Martyrdom - Pahlawan Iman 115: Alban – Martir Pertama dari Inggris

Sebab tidak mudah seorang mau mati untuk orang yang benar -
tetapi mungkin untuk orang yang baik ada orang yang berani mati -.
Akan tetapi Tuhan menunjukkan kasih-Nya kepada kita,
oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa.
Roma 5:7-8

 

Alban adalah seorang tentara dari kota Verulamium (sekarang nama kota itu diganti menjadi St. Alban sebagai penghargaan untuk Alban.  Kota Verulamium adalah salah satu kota yang dibangun oleh Romawi sebagai kota tempat kediaman pasukan tentara Romawi yang menjaga Britannia pada abad yang ketiga. Meskipun ia sendiri bukan seorang Kristen, Alban menyembunyikan Amphibalus, seorang Kristen yang melarikan diri dari penganiayaan Kekaisaran Romawi.

Suatu saat, ketika melihat Amphibalus berdoa, Alban mulai mengajukan pertanyaan Amphibalus tentang Kekristenan dan tidak lama kemudian ia membuat komitmen kepada Kristus dan dibaptiskan. 

Pejabat Romawi kemudian mengetahui bahwa Alban menyembunyikan Amphibalus, dan kemudian menangkap Alban untuk ditanyai.  Tetapi Alban tidak mau memberitahukan mengenai keberadaan Amphibalus, dan menyerahkan dirinya untuk ditangkap menggantikan Amphibalus. Kemudian ia dibawa menghadap hakim, yang kemudian memerintahkan agar ia memberikan persembahan kepada dewa-dewa Romawi.  Alban menolak dan mengatakan, “Aku mengakui bahwa Yesus Kristus, Anak Tuhan, dengan seluruh keberadaanku.  Semua yang kalian sebut sebagai dewa itu, sebenarnya dibuat dengan tangan.” 

Alban membuat hakim itu menjadi sangat marah ketika ia menolak untuk memberitahukan tentang keberadaan Amphibalus.  Hakim memutuskan untuk menjatuhkan hukuman mati terhadap Alban, tetapi yang sangat menarik, prajurit yang seharusnya melaksanakan hukuman mati terhadap Alban, menolak untuk membunuh Alban, karena ia sendiri sangat terkesan dengan iman Alban dan menjadi percaya kepada Kristus juga.  Akhirnya keduanya, Alban dan prajurit itu, dipenggal.

Kematian Alban diperingati setiap tanggal 22 Juni sebagai martir Kristen Inggris yang pertama, meskipun tahun kematiannya sendiri sampai sekarang masih belum diketahui.

 

Oh, kasih Yesus yang dalam, tak terhingga, tak terukur, tak terperi dan tak terikat!
Datanglah bagaikan gelombang laut yang bergelora ke dalam kehidupanku!
Sehingga arus kasih-Mu menyelimuti seluruh hidupku
Mendorongku untuk maju, memimpinku berjalan menuju ke tempat perhentian-Mu!
Samuel Francis (1834-1925)


↑ Back to Top