Blog / Muhammad Membakar Mesjid

Orang-orang ini telah membangun mesjid dan mengundang Muhammad untuk sembahyang disana. Ini bukanlah sesuatu yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak beriman dan oposisi. Bukankah lebih baik jika menyelidiki dan menegaskan fakta sebelum bertindak dengan sembrono seperti itu? Orang yang normal akan masuk ke dalam mesjid, mengajukan pertanyaan dan menemukan fakta-fakta. Jika kabar burung itu benar, ia akan menginstruksikan para pendiri mesjid itu cara yang benar untuk memahami dan mempraktikkan Islam. Memerintahkan pembakaran mesjid sekaligus orang-orang yang masih berada di dalamnya bukanlah tindakan yang akan dilakukan oleh orang yang waras.

Perbuatan Muhammad bukanlah tindakan yang waras, tetapi jika ia telah membuat sesembahannya menyetujui hal itu maka itulah akhir pembicaraan.Allah selalu menyetujui apa yang dilakukannya, tidak peduli betapa menjijikkan dan memalukannya perbuatan itu.

 

Dhu Awan - 9 Hijriah

Ketika Muhammad pergi menuju Tabuk ia berhenti di Dhu Awan, sebuah kota setengah hari perjalanan dari Medinah. Beberapa orang dari kota itu menemuinya dan berkata, “kami telah membangun mesjid untuk orang yang sakit dan miskin dan untuk malam-malam dengan cuaca buruk, dan kami ingin engkau datang kepada kami dan berdoa untuk kami disana”. Ia berkata ia akan melakukannya sekembalinya dari Tabuk.

Ketika ia kembali, beberapa orang dari kota itu yang memiliki kapak untuk diasah melawan para pembangun mesjid, dan menyebarkan berita buruk mengenai mereka dan mengatakan bahwa mereka menyebarkan versi Islam yang tidak benar atau sesuatu seperti itu. Muhammad memerintahkan Malik ibn al-Dukhsum, dan seorang lainnya, kemungkinan orang-orang yang sama yang telah menyebarkan fitnah, dan berkata kepada mereka, “Pergilah ke mesjid orang-orang yang jahat itu dan bakarlah mesjid itu”. Mereka pun segera pergi, menyalakan ranting palem dan kemudian kedua orang itu berlari ke dalam mesjid saat orang-orang sedang berada di dalamnya, membakar dan menghancurkannya, dan orang-orang berlarian keluar”.[1]

Di dalam Quran Muhammad menyebut mesjid ini sebagai mesjid oposisi.

وَالَّذِينَاتَّخَذُوامَسْجِدًاضِرَارًاوَكُفْرًاوَتَفْرِيقًابَيْنَالْمُؤْمِنِينَوَإِرْصَادًالِمَنْحَارَبَاللَّهَوَرَسُولَهُمِنْقَبْلُوَلَيَحْلِفُنَّإِنْأَرَدْنَاإِلاالْحُسْنَىوَاللَّهُيَشْهَدُإِنَّهُمْلَكَاذِبُونَ

“Dan (di antara orang-orang munafik itu) ada orang-orang yang mendirikan masjid untuk menimbulkan kemudharatan (pada orang-orang mukmin), untuk kekafiran dan untuk memecah belah antara orang-orang mukmin serta menunggu kedatangan orang-orang yang telah memerangi Allah dan Rasul-Nya sejak dahulu. Mereka Sesungguhnya bersumpah: "Kami tidak menghendaki selain kebaikan." Dan Allah menjadi saksi bahwa sesungguhnya mereka itu adalah pendusta (dalam sumpahnya).” (Quran Sura 9:107)

Orang-orang ini telah membangun mesjid dan mengundang Muhammad untuk sembahyang disana. Ini bukanlah sesuatu yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak beriman dan oposisi. Bukankah lebih baik jika menyelidiki dan menegaskan fakta sebelum bertindak dengan sembrono seperti itu? Orang yang normal akan masuk ke dalam mesjid, mengajukan pertanyaan dan menemukan fakta-fakta. Jika kabar burung itu benar, ia akan menginstruksikan para pendiri mesjid itu cara yang benar untuk memahami dan mempraktikkan Islam. Memerintahkan pembakaran mesjid sekaligus orang-orang yang masih berada di dalamnya bukanlah tindakan yang akan dilakukan oleh orang yang waras.

Perbuatan Muhammad bukanlah tindakan yang waras, tetapi jika ia telah membuat sesembahannya menyetujui hal itu maka itulah akhir pembicaraan. Allah selalu menyetujui apa yang dilakukannya, tidak peduli betapa menjijikkan dan memalukannya perbuatan itu.  Ibn Ishaq menyebut mesjid ini “skismatik”. Tetapi itu tidak logis. Skisma (pecahan) hanya terjadi setelah kematian pendiri sebuah agama, bukan dalam masa hidupnya. Tuduhan ini absurd. Anda tidak dapat memulai sebuah skisma ketika pendirinya masih hidup, kecuali anda menentangnya, dan orang-orang itu tidak sedang melakukannya. Mereka mengundang Muhammad untuk berdoa dalam mesjid mereka yang baru, yang berarti mereka tidak sedang menentangnya.  



[1] Ibn Ishaq 609


Add a Comment
| 77
maria
Reply| 01 Jul 2016 12:03:53
Wkkkkkkkkkk.....
Hun
Reply| 05 Mar 2015 08:41:51
@iwan
Kenapa kamu kabur lagi dari saya??
Silahkan tanggapi tuh sanggahan saya ke kamu, ada di bawah..
Selain jurus taqyia dan tawaf (muter-muter), apakah kabur juga menjadi jurus andalanmu??
Hun
Reply| 05 Mar 2015 08:36:57
@iwan menulis;
mana ada kitab suci dimakan kambing????

Respon;
Baca hadis mas...jadi muslim koq malas baca hadis...
Aisyah yang mengatakan kambing memakan lembaran-lembaran yang tertulis ayat-ayat rajam...

@iwan menulis;
seandainya dimakan kambingpun seperti fitnahan ente..tetep gak masalah.

Respon;
Faktanya ayat rajam hilang di alquran...
Atau kamu mau menunjukkan kalau ayat rajam masih ada di alquran??
Apakah ayat itu belum ada yang hapal, koq bisa hilang karena dimakan kambing??
Hun
Reply| 05 Mar 2015 08:31:43
@adaajadeh menulis;
Didalam Ulumul Qur’an (ilmu-ilmu al Qur’an) terdapat istilah naskh yang menurut bahasa berarti penghapusan atau memindahkan sesuatu dari satu tempat ke tempat yang lainnya.

Respon:
Kamu gak usah jelaskan apa itu naskh dan mansukh, kafir di sini sudah tahu..kamu kira kafir di sini tidak tahu ajaran islam??
Yang saya masalahkan adalah keanehan naskh dan mansukh... Emang allah swt bisa salah menurunkan firman, kemudian meralatnya?? Apa tidak aneh bagi muslim hal yang demikian?? Kenapa allah swt tidak bisa sekali saja menurunkan firman yang benar, jadi gak usah diralat!!

@adaajadeh menulis;
Kami tidak me-naskh-kan satu ayat atau Kami menjadikan manusia lupa kepadanya kecuali Kami mendatangkan yang lebih baik darinya atau yang sebanding. Apakah Kamu tidak mengetahui sesungguhnya Allah berkuasa atas segala sesuatu.

Respon;
Ternyata allah swt menurunkan ayat kw 3 dulu, baru dinaskh, lalu dimansukh dengan ayat kw 1....aneh...kenapa gak langsung menurunkan ayat kw 1 saja??
Ngakunya manusia dibuat lupa, tapi koq manusia tetap ingat?? Tuh manusia masih ingat kalau ayat rajam pernah ada, hanya dihilangkan..

@adaajadeh menulis;
Ada tiga macam naskh (penghapusan) didalam al Qur’an : penghapusan bacaan dan hukumnya sekaligus, penghapusan hukum tanpa bacaannya dan penghapusan bacaan tanpa hukumnya.

Respon;
Ini kata allah swt atau karangan muslim saja?? Kalau katanya allah swt, silahkan tunjukkan ayat alquran yang mengatakan 3 macam naskh..
Kalau hanya karangan muslim, masukin tong sampah saja..

@adaajadeh menulis;
Dan apa yang anda tanyakan tentang ayat rajam maka ia termasuk ke dalam kategori ketiga, yaitu bahwa Allah swt pernah menurunkan ayat rajam kepada Rasulullah saw :

Respon;
Katanya manusia dibuat lupa, koq masih ingat juga?? Kapan allah swt menaskh ayat rajam?? Ayat penggantinya yg lebih baik mana?? Kalau sudah diganti yang lebih baik, koq rajam masih dilakukan?
Gimana melihat dasar hukum rajam kalau ayatnya sudah dihilangkan??
Hun
Reply| 05 Mar 2015 08:12:51
@adaajadeh menulis;
ok saya jelaskan kelihatan sekali dari statmen anda bahwa anda ini minim sekali pengetahuannya tentang ajaran islam tapi bersikap sangat takabur dalam al-qur'an di jelaskan bahwa Allah swt menurunkan wahyu kepada Rosululloh melalui malaikat jibril beserta sunah dan Hikmah nya ...bla..bla...

Respon;
Panjang lebar tapi tidak menjawab pertanyaan... Pengetahuan islammu ternyata sangat minim, tapi sok mau berdakwah.... Kalian tahu tata cara sholat dan naik haji karena membacanya di hadis..bukan alquran...mau bantah?? Makanya saya tanya, bagaimana kalian tahu cara sholat dan naik haji kalau hanya mengandalkan alquran?? Emang ada tatacara sholat dan haji di alquran??

@adaajadeh menulis;
lalu bagaimana dengan umat kristen sendiri saya ambil 1 contoh dalam alkitab disebutkan bahwa yesus di khitan karena merupakan kewajiban bagi anak cucu beserta keturunan ibrahim sampai kiamat...

Respon;
Kamu ngerti nggak sih yang kamu tulis?? Jelas kamu tulis khitan untuk keturunan ibrahim....emang orang Kristen Indonesia itu keturunan Ibrahim ya???
Btw, emang muhammad sunat. Ada di alquran perintah sunat dan menceritakan muhammad sunat??
adaajadeh
Reply| 04 Mar 2015 22:44:09
@hans
@adaajadeh
maaf injil tidak ada keraguan ..jadi tidak perlu di tafsir kayak quranmu


oh begitu yaah kalau tidak perlu di tafsir lalu link yang di bawah ini mengatakan

http://www.sarapanpagi.org/tafsir-alkitab-vt146.html

Sering kali kita mendengar seseorang berkata "kita tidak perlu menafsirkan Alkitab. Cukup baca saja, dan lakukan apa yang dikatakannya". Biasanya ucapan tersebut dikatakan oleh orang awam untuk menentang para teolog, pengajar Alkitab, atau para 'profesional

itu kata pemilik link loh yang umat kristen bukan kata saya dan kalau injil tidak perlu di tafsir lalu kenapa ada HERMENEUTIKA, ilmu penafsiran
alkitab bukankah injil bagian dari alkitab karena injil tanpa Taurat (kitabnya umat yahudi) tidak bisa berdiri sendiri.

saya kasih link lain lagi

http://alkitab.sabda.org/commentary.php

itu linknya alkitab sabda untuk Tafsiran alkitab loh


tentang ilmu ajaran agama sendiri AWAM anda sudah bertakabur dan sombong mencela agama orang lain malulah dan berkacalah

Matius 7:2 Karena dengan penghakiman yang kamu pakai untuk menghakimi, kamu akan dihakimi dan ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu.
zaki yamani
Reply| 04 Mar 2015 22:33:25
@ ada aja deh

antum SUDAHKAH HAPAL quran surah at tahrim 66:1-5 dalam bahasa Arab yang fasih? Apakah putra antum juga sudah menghapalkannya? SUDAHKAH MENGERTI DAN PAHAM KANDUNGAN MAKNA AYAT-AYAT quran tersebut ?

SUDAHKAH TAHU ASBABUN NUZUL quran at tahrim 66:1-5 ?

SUMBER-SUMBER islami:
Sejarah Nabi oleh Imam Al-Tabari,vol.9,h.120-141 HSB,vol.1,buku.5,bab.25,no.282
Imam Jalaludin as-suyuthi, Asbabun Nuzul qur’an,Surah At-Tahrim,66:1-5.

Pada saat tiba giliran Hafsah binti Umar UNTUK MENDAPATKAN JATAHNYA SEBAGAI ISTRI nabi Muhammad saw untuk BERHUBUNGAN INTIM DENGAN SUAMINYA,nabi Muhammad saw TERNYATA nabi yang mulia BERTAQQIYAH=BERDUSTA/BERBOHONG DEMI Islam KEPADA Hafsah binti Umar, ISTRInya SENDIRI AGAR BISA MENGGENJOT MAIN KUDA-KUDAAN DENGAN MARIYAH QUBTIYAH TKW YANG BEKERJA DI RUMAH HAFSAH binti Umar PADA HARINYA JATAHNYA HAFSAH binti Umar UNTUK MENDAPATKAN JATAHNYA SEBAGAI SALAH SATU ISTRI nabi yang mulia Muhammad saw DARI 21 ISTRI nabi SERTA BUDAK-BUDAK SEKS TANPA BATAS YANG DIDAPATKAN nabi Muhammad dalam operasi PERAMPOKANNYA KEPADA KAUM KUFUR (Sejarah Islam oleh Imam Tabari volume 9, halaman 120-141).

INIKAH KEADILAN nabi Muhammad saw KEPADA ISTRI-ISTRI beliau SENDIRI ?

APAKAH antum SUDAH MEMPRAKTEKKAN TELADAN BEJAT nabi antum DENGAN MENGGAULI MENGGENJOT IYEM MANIS PRT YANG BEKERJA DI RUMAH antum PADA HARI antum SEPAKAT DENGAN ISTRI antum untuk BERHUBUNGAN SUAMI-ISTRI DENGAN ISTRI antum SENDIRI ?

ANA TIDAK HERAN MENGAPA SAUDARI-SAUDARI KITA, PUTRI-PUTRI KITA BANGSA INDONESIA YANG BEKERJA KERAS SEBAGAI TKW DI orob soudi SAMPAI DIPERKOSA OLEH MAJIKAN-MAJIKAN MEREKA si asu orob-orob muslim BAHLUL KARENA MEMPRAKTEKKAN TELADAN BEJAT nabi CABUL mereka,Muhamad BERSUMBER DARI kitab syaiton/jin gua hirah quran surah al mu'minuun 23:5-6:" dan mukmin yang menjaga kemaluannya, kecuali kepada ISTRI-ISTRInya atau PELAYAN-PELAYANnya, MAKA SESUNGGUHNYA mereka tidak TERCELA ".

BAGAIMANA PERASAAN antum SEANDAINYA BIBI-BIBI,SAUDARI-SAUDARI PUTRI-PUTRI DAN ISTRI antum SENDIRI YANG BEKERJA SEBAGAI TKW DI orob DIPERKOSA OLEH MAJIKAN-MAJIKAN MEREKA asu orob muslim bahlul
JANGAN GITU AH
Reply| 04 Mar 2015 22:32:31
@adaajadeh

hahaha yg di makan kambing itu Daun kurma yg berisi ayat Al-qur'an memangnya kalau daun nya di makan isi Kandungan ayatnya ikut ludes hihihi kan sudah saya tulis bahwa setiap ada wahyu turun para sahabat langsung MENGHAPALNYA jadi point pentingnya di sini bukan manuskripnya/daun kurmanya tapi ISI KANDUNGAN ayat nya itu loh itulah yang dimaksud TERPELIHARA

Tanggapan:

Kalau daun kurmanya telah dimakan kambing sebelum ayat quran dikompilasi oleh Umar atau yang terakhir oleh si pembakar naskah Quran versi lain, si Utsman, dari mana anda tahu ayat itu terus terpelihara?

Bukankah seharusnya bila benar terpelihara, maka ayat rajam yang dimakan kambing itu dapat kita temukan kembali di dalam Quran yang sekarang?

Terperlihara di otak penghapal? atau terpelihara di perut kambing, gitu maksudmu??

Kamu itu kog mikirnya nyeleneh sih?

Apa yang disebut sebagai yang terpelihara, tentunya sampai sekarang terjaga eksistensinya. Orang-orang bodoh akan mengatakan bahwa sesuatu yang sudah lenyap adalah masih terpelihara.

Sama halnya sebuah idiologi. Mungkin pencetusnya telah lama pergi, tetapi karena dasar-dasar idiologi itu terdokumentasi baik, maka ia akan tetap terpelihara sampai dokumen idiologi itu ada. Atau bila pun dokumen itu lenyap tetapi ada orang yang mampu melakukan penulisan ulang persis seperti aslinya, masih bisa dikategori terpelihara.

Adalah dusta besar bila satu ayat hilang, dan tidak dapat lagi ditemukan di Quran, orang mengatakan ayat itu tetap masih terpelihara. Terpelihara dari mananya? Ingatan orang yang menghapal? bujug!! lha yang katanya hebat hapalannya saja tidak sanggup menuliskan dengan benar hingga tidak dapat ditemukan di Quran!!!

Kamu itu tukang hayal...muslim lain pun tukang hayal!!!
adaajadeh
Reply| 04 Mar 2015 22:07:15
@Hun


Didalam Ulumul Qur’an (ilmu-ilmu al Qur’an) terdapat istilah naskh yang menurut bahasa berarti penghapusan atau memindahkan sesuatu dari satu tempat ke tempat yang lainnya.

Firman Allah swt :

Artinya : “Ayat mana saja yang Kami nasakhkan.” (QS. Al Baqoroh : 106)

Kami tidak me-naskh-kan satu ayat atau Kami menjadikan manusia lupa kepadanya kecuali Kami mendatangkan yang lebih baik darinya atau yang sebanding. Apakah Kamu tidak mengetahui sesungguhnya Allah berkuasa atas segala sesuatu.

Ada tiga macam naskh (penghapusan) didalam al Qur’an : penghapusan bacaan dan hukumnya sekaligus, penghapusan hukum tanpa bacaannya dan penghapusan bacaan tanpa hukumnya.

Dan apa yang anda tanyakan tentang ayat rajam maka ia termasuk ke dalam kategori ketiga, yaitu bahwa Allah swt pernah menurunkan ayat rajam kepada Rasulullah saw :

الشيخ والشيخة إذا زينا فارجموهما البتة نكالاً من الله والله عزيز حكيم

Artinya : “Orang tua renta baik laki-laki maupun perempuan apabila keduanya berzina maka rajamlah keduanya sebagai pembalasan dari Allah. Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.”

Ayat ini pada awalnya di masa Rasulullah saw pernah dibaca hingga Allah menghapuskan lafazh atau bacaannya dan menyisakan hukumnya, sebagaimana diriwayatkan dari Umar bin Khottob berkata, ”Sesungguhnya Allah swt telah mengutus Muhammad saw dengan benar dan menurunkan kepadanya al Qur’an. Dan didalam apa yang diturunkan kepadanya terdapat ayat rajam maka aku membaca, mempelajari dan menjaganya. Dan Rasulullah saw pernah melakukan perajaman dan kami pun melakukannya setelahnya. Lalu aku khawatir dengan berlalunya zaman yang panjang maka ada dari manusia yang mengatakan,’Kami tidak mendapatkan rajam didalam Kitabullah.’ Lalu mereka mengalami kesesatan dengan meninggalkan suatu kewajiban yang telah diturunkan Allah swt, Maka rajam itu benar terhadap terhadap seorang pezina yang telah menikah baik laki-laki maupun perempuan jika terdapat bukti atau hamil atau pengakuan.” (Muttafaq Alaih)
adaajadeh
Reply| 04 Mar 2015 21:13:50
@myunus
Respon : ternyata dzat allah swt tidak sakti, kalah ma kambing, makanya isi alquran seperti taik kambing wkwk wkwkwk
Itu bukti alquran itu tidak terpeliara makanya dimakan kambing. Masak logika sedarhana kayak gtu aja gak masukk otakmu, muslim ?

hahaha yg di makan kambing itu Daun kurma yg berisi ayat Al-qur'an memangnya kalau daun nya di makan isi Kandungan ayatnya ikut ludes hihihi kan sudah saya tulis bahwa setiap ada wahyu turun para sahabat langsung MENGHAPALNYA jadi point pentingnya di sini bukan manuskripnya/daun kurmanya tapi ISI KANDUNGAN ayat nya itu loh itulah yang dimaksud TERPELIHARA jadi Al-Quran akan terus ada disetiap dada umat muslim karena setiap umat muslim pasti akan selalu menghapal ayat-ayat Al-Qur'an walaupun hanya 1 ayat saja anak saya yg 4 tahun aja apal kok meskipun hanya 1 surat saja begitu.jadi inilah Mukjizat terbesar Nabi Muhammad Yaitu Al-Qur'an yang dari pertama diturunkannya sampai sekarang masih sama dan di hapal jutaan umat muslim seluruh dunia dari anak balita sampai orang tua.itu yang di maksud Terpelihara jadi meskipun kitab Al-Qur'an habis di bumi ini selama masih ada umat muslim Al-Qur'an akan tetap ada.

semoga penjelasan saya dari logika muslim yg sederhana ini bisa anda mengerti.
adaajadeh
Reply| 04 Mar 2015 20:47:56
@Hun
Respon;
Tanpa hadis dan sirah, alquran tidak bisa berdiri sendiri...Islam akan kacau..
Salah satu contoh; Kalau hanya berpatokan ke alquran bagaimana cara kalian sholat dan naik haji??

ok saya jelaskan kelihatan sekali dari statmen anda bahwa anda ini minim sekali pengetahuannya tentang ajaran islam tapi bersikap sangat takabur dalam al-qur'an di jelaskan bahwa Allah swt menurunkan wahyu kepada Rosululloh melalui malaikat jibril beserta sunah dan Hikmah nya (penjelasan mengenai kandungan isi Al-qur'an kepada Rosululloh )sehingga apabila para sahabat bertanya mengenai sesuatu hal yg tidak/belum di ketahui/mengerti oleh para sahabat maka rosululloh akan langsung menjelaskannya seperti halnya kewajiban shalat dan tata caranya rosululloh langsung mengajarkan kepada para sahabat.dan sepeninggal rosululloh maka para sahabat menyampaikan semua ajaran dan sabda beliau dari generasi ke generasi ke bawahnya maka munculah para periwayat hadist yaitu orang yang mengumpulkan dan mencatat hadist yang tentu saja jumlahnya ribuan disinilah maka untuk menilai sahih/tidaknya suatu hadist umat muslim harus kembali ke sumber kebenaraanya yang murni yaitu al-Quran karena setiap hadist yang sahih akan selalu selaras dengan isi kandungan ayat-ayat Al-qur'an.

jadi umat muslim sudah punya pegangan yang jelas dan konsisten semua syariat-syariat yg di jalankan nya berdasarkan Al-Qur'an dan sunah Nabinya.

lalu bagaimana dengan umat kristen sendiri saya ambil 1 contoh dalam alkitab disebutkan bahwa yesus di khitan karena merupakan kewajiban bagi anak cucu beserta keturunan ibrahim sampai kiamat karena ini merupakan perintah langsung dari Tuhan tapi pada kenyataannya Paulus melarang khitan dan seluruh umat kristen melaksanakan titah paulus tsb jadi umat kristen sebenarnya mengikuti Yesus atau paulus?
iwan
Reply| 04 Mar 2015 16:40:16
@myunus
ente ini keliatan sarapnya....
mana ada kitab suci dimakan kambing????
seandainya dimakan kambingpun seperti fitnahan ente..tetep gak masalah.
mulai jaman Muhammad sampai saat ini setiap generasi selalu lahir jutaan penghapal Quran yang tersebar di seluruh dunia!!!!
myunus
Reply| 04 Mar 2015 13:01:32
@adaajadeh mnulis : tidak menjadi masalah meskipun ada manuskrip di makan kambing rosululloh selalu memerintahkan para sahabat untuk menghapalkan setiap ada ayat yang baru di wahyukan kepada beliau dan semua penghapal Al-Qur'an bersama Utsman bin afan menyalinnya menjadi sebuah mushaf agar tidak tercecer
Respon : ternyata dzat allah swt tidak sakti, kalah ma kambing, makanya isi alquran seperti taik kambing wkwk wkwkwk
Itu bukti alquran itu tidak terpeliara makanya dimakan kambing. Masak logika sedarhana kayak gtu aja gak masukk otakmu, muslim ?
Hun
Reply| 04 Mar 2015 11:13:41
@adaajadeh menulis;
tidak menjadi masalah meskipun ada manuskrip di makan kambing rosululloh selalu memerintahkan para sahabat untuk menghapalkan setiap ada ayat yang baru di wahyukan kepada beliau dan semua penghapal Al-Qur'an bersama Utsman bin afan menyalinnya menjadi sebuah mushaf agar tidak tercecer

Respon;
Menurut Aisyah, yang dimakan kambing adalah ayat rajam. Kalau memang tidak berpengaruh, sekarang tunjukkan ayat rajam itu, apakah masih ada di alquran??
Hun
Reply| 04 Mar 2015 11:10:11
@adaajadeh menulis;
sepertinya anda belum mengerti justru kalau tidak ada Al-Qur'an hadist dan sirah akan hancur berantakan karena Sumber kebenaran nya ada dalam Al-Qur'an sebagai patokan benar/tidaknya sahih/tidaknya hadist dan sirah tsb umat muslim seluruh dunia mempunyai kiatab suci yang isinya sama apabila ada kerancuan dalam sebuah hadist /sirah kita kembalikan ke Al-Quran sebagai dasar untuk mencari kebenarannya.

Respon;
Tanpa hadis dan sirah, alquran tidak bisa berdiri sendiri...Islam akan kacau..
Salah satu contoh; Kalau hanya berpatokan ke alquran bagaimana cara kalian sholat dan naik haji??
Hun
Reply| 04 Mar 2015 11:01:07
@iwan
Kamu itu muslim tukang kabur...lari dari debat lain..nongol di sini...

@iwan menulis;
harusnya kristen berpikir waras
kenapa injil aja ada 4 versi (lukas yohanes, markus dan matius) belum lg barnabas.

Respon;
Karena ditulis oleh 4 orang yang mengetahui peristiwa, dan semua klop. Jadi faktanya kuat. Lebih kuat mana kesaksian 4 orang dengan kesaksian 1 orang??

Injil barnabas itu palsu, bahkan banyak ulama Islam yang mengatakan itu injil palsu...muslim koq masih suka ngais-ngais yang palsu!! Kalau kamu katakan injil barnabas benar, maka ajaran Islam juga harus dirubah, karena tidak sesuai dengan injil barnabas...

Bagaimana dengan injil yang diterima nabi Isa?? Bagaimana bentuknya?? Bagaimana proses turunnya??

@iwan menulis;
dan semuanya itu saling bertentangan satu sama lainnya.

Respon;
Tidak ada yang bertentangan..semua klop...saling memperkuat..
Emang kamu sudah pernah baca??

@iwan menulis;
contog gampang ada satu injil yg menyatakan yesus disalib jam 9 eeh injil satunya jam 12 belum disalib.....

Respon;
Tunjukkan di sini ayatnya...

@iwan menulis;
padahal kerancuan itu jumlahnya ratusan.
kok bisa yaa.

Respon;
Emang alquran?? Yang isinya rancu dan penuh pertentangan?? Anti kronologi, acak-acakan, tiap ayat saling gak nyambung. Bahkan lucunya lagi ada nasakh dan mansukh...

@iwan menulis;
dan banyak para ahli di Amerika mengatakan 85% injil sudah digubah!!!!

Respon;
Hahaha..ini lagi, paling kamu mau ngomong '"Yesus Seminar" kan?? muslim jebolan pesantren itu mudah ditebak...
Kamu tahu siapa itu kelompok Yesus Seminar??
ndrik
Reply| 04 Mar 2015 10:47:39
Ente bilang injil banyak bertentangan, trus ente bilang lagi 85% d ubah, ada-ada aja y mengubah alkitab ini, sudah diubah mereka, toh juga bertentangan dengan injil yang lain, anehhh.. wkwkwkwkwk
Wkwkwk, maaf ente salah blog, ini blog Islam bukan Kristen. Ente slh kamar.
noname
Reply| 04 Mar 2015 10:25:04
@iwan
anda muslim yang harus berfikir waras, mengklaim alquran kitab lanjutan dari taurat dan injil, taurat dan injil adalah kitab manusia, jadi quran juga kitab manusia, sok tunjukin dan buktikan di mana itu lauh mahfuz???/
lebih baik alkitab yang ditulis 40 orang + mujizat daripada
quran yang mengklaim kitab langit tanpa mujizat dan penuh kotoran dan sampah
iwan
Reply| 04 Mar 2015 08:59:13
@adaajadeh
betull!!
harusnya kristen berpikir waras
kenapa injil aja ada 4 versi (Lukas Yohanes, Markus dan Matius) belum lagi Barnabas.
dan semuanya itu saling bertentangan satu sama lainnya.
contoh gampang ada satu injil yang menyatakan Yesus disalib jam 9 eeh injil satunya jam 12 belum disalib.....
padahal kerancuan itu jumlahnya ratusan.
kok bisa yaa.
dan banyak para ahli di Amerika mengatakan 85% injil sudah digubah!!!!
hans
Reply| 04 Mar 2015 07:38:59
@adaajadeh
maaf injil tidak ada keraguan ..jadi tidak perlu di tafsir kayak quranmu ...yang berbelit belit .....ataw hadismu .....yang mengatakan malaikat pencabut nyawa di tonjok sama musa hingga keluar matanya ..entah kapan dan dimana .....juga alllahmu yang bersholawat ...memuji muji Tuhan ....entah Tuhan yang mana ...
Fetching more Comments...
↑ Back to Top