Blog / Kisah Kematian Muhammad

Kematiannya datang begitu cepat dan tidak memberi kesempatan sedikitpun kepadanya untuk menyelesaikan semua urusannya. Dia tidak pernah menghimpun dan menyusun pelbagai berkas wahyu yang diterimanya agar dapat dijadikan sebuah kitab Al Qur’an dalam susunan/urutan asli yang bagaimana seharusnya sama dengan yang tertulis di surga.

 

Penyebab kematian Muhammad tidak begitu jelas, dan terdapat banyak perbedaan versi, bahkan diantara periwayatan dari sumber Islam yang paling shahih sekalipun. Diantaranya seperti yang diriwayatkan dalam Shahih Bukhari, Sirat Rasul Allah dari Ibn Ishaq, Kitab al-Tabaqat al-Kabir dari Ibn Sa’d, dan Al-Tabari.

Pandangan tradisional mengatakan bahwa kematian Muhammad disebabkan karena diracuni oleh seorang wanita Yahudi yang anggota keluarganya dibunuh oleh Muhammad dalam suatu pembunuhan massal atas umat Yahudi, kemungkinan besar adalah Safiya.

Tetapi peristiwa peracunan tersebut terjadi antara dua-tiga tahun sebelum kematian Muhammad sehingga sulit untuk menyimpulkan bahwa racun tersebutlah yang membunuh Muhammad setelah sekian waktu lamanya. Tetapi Muslim tak bisa membantahnya pula, sebab benar bahwa Muhammad sendirilah yang mengetahui dan ia mengakui sakitnya sejak di memakan daging domba beracun di Khaybar.

Muhammad tidak luput dari hukum “pedang berbalas pedang.” Ia terkena racun dari perempuan Yahudi yang ditawannya di Khaybar, dan Allah tidak menghindarkan atau memunahkan racun itu dari padanya, seperti yang diakui oleh Anas bin Malik: “Saya selalu mengetahui pengaruh racun itu dalam kerongkongan beliau.” (HS Bukhari 1220).

Aisha menyaksikan betapa Muhammad menderita, karena sakit keracunan makanan tersebut disaat-saat kritisnya: “Hai Aisha! Saya senantiasa merasa pedih makanan racun yang saya makan di Khaybar. Itulah waktunya saya merasa tali jantung saya putus karena racun itu.” Di balik penderitaan jasmaninya, harapan dan permohonan untuk keselamatan dirinya di akhirat juga tidak menentu, karena tidak ada tanda-tanda dijawab lagi oleh Jibril maupun Allah. Muhammad hanya bergumul sendirian dengan maut: “Wahai Tuhan! Ampunilah saya! Kasihanilah saya dan hubungkan saya dengan teman yang maha tinggi...” lalu beliau mengangkat tangannya sambil mengucapkan: “Teman yang Maha Tinggi.” Lalu beliau wafat dan rebahlah tangan beliau. (HSB 1570, 1573, 1574).

Allah memberikan kepada Rasul cara kematian yang terbaik yang bisa dibayangkan oleh seorang laki-laki, dia meninggal dalam pelukan istrinya yang paling dicintai, yaitu Aisha. Laporan Ibn Hisham (halaman 682): ...bahwa dia mendengar Aisha berbicara: “Rasul meninggal di atas dadaku pada saat giliranku. Adalah ketidaktahuanku dan gairah mudaku sehingga Rasul meninggal dalam pelukanku.” Diceritakan oleh Aisha pula: “Dia meninggal pada hari giliranku yang biasa dalam rumahku. Allah mengambil dia ketika kepalanya ada diantara dada dan leherku dan air liurnya bercampur dengan air liurku.” (Bukhari, Vol 7, Book 62, No 144).

Air liur saling bercampur? Itu sebuah misteri. Yang jelas adalah seperti yang diakuinya bahwa Aisha tidak punya pengalaman untuk menjaga hal-hal yang fatal karena kegairahan cinta. Dia tidak melihat adanya bahaya seorang tua yang sakit berat bila bergairah dengan seorang wanita muda. Jantung Rasul yang sudah tua dan sedang kristis bisa tidak tahan sampai timbul cardiac arrest (jantung berhenti). Aisha melihat dia mati dan terkulai di atas dadanya lalu ia merasa bersalah atas “ketidaktahuannya.” Tetapi yang lebih celaka lagi adalah hadist yang menunjukkan bahwa Rasul tidak sempat menyebut kalimat sahadat pada saat terakhirnya seperti layaknya seorang Muslim.

Dia terkulai dalam pencarian kosong akan “Seseorang Maha Tinggi”. Dan Rasul Allah dibungkus dengan tiga lapis kain buatan Najran: dua kain dan satu baju yang dipakai saat kematiannya (Abu Dawud, Book 20, No 3147).

Abu bakar datang dan masuk ke dalam mesjid ketika mendengar berita kematian Muhammad, pada saat itu di dalam mesjid, Umar di tengah kesedihannya sedang khusuk memberi ceramah dari atas mimbar. Sementara itu Ali masuk ke rumah Aisha, tempat dimana jenazah Muhammad diletakkan. Ia mendekatinya, menyingkapkan kain penutup wajahnya dan menciumnya. Lalu Ali berkata: “Demi ayah dan ibuku, engkau telah merasakan kematian yang telah ditakdirkan Allah untukmu, dan engkau tidak akan lagi menderita kematian.” Kemudian Ali menutup kembali wajahnya dan pergi ke mesjid. Ia mencoba untuk memberikan ceramah kepada orang-orang, tetapi Umar bersikeras untuk melanjutkan ceramahnya.

Tetapi ketika Abu Bakar melihat bahwa Umar tidak juga berhenti berbicara, ia sendiripun mulai berbicara menyela Umar. Disana Abu Bakar berterima kasih kepada Allah lalu berkata kepada orang banyak: “Kepada mereka yang memuja Muhammad, sekarang Muhammad telah meninggal. Tetapi mereka yang memuji Allah, Allah tetap hidup dan tidak akan pernah mati.” (The life of the Prophet, oleh Muhammad bin Abd Al-Wahab, hal.145).

Kematiannya datang begitu cepat dan tidak memberi kesempatan sedikitpun kepadanya untuk menyelesaikan semua urusannya. Dia tidak pernah menghimpun dan menyusun pelbagai berkas wahyu yang diterimanya agar dapat dijadikan sebuah kitab Al Qur’an dalam susunan/urutan asli yang bagaimana seharusnya sama dengan yang tertulis di surga. Dia tidak pernah menyiapkan pemimpin pengganti dirinya, dia juga tidak pernah menetapkan tata birokrasi pemerintahan apapun yang harus dijalankan penerusnya setelah dia meninggal. Pendek kata, Muhammad menjelang kematiannya tidak mampu mengurus keumatan dan ke-islaman sama sekali. Ia hanya mengurus dirinya agar diampuni dosanya dan minta dihubungkan dengan satu Temannya yang Maha Tinggi, yang dipercaya adalah Sosok yang paling berotoritas dalam alam akhirat dan hari penghakiman (lihat surat 3:45; 4:159; 43:61).

Siapakah sosok yang satu ini yang menjadi perdebatan diantara pakar Islam sendiri? Ada yang menginterpretasikannya sebagai Jibril, ada pula yang menunjukkan siapa yang pernah diklaim Muhammad sendiri sebagai temannya yang paling dekat di akhirat, “Saya yang lebih dekat dengan Isa putera Maryam di dunia dan akhirat” (HSB 1501). Sungguh aneh, kenapa Muhammad tidak meminta dihubungkan langsung dengan Allah untuk memperoleh keselamatannya dan pengampunan atas dosanya, melainkan minta dihubungkan dengan seorang Teman yang Maha Tinggi? Mungkinkah dia adalah sosok yang lebih berkuasa daripada Allah dalam menentukan keselamatan dan pengampunan dosa bagi manusia?


Add a Comment
| 79
siapa namaku?
Reply| 18 Jun 2016 09:15:07
@Akhir Zaman
Di artikel di atas tertulis :
Aisha menyaksikan betapa Muhammad menderita, karena sakit keracunan makanan tersebut disaat-saat kritisnya: “Hai Aisha! Saya senantiasa merasa pedih makanan racun yang saya makan di Khaybar. Itulah waktunya saya merasa TALI JANTUNG SAYA PUTUS karena racun itu.” Di balik penderitaan jasmaninya, harapan dan permohonan untuk keselamatan dirinya di akhirat juga tidak menentu, karena tidak ada tanda-tanda dijawab lagi oleh Jibril maupun Allah. Muhammad hanya bergumul sendirian dengan maut: “Wahai Tuhan! Ampunilah saya! Kasihanilah saya dan hubungkan saya dengan teman yang maha tinggi...” lalu beliau mengangkat tangannya sambil mengucapkan: “Teman yang Maha Tinggi.” LALU BELIAU WAFAT DAN REBAHLAH TANGAN BELIAU. (HSB 1570, 1573, 1574).
Sedangkan dalam quran (Qs 63:44-46) tertulis :
( 44 ) SEANDAINYA DIA (MUHAMMAD) MENGADAKAN SEBAGIAN PERKATAAN ATAS (NAMA) KAMI
( 45 ) niscaya benar-benar Kami pegang dia pada tangan kanannya.
( 46 ) Kemudian benar-benar KAMI POTONG URAT TALI JANTUNGNYA.
Terbukti bahwa ternyata nabi palsu kesayangan anda itulah yang justru mendapat laknat dari alloh swt, sedang dia adalah muslim yang seharusnya adalah muslim terbaik yang pernah ada. Jadi, mohon dijelaskan mengapa kami harus takut pada laknat alloh anda?
Akhir Zaman
Reply| 18 Jun 2016 05:31:31
Semua yang komen atau semuanya yg membuat artikel di situs ini atau semua yang sudah menjelek-jelekkan Rasulullah kalian semua mendapatkan laknat dan aku akan menjadi seksi atas perbuatan kalian ini.jika situs mu hanya mengungkapkan atau memposting artikel artikel yang tidak bermanfaat seperti ini baiknya saja hapus saja .. jika kau ingin membuat situs website atau blog hendaknya bermanfaat untuk semua jangan membuat suatu wadah untuk adu domba seperti ini. Saya " BLOGGER AKHIR ZAMAN ".
MUSLIMMAUTANYA
Reply| 06 Nov 2015 11:34:31
@all muslim,

BERTOBATLAH KITA.
KALAU NABI KITA BERAKHIR BEGITU SENDIRIAN, MAKA SUDAHLAH, DIA TIDAK TERLALU LAYAK JADI NAB LAGI. MANA ALLAH & JIBRIL? O, ADA...

Ibnu Sa'ad, p.265; Rasulullah jatuh sakit dan dia yakni Jibril, berdoa baginya sambil berkata, “Dalam nama Allah aku berdoa untuk mengusir semua yang melukaimu dan menangkal semua yang dengki padamu dan dari semua mata yang jahat dan Allah akan menyembuhkanmu.”

TERNYATA ALLAH & JIBRIL DUSTA SEMATA. NABI MATI TRAGIS.
DAN DIPASTIKAN MASUK NERAKA (QS.19:71). JURUSELAMAT, TEMAN YG MAHATINGGI TIDAK HADIR BAGINYA. Kenapa?

Ya, karena dia dusta lagi dg berkata nekad:
"Aku lebih dekat dg Isa didunia dan diakhirat!"...
Bualan yg balik jadi laknat.
Hun
Reply| 12 Feb 2015 07:29:00
@iwan
Sekali manusia berbohong, maka dia akan membuat kebohongan lain untuk menutupi kebohongannya..demikian seterusnya...
Yah silahkan saja lakukan sepuasmu, toh islam agamamu membolehkan umatnya berbohong..
Hanya bagi saya aneh saja agama membolehkan berbohong, dan tuhannya juga khairul makharim, si maha penipu daya...
myunus
Reply| 12 Feb 2015 01:52:36
Hehehehe iwan berdagang ???? Percaya ??? Jualan kencing onta dan air rendaman lalat kaleee... suka berbohong sama seperti si cabul muhammad dan dzatnya swt.
Dzat swt menipu org dgn menyerupakan wajah yudas seperti isa, si cabul menipu istrinya demi meniduri pembntu istrinya, dan si iwan menipu lagi sibuk.isa diselamatkan dzat swt, tapi si cabul malah dibiarkan menderita (skarang lagi dihukum dibakar di neraka) da smua muslim segera menyusul ke neraka termasuk si penipu iwan. Napa si cabul gak diselamatin ??? Dikasi minum kencing onta kek, dikasi aer rendaman lalat kek.... miiiikiiiir atuh
iwan
Reply| 11 Feb 2015 16:52:58
@Hun
ente nulis :
Yang sudah terbukti berdusta itu ya kamu...ngakunya mau absen dari senin sampai jumat...gak tahunya hadir tiap hari.. Kalau kamu memang sempat, kenapa tidak kau tanggapi debat kita disebelah?? Kamu kabur karena malu, taqyia-mu terbongkar, dan ketidak tahuanmu akan islam saya buka??
Kamu muslim terkhir yang melengkapi rekor saya;
SEMUA MUSLIM DI SINI AKAN KABUR KALAU BERHADAPAN DENGAN HUN...

ane jawab :

rencana manusia begitu,, tp tnyata kustomer ane jg datangnya tdk bersamaan jd ane ada waktu, yg penting ane kembali ke blog ini, ane nulis di blog ini sangat tergesa-gesa karna waktu terbatas, ane sdh sempat nyari koment yg ane tinggal kmaren blum ktemu dan agak bingung karna mepetnya jatah waktu ane,, ane minta tolong ente bs bantu kumpulin pertanyaan yg ketinggalan biar ane jawab semampu ane, biar gak mencolot-colot dan jd wasting time ae cm muter2 kyk kitiran.
atau kasih tau ane dimana ane harus masuk kembali ke uraian ane sebelumnya, thanks
Hun
Reply| 11 Feb 2015 15:47:40
@iwan menulis;
anggaplah cerita ente bukan ucapan seorang pendusta.

Respon;
Yang sudah terbukti berdusta itu ya kamu...ngakunya mau absen dari senin sampai jumat...gak tahunya hadir tiap hari.. Kalau kamu memang sempat, kenapa tidak kau tanggapi debat kita disebelah?? Kamu kabur karena malu, taqyia-mu terbongkar, dan ketidak tahuanmu akan islam saya buka??
Kamu muslim terkhir yang melengkapi rekor saya;
SEMUA MUSLIM DI SINI AKAN KABUR KALAU BERHADAPAN DENGAN HUN...

Oklah, saya cari muslim lain lagi, mudah-mudahan ketemu yang tidak akan kabur dan taqyia...
Sebiknya sih ajaran si khairul makharim yang satu itu (taqyia) masukkan tong sampah saja...
iwan
Reply| 11 Feb 2015 13:06:03
@Margono
ente nulis
Sholat akan batal apabila lewat seekor anjing atau seorang perempuan didepannya, walaupun perempuan itu ibunya sendiri. Ibunya sendiri disetarakan dengan anjing.....alloh swt adalah tuhan yg maha konyol.

ane jawab :

ini ane sempatin buka blog ini sbl ngguin kustomer.

Tolong ente sebutin ayat Quran yg bilang sholat batal saat ada anjing lewat ato wanita lewat ???

pernah liat di TV org yg sholat di padang pasir lantas ada anjing lewat..apa sholatnya bubar ???
ente liat di TV saat orang di sekitar kabah ada yg sholat ada yg muter2 di depan org sholat, apa ente liat sholatnya bubar/batal???
jd ente jgn menebar kebencian seperti itu mari kita diskusi dng sehat, ane tdk marah karna ente menghina Islam karna ente memang belom tau, itu akan beda cerita kalau ente sdh paham Islam tp tetep menghina Islam, tp ane yakin dr liat uraian ente selama ini di blog in jg ente rupanya belom paham Islam, tp ane akan lbh marah kalo ada Muslim yg menjelekkan agamanya sendiri.
nah kalo ada org bilang ke ente bahwa ibu ente mirip anjing...apakah itu buah dari org beragama, lbh baik anda Atheis sj biar mudah bg ane untuk memilahnya.
ane uda curiga dari sejak ane beberapa hari nulis di blog ini kayaknya blog ini gak murni Kristen dan Muslim pasti ada Atheisnya (baca PKI).
saran ane buat yg Muslim dan Kristen hati-hati dgn tulisan blog yg memecah belah Kristen dan Islam, itu adalah bahaya laten PKI, dan PKI bs menyamar menjadi apa sj bisa ke Masjid jg bs ke Gereja.!!

Waspadalah...waspadalah....!!!!!
iwan
Reply| 11 Feb 2015 12:50:48
@lebog
ente nulis :
ak punya kakak perempuan..nikah ikut suaminya jadi muslim...sejak itu dia berjilbab, tidak mau datang lagi ke rmh ibuku..kalo di beri makanan dibuang...katanya najis...memang di rumahku biasa masak babi...tp makanan yang kami berikan bukan dari babi...tp kalo lagi kepepet..dia datang minjam uang kepada kami adik adiknya, karena dia sodara kami yg ekonominya plg sulit..suaminya punya istri muda.....saat di beri pinjaman uang, dia bilang..alhamdulilah...padahal uang itu hasil jualan daging babi kami....

ane jawab :

anggaplah cerita ente bukan ucapan seorang pendusta.
baiklah kita hitung berapa jumlah Muslim sedunia yg melakukan Poligami dan yg tidak melakukan Poligami.
Seberapa byk Muslim yg melakukan Poligami sesuai syariat dan yg tidak pasti lbh kecil lg.
saran ane sampaikan kepada kakak perempuan ente, silahkan dilaporkan ke Pengadilan Agama Islam, disana sdh siap hakim yg akan menggantung suami kakak ente.
iwan
Reply| 11 Feb 2015 12:42:46
@cxvq
ente nulis :
kalau memang hadisnya palsu, kenapa tidak dilaknat oloh?

kenapa oloh tidak maha kuasa untuk menahan orang yang menggunakan hadis palsu untuk menjelekkan nabinya? atau jangan-jangan oloh tidak maha kuasa, karena seperti kejadian charlie hebdo, oloh butuh manusia untuk membalaskan nabinya.

ane jawab :

ente ini belom ngerti hakekat kehidupan.
tak ada hubungannya sm Alloh SWT tentang hadist palsu, sama kuasaNYA
kalau ente tidak ditunjukkan hadist palsu drmana ente bisa tau benar dan salahnya.

Ente bilang Tuhan tidak kuasa,cb ente liat saat Yesus akan disalib ..Elli..Elli Lamma Sabakhtanii...lha kenapa Tuhan Tidak bantu saat itu..apa tuhan tidak kuasa ?? ente jawab sdri aj..gak ada urusan sm ane.
iwan
Reply| 11 Feb 2015 12:36:54
@machette
ente nulis :
@jujur kalaui hadits nya palsu, kenapa masih dipajang di dalam buku suci Quran? Masa Alloh tidak tahu yang mana yang palsu yang mana kagak. Gimana sih. Jangan-jangan nanti dibilang hadits palsu ini hasil konspirasi Yahudi atau Amerika!

ane jawab :

Tolong ente sebutkan Hadist yg ada di Al-Quran!!!
ane kasi tau di Quran tidak ada yg namanya hadist!!
hadist (sunnah) sendiri, Quran tetap Quran

ane kasih tau istilah dalam ilmu hadits:

1. Sanad = yaitu rantai penutur atau periwayat hadits. Dimulai dari orang yang mencatat hadits tersebut hingga sampai ke Rasulullah.
2. Matan = (bukan mantan :p) yaitu isi redaksi dari hadits.

Berdasarkan Tingkat Keasliannya

1. Hadits Shahih = yaitu hadits yang memiliki tingkat penerimaan yang tinggi. Syaratnya adalah sanadnya bersambung; diriwayatkan oleh orang yang adil, kuat ingatannya, istiqomah, dan dapat dipercaya; matan (isi) hadits tidak bertentangan dengan ilmu pengetahuan dan tidak memiliki kejanggalan.
2. Hadits Hasan = hampir sama dengan hadits shahih, hanya saja ada beberapa periwayatnya yang kurang kuat ingatannya.
3. Hadits Dhaif = yaitu hadits lemah, sanadnya tidak bersambung, terdapat periwayat yang lemah ingatannya-bahkan pembohong, terdapat kejanggalan dalam matan-nya. Hadits jenis ini tidak boleh dijadikan landasan dalam menetapkan sesuatu.
4. Hadits Maudhu' = yaitu hadits yang dicurigai kuat sebagai hadits palsu. Cirinya adalah: dalam sanadnya terdapat periwayat pembohong, matan-nya bertentangan dengan Al-Qur'an, bahasanya jelek, mengandung unsur dongeng yang tidak masuk akal. Hadits jenis ini jelas harus ditolak.

Berdasarkan Jumlah Penuturnya

1.Hadits Mutawattir
2.Hadist Ahad

Berdasarkan Ujung Sanad

1. Hadits Marfu'
2. Hadits Mauquf
3.Hadits Maqtu

Berdasarkan Keutuhan Sanad

1. Hadits Musnad
2. Hadits Mursal .
3. Hadits Munqati'
4. Hadits Mu'dal
5. Hadits Mu'allaq
iwan
Reply| 11 Feb 2015 12:25:11
@gaugah
ente nulis .
Ayat yang sangat menarik perhatian saya..."..Sungguh aneh, kenapa Muhammad tidak meminta dihubungkan langsung dengan Allah untuk memperoleh keselamatannya dan pengampunan atas dosanya, melainkan minta dihubungkan dengan seorang Teman yang Maha Tinggi?.."

ane jawab :

ente tunjukkan ayatnya nanti ente jelasin maksudnya!!
alfatayakub
Reply| 11 Feb 2015 10:02:20
Artikel yang menulis tentang kematian nabi Muhammad saw seperti ini adalah yang ditulis Syetan berupa manusia, saya sebagai umat nabi Muhammad saw mendoakan Dajjal ini mati dalam kedaan yang menyengsarakan kalau belum bertobat itulah harapan saya, tunggulah biasanya doa say mujarab jadi hati hatilah segera bertobat minta ampunsama Allah karena telah berbohong tentang kebenaran itulah dia Masihidajjal laknatullah.
gaugah
Reply| 02 Feb 2015 19:48:05
Ayat yang sangat menarik perhatian saya..."..Sungguh aneh, kenapa Muhammad tidak meminta dihubungkan langsung dengan Allah untuk memperoleh keselamatannya dan pengampunan atas dosanya, melainkan minta dihubungkan dengan seorang Teman yang Maha Tinggi?.."

Selain Allah, siapakah lagi yang boleh disebut 'Teman yang Maha Tinggi tersebut' ? hal ini menyatakan bahawa 'orang itu' sangat berkuasa kepada dunia, berkuasa kepada hidup dan mati manusia di bumi ini, bahkan yang tertinggi sekali sebagai tempat berhubung, siapakah "Teman" tersebut..? panggilan 'Teman' itu juga membawa maksud keakraban, tetapi pernahkah 'Teman' itu diceritakan didalam Al'Quran itu sendiri dan siapakah 'Teman' itu..?

Perkataan 'Hubungkanlah saya....' itu merupakan suatu misteri yang, seperti semasa hayat secara langsung adalah belum pernah terhubung rapat, tetapi disisi lain 'orang itu' adalah 'Teman Yang Maha Tinggi..' ??

Bukankah lebih elok bagi Nabi tersebut mengatakan sebagai contoh ; Apabila ia meninggal akan secara langsung boleh berhubung dengan Teman Yang Maha Tinggi tersebut (memandangkan keakraban 'teman' itu di dalam erti kata yang sebenar-benarnya..?)....
as
Reply| 21 Jan 2015 01:36:59
palzu,,semua tipu daya ///
machette
Reply| 19 Jan 2015 11:34:50
@lebog Turut prihatin mendengar tentang kakak perempuanmu. Jangan heranlah. Orang muslim tidak mau dan antipati terhadap orang kafir. tapi terhadap duitnya orang kafir, dan cewek-cewek cantik kafir nggak pernah anti kok! Semoga kakakmu bisa bertobat dan kembali ke jalan yang benar! kasihan kalau sudah menderita di dunia (suami punya bini muda) masih menderita lagi di akhirat!
machette
Reply| 19 Jan 2015 11:32:08
@jujur kalaui hadits nya palsu, kenapa masih dipajang di dalam buku suci Quran? Masa Alloh tidak tahu yang mana yang palsu yang mana kagak. Gimana sih. Jangan-jangan nanti dibilang hadits palsu ini hasil konspirasi Yahudi atau Amerika!
Hamba Allah
Reply| 18 Jan 2015 08:46:30
@jujur bener gan, hadits ini gak pernah ane temui dimanapun, isinya jelas2 dibuat-buat oleh orang yang ingin menghancurkan islam.Apalagi bahasanya kasar,dan tidak menunjukkan tulisan orang berpendidikan..
cxvq
Reply| 16 Jan 2015 10:05:35
@jujur

kalau memang hadisnya palsu, kenapa tidak dilaknat oloh?

kenapa oloh tidak maha kuasa untuk menahan orang yang menggunakan hadis palsu untuk menjelekkan nabinya? atau jangan-jangan oloh tidak maha kuasa, karena seperti kejadian charlie hebdo, oloh butuh manusia untuk membalaskan nabinya.
jujur
Reply| 16 Jan 2015 08:37:44
blog ini isinya propaganda untuk menyerang ISLAM dengan mengambil sumber dari hadis yg palsu palsu. Walaupun itu dari Bukhori tetap banyak yg palsu. Gunakan rujukan dari al quran , jangan dari hadis kalau bertentangan dengan al quran. Setelah nabi wafat, banyak sekali dibuat hadist palsu oleh orang orang yahudi.
Surat 5, ayat 82 ;
Sesungguhnya kamu dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik. Dan sesungguhnya kamu dapati yang paling dekat persahabatannya dengan orang-orang yang beriman ialah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya kami ini orang Nasrani." Yang demikian itu disebabkan karena di antara mereka itu (orang-orang Nasrani) terdapat pendeta-pendeta dan rahib-rahib, (juga) karena sesungguhnya mereka tidak menymbongkan diri.
Fetching more Comments...
↑ Back to Top