Blog / Quo Vadis: ‘Lauh Mahfuz’ Versi Muhammad?

 Kalau ditanya kepada teman Muslim apa itu Al-Quran? O, itu sudah dijelaskan sangat banyak dan luas oleh setiap Muslim kepada sesamanya atau kepada non-Muslim (walau jawabnya bisa macam-macam). Tetapi kalau ditanya DIMANAKAH Al-Quran ASALI itu berada atau tersimpan? Maka setiap Muslim akan garuk-garuk kepala, karena menyangkut keberadaannya didunia maupun diakhirat, yang kedua-duanya tidak diketahui dengan jelas ada dimana persisnya saat ini!

Oleh: Kalangi

 

QURAN DI DUNIA

Kita semua kini tahu bahwa sejumlah salinan Mushaf Utsmani asli telah terkumpul dan terdistribusi semasa kekhalifahannya ditahun 22-34 AH (644-656 M). Dan mushaf ini dianggap sama persis dengan Quran yang kita pegang sekarang ini. Namun tidak satupun dari salinan asli tersebut dapat ditemukan dimanapun saat ini.

Dimanakah salinan-salinan yang telah dikumpulkan dan diselaraskan oleh khalifah Uthman itu?

Para Muslim lazimnya merujuk kepada dua buah ‘mushaf  lama', satu di Topkapi, Istanbul dan satu lagi di Tashkent Uzbekistan. Namun untuk kedua mushaf ini telah ditarikhkan oleh para ilmuwan dan ahli sejarawan bahwa dokumen-dokumen ini tidak lebih awal daripada 900 tahun Masehi. Sebaliknya, ahli-ahli sejarawan Barat malah sudah menganalisis bahwa naskah Quran yang eksis paling awal justru yang naskahnya berhuruf al-Ma'il dan itu tersimpan di British Museum-London, bertarikh 150 AH atau 770 M. Jadi bagaimana kejadiannya sampai “Quran-Asli” yang dipercayai sangat terjaga oleh Allah disiNya dalam Lauh Mahfuz itu bisa “ditempatkan” didunia ini sebegitu rancu dan tidak diketahui dimana rimbanya? 

 

QURAN DI SORGA

Pertanyaan besar lainnya adalah lebih membingungkan:

Apakah Quran itu Qadim dan Kekal seperti Allah sendiri, ataukah ditulis oleh Allah belakangan dan ditempatkan disisiNya, yang Dia sebut sebagai “Lauh Mahfuzh”?

Bagaimana keberadaannya sesungguhnya? Ini sebenarnya adalah pertanyaan maha-besar yang harus dijawab oleh Allah sendiri, dan bukan oleh manusia atau mahkluk (siapapun dia). Artinya hanya Quran sendiri yang punya otoritas untuk menerangkan siapa dan bagaimana KEBERADAAN DIRINYA dan PENEMPATANNYA. Muhammad bahkan juga Jibril sekalipun tak akan qualified untuk menjawabnya. Para Ulama tentu menyadari hal ini namun mereka sendiri – sama seperti Muhammad - juga tidak tahu selain mengatakan bahwa Quran itu ditulis dan ditempatkan dalam Lauh Mahfuz disisi Allah!

Jadi, kembali kerancuan yang berganda: Apa itu Lauh Mahfuhz menurut Quran dan Muhammad?

Dari belasan ayat Quran yang menerangkan tentang Lauh Mahfuz,  para ulama harus sependapat untuk menempatkan Lauh Mahfuzh ( Arab: لَوْحٍمَحْفُوظٍ) sebagai kitab tempat Allah menuliskan seluruh skenario/catatan kejadian di alam semesta. Lauh Mahfuzh disebut di dalam Al-Qur'an sebanyak 13 kali diantaranya adalah dalam surah Az-Zukhruf 43: 4, Qaf 50: 4, An-Naml 27: 75, dll. (Wikipedia Indonesia).

Kata lauh berarti papan atau lempengan atau juga sebuah tablet untuk menuliskan. Sedangkan mahfuzh berarti yang terpelihara. Perlu dikoreksi bahwa ekspresi lauh mahfuzh sebenarnya TIDAK disebutkan sebanyak 13 kali dalam Quran (re: Wikipedia), dan juga bukan 16 kali seperti yang ditafsirkan dalam Quran versi terjemahan Mohsin Khan, melainkan SATU dan hanya satu kali saja disebut per-se dalam Quran, yaitu Bahkan yang didustakan mereka itu ialah Al Quran yang mulia, yang (tersimpan) dalam Lauh Mahfuzh” (QS.85:21-22).

Namun belasan ayat lain-lain yang memang mengimplikasikan Lauh Mahfuzh segera dipakai oleh para pakar Islam untuk memperlihat bahwa Lauh Mahfuzh itu diartikan sebagai Kitab dalam tiga dimensi yang mencakup universalitasnya dalam totalitas, keutuhan yang terjaga, dan kesempurnaan yang nyata dan kekal:

1.   Yaitu Induk Alkitab atau Ummul Kitab disisi Allah berasarkan Qs.43:4, yang adalah justru tempat dimana Quran menjadi bagian dari keseluruhan Kitab-kitab tertulis dari para nabi yang pernah ada. Dengan demikian Quran (Islam) dengan ketipisan 6.240 ayat, bersama-sama Alkitab (Yahudi-Nasrani) dengan ketebalan 41.173 ayatnya – dan entah Kitab mana yang lain-lain—semuanya akan tercatat didalam cakupan Induk Alkitab Lauh Mahfuzh.

2.    Dan ini diartikan sebagai Kitab Yang Terpelihara atau Kitabbim Maknun disisi Allah berdasarkan QS. 50:4, 6:38, dan 56:78. Dan ini sekaligus mengimplikasikan bahwa semua wahyu Allah tidak ada yang lolos, keropos, terkorupsi, atau hilang dari padanya. Tak ada yang dialpakan!

3.   Sekaligus pula ia disebut sebagai Kitab Yang Nyata atau Kitabim Mubiin menurut QS.27:75, dan 10:61, dimana tak ada event apapun -- yang ghaib atau non-ghaib, dimasa lalu atau mendatang -- semuanya tak mungkin tersembunyi, biarpun sebesar zarrah (atom) di bumi ataupun di langit , melainkan isinya dicatatkan kedalam Lauh Mahfuzh!

 

QURAN TERJAGA, KITABULLAH LAIN DITERLANTARKAN?

Nah, jikalau begitu adanya, maka masalah serius pun datang sebegitu Muhammad (dalam Quran) selesai menggambarkan apa itu Lauh Mahfuzh. Orang segera akan mempertanyakan dimana bersembunyinya Taurat dan Injil Asali, ketika Muslim dimana-mana selalu menuduh Alkitab itu sudah terpalsu atau hilang yang aslinya! Bukankah telah di-ayatkan oleh yang Empunya ayat bahwa “tidak ada seorangpun yang dapat merobah kalimat-kalimatNya”? (18:27). Apakah sesuatu yang SELALU berada disisi Allah dalam Lauh Mahfuzh bisa dicuri, dirobah, diusik atau dinajisi oleh Paulus, pendeta2 tengik, bahkan syaitan dan Iblis? Ataukah bagian-bagian khusus dari Kitab-Tuhan (Taurat, Zabur, Injil asli)  memang bisa di pilah-pilih oleh Syaitan untuk dicuri karena Allah MENGIZINKANNYA? Bukankah justru karena Tuhan tidak mengizinkan sedikitpun kalimatNya untuk diubah manusia dan setan, maka FirmanNya bisa dipercayai oleh manusia?! Jikalau Lauh Mahfuzh adalah tempat Induk Alkitab yang telah dinyatakan Allah sebagai Maknun dan Mubin, maka bagaimana kok kini ada bagaian-bagian rekamannya yang tidak maknun dan tidak mubin, alias kecolongan?

Lauh Mahfuzh, yaitu yang merekam segala qadha dan takdir Allah, segala sesuatu yang sudah, sedang, atau yang akan terjadi di alam semesta ini, masihkah ia Lauh Mahfuzh? Dan Allah swt., masihkah Dia Allah yang tetap berkata, “Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Quran, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya” (QS 15:9)?

Para pakar Islam berkata bahwa Allah telah menjadikan Lauh Mahfuzh ini sebagai tempat untuk menyimpan segala rahasia dilangit dan di bumi, sekalipun Jin dari golongan setan akan berusaha untuk mencuri rahasia yang tertulis di dalamnya demi untuk menipu manusia. Namun bukankah penipuan “dengar-dengaran” begini tidak akan menghilangkan sebagian atau seluruh wahyuNya? Dan bukankah malahan setan akan mendapatkan balasan semburan apiNya (?),  

“Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan gugusan bintang-bintang (di langit) dan Kami telah menghiasi langit itu bagi orang-orang yang memandang (nya), dan Kami menjaganya dari tiap-tiap syaitan yang terkutuk, kecuali syaitan yang mencuri-curi (berita) yang dapat didengar (dari malaikat) lalu dia dikejar oleh semburan api yang terang. (QS.15:16 - 18).

Tampak sekali bahwa konsep Lauh Mahfuzh --dalam kaitannya dengan kitab-kitab Allah—bukan hanya tidak terjelaskan dalam teologi Islam, melainkan sudah mendiskreditkan Islam dan Quran sendiri. Bagaimanapun,  tetaplah Taurat dan Injil yang sama ditempatkan “satu-wadah disisi Allah” mustahil bisa di-pilah-pilih dan dicuri oleh syaitan sehingga hilang sebagiannya dari bumi ini, bahkan juga hilang dari Lauh Mahfuzh yang Nyata, Terpelihara, dalam Induk Alkitab! Lauh Mahfuzh ala Muhammad ini tidak pernah disebutkan oleh Tuhan Elohim kepada Musa, Daud, Yesus dll dalam AlkitabNya. Ia tampaknya tidak lain tidak bukan hanyalah sebuah Papan/ Lempengan/ Tablet -- Made by Muhammad sendiri dalam mimpinya belaka!

 

TUNDUK PADA KRONOLOGI?

Tetapi pertanyaan awal kita belum juga terjawab oleh Islam, yaitu:
Apakah Quran itu
pre-existent (qadîma azaliyya) dan kekal seperti Allah sendiri, ataukah ditulis oleh Allah belakangan dan baru kemudian ditempatkan disisiNya, yang Dia sebut sebagai “Lauh Mahfuzh”?

Ini adalah perdebatan yang panjang sejak dulu dikalangan pakar-pakar Islam sendiri. Mu’tazila dan Shi’ah misalnya menolak Quran itu qadim (tanpa awal). Namun kalangan Sunni menganut Quran itu sebagai qadim dan tidak dicipta. Dan kembali teologi Islam kacau tanpa-guna dan tidak berdaya memberi solusi final, walau Muslim pada umumnya lebih memilih orthodoxy Islam bahwa Quran itu bersifat kekal ke-kekal. Itu adalah urusan dilemmatis Islam sendiri.

Namun orang-orang Kristiani justru merasa berkepentingan untuk mempertanyakan bagaimana kaitannya Lauh Mahfuz dengan Alkitab mereka – khususnya dengan kitab Zabur -- dalam urutan KRONOLOGI existensinya sejak awal semesta? Wahyu Quran dalam Lauh Mahfuzh sungguh tak bisa dipahami:

“Dan sungguh telah Kami tulis di dalam Zabur sesudah (Kami tulis dalam) Lauh Mahfuzh,
bahwasanya bumi ini dipusakai hamba-hamba-Ku yang saleh”
(QS.21: 105).

Yang mana memperlihatkan bahwa firman Allah untuk Daud (Zabur) yang baru dihadirkanNya di abad 10 SM, namun ternyata telah dihadirkan pula (dicipta dalam tulisanNya) lama sebelumnya disaat pasca urutan kronologis kehadiran Lauh Mahfuzh yang tentunya adalah di-awal-kekekalan. Akhirnya, hal ini tentu akan memicu persoalan yang lebih konyol lagi, yaitu bahwa semua Arasy Allah, Lauh Mahfuzh, Pena Allah, Firman dan Qadar dll KECUALI ALLAH, semuanya itu tidaklah qadim karena harus tunduk kepada kronologi waktu yang nota-bene adalah UNSUR CIPTAAN!

Tetapi bukankah segala sesuatu tetah tercipta karena Firman Allah yang berkata :
“KUN”, dan terjadilah?
(QS.3:47, 6:73, 16:40 dll) sehingga Firman Allah jelas tidak termasuk “zat” yang diciptakan?

Dan bila Firman Allah bukan ciptaan,

Tapi Quran adalah FirmanNya,

Maka Quran pastilah bukan ciptaan!

 

KESIMPULAN AKHIR

Di dunia ini tidak ada satu orangpun yang berotoritas untuk berbicara tentang Sorga, kecuali Dia yang datang dari sana. Namun Muhammad telah terlalu berani berbicara akan dunia yang tak dikenalnya. Padahal, jangankan sorga, tanah Israel pun tidak Muhammad ketahui secuilpun! Maka Quran tidak memuat sebuahpun nama tempat dan kota Israel. Muhammad tidak tahu Betlehem, kota Daud, yang sekaligus merupakan kota kelahiran Yesus sebagaimana yang telah dinubuatkan dan disebutkan berkali-kali dalam Alkitab (Kitab Nabi Mikha 5:1, Matius 2:5,6,8,16, Lukas 2:4, 11, 15). Muhammad tidak tahu kemana Maryam harus minggat ke “suatu tempat  disebelah timur”, padahal Maryam mestinya baik-baik saja tatkala itu dan tak perlu minggat (QS.19:16, yaitu masa baik-baik sebelum hamil “anak-haram”).Kelak sesudah Maryam hamil tua, Muhammad juga tidak tahu dimana tempatnya Yesus dilahirkan, sehingga hanya dikatakannya bahwa Maryam melahirkan Yesus “di suatu tempat yang jauh” (QS.19:22 ff). Bahkan Muhammad tidak tahu dan tidak sekalipun menyebut kota Yerusalem dalam Quran! Ia tak tahu geografi dunia, lalu bagaimana bisa tahu “geografi surga” yang didongengkannya secara amat konyol? 

Lihatlah, untuk menutup ketidak-tahuannya tentang surga, Muhammad nekad berspekulasi bahwa surga-Islamik adalah juga tempat para preman-Muslim bercokol, seperti yang diriwayatkan oleh Abu Dzar, bahwa Rasulullah saw. bersabda:

Seseorang datang kepadaku dari Tuhanku membawa berita: Sesunguhnya, barangsiapa di antara umatku yang mati, sedangkan dia tidak mempersekutukan Allah dengan sesuatu apapun, orang itu masuk surga.”  Aku (Abu Dzar) bertanya, “Sekalipun orang itu berzina dan mencuri?”
Jawab Nabi, Ya, sekalipun dia berzina dan mencuri.” (Shahih Bukhari, no.647) 

[Versi lain dalam Shahih Muslim malahan bertumbukan keras dengan Shahih Bukhari. Disitu bukan Abu Dzar yang bertanya kepada Muhammad, melainkan Muhammad-lah yang bertanya-jawab kepada Jibril:

Saya (Muhammad) berkata lagi, sekalipun ia mencuri dan berzinah?

Jibril berkata: YA, bahkan sekalipun ia minum minuman keras. (HS.Muslim 5.2175)]

Lihat pula betapa surga Islam juga digambarkan Muhammad sebagai tempat kehidupan orgy sex bagi setiap Muslim dan dimana syuhada disuguhi 72 bidadari yang selalu jadi perawan kembali? Surga mana justru tidak menjelaskan dimana syuhada wanita dan istri-istri pria poligamis itu harus ditempatkan. Atau lebih blak-blak-an lagi, bagaimana nasib belasan ummul mukminin (istri-istri Muhammad) harus didekatkan kepada Muhammad dan dimuliakan ditengah-tengah para bidadari yang jauh lebih menggairahkan? Ingat, “isteri-isteri Muhammad adalah ibu-ibunya semua orang mukmin”, termasuk para syuhada!(al-Ahzab: 6). Dan ingat,Saudah binti Zam’ah sudah lama tidak seranjang dengan Muhammad sejak ia menyerahkan giliran-ranjangnya kepada Aisyah!!

Inilah semua omong-kosong sesat tentang Surga Islamik yang DIOBRALKAN Muhammad sampai menjadi semacam Sentra Sex dan Dunia Preman bagi pezina dan pencuri dan pemabok!

Tetapi Yesus mendamprat semua omong-kosong yang sudah menggila ini: “Kamu SESAT, sebab kamu tidak mengerti Kitab Suci maupun kuasa Elohim! Karena pada waktu kebangkitan orang tidak kawin dan dikawinkan melainkan hidup seperti malaikat disorga” (Matius 22:29-30).

Yesus berkata bahwa hanya Dia-lah yang berotoritas untuk berkata-kata tentang sorga:

“… Aku berkata-kata dengan kamu tentang hal-hal sorgawi? Tidak seorangpun yang telah naik ke sorga, selain daripada Dia yang telah turun dari sorga, yaitu Anak Manusia (Yesus)” (Yoh.3:12-13).

Maka belasan ayat tentang essensi ‘LAUH MAHFUZ’ dan keseluruhan 114 Surat Quran didalam Lauh Mahfuz disisi Allah itu sungguh merupakan produk imaginasi Muhammad yang paling kacau-balau, tak bertanggung jawab, dan menyesatkan!

 

 


Add a Comment
| 83
nabi muhammad gigolo
Reply| 05 Oct 2013 06:28:11
@mark randall wolford wrote :

Kalo Maha itu bisa apa saja, tapi Allah gak akan merubah diri seperti ciptaannya.
--------------------------------------------------
jwb :

ngakakkkk....ngakak....baca tanggapan kamu....
Allah gak akan merubah dirinya seperti ciptaannya, itu sih menurut kamu...jadi Alloh SWT Mu itu menuruti pendapat ato perintah kamu ya??? jadi siapa dong yang jadi Alloh SWT???? kamu atau Dia yang Maha Kuasa??? (Alloh SWT)...hahahayyy....

Maha apa saja tapi.....eh...ada tapinya lagi...hahahayyy.....bilang aja...Allooh SWT itu Maha Apa Saja Tapi jika tidak menuruti perintah kamu ga bisa....wkwkw....

Semua orang yang membaca tulisan kamu pasti ngakak jungkir balik....anak TK aja aku suruh baca...ngakak...dia bilang orang itu bodoh bangat ya om....hahahayyy....

Malu bangat...lu di tertawain ama anak taman kanak-kanak....wkwkw
smogasadar
Reply| 05 Oct 2013 05:17:39
@Mark Randall Wolford
bang.... komentarin donk perbuatan teman2 seukuwahmu, mis di mal kenya yg potong jari dan siksa kafir sesuai ayat al quran, atau yg lain2nya... khan membela islam ????
Sitikhadijah
Reply| 04 Oct 2013 23:06:50
WOLFORD orang yang kehabisan ilmu islamnya!
Saya tanya ulang sbg ex-muslim, ex-ummul mukminin:

KOK MUHAMMAD DIAM SERIBU BAHASA, TAK BISA JAWAB,
"DIMANA ISA (BUKAN YESUS) DILAHIRKAN?"

PADAHAL MUHAMMAD SESUMBAR BHW IA "LEBIH DEKAT DENGAN ISA DARIPADA SIAPAPUN, DIDUNIA DAN DIAKHIRAT" (Bukhari 1501)
Mark Randall Wolford
Reply| 03 Oct 2013 23:20:17
@Hamel
Kalo Maha itu bisa apa saja, tapi Allah gak akan merubah diri seperti ciptaannya.
Mark Randall Wolford
Reply| 03 Oct 2013 23:19:00
@Sitikhadijah
Yesus bukan Isa dan Isa bukan Yesus
Sitikhadijah
Reply| 03 Oct 2013 22:36:56
@ ABS, wOLFORD,

O ya, lupa aku bertanya pada ex-suamiku dulu.
Baiklah aku susuli sekarang sejak putus arang.
Aku mau bertanya ama ex-suamiku:
"DIMANA,YA, ISA ALMASIH DILAHIRKAN?"
Kok tak ada di Quran dan Hadis, Ya?

Tapi aneh, kok kuburnya Musa, si Muhammad itu kok perlu2nya (sok) tahu, ya? ABAL2 SEMUANYA....
Mark Randall Wolford
Reply| 03 Oct 2013 11:45:52
@Hamel
Tuhan Yesus kawen gimana?
abs
Reply| 02 Oct 2013 12:48:10
@Sitikhadijah
hahahaha, maklum aja ketipu terus kan kata "ex suaminya" perempuan otaknya cuma setengah
Sitikhadijah
Reply| 02 Oct 2013 07:16:04
JADI, LAUHUL MAHFUDZ ITU APA YA
MENURUT MUSLIM YANG MASIH WARAS?
KOK NGGAK JELAS2 YA, SEMUA DOKTRIN2 ISLAM YG PALING POKOK INI?

ALLAH SWT: bisu, tuli, tak exist sekalipun kpd nabinya
JIBRIL: Tak memperkenalkan namanya kpd Muhammad di Gua Hira.
MUHAMMAD: Siapa yang angkat dia nabi sah dari Tuhan? Tak ada!
QURAN ASLI didunia: Yang mana ya? Koq lenyap?
QURAN ASLI disurga: Kayak apa ya? Versi Utsman, versi Ibn Mas'ud, atau versi Ubai, atau versi Ali (Syi'ah)? dll?
LAUHUL MAHFUDZ: Apa pula ini, ya? KOQ dikatakan Quran ditempatkan sebagai bagian dari Alkitab (yang korup)?

wah...wah... aku kena tipu melulu oleh ex-suamiku...
nabi muhammad gigolo
Reply| 02 Oct 2013 06:08:57
@hamel
Iya dong nabi muhammad gigolo gitu dong hebatkan???
M TipuM
Reply| 01 Oct 2013 21:40:36
Yesus dituduh kawin-mawin dan orgi sex dan penipu dan pedofil, dan pembantai, dan...????

SALAH KALEEE... SALAH BACA TANPA AYAT...
MAKSUDNYA MUHAMMAD, KAN?
KALAU INI AYATNYA BERTABURAN!!!
Hamel
Reply| 30 Sep 2013 23:11:15
@nabi muhammad gigolo
quote:
@MARK RANDALL WOLFORD KAFIR MUNAFIK
Lu tanya si Barbara Thierring...........saya cuman baca Jesus The Man. Gimana tudingan kolega mu disini bahwa Allah SWT bukan YHWH Allah Musa...atau tudingan lain2, tentu lu baca juga ga kan, dari tulisan2 atau buku2 yg ada???? Jangan Idiot lah!
----------------------------------
JWB :

JELAS GA SAMA LAH...GUA NANYA APAKAH ALLOH SWT MU ITU BISA BERUBAH WUJUD MISALNYA JADI MERPATI ATAU BATU??? ATAU JADI APALAH....BISA GA???


Respon:
pertanyaan anda untuk wolflord sangat mengena, mana mau dia menjawab?
di satu sisi jika dia mengatakan auloh bisa berubah bentuk, anda akan mengarahkan "bisakah allah berubah jadi manusia?"
jika dia menjawab tidak, maka anda akan menjawab "jadi, auloh anda tidak maha kuasa?"

hahahahahaha... benar-benar skakmat buat wolflord. saya kasih jempol untuk komen anda yang satu ini. lanjutkan.
Hamel
Reply| 30 Sep 2013 23:05:57
@Ronz
quote:
@Mark Randall Wolford
Mengenai penjelasan kata haram silahkan di cari koment2 saya sebelumnya..
Jelas sekali klo anda hanya komentar tanpa membaca dgn bnr komentar2 netter lainnya..

Respon:
betul saudara Ronz, wolflord dkk saya ikuti komennya memang selalu tidak nyambung, dan selalu dilari-larikan ke Kristen untuk pengalihan topik debat. padahal yang diajak debat belum tentu Kristen, siapa tahu Budha, Hindu, atau bahkan atheis.

sepertinya mereka memang tidak berniat membaca komen kita, hanya mau berteriak saja memaksakan pendapatnya.
M TipuM
Reply| 30 Sep 2013 22:34:58
Orang Muslim katanya sangat kuat mempercayai originalitas Qur’an; bahwa mereka tidak akan pernah meragukannya, berapa pun
besarnya harga yang harus mereka bayar, bahwa Qur’an tidak pernah terkorupsi.

Tapi Muslim galau melihat ayat-ayat yang hilang dari Quran, seperti ayat Rajam, ayat Penyusuan, ayat2 Setan, ayat yang tertinggal oleh Zaid bin Tsabit dalam mushaf Abu-Bakr (yg hanya ada pada Abu Khuzaimah) surat 115 dan 116 dll. dll.

Kita hanya melihat muslim tak ada yang sungguh2 meriset kehilangan ini kecuali menutupi kecurangannya! He-he-he!
ITU NAMANYA mTIPU m.
mereka dapat menjelaskannya dengan wajar. Tetapi satu hal yang saya tahu,
sekelompok besar orang
-
orang M
uslim, tanpa merasa malu, telah mengabaikan
banyak cacat dan
kesalahan
-
kesalahan, ketika mereka membaca dan memaknai
Qur’an
Ronz
Reply| 30 Sep 2013 21:39:24
@kafir13
Sebenrnya saya kasian juga sama Wolford dan muslim2 lainnya yang merupakan korban Islam..Islam telah menjadikan otak para penganutnya menjadi ga berfungsi dengan bnr..
kafir13
Reply| 30 Sep 2013 14:26:41
@Ronz
waduh bro, slemot itu memang idiotnya ga ketolong kan?? Yang penting bela islam ga peduli caranya. Sampai MENGIDIOTKAN diripun ok!

hahahaha

samaran si sag mag yang sudah tamat riwayat ini memang tambah idiot bro, hahaha

Slemot gituloh.
Ronz
Reply| 29 Sep 2013 13:37:35
@Mark Randall Wolford
Mengenai penjelasan kata haram silahkan di cari koment2 saya sebelumnya..
Jelas sekali klo anda hanya komentar tanpa membaca dgn bnr komentar2 netter lainnya..
Ronz
Reply| 29 Sep 2013 13:33:55
@Mark Randall Wolford quotes:
@ismail
Numpang tanya anda sekolah di mana dulunya? saya cuman lulusan SD brur
===================================================
Sudah selayaknya anda di katakan bodoh dan idiot oleh bnyk netters dsini..
Karena jelas anda ga pakai otak dlm berkomentar, entah apa yg terjadi dengan otak anda..komentar2 anda ga berbobot dan terkesan muter2 aja..abis gt ngeyel lg..

Terutama soal komentar yg sy kopi d atas, anda mengaku mendapat TOEFL 450, dan ternyata anda mengaku juga klo lulusan SD..bnr2 idiot..
Jika TOEFL xg anda dapat 450 dari tingkat SD mgkn sy msh bs percaya..

Saran saya, jangan biarkan ajaran Islam membuat anda jd org idiot dan bodoh..
Mark Randall Wolford
Reply| 29 Sep 2013 07:51:07
@Ronz
Alquran pada zaman Usman adalah Arab gundul, sedangkan Alquran yang ada sekarang adalah Alquran editan Mesir tahun 1924.
---------------------------------------------------------------------
Teksnya tetap Arab, penulisan tanpa harakah (baris) atau dengan harakah tidak merubah isi dan makna teks cuman memudahkan bagi non Arab membacanya.
Mark Randall Wolford
Reply| 29 Sep 2013 07:44:44
@Ronz
Berikut saya tambahkan klo Quran dah ga asli lagi..
Alquran pada zaman Muhammad dilafalkan dengan tujuh cara yang berbeda, sementara Alquran pada zaman Usman hanya 1 lafal yaitu lafal Quraish.
----------------------------------------------------
Qiroat sab'ah...bukan teks tapi cara membaca.
Fetching more Comments...
↑ Back to Top