FHTH Bukan Segalanya

Ketika sidang itu melihat keberanian Petrus dan Yohanes dan mengetahui, bahwa keduanya orang biasa yang tidak terpelajar, heranlah mereka; dan mereka mengenal keduanya sebagai pengikut Yesus.″ (Kisah Para Rasul 4 : 13)

 

 

Profesional, Los Angeles Times pernah memuat satu artikel berjudul ″obsesi pada ‘nilai bagus’ dapat menjadi penyakit berbahaya bagi para murid″. Tulisan ini merupakan hasil penelitian Dr. Philip Price yang mengamati keterkaitan antara prestasi sekolah dengan keberhasilan saat bekerja. Kesimpulannya, ″Hampir tidak ada hubungannya antara nilai yang dicapai seorang siswa di sekolah kedokteran dengan kompentensi serta keberhasilannya saat mulai praktik sebagai dokter.″

Kadang kita dibuat heran dengan kenyataan yang ada di dunia ini. Yang pintar di sekolah, belum tentu semuanya pasti sukses, ada juga yang hidupnya yang biasa-biasa saja. Sebaliknya, ada juga yang bodohnya minta ampun di sekolah, namun ada sebagian yang justru sukses dalam pekerjaannya. Dari kenyataan ini, kita bisa belajar bahwa gelar akademik bukan segala-galanya. Gelar memang penting, namun jauh lebih penting pembelajaran dalam kehidupan sehari-hari. Para rasul secara akademik nol, namun mereka bisa membuat banyak orang menjadi percaya dan Mahkamah Agama heran karena mereka belajar dari kehidupan sehari-hari Gurunya. Mereka pun punya Roh Kudus yang memampukan mereka melakukan hal-hal yang mustahil.

Profesional, pembelajaran paling efektif adalah di kehidupan sehari-hari, bukan hanya di bangku sekolah. Tidak perlu minder kalau Anda tidak kuliah, Anda bisa belajar langsung dari kehidupan dan bertumbuh dalam hal-hal yang Anda pelajari. Belajar tidak mengenal usia dan waktu, sehingga semangatlah belajar dari siapapun, sehingga kita tahu dan bisa mempraktekkan banyak hal yang membuat kita semakin maju.

 

 

 

Giat belajar.

 


Add a Comment
No comments yet
↑ Back to Top