Makna Hidup

Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya.

Yohanes 15 : 13

 

 

Anthony Campolo pernah menceritakan sebuah studi sosiologis mengenai 50 orang berusia sembilan puluh tahun lebih. Mereka ditanya, seandainya Anda bisa mengulang kembali kehidupan Anda, apa yang mau Anda lakukan secara berbeda? Ada beragam jawaban diberikan, namun ada tiga jawaban teratas. Pertama, seandainya saya harus mengulang kembali hidup ini, saya akan lebih banyak merenung. Kedua, seandainya saya harus mengulang kembali hidup ini, saya akan lebih banyak mengambil resiko. Ketiga, seandainya saya harus mengulang kembali hidup ini, saya akan mengerjakan hal-hal yang tetap langgeng setelah saya berpulang nanti. Riset ini memperkuat fakta bahwa makna hidup jauh lebih penting daripada sekedar mengejar ambisi, popularitas, kekayaan dan sebagainya.

Saudara-saudaraku, banyak orang bermimpi dan mungkin termasuk kamu, kelak akan menjadi orang kaya sehingga bisa membeli apapun yang kamu inginkan, menjadi orang cerdas yang membuat sesuatu sehingga dunia memuji kecerdasanmu, menjadi artis atau penyanyi terkenal sehingga seluruh dunia tahu siapa kamu, menjadi seseorang yang dipuja-puja karena kamu memiliki beberapa kelebihan di atas rata-rata orang lain, dan sebagainya. Salahkah kita jika kita ingin memiliki itu semua atau lebih halusnya kita ingin mengubah keadaan kita menjadi lebih baik? Tidak. Namun makna hidupmu tidaklah ditentukan dari seberapa banyak harta yang kamu punya, seberapa banyak orang mengenalmu, atau seberapa hebat popularitasmu, tetapi dari seberapa banyak kamu memberikan sesuatu yang positif untuk orang lain. Katakanlah kamu kelak jadi orang kaya raya yang terkenal dan mendapat banyak sekali penghargaan. Saat kamu mati, dalam waktu sepuluh tahun bahkan kurang, orang sudah lupa siapa kamu karena akan ada orang-orang kaya raya baru yang terkenal dan mungkin jauh lebih banyak mendapat penghargaan daripada kamu.

Saudara-saudaraku, hari ini dunia mengenal Yesus, Mother Theresa atau Mahatma Gandhi bukan karena mereka kaya raya atau menerima banyak penghargaan tingkat dunia, namun karena mereka menggunakan hatinya, bahkan hidupnya untuk orang lain. Isi hidupmu dengan melakukan kebaikan demi kebaikan. Sehingga namamu selalu dikenang, baik saat kamu masih hidup maupun ratusan tahun setelah kamu tiada.

 

 

Isi hidupmu dengan memberikan dampak positif bagi banyak orang.

 


Add a Comment
No comments yet
↑ Back to Top