Mau Peduli

Maka dipegang-Nya tangan perempuan itu, lalu lenyaplah demamnya. Ia pun bangunlah dan melayani Dia. Matius 8 : 15

 

 

Seorang pengantar pizza di Memphis, Amerika Serikat, berjasa menyelamatkan nyawa seorang nenek karena nenek itu absen memesan pizza. Susan Guy, pegawai Domino’s Pizza, merasa heran karena Jean Wilson (82) tidak lagi memesan pizza pepperoni ukuran besar tiga hari berturut-turut. ″Kami membuat pizza untuknya setiap hari, bahkan sebelum dia telepon, kami tahu dia selalu pesan, ″ kata Susan kepada WMC-TV yang mewawancarainya. Pada hari ketiga, Senin, 21 Februari 2011, Susan melapor kepada bosnya dan mengunjungi ruman Wilson. Karena tak mendapat tanggapan dari tuan rumah, Susan menelepon polisi. Polisi mendobrak pintu dan menemukan Wilson terbaring di lantai. Ternyata nenek penggemar pizza itu terjatuh sejak Sabtu dan tak bisa bergerak untuk minta bantuan. Wilson pun segera dibawa ke rumah sakit.

Saudaraku, walaupun kelihatannya sepele namun tindakan Susan sangat berarti bagi Wilson. Di jaman sekarang rasa kepedulian sebagian manusia semakin tumpul. Kebanyakan orang sudah tak mau lagi meluangkan waktu, pikiran, maupun tenaga untuk peduli dengan nasib orang lain. Sebagai seorang Murid Yesus apakah kita pun sudah kurang peduli dengan kesusahan orang-orang di sekitar kita dan hanya peduli dengan kebutuhan diri sendiri dan orang-orang yang notabene menguntungkan kita? Tuhan kita adalah Tuhan yang mau peduli sehingga sebagai murid-Nya kita pun hendaknya mau peduli dengan kebutuhan orang lain. Kita peka dengan kesulitan orang lain sehingga tanpa disuruh kita segera bertindak untuk menolong.

Sepanjang hidup-Nya di dunia, Tuhan Yesus selalu peduli dengan siapapun yang Dia temui. Ketika bertemu mertua Petrus yang sedang sakit, Tuhan langsung menolong. Ketika bertemu orang yang sakit kusta, Yesus menolong. Ketika bertemu perwira di Kapernaum yang meminta tolong agar hambanya di sembuhkan, Yesus pun mau menolong. Bahkan sampai menjelang malam Yesus selalu mau menolong orang-orang yang dirasuk setan dan sakit.

Mau peduli adalah salah satu wujud dari kasih. Orang-orang di sekitarmu mungkin egois dan hanya memikirkan diri sendiri. Teman-temanmu mungkin termasuk golongan yang ada uang abang disayang, tak ada uang abang ditendang alias oportunis. Sebagai murid Yesus jadilah pribadi yang berbeda, jadilah pribadi yang mengasihi dalam segala keadaan. Pedulilah dengan orang-orang yang memerlukan bantuanmu karena itu bukti bahwa kamu mempraktekkan kasih.

 

 

Jangan pernah menjadi orang yang opportunis

 


Add a Comment
No comments yet
↑ Back to Top