Daily Devotional


Ciptaan Baru

"Jadi, siapa yang yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru; yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang"

( 2 Korintus 5:17)

Sebagai pengikut Kristus, Anda adalah ciptaan baru! Anda memiliki semangat baru, langkah baru, kehidupan baru! Apakah ada "lama" hal dalam hidup Anda bahwa Anda sedang berusaha untuk menyingkirkannya? Mungkin Anda memiliki perilaku lama atau kecanduan yang ingin Anda ubah. Ingatlah, sesungguhnya yang baru sudah datang. Ini adalah tahun baru dan sudah waktunya untuk menjadi baru. Biarkan tahun ini menjadi tahun Anda menghentikan kebiasaan lama dan kecanduan. Biarkan ini menjadi tahun bagi Anda bergerak maju ke kehidupan baru dan kemenangan.

Dan kehidupan baru Anda memuat segala berkat rohani seperti Tuhan telah berjanji dalam FirmanNya. Anda memiliki janji perdamaian. Kesehatan. Perlindungan. Penyediaan. Dikuatkan hari ini dan tahu bahwa apa pun yang terjadi dalam hidup Anda sekarang, Anda dapat menerima hidup baru dari Kristus telah disiapkan untuk Anda. Buatlah hari ini pilihan untuk meninggalkan yang lama di belakang meninggalkan perilaku lama, berpikir lama, kata-kata lama. Merangkul segala yang baru dengan iman dan Anda akan bergerak maju ke dalam kehidupan yang diberkat iTuhan di dalam hidup Anda.

 


Sukacita Datang Di Pagi Hari

“...sepanjang malam ada tangisan, menjelang pagi terdengar sorak sorai.”

(Mazmur 30:5b)

Alkitab mengatakan dalam Mazmur bahwa sukacita datang di pagi hari. Ketika Anda bangun setiap pagi, Tuhan mengirim paket khusus sukacita. Datang mengetuk di depan pintu Anda. Ketika Anda bangun dalam iman dan membuat pernyataan bahwa "ini akan menjadi hari yang baik," - kau tahu apa yang baru saja Anda lakukan?- dengan pernyataan tersebut sesungguhnya Anda telah membuka pintu bagi sukacita yang akan menghampiri anda. Anda baru saja menerima karunia sukacita yang Tuhan kirimkan kepada Anda. Masalahnya adalah bahwa beberapa orang tidak pernah membukakan pintu.  

Sukacita telah mengetuk selama berbulan-bulan, bertahun-tahun dan berkata, "Ayo Biarkan aku masuk!! Anda bisa bahagia! Anda dapat ceria! Anda dapat menikmati hidup Anda!" Tapi kenyataannya orang-orang tersebut tidak mau membukakan pintu...
Aku tidak tahu tentang Anda, tapi aku memutuskan bahwa aku akan membuka pintu untuk kegembiraan/sukacita. Aku akan bangun setiap pagi dan berkata, "Bapa, terima kasih atas hari yang indah bagiku. Aku akan bahagia, Aku akan menikmati hari ini. Aku akan mencerahkan kehidupan orang lain. Aku memilih untuk menerima hadiah  sukacita yang dari pada-MU, hari ini! "

 

Sumber: wungkim

 


Ketika Semua Orang Menahan Anda

Empat puluh hari setelah Yesus dicobai di padang gurun oleh iblis, Dia memulai pelayanannya. Di kota bernama Kapernaum ini Yesus melakukan berbagai mukjizat dan juga mengajar dengan penuh kuasa. Orang-orang Kapernaum begitu terpukau oleh-nya, sehingga ingin menahannya agar berada lebih lama di kota itu. Tapi apakah jawab Yesus?

Tetapi Ia berkata kepada mereka: “Juga di kota-kota lain Aku harus memberitakan Injil kerajaan Tuhan sebab untuk itulah Aku diutus.” (Lukas 4:43).

Yesus melawan arus, Dia menolak apa yang diinginkan oleh orang banyak karena Dia tahu pasti apa yang menjadi tujuan hidupnya. Dia sedang mengemban tugas yang sangat penting, sehingga Dia tidak bisa membiarkan sesuatupun menghalangi untuk menggenapi rencana Bapa-Nya.

Bukankah Anda bersyukur Dia membuat pilihan itu? Apa jadinya jika Dia tetap berada di Kapernaum? Mungkin Dia tidak pernah menemui murid-muridnya, atau mungkin tidak pernah ada karya salib. Namun tidak, Yesus tahu prioritasnya. Dia mengasihi orang-orang Kapernaum, namun Dia tahu tujuan yang lebih besar telah menantinya. Mungkin Dia berkata, "Menurutku tujuanku adalah menyelamatkan seluruh dunia, dan salib adalah tujuan hidupku. Tetapi seluruh kota ini memintaku untuk tinggal di Kapernaum. Apakah mungkin semua orang ini salah?”

Ya... orang-orang itu salah. Yesus menolak sesuatu yang baik agar Dia bisa melakukan hal yang benar. Dia menggenapi panggilan-Nya, kayu Salib.

Dua hari menjelang tahun baru ini, apakah Anda mengalami hal yang sama seperti yang Yesus alami. Adakah hal-hal baik yang menahan Anda untuk melangkah maju? Jika "Ya" adalah jawaban Anda. Lakukan seperti yang Yesus lakukan. Tolaklah, dan lakukanlah yang benar. Genapi panggilan Anda! Genapi rancangan yang telah Tuhan tetapkan bagi Anda.

Hal yang baik, tidaklah selalu merupakan hal yang benar untuk dilakukan. Salib sepertinya adalah sesuatu yang buruk bagi semua orang saat itu, namun Yesus tahu pasti panggilan-Nya. Dia terus maju. Bagaimana dengan Anda? Siapkah Anda menuju salib Anda sendiri. Sebuah panggilan sorgawi yang hanya Anda bisa menggenapinya bahkan saat semua orang berusaha menahan Anda untuk melakukan sesuatu yang baik bersama mereka. Maukah Anda meninggalkan mereka? Ingatlah, jawaban Anda hari ini akan berdampak atas masa depan yang akan Anda jalani.


Melihat Jauh Ke Depan

Sambil menantikan pengharapan yang bahagia dan penampakan kemuliaan dari Elohim Yang Mahabesar dan YESHUA HaMashiakh Juruselamat kita.”

(Titus 2:13)

Dalam seluruh isi Surat Ibrani, penulisnya menekankan pada pentingnya pengharapan pada masa depan. Agaknya para pembaca surat Ibrani itu lebih cenderung menoleh ke belakang dan ingin mundur lagi, sehingga sang penulis merasa perlu mendorong mereka untuk mengikuti teladan Kristus dan melihat jauh ke depan dengan iman. Pahlawan-pahlawan iman yang disebutkan dalam Ibrani 11 hidup bagi masa depan mereka, dan ini memampukan mereka bertahan. Seperti Petrus, begitu kita membelokkan pandangan iman kita lepas dari Sang Juruselamat, kita mulai tenggelam!

Karena Kristus adalah “pembentuk serta penyempurna iman” kita, dengan mempercayai Dia, kita akan menerima kuasaNya dalam diri kita. Aku bisa mencoba mengikuti teladan beberapa atlet besar selama bertahun-tahun, tetapi tetap juga gagal. Tetapi, seandainya, sewaktu aku masih muda, atlet itu bertemu denganku, dan membagikan keahlian serta kehebatannya kepadaku, mungkin aku sekarang juga sudah menjadi seorang juara. Kristus adalah sekaligus teladan dan pendorong! Sewaktu kita mengenali Dia melalui FirmanNya, serta berserah kepada tuntunan RohNya, Ia menumbuhkan iman kita, serta memampukan kita lari dalam perlombaan hidup.

Tetapkan hati untuk menfokuskan pandangan Anda pada Yesus Kristus dalam menghadapi tantangan-tantangan dalam hidup Anda hari ini, dan juga bagi masa depan yang serba tidak pasti. Bersyukurlah bahwa kuasaNya diberikan kepada Anda sewaktu Anda mempercayakan hidup Anda kepadaNya.

 

 


Arti Memberi

Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Tuhan mengasihi orang yang memberi dengan sukacita.”

(2 Korintus 9:7)

Memberi sebaiknya dilakukan dengan kerelaan hati. Tanpa kerelaan, kita akan cenderung menunda-nunda pemberian kita, bahkan kita akan mencari-cari alasan untuk tidak memberi. Kasih akan membuat pemberian kita berfaedah, bukan hanya bagi orang lain, tetapi juga bagi diri kita sendiri. Kasih membuat kita sanggup memberi bukan hanya sesuai dengan kemampuan, tetapi melampaui kemampuan.

Mmeberi merupakan cermin dari kebergantungan kita kepada Tuhan. Dengan memberi, kita menyatakan bahwa kita bergantung kepada Tuhan untuk semua kebutuhan kita. Bagi mereka yang hidup bergantung kepada Tuhan, Tuhan memberikan janji pemeliharaan. Dengan memberi, kita belajar untuk melepaskan ketergantungan kepada materi dan kepada diri sendiri, serta membuat kita belajar untuk bergantung kepada Tuhan.

Karena itu mari kita izinkan rahmat daripada Tuhan turun atas kita dengan rajin memberi

 


↑ Back to Top