Blog / ‘Hooligan’ Sepakbola Jerman Berperang Melawan Kelompok Salafi

Sekelompok Hooligan sepakbola berjumlah 5.000 orang berkumpul di kota Cologne untuk memprotes ekstrimis Islam di kota itu.

 

 

Oleh Soeren Kern

Senin, 10 November, 2014

Sekelompok hooligan sepakbola kira-kira berjumlah 5.000 orang dari seluruh Jerman berkumpul (lihat:gathered) di barat kota Cologne pada tanggal 26 Oktober untuk memprotes ekstrimis Islam di negara itu. 

Gelombang unjuk rasa itu diorganisir oleh kelompok baru yang bernama “Hooligan Melawan Salafi”, yang lebih dikenal dengan: HoGeSa, singkatan dari Hooligans gegen Salafisten.

HoGeSa adalah aliansi yang terbentuk antara hooligans dari klub-klub sepakbola yang saling bersaing yang untuk sementara waktu mengesampingkan perseteruan mereka terhadap satu sama lain untuk bergabung melawan musuh bersama: kelompok Salafi radikal yang ingin menggantikan tatanan demokratik Jerman dengan hukum  Sharia.

Aliansi ini berakar dari forum internet terselubung yang disebut: GnuHoonters (homofon dari "New Hunters" = para pemburu baru) yang dibentuk (lihat: formed) pada tahun 2012 di kalangan 17 kelompok hooligan yang berbeda di seluruh Jerman. GnuHoonters didirikan terutama untuk memerangi anarki, Marxix-Leninisme dan ekstrimisme sayap kiri lainnya di negara tersebut.    

Pada tahun 2013, sekitar 300 anggota GnuHoonters membentuk forum internet tersembunyi lainnya yang disebut: "Because Germans Still Dare" (Weil Deutsche sich's noch trauen), yang bertujuan untuk mengembangkan rencana tindakan untuk memerangi para pemimpin kelompok SalafistJerman.

Forum lainnya dibentuk pada awal tahun 2014 dan rahasia-rahasianya dibuka kepada publik. Kelompok itu mengadopsi nama "Hooligans against Salafists" (hooligan melawan Salafi) dan mulai beroperasi secara terbuka. Awalnya, kegiatan-kegiatan HoGeSa terbatas hanya di internet dan media sosial guna mengembangkan tindak lanjut yang berarti. Sebagai contoh, pada laman Facebooknya mempunyai 40.000 pengikut sebelum baru-baru ini ditutup oleh pihak sensor Facebook. 

Pada 28 September 2014, sekitar 300 orang anggota HoGeSa berkumpul (lihat: met) untuk bertatap muka untuk pertama kalinya di Dortmund, sebuah kota di wilayah North-Rhine Westphalia Jerman yang mempunyai populasi Muslim yang besar. Pertemuan-pertemuan serupa juga diadakan (lihat: held) di kota  Essen, Mannheim dan Nuremberg.

Pertemuan-pertemuan awal ini membuka jalan bagi pertemuan raya pertama HoGeSa, di kota Cologne pada tanggal 26 Oktober. Para organisator acara ini mengharapkan sekitar 1.500 hooligan akan mengikutinya, tetapi ternyata yang hadir jumlahnya 3 kali lebih banyak, yaitu sekitar 4.500 orang.

Menurut beberapa komentator, mobilisasi massa tersebut sebagian dikompori oleh tumbuhnya rasa frustrasi terhadap pemerintah Jerman yang tidak banyak berbuat untuk menangkal penyebaran Islam di negara itu. Yang lainnya mengatakan para pemrotes dihasut oleh dukungan provokatif kelompok Salafi yang tiada henti bagi kelompok jihadis Negara Islam. 

Pertemuan itu, yang dimulai di depan stasiun kereta sentral Cologne, awalnya bersifat damai. Namun, keadaan berubah menjadi sangat keras setelah para peserta menolak menaati perintah polisi untuk membubarkan diri dari tempat itu setelah acaranya selesai.  

Lebih dari 1.300 orang polisi diterjunkan, banyak yang menggunakan pentungan, semprotan merica dan meriam air untuk menghadapi para pengunjuk rasa yang melempari mereka dengan batu, botol-botol dan kembang api (lihat: hurled rocks, bottles and firecrackers). Hampir 50 orang polisi terluka dan 20 orang pengunjuk rasa yang ditangkap.  

Intensitas kekerasan itu mengagetkan banyak orang Jerman dan para komentator bertanya-tanya siapakah para “hooligan yang baru” ini dan apakah “fenomena yang tidak diharapkan” ini adalah pertanda adanya masalah serius yang akan datang.

Sebuah suratkabar menulis (lihat: wrote):

"Para hooligan menjadi lebih berbahaya dari yang sebelumnya. Mereka mempunyai musuh baru. Pihak keamanan Jerman menaikkan status siaga yang tinggi! Seorang pejabat keamanan negara memberi peringatan: ‘Jika hooligan benar-benar bertemu dengan kelompok Salafi di kemudian hari, maka pasti akan ada yang cedera parah atau mati’”. 

Perwakilan HoGeSa nampaknya meminta maaf (lihat: apologize) untuk kekerasan yang terjadi, dengan mengatakan bahwa “tidak semua berjalan sesuai rencana” dan bahwa mereka telah belajar dari kesalahan mereka. 

Pada saat yang sama, para pemimpin HoGeSa bersikeras bahwa kelompok ini tidak bersifat politis dan tidak terkait dengan organisasi partisan apapun, termasuk gerakan neo Nazi Jerman. “Kami memperjuangkan tujuan kami”, teriak (lihat: shouted) salah seorang panitia acara dengan menggunakan megafon into a megaphone. Ia menambahkan, "Kami bukan kelompok radikal sayap kanan”.

Tetapi sejumlah besar pengikut neo Nazi diketahui telah mengikuti pertemuan itu, menebarkan ketakutan bahwa kelompok ekstrimis sayap kanan berusaha memengaruhi dan kemungkinan besar menumpang dalam acara hooligan, dengan tujuan memanfaatkan potensi mobilisasi massa HoGeSa untuk kepentingannya sendiri. 

Surat kabar Die Zeit melaporkan (lihat: reported) bahwa para pemimpin senior Partai Nasional Demokratik neo Nazi Jerman [NPD] berpartisipasi dalam pertemuan Cologne dan menawarkan untuk membantu “memprofesionalkan” gerakan HoGeSa. “NPD yang kelaparan, yang mengalami terjun bebas politik selama 3 tahun ini, nampaknya bersikap ofensif dan ingin bergabung dengan tren ekstrimis baru ini”, tulis surat kabar tersebut.

Sebuah laporan (lihat: report) baru yang dipublikasikan oleh polisi di North-Rhine Westphalia memperkirakan jumlah total 13.600 hooligan di seluruh Jerman, tetapi hanya 400 (atau 3.3%) yang terkait dengan gerakan neo Nazi atau kelompok-kelompok ekstrimis sayap kanan lainnya. 

Presiden lembaga intelijen dalam negeri Jerman BfV, Hans-Georg Maassen, mengatakan (lihat: said) bahwa hooligan tidak  menjadi sasaran pengawasan negara karena umumnya mereka “tidak peduli pada politik” dan norma-norma mereka terbatas hanya pada “minum bir dan berkelahi”.

Beberapa komentator berpendapat (lihat: argue) bahwa media arus utama kini menggunakan rasa takut terhadap kekerasan hooligan untuk benar-benar menghentikan perdebatan mengenai bangkitnya Islam di Jerman. Mereka melakukannya dengan melabel setiap warga Jerman sebagai “neo Nazi” oleh karena keprihatinan terhadap penyebaran hukum Syariah dan pendirian masyarakat paralel Muslim di negara tersebut.   

Sebagaimana yang dikatakan (lihat: words) oleh seorang komentator seperti itu, para penggagas multikulturalisme Jerman menjaga “para pemenggal orang Kristen dan orang-orang yang memutilasi wanita” dengan berusaha membungkam orang-orang yang tidak cukup “cerdas politik”  untuk mengekspresikan kemarahan terhadap kekerasan seperti itu.  

Pertemuan raya HoGeSa berikutnya akan diadakan di Berlin pada 15 November. Acara itu – yang diadakan dengan semboyang “Melawan Salafi, Islamisasi dan Kebijakan Pengungsi” – akan diselenggarakan di parser Platz, sebuah alun-alun di pusat kota Berlin yang bertempat tidak jauh dari pusat pemerintahan Jerman.

Panitia acara tersebut awalnya mengatakan bahwa mereka mengharapkan kehadiran 1.000 orang, tetapi setelah polisi memperkirakan (lihat: predicted) bahwa lebih dari 10.000 hooligan akan datang, pihak berwenang di Berlin membatalkan acara tersebut. Pertemuan-pertemuan serupa direncanakan diadakan di Frankfurt, Hamburg dan Hannover juga telah dilarang, walaupun perbincangan di media sosial mengindikasikan (lihat: indicates) bahwa hooligan berencana untuk tetap melaksanakannya.  

Dalam acara apapun, HoGeSa nampaknya menebarkan ketakutan di hati kelompok Salafi, yang kini bersikap defensif, sebuah pencapaian yang sejauh ini telah diabaikan para pejabat kontra terorisme Jerman.

Setelah kekerasan di Cologne, Pierre Vogel, seorang mualaf yang terkenal yang dalam tahun-tahun belakangan ini telah muncul sebagai tokoh sentral dalam kelompok Salafi Jerman, menyewa pengawal pribadi (lihat: hired full-time bodyguards) untuk menjaga dirinya dan keluarganya.

Pierre Vogel - mantan petinju yang telah menjadi mualaf

Media Jerman mengatakan Vogel, seorang mantan petinju profesional yang biasa menggambarkan dirinya sebagai perwujudan Islam yang tidak terkalahkan, kini menggambarkan dirinya sendiri sebagai korban yang tidak berdaya di tangan para hooligan sepakbola.   

 

Soeren Kern adalah PejabatSenior diGatestone Institute New York. Ia juga Pejabat Senior untuk Politik Eropa di Madrid-based Grupo de Estudios Estratégicos / Strategic Studies Group. Ikuti dia diFacebook. Ikuti dia diTwitter.

Artikel ini pertama-tama diterbitkan di GatestoneInstitute.org

 

Clarionproject.org


Add a Comment
| 43
Crossway
Reply| 07 Dec 2014 19:05:17
@Daviel

Anda menulis :

kalo aku jadi PM nya Jerman sudah aku usir itu muslim2, hny nyusahin, dan hny menjadi beban, dan buat peraturan muslim dilarang masuk ke Jerman.

Respon :

Sikap Pemerintah Jerman terhadap muslim sampai sekarang masih halus bahkan terlalu halus tapi masalahnya sekarang mayoritas masyarakat Jerman sudah muak terhadap orang2 muslim contohnya beberapa bulan yang lalu di kota Bielefeld sebuah Mesjid hangus dibakar oleh masyarakat sekitar dan sebelum terjadinya pembakaran Ustad mesjid ini pernah menyerukan kepada jemaat mesjid untuk melakukan perang jihad terhadap negara Jerman.

Kemudian hari Jumat kemarin di kota Bremen sewaktu orang2 muslim sedang solat jumat disebuah masjid tiba2 ratusan polisi Jerman menyebu masjid tsb sambil memecahkan kaca jendela, mendobrak pintu kemudian menyeret 70 orang jemaat yg sedang solat beserta para Imam mesjid masuk kedalam mobil tahanan, mesjid tsb ternyata milik kelompok Salafi yg berhubungan dgn ISIS dan sudah lama diincar oleh polisi akhirnya masjid tsb ditutup tidak boleh melakukan kegiatan apapun.

Karena perilaku muslim yg selalu membuat masalah seperti ini akhirnya muncul partai2 Politik baru di Jerman yg mengusulkan agar semua muslim di Jerman yg berasal dari etnis Turki dan Arab dipulangkan kembali ke negeri asalnya, contohnya partai AfD (Alternative für Deutschland) yg berencana memulangkan 2,2 juta muslim Turki ke negeri asalnya karena mereka ini setiap bulan mendapat tunjangan sosial dan kalau terus menerus keluar uang untuk menghidupi para "Laskar jihad" ini lama kelamaan Pemerintah Jerman bisa bangkrut.
Daviel
Reply| 06 Dec 2014 12:50:00
@Crossway

kalo aku jd PM nya Jerman sudah aku usir itu muslim2, hny nyusahin, dan hny menjadi beban, dan buat peraturan muslim dilarang masuk ke Jerman
Hun
Reply| 01 Dec 2014 11:39:13
@John Calvin menulis;
@Alhayat SAg, MAg
Sag itu Sarjana ALAM GAIB yah
Mag Master Alam Gaib

Respon;
Bukan bro..
SAg itu Sangat Amat goblok
MAg itu Memang Amat goblok
Dia jadi dosen di Sekolah TAI Lubuk Sikaping...(STAILS, tapi yang 3 huruf TAI gak tau singkatannya,..)
John Calvin
Reply| 29 Nov 2014 14:24:17
@Alhayat SAg, MAg
Sag itu Sarjana ALAM GAIB yah
Mag Master Alam Gaib
sangat cocok buat gelarmu sebagai Hoax Lovers dan master TAQQIYA....hahaha
mbah sawer
Reply| 28 Nov 2014 22:11:33
jawabannya jelas...
Islam ingin menguasai Eropa kembali, karena Islam dulu pernah berjaya saat menguasai Spanyol, dan pada abad pertengahan pasukan Islam pernah berobsesi ingin menguasai Eropa (Austria...) untungnya mereka kalah, karena masyarakat Eropa saat itu masih sangat kuat keimanannya, tidak seperti sekarang yang cenderung skeptis, pragmatis, individualis, hedonis, bisa ditambahkan sendiri...
intinya...kalau orang-orang Eropanya sendiri masih tidak sadar dengan bahaya ini niscaya mereka akan merasakan efeknya di masa yang akan datang, migrasi besar-besaran orang-orang negara maghribi, semakin lama semakin mayoritas populasinya nanti, mereka akan menuntut banyak hal kelonggaran pada 'induk semang'nya ini....
diberi betis minta paha...diparingi ati ngrogoh rempelo...
siapa yang tak kenal muslim???
Alhayat SAg, MAg
Reply| 28 Nov 2014 21:07:03
@John Calvin
Kwotes: Oo gitu yah buat Hoax Lovers, pantes aja ijasah cuma beli di pasar loak doang. kagak ada investigasi segala. jangan2 percaya juga nih Indonesia Menang 4-0 lawan Filipina di AFF 2014 (wong hoax lovers kan gak perlu teliti langsung percaya aja).. memang suseh buat Hoax Lovers dan pencinta TAQQIYA (arti taqqiya mah gampang Oom Alhayat, gw gw se KONYOL ente lah)
-------------------------------------------------------------------
Mana ada pasar loak jual ijasah???? Yang kutau pasar loak tuh jualan barang bekas misalnya: John Calvin.

Ya tentu saja saya percaya Indonesia menang lawan Filipina, tapi bukan 4 - 0, melainkan 400 - 0 untuk Indonesia. Yah.... kalau kau mengerti arti taqqiyah mengapa hamburadul komentarmu???
John Calvin
Reply| 28 Nov 2014 18:56:56
@Alhayat SAg, MAg
Taqiyya comes from the Quran in Islam and the word derives from the verb "Ittaqu" which means "protection" in that they deceive, manipulate and fool the enemies or threats against Islam by lying, simulations, deception, manipulation and illusions etc. to protect and promote Islam by preventing Islam's dirty tricks and intentions to be revealed. This takes place depending on the needs, means or situvasjon one is in to win the war against the enemy on all possible fronts. Since western countries are considered as war zones(Dar al-Harb) and unbelievers is regarded as enemies of Islam then all Western countries and their infidel inhabitants is considered as a constant threat to Islam. This provides license to constant execution of Taqiyya from Muslims in Western countries.
Taqiyya is performed not only as pure lies, deception and false illusion. In the beginning when muslims are few and weak in an state or area it is performed most often as a passive silence from muslims. Passive silence that we can compare with the western proverb. "He who is silent consents" and have great influence when muslims frontline soldiers encourages terrorism, like blowing up themselves and others with boms, while billions of other muslims do not contradict, denounce and demonstrate against this.
https://sites.google.com/site/muslimdeception/taqiyya
Crossway
Reply| 28 Nov 2014 18:45:16
Inilah alasan bangsa Jerman sudah muak dengan ISLAM :

1. 4 juta Muslim yang tinggal di Jerman bukan warga negara Jerman, mereka orang2 Turki dan Arab, dan mereka dikasih pekerjaan oleh Arbeitsamt (Departemen Tenaga kerja) tapi tidak mau kerja maunya dikasih Sozialhilfe (Tunjangan Sosial) setiap bulan,
2. Muslim sekolah gratis tidak pernah bayar
3. Muslim mendapat jaminan kesehatan gratis tidak pernah bayar
4. sampai harga tiket bulanan Bus saja minta Discount (orang jerman bayar € 35,- si Muslim maunya bayar € 15,- )
5. Muslim tidak mau belanja di Supermarket Jerman maunya disediakan khusus Supermarket Halal
6. mereka menuntut Pemerintah Jerman supaya didalam Bus/Kereta disediakan tempat khusus spesial untuk kaum Muslimah karena kaum Muslimah merasa geli dan jijik duduk disamping orang Jerman/Kafir.
7. Muslim menuntut hukum Shariah (kalau mencuri tangan harus dipotong)
8. Muslim menuntut hak Poligami bisa punya 2-3 istri, punya anak banyak (tapi biaya hidup tetap saja ditanggung 100% Pemerintah Jerman)
9. Muslim menuntut supaya Gereja2 jangan membunyikan lonceng (kata muslim lonceng itu instrumen iblis)
10. Muslim menyebut orang Jerman: "ANJING DOBERMANN"
11. Muslim menyebut Angela Merkel: "ANJING ZIONIS"
12. Ulama2 Muslim di Jerman memerintahkan setiap muslim wajib membunuh setiap orang Jerman (Heillige Krieg gegen die Deutschen/ Perang Suci melawan Jerman)

German Defense League-Facebook
Hun
Reply| 28 Nov 2014 14:59:19
@Alhayat SAg, MAg (Sangat Amat goblok. Memang Amat goblok) menulis;
menurut mhs mualaf saya, ia memberikan prediksi bahwa 40 tahun mendatang Islam akan dipeluk 75% penduduk dunia...

Respon;
Beginilah kalau manusia dilatih agamanya untuk tidak memakai otak... Emang kamu kira islam baru muncul kemarin sore?? 600 tahun setelah Kristen, islam karangan muhammad sudah muncul. Selama 1400 tahun islam tidak pernah bisa melebihi jumlah kristen, padahal sudah menggunakan segala cara dalam penyebarannya, pemaksaan, perang, perbudakan, ancaman, tipuan dll. Kalau 1400 tahun saja islam tidak bisa mengungguli kristen, bagaiamana mungkin 40 tahun islam akan berjaya?? Bahkan sekarang diklaim jumlah muslim di dunia ada 1,2 milyar, tapi jumlah itu termasuk: murtadin diam-diam (sangat banyak), Syah, Ahmadiah dan aliran lain yang dikafirkan. Bahkan kalau di Indonesia jumlah itu juga termasuk: kejawen, sunda wiwitan dan aliran kepercayaan lain yang dipaksa mencantumkan islam dalam KTP mereka. Jadi berapakah jumlah muslim yang sebenarnya?? Tak sampai 1 milyar pastinya... perkembangan yang sangat lambat dalam waktu 1400 tahun...
John Calvin
Reply| 28 Nov 2014 14:39:40
@Alhayat SAg, MAg
menurut mhs mualaf saya, ia memberikan prediksi bahwa 40 tahun mendatang Islam akan dipeluk 75% penduduk dunia. Kerajaan Fatikan yang sekarang menjadi kerajaan keresten akan mengalami revormasi mental dan menjadi kerajaan Islam yang pengaruhnya sampai ke dusun-dusun di seluruh dunia. Pusat peradaban dunia akan muncul dari Timur Tengah (kemungkinan besar kota Maddina). Subanalloh
------------------------------------------------
oow lagi buat Novel yah...hahaha lanjutkan
ane juga bisa kok. tahun depan ISIS Musnah..hehe
yang pasti tahun 2040 ISLAM cuma sejarah
John Calvin
Reply| 28 Nov 2014 14:37:30
@Alhayat SAg, MAg
Oo gitu yah buat Hoax Lovers, pantes aja ijasah cuma beli di pasar loak doang. kagak ada investigasi segala. jangan-jangan percaya juga nih Indonesia Menang 4-0 lawan Filipina di AFF 2014 (wong hoax lovers kan gak perlu teliti langsung percaya aja).. memang suseh buat Hoax Lovers dan pencinta TAQQIYA (arti taqqiya mah gampang Oom Alhayat, gw gw se KONYOL ente lah)
Alhayat SAg, MAg
Reply| 28 Nov 2014 12:03:38
@Sitikotidjah
Kwotes: suatu waktu dekat HOGESA akan menjalar kemana-mana.
Dan kita akan lihat, ISLAM akan finished!
-------------------------------------------------------------
suatu waktu dekat ISLAM akan menjalar kemana-mana.
Dan kita akan lihat, CIA, ISRAEL, AMERIKA, ALL KAFIRUN aka finished!

menurut mhs mualaf saya, ia memberikan prediksi bahwa 40 tahun mendatang Islam akan dipeluk 75% penduduk dunia. Kerajaan Fatikan yang sekarang menjadi kerajaan keresten akan mengalami revormasi mental dan menjadi kerajaan Islam yang pengaruhnya sampai ke dusun-dusun di seluruh dunia. Pusat peradaban dunia akan muncul dari Timur Tengah (kemungkinan besar kota Maddina). Subanalloh
Alhayat SAg, MAg
Reply| 28 Nov 2014 11:53:26
@John Calvin
Kwotes: Ahh ente memang Hoax Lovers, beli dimana itu ijasah SAg dan MAg, jangan-jangan di pasar Gembrong. jangan ber TAQQIYAH melulu. jangan-jangan ente percaya tuh Arab Saudi juara pilada Dunia sepakbol 1982. hmm. ahh IGNORE aja buat HOAX LOVERS kayak lu Alhayat. wong ente ijasah beli doang.
---------------------------------------------------------------------
Mana ada kok namanya gemblong.... Ini mah nama makanan..... Dicari sampai seluas Bikittinggi, Padangpanjang, Pariaman, batusangkar, payakumbuh, bagansiapi-api yaaaa.... gak ada pasar gemblong. Kalopun ada ya pasti jualan bayam merah, brokoli, daung singkong, pisang, tomat..... (Ada-ada saja bapak ini, arti taqiyah saja gak ngerti kok sok cakap taqiyah)
John Calvin
Reply| 28 Nov 2014 10:04:16
@Alhayat SAg, MAg
Ahh ente memang Hoax Lovers, beli dimana itu ijasah SAg dan MAg, jangan-jangan di pasar Gembrong. jangan ber TAQQIYAH melulu. jangan-jangan ente percaya tuh Arab Saudi juara pilada Dunia sepakbol 1982. hmm. ahh IGNORE aja buat HOAX LOVERS kayak lu Alhayat. wong ente ijasah beli doang.
myunus
Reply| 28 Nov 2014 09:58:29
Bagi muslim menipu, bodoh itu sudah sunnah nabinya Muhammad bin iblis. Maka ga heran alhayat, yanto, antipenis dll seperti itu. tiap hari muslim sembah batu 5x sehari...... itupun pasti dibantah dengan taqqiya, padahal jelas-jelas batu item dielus , dicium diputari, klo jaman jahiliyah telanjang bulat skarang pake baju putih tanpa dalamen. Ruuaaar biasa, iblis disembah. Bertobatlah wahai alhayat dan muslim penyembah batu.
Alhayat SAg, MAg
Reply| 28 Nov 2014 08:13:47
@Rianti
Kwotes:
anda ini bodoh kok dipiara , kalau percaya Paus masuk Islam berdasarkan berita yang disebar oleh seseorang dimana Paus terlihat sedang sholat, tapi sayang yang menunggah gambar itu kurang cerdas sebab Paus mengenakan baju kebesaran Paus. kalau orang cerdas dengan melihat gambar tersebut pasti tahu kalau berita itu bohong.berarti dikau tidak cerdas
---------------------------------------------------------------------
Halahhhhh nambah satu lagi kafirun kacau bin OON. Kapan saya bicara soal gambar Paus sedang sholat?? Gambar...Gambar!!!Kapan???? Inilah kalau kemampuan berfikri komprehensif tak ada, yang ada hanyalah jastifikasion.
Tanpaagama
Reply| 28 Nov 2014 01:34:44
CAPEK BICARA ISLAM, ISIS, BOKO HARAM, AL-QAEDA, FPI, I- I- I---
MENDING REFRESHING ARTISTIC PICTURES YANG DILUAR AKAL:
http://buktidansaksi.com/Refresher
Sitikhadijah
Reply| 27 Nov 2014 17:33:10
suatu waktu dekat HOGESA akan menjalar kemana-mana.
Dan kita akan lihat, ISLAM akan finished!
ismail
Reply| 27 Nov 2014 07:44:08
@muhamad.aisyah69
Bagaimanapun kita harus berterima kasih kepada alhayat, jika tidak ada dia maka diskusi ini kurang seru. Juga dari dia kita dapat mengenal apa isi Islam itu? Bolehlah dia tetap masuk ke diskusi ini, kalau boleh lebih banyak yang model kaya die, supaya kebenaran makin terungkap.
hamba YAHWEH
Reply| 27 Nov 2014 06:19:46
q33:36 surah al-ahzaab
Dan tidaklah patut bagi orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan - apabila allah dan rosulnya menetapkan keputusan mengenai sesuatu perkara - akan ada bagi mereka pilihan yang lain mengenai urusan mereka. Dan siapa yang tidak taat kepada hukum allah dan rosulnya maka sesungguhnya ia telah sesat dengan kesesatan yang jelas nyata.

Ayat ini dikeluarkan Muhammad untuk mengancam memaksa Zainab binti Jash agar mau kawin dengan Zaid bin Muhammad.

q33:37 surah al-ahzaab
Dan (ingatlah wahai Muhammad) ketika engkau berkata kepada orang yang telah dilimpahkan nikmat oleh allah dan yang engkau juga telah melimpahkan nikmat kepadanya: "Jangan ceraikan isterimu itu dan bertaqwalah kepada Allah", sambil engkau menyembunyikan dalam hatimu apa yang allah akan menyatakannya; dan engkau takut kepada (cacian) manusia padahal allah jualah yang berhak engkau takuti. Maka tatkala Zaid sudah mengakhiri keperluannya terhadap isterinya (menceraikannya), maka kami kawinkan engkau dengan dia (Zainab) supaya tidak ada keberatan atas orang-orang yang beriman untuk kawin dengan isteri-isteri anak-anak angkat mereka, apabila anak-anak angkat itu telah menyelesaikan keperluannya terhadap isterinya (menceraikannya). Dan adalah ketetapan allah itu pasti terjadi.

Ayat ini dikeluarkan oleh Muhammad rosul auwloh saat Muhammad digosipin di rasan-rasani oleh orang-orang Arab muslim karena mengawini anak menantunya sendiri Zainab binti Jash istri Zaid bin Muhammad demi menutupi aib beliau karena mengawini Zainab anak menantunya sendiri tanpa wali maupun saksi
Sumber : al-sirah al-halabiyah oleh al-halabi vol.3 hal 377 ; al-tabary Sejarah vol.8 h.2-3 ; Jalaludin al wahidi Asbab al-nuzul al-quran q33:53 surah al-ahzaab
auw-loh begitu tangkas memenuhi nafsu seks Muhammad atau mengatasi kemelut rumahtangganya yang remeh-temeh tapi auwloh tidak mampu menolong Muhammad menjawab 3 pertanyaan dari para-rabbi Yahudi. Muhammad bilang dia akan menjawab 3 pertanyaan itu keesokan harinya namun Muhammad ingkar janji dan baru menjawab 15 hari kemudian dari auwlohnya (Sumber Ibn Ishaq,Sirah rosul auw-loh,P.351)
Fetching more Comments...
↑ Back to Top