Daily Devotional - Sukacita Di Tengah berbagai Peristiwa

Tetapi Aku bersorak-sorak karena Elohim, aku girang karena keselamatan dari padaNya.”

(Mazmur 35:9)

Kebanyakan orang mengakui bahwa ketika “segala sesuatunya berjalan lancar seperti yang kita inginkan” kita merasa jauh lebih bahagia dan hidup itu menjadi jauh lebih mudah. “Ayah pasti sudah menikmati hari yang menyenangkan di kantornya,” kata Peggy kecil kepada teman mainnya. “Ia tidak mengerem mobilnya kencang-kencang ketika memasukkannya ke garasi, dan ia juga tidak membanting pintu ketika masuk ke rumah. Dan bahkan ia memberi ibuku ciuman!”

Tetapi pernahkan Anda sungguh-sungguh memikirkan betapa jarangnya kita bisa merasakan bahwa hidup ini benar-benar di bawah kendali kita? Kita tidak punya wewenang untuk mengendalikan cuaca, atau terhadap lalu lintas di jalan tol, atau terhadap apa yang orang lain katakan atau lakukan. Orang yang menggantungkan kebahagiaannya pada situasi lingkungan yang ideal akan menderita dalam sebagian besar hidupnya. Penyair Lord Byron pernah menuliskan, “Manusia adalah bagaikan wayang bagi lingkungannya.” Akan tetapi, Rasul Paulus dalam situasi lingkungan yang paling buruk bisa menuliskan surat kepada jemaat di Filipi yang sarat dengan sukacita!

Yesus Kristus adalah orang yang hidupnya “penuh kesengsaraan dan yang biasa menderita kesakitan” (Yesaya 53:3). Tetapi Ia memiliki sukacita yang sangat mendalam, jauh di atas segala sesuatu yang dapat diberikan oleh dunia ini. Sewaktu Ia menghadapi kematian di atas bukit Golgota, Yesus berkata kepada para murid-Nya, “Semuanya itu Kukatakan kepadamu supaya sukacita-Ku di dalam kau dan sukacitamu menjadi penuh.” (Yohanes 15:11)

Bagaimana dengan sukacita Anda? Sakit penyakit, kematian, dan masalah keluarga adalah bagian dari fakta kehidupan sehari-hari. Tetapi Firman Tuhan dihiasi penuh dengan janji-janji sukacita bagi mereka yang hatinya melekat kepada Tuhan. Percayakan pada Tuhan untuk membimbing Anda ke dalam sukacitaNya.

 


↑ Back to Top