Blog / Najib: Paham humanrightisme Bertentangan Dengan Nilai-nilai Islam

Datuk Seri Najib Tun Razak mengingatkan bahwa Islam sedang diuji secara agresif oleh sebuah idiologi baru yang dapat disebut sebagai paham humanrightisme.

Perdana Menteri juga mengatakan bahwa idiologi tersebut seperti sebuah ‘agama’ yang baru yang berkembang pesat baik di dalam maupun di luar negeri.

Jenis pemahamannya didasarkan pada  paham humanisme, sekularisme dan juga liberalisme. Paham ini merupakan sesuatu yang buruk karena memuliakan kehendak dan nafsu manusia” demikian apa yang dikatakan Najib dalam pembukaan Kompetisi Nasional Tilawatil Quran di Kuantan pada Selasa malam.

Ia mengatakan bahwa paham humanrightisme menolak nilai-nilai agama dan etika, namun dibungkus dengan sebuah gambaran perjuangan atas hak-hak dasar.

Najib mengatakan bahwa Islam telah melindungi semua hak tersebut, terlepas dari ras, bahasa, ataupun agama.

Namun demikian di era globalisasi ini, ada upaya-upaya untuk menyebarkan nilai-nilai yang buruk seperti pluralisme dan liberalisme dengan menghubungkannya kepada Islam. Hal tersebut sangat berbahaya bagi iman kita.”

Tentu saja, kami tidak akan mentolerir tuntutan apapun untuk murtad akan diijinkan, atau hak-hak orang Muslim untuk menerapkan ajaran Islam melalui Pengadilan Syariah untuk ditolak.”

Apa lagi untuk kegiatan menyimpang seperti LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender-Red) untuk diakui dan diberi ijin” ungkap Najib.

Menurut najib, tuntutan Al-Quran yang dibawa sebagai wahyu suci telah memerdekakan manusia dari segala pemikiran dan kegelapan jahiliah menuju kepada cahaya keimanan dan kemuliaan yang insani.

 

thestar

Karim

 

 


Add a Comment
| 7
Bert
Reply| 21 May 2014 17:04:06
...sesuatu yang buruk karena memuliakan kehendak dan "nafsu manusia” demikian apa yang dikatakan Najib dalam pembukaan Kompetisi Nasional Tilawatil Quran di Kuantan pada Selasa malam.

Ini orang benar-benar munafik dan Islami sekali
Bukankah muhamad sudah menunjukkan memuliakan "nafsunya" dengan sederetan perempuan-perempuan untuk urusan selangkangannya?

Bahkan alloh swt terpaksa meninggalkan kesucian, kekudusan dan kemuliaannya demi urusan selangkangan muhamad untuk mendapatkan zainab istri zaid dengan cara menurunkan ayat kontroversial yang sangat memalukan.


Hanya dibutuhkan kewarasan berpikir dan hati nurani untuk mengetahui kebenaran.
perdana
Reply| 21 May 2014 06:36:09
quote:
Menurut najib, tuntutan Al-Quran yang dibawa sebagai wahyu suci telah memerdekakan manusia dari segala pemikiran dan kegelapan jahiliah menuju kepada cahaya keimanan dan kemuliaan yang insani.
--------------------------------------------------------------------
Menurut saya, yang membebaskan manusia dari perilaku jahil adalah pendidikan sekuler dan ilmu pengetahuan, bukan agama. Agama hanyalah pelengkap atau sebatas mengurus masalah spiritual.

Kalaupun ada agama yang murni bisa membebaskan manusia dari perilaku jahil mungkin itu adalah agama-agama "bumi" seperti Buddhisme, yang fokus pada "membuang sifat-sifat daging" manusia. Mereka tidak membicarakan bagaimana mendirikan kerajaan di bumi, perang, bagaimana mengurus soal budak atau bagaimana cara kawin mawin. Bagi mereka, itu justru tergolong keinginan duniawi yang masih harus dibuang...
golden boy
Reply| 16 May 2014 15:52:07
najib :

Ia mengatakan bahwa paham humanrightisme menolak nilai-nilai agama dan etika, namun dibungkus dengan sebuah gambaran perjuangan atas hak-hak dasar.

jawab: nyatanya humanrightisme lebih mengenal TUHAN daripada orang yang mengaku mempunyai agama,humanrightisme lebih mengenal sesama manusia daripada ouwoh yang katanya sang pencipta manusia itu sendiri malah suka menyesatkan ciptaannya

najib:

mengatakan bahwa Islam telah melindungi semua hak tersebut, terlepas dari ras, bahasa, ataupun agama.

jawab : bagaimana dengan gangster boko haram ? mmmm...pernyataan BULSHITT dari orang yang mengaku mengenal Tuhan lewat agama Islamnya
M TipuM
Reply| 16 May 2014 09:59:19
@TUKANG CALO SURGA,

Kalian muslim sdh teriak & tuduh kami SEJUTA KALI seolah kami syirik sembah Yesus yg bukan Tuhan padahal Yesus sendiri bilang sembahTuhan Elohim saja.
Kami bukan bodo, buta atau tuli, melainkan kalian.

Kalian tidak mau tahu bhw Yesus itu Tuhan spt yg diakuiNya sendiri.
Kalian tak paham akan nama ilahinya: YESUA yg disampaikan Gabriel, yg artinya Yahweh Menyelamatkan (Tuhan Penyelamat).
Kalian tidak mau dengar bhw Yesus bilang "Bapa dan Aku satu adanya"
Kalian tak pernah singgung ttp buang ayat bhw Yesus keluar dan datang dari Bapa (Yoh.8:42).
Kalian tak paham2 bhw Yesus itu inkarnasi (NUZUL) "Kalimat Allah" menjadi manusia, dilahirkan oleh RUH dan KALIMATNYA (QS.4:171).
Kalian tak coba merenungi kenapa Yesus bisa begitu "congkak" menghujat Allah dg berkata sama dg apa yang Allah berkata: AKULAH ALFA DAN OMEGA". "Pemberi Hidup", "Telah ada sebelum dunia diciptakan", Penguasa Dunia- Akhirat, Hakim yang Adil dll, dll masih berpuluh2 ayat keilahianNya. Dan muslim2 bodo & ngotot hanya mengerti ISA sbg manusia belaka ?? KALIAN TERTIPU IBLIS YG JADI "JIBRIL" (check sendiri)

Kalian cuma dibutakan oleh SATU slogan saja yg kalian sunat dari Yesus: "Sembah-lah Elohim", tapi tidak menerangkan lagi bhw YESUS TIDAK MENGEMIS, TAPI TIDAK MENOLAK DISEMBAH SUJUD OLEH MURID2NYA (check sendiri). Sembah Yahweh Elohim (bukan Allah SWT) berarti sudah menyembah Yesus yang juga Elohim (Yohanes 1;1), Yahweh yang namaNya melekat dlm namaNya!

Janganlah terbelenggu dlm lingkar-Setan. Bertobatlah, dan "KAMU AKAN MENGETAHUI KEBENARAN [YESUS] & KEBENARAN AKAN MEMBEBASKAN KAMU SE-BEBAS2NYA" (Yoh 8:32)
KyrieEleison
Reply| 16 May 2014 09:29:27
@TUKANG CALO SURGA
Pelajarilah dahulu sebelum bicara dan membuat pernyataan.
"Jika Kata Tak Lagi bermakna... lebih baik diam saja" begitu kata Bang IWAN FALS....

Bagian mana yang menyatakan Yesus menyembah tuhan? apalagi olloh?
Untuk mengerti semua ajaran, memang harus disertai IMAN dan Roh Kudus. Apabila mempelajari nya dengan "Hawa Nafsu" untuk menghakimi agama/kepercayaan lain, dapatnya hanya ajaran SETAN.

Terima Kasih. Tuhan Memberkati.
nabi sange
Reply| 16 May 2014 07:06:29
Pak Najib lupa atau memang bodoh, atau, jika tidak dua-duanya, sedang melakukan dusta. Jika liberalisme dianggap buruk, Islam sebetulnya tidak lebih baik dari liberaliisme, bahkan jauh lebih buruk. Islam adalah isme penuh kekerasan, diskriminatif, menghalalkan pedofil, sex bebas dengan budak, menghalalkan dusta. Jika opsi di dunia ada dua -islam atau liberalisme- pasti orang yang beradab tidak akan memilih islam.
Bela Ulil Abdallah
Reply| 15 May 2014 23:08:17
“Tentu saja, kami [ISLAM] tidak akan mentolerir tuntutan apapun untuk murtad akan diijinkan, atau hak-hak orang Muslim untuk menerapkan ajaran Islam melalui Pengadilan Syariah untuk ditolak.”

ARTI SINGKATNYA: ISLAM ITU DIKTATOR!~
Fetching more Comments...
↑ Back to Top