Blog / ISIS Tangkap Puluhan Peternak Burung Dara di Irak

Keenam anggota ISIS itu tak hanya menangkap putra Abdullah. Mereka juga memasukkan semua burung dara peliharaannya, memasukkan hewan-hewan itu ke dalam karung, dan membakar karung tersebut. Setelah pembakaran itu usai, mereka langsung membawa putra Abdullah.

Kamis, 22 Januari 2015

BAGHDAD, KOMPAS.com — Seorang petani di Provinsi Diyala, Irak, merasa hancur setelah putranya yang berusia 21 tahun ditangkap anggota Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) hanya karena pemuda itu memiliki hobi beternak burung dara.

Abu Abdullah (52) mengatakan, awal pekan ini, enam orang bersenjata datang ke kediamannya dan langsung membawa pergi putranya. Para anggota ISIS itu mengatakan, kegemaran pemuda itu memelihara burung dara membuatnya lupa untuk memuja Tuhan.

"Putra saya sedang berdiri di samping saya. Saya tanya apa alasan mereka menangkap putra saya. Mereka katakan, putra saya tak menjalankan ajaran Islam. Kegemarannya memelihara burung dara membuatnya lupa memuja Tuhan," kata Abu Abdullah.

Keenam anggota ISIS itu tak hanya menangkap putra Abdullah. Mereka juga memasukkan semua burung dara peliharaannya, memasukkan hewan-hewan itu ke dalam karung, dan membakar karung tersebut. Setelah pembakaran itu usai, mereka langsung membawa putra Abdullah.

"Saya memohon kepada mereka setidaknya mereka memberi tahu ke mana mereka membawa anak saya dan apa yang akan mereka lakukan kepada dia," tambah Abdullah.

Abdullah melanjutkan, keenam orang itu hanya mengatakan, pemuda itu dibawa untuk diajukan ke pengadilan syariah.

"Mereka memukuli putra saya dan memasukkannya ke dalam mobil. Saya memohon kepada mereka. Namun, saya memohon kepada pelaku kriminal bukan sesama umat Muslim," lanjut Abdullah.

Ternyata, para anggota ISIS itu tak hanya menangkap putra Abu Abdullah. Mereka memeriksa seluruh desa dan menangkap semua pemuda berusia 16 hingga 22 tahun yang kedapatan memelihara burung dara.

Kegemaran warga setempat memelihara burung dara sebenarnya sudah ada sejak lama. Warga memelihara burung ini untuk berbagai kepentingan, misalnya untuk balapan burung, dipelihara, atau dikonsumsi dagingnya.

"Kami tak berdaya sama sekali. Saya tahu cepat atau lambat mereka akan membunuh putra saya. Kini saya tinggal menunggu seseorang mengabarkan kematian anak saya sehingga saya bisa membawa pulang jasadnya dan memakamkannya," kata Abdullah.

 

Kompas.com


Add a Comment
| 11
Margono
Reply| 30 Jan 2015 06:45:41
@myunus
Hahahahahahaha.....ketawa aku membaca komentarmu "muslim takut si alloh swt tersaingi burung".

Tindakan penangkapan yg mungkin akhirnya menjadi pembunuhan terhadap penggemar merpati oleh "ISIS muslim sejati" adalah salah satu bentuk implementasi ajaran Islam untuk "membela si alloh swt" agar disembah 5 kali sehari. Kenapa tidak dibiarkan saja, biarlah si alloh swt yg bertindak sendiri. Aku bisa maklum karena tuhannya muslim hanya sebongkah batu yg tidak bisa berbuat apa-apa sehingga para muslim harus berkorban demi batu tsb.

Kalau saja ISIS di Indonesia berkembang biak, aku jamin mereka akan membunuh semua penjual dan penggemar batu cincin, karena mereka jadi melupakan batu di ka'bah sono.

Hanya Islam yg membela dan melindungi tuhannya, terbalik dengan umat agama lain, Tuhannya yg melindungi dan membela umatnya. Ajaran Islam hanya dapat diimani orang-orang tolol.
myunus
Reply| 29 Jan 2015 22:55:47
Muslim takut alloh tersaingi sama burung wkwkwkwkwkwk, allloh swt sederajad burung. Emang sinting ajaran sesat si mamat gila.
Crossway
Reply| 29 Jan 2015 19:54:35
@perdana

Anda menulis :

Dua jempol ke bawah buat CIA dan Mossad, dua badan intelijen yang disegani didunia tapi masih sempat ngurusin burung dara. Apa sudah ngga ada kerjaan lagi mereka itu?

Mohon penjelasan dari para pemuja teori konspirasi.

Respon :

Katanya Muslim sedang mengharapkan kedatangan Imam Mahdi..nah sekarang sudah muncul Laskar Jihad yang membawa Bendera Imam Mahdi malah dibilang Agen CIA & Mossad kurang kerjaan, otak anda memang sudah koplak !!
Si momad69Aisha
Reply| 29 Jan 2015 15:18:11
Sesungguhnya tindakan ISIS yang melampaui batas ini, ditirunya dari nabi satannya, Muhammad SAW, pada hakekatnya tidak-lebih-buruk dari cara berfikir kaum muslimin pada umumnya, yaitu selalu mencari-cari kambing-hitam untuk membela Islam, seperti menyalahkan ISISlah, Al-qaedalah atau bahkan menggunakan teori konspirasi tolol mereka untuk mempersalahkan CIAlah, Yahudilah dlsbnya.

Belajarlah dari kasus-ini! Jangan terus ikut-ikutan mencari kambing-hitam, seperti contoh si telmi Alhayat SAg, MAg, dosen Sekolah T A I Lubuk-Sikaping.
Umat muslim berhentilah terus-menerus mencari-cari kambing hitam dan mempersalahkan pihak lain hanya karena membela Islam! Beranilah mengakui bahwa pada esensinya Islam, quran dan Muhammadlah yang jahat dan bukan-pihak-lain.

Dalam hal ini menjadi biang-keroknya adalah kitab-satanic-quran kalian dan bukan ISIS. ISIS hanya taat menjalankan perintah kitab-satanic-quran dan suri-tauladan nabi-satan Muhammad SAW.

Jangan sampai kalian muslimin yang akhirnya menjadi korban Islam, seperti yang di alami bapak Abdullah (yang nota-bene juga adalah muslim), dimana ISIS menangkap putra Abdullah (yang juga muslim) dan membawanya entah kemana rimbanya, hanya karena beternak burung dara.

Kalau bapak Abdullah dalam kasus ini tetap mempertahankan Islam, karena beberapa alasan yang bisa dipahami:
1. Bapak Abdullah belum benar-benar mengerti ttg Islam, quran dan Muhammad. Sehingga beliau mempertahankan Islam karena ketidaktahuannya saja dan mungkin ia hanya beranggapan ISIS sajalah yang jahat (kriminal) dan bukan Islam.
("Mereka memukuli putra saya dan memasukkannya ke dalam mobil. Saya memohon kepada mereka. Namun, saya memohon kepada pelaku kriminal bukan sesama umat Muslim," lanjut Abdullah)
2. Bapak Abdullah karena mengalami kasus ini, mungkin saja sudah tahu bahwa Islamlah yang jahat dan ISIS hanya mentaati quran, tapi ia sendiri tidak punya nyali untuk murtad dari Islam, karena takut ditangkap dan celakai ISIS seperti yang dialami putranya.

Kondisi yang di alami bapak Abdullah sama sekali berbeda dengan kalian, muslimin Indonesia. Segeralah kalian murtad! Jangan sampai kalian justru dimangsa dan menjadi korban Islam yang kalian puja-puji itu.
roy banget
Reply| 29 Jan 2015 14:48:26
Islam ngurusin tentang burung segala... apakah tidak ada kerjaan po Islam, lebih2 dari polisi mereka ini... bro Islam urusin itu yg lebih penting yaitu cari kebenaran bukan merasa benar....
perdana
Reply| 29 Jan 2015 12:09:50
Dua jempol ke bawah buat CIA dan Mossad, dua badan intelijen yang disegani di dunia tapi masih sempat ngurusin burung dara. Apa sudah ngga ada kerjaan lagi mereka itu?

Mohon penjelasan dari para pemuja teori konspirasi.
Margono
Reply| 29 Jan 2015 08:52:40
Memelihara merpati ditangkap ???? astagaaaa!!!!, inilah implementasi ajaran Islam yang maha koplak. Bapak si anak yang bernama Abdullah sudah pasrah anaknya bakal is death, kasihan si bapak ini menjadi korban ajaran Islam yang sadis. Kalau ada manusia yang tidak kasihan melihat nasib Abu Abdullah, maka dia bukan tergolong manusia lagi.

Abu Abdullah adalah seorang muslim juga, dengan sendirinya dia akan mempertanyakan ajaran Islam. Hal-hal beginilah yang membuat masa depan Islam itu hancur. Islam hancur oleh ajarannya sendiri.

Akal budi yang berlebih bagi manusia adalah berkat istimewa dari Tuhan yg sejati. Wahai muslim sekalian, pergunakanlah akal budi pemberian dari Tuhan untuk melihat kebenaran, agar aku tidak berkata kalian adalah "binatang", paham !.
Rabb
Reply| 29 Jan 2015 08:06:11
Agama ciptaan seorang narsis yg diciptakan untuk keagungan diri sang nabi juga untuk menguasai orang lain atas nama tuhannya. Ajaran islam itu hanya enak bagi para pemuka agama atau pemerintahnya tapi kesengsaraan buat rakyatnya. Sayang saat para muslim kabur dari Neraka syariah dan numpang hidup di negara kafir yg makmur, mereka bukannya sadar dan meninggalkan ajaran yg telah menyengsarakan mereka tapi malah membawah neraka syariah mereka di mana mereka menumpang dan hidup layak.
Mario Brot
Reply| 29 Jan 2015 01:31:31
UMAT AGAMA LANGIT

LOL
ungke
Reply| 28 Jan 2015 21:22:27
Makanya pak Abdulah dan para SLIMERS..segerah Berhenti jadi islam..biar hidup kamu berarti buat orang lain....masak agama dengan muka IBLIS begitu masih di pertahankan
Fetching more Comments...
↑ Back to Top