Blog / DPP HTI Nyatakan Boleh Melihat Gambar Porno

Menurut  ustadz HTI, bahwa hal itu diperbolehkan, bisa diibaratkan dengan melihat foto babi. Babi haram dimakan tapi tidak haram dilihat. Jika dilihat langsung saja boleh, maka fotonya juga boleh. Kemudian ustadz HTI itu juga mengatakan bahwa Rasulullah melihat langsung orang kafir, baik wanita maupun pria. Maka foto yang boleh dilihat tidak dibatasi yang menutup aurat atau tidak.

 

Muslimedianews.com - Dalam salah satu tulisannya yang membahas mengenai melihat gambar porno atau melihat gambar aurat wanita, DPP Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Syamsuddin Ramadhan atau Fathiy Syamsuddin Ramadhan An Nawiy memberikan 'fatwa'yang sangat mengejutkan dengan menyatakan bahwa hukum melihat gambar aurat wanita atau gambar porno adalah boleh (mubah).

"Atas dasar ini, kebolehan melihat foto porno didasarkan pada dalil-dalil yang bersifat umum", simpul ustadz HTI yang dilabeli sebagai "KH (Kyai Haji)" tersebut.

Dalil-dalil umum yang disebutkan oleh ustadz HTI penulis buku "Panduan Lurus Memahami Khilafah Islamiyah Menurut Kitab Kuning" tersebut antara lain QS. Al A'raf ayat 185, 198 ; QS. Yusuf ayat 109-110; QS. Al Hijr ayat 16; QS. Al Ruum ayat 9, 42; dan QS. Az-Zukhruf ayat 25.

“Berdasarkan ayat-ayat ini hukum melihat benda adalah mubah, selama tidak ada dalil yang mengharamkan. Foto adalah benda yang ada di muka bumi ini. Oleh karena itu ia termasuk ke dalam keumuman ayat-ayat di atas”, jelas ustadz HTI yang memiliki akun facebook fb.com/syamsuddin.ramadhan tersebut.

Menurut  ustadz HTI, kebolehannya ibaratkan melihat foto babi. Babi haram dimakan tapi tidak haram dilihat. Jika dilihat langsung saja boleh, maka fotonya juga boleh. Kemudian ustadz HTI itu juga mengatakan bahwa Rasulullah melihat langsung orang kafir, baik wanita maupun pria. Maka foto yang boleh dilihat tidak dibatasi yang menutup aurat atau tidak.

"Para shahabat juga menyaksikan babi-babi yang dipelihara oleh orang-orang kafir. Ini menunjukkan bahwa melihat benda-benda yang diharamkan untuk dimakan, hukumnya berbeda dengan memakan benda-benda yang diharamkan tersebut. Tidak bisa digeneralkan, kalau memakannya tidak boleh berarti melihatnya juga tidak boleh. Jika melihat langsung saja boleh, tentunya melihat foto darah, foto khamer juga diperbolehkan. Demikian juga foto manusia. Foto di sini tidak dibatasi foto wanita dan pria muslim saja, akan tetapi semua foto manusia. Sebab, Rasulullah saw juga melihat secara langsung orang-orang kafir, baik wanita maupun pria. Foto yang boleh dilihat juga tidak dibatasi apakah menutup aurat atau tidak. Sebab, larangan yang berhubungan dengan aurat, hanya melihatnya saja secara langsung. Nash-nash menunjukkan pengertian ini dengan sangat jelas", jelas ustadz HTI lagi.

Lebih lanjut, menurut anggota Lajnah Tsaqofiyah DPP Hizbut Tahrir Indonesia itu, hukum melihat gambar porno tidak ubahnya dengan hukum melihat tayangan televisi. Adanya gambar porno di TV dijadikan oleh Muhammad Ramadhan An-Nawiy itu sebagai pembenaran dalam tulisannya.

"Di televisi kita, hampir-hampir tidak ada satupun acara yang tidak mengetengahkan adegan porno. Presenter wanita yang tidak mengenakan kerudung dan jilbab, sudah terkategori membuka aurat alias porno. Demikian juga dengan tayangan film, sinetron, dan lain sebagai. Seandainya para pengkritik pendapat yang membolehkan melihat gambar porno konsisten dengan pendapatnya, tentu ia harus menjauhi dari aktivitas menonton televisi. Pasalnya, televisi tersebut menayangkan gambar-gambar porno!"
Meskipun menyatakan boleh melihat gambar porno, tapi tidak menganjurkan melihatnya. "Akan tetapi, seluruh penjelasan kami ini tidak boleh dipahami bahwa kami mendorong dan menganjurkan kaum muslim untuk melihat gambar porno, karena status hukumnya yang mubah. Kami tetap menganjurkan agar kaum muslim menjauhi perbuatan itu sejauh-jauhnya", ujarnya.

 Oleh : Ibnu Manshur

www.muslimedianews.com


Add a Comment
| 10
jakakentir
Reply| 09 May 2014 21:03:29
We are Against Hate, Not Faith
@all Netters
Salah satu pe"LEGALAN" dimana kalo dilegalkan MAKIN BANYAK PENONTON VIDEO BOKEP DI GEDUNG MPR....
Kembali ke Indonesia di Papua sebagian besar dari mereka masih memakai Koteka (pria ) dan wanita Telanjang dada
Bali sampai sekarang di pedesaan masih ada yang yang tidak memakai baju atas atau kata bahasa sononye TOPLESS tapi kebanyakan yang TOPLESS di Bali yang gw liat kebanyakan NENEK2...wakakakakak
Trus HTI mo Bilang itu PORNO ???
OTAK HTI aja yang ngga jauh dari selangkangan
INI INDONESIA BUKAN NEGARA ANTEK ARAB !!!! PAHAM !!!
Dan BUKAN NEGARA ISLAM.... kalo ngga suka dengan cara sekularlismenya INDONESIA, HTI pulang kampung KE ARAB SONO!!!
Baru USTAD KAMPUNG aje BELAGU...!!!
Tanya
Reply| 07 May 2014 18:42:41
Syah dan ada seorang mengklaim dirinya sebagai Pemuka suatu agama baru, sebut saja namanya Boko Haram. Nah i BH ini bertindak dengan tangan besi. Siapa yang enggan mengikutinya ia penggal kepalanya. Dia mengangkat dirinya sebagai nabi, menurunkan kitab sucinya setahap demi setahap kalimat perkalimat dan mengharuskan pengikutnya taat pada kitabnya. siapa menentangnya dianggap Kafir dan harus dimusnakan. Dalam peperangan banyak musuh ia taklukan diakhiri dengan pembunuhan.
Namun isteri musuhnya tidak dibunuh kecuali menolak jadi pengikutnya sekaligus menjadi isterinya. Tidak jarang mayat suaminya dia lalui waktu tertawan. Malamnya si perempuan malang ini harus melayani kebutuhan biologis pembunuh suami di hari yang sama. Kejadian demi kejadian berulang sampai si Boko Haram ini mempunyai 30 isteri termasuk anak ingusan dijadikan isterinya. Kurang puas sebagai pemuka agama baru dia mengklaim bahwa dia adalah utusan Allah !
Untuk menghidupi gerombolan yang besar ini si Boko tidak sungkan-sungkan untuk melakukan perampokan.
Orang yang tidak mau masuk agamanya dia bunuh demi nama Allahnya. Nah bagaimana pilihan anda jika ini terjadi saat kini ?
Nah apakah anda percaya bahwa si Boko Haram ini benar utusan Allah ?
SHY'AH
Reply| 06 May 2014 10:04:13
Itu makanya saya lebih memilih SHY'AH ketimbang SUNNI.
Sunni banyak palsunya.
Muter-muter dan tambahkan ayat-ayat Allah,
hilangkan ayat-ayat Ali r.a.,
mengurut Quran secara non-kronologis
Menyisip-sisipkan ayat-ayat yang dianggap cocok,
dll....dlll
perdana
Reply| 02 May 2014 18:46:40
@Kimo
meski saya Nasrani saya kurang setuju kalo anda buat self-proclaim bombastis ala Muslim ekstremis propagandist kek gitu. Agama Kristen seyogyanya untuk intern orang Kristen saja, tak perlu seperti jualan kecap. Mohon maaf jika kurang berkenan, sekedar saran...
Kimo
Reply| 02 May 2014 17:17:27
Teman-temanku terkasih,
Tuhan kita bukan Tuhan yang kasar atau bengis.
Tuhan kita adalah Tuhan yang lembut.
Bahkan Musa berbicara kepada Tuhan berhadapan muka, seperti seorang berbicara kepada teman-nya
(Keluaran 33:11)
Bahkan orang Kristen menyebut sesamanya sebagai "anak Tuhan".
Bukan hamba Tuhan.
Hamba memberi kesan, kita adalah jongos yang sangat rendah nilainya.
Kita memanggil Tuhan kita sebagai Bapa disorga.
Sementara orang lain memanggil Tuhan mereka dengan penuh ketakutan seperti hamba sahaya.
Kita amat dekat dengan Tuhan kita.
Kita boleh mengeluh, menangis dan memohon kepada Tuhan kita dan Tuhan kita pasti akan menjawab
kalau kita hidup benar.
Pendek kata, tidak ada putusnya kegembiraan kita sebagai orang Kristen.
Sungguh, memilih Tuhan Yesus itu tidak memalukan.
Kimo
Reply| 02 May 2014 17:16:00
@teduh
Teman-temanku terkasih,
Orang-orang bani Ismail memandang dengan cemburu yang besar kepada orang-orang Kristen. Sebab mereka melihat, orang-orang Kristen dengan leluasa dan penuh sukacita selalu menjawab pertanyaan-pertanyaan orang-orang bani Ismail.
Sebab orang Kristen selalu siap dengan jawaban yang benar lagipula pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan tergolong kelas kambing.
Itu disebabkan Injil sangat indah dan penuh kuasa bagi kita dan penuh dengan janji-janji yang tidak cuma janji. Tapi dengan bukti.
Mereka, orang-orang bani Ismail juga merindu mendapatkan Firman Tuhan seperti yang kita punya. Tapi sayang, apa yang mereka punya tak sebanding dengan Injil kita. Itu menyebabkan mereka putus asa dan hampir meregang nyawa.
Mereka selalu terpojok ketika berdebat. Dan akibatnya, caci maki meraja lela dimana-mana. Caci maki adalah pertanda, mereka sudah tidak punya apa-apa lagi untuk dipertahankan. Miskin dunia akhirat. Lahir batin.
teduh
Reply| 01 May 2014 08:39:43
@penjaga warnet

buka mata ente lebar-lebar lihat di puncak Bogor! siapa yang mempraktekkan zinah berkedok agama orang Arab asli ygan lebih paham agama Islam daripada ente bukankah mereka sedang mempraktekkan kelakuan nabinya????
farend
Reply| 30 Apr 2014 23:52:15
anda seorang muslim yang moderat,anda tidak bersembunyi dalam kemunafikan.semuanya harus dilihat secara proporsional.kebanyakan orang berkomentar tapi tidak mengerti jelas apa yang dikomentarinya
penjaga warnet
Reply| 30 Apr 2014 14:52:22
@teduh
Umat mana di dunia ini yang banyak melegalkan praktek perzinahan ? Dan umat mana yang menentang keras segala bentuk perzinahan ? Andai kata fitnah yang sering di tuduhkan kepada nabi benar kenapa umatnya penantang keras segala bentuk perzinahan bukankah nabi Muhammad sauri teladan umatnya.

Justru pada kenyataanya segala bentuk perzinahan sudah menjadi gaya hidup umat Paulus dimana disitu menjadi titik pusat pemeluk ajaran Paulus terbanyak tinggal
teduh
Reply| 30 Apr 2014 12:30:49
Ini mah bisa-bisanya si ustadz tuh oleh dia pingin sekali lihat gambar porno! Sama kaya nabinya tuh takut ketahuan selingkuh dan berzinah buru-buru si mamad cabul nih ngeluarin ayat-ayat Alquran untuk melegalkan perzinahannya!! slim-slim....................................!!!!!
Fetching more Comments...
↑ Back to Top