Don't Panic

Kesudahan segala sesuatu sudah dekat. Karena itu kuasailah dirimu dan jadilah tenang, supaya kamu dapat berdoa.

(I Petrus 4 : 7)

 

 

Jika hari ini kamu sedang asyik mengerjakan tugas di depan komputer dan tiba-tiba ada gempa bumi, apa yang akan kamu lakukan? Buru-buru lari keluar menyelamatkan diri atau tetap tenang dan berlindung di bawah meja yang kokoh, atau bersandar pada tiang-tiang penyangga bangunan? Banyak orang memilih lari dengan paniknya, padahal lari di tengah gempa tidaklah mudah dan resiko kepala kita tertimpa reruntuhan bangunan cukup besar. Jangan panik dan cari tempat perlindungan terdekat seperti meja yang kokoh. Setelah gempa berhenti, barulah kita pelan-pelan berjalan keluar sambil tangan kita melindungi kepala. Kemungkinan kita selamat akan jauh lebih besar.

Saudaraku-saudaraku terkasih, tahukah kamu bahwa mereka yang tingkat kecemasannya tinggi berisiko dua kali lipat mengalami alzheimer’s, menurut jurnal Neurology. Stres yang berkepanjangan ternyata mempengaruhi kemampuan memori jangka pendek. Melatih diri untuk selalu bersikap tenang di segala situasi akan mencegah otak kita tersiksa. Sebelum penelitian ilmiah membuktikan bahwa tetap tenang membawa dampak positif, Alkitab sudah terlebih dahulu mengajari kita agar tetap tenang supaya kita bisa berdoa. Panik pada kenyataannya justru membuat masalah kelihatan makin rumit dan kita tidak menemukan jalan keluar. Tetap tenang akan membuat kita memahami kenapa masalah itu bisa timbul dan kita bisa menemukan solusi untuk menyelesaikan masalah itu. Memang masalah tidak langsung selesai saat itu juga, namun kita tetap bersukacita dan mengalami damai sejahtera saat menyelesaikan masalah itu.

Saudara-saudaraku terkasih, ada banyak kejadian yang bisa membuat kita panik, namun tetaplah tenang. Tuhan ijinkan kita menghadapi masalah yang kadang diluar kesanggupan kita agar kita belajar menguasai diri dan menjadi tenang supaya dapat berdoa. Dengan berdoa kita akan menemukan jawaban atas masalah kita dan Tuhan bisa turun tangan untuk membantu kita mengatasinya. Apapun masalahmu hari ini, jangan panik.

 

Jangan panik

 


Add a Comment
No comments yet
↑ Back to Top