Blog / Mari Menyebut Islam dengan “Islam” Saja

Islam sama sekali bukanlah keyakinan personal, melainkan sebuah ideologi kolektif yang menolak sikap membiarkan orang non Muslim hidup dan tetap hidup. Dan sementara para jihadis bisa jadi tidak merepresentasikan semua orang Muslim, mereka senantiasa merepresentasikan Islam.

Akal sehat seorang mantan Muslim. “Menyebut Islam dengan ‘Islam’” oleh Bosch Fawstin di FrontPage, 26 April:

Saya menulis artikel ini beberapa tahun yang lalu, dan menurut saya adalah baik bila saya mempostingnya kembali, terutama setelah serangan para jihadis belum lama ini di Boston. Saya perhatikan, setelah serangan tersebut dalam minggu ini, ada sejumlah orang yang menggunakan istilah yang tepat dalam mengidentifikasi musuh tersebut, dan ini sangat penting dalam menghadapinya. Saya pernah menyaksikan sebuah diskusi panel setelah tragedi 9/11, dan setiap panelis menggunakan istilah yang berbeda untuk menyebut/menamai musuh yang kita hadapi. Hal itu sangat mengusik batin saya karena menurut saya sangatlah penting untuk mengidentifikasi dengan istilah-istilah yang tepat ketika kita berbicara mengenai musuh kita, dan JANGAN PERNAH menciptakan istilah-istilah, untuk alasan apapun. Bagi saya, satu-satunya perbedaan antara “Islamisme” dan Islam hanyalah 4 huruf. Berikut ini saya berusaha sebaik-baiknya untuk memaparkan mengapa kita selalu harus menyebut Islam dengan “Islam”.    

 

Para cendekiawan dan komentator Barat menyebut ideologi musuh kita dengan istilah:

 

“Islam Fundamentalis”, “Ekstrimis Islam”, “Islam Totalitarian”, “Islamofasisme”, “Politik Islam”, “Militan Islam”, “Bin Ladenisme”, “Islamonazisme”, “Islam Radikal”, “Islamisme”… dll. 

 

Nama musuh kita adalah “Islam”

 

Bayangkan, jika selama perang-perang pada masa lalu, kita menggunakan istilah-istilah seperti “Nazisme Radikal”, “Ekstrimis Shinto” dan “Komunis Militan”. Implikasinya adalah akan ada versi yang baik dari ideologi-ideologi tersebut, yang kemudian akan membuat sejumlah orang mencari Nazi yang “moderat”. Orang-orang yang menggunakan istilah-istilah yang lain selain dari “Islam” menciptakan kesan bahwa itu adalah sebuah varian dari Islam yang berada di balik musuh yang sedang kita hadapi. Istilah seperti “Militan Islam” sama sekali tidak bermakna, tetapi para politisi kita terus saja memuji Islam seakan-akan itu adalah agama mereka. Bush mengatakan kepada kita bahwa “Islam itu damai” – setelah 2.996 orang Amerika dibunuh dalam nama Islam. Ia terus memelihara ilusi tersebut selama dua periode jabatannya, dan tidak pernah mengijinkan para prajurit kita mengalahkan musuh tersebut. Dan sekarang kita memiliki Obama, yang berkata demikian kepada kita dari Mesir: 

 

“Adalah tanggung-jawab saya sebagai Presiden Amerika Serikat untuk memerangi pandangan-pandangan dan penilaian-penilaian yang negatif mengenai Islam dimanapun hal itu muncul”, seandainya saja ia merasa demikian mengenai Amerika. Pembelaan Washington terhadap Islam telah melampaui pembelaan terhadap Amerika dan pengabaian tugas ini dapat disebut sebagai “Islamgate”

Islam adalah agama politis; gagasan memisahkan Mesjid dengan Negara tidak pernah terdengar dalam dunia Muslim. Islam mempunyai doktrin perang, yaitu Jihad, yang dilakukan untuk menegakkan Syariah (hukum) Islam, yang pada dasarnya bersifat totalitarian. Hukum Syariah menganjurkan antara lain: menurunkan derajat wanita, mencambuk/merajam/membunuh para pezinah; membunuh kaum homoseksual, orang-orag yang murtad dan pengkritik Islam. Semua ini adalah bagian dari Islam ortodoks, dan bukan sebentuk “ekstrimisme” Islam. Jika para Jihadis benar-benar “membengkokkan sebuah agama yang besar”, orang Muslim akan menghina mereka atas dasar yang islami dan saat ini pun mereka pasti telah melakukannya. Alasan mengapa mereka tidak dapat melakukannya adalah karena perbuatan para jihadis berdasarkan pada perintah Allah, yaitu sesembahan orang Muslim.

Quran berkata: 

“… maka bunuhlah orang-orang musyrikin itu dimana saja kamu jumpai mereka…” (Sura 9:5)

Apabila kamu bertemu dengan orang-orang kafir (di medan perang) maka pancunglah batang leher mereka. ….”(Sura. 47:4)

Di balik doktrin ini, terdapat figur sejarah yaitu Muhammad, yang mendefinisikan Islam lebih dari siapapun. Bagaimana anda dapat menghakimi orang yang menjadikan dusta, penipuan, perkosaan dan pembunuhan sebagai cara hidupnya? Orang jahat ini adalah teladan Islam, yaitu Muhammad. Apapun yang dikatakan dan dilakukannya dinyatakan sebagai aturan moral hanya karena ia mengatakan dan melakukan hal itu. Bukanlah suatu kebetulan jika satu-satunya moralitas yang dapat menindak tingkah lakunya adalah moralitasnya sendiri. Demikian pula, bukanlah suatu kebetulan jika orang Muslim yang meneladaninya adalah orang-orang yang paling kejam.  

Selama 13 tahun Muhammad gagal menyebarkan Islam dengan cara-cara yang tidak keras. Ia sama sekali tidak cinta damai jika ia tidak dalam posisi lemah. Hanya melalui kegiatan kriminal dan dengan bantuan sekelompok pengikutnyalah ia berhasil mendapatkan kekuasaan. Tetapi ia juga menginginkan agar [ajarannya] bernilai moral, oleh karena itu ia mengubah Islam untuk merefleksikan fakta bahwa satu-satunya cara Islam dapat tetap hidup adalah melalui kekuatan. Maka, dengan “wahyu” Allah pada waktu yang tepat untuk menyebarkan Islam dengan pedang, Muhammad memimpin pasukan Muslim menyeberangi Arabia dalam jihad yang pertama. Sejak saat itu, kekerasan menjadi cara Islam di seluruh dunia. Dan dewasa ini, sesuai dengan perkatan Muhammad, “Perang adalah tipuan” – dalam pengertian orang Muslim pada awalnya menggunakan ayat-ayat “damai” dari Quran sebagai senjata terhadap ketidaktahuan dan niat baik korban-korban mereka. Ayat-ayat “damai” dalam Quran kemudian digantikan dengan ayat-ayat yang muncul belakangan yang menyerukan dilaksanakannya perang abadi terhadap mereka yang tidak tunduk kepada Islam. Bagaimana Muhammad menyebarkan Islam memengaruhi isi doktrinnya dan dengan demikian mengatakan pada kita apa Islam sebenarnya.

Perhatikan juga bahwa satu-satunya alasan mengapa kita berbicara mengenai Islam adalah karena kita telah dipaksa melakukannya oleh jihad. Dan dimanakah “orang-orang yang nuraninya keberatan” terhadap Islam? Mereka tidak dapat ditemukan dimanapun, bahkan orang Muslim awam pun bungkam terhadap jihad. Tetapi hal itu tidak menghentikan orang-orang Barat dari menunjuk mereka sebagai wakil-wakil “Islam Moderat”. 

Islam sama sekali bukanlah keyakinan personal, melainkan sebuah ideologi kolektif yang menolak sikap membiarkan orang non Muslim hidup dan tetap hidup. Dan sementara para jihadis bisa jadi tidak merepresentasikan semua orang Muslim, mereka senantiasa merepresentasikan Islam. Pada akhirnya, banyak orang Muslim yang telah membuktikan diri sendiri hanya sebagai domba terhadap para serigala jihadis mereka, bukan sebagai sekutu dalam perang ini. Orang-orang Muslim yang “pulih” menyebut ideologi musuh ini “Islam”, dan mereka mengabaikan gagasan mengenai “Islam Moderat”, demikian pula “Kejahatan Moderat”. Bila, berdasarkan tindakan-tindakannya, dewasa ini Muhammad digambarkan sebagai seorang “Ekstrimis Muslim”, maka orang-orang Muslim harus mengutuk nabi mereka dan agama mereka, alih-alih orang-orang yang membukakan hal ini.

Islam adalah ideologi musuh dan menghindari fakta tersebut hanya akan membantu agen-agennya melenggang setelah melakukan banyak pembunuhan. Para politisi Barat telah menjual kita, jadi sekarang tergantung kita [bagaimana caranya] untuk membela cara hidup kita dengan memahami Islam dan mengatakan kebenaran mengenai Islam dengan cara apapun yang dapat kita lakukan. Jika kita tidak dapat menyebut Islam dengan namanya, lalu bagaimana kita dapat membela diri kita dihadapan para penganutnya yang setia? Orang dapat berpendapat bahwa kita akan baik-baik saja jika non Muslim mau memilih satu dari banyak istilah yang belakangan ini digunakan bagi ideologi musuh. Bagi saya, saya menyebut musuh sebagaimana apa adanya mereka, yaitu “para Jihadis”, dan saya menyebut tanggapan kita sebagai “Perang melawan Jihad”. Tetapi di balik semua itu, Islamlah yang membuat musuh kita “berdetak” (= hidup). 

Walaupun saya frustrasi atas penolakan banyak orang untuk menyebut Islam sebagai “Islam” saja, saya tahu bahwa mereka yang berbicara menentang Jihad telah membahayakan diri mereka sendiri, dan saya menghormati keberanian mereka. Tetapi adalah penting bahwa kita mengakui posisi Islam dalam ancaman yang kita hadapi dan mengatakan demikian tanpa ragu. Bukan berkata “Islam” menolong Islam dan menyakiti kita. Jadi marilah kita mulai menyebut ideologi musuh kita dengan namanya. Mari mulai menyebut Islam dengan “Islam” saja.

 

­­

Post-skrip: di bawah ini adalah tanggapan Bosch terhadap kritk-kritik tersebut, terutama orang Muslim dan Kelompok Kiri, yang yang membuat isu mengenai Muslim dan bukan Islam; yang selalu menuduh bahwa para pengkritik Islam mengutuk 1,5 milyar orang, bahwa orang Muslim adalah orang-orang yang baik dan tidak bersalah, dan sebagainya. Jadi di bawah ini ia merespon dengan sebuah tulisan singkat dari karyanya yang berjudul  Non-Muslim Muslims and the Jihad Against the West:

Bagi mereka yang ingin melakukan hal ini berkenaan dengan Muslim dan bukan Islam, berikut ini adalah pendapat saya mengenai hal itu:

Pertama-tama,  nama saya Bosch dan saya adalah orang Muslim yang “sudah pulih”, jadi saya mempunyai pengetahuan mengenai hal ini, ditambah dengan fakta saya telah mempelajari Islam seakan-akan hidup saya bergantung padanya setelah tragedi 9/11. 

Ada Islam dan ada orang Muslim. Orang Muslim yang bersungguh-sungguh dengan Islam sedang memerangi kita dan orang Muslim yang tidak bersungguh-sungguh dengan Islam tidak melakukannya. Tetapi itu tidak berarti kita harus menganggap mereka sebagai sekutu kita melawan jihad. Seumur hidup saya berada di tengah-tengah orang Muslim dan banyak di antara mereka benar-benar tidak peduli dengan Islam. Masalah saya dengan banyak orang Muslim yang pada dasarnya bukan Muslim ini, terutama di tengah peperangan yang dikobarkan terhadap kita oleh sesama mereka yang lebih konsisten beragama, adalah bahwa mereka melindungi musuh. Mereka memaksa kita memainkan permainan Roulette Muslim oleh karena kita tidak dapat mengatakan orang Muslim mana yang akan meledakkan dirinya sendiri hingga ia benar-benar melakukannya. Dan ketidakpedulian mereka terhadap kejahatan yang dilakukan dalam nama agama mereka adalah alasan mengapa reputasi mereka demikian adanya.  

Jadi, sementara saya memahami bahwa banyak orang Muslim yang tidak memerangi kita, dalam kebisuan dan berdiam diri terhadap jihad mereka telah membuktikan diri bahwa mereka pun tidak berpihak pada kita, dan tidak ada yang dapat kita katakan atau lakukan untuk mengubahnya. Pada akhirnya kita hanya harus menerimanya dan berhenti berharap agar mereka “datang”, sembari berusaha sebaik-baiknya untuk membunuh orang-orang yang berusaha membunuh kita.

Masalah lainnya sehubungan dengan orang Muslim yang tidak benar-benar Muslim adalah mereka membawa segelintir orang di antara kita menyimpulkan bahwa mereka mempraktikkan sebentuk Islam yang lebih tercerahkan. Sesungguhnya tidak demikian. Mereka “mempraktikkan” hidup di negara-negara non Muslim, dimana mereka bebas hidup sesuai pilihan mereka. Tetapi “Islam” mereka bukanlah Islam. Tidak ada ideologi terpisah dari Islam yang dipraktikkan oleh orang-orang Muslim awam ini, yang namanya “Islam Barat” atau “Islam sekuler” itu tidak ada.  

Orang-orang Muslim awam bukanlah masalah kita, tetapi merekapun bukan solusi bagi permasalahan kita. Masalah kita adalah Islam dan para pemeluknya yang taat beragama. Dalam Islam tidak ada orang Muslim yang tidak membunuh non Muslim. Jika ada orang Muslim yang damai, itu karena pilihannya sebagai individu, dan itulah sebabnya seringkali saya katakan orang Muslim awam secara moral lebih superior dari Muhammad, atau dari agama mereka sendiri. Orang Muslim yang menolong kita memerangi Jihad berlaku demikian menentang agamanya, tetapi itu tidak menghentikan sebagian di antara kita untuk berpikir bahwa pilihannya itu sedikit memberi terang pada Islam. Sama sekali tidak. Seorang Muslim yang baik menurut kita adalah seorang Muslim yang buruk menurut Islam.

Diposkan oleh Robert pada 27 April, 2013

 

Sumber Artikel: Bacabacaquran.com


Add a Comment
| 27
fauzan azima
Reply| 07 Jun 2013 19:00:15
@zzSubhonoloulloh,sempurna sebagai manusia ber watak binatang!
kambing
Reply| 05 Jun 2013 10:48:25
@zz
bila kita menilik ayat :
5.Surah Al-Anfal ayat 39:
“Dan perangilah mereka, supaya jangan ada fitnah dan supaya agama itu semata-mata untuk Allah. Jika mereka berhenti maka sesungguhnya akan berlaku sunnah orang-orang terdahulu.”

Ayat diatas sebenarnya adalah perintah untuk memerangi orang-orang yang dianggap mefitnah agama Islam.

Bagaimana dengan orang-orang yang tidak percaya kepada Allah dan tidak mengakui Mohammad sebagai nabi... apakah ini termasuk fitnah dan menyelewengkan islam?

Kita tahu Bahwa Kekristenan tidak mengakui Mohammad sebagai Nabi dan tidak mengakui Allah sebagai sesembahan. Kekristenan menyembah YAHWEH dalam nama YESHUA HAMASIAH...apakah ini juga termasuk fitnah dan menyesatkan Islam?

Kalau memang seperti itu berarti Kekristenan juga termasuk yang harus diperangi, karena tidak mempercayai Allah dan Mohammad junjungan Moslem...

Dan pada keyataannya Islam begitu membenci YAHUDI dan KRISTIANI....
MEngapa seperti itu?

Islam mencoba memaksakan kepada YAHUDI dan KRISTIANI bahwa mereka penyempurna dari agama sebelumnya dan Muhammad sebagai nabi terakhir...
Jelas ini bertentangan dengan Iman Yahudi dan Kristiani...karena mereka tidak menyembah ALLAH dan mengakui Mohammad sebagai Nabi.

Dan ketika mereka menjawab dan mengkritik isi Alquran, apakah ini juga diangap fitnah, sehinga patut untuk diperangi dan dibunuh?

Mohon mas zz beri penjelasan.
zz
Reply| 29 May 2013 02:09:44
@sederhana
islam itu tidak mengajarkan untuk membunuh orang kafir yang tidak bersalah tetapi yang dimakaud itu adalah membunuh orang orang kafir yang menyelewengkan atau yang menyesatkan agama islam ataupun pengikutnya.nabi muhammad sendiri tidak ada diceritakan ia membunuh seorang kafir kecuali dimedan perang,bahkan orang yang meludahinya saja ketika sedang sakit nabi muhammad adalah orang pertama yang mengunjunginya,jadi ketahuilah bawha islam itu sebaik baik agama dan muhammad itu adalah nabi yang paling sempurna dimuka bumi ini.dan mohon anda mencari sumber yang sebenar benarnya kalau bisa anda dalami alquran itu sendiri sebelum anda berkomentar.


semoga allah SWT memberikan anda hidayah mengenai pemahaman dalam agama ini.amiiiin
zz
Reply| 29 May 2013 02:00:13
@Allah SWT adalah Muhammad SAW
bung islam itu tidak seperti yang anda katakan,seperti: merampok,pembunuh dan pedofil itu semua bukan hal yang benar karena anda hanya mendapat satu sumber yang salah dan tidak mau menerima sumber lain.ketahuilah bahwa banyak kesesatan dalam ajaran kristen yang mana sudah banyak disampaikan oleh ahli agama lainya.


mohon anda membicarakan ini dengan hati yang tulus dan mengesampingkan sifat egoinisme anda

thx,wassalam
anonymose
Reply| 29 May 2013 00:30:16
Surat Al-Baqarah ayat(111-114)

(111)Dan mereka berkata : Sekali­kali tidak akan masuk ke syurga melainkan siapa-siapa yang jadi Yahudi atau Nasrani. Yang begitu hanyalah angan-angan mereka. Katakanlah : Tunjukkan alasan kamu jika memang kamu orang-orang yang benar.

(112)Sekali-kali tidak ! Barangsiapa yang menyerahkan dirinya kepada Allah, dan diapun berbuat balk, maka untuk­nyalah pahalanya di sisi Tuhannya, dan tidaklah ada ketakutan atas mereka dan tidaklah mereka akan berduka­ cita.

(113) Dan berkata orang Yahudi "Tidak ada orang-orang Nasrani itu atas sesuatu. Dan berkata orang-orang Nasrani; Tidak ada orang Yahudi itu atas sesuatu. Padahal mereka membaca kitab. Begitu jugalah orang-orang yang tidak berpengetahuan berkata seumpama kata mereka itu. Maka Allah akan memutuskan di antara mereka di hari kiamat pada barang yang telah mereka perselisihkan itu .

(114) Dan siapakah yang lebih aniaya dari orang-orang yang menghambat masjid-masjid Allah , daripada akan disebut padanya namaNya , seraya berusaha mereka pada meruntuhkannya ? Mereka itu tidaklah akan masuk kedalamnya, melainkan dengan ketakutan. Untuk mereka di dalam dunia ini adalah kehinaan, dan untuk mereka di akhirat adalah azab yang besar.

kesimpulan:Apa sebabnya Yahudi mengatakan surga hanya untuk orang yang jadi Yahudi, apa alasannya dan buktinya. Orang Nasrani berkata begitu pula; surga hanya untuk orang Nasrani. Apa sebabnya ? Mengapa Yahudi tak boleh masuk? Mereka diminta mengeluarkan alasan atau dalil yang masuk akal , bukan hanya amani; yaitu angan-angan , khayal-khayal yang bersimpang-siur.

Tunjukkan alasanmu ! Inilah satu pokok yang ditegakkan oleh ajaran Islam di dalam menjunjung tinggi agama. Suatu dakwaan yang tidak ada alasan, tidaklah dapat diterima.
Orang Yahudi mengatakan bahwa yang akan masuk surga hanya orang Yahudi !
Orang Nasrani mengatakan begitu pula, surga hanya untuk orang Nasrani.
karena sesungguhnya surga itu diciptakan untuk kaum Allah(yahudi,nasrani,muslim) yang baik,dzakat,beribadah dan neraka diciptakan untuk kaum Allah yang kafir
mr zolims
Reply| 27 May 2013 18:02:19
@EXkristieANUSSS
baba loe yg bilang sembah patung pake kolor atau si kakek tua jelek loe yg doktrin otak sampean mikirnya begitu. inilah alhasil pengikut si muhamad situa bangka muka sex yang matipun, kontolnya tetap kenceng mikirin bidadari disurga si muslimin ini. jadi kalo emak loe yang mati trus masuk surganya loe bgmn?
jadi emak loe akan bersetubuh dengan 72 perjka dengan kontol ukuran unta masuk kelubang vagina emak loe gitu..
itu dosa loe... siapa suruh milih surga yang doyan sex...
Allah SWT adalah Muhammad SAW
Reply| 27 May 2013 15:25:07
@ EXkristieANUSSS
berfikir lah yang jernih kawan..
Patung pake kolor ko di sembah..
nyanyi".. udah kaya audisi..
tutup mata tutup telinga buat penganutnya
-------------------------------------------------

jawab : berfikirlah yg logis kawan.. yesus itu orang baik dan ajarannya juga baik.. sama seperti budha dan confucius yg mana adalah orang baik....lalu apa salahnya orang mengikuti teladan dari orang2 baik tsb??

tidak seperti muhammad yg bermoral lebih buruk dari anjing, karena muhammad valid terbukti sebagai :pedofil, teroris, rampok, maling, pembunuh massal, pemerkosa dan anak durhaka



apakah masih tidak jelas juga bagimu bahwa rampok, pembunuh dan pedofil itu adalah hal yg menjijikkan?? lalu kenapa kau mengikuti rampok seperti muhammad sebagai teladan ilahi??... tidak adakah orang lain yg lebih pantas untuk diteladani moralnya??

untuk anda bung EXkristieANUSSS.. silahkan baca dulu kisah2 kejahatan nabi anda menurut hadist sahih dan sirah islam sendiri.. dibawah ini

silahkan copy dan paste link dibawah ini lalu bacalah sampai selesai..

-------------------------------------------
http://www.scribd.com/doc/29733044/Mengenal-Muhammad-By-Ali-Sina
------------------------------------------------

salam bagi orang yag mau berfikir
EXkristieANUSSS
Reply| 27 May 2013 15:16:10
@exmuslim
berfikir lah yang jernih kawan..
Patung pake kolor ko di sembah..
nyanyi".. udah kaya audisi..
tutup mata tutup telinga buat penganutnya
kairu
Reply| 26 May 2013 20:40:46
Islam adalah ajaran yg penuh dengan kebencian dan kekerasan. ya coba sebarkan quran kepada org awan dan biarkan mereka mengartikannya sendiri, sudah pasti mereka akan sampai kepada kesimpulan yg sama. Permasalahannya dengan muslim adalah mereka berkecimpung didalam fantasi mereka. mereka tidak dapat melihat dengan jelas apa yg ada di depan mata mereka. Dan ingatlah quran dimaksud sebagai buku sederhana yg dapat dimengerti oleh siapapun, maka janganlah berfantasi terlalu jauh dan lihatlah yg ada didepan matamu
Anti Static
Reply| 26 May 2013 20:24:56
Kekerasan di bumi ini ada pada umat apapun...
Ketika anda menilai satu orang dari muslim melakukan kejahatan apakah tdk ada satu orang non muslim pun melakukan kekerasan kpd umat muslim....hingga kalian menilai dgn tdk berdasar keadilan.

Apakah kalian yakin dunia ini bergerak dgn amat sederhana..dgn apadanya, apakah pencetus kekerasan itu ?, apakah murni dasar dari hati mereka yg trdalam...?, tahukah anda ada bgt banyak intrik2 & rekayasa dlm hidup ini..bisakah semua ini trjadi ?

Islam sdh 1500an th diyakini, namun islam adalah agama yg terus dicaci & difitnah..namun mengapa terus bertambah diikuti oleh siapapun.
Seandainya islam mengajarkan keburukan mestilah dari dahulu kami yg memerangi kalian...

Dunia ini penuh tipu muslihat, maka Allah SWT mengatakan "Allah sebaik baik pembalas tipu daya"
Nabi Muhammad berkata kepada para sahabatnya :"....Perang yg trbesar adalah Perang Melawan hawa Nafsu"
Apakah Allah tidak maha kuasa ? & Nabi ini pendusta bertentangan dgn perkataanya, jika "YA", Islam telah lama ditinggalkan & musnah....
sederhana
Reply| 25 May 2013 22:43:11
islam tetaplah islam yg disebarkan oleh muhammad awalnya, islam berpedoman yg pertama pada alquran dan hadist yatu perkataan dan apa yg dilakukan muhmmad menjadi pedoman mereka, muslim bila beriman maka dua buku ini harus mereka imani, kita merujuk pada alkuran saja bahwa mereka sangat mengagungkan kitab ini kalau kita buka sura 2 sampai dengan sura 9 maka akan terlihat oleh kita 109 ayat perang dan ayat kekerasan bahkan dijadikan legalisasi oleh mereka umat muslim untuk melakukan ibadahnya yaitu jihat adalah ibadah tertinggi umat ini pada aulloh swt, yaitu melakukan penindasan, peperangan dan pembunuhan orang lain diluar mereka yg tidak mengimani islam, selain itu mereka juga dijanjikan aljannah tempat dimana mereka sering mengatakan taman firdaus tempat paling ditunggu oleh umat ini yang beriman hanya pada aulloh swt disiapak pada mereka yg beriman kenikmatan aljannah yaitu wanita, anggur dan makanan yg berlimpah...kalau alkuran saja berbicara mengenai ini maka jelas ajaran islam adalah ajaran sesat dan menyimpang kalau kita merujuk pada kita sebelumnya yaitu alkitab kita tidak mendapatkan ajaran pembunuhan dan ajaran pembelaaan pada TUHAN, Yesus mengajarkan kita malah sebaliknya kasihilah musuhmu dan doakanlah mereka, bila engkau ditampar pipi kirimu maka berikanlah pipi kananmu, kemudian perihal surga tidak disebutkan surga seperti apa yg diajarkan alkuran dan muhammad, hal kerajaan surga adalah damai sejahera, suka cita dan rohkudus, bukan hal kawin mengawin, jelas dikatakan itu adalah kesesatan sehinga BOLEH KITA KATAKAN ISLAM AJARAN KEGELAPAN bagaimana posisi kita, kita harus mendoakan mereka untuk diberikan kasih karunia TUHAN sehingga orang islam juga mendapatkan damai sejahtera dari TUHAN sehingga boleh mendapatkan pertobatan sehinnga dapat bergabung dengan kita kelak dirumah BAPA...amin.
jiwo
Reply| 23 May 2013 22:40:03
rafli_jo 23 May 2013 15:50:37
sebelum kalian2 mengetahui/mempelajari persis mengenai islam, jangan secara sepihak menilai islam dengan hal yang keji, belajar kalau setengah2 akan membuat kelasahan pemahaman mengenai hal tsb. jadi, baca tuntas isi ajaran Qur'an baru kalian boleh menyangkalnya. .

Jangan cuma asal bicara....


rafli_jo 23 May 2013 17:53:34
saya memang bukan orang muslim yang mengetahui segala isi Al-Qur'an dan Hadits nya, apalagi mengetahui tentang ajaran agama lain,, karena pada dasarnya semua manusia sedang dalam proses pembelajaran...

Siapa mengatakan siapa...ternyata rafli_jo sendiri yg menjawab...
sama seperti kitabnya.....saling kontradiksi...:-)

peace n love 2 all of u
ogie
Reply| 23 May 2013 19:51:05
ada ayat di dalam Al quran yang membolehkan manusia untuk berzinah....., nggak percaya.....? nih baca....."Kamu boleh menangguhkan (menggauli) siapa yang kamu kehendaki di antara mereka (isteri-isterimu) dan (boleh pula) menggauli siapa yang kamu kehendaki. Dan siapa-siapa yang kamu ingini untuk menggaulinya kembali dari perempuan yang telah kamu cerai maka tidak ada dosa bagimu. Yang demikian itu adalah lebih dekat untuk ketenangan hati mereka, dan mereka tidak merasa sedih, dan semuanya rela dengan apa yang telah kamu berikan kepada mereka. Dan Allah mengetahui apa yang (tersimpan) dalam hatimu. Dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Penyantun 1227. (QS. 33:51)(surah AL- AHZAA)

nah apakah benar quran itu wahyu dari Alloh.....? kalo benar kesanya kok Alloh itu cabul ya...., atau ayat ini tidak sempat dicabut......?

nah bro anda yang muslim, bagaimana anda menanggapi hal ini.....?
Bert
Reply| 23 May 2013 18:44:51
@rafli_jo

Anda menulis:
memang kalo membaca terjemaham surat tentang Qital(perlawanan musuh/perang) selalu kebanyakan orang mentafsirkan tentang peperangan,,pembunuhan,
padahal tidak selalu begitu, bukan hanya tentang perang dalam arti sebenarnya, tapi juga penjajahan budaya yang merusak, ,kejahatan, perampokan, dll...

Respons:
Bukankah bom bunuh diri, teroris adalah inspirasi dari ayat-ayat tersebut?
Bukankah tujuan dari ayat-ayat kekerasan tersebut adalah agar "tidak ada tempat bagi non muslim di muka bumi"?

Anda menulis:
ayat2 yang dibaca secara terpenggal2 tiap ayatnya, dan tidak secara keseluruhan memang akan menimbulkan kesalahpahaman dalam pengertiannya,, saya sarankan anda kaji duli tiap ayat dalam surat tersebut, jangan cuma 1 ayat saja......karena tiap ayat berhubungan.

Respons:
Bisa anda jelaskan ayat yang mana yang menimbulkan kesalah pahaman?



+++++
Alloh SWT bergelar "Sebesar-besar pembalas tipu daya"
Iblis bergelar "Bapa segala tipu daya (dusta)"
Iblis tempatnya di neraka
Alloh SWT memastikan umat muslim mendatangi neraka. (Qs19:71)







----------------
Bagi yang mencari keselamatan, jangan mau mendatangi neraka (QS19:71) walau dengan alasan apapun karena neraka pusatnya kuasa kegelapan/setan/iblis.

Bagi yang mementingkan urusan bawah perut, alloh swt sudah buka jalan...Tidak masalah lagi walau yang diincar sudah memiliki suami. QS[33:37]
Bert
Reply| 23 May 2013 18:27:36
@rafli_jo

Anda menulis:
...namun secara logika, blog ini menuliskan artikel yang menjelekkan Nabi Muhammad dan Al-Qur'an dan memberi informasi yang salah kapra mengenai isi Qur'an......Pantaskah saya seorang Muslim membiarkan ini????

Respons:
Secara logika, muhamad dan quran sudah sangat jelek, jadi tidak perlu dijelek-jelekkan lagi.
Perlu anda ketahui, di situs ini, islam sudah ditelanjangi dengan kebenaran yang berasal dari sumber islam sendiri.

Jadi sudah menjadi tugas anda dalam rangka melaksanakan jihad fi sabillah secara tulisan, untuk membela dengan menunjukkan mana yang tidak benarnya dengan disertai bukti yang berasal dari sumber islam sendiri. Dan tidak perlu sruduk sana-sruduk sini diluar sumber islam.

Saran saya, lebih baik anda mulai dari membaca buku mengenai muhamad di http://id.scribd.com/doc/29733044/Mengenal-Muhammad-By-Ali-Sina

monggo...




+++++
Alloh SWT bergelar "Sebesar-besar pembalas tipu daya"
Iblis bergelar "Bapa segala tipu daya (dusta)"
Iblis tempatnya di neraka
Alloh SWT memastikan umat muslim mendatangi neraka. (Qs19:71)







----------------
Bagi yang mencari keselamatan, jangan mau mendatangi neraka (QS19:71) walau dengan alasan apapun karena neraka pusatnya kuasa kegelapan/setan/iblis.

Bagi yang mementingkan urusan bawah perut, alloh swt sudah buka jalan...Tidak masalah lagi walau yang diincar sudah memiliki suami. QS[33:37]
rafli_jo
Reply| 23 May 2013 18:16:46
@bert : memang kalo membaca terjemaham surat tentang Qital(perlawanan musuh/perang) selalu kebanyakan orang mentafsirkan tentang peperangan,,pembunuhan,
padahal tidak selalu begitu, bukan hanya tentang perang dalam arti sebenarnya, tapi juga penjajahan budaya yang merusak, ,kejahatan, perampokan, dll...

ayat2 yang dibaca secara terpenggal2 tiap ayatnya, dan tidak secara keseluruhan memang akan menimbulkan kesalahpahaman dalam pengertiannya,, saya sarankan anda kaji duli tiap ayat dalam surat tersebut, jangan cuma 1 ayat saja......karena tiap ayat berhubungan.

dalam peperangan jaman nabi, siapa yang menjatuhkan islam akan ditentang dan diperangi. . dan Islam berperang karena ada yang memulai, yaitu kaum kafir Quraisy.
rafli_jo
Reply| 23 May 2013 17:53:34
saya memang bukan orang muslim yang mengetahui segala isi Al-Qur'an dan Hadits nya, apalagi mengetahui tentang ajaran agama lain,, karena pada dasarnya semua manusia sedang dalam proses pembelajaran...
namun secara logika, blog ini menuliskan artikel yang menjelekkan Nabi Muhammad dan Al-Qur'an dan memberi informasi yang salah kapra mengenai isi Qur'an......Pantaskah saya seorang Muslim membiarkan ini????
orang_bebas
Reply| 23 May 2013 17:39:50
@rafli_jo menulis "...Jangan cuma asal bicara.... "

Sebenarnya yang cuma ASAL BICARA adalah @rafli_jo ini. Terlihat JELAS ini masih KLAS ABANGAN...... Jadi TIDAK TAHU tentang ISLAM, tetapi hanya ISLAM KTP.....
Bert
Reply| 23 May 2013 16:09:53
@rafli_jo

Kalau anda hanya mampu omongan doang tanpa fakta, ibarat seperti burung beo yang bisa mengucap dua kalimat syahadat dan harganya jadi mahal lho, karena merupakan mukjizat Alloh SWT karena burung beo masuk islam.

Sudah sangant jelas fakta ayat-ayat yang menjadi inspirasi umat muslim untuk bertindak keji:
”Hai orang-orang yang beriman, perangilah orang-orang kafir yang di sekitar kamu itu, dan hendaklah mereka menemui kekerasan daripadamu, dan ketahuilah, bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa.” (QS at-Taubah 123)

“Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian dan mereka tidak mengharamkan apa yang telah diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya dan tidak beragama dengan agama yang benar, (yaitu orang-orang) yang diberikan Al Kitab kepada mereka, sampai mereka membayar Jizyah dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk.” (QS. At Taubah: 29)

“Kelak akan Aku jatuhkan rasa ketakutan ke dalam hati orang-orang kafir, maka penggallah kepala mereka dan pancunglah tiap-tiap ujung jari mereka” (QS.8:12).

“Apabila kamu bertemu dengan orang-orang kafir maka pancunglah batang leher mereka (QS.47:4)

“Sesungguhnya Kami menyediakan bagi orang-orang kafir rantai, belenggu, dan neraka yang menyala-nyala” (QS.76:4).

"Barang siapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi". [QS3.85]

Bagai mana tanggapan anda mengenai ayat-ayat yang menginspirasikan kekejian?






+++++
Alloh SWT bergelar "Sebesar-besar pembalas tipu daya"
Iblis bergelar "Bapa segala tipu daya (dusta)"
Iblis tempatnya di neraka
Alloh SWT memastikan umat muslim mendatangi neraka. (Qs19:71)



----------------
Bagi yang mencari keselamatan, jangan mau mendatangi neraka (QS19:71) walau dengan alasan apapun karena neraka pusatnya kuasa kegelapan/setan/iblis.

Bagi yang mementingkan urusan bawah perut, alloh swt sudah buka jalan...Tidak masalah lagi walau yang diincar sudah memiliki suami. QS[33:37]
rafli_jo
Reply| 23 May 2013 15:50:37
jangan suka mengolok orang/golongan lain, bercerminlah pada diri/golongan kalian sendiri.......
sebelum kalian2 mengetahui/mempelajari persis mengenai islam, jangan secara sepihak menilai islam dengan hal yang keji, belajar kalau setengah2 akan membuat kelasahan pemahaman mengenai hal tsb. jadi, baca tuntas isi ajaran Qur'an baru kalian boleh menyangkalnya. .

Jangan cuma asal bicara....
Fetching more Comments...
↑ Back to Top