WHAT IF AMAL IBADAH ISLAM TIDAK MENYELAMATKAN MUSLIM ?

Manakah Yang Menyelamatkan: Iman Atau Amal Ibadah Anda?

Orang-orang Muslim sering berbangga hati mendapati bahwa Islam dengan tegas menyatakan keselamatan itu hanya mungkin dicapai lewat perbuatan-perbuatan amal-ibadah. Dan ini dianggap superior terhadap ajaran Kristen yang “tidak tegas” menempatkan keselamatan itu sebagai buah iman ataukah buah perbuatan (amal ibadah). Mereka mempertentangkan 2 ayat berikut (tanpa konteks) yang dianggap saling berkontradiksi: “Manusia dibenarkan karena iman, dan bukan karena ia melakukan hukum Taurat” (Roma 3:28). “Manusia dibenarkan karena perbuatan-perbuatannya dan bukan hanya karena iman” (Yakobus 2:24).

Bagaimana kita meresponnya? Pertama-tama, pendapat para Muslim seperti di atas perlu diluruskan terlebih dahulu. Sekalipun benar agama Islam mengandalkan usaha-usaha amal-ibadah agar seorang Muslim bisa masuk ke surga, namun tidaklah benar bahwa dengan amal-ibadah itu pelaku-pelakunya dipastikan Tuhan akan masuk ke surga. Tuhan orang-orang Islam memegang otoritas yang tidak bisa diganggu-gugat siapapun dan apapun untuk menetapkan siapa-siapa yang ingin dituntunNya dan siapa-siapa yang ingin disesatkanNya. Dan ini berbeda amat jauh dengan Tuhan orang-orang Kristen yang selalu terpanggil untuk mengasihi dan menuntun setiap manusia untuk diselamatkan. Dan hanya orang-orang yang menolak beriman kepada Tuhan itulah yang akan menyesatkan dirinya sendiri, dan bukan disesatkan oleh Tuhan yang Maha Kasih itu. Akibatnya jelas, bahwa “konsep amal-ibadah” tidak akan menjamin siapapun untuk masuk dalam keselamatan. Sebaliknya Kristianitas mempunyai “konsep iman” yang justru memastikan setiap orang yang percaya mendapatkan keselamatannya. Dalam dua bab terakhir ini anda akan diajak untuk memahami betapa indahnya “konsep iman” ini seperti yang dianugerahkan oleh Yesus Kristus kepada anda dan saya.

Kedua, dan kini kita memasuki anggapan kontradiksi diantara ke dua ayat di atas. Disini pengkritik-pengkritik sering lupa bahwa Tuhan menyambut iman yang sejati dan perbuatan yang baik seperti 2 sisi membentuk satu mata uang, karena Ia sendiri berkata: “orang beriman tidak berhenti menghasilkan buah” (Yeremia 17:7-8). Mereka bahkan tidak memperhatikan makna yang persis dalam ayat 24 itu sendiri: “Jadi kamu lihat, bahwa manusia dibenarkan karena perbuatan-perbuatannya dan bukan hanya karena iman”. Perkataan “hanya” disini sudah mengindikasikan bahwa sidang pembaca surat Yakobus itu telah terlalu “santai” untuk berkarya karena telah puas menemukan keselamatan dalam imannya. (dan itulah yang berkali-kali diingatkan oleh Yakobus kepada mereka yang “puas diri” itu). Tetapi pada waktu yang sama kata “bukan hanya” juga memberi bobot tentang pentingnya iman yang mendahuluinya, sehingga secara utuh manusia memang dibenarkan karena perbuatan-perbuatan yang didasarkan atas iman. Sebaliknya Paulus ingin sidang pembaca suratnya untuk menyadari bahwa berlomba-lomba untuk memenuhi hukum, dengan perbuatan-perbuatan yang baik tanpa cacat sekalipun, tidak akan mendatangkan keselamatan kalau tidak didasari pada iman kepada Kristus Yesus. Karena keselamatan tidak pernah berasal dari manusia, yaitu melalui amal dan pahala, dan lain sebagainya, melainkan melalui kasih karunia Tuhan bagi mereka yang beriman. “Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman…itu bukan hasil pekerjaanmu; jangan (sampai) ada orang yang memegahkan diri” (Efesus 2:8,9)

Dan berbicara jujur, perasaan memegahkan diri karena perbuatan-perbuatan diri ini memang sangat mudah dirangsang oleh setan tanpa disadari manusia itu sendiri! Sedemikian sehingga diam-diam menusia meng-ilahi-kan dirinya karena merasa bahwa perbuatan-perbuatannya itulah yang membuat dirinya selamat karena kini ia dibersihkan dari dosa-dosa. Padahal hanya ada satu sumber yang dapat membersihkan dan mengampuni dosa, yaitu Tuhan, yang kita imani! Tetapi dimanapun, Paulus sendiri tidak pernah menyepelekan perbuatanperbuatan yang baik. Ia selalu mengajarkan moral, sikap dan mengaplikasikannya dalam perilaku, bahkan bukan hanya perilaku, melainkan sumber perilaku. Dan dalam hal ini, kembali Yakobus memahami hal yang sama dengan Paulus. Maka ia berkata: “…dan aku akan menunjukkan kepadamu imanku dari perbuatan-perbuatanku” (Yakobus 2:8). Disini tampak bahwa Yakobus juga membedakan antara perbuatan kebaikan-kebaikan dengan sumber kebaikankebaikan itu sendiri, yaitu iman. Ini mengingatkan kita kepada kemiripannya dengan isu cinta di kalangan pria-wanita. Wanita hanya bisa membenarkan cinta pria tatkala pria menunjukkan sikap dan perbuatan-perbuatan cinta. Tetapi bagi sang pria itu sendiri, perasaan cinta benar ada dalam dirinya (bukan kosong) terlepas dari apakah ia melakukan perbuatan-perbuatan cinta atau tidak. Baginya cinta adalah komitmen-mental, bukan perbuatan-perbuatan, walau perbuatan-perbuatan itu adalah langkah logis untuk menyalurkan dan menunjukkan keberadaan cintanya.

Perbedaan antara kebaikan dan sumber kebaikan ini banyak ditegaskan oleh Yesus sendiri: “Yang Kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan” (Matius 9:13) Dan ini tak lain adalah pembedaanNya antara kebaikan-kebaikan perbuatan (dalam bentuk persembahan) diperbandingkan dengan sumber kebaikankebaikan yaitu belas kasihan yang mendasari persembahan tersebut. Yesus juga memperingatkan bahwa perbuatan-perbuatan buruk tidak hanya harus dikecam dari perbuatannya, melainkan mulai dari sumbernya, yaitu pikiran dan niatnya yang diikat oleh hawa nafsu: “Kamu telah mendengar firman: Jangan berzinah. Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya” (Matius 5:27). Jadi apa yang terjadi di bagian hulu dari perbuatan, itulah yang menentukan kebenaran dari perbuatannya. Sebaliknya “kebenaran” di bagian hilir bisa merupakan hasil proses kosmetik dan rekayasa panggung yang berbeda sama sekali dengan keberadaan imannya. Itulah yang dimaksudkan Yesus ketika Ia mencela hal-hal yang dianggap tanpa cela oleh “orang-orang saleh”: “Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahliahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Surga” (Matius 5:20).

Jadi beda orientasi – bukan materi – dengan Yakobus, maka Paulus mempersoalkan keselamatan yang sejati (pembenaran Tuhan) dihasilkan oleh iman yang sejati kepada Tuhan, dan tidak hanya didasarkan pada lahiriahnya. Sebab tidak ada seorang manusia pun yang dibenarkan Tuhan karena mempercayakan dirinya sendiri untuk melakukan usaha-usaha pembenaran, melainkan seharusnya mempercayakan Tuhan yang merupakan sumber kebenaran dan pembenaran itu sendiri. Tatkala Paulus menulis: “Tidak ada yang benar, seorangpun tidak” (Roma 3:10), dan Yakobus menulis: “Barang siapa menuruti seluruh hukum itu tetapi mengabaikan satu bagian daripadanya, ia bersalah terhadap seluruhnya”, maka sesungguhnya keduanya sependapat bahwa tidak ada satu orangpun yang cukup benar berhadapan dengan Tuhan yang Maha Suci untuk mendapatkan keselamatan lewat perbuatan-perbuatannya.

Buah Keselamatan Tatkala kita menerima kasih anugerah keselamatanNya yang begitu berharga, maka kita akan hidup bersyukur di dalam Dia, mengasihi Dia, menuruti kehendakNya, dan melakukan perbuatanperbuatan yang diperintahkanNya. Namun hal ini bukan karena mau mencari pengakuan, menuntut upah atau keselamatan tetapi tergugah hati tersungkur diri dalam keharuan untuk mensyukuri kasih Tuhan yang telah membebaskan kita dari kebinasaan. Dengan perkataan lain, Tuhan menghendaki perbuatan-perbuatan yang baik sebagai BUAH keselamatan – bukan untuk memperoleh keselamatan.

Maka disinilah titik pertemuan antara Paulus dan Yakobus, bahwa iman anda yang sejati selalu menuntun anda kepada perbuatan-perbuatan baik, dan apabila anda tidak melakukan perbuatan-perbuatan baik, maka pastilah anda tidak memiliki iman yang sejati, karena orang beriman tidak berhenti menghasilkan buah! (Yeremia 17:7-8). Begitu anda beriman kepada Tuhan Yesus, anda mendapat kepastian keselamatan. Namun iman tidak berjalan di tempat, melainkan bertumbuh. Itu bukanlah akhir dari kehidupan Kristiani, melainkan awal dari hidup baru kita untuk mengisi amanat dan kemuliaanNya dengan buah-buah roh. Tidak seorangpun dibenarkan oleh iman bilamana imannya tidak membuat hidupnya benar!

 

Jump to top

Add a Comment
(All fields are required)
Your Name:


Your Email (will not be published)

Your Comment (max 300 words, HTML will be stripped):

300 word(s) remaining.
Comments (32)
1. aji on Fri, 18-05-2012 10:46:05 commented:
mati mu akan terbakar selamanya bersiaplah di neraka karena neraka sudah menunggumu..............

blog yang penuh dengan kebohongan...
hidupnmu hanyalah seperti kerbau yang bingung tak tau arah pulang ke kandang....
2. wira on Fri, 11-05-2012 02:49:13 commented:
Manakah Yang Menyelamatkan: Iman Atau Amal Ibadah Anda?.............Menurut Islam Dua2nya .....Iman=Kepercayaan.....namun harus ditunjukkan dengan USAHA=Amal Ibadah....
3. fajr on Fri, 20-04-2012 04:23:49 commented:
hhhhhh...dengan kata lain..balasan sesuai iman yg dimanifestasikan dengan perbuatan kan. sebab tidak mungkin imannya baik kalau perbuatannya kacau balau. baca ayub.
so.... harus dipahami ternyata bukan darah yesus yg jd sumber keselamatan.......
4. Rindu ITB on Thu, 05-04-2012 10:13:11 commented:
Salam kasih,
Hanya 1 cara ke surga: IMAN KPD YESUS.

Bukti: Lukas 23:42-43. Lalu penjahat itu berkata:"Yesus, ingatlah akan aku, apabila Engkau datang sebagai Raja. Kata Yesus kepadanya:"Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan bersama-sama Aku di dalam Firdaus."
~ si penjahat itu tidak ada kesempatan lagi untuk beramal-ibadah.

Kita, kristiani yang diskusi disini:
~ beruntung akan masuk surga nanti
~ beruntung lagi karena masih diberi kesempatan oleh Tuhan Yesus untuk menunjukkan KASIH KEPADA ALLAH dan SESAMA sebagai amal-ibadah tanda terima kasih kita kepadaNya.

TERPUJILAH DIKAU ALLAH, IYA ABBA KAMI
5. Mr.Nunusaku on Fri, 16-03-2012 09:04:09 commented:
Setan telah menciptakan agama islam untuk menghancurkan manusia, kehadiran islam dan nabi setan Muhammad nabi cabul untuk menghancurkan manusia ciptakan Allah.

Dan Allah ciptakan nabi cabul Muhammad adalah Khairu Al Mukareena tukang tipu.
(Q 3:54)
6. edelweys on Tue, 13-03-2012 12:10:18 commented:
1. parulian on Mon, 05-03-2012 11:05:33

Mau Tanya, sdr. Parulian apakah saudara penganut humanisme? Seperti Bpk Ali Sina?
7. parulian on Mon, 05-03-2012 11:05:33 commented:
kalian semua udah rusak diracunin oleh dunia,supaya kalian tau Tuhan itu ngga punya agama,agama itu ciptaan manusia,contohnya,agama ibrani dibuat oleh orang2 jahudi,agama kristen dibuat oleh pengikutnya,islam dibuat oleh muhammad agama satu2nya yg dipercaya oleh pengikutnya turun dari Allah,parmalim agamanya orang batak,jadi ngga usah kita sok pintar,orang benar dan beriman belum tentu masuk sorga,hanya Tuhan yang tau,sama seperti tuan rumah yg kedatangan tamu,hanya dia yg berhak mempersilakan tamunya masuk atau tidak
8. parulian on Mon, 05-03-2012 11:05:29 commented:
kalian semua udah rusak diracunin oleh dunia,supaya kalian tau Tuhan itu ngga punya agama,agama itu ciptaan manusia,contohnya,agama ibrani dibuat oleh orang2 jahudi,agama kristen dibuat oleh pengikutnya,islam dibuat oleh muhammad agama satu2nya yg dipercaya oleh pengikutnya turun dari Allah,parmalim agamanya orang batak,jadi ngga usah kita sok pintar,orang benar dan beriman belum tentu masuk sorga,hanya Tuhan yang tau,sama seperti tuan rumah yg kedatangan tamu,hanya dia yg berhak mempersilakan tamunya masuk atau tidak
9. pedawan on Tue, 28-02-2012 03:28:10 commented:
Saya juga bersyukur kerana tidak lagi mempercayai kata-kata Muhammad.

Untuk orang islam, belajar lah islam dengan menggunakan akal fikiran. Jangan hanya dibuaikan cerita-cerita indah yang dimainkan oleh pak-pak ustaz yang hanya ditapis supaya cerita-cerita yang negatif tidak dibincangkan dengan jujur.

Saya berharap anda akan mendapat hidayah tuhan semesta alam untuk meninggalkan ajaran islam yang jahat.
10. Eron Zebua Ichtiar on Wed, 22-02-2012 10:08:28 commented:
saya bersyukur sdh keluar dari kesesakan/kebodohan yg di lakukan Mr muhammad Saw
11. BINTANG DAUD on Thu, 16-02-2012 11:44:42 commented:
Amal ibadah itu tidak bisa menyalamatkan manusia untuk hidup di dalam kerajaan surga.

Hal ini bisa diibaratkan dengan satu kuali bakso sapi tercemar dengan setetes minyak babi. Maka sekuali bakso sapi tersebut akan di anggap najis.

Atau dapat diibaratkan juga, seseorang yang akan menyuguhkan secangkir teh terhadap tamu yang dihormatinya.
Dimana, saat secangkir teh tersebut akan disuguhkan, ternyata kejatuhan tai cecak, maka teh tersebut menjadi tidak layak untuk disuguhkan kepada tamu tersebut, karena teh tsb telah menjadi menjijikkan (najis)

Demikian juga dengan Allah, Dia tidak mau surga tercemar dengan dosa manusia walaupun hanya setitik.

Oleh karena itu tepat kalau dikatakan amal dan pahala manusia tidak dapat menyelamatkan dirinya sendiri.

Maha besar kasih-Mu ya Bapa, karena hanya Engkau sendiri yang telah datang ke dunia dalam nama Anak-Mu, Tuhan Jesus Kristus untuk menyelamatkan orang-orang berdosa.

Jadi hanya dengan kasih Allah dan atas karuniaNya manusia dapat diselamatkan. Baca Yesaya 63:9, 16b
…Bukan seorang duta atau utusan, melainkan Ia sendirilah yang menyelamatkan mereka; Dialah yang menebus mereka dalam kasih-Nya dan belas kasihan-Nya…..Ya TUHAN, Engkau sendiri Bapa kami; nama-Mu ialah “Penebus kami” sejak dahulu kala.
12. edelweys on Tue, 14-02-2012 12:28:23 commented:
buat ISMAEL :

ANDA jangan emosi dulu dooonk ah,
..tersinggung yah..??

aaahhh jangan ngajarin gak bener donk! ,
masa suruh minum racun?

kalo ada yg ngeracunin, and sama TUHAN diijinin...baru aku mau...

Lagiaaan..sssttt jangan kasih tau temen2nya yah !! ..sebetulnya kalo tetep HIDUP..itu karena ada IMAN,and kalo TUHAN masih kepengen aku hidup
aku akan tetep HIDUP, and kalo mesti mati yah tetep mati...

katanya Nabi Muhamad wafatnya karena racun?...nah itu..diijinkan....utk wafat..
13. Nicholaus on Thu, 26-01-2012 01:34:03 commented:
@Ismael on Sat, 21-01-2012 01:00:07

Ucapan anda membuat saya teringat
1. awal dosa manusia (kejadian 3) Ular/setan/iblis menggunakan Firman TUHAN sendiri, dan mengartikannya lain, sehingga manusia tertipu dan berdosa
2. setan/iblis mencobai Yesus pada pencobaan kedua
Matius 4:5-7 Kemudian Iblis membawa-Nya ke Kota Suci dan menempatkan Dia di bubungan Bait Allah, lalu berkata kepada-Nya: "Jika Engkau Anak Allah, jatuhkanlah diri-Mu ke bawah, sebab ada tertulis: Mengenai Engkau Ia akan memerintahkan malaikat-malaikat-Nya dan mereka akan menatang Engkau di atas tangannya, supaya kaki-Mu jangan terantuk kepada batu." Yesus berkata kepadanya: "Ada pula tertulis: Janganlah engkau mencobai Tuhan, Allahmu!"

Pola yg sama digunakan @ismael supaya pengikut Kristus mencobai TUHAN ALLAH.

Maksud Markus 16:17-18 adalah belaskasihan TUHAN dan bila TUHAN berkenan, tp JANGAN MENCOBAI TUHAN.
14. Ismael on Sat, 21-01-2012 01:04:19 commented:
Untuk para penulis artikel di situs ini dan semua pendukung mereka

Hemat saya, anda semua tidak perlu repot-repot menulis artikel panjang lebar sambil menebar fitnah ke sana kemari hanya sekedar untuk membuktikan KEBENARAN ajaran Kristen. Saya punya solusi yang sangat praktis.

Anda semua tahu endryn?
Endryn itu racun tikus yang sangat mematikan.
Masing-masing sediakan satu botol.
Setelah itu, buka Markus pasal 16, ayat 16-18.

16.Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.
17.Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka,
18. mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum RACUN MAUT, mereka tidak akan mendapat celaka; …

Siap semuanya?
Silahkan tenggak ramai-ramai itu endryn. Saya sangat yakin anda semua tidak akan ragu-ragu melakukannya karena anda pasti tidak akan mendapat celaka (lihat ayat 18). Penting untuk dicatat: Kalau anda semua MODAR, saya tidak akan bertanggungjawab karena itu pernyataan kitab Suci anda sendiri. Sekalipun MODAR, anda semua pasti masuk “Sorga” karena semua dosa anda sudah diampuni Yesus, sementara saya dan semua muslim yang hidup di dunia ini hanya menunggu “Neraka anda.” Dan kalau anda semua TIDAK BERANI melakukannya, semua artikel dan komentar yang anda tulis di situs ini tak lebih dari ONGGOKAN SAMPAH belaka.
On your mark .... get set .... GO !!!
15. Nicholaus on Sun, 08-01-2012 04:11:53 commented:
@benny

Apakah karena Islam berkembang pesat maka disebut kebenaran sejati? Kristen juga berkembang pesat dieropa sampai abad 20, maka disebut kebenaran sejati juga?

Islam bisa berkebang pesat bukan karena orang asli eropa pindah agama memeluk islam, tapi karena orang eropa berbaik hati menerima orang muslim dari negaranya yg rusak, kacau, perang dll. Dan di eropa mereka beranak pinak (1 istri aja bisa beranak banyak, apalagi 4 istri??). Lucunya orang muslim yg lari dari negaranya yg perang,rusak dll malah mau buat negara baru mereka eropa seperti negara asal dengan penerapan syariah.
16. COG on Fri, 06-01-2012 10:03:58 commented:
biarkan lah orang2 berkata apapun semau mereka tentang Kristen. Hanya satu kuncinya yohanes 14: 6
'“Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.””
17. benny on Mon, 26-12-2011 06:15:46 commented:
Islam agama universal akan tetap relevan sampai akhir zaman, tuntunan hidup yang hak bagi orang yang menghendaki keselamatan dunia akhirat. Hubungan dengan Allah, hubungan dengan sesama manusia, hubungan dengan sesama mahluk dan semesta dijelaskan dengan sejelas-jelasnya dalam Al Qur'an dan Hadits, tidak ada yang luput dari penjelasan dari hal yang paling remeh sekalipun. Di Eropa, Islam kian berkembang pesat karena kebenaran sejati tidak bisa ditutup-tutupi. Semoga kita semua mendapat petunjuk jalan kebenaran dan keselamatan.
18. moeza on Sun, 25-12-2011 10:31:59 commented:
kenapa masalh keyakinan harus di perdebatkan atau menjelekkan satu sama lain?
padahal kita semua tahu keyakinan tidak dapat dipaksa atau pun di jajah,walau pun harus bertaruh nyawa.
lihat pada rakyat palestina mereka terus berjuang walau pun berbekal batu VS senpi ak-47,mereka tak mengenal takut.itu karena mereka berjuang dengan keyakinannya,dulu negara kita di jajah walau pun cuma berbekal bambu runcing VS mortir tetap pantang menyerah,sekarang tak usahlah membicarakan pertentangan agama tapi pupuklah jiwa kebangsaan kita karena,dengan jiwa kebangsaan yang kuat pasti akan damai sejahtera dan demokrasi pasti akan tegak dan menghormati AZAS HAK ASASI MANUSIA.
19. dhani on Sun, 18-12-2011 05:37:27 commented:
duh...kalo ngomong sopanlah, Kristus mengajarkan Kasih dan perbuatan harus sama dong...ini mah bukan diskusi
20. andi on Mon, 31-10-2011 03:17:38 commented:
mari kita lihat bersma kekejaman dan kbrutalan FPI, klik:

http://theync.com/media.php?name=1381-never-before-seen-video-shows-a-young-boy-behead-an-allegded-spy.-uncensored

http://islaminlightofhistory.wordpress.com/2011/03/13/bagian-vi-bab-2-tawaran-nan-keji/

http://buktidansaksi.com/blogs/553/2011/10/Syariat-Qurban-di-Hari-Raya-Haji-Kini-Patut-Dipertanyakan-Muslim-Bagian-2#comment-form
21. Agus on Tue, 25-10-2011 04:45:10 commented:
Islam di dasari oleh kebohongan & kepalsuan.

Muhammad seorang penipu, pembohong & pendusta.

Al-Quran mengajarkan kebencian & kekerasan
Jihad = Jahat atas nama Allah WTS
22. kutu kupret on Tue, 18-10-2011 08:35:03 commented:
@xnasrani.
orang bodoh
23. weleh on Wed, 12-10-2011 12:40:22 commented:
seorang kristen sejati tidak pernah menyebut dirinya NASRANI...

karena

nasrani bukan kristen....
Kristen bukan nasrani....
24. malsi on Sun, 21-08-2011 06:32:44 commented:
hadits Abu Hurairah :

Idzaa ra-aital'aalima yukhaalithus sulthaana mukhaalathatan katsiiratan fa'lam annahu lishshun

Artinya : apabila kamu melihat seorang alim terlalu banyak mencampuri urusan pemerintahan maka ketahuilah sesungguhnya ia adalah pencuri ( Red : Alm zainuddin MZ menulis " MALING" baca pilar-pilar dunia II hal 29).

jadi kayaknya wajah kita seperti di gambarkan oleh hadits ini... apakah kita sebaiknya bertobat mencari kebenaran yang sejati.......
25. malsi on Sun, 21-08-2011 06:26:45 commented:
@x,nasrani.

tolong dong hati-hati kalau ngomong kalau memang benar anda mantan Kristen dan masuk Islam apa anda ngerti benar tho apa islam, aku ini sedang galau dalam HR Baihaqi dituliskan :Nabi SAW bersabda:
Yuusyiku an ya'tiya 'alnnaasi zamaanun laa yabqaa minal islaami illasmuhu walaa yabqaa minal qur'aani illa rasmuhu wama saajiduhum 'aamiratun wahia kharaabun minal hadyi wa'ulamaa uhum syarru man tahta adiimissamaa-i min 'indihim takhrujul fitanu wafiihim ta'uudu artinya : nanti dalam waktu yang tidak lama akan datang pada manusia suatu zaman, dimana agama Islam tidak tinggal keculai hanya namanya saja, dan tidak ada yang tinggal daripada Al Quran keculai hanya huruf dan tulisannya saja. Mesjid-mesjidnya mentereng dan megah, tapi sunyi daripada petunjuk. Ulama mereka adalah yang " PALING JAHAT " diantara yang ada di bawah langit, dan mereka (ulama) itu akan muncul bermacam-macam fitnah, dan fitnah akan kembali kepada lingkungan mereka itu sendiri (UMAT ISLAM)......MAKANYA Mr X Nasrani maupun nasrani gadungan hati-hati kita akan terserang sendiri Islam sekarang kan sudah tidak karuan... apakamu lihat videonya pembunuhan orang yang mengaku ahmadiyah dibunuh oleh sesama manusia" itulah yang "paling jahat" yok kita berdoa..... untuk Umat agar bertobat....Wassalam.....
26. Sarwan on Tue, 09-08-2011 02:59:45 commented:
@ Nasrani gadungan :

* Najis & haram gue masuk Islam (mualaf).
Bocah ingusan 9 tahun Aisyah tega di gauli sama Muhammad nabi palsu & nabi cabul.

* Laknat jahanam engkau Muhammad saw.
Akhlak & akidah engkau Muhammad saw bejat.
27. kalangi on Sat, 28-05-2011 11:47:40 commented:
Soal keselamatan, saya mau tanya kepada sesama Muslim, yang ahli tentunya, apakah Allah SWT menyelamatkan orang2 yang tergolong WADAM? Atau malah dikutuki?
Kenapa Quran jarang cerita tentang anak2, dan tak ada kisah mengenai para Wadam/ Gay? Ini sungguh berlainan dg Bible-nya orang Kristen. Dimanakah referensinya wadam di Hadis, Sirat dll? Bukankah kehadiran mereka diketahui, bahkan mungkin juga dikasihi oleh Allah yang Mahatahu?
28. chandra on Sat, 28-05-2011 05:50:07 commented:
xnasrani > sudah tau kan siapa skr xnasrani...dari tata bahasa pun sudah tampak ciri khas islam tulen.
29. samaritan on Sat, 21-05-2011 10:49:45 commented:
islam mendroktrin penikutnya bahwa mereka lebih tinggi dan paling benar dari Nasrani dan yang lainnya...
ISLAM akan dihancurkan oleh pertentangan ajaran ISlam dengan hati NUrani sendiri...
walhuallam..
30. tambara on Mon, 09-05-2011 07:15:52 commented:
kepada x.nasrani yang terhormat.!benarkah anda adalah mualaf dari nasrani? kalau benar. coba ceritakan kapan terahir kali anda masuk gereja? DAN DI GEREJA MANA? KAPAN DI BABTIS ?jangan jangan anda adalah seorang muslim sejati. karena bahasa yang anda pakai adalah bahasa muslim sejati.
31. Galaxy on Wed, 04-05-2011 01:37:14 commented:
@ x nasrani

Bisa anda ceritakan secara singkat perjalanan hidup anda saat anda masih menjadi seorang nasrani? misalnya kapan anda dibaptis, lalu APA YANG MEMBUAT ANDA KECEWA dengan iman nasrani anda waktu itu sampai akhirnya anda menemukan hidayah lain yang sekarang jadi pilihan anda?
32. X NASRANI on Wed, 04-05-2011 05:03:30 commented:
SAYA ADALAH ORANG YANG PALING MENYESAL TELAH DI BESARKAN DI LINKUNGAN NASRANI YANG BEBAL DAN KOTOR DENGAN MEMAKAN ANJING PIARAANYA,DAN INGIN SEKALI RASANYA MENGENCINGI PATUNG SALIP TUHAN YESUS KRISTUS YANG GEMBEL ITU BIAR NDAK GEMBEL LAGI