Blog / MUI Akan Bikin Fatwa Haram untuk Adegan Nikah di Sinetron

Adegan tersebut dianggap melecehkan kesakralan pernikahan Islam dan mempermainkan kaidah. Majelis Ulama Islam (MUI) Kalteng bahkan berencana menurunkan fatwa haram atas sandiwara akad nikah. “Kalau pelaksanaan akad nikah itu sesuai dengan ketentuan hukum Islam, misalnya di bagian akhir ada pertanyaan ‘Bagaimana saksi, hadirin, sah?’ Lalu dijawab ‘Sah’, maka sah lah sudah pernikahan itu,” kata Sekretaris MUI Kalteng Syamsuri Yusuf.

 

PALANGKARAYA, KOMPAS.com — Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalimantan Tengah berencana menerbitkan fatwa haram untuk adegan akad nikah di dalam sinetron. Alasannya, adegan akad nikah di sinetron dinilai merendahkan kesakralan pernikahan Islam.

Sekretaris MUI Kalteng, Syamsuri Yusuf, Senin (21/10/2013), di Palangkaraya menjelaskan, empat draf usulan fatwa MUI Kalteng akan dibahas saat pertemuan MUI regional Kalimantan pada tanggal 5-8 November mendatang di Samarinda, Kalimantan Timur.

Usulan fatwa MUI Kalteng ini sudah dibahas dengan MUI kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah, sehingga siap diusulkan untuk ditetapkan sebagai fatwa haram. “Itu kan dibuat mirip, padahal main-main. Kita anggap merendahkan prosesi akad nikah dalam Islam,” ucap Syamsuri Yusuf.

Imam Besar Masjid Darus Sa’adah di Tarakan Kalimantan Timur, Guru Budiman, mengatakan pernikahan Islam bukan obyek sandiwara. “Acara akad nikah tidak usah ditampakkan pada penonton. Atau bisa saja ditampakkan, tapi tidak secara Islam,” kata dia.

Tiga draf lain yang turut diusulkan yakni, tempat pemakaman Muslim dan non-Muslim dalam satu lokasi, pernikahan adat sesudah ataupun sebelum nikah agama, dan terakhir "nash" atau ayat-ayat yang dinyanyikan dengan tari-tarian.

 

Sumber: regional.kompas.com


Add a Comment
| 16
islamwiki blogspot
Reply| 13 Sep 2014 11:49:31
sekarang fatwa haram akad pernikahan islam di sinetron bagaimana kabarnya ya?
nabi sange
Reply| 02 Dec 2013 17:32:25
@ismail
hahahaha....telak, brow. saya sangat menunggu tanggapan muslim terhadap pendapat anda. GBU.
setuju
Reply| 02 Dec 2013 09:02:20
Kalau gitu suruh aja adegan sinetron perkawinan di gereja....spy byk yg tau ttg perkawinan kristen dan liat bahwa kawin kristen ga semudah kawin di islam...yg kawin siripun bisa...makanya diislam gampang kawin cerai...
kosaki
Reply| 30 Nov 2013 11:51:16
@Cempluk
Padahal kalau diperhatikan dalam sinetron banyak peran antagonis dari karakter yang memakai jilbab dan bergelar haji....
M TipuM
Reply| 30 Nov 2013 09:27:23
Bagaimana MUI bisa fatwakan HAram utk film sinetron akad nikah?
Banyak muda mudi Islam justru telah filmkan adegan ini DALAM MIMPINYA!!
Salah satunya adalah saya dulu! Apa Haram mimpi saya? Nyatanya saya diberkati terus oleh Tuhan. Kasian, Muslim kena tipu terus, terusaannnn
Cempluk
Reply| 28 Nov 2013 10:36:37
usul saya...dalam sinetron indo yang semakin islami, gak usah ada pernikahan dan adegan pernikahan dah...
pake kumpul kebo aja....aman...he..he..ada-ada saja
ismail
Reply| 27 Nov 2013 20:10:55
Ada hal tertentu yg relatif saja, jangan terlalu dimutlakan. Upacara kematian itu juga sakral. Apakah jika buat film yg ada adegan kematian dan di doakan juga merupakan pelecehan? Bagaimana jika ada adegan pengajian, bolehkan difilmkan? Jangan dobel standar. GBU
Akibodo
Reply| 27 Nov 2013 16:42:13
MUI URUSANNYA TETEK BENGEK!
PAK ULIL PUN PERNAH MENGATAKAN BEGITU!
Setyawan
Reply| 27 Nov 2013 11:27:23
Jonas Rivanno aktor Sinetron membantah dirinya masuk Islam (Mualaf) & membaca dua kalimat Syahadat dasar MUI Depok suka menipu. Masalah agama hubungan pribadi kita dgn Tuhan. FPI akan membatalkan pernikahan Jonas Rivanno dgn Asmirandah krn telah melecehkan Islam (masuk Islam supaya bisa nikah, kalau beda keyakinan tdk di layani oleh KUA).
KONTROVERSI
Reply| 27 Nov 2013 11:26:06
Pernikahan di islam memang aneh dan ambigu .muslim mengklaim prosesi atau pelaksanaan akad nikah suci tapi dilain pihak islam mengijinkan untuk berceraidan kawin 4 kali bagi pria dan ada istilah kawin siri bahkan ada kawin kontrak jadi dimana sucinya pernikahan di islam itu..........
abs
Reply| 27 Nov 2013 01:50:08
@ismail
setuju gue bro.
ismail
Reply| 26 Nov 2013 22:32:44
Kalau akad nikah perkawinan dalam drama dianggap melecehkan, apakah akad nikah siri atau beristri lebih dari satu yang direstui secara resmi juga akan melecehkan Allah yang menciptakan satu Adam dan satu Hawa bukan dua atau lebih. Apakah nikah siri atau sejenisnya yang menghalalkan lebih dari satu istri menyakiti perempuan yang dimadu? Adakah perempuan dengan sukarela mau dimadu? Apakah kita merelakan putri kita dimadu karena suaminya menikahi banyak perempuan? Bagaimana dengan ibu kita, sakitkah hatinya sang ibu dimadu? Pikirkan perasaan orang lain, para perempuan yang dimadu. Kalau akad itu begitu suci mengapa,boleh lebihdari satu? Bantu saya untuk mengerti hal ini. GBU
FN FALL
Reply| 26 Nov 2013 21:23:29
halahhhh....nabi lu aja di buku kramatnya banyak melecehkan sesama manusia, meniadakan kesetaraan gender, menikahi gadis 9tahun, dll...koflak bener2 ente onta2 pengikut ideologi arabi (arab birahi)
ikben
Reply| 26 Nov 2013 17:54:34
Apakah maksud kesakralan pernikahan itu adalah prosesi pernikahan, yang tidak layak ditampilkan dalam sinetron?.
Bukankah lebih utama kesakralan setelah nikah yang harus dijaga dalam kehidupan kita?.
Ternyata sekretaris MUI Kalteng ini menganggap lebih penting mengurusi pernikahan dalam sinetron daripada pernikahan dalam hidup nyata ini yang nyata-nyata sangat mudah untuk terjadinya kawin cerai dengan cukup mengucapkan kata "cerai".
Bert
Reply| 26 Nov 2013 16:22:09
Rupanya alloh swt yang ketahuanh tidak maha tau karena tidak tau manfaat babi, ternyata tidak pula tau, mana yang pernikahan dalam sinetron dan mana pula yang pernikahan sungguhan...
Sehingga dibutuhkan fatwa agar alloh tidak kecele..

Astaghfirullah....











##########
Babi sudah membongkar kedok ketidak maha tahuan alloh swt.
Alloh swt tidak tau manfaat babi sehingga mengharamkannya, padahal babi sudah berperan sangat besar dalam menghajikan muslim.
Subhanalloh...

+++++
Alloh SWT bukanlah Allah yang sama yang sudah memberikan Taurat pada zaman musa.Karena Alloh SWT justru mendukung pelanggaran Taurat yang dilakukan muhamad.

Alloh SWT bergelar "Sebesar-besar pembalas tipu daya"
Iblis bergelar "Bapa segala tipu daya (dusta)"
Iblis tempatnya di neraka
Alloh SWT memastikan umat muslim mendatangi neraka. (Qs19:71)

Setan alias iblis adalah teman sekerja Alloh SWT:
QS 19. 83.
Tidakkah kamu lihat, bahwasanya Kami telah mengirim syaitan- syaitan itu kepada orang-orang kafir untuk menghasung mereka berbuat ma’siat dengan sungguh-sungguh?,
QS 43.36.
Barang siapa yang berpaling dari pengajaran Tuhan Yang Maha Pemurah (Al Qur’an), Kami adakan baginya setan (yang menyesatkan) maka setan itulah yang menjadi teman yang selalu menyertainya.
Qs21:82
Dan Kami telah tundukkan (pula kepada Sulaiman) segolongan setan-setan yang menyelam (ke dalam laut) untuknya dan mengerjakan pekerjaan selain daripada itu; dan adalah "Kami memelihara mereka(setan-setan) itu."



----------------
Bagi yang mencari keselamatan, jangan mau mendatangi neraka (QS19:71) walau dengan alasan apapun karena neraka pusatnya kuasa kegelapan/setan/iblis.

Bagi yang mementingkan urusan bawah perut, alloh swt sudah buka jalan...(cara licik). Tidak masalah lagi walau yang diincar sudah memiliki suami. QS[33:37]
slalukasih
Reply| 26 Nov 2013 15:43:55
Yang harus disakralkan itu sodara adalah jangan kawin cerai atau poligami.Kalo itu tidak ada, pasti perkawinan itu akan sakral sekali.Sekali nikah dan tidak akan cerai kecuali ajal yang memisahkan.Jangan dari luar nya yang dilihat tapi dalamnya yang sangat perlu di perbaiki krn itu yang paling utama...
Fetching more Comments...
↑ Back to Top