Daily Devotional - Ketika Semua Itu Nihil

Kita tahu sekarang, bahwa Elohim turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Elohim.”

(Roma 8:28)

Hal paling menakutkan adalah kegagalan. Kita sudah membangun semua rencana secara matang, namun secara tiba-tiba semua hanya tinggal reruntuhan. Kita menjadi sangat kecewa dan tidak tahu bagaimana harus berbuat. Bukan hanya rencana saja yang hancur namun juga hidup kita terasa hancur.

Ketika seseorang menjalin sebuah hubungan lalu tiba-tiba kandas di tengah jalan, maka kekecewaan itu akan melanda. Seseorang akan mengalami patah hati yang berkepanjangan. Ketika seseorang mulai bekerja lalu terkena PHK secara mendadak, maka kehidupannya akan berantakan dan bingung harus mencari uang untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.

Ketika anak-anak mulai melakukan hal menyimpang dan terjerumus ke narkoba atau seks bebas, maka sebagai orang tua akan merasa telah gagal dalam mendidik anaknya. Semua tampak sangat mustahil untuk menjadi indah. Semua yang telah terjadi seolah telah mematahkan harapan hidupnya.

Itulah yang akan terjadi bila kita tidak berpegang teguh kepada Tuhan Yesus. Saat seseorang mulai menjauh dari Tuhan, maka berkat-berkat dan damai sejahtera itu juga akan menjauh dari kehidupannya. Tuhan tidak pernah menjauhi kita, namun kita yang telah berjalan jauh dari Tuhan.

Saat kita dekat dengan Tuhan, dunia boleh berkata bahwa kita gagal, namun di tangan Elohim, kegagalan itu bisa menjadi berkat yang luar biasa. Bersama Yesus, kegagalan merupakan jalan utama untuk menuju kesuksesan. Tidak ada yang mustahil bila Yesus yang berperkara.

 


↑ Back to Top