Bangun Pagi yuk!

Taburkanlah benihmu pagi-pagi hari, dan janganlah memberi istirahat kepada tanganmu pada petang hari, karena engkau tidak mengetahui apakah ini atau itu yang akan berhasil, atau kedua-duanya sama baik. (Pengkhotbah 11 : 6)

 

 

Kamu ingin lebih sehat secara fisik dan rohani? Ada satu cara mudah dan sederhana yang bisa kamu lakukan yaitu beraktifitas lebih pagi setiap hari. Menurut penelitian terbaru yang dilakukan para peneliti di London, Inggris, mereka yang terbiasa bangun pagi akan memiliki bentuk tubuh lebih ramping, lebih bahagia, tiba di tempat kerja tepat waktu, menyelesaikan segala pekerjaan lebih cepat, dan memiliki tekanan stres yang lebih rendah daripada orang yang sering begadang. Para peneliti itu mewawancarai 1.068 orang dewasa terkait kesehatan dan kebiasaan tidur mereka.

Kalau anda termasuk orang yang suka begadang atau bangun tidur seenaknya, alangkah baiknya kalau anda membiasakan diri bangun pagi. Firman Tuhan secara tersirat pun menggajarkan kepada kita agar bangun pagi. Kitab Pengkhotbah dengan jelas menuliskan agar kita menabur benih pagi-pagi, yang kalau diterjemahkan dalam bahasa sederhana artinya kita harus bangun pagi sehingga bisa beraktifitas dengan penuh semangat. Kalau kita baca Kitab Perjanjian baru, kita pun akan menemukan beberapa ayat yang menulis Yesus pagi-pagi benar sudah bangun untuk berdoa. Setelah doa, jelas Tuhan Yesus bersama para murid menginjil dan bercakap-cakap dengan banyak orang, atau menyembuhkan orang sakit. Yesus bisa berhasil dalam pelayanan-Nya yang terbilang singkat karena sangat menghargai waktu, salah satu tindakannya dengan bangun pagi-pagi.

Tidak pernah ada orang bisa sukses kalau kerjanya males-malesan, bangun siang, main game sampai pagi dan suka begadang hanya demi nonton tv atau chating. Kesuksesan dalam bidang apapun hanya bisa kita capai kalau kita benar-benar gunakan waktu yang ada dengan semaksimal mungkin. Mari kita membiasakan diri bangun pagi setiap hari.

 

 

Bangunlah pagi-pagi setiap hari untuk melakukan aktifitas yang produktif.

 

 


Add a Comment
No comments yet
↑ Back to Top