WHAT IF APA ITU KESELAMATAN - awas paling rawan disesatkan setan

 Surat Al Fatihah misalnya diserukan 17 kali sehari oleh Muslim kepada Allah adalah memohonkan petunjuk untuk menemukan “Jalan yang lurus”, jalan yang bukan disesat setan atau yang dimurkai Allah. Artinya Muslim masih perlu mencari jalan tersebut setiap harinya. Dimanakah “Jalan Lurus” itu dapat ditemukan? Tetapi Tuhan Alkitab telah mengajarkan dimana menemukannya: “Aku [Tuhan Elohim] hendak mengajar dan menunjukkan kepadamu jalan yang harus kautempuh .. . .” (Mazmur 32:8, Matius 8:22)”

Topik sharing kita adalah tentang “Keselamatan”.

Semua orang mencari selamat. Sejumlah orang malah menyiasati keselamatannya. Dan setiap agama mengkhususkan diri untuk membawa umatnya kepada keselamatan yang sejati bahkan kekal. Maka agama agama menawarkan pelbagai doktrin keselamatan, termasuk pelbagai metode melawan setan yang selalu berusaha menjerumuskan kita ke arah yang tidak selamat.

Kita umumnya sadar bahwa setiap saat setan mengintai kita untuk disesatkan dan dicelakai. Tetapi kita tidak selalu sadar, bahwa bentuk pencelakaannya bisa sangat tersembunyi mulai dari dasarnya, yaitu dari arti keselamatan itu sendiri. Ya, apa yang dimaksudkan dengan keselamatan, mendapat keselamatan? Ada yang memaknainya sebagai mengusahakan kebaikan- kebaikan kepada orang lain yang pada gilirannya terimbas balik kepada kita sebagai bagian dari “hukum karma”. Ada yang berusaha menambah poin-poin pahala demi mendapat surplus kebajikan terhadap kejahatan dalam timbangan akhirat, lalu dinilai lulus dan berhak dapat keselamatan dan masuk sorga. Pemahaman itu yang sering kita jumpai dalam bincang-bincang atau praktek hidup sehari-hari demi menemukan keselamatan yang sejati.

Surat Al Fatihah misalnya diserukan 17 kali sehari oleh Muslim kepada Allah adalah memohonkan petunjuk untuk menemukan “Jalan yang lurus”, jalan yang bukan disesat setan atau yang dimurkai Allah. Artinya Muslim masih perlu mencari jalan tersebut setiap harinya. Dimanakah “Jalan Lurus” itu dapat ditemukan? Tetapi Tuhan Alkitab telah mengajarkan dimana menemukannya: Aku [Tuhan Elohim] hendak mengajar dan menunjukkan kepadamu jalan yang harus kautempuh .. . .” (Mazmur 32:8, Matius 8:22)”

Keselamatan dalam iman Kristiani tidak merujuk kepada suatu permohonan dan pencaharian menemukan keselamatan, tidak pula tersandera kepada suatu proses perolehan atau pengumpulan poin-poin pahala, atau didasarkan pada skala timbangan kebajikan terhadap keberdosaannya. Yesus telah berkata: “Ikutlah Aku… "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku” (Yohanes 14:6).

Dibawah ini adalah debat santai Dr. Georges Houssney dengan Muslim tentang topik “keselamatan” (diolah bebas):

“Pada dasarnya, dalam pengertian Kristen, keselamatan adalah sebuah operasi penyelamatan.

Seseorang terjebak dalam kebakaran dan tidak dapat keluar. Apa yang dapat mereka lakukan?

Mereka bisa menjerit, mereka bisa berteriak. Mereka butuh pertolongan.

Mereka butuh seseorang dari luar untuk masuk dan menyelamatkan mereka dari api.

Sama juga halnya dengan orang yang sedang tenggelam dalam air dan tidak punya alat untuk menyelamatkan dirinya. Ia butuh seorang penyelamat.

Anda tahu kisah tenggelamnya kapal Titanic seratus tahun yang lalu? Ratusan orang –kecuali beberapa-- telah kehilangan nyawa mereka sekaligus. Meskipun ada beberapa dari mereka barangkali perenang yang handal, atau beberapa yang sangat cerdik, atau beberapa yang sangat pintar dan kaya, dan memiliki status tinggi. Namun saat mereka jatuh kedalam air, mereka tidak bisa melakukan apa-apa, dan mereka menemui kematian.

Sama halnya pula dengan para tahanan penjara. Jika Anda divonis penjara dan Anda dikenakan denda jutaan dolar dan Anda tak mungkin membayarnya, maka Anda tidak bisa keluar kecuali ada seseorang yang menebus Anda. Dan itulah arti keselamatan bagi orang Kristen.

Pada dasarnya, manusia tidak berdaya dan butuh intervensi dari Yang Di Atas. Dan siapa diantara Anda yang tidak butuh keselamatan?

Dalam ungkapan yang lebih alkitabiah, kita katakan kita adalah orang berdosa. Kita yakin bahwa setiap manusia adalah orang berdosa. Ada perdebatan tentang dosa asal atau bukan, tetapi kita tidak akan bahas isu itu disini.

Bagaimanapun, kita adalah orang yang berdosa. Baik akibat dosa asal atau bukan, kita adalah orang berdosa. Dan keselamatan adalah untuk menyelamatkan kita dari dosa-dosa kita.

Tetapi tahukah Anda mengapa kita disebut orang berdosa? Alkitab mengatakan bahwa kita adalah hamba dosa, kita adalah hamba iblis, dan karenanya kita sudah pasti masuk neraka, dan kita butuh penyelamatan. Kita butuh diselamatkan dari dosa-dosa kita. Bahkan Quran juga memastikan semua orang masuk neraka (Quran Surat 19:71) 

Saya tidak ingin terlalu banyak bertanya pada Anda sekalian. Tetapi tanyakanlah pada diri Anda sendiri, “Apakah saya orang berdosa?” Jika Anda adalah orang berdosa, maka Anda butuh Juruselamat.

 

Saya bertemu seorang pria Arab Muslim bernama Walid, dan berbicara dengannya.

Saya berkata kepadanya, “Bagaimana cara Anda masuk surga? Bagaimana Anda pergi ke surga?” 

Keselamatan adalah tentang menghindari neraka dan pergi ke surga, bukan? Jadi saya berkata, “Bagaimana cara Anda masuk surga?” 

Dan dia memberitahu saya tentang amal baik, tentang sholat, tentang ibadah puasa, tentang lima rukun Islam. 

Dan saya berkata, “Apakah Anda lakukan ini semua?” Jawabnya, “Tentu. Saya lakukan semuanya sebaik mungkin.”

Saya berkata, “Apakah Anda yakin bahwa Anda akan diselamatkan?”

Dia berkata, “Tidak ada yang tahu. Kita tidak bisa pastikan. Saya tidak bisa yakin.”

Saya telah menanyakan pertanyaan ini kepada banyak teman Muslim. Bahkan di Universitas Al-Azhar ketika saya tinggal di Mesir saya berbicara dengan 3 sarjana terpelajar di sana.

Saya berkata, “Apa yang kamu lakukan agar masuk surga?”

Dan mereka memberikan jawaban yang sama pada saya.

Tentu, tiap orang punya cara penyampaian yang berbeda. Beberapa menambahkannya dengan pertobatan, yang lain berbicara tentang amal baik, dan lebih banyak lagi amal baik, dan sebagainya. Dan kemudian diadakan timbang-menimbang atas perbuatan baik dan yang jahat. Itulah timbangan malaikat terhadap manusia. Mereka mengatakan hal yang sama, “Kami tidak tahu. Hanya Allah yang tahu. Kami bergantung pada kemurahan Allah.”

 

Ada seorang imam yang lain lagi.

Saya bicara dengannya, saya bicara dengan banyak dari mereka selama bertahun-tahun. Saya ajukan pertanyaan yang sama sekali tak ada hubungannya dengan keselamatan kepadanya.

Saya berkata, “Apakah Anda punya mobil?” Jawabnya, “Ya.”

Saya berkata, “Apakah mobilmu diasuransikan?” Jawabnya, “Ya.”

Saya berkata, “Apakah Anda membayar preminya, premi bulanan? Apakah Anda lakukan semua yang diperlukan supaya asuransi ini tetap berlaku?”

Jawabnya, “Ya.”

Saya berkata, “Jadi, seandainya Anda berkendara dan mengalami kecelakaan, jakinkah Anda bahwa perusahaan asuransi ini pasti akan mengurus semua biaya akibat kecelakaan tersebut?”

Jawabnya, “Tentu.”

Apakah Anda telah baca kontraknya dengan teliti? Apakah ada celah sehingga mereka bisa mengelak dari kewajiban mereka?

Jawabnya, “Tidak, saya tahu itu. Sebenarnya saya sudah alami dan mereka membayar semua biayanya kecuali biaya penyusutannya.” 

Saya berkata, “Kenapa Anda justru lebih yakin kepada lembaga buatan manusia, perusahaan asuransi, ketimbang kepada agama Anda? Kepada Tuhan?”

Mustahil Tuhan membiarkan Anda bertanya-tanya kemana Anda akan pergi saat Anda tidak punya kepastian. Anda berusaha sebaik-baiknya, dan terus berusaha sebaiknya.

Anda tahu Walid, saya menanyakan hal yang sama kepadanya, dan juga pertanyaan lainnya.

Saya berkata, “Sekarang usia Anda 55 tahun. Pasti Anda telah melakukan banyak hal buruk dalam hidup Anda. Berapa tahun lagi Anda perlu hidup untuk mengimbangi atau mengejar ketinggalan akibat perbuatan buruk Anda, agar neraca timbangan perbuatan buruk Anda jadi lebih ringan?”

Saat itu ia menjawab, “Saya sungguh berharap Allah memberi saya umur panjang agar saya dapat melakukan hal-hal baik untuk mengimbangi perbuatan buruk saya.”

Dan saya menanyakan satu pertanyaan lagi, “Bagaimana jika ada satu cara agar seluruh dosa Anda, SELURUH dosa Anda, dari seluruh masa lalu Anda, segala kesalahan yang telah Anda lakukan, setiap pikiran yang salah, setiap perasaan Anda, saat Anda marah, saat Anda berbohong, atau menipu, atau mencuri, atau apa saja bahkan sampai Anda pernah membunuh seseorang… bagaimana jika seluruh dosa-dosa ini dapat dihapuskan dalam sekejap?”

Tahukah Anda apa yang Walid katakan kepada saya?

Dia berkata, “Tidak mungkin itu. Kita harus mengusahakannya. Kita harus melakukan sesuatu.”

Jadi saya berkata, “Kalau begitu, pada dasarnya, Anda menyelamatkan diri Anda sendiri.”

Hakekat dari keselamatan adalah justru ketika Anda tidak bisa menyelamatkan diri sendiri.

Dan kecuali Anda mengakui bahwa Anda tak berdaya di hadapan Tuhan, Tuhan tidak akan menyelamatkan Anda. Anda harus dengan rendah hati datang ke hadapan Tuhan, dalam pertobatan dan kebergantungan total kepadaNya.

Tapi itu bukan akhir dari cerita kita.

Jika Anda dipenjarakan misalnya, uang tebusan harus dibayar untuk mengeluarkan Anda.

Tapi kini, Kita punya kabar baik. Yesus menebus seluruh dosa Anda sejak dari Anda lahir hingga sekarang, bila Anda menyerahkan hidup Anda kepadaNya, bila Anda percaya kepadaNya dan berkata padaNya,

“Saya butuh Engkau untuk menyelamatkan saya.”

Maka Dia akan datang dan Dia akan menyelamatkan Anda.

Inilah caranya menuju ke surga.

Sebaliknya bagaimana dengan neraka? Apa yang Anda ketahui tentang neraka?

Sebenarnya, dimanakah surga, dan dimanakah neraka? seharusnya Anda punya alamatnya.

Dapatkah Anda naik pesawat dan terbang ke surga? Bagaimana dengan pesawat luar angkasa? Dapatkah Anda memaksa masuk ke surga?

Dan dapatkah Anda keluar dari neraka apabila Anda ternyata berakhir di sana?

Semuanya ini menunjukkan pada kita bahwa kita bergantung secara total kepada Tuhan untuk menyelamatkan kita dari neraka, dan membawa kita ke hadiratNya.

Surga adalah tempat tinggal Tuhan untuk selama-lamanya.

Dan satu-satunya cara Anda dapat pergi ke sana adalah dengan mendapatkan izinNya. Anda tidak bisa ke surga hanya karena mimpi-mimpi Anda tentang gagasan tertentu.

Ada beberapa orang bertanya kepada saya, “Bisakah Anda membawa saya ke Amerika?

Bisakah Anda mendapatkan visa bagi saya untuk pergi ke Amerika?”

Saya berkata, “Anda tahu, ada hal hal yg harus Anda lakukan untuk pergi ke Amerika. Ada aturan mainnya.

Anda bisa pergi sebagai pelajar, Anda bisa pergi sebagai pelancong, Anda bisa pergi sebagai usahawan, sebagai pengungsi, dan lain2. Tetapi tidak semua orang memenuhi syarat.”

Banyak orang pergi ke Amerika dan dipulangkan kembali.

Pernah suatu kali saya pergi ke Rusia tanpa visa. Saya dimasukkan dalam penjara. Saya ditahan semalam di penjara dan paginya saya dikembalikan ke pesawat.

Kenapa? Karena saya tidak punya visa.

Bagaimana Anda memperoleh visa untuk masuk surga?

Yesus memberi garansi masuk ke surga.

Alkitab mengatakan: "Karena begitu besar kasih Tuhan kepada dunia, sehingga Ia mengaruniakan AnakNya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya pada Yesus, memandangNya dalam iman dan keyakinan, dan menerimaNya, menyambutNya, akan memperoleh hidup yang kekal”. Tak perlu diragukan lagi.

Lalu, apakah itu berarti kita bebas dari dosa selamanya?

Sama sekali tidak! Dosa tetap membayangi kita karena kita adalah orang orang berdosa luar dan dalam.

Tetapi kita memperoleh posisi, status baru dalam Tuhan

Suatu kali, saya berbicara dengan seorang pelajar Saudi, dan putera saya duduk di sebelahnya.

Saya ingin memberi ilustrasi padanya, jadi saya berkata,

“Anda tahu, putera saya disebelah Anda, namanya Joseph”

Saya melanjutkan, “Andaikata saya mati, Joseph bersama saudara lelaki & perempuannya, akan mewarisi seluruh harta saya. Tetapi Anda, Anda adalah pria Saudi yang baik. Saya suka Anda, saya mengasihi Anda. Tetapi Anda tidak akan mewarisi satu sen pun harta saya.”

Dia berkata, “Kenapa Anda memberitahu saya hal itu?”

Saya menjawab, “Untuk memperlihatkan pada Anda bahwa sekalipun Anda orang baik, Anda pria yang baik, Anda banyak melakukan kebaikan, namun Anda tidak punya hak legal atas warisan saya.”

Dan Alkitab mengajar kita bahwa surga adalah milik Tuhan yang akan diwariskan kepada kita-kita yang berstatus baru, legal.

Kita tidak akan mewarisinya sekalipun kita adalah orang baik, sekalipun kita melakukan kebaikan.

Satu-satunya cara adalah dengan lahir kembali dari Roh Kudus dan menjadi ciptaan baru.

2 Korintus 5:17: “Jadi siapa yang ada dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru.”

Dan Yesus berkata kepada Nikodemus dalam Yohanes 3:  “Apa yang dilahirkan dari daging (ayah dan ibu), adalah daging.”

Darah dan daging tidak bisa mewarisi Kerajaan Tuhan. Alkitab dengan jelas menyatakan hal itu.

Tetapi setiap orang yang lahir dari Roh, adalah roh, dan mewarisi segala sesuatu yang dimiliki Tuhan, berkatNya, pengampunanNya, belas kasihNya, anugerahNya. Hal itu membuka pintu.

Iman dalam Yesus Kristus, membuka pintu menuju semua yang telah dijanjikan Tuhan pada kita. Inilah jalan keselamatan menurut Alkitab.

Sekarang saya ingin membahas tentang Sang Juruselamat.

Kita telah menyinggung sedikit tentang sorga dan neraka dan apa itu keselamatan. Tetapi siapa yang memenuhi syarat untuk menyelamatkan kita?

Apakah siapa saja bisa dianggap memenuhi syarat untuk menyelamatkan kita dan membawa kita ke sorga?

Dari semua studi yang akan Anda lakukan, yang telah saya lakukan juga sebelumnya, dan telah saya teliti, tak seorangpun nabi, mulai dari jaman Adam hingga kini, yang pernah mengklaim mampu menyelamatkan kecuali Yesus Kristus seorang!.

Satu-satunya yang mengklaim diri sebagai Juruselamat adalah Yesus Kristus.

Sesungguhnya namanya Yahshua. Yah - artinya Tuhan Yahweh, Shua - artinya keselamatan.

“Keselamatan dari Tuhan” melekat dalam nama Yesus, nama yang dinyatakan malaikat bagiNya:

“Engkau akan memanggilnya Yesus, karena Ia akan menyelamatkan manusia dari dosa-dosa mereka.”

Ini tercantum dalam Matius 1.

Kita lihat Muhammad. Dia tidak memenuhi syarat sebagai Juruselamat. Dia bahkan tidak pernah mengklaim diri sebagai Juruselamat. Malahan dia berkata,

“Aku tidak tahu apa yang akan terjadi padaku. Aku tidak tahu apa yang akan terjadi padamu.”

Dan Tuhan berkata kepadanya, (lihat Quran surat Yunus 10:94),

“Jika engkau ragu, pergilah kepada para ahli Kitab. Dan mereka akan menunjukkan padamu.”

Tuhan berkata kepadanya, (lihat Quran surat 5:46),

“Kitab Suci yang ada sebelum engkau adalah petunjuk, kebenaran.”

Masalahnya, Muhammad tidak pernah cari petunjuk pada Kitab tersebut. Di masa remajanya, ia memiliki kontak dengan orang orang Kristen. Ketika dewasa, ia mulai jarang kontak dengan orang Kristen.

Dan hal ini terlihat di Quran. Banyak ayat kutipan dari Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru yang salah dikutipnya, baik itu tidak lengkap maupun salah mengutip dari Alkitab.

Hal itu menunjukkan bahwa orang yang menuliskan semua itu tidak sungguh memahami Kitab Suci yang sebelumnya. Dan itulah masalahnya.

Muhammad mengklaim dirinya sebagai pemberi peringatan bagi umat manusia, termasuk orang Kristen dan Yahudi, untuk kembali kepada Kitab mereka. Jadi dia menunjuk kebenaran karena ia tidak memiliki kebenaran tersebut.

 

Yesus satu-satunya yang berkata, “Akulah kebenaran.”

Muhammad berkata, “Aku tidak tahu kemana aku akan pergi.”

Yesus berkata, “Aku tahu kemana Aku akan pergi .

Dalam Yohanes 14 dikatakan,

“Aku akan pergi dan Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempatKu, supaya di mana Aku berada, kamupun berada, untuk selamanya.”

Inilah keindahan dari Injil. Inilah yang saya wartakan ke seluruh dunia dan saya sangat bersyukur.

Ada ribuan Muslim yang akhirnya menemukan cahaya keselamatan Yesus di seluruh dunia.

Dan jumlah itu terus bertumbuh tiap hari di seluruh dunia. Timur Tengah, Afrika Utara, bahkan di Saudi Arabia. Ada ribuan Muslim yang akhirnya menemukan jalan menuju keselamatan melalui Yesus Kristus.

Ini juga Kabar Baik bagi Anda, dan Anda punya pilihan untuk ikut orang yang tidak tahu kemana tujuannya, atau ikut orang yang mengatakan, “Akulah jalan, dan Aku akan tunjukkan jalannya padamu. Tak seorangpun dapat datang kepada Bapa kecuali melalui Aku.”

Alkitab adalah Firman Tuhan. Otoritas atas apa yang saya sampaikan hari ini ada di sini.

Pada permulaan Alkitab dikatakan: Tuhan...pada mulanya Tuhan... pada mulanya Tuhan...”

Ini adalah Kitab tentang Tuhan dan dari Tuhan. Tiada seorang manusiapun ada di saat permulaan.

Musa tidak ada, Adam juga tidak ada. Roh Kuduslah yang mengilhamkan tentang kebenaran yang terjadi sebelum Adam diciptakan. 

Dan Tuhan memperlihatkannya pada kita tentang penciptaan (dalam kitab Kejadian ). Bagaimana Dia menciptakan manusia. Bagaimana manusia adalah puncak ciptaan Tuhan. Yang terhebat dari yang paling hebat.

Dan kemudian bagaimana dosa masuk dan iblis memperdaya Adam dan Hawa. Dan mereka terperosok menjauhi kasih karunia Tuhan. Dan kita ikut terseret oleh mereka.

Tetapi puji Tuhan, Tuhan langsung turun tangan. Dia membuat sebuah perjanjian. Perjanjian bahwa suatu hari nanti Sang Juruselamat akan datang.

Ada lebih dari 300 nubuatan di Perjanjian Lama untuk memandu kita, memberitahu kita, siapa itu Yesus saat Ia muncul. Ketika akhirnya Dia datang, Petrus berkata,

"Engkau adalah Kristus, Juruselamat yang kami nanti-nantikan.

Engkau adalah Putera dari Tuhan yang hidup.”

Orang-orang Yahudi tidak mengerti apa arti Anak Tuhan. Saat inipun banyak yang tidak mengerti.

Tetapi yang jelas, Alkitab yang berisi Firman Tuhan yang menyatakan Yesus sebagai Putera Tuhan. Ini dikatakan langsung oleh Tuhan, atau lewat malaikat, lewat nabi-nabi,bahkan diakui sendiri oleh setan-setan dalam ketakutannya terhadap Yesus (Markus 5:7).

Artinya, hanya Dia yang memiliki otoritas Tuhan. Dialah pemilik warisan yang bisa Dia wariskan pada setiap orang yang percaya kepadaNya.

Oleh sebab itu, saya mengundang Anda, sahabatku, untuk datang kepada Yesus, dan percaya kepadaNya.

Itulah visa Anda masuk ke hadirat Tuhan di sorga.

Saya akan menyelesaikan pembicaraan saya sekarang.

Terima kasih. Tuhan memberkati Anda.


Add a Comment
| 344
levi
Reply| 18 Jan 2017 19:11:31
MoonlightReply| 09 Nov 2016 21:30:41
kamu itu tolol, jadi saya kasihtahu dasar tololmu:
Tentang Pengutusan:
1. Nubuat Pengutusan Jesus iitu dikumandangkan di kitab taurat dan kitab para nabi sebagai nubuat kedatangan Mesias Anak Allah. dan nubuatnya bukan Cuma satu nubuat, tapi banyak.
- Nubuat dari lahir dari keturunan siapa, dimana, oleh siapa bahkan sampai nubuat dari Misi penebusannya juga ada tertulis
2. Jadi bukan salah orang kristen, tapi memang misi Jesus dalam kehadirannya sebagai utusan dalam rupa Mesias Anak Allah seperti itu.

Lalu perhatikan:
3. Ketika Jahudi salibkan Jesus, maka itu artinya Jahudi masih menantikan nubuat kedatangan Mesias digenapi
4. Lalu datang si tolol muhammad klaim diri nabi TERAKHIR dari nabi nabi yang sebelumnya tercatat di taurat,, tapi tidak bicara tentang Mesias ini; apakah sudah datang atau belum,
5. Dari sini saja sudah bisa dibuktikan muhammad ini nabi palsu dan tolol yang tidak tahu nubuat Mesias Anak Allah dalam taurat.
Jadi :
1. Jesus adalah benar Mesias Anak Allah dan Misinya sesuai dengan yang dinubuatkan dalam taurat jahudi.
2. Muhammad adalah nabi tolol dan palsu, krn walau klaim diri nabi terakhir dari nabi nabi taurat tapi tidak bicara tetang Mesias Anak Allah
3. Jadi murtadlah segera dan sadar dari ketololanmu akibat ditipu muhammad
hamel
Reply| 17 Jan 2017 17:06:49
@Moonlight
quote:
Nabi Muhammad juga melakukan hal yang sama, memberi petunjuk yang diberikan Allah melalui Alquran agar manusia tidak tersesat dalam dosa dan masuk neraka.

Jadi kesimpulannya tidak ada jaminan masuk surga untuk siapapun, dengan mengorbankan darah siapapun, karena setiap manusia harus bertanggung jawab atas dosanya masing2.

Jadi apa hakekatnya menyalibkan Tuhan untuk menebus dosa?
At the end, tidak ada yang bisa mengelak dari dosanya masing2 kan?

Berpikirlah dengan logis dan masuk akal...

reply:
mohamad memberi petunjuk apa? mohamad hanya mengklaim bahwa dia penerus ajaran Kristen dan para nabi. Tapi masalahnya yang dia ajarkan itu salah.

betul itu, at the end tidak ada manusia yang dapat menyelamatkan dirinya sendiri, mengapa? Karena keselamatan itu hanya dari Tuhan. Keselamatan itu dalam artian kehidupan setelah kematian, kehidupan roh, kehidupan yang lebih abadi, berarti roh anda ada kelanjutannya setelah badan ini binasa, bukan anda hanya sekedar hilang.

Manusia dibentuk memiliki daging, jiwa, dan roh karena ditempatkan di bumi. sebelum kejatuhan manusia dalam dosa, tidak disebutkan manusia itu memiliki umur berapa artinya manusia itu sifatnya masih suci dan kekal, barulah setelah manusia melanggar perintah Tuhan, yaitu memakan buah pengetahuan, maka manusia itu bisa mati badannya. yang dilanggar manusia itu sepertinya sepele, jangan makan buah pengetahuan. tapi esensinya sebenarnya luar biasa, karena manusia ingin seperti Tuhan, mengetahui mana yang baik dan mana yang jahat. ingin jadi Tuhan, playing God. ini kesalahan paling fatal manusia pertama yang menyebabkan manusia itu jatuh dalam dosa dan kematian.

kematian ini dalam artian kehidupan yang terpisah dari Tuhan yang maha kudus sebagai sumber kebahagiaan sejati. yang menderita disini adalah roh manusia itu.

hubungan ini tidak bisa dibayar manusia dengan harta dunia, karena itu juga milik Tuhan. Yang bisa membayar harga manusia tadi hanya Tuhan dalam bentuk manusia Yesus dalam pengorbanan darah
hamel
Reply| 17 Jan 2017 16:58:04
@Moonlight
quote:
Artikel ini cuma bisa membohongi orang yang tidak bisa berpikir logis.

Katanya sudah punya status legal karena sudah diselamatkan , lho kok tidak ada jaminan masuk surga juga?
Atau anda berani bilang ada jaminan masuk surga dari Yesus? Good...
Kalau begitu Anda ga usah repot2 ke gereja dan berbuat kebaikan, tidak usah takut berbuat kejahatan, kan sudah dijamin masuk surga... gitu aja kok repot...

Tidak juga bisa dibilang begitu?
Kalau begitu apa bedanya Anda yang sudah diselamatkan dan dapat status "legal" dengan yang tidak?
Sama-sama ga ada jaminan surga kecuali Anda berbuat baik dan menjauhi dosa kan?

reply:
sejak manusia itu dibaptis, berarti menusia itu milik Tuhan. dibaptis dalam arti mengakui secara sadar bahwa Yesus itu Tuhan dan Juru Selamat. baptis itu bukan semudah mengucapkan kalimat syahadat. untuk dapat dibaptis, seorang dewasa harus menghadiri pendidikan persiapan baptis selama satu tahun. dalam proses pendidikan itu dijelaskan dengan rinci mengenai dasar-dasar iman Kristen. dalam setahun itu anda banyak kesempatan berubah pikiran apabila merassa tidak cocok. jadi orang yang dibaptis harus dalam kondisi penuh kesadaran akan pilihan yang akan diambilnya. masalahnya.. setelah dibaptis, kita itu milik Tuhan dan berhak masuk surga. tapi.. habis dibaptis kan kita masih hidup bukannya langsung mati menghadap Tuhan. maka dari itu kita wajib menjaga kelayakan masuk surga tadi sampai hari kematian kita.

bedakan dengan agama lain terutama islam. dalam islam, anda berbuat baik mengejar pahala. lah anda tahu tidak itu pahala anda hitungannya sudah berapa? berapa poin pahala yang wajib dikumpulkan supaya berhak masuk surga? lebih banyak mana antara pahala anda atau dosa anda? anda nyatat tidak itu?

dalam Kristen, berbuat baik bukan mengejar pahala, tapi sebagai tanda ucapan syukur bahwa saya sudah selamat. lihat orang kaya, kalo memberi bantuan kan tidak mikir kembali, kenapa? karena dia sudah kaya.
Orbuk
Reply| 16 Jan 2017 22:07:59
@hamba Allah SWT
1. Nabi Muhammad SAW bertanya kepada ahli kitab sebelumnya untuk apa?
===================
Tanya alloh!

2 "..setelah datangnya kebenaran dari tuhannya yaitu Allah SWT?...
========================
Apa "kebenaran" alloh swt?

3."kalau mengambil terjemahan jangan cuma setengah itu bersifat dusta dan fitnah»[10:94] Maka jika kamu (Muhammad) berada dalam keragu-raguan tentang apa yang Kami turunkan kepadamu, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang membaca kitab sebelum kamu. »»Sesungguhnya telah datang kebenaran kepadamu dari Tuhanmu, sebab itu janganlah sekali-kali kamu temasuk orang-orang yang ragu-ragu.««
===============================
[10:94] Maka jika kamu (Muhammad) berada dalam keragu-raguan tentang apa yang Kami turunkan kepadamu, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang membaca kitab sebelum kamu. »»Sesungguhnya telah datang kebenaran kepadamu dari Tuhanmu, sebab itu janganlah sekali-kali kamu temasuk orang-orang yang ragu-ragu...

Cek this:
Alloh menurunkan quran! Alloh berpesan: Jika Muhammad ragu, silahkan tanya "ahli kitab"!

Anda bisa "melihat" sesuatu dalam ayat itu?
Orbuk
Reply| 16 Jan 2017 21:59:36
@Moonlight:
1. Kalau begitu Anda ga usah repot2 ke gereja dan berbuat kebaikan, tidak usah takut berbuat kejahatan, kan sudah dijamin masuk surga... gitu aja kok repot...
======================
Muslim ke mesjid karena SUPAYA selamat.
Kristen ke Gereja karena TELAH selamat.

2. Kalau begitu apa bedanya Anda yang sudah diselamatkan dan dapat status "legal" dengan yang tidak?
=======================
Cek No.1

3. Kalau "diselamatkan" itu maksudnya Yesus diutus oleh Allah untuk memberi petunjuk jalan kebenaran dengan menyampaikan firman Allah, itu baru masuk akal. Artinya manusia dibimbing oleh Yesus agar hidup Anda tidak tersesat dalam dosa dan ahirnya bisa masuk neraka.
==============================
Betul.

4. Nabi Muhammad juga melakukan hal yang sama, memberi petunjuk yang diberikan Allah ...
===========================
Bacalah 'petunjuk' Muhammad, anda akan berjumpa TUHAN!

5, Jadi kesimpulannya tidak ada jaminan masuk surga untuk siapapun, dengan mengorbankan darah siapapun, karena setiap manusia harus bertanggung jawab atas dosanya masing2.
======================================
“Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa" (Markus 2:10)
“Lalu Ia berkata kepada perempuan itu: "Dosamu telah diampuni.” (Lukas 7:48)
“Sebab inilah darah-Ku, darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak orang untuk pengampunan dosa” (Matius 26:28)
“Sekiranya Aku tidak melakukan pekerjaan di tengah-tengah mereka seperti yang tidak pernah dilakukan orang lain, mereka tentu tidak berdosa. Tetapi sekarang walaupun mereka telah melihat semuanya itu, namun mereka membenci baik Aku maupun Bapa-Ku” (Yohanes 15:24)

6.Jadi apa hakekatnya menyalibkan Tuhan untuk menebus dosa?
At the end, tidak ada yang bisa mengelak dari dosanya masing2 kan?
=================================
"Karena itu tadi Aku berkata kepadamu, bahwa kamu akan mati dalam dosamu; sebab jikalau kamu tidak percaya, bahwa Akulah Dia, kamu akan mati dalam dosamu." (Yohanes 8:24)

7. Berpikirlah dengan logis dan masuk akal...
=====================
Hati-hati bro dengan istilah 'logis dan masuk akal...'
hamba Allah SWT
Reply| 16 Jan 2017 15:00:58
Nabi Muhammad SAW bertanya kepada ahli kitab sebelumnya untuk apa?setelah datangnya kebenaran dari tuhannya yaitu Allah SWT?...kalau mengambil terjemahan jangan cuma setengah itu bersifat dusta dan fitnah»[10:94] Maka jika kamu (Muhammad) berada dalam keragu-raguan tentang apa yang Kami turunkan kepadamu, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang membaca kitab sebelum kamu. »»Sesungguhnya telah datang kebenaran kepadamu dari Tuhanmu, sebab itu janganlah sekali-kali kamu temasuk orang-orang yang ragu-ragu.««
Erwin
Reply| 06 Dec 2016 13:06:06
Alquran mengatakan Allah maha pengasih dan penyayang... Tolong buktikan keterangan anda sbgai muslim di site ini.. Bahwa Ollowh anda pengasih dan penyayang... Apa bukti olloh anda tlah menyayangi anda... Krn bila anda hendak kesurga pun hrs usaha anda sendiri...
Sekaligus bukti klo alquran itu penyempurna kitab terdahulu... Pertanyaan sy... Apa kelebihan qur, an dari pada injil.. makanya
dibilang penyempurna atau kitab paling sempurna... Tolong difinisikan disini ...jgn hnya mulut dan urat yg menegang berkata quran itu sempurna tanpa bukti...
Sbb menurut pemahamanku injil yg sempurna tdk berkata injil yg paling sempurna krn memang sdh sempuna tanpa perlu dibilang bilang sempurna... Krn Alkitabnya yg perlu...tp isinya...
Allah kristen benar2 MAHA PENYAYANG DAN MAHA PENGASIH KEPADA SETIAP UNSUR CIPTAANNYA..buktinya...
AnakNya yg tunggal dikorbankanNya utk keslamatan manusia bagi yg mau di selamatkan tapinya...
So klo Ollohnya islam mana kasih syngnya...
Moonlight
Reply| 09 Nov 2016 21:30:41
Artikel ini cuma bisa membohongi orang yang tidak bisa berpikir logis.

Katanya sudah punya status legal karena sudah diselamatkan , lho kok tidak ada jaminan masuk surga juga?
Atau anda berani bilang ada jaminan masuk surga dari Yesus? Good...
Kalau begitu Anda ga usah repot2 ke gereja dan berbuat kebaikan, tidak usah takut berbuat kejahatan, kan sudah dijamin masuk surga... gitu aja kok repot...

Tidak juga bisa dibilang begitu?
Kalau begitu apa bedanya Anda yang sudah diselamatkan dan dapat status "legal" dengan yang tidak?
Sama-sama ga ada jaminan surga kecuali Anda berbuat baik dan menjauhi dosa kan?

Kalau "diselamatkan" itu maksudnya Yesus diutus oleh Allah untuk memberi petunjuk jalan kebenaran dengan menyampaikan firman Allah, itu baru masuk akal.
Artinya manusia dibimbing oleh Yesus agar hidup Anda tidak tersesat dalam dosa dan ahirnya bisa masuk neraka.

Nabi Muhammad juga melakukan hal yang sama, memberi petunjuk yang diberikan Allah melalui Alquran agar manusia tidak tersesat dalam dosa dan masuk neraka.

Jadi kesimpulannya tidak ada jaminan masuk surga untuk siapapun, dengan mengorbankan darah siapapun, karena setiap manusia harus bertanggung jawab atas dosanya masing2.

Jadi apa hakekatnya menyalibkan Tuhan untuk menebus dosa?
At the end, tidak ada yang bisa mengelak dari dosanya masing2 kan?

Berpikirlah dengan logis dan masuk akal...
Hendra
Reply| 02 Oct 2016 08:43:14
@Sezairy Hasballah
Ada sepuluh perintah Tuhan yg mengatur kehidupan sebagai pengikut Yesus. Islaaaam.... Islam....
Sezairy Hasballah
Reply| 01 Jul 2016 21:54:02
@yantofajar
Enak yah jadi orang kristen tuh udah ngebunuh, ngerampok udah pasti di jamin masuk surga hahaha gak rasional kan
Anton
Reply| 28 May 2016 20:54:01
@akhirzaman
Kamu ini begitu idiotnya, mati kok pakai berdoa/minta. Umat kristen/nasrani itu menghargai kehidupan yg Tuhan berikan. Kamu aja yg berdoa/minta pada tuhanmu agar supaya kamu untuk disegerakan MATI biar segera masuk neraka, sesuai perintah tuhanmu yg menyuruh umat islam melakukan bunuh diri, ayo kamu buktikan.
Kamu aja yg mati di tiang gantungan/disalib, ayo kamu buktikan.
JANGAN GITU AH
Reply| 25 May 2016 11:28:11
@akhirzaman
tanggapan :
berdoalah/mintalah pada tuhanmu agar supaya kamu untuk disegerakan M A T I biar segera masuk surga,kalo kamu sama gerombolanmu nggak berani berdoa seperti itu, untuk apa kamu berkoar-koar sebagai pengabdi Yesus, bukankah surga lebih enak dan nikmat dari pada dunia....?, buktikan agamamu dan keyakinanmu, buktikan pula bahwa nasrani adalah orang2 yg taat beragama, dan buktikan pula kalo nasrani pengikut yesus, beranikah nasrani buktikan mati di tiang gantungan/disaliiibseperti yesus.......?!.

SAYA BUTUH BUKTI .....!, BUKAN NEROCOSNYA MONYONG BESAR YG BANYAK BERKOAR...!

Tanggapan:

Idiot!
Margono
Reply| 25 May 2016 11:25:40
@akhirzaman, ini tulisanmu ke Asrie:
berdoalah/mintalah pada tuhanmu agar supaya kamu untuk disegerakan M A T I biar segera masuk surga,kalo kamu sama gerombolanmu nggak berani berdoa seperti itu, untuk apa kamu berkoar-koar sebagai pengabdi Yesus, bukankah surga lebih enak dan nikmat dari pada dunia....?

Tanggapan:
Berpikirmu memang super tolol, Tuhan yg sejati yg memberikan kehidupan di dunia ini tentu ada tujuannya, Dia juga yg mengijinkan manusia itu hidup atau mati. Kalau kamu mau mati atas kehendakmu sendiri seperti melakukan bom bunuh diri sembari ikutan mengajak orang lain untuk mati, itu bukan kehendak Tuhan, tetapi itu kehendak manusia-manusia tolol yg telah kesurupan iblis hajar aswad, paham!.

Setiap orang Kristen punya tujuan hidup di dunia ini, hidup matinya semua atas seijin Tuhannya. Saya sadar benar tujuan hidup saya didunia ini, salah satunya adalah menghancurkan ajaran Islam yg menyesatkan manusia-manusia, mematikan akal-budi manusia, menciptakan manusia-manusia brutal. Saya harus berusaha menyadarkan muslim agar dunia semakin damai dan semakin banyak manusia yg terselamatkan dari kelicikan ajaran si alloh dan nabinya, paham!.

Saya akan berusaha semampu saya membuka mata hati dan akal budi muslim yg selama ini dibutakan ajaran Islam agar si muslim dapat diselamatkan melihat hidup yg terang penuh harapan, sebelum Tuhan yg sejati memanggil saya pulang kembali kepadaNya. Roh dan Jiwa saya milik Tuhan yg sejati dan sudah pasti akan kembali kepadaNya, paham!.
levi
Reply| 25 May 2016 11:04:32
@akhirzaman

1. kamu itu sampai sekarang TIDAK BISA MEMBUKTIKAN tantangan saya bahwa allah swt itu eksis kan?.

2. apa hubungannya orang kristen ladeni tantanganmu dengan keselamatan jiwamu?
- emang kamu bisa lihat mereka masuk surga?
- ketika isis menyalib banyak orang kristen apa isis bisa lihat yang disalib masuk surga?
- jadi kamu mau cari bukti itu? sehingga kalau kamu bisa lihat buktinya, baru kamu pindah agama kristen? hadeh..
- jangan modus yah..

3. allah swt kamu itu tidak eksis, dan kamu gagal membuktikannya kesaya. jadi ketika kamu mati.
- jiwamu cuma gentayangan disekitar rumah
- dipermainkan tim pemburuh hantu TV dengan bertanya : saha!! saha maneh!!!?
- dicaplok iblis lucifer dan dijadikan budak untuk kedua kali.

4. pikir keselamtan jiwamu setelah mati dulu.
yantofajar
Reply| 25 May 2016 07:47:16
@akhirzaman
sama halnya seperti Yesus diutus Bapa sebagai terang ditengah2 dunia yg gelap, demikian juga orang2 kristen diutus Yesus sebagai domba ditengah2 serigala. Jadi masalah waktu kepulangan ke sorga, terserah Tuhan Yesus sebagai pribadi yang mengutusnya.
akhirzaman
Reply| 25 Apr 2016 11:43:18
@asrie
5. Sebagai anak2 ELOHIM, nama2 mereka pasti sudah TERTULIS DIDALAM KITAB KEHIDUPAN yang DIPEGANG OLEH YHESUA HAMASHIA, sehingga PASTI MASUK SURGA (Wah 21 :27 )

tanggapan :
berdoalah/mintalah pada tuhanmu agar supaya kamu untuk disegerakan M A T I biar segera masuk surga,kalo kamu sama gerombolanmu nggak berani berdoa seperti itu, untuk apa kamu berkoar-koar sebagai pengabdi Yesus, bukankah surga lebih enak dan nikmat dari pada dunia....?, buktikan agamamu dan keyakinanmu, buktikan pula bahwa nasrani adalah orang2 yg taat beragama, dan buktikan pula kalo nasrani pengikut yesus, beranikah nasrani buktikan mati di tiang gantungan/disaliiibseperti yesus.......?!.

SAYA BUTUH BUKTI .....!, BUKAN NEROCOSNYA MONYONG BESAR YG BANYAK BERKOAR...!
samuel
Reply| 21 Mar 2016 20:07:56
Terima kasih untuk pencerahannya saya percaya Tuhan Yesus adalah Juru Selamat yg diutus BAPA disorga utk keselamatan bangsa-bangsa dibumi ini. Amin
Yaakov
Reply| 18 Mar 2016 22:56:51
@tomtrojan : murid kesayangan Yesus adalah Yudas iskariot? Itu kamu baca dikitab mana? Di alquran km? Bagaimana mungkin kamu se-Sok Tahu itu? Kamu itu bagaikan orang BUTA tetapi merasa Melihat, Dan menuntut orang2 Buta ke kurang maut. Sebaiknya kamu BACA duli, minta pengertian sma orang yg lebih mengerti INJIL, kemudian baru kamu menyimpulkan apa ISI nya. Tidak perlu sok tahulah tentang kitab orang lain, kalau mau tahu , TANYA! BACA! PAHAMI ! Baru komentar. Jangan kayak mamad yg bilang sorga isinya 72 bidadari terus bisa ngentot sepuASNYA tanpa keluar mani! Lu kira sorga itu RuMAH PELACURAN APA??
jourdan
Reply| 08 Feb 2016 13:38:57
@tomtrojan

Om sya ingatkan ISA bukan Yesus, bagaimana bisa sama ISA lahir nya di pohon kurma Yesus lahir di kandang Domba,,, Isa tidak di salib sedangkan Yesus di salib dan banyak saksi nya Isa di beri kitab sedang Yesus kitab di catat sama murid murid yg mengalami lsg sehari hari mengikuti dia ..dengan tuntunan Roh kudus ....dari mana sama nya....Isa beragama islam sedangkan Yesus nggak ada agama nya ...Terus dimana sama nya Isa yg di tulis AQ dengan Yesus di tulis Alkitab, jadi siapa yg merubah rubah Taurat dan Injil ...?? coba di beri pencerahan nya....terima kasih.
Mas Leo
Reply| 04 Feb 2016 21:43:01
@roy sebenarnya ada artikel lain di site ini yang memuat jawaban dari pertanyaan anda. tapi mungkin saya bisa sederhanakan begini: dalam Kitab suci manapun, hukuman dari dosa itu maut alias neraka. di dalam Alkitab berkata "Sebab upah dosa ialah maut". artinya manusia yang sejatinya memang berdosa tidak bisa dilepaskan dari hukuman, bukankah Tuhan Maha Adil? makanya Tuhan harus "menghukum" dan karena keadilan-Nya itulah Dia harus turun tangan. "Tuhan Maha Adil" siapa bersalah maka ia haruslah dihukum. tapi juga" Tuhan Maha Pengasih" Ia, kasihan, Ia berbaik hati, bahasa sederhananya "biar Aku yang tanggung semua dosa kalian" jadi ia menanggungkan dosa dunia kepada Yesus. sekian saya jelaskan.
Semoga bisa menjawab keraguan anda.
Tuhan memberkati anda dan keluarga.
Fetching more Comments...
↑ Back to Top