FHTH Masa Penderitaan Tuhan Yesus

Sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggung-Nya, dan kesengsaraan kita yang dipikulnya. Tetapi Dia tertikam oleh pemberotakan kita. Dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepada-Nya, dan oleh bilur-bilur-Nya kita menjadi sembuh (Yes.53:4-5).

 Ayat ini merenungkan kembali kesengsaran dan kematian Tuhan Yesus di hari Jumat Agung ini. Lebih dari situ kita harus merenungkan dan ikut merasakannya kesengsaraan serta penderitaan Tuhan Yesus untuk menyatakan kasih-Nya buat kita semua. Tuhan Yesus mati tergantung di atas kayu salib, sekujur tubuh-Nya penuh dengan luka-luka, dari luka-luka itu keluar darah, darah tercurah / tertumpah, Tuhan Yesus mati karena kehabisan darah. Mengapa Tuhan Yesus harus mati dengan cara demikian? Mengapa tidak dengan cara yang lain? Mengapa Tuhan Yesus harus mati dengan cara yang mengerikan? Darah harus tercurah/tertumpah, Dia mati karena kehabisan darah. Alkitab berkata: “... tanpa penumpahan darah tidak ada pengampunan.” (Ibrani:9:22). Tuhan Yesus harus mati dengan cara demikian untuk mengampuni dosa saudara dan saya.

Kalau kita berbicara tentang penyakit bukan hanya sakit secara fisik saja, tetapi mungkin mental/jiwa kita yang sakit, mengalami tekanan - tekanan berat, kebingungan, ketakutan, tidak tahu apa yang harus diperbuat. Mungkin juga karena hubungan dalam keluarga sedang sakit, hubungan suami istri sedang sakit, hubungan orang tua anak sedang sakit, hubungan antar keluarga sedang sakit. Mungkin ekonomi/keuangan sedang sakit. Ingat; Tuhan Yesus sudah menanggung semuanya itu. “... oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.” (Yesaya:53:5).

Setelah Tuhan Yesus di tangkap di taman Getsemane, Dia menempuh jalan Penderitaan atau Via Dolorosa menuju penyalibanNya di kota Jerusalem. Via Dolorosa mengingatkan kita akan penderitaan Yesus demi menyelamatkan manusia dari hukuman dosa. Ini sekaligus peringatan bagi kita bahwa ada harga yang harus dibayar ketika mengiring Yesus. Dia berkata “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus… memikul salib-Nya setiap hari dan mengikut Aku” (Luk 9:23)

 


Add a Comment
No comments yet
↑ Back to Top