upaya menipu diri kalian sendiri yang sejatinya nurani akal sehat kalian telah mengetahui segala kepalsuan dan kebohongan ajaran kekristenan yang kalian ikuti itu! Selamat Menipu Diri Kalian sendiri dan berhalusinasi sajalah terus dosa kalian telah ditebus dan masuk sorga, padahal itu hanyalah “angan-angan dan halusinasi kosong” yang akan dipertanyakan secara terus menerus oleh hati nurani kalian sendiri! Gileluya…!!
isa
Reply| 13 Nov 2015 10:09:41
kg ada tu org yahudi yg lahir pake nama"yesus"cuma dongeng tokoh khyalan
Bullyaja
Reply| 23 Oct 2015 19:51:55
@Margono
Kaya bisa bikin pesawat aja ente, belagu bngt :v

Bro tuhan ente ada brp? Trus cara nyembahnya gimana? Gua bingung ada yg bilang satu ada yg bilang tiga ada yg bilang empat, trus klo bedanya kitab matius lucas markus yohanes apa? Kok banyak banget kitabnya apa kagak puyeng baca, ngafalin n ngertiinnya ya? Gua ngertiin cewe atu aja susah :v. Gua pngn tau aja damai aj bro thanks
Bullyaja
Reply| 23 Oct 2015 19:36:34
@Muhamad
Dosa nebusnya pke duit? Enak bngt ya. Berarti yang miskin klo berbuat dosa gk bisa minta ampunan jdi yg masuk surga kebanyakan orang kaya. Ntar malah surga isinya para koruptor :v
Margono
Reply| 28 Jul 2015 08:02:16
@Joni, ini tulisanmu,
Nabi Muhammad itu adalah Nabi akhir jaman (terakhir), mukjizatnya adalah Al-Quran (kompilasi dari seluruh kitab2 Nabi sebelumnya).

Iman kami sederhana kok, tiada tuhan selain ALLAH, lainnya adalah makhluk-Nya, termasuk jin, malaikat, nabi dan rosul adalah umat-Nya, hamba-Nya.

Jadi, memang sesederhana itu ajaran islam, jangan menyekutukan ALLAH dengan lainnya dan beribadahlah karena manusia diciptakan ALLAH hanya untuk beribadah.

Tanggapan:
Kamu melihat Islam sangat sederhana, karena mungkin pengetahuan Al'quranmu terbatas, dalam Al'quran ada tertulis bahwa Yahudi dan umat Kristen adalah kafir yg harus dipenggal kepala dan ujung-ujung jarinya, si alloh swt telah melaknat bahkan telah mengutuk Yahudi dan umat Kristen jadi kera. Kalau seandainya kutukan allohmu kepada Yahudi dan umat Kristen terjadi, maka muslim tak akan mungkin bisa pergi haji naik pesawat terbang....., malam hari juga ente masih pakai obor sebagai penerangan. Penjelasan saya sederhana kok, bisa kamu jelaskan ke saya?

Kalau tiada tuhan selain alloh, kenapa kamu menyembah batu 5 kali sehari.....itu membuktikan bahwa si alloh swt adalah sebongkah batu, penjelasan saya sederhana kok, bisa kamu jelaskan ke saya ?

Palingan muslim seperti kamu ini hanya baca tulisan saya dan marah dalam hati karena kagak mampu menjelaskan dan menyumpah-nyumpah saya.....silahkan!!, saya tidak pernah takut dengan sumpahnya muslim, karena kutukan allohmu saja kagak mempan, apalagi sumpahmu.
Hun
Reply| 28 Jul 2015 07:25:33
@Joni menulis:
Dan anda sendiri kenapa mulai percaya kalau Isa/Yesus adalah Nabi? Ga konsisten nih..hehehe :)

Respon;
Yang percaya seperti itu siapa?? Kita menyebut nabi isa karena ingin menilai muhammad dan isa dari logika islam... Kalau dari logika Kristen ya gak nyambung mas..wong di Kristen itu muhammad nabi palsu koq..jadi gak usah dibandingkan dengan Yesus..

@Joni menulis:
Nabi Muhammad itu adalah Nabi akhir jaman (terakhir), mukjizatnya adalah Al-Quran (kompilasi dari seluruh kitab2 Nabi sebelumnya).

Respon:
Terus yang mengatakan muzijat muhammad membelah bulan dll itu bohong ya?? Kalau alquran adalah muzizat muhammad, berarti Harry Potter juga adalah muzizat JK Rowling...
Emang kitab-kitab nabi sebelumnya apa?? Proses diturunkannya seperti apa?? Bisa jelaskan??

@Joni menulis:
Iman kami sederhana kok, tiada tuhan selain ALLAH, lainnya adalah makhluk-Nya, termasuk jin, malaikat, nabi dan rosul adalah umat-Nya, hamba-Nya.

Respon:
Emang bisa hanya percaya allah swt tapi tidak percaya muhammad?? Ingat...allah swt harus selalu disandingkan dengan muhammad dalam segala hal...

@Joni menulis:
Jadi, memang sesederhana itu ajaran islam, jangan menyekutukan ALLAH dengan lainnya dan beribadahlah karena manusia diciptakan ALLAH hanya untuk beribadah.

Respon:
lalu kenapa dalam segala hal allah swt selalu disandingkan dengan muhammad.... Bahkan allah swt bersalawat untuk muhammad...wah lebih mulia muhammad dari allah swt...

@Joni menulis:
Saya menantang anda secara pribadi untuk membaca ayat Al-Quran/terjemahan mulai dari lembar pertama dan seterusnya bukan mencomot SEPOTONG-SEPOTONG seperti yang selalu anda kait2kan dalam website ini, kosongkan hati anda seakan2 anda baru mengenal Al-Quran dan mulai baca pelan2 dan hayati.

Respon:
Apakah kamu sudah mengosongkan hatimu dari dogma dan doktrin islam??
Apakah kalau saya membaca surat al-israa ayat 1, harus juga membaca ayat 2 dan 3 biar nyambung??

@Joni menulis:
Semoga ALLAH memberikan hidayah pada anda semua.

Respon:
Lagi-lagi jualan hidayah...gak laku mas di sini...
mbah sawer
Reply| 27 Jul 2015 22:53:22
@Joni
menuliskan demikian...
Saya menantang anda secara pribadi untuk membaca ayat Al-Quran/terjemahan mulai dari lembar pertama dan seterusnya bukan mencomot SEPOTONG-SEPOTONG seperti yang selalu anda kait2kan dalam website ini, kosongkan hati anda seakan2 anda baru mengenal Al-Quran dan mulai baca pelan2 dan hayati.

PERTANYAAN :::
apa yang didapati seseorang setelah mengikuti cara2mu itu?
hati yang tenteram? damai sejahtera? terbukanya sebuah logika?
kesadaran akan kehadiran sosok ilahiah adikodrati di dalam hati yang terus menyertai dan terus menguatkan hati manusia yang sedang dalam ketakutan atau kegelisahan?
atau terbentuknya sudut pandang suatu keyakinan, bahwa di luar sana ada hal2 yang sedang menyimpang dari apa yang sudah diyakini?

@Joni
menuliskan demikian....
Semoga ALLAH memberikan hidayah pada anda semua.

RESPON :::
terima kasih saudaraku Joni, hidayah tentang islam itu sudah didapatkan sekarang dan seterusnya melalui situs weblog bukti dan saksi ini....
hidayah terbaik adalah menyadari bahwa Tuhannya muslim yang tauhid dan memang tidak ada yang boleh menyainginya (menyerupainya) yang para muslim sembah selama ini ternyata adalah sebongkah batu yang letaknya ribuan mil dari tanah air tercinta ini....
لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ، لَبَّيْكَ لاَ شَرِيْكَ لَكَ لَبَّيْكَ

إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ لاَ شَرِيْكَ لَكَ
Labbaikallahumma Labbaik
Labbaika Laa Syarikalaka Labbaik
Innalhamda Wan Ni’mata
Laka Wal Mulk
Laa Syarikalak

dan inilah pernyataan atas hidayah itu : menolak mentah2 untuk bersujud dan atau ruku' di depan sebuah batu untuk disembah ....
putih
Reply| 27 Jul 2015 20:21:33
sambungan....
@joni
Saya menantang anda secara pribadi untuk membaca ayat Al-Quran/terjemahan mulai dari lembar pertama dan seterusnya bukan mencomot SEPOTONG-SEPOTONG seperti yang selalu anda kait2kan dalam website ini, kosongkan hati anda seakan2 anda baru mengenal Al-Quran dan mulai baca pelan2 dan hayati.

^^tanggapan
Saya bersedia menerima tantangan anda, mari berdiskusi santun dan hindari Taqiyah saat anda sudah mulai kehabisan kata2 seperti yg dilakukan para slimers disini.....monggo.....
Untuk pemanasan mari kita belajar berhitung, Satu kesalahan hitungan yang paling jelas dalam Qur’an dapat ditemukan dalam penjelasan tentang harta warisan. Hukum warisan tersebar di beberapa Sura, seperti misalnya di Al-Baqarah (2), Al-Maidah (5) dan Al-Anfal (8 ). Tapi keterangan menyeluruh tentang hukum-hukum ini dijabarkan di Surah Nisa (4).
Qs 4:11
Qs 4: 12
Qs 4:176
(APAKAH oloWTS sengaja bikin muslim bingung tujuh keliling??? pake dipisah2 segala....dijadiin satu pasal napa.....ckckckckck lalu gimana caranya kafir disuruh utk tidak ambil ayat sepotong2, wong quran sendiri motong2...haaaadddeeewwwww)

Meskipun tertera perkataan “oloWTS menerangkan”, ternyata hukum ini jauh dari terang.Terdapat kasus-kasus di mana jumlah pembagian total kepada pewaris ternyata melebihi harta warisan yang ada. Jumlah hitungan salah, bagian warisan tidak ditentukan secara jelas, dan pembagiannya tidak adil. Terserah kaum Muslim untuk menentukan apakah oloWTS bukan yang “Maha Tahu”, tidak bisa menghitung angka-angka yang sederhana, bingung dan tidak adil ataukah Qur’an itu salah dan Momod bukanlah utusan Tuhan. Salah satu dari dua hal ini pasti benar. Silakan pilih sendiri. Monggo di jelaskan....

^m^
Fetching more Comments...
↑ Back to Top