FHTH Bahram Dehqani-Tafti (1980) - Korban Revolusi

Sebab itu jadilah penurut-penurut Elohim, seperti anak-anak yang kekasih  dan hiduplah di dalam kasih, sebagaimana Kristus Yesus juga telah mengasihi kamu dan telah menyerahkan diri-Nya untuk kita sebagai persembahan dan korban yang harum bagi Elohim.

Efesus 5:1-2

 

Bahram Dehqani-Tafti (1980)

Korban Revolusi

Ayah Bahram adalah seorang uskup Gereja Episkopal di Iran, yang telah meninggalkan negara itu oleh karena Revolusi Iran pada tahun 1979. Tidak ada tempat bagi kekristenan dalam Republik Islam yang baru, dan tidak lama kemudian timbullah permusuhan hebat terhadap Gereja. Walaupun semua kesulitan ini terjadi, Bahram memilih untuk tetap tinggal di tanah airnya. Suatu siang pada tanggal 6 Mei 1980, setelah meninggalkan kampus, Bahram yang ketika itu hendak pulang dihentikan oleh dua orang pria dalam sebuah mobil. Mereka masuk ke mobilnya dan memaksanya untuk mengarahkan mobilnya menuju ke sebuah tempat terpencil. Disana mereka menembaknya dan meninggalkannya di tempat kejadian. Para pembunuh itu adalah anggota-anggota Tentara Revolusioner Iran.

 

Marilah kita berdoa: di dalam Gereja, bersama Gereja, bagi Gereja.

Karena ada 3 hal yang dapat memelihara Gereja dan merupakan milik Gereja:

Pertama: agar mengajar dengan setia.

Kedua: agar berdoa senantiasa.

Ketiga: agar menderita dengan penuh penyembahan

Martin Luther (1483-1546)


Add a Comment
No comments yet
↑ Back to Top