Blog / ISIS desak warga Suriah tak mengungsi ke Eropa

Dalam video itu, ISIS mendesak pengungsi Muslim untuk pindah ke kawasan-kawasan yang mereka kuasai. ISIS juga mengatakan bahwa negara-negara Eropa -yang menjadi tujuan pengungsi beberapa pekan balakangan- sebagai negara kafir. Kelompok militan tersebut mengatakan mestinya warga Suriah pindah ke wilayah-wilayah yang mereka kuasai, karena di wilayah inilah, kata ISIS, Islam "benar-benar diterapkan dengan benar".

 

 Tanpa menghiraukan keselamatan nyawa mereka, para pengungsi ini berjuang melintasi laut untuk meninggalkan negara-negara yang dikontrol Negara Islam (ISIS)

 

Kelompok yang menamakan diri Negara Islam, yang sebelumnya dikenal dengan ISIS, mengeluarkan video mendesak pengungsi Muslim untuk pindah ke kawasan-kawasan yang mereka kuasai.

ISIS mengatakan bahwa negara-negara Eropa -yang menjadi tujuan pengungsi beberapa pekan balakangan- sebagai negara kafir.

Dalam seri video ini ISIS mengatakan bahwa para pengungsi Muslim akan menghadapi diskriminasi selain juga akan dipermalukan di Eropa.

Sejak ISIS makin kuat di Suriah, jumlah warga yang meninggalkan negara tersebut bertambah karena mereka tidak ingin dikontrol oleh kelompok tersebut.

Tapi kelompok militan tersebut mengatakan mestinya warga Suriah pindah ke wilayah-wilayah yang mereka kuasai, karena di wilayah inilah, kata ISIS, Islam "benar-benar diterapkan dengan benar".

 

Puluhan ribu migran dari Suriah berada di Eropa dalam beberapa waktu terakhir, melewati rute Turki-Yunani-Hongaria dengan tujuan negara-negara Eropa barat.

 

Reaksi para pemimpin negara-negara Muslim Arab

Jerman sudah menyatakan bersedia menampung para migran Suriah dan ratusan sudah tiba di beberapa kota, namun belakangan mengetatkan perbatasan dengan alasan sumber daya dan fasilitas pendukung tak lagi mencukupi untuk menerima pengungsi.

Pemerintah di Berlin mengatakan beban dari krisis migran ini harus dibagi rata ke semua negara anggota Uni Eropa.

Hongaria untuk sementara juga menutup perbatasan dengan Serbia, jalan masuk populer pendatang ke Eropa.

 

Sementara itu, kaum Islamis terus menjalankan propaganda mereka

BBC.com


Add a Comment
| 31
Mata Air
Reply| 29 Sep 2015 14:46:43
@Jelita : seharusnya sejak awal harusnya ngr2 islam manapun didunia, harus memeranginya dan bukan malah buka suaranya belakangan, setelah di dunia maya heboh dan mengkritik " ---malah diam-diam aja.
Mengeluarkan fatwanya juga "belakangan" menentang islam extra dan radical, semacam: ISIS, Boko Haram, Al Shahab, Al Nusa, Taliban, dll.....
Tanggapan : benar bu , mereka biasanya akan langsung beraksi beringas jika ada yang menjelekkan islam , padahal mereka selalu klaim ISIS oknum yang merusak nama islam karena kesesatannya
Mata Air
Reply| 29 Sep 2015 14:14:01
@ungke , tambahan syarat yang kedua , mengucapkannya sambil berdiri di atas kitab sucinya
Albert
Reply| 23 Sep 2015 14:27:03
Seharusnya Eropa waspada thd Imigran Muslim asal Suriah karena ada 400 penyusup ISIS yg menjadi imigran. Imigran Muslim hijrah ke Eropa untuk membentuk kalifah.
Jerico
Reply| 21 Sep 2015 21:16:17
Russia mengirim 5000 pasukan salib ke Suriah sepertinya om Putin sudah tidak sabar ingin membantai habis isis
Jelita
Reply| 21 Sep 2015 20:48:07
Reply @Jelita, 21 September 2015, 14:54.
Koreksi nama ketua PBB alias SekretarisJendral PBB tertulis Jong Kim Moon, seharusnya yang ditulis dan dimaksud adalah: Ban Kim Moon.
< Demikianlah telah terkoreksi >.
mbah sawer
Reply| 21 Sep 2015 15:49:31
@maulana
Ustad, disana islamcracy dgn syariah islam yg kejam gak laku, tapi democracy yg menghargai umat manusia. Lihat gambar di atas, manusia2 muslim berotak onta sepertimu yg nuntut islamcracy.

respon :::
bro @maulana...
demokrasi dengan islam itu tidak mungkin hidup selaras sejalan seirama bro....mereka tidak bisa dipersatukan mesra bak pasangan suami istri...
kalau ku analogi kan...demokrasi dengan islam itu persisnya kira2 seperti 'memasukkan seekor ayam ke dalam kandang ular'
yang satu akan dimangsa yang lainnya....
atau...bisa saja islam menggunakan demokrasi sebagai "kuda tanggangan", dan itulah yang aku sebut dengan al-takiyah!
habis manis(nya) (demokrasi), sepah(nya dari demorasi itu boleh) dibuang!
demikian sedikit pencerahan....
mbah sawer
Reply| 21 Sep 2015 15:40:16
@perdana
Eropa bukan Kristen bung, Kekristenan sudah ngga laku lagi di sana.
Respon :::
eropa memang "bukan" (tidak lagi) kristen, dan kekristenan memang sudah (mulai) "nggak laku" disana...
tapi ingat, tanpa kontribusi bangsa eropa dulu, indonesia tidak akan pernah mengenal agama kristen, dan sebagai salah seorang penerusnya, aku merasa bersyukur bisa ketemu kamu dan mengomentari tulisanmu disini...
Jelita
Reply| 21 Sep 2015 15:10:39
untuk @Butahuruf (ke.2).

Demikian pula negara-negara Unie Eropa ( petinggi2, pejabat2 ngr Unie Eropa ), " hanya karena kepentingan politik " dan istilah " Politic friends ".
( yang mana biasa terjadi didunia politik, termasuk: di Amerika, di Indonesia, di Australia, Unie Eropa, dll.........dll.).

Tidak berani mengkritik negara-negara Islam, tentang " sejak awal terbentuk dan terjadinya organisasi2 islam extra dan sgt2 radical, semacam: ISIS, Boko Haram, Al Shabab, Al Nusa, Taliban, dll ....".
S/d akhirnya benar-benar terjadi hingga sekarang, dan gadis2 muda Non islam agamanya seperti di Africa di Culik, diperkosa dan dijual.
<< itu hanya salah satu contoh nyata/terjadi, masih bnyk bisa dikemukakan >>.

Logika = akal sehat mans, kan seharusnya " seharusnya sejak awal harusnya ngr2 islam manapun didunia, harus memeranginya dan bukan malah buka suaranya belakangan, setelah di dunia maya heboh dan mengkritik " ---malah diam-diam aja.
Mengeluarkan fatwanya juga "belakangan" menentang islam extra dan radical, semacam: ISIS, Boko Haram, Al Shahab, Al Nusa, Taliban, dll......

Logika , harusnya negara-negara islam (para pejabat2 dan petinggi2 islam agamanya ) ittu " yang seharusnya aktif sejaka awal mula bersuara dan mengeluarkan fatwa dan bertindak dan membasmi ".
Tapi diam , malah dijadikan " sebagai alat untuk penybar islam melalui imigran2 islam dan pendatang2 islam ".
Itulah: islam.

sebaliknya karena Tidak ada pengenalan pribadi / rohani dari para pejabat2 dan petinggi2 Unie Eropa dan PBB, dan ngr2 barat , maka: mikir dan tindakknya telat / terlambat, cuma kemanusiaan doang ".
( shg tidak mengenal benar ttg 2 nomor, yakni: no.1 dan 2 dari perintah 10 perintah Tuhan ).
Yang sesungguuhnya , harusnya menindaki pula:
ttg Kelangsungan Iman umat dan bait suciNYA akan ABBA BAPA YHVH dan dlm YESUA>
Jelita
Reply| 21 Sep 2015 14:54:24
Reply @Butahuruf , 18 september 2015, 11:31,
Sebenarnya kaum suriah tidak perlu migrasi keeropa jika arab saudi dan negara OKI mau bersama2 perangi ISIS dan menyelesai konflik dinegara suriah.. tp nyata nya Isis merajarela di negara suriah.. dan arab saudi diam2 aja tanpa mau melawannya.. Artinya Isis adalah islam sebenarnya krn tidak ada reaksi negara islam utk memeranginya.. ISIS=ISLAM=HELL.

Respon:
saya setuju dengan sdr.dengan ID @ Butahuruf, bahwasnya Unie Eropa " sesungguhnya tidak berkewajiban menerima semua pengungsi dan imigran tsb ", karena: sesungguhnya justru Saudi Arabia, UEA, negara2 kaya minyak bumi mentah tsb lah yang seharusnya ""sejak awal " memerangi ISIS, termasuk: negara2 islam lain lainnya, termsuk: Indonesia, Pakistan, Balngladesh, dll............mrpkan ngr-ngr islam < walau Inds bukan ngr islam, tapi dikenal dunia, sebagai penduduk yang secara KTP masih sbg islam terbanyak jumlah penduduknya memeluk islam ----enta h dan bisa jadi terjadi, klu realita sudah menyusut banyak >.

Karena " tidak sejak awal memerangi ISIS " , maka akibatnya sprti sekarang melubernya imigran2 islam dan pendatang2 islam ke ngr2 barat, termsk: ke Eropa.

seperti halnya pidato Ketua PBB, Jong Kim Mun, dalam pidatonya , hanya berani melihat dari segi kemanusiaan pengungsi dan mengkritik ngr2 UNie Eropa, " tapi tidka berani mengkritik Saudi Arabia dan UEA ", perihal: ISIS dan islam, Perihal: " sejak awal ISIS beroperasi ".
Termasuk: " sejak awal beroperasinya islam2 extra dan sgt2 radical, sprti: itu tadi: ISIS, Boko Haram, Al Shabab, dan sejenis ".

Ini menunjukkan seperti sy maksud di reply sy pernah sebutkan :
" Tidak ada keseimbangan akan pengenalan dan praktek pengenalan rohani prb TUHAN SEMESTA ALAM sejati dan perihal kemanusiaan < kaitan: dgn Hukum /Perintah 10 perintah Tuhan, di Hukun / Perintah ke 1 dan ke 2 >.
Jelita
Reply| 21 Sep 2015 14:41:08
(ke.2) masih untuk @ perdana,

Demikian juga bukan hanya dilihat semata-mata dari " segi kemanusiaan si dan para imigran dan pendatang ".
<< coba kemb. baca ke 1, reply sy tsb >>.

Tapi dari segi semua / banyak cakuppan, dari: pemerintah, dan penduduk dan warganegara yang mendiami dan yang ada baik: dari si penerima dan si pendatang. -- dari: segi demogragi, geografi, sosial, ekonomi, dan masih banyak lagi !!

contoh yang nyata-nyata terjadi: dimana para imigran islam dan pendatang islam telah berdiam di ngr2 barat di Eropa, contoh: di Perancis, Belanda, Inggris, --- mereka telah diterima baikbaik, telah mendapatkan penghidupan layak, tapi...............sebagai balasannya: menghendaki penerapa syahriah islam. /// Itu namanya: bukan cuma kurang ajar, tapi : sudah awal sebagai tamu, diterima, dikasih penginapan, lalu mentung !! Malah pengin berkuasa, sebutan banyak :
" mentung, ngelunjak, tidka tahu diri dll..........dll ".
Hanya: karena hendak menerapkan syahriah islam dan islam kaffah.
Jelita
Reply| 21 Sep 2015 14:36:31
unuk @ perdana.

Ajaran islam dan agama Islam pun sebenarnya sudah kagak laku dan memang tidak laku di negara-negara Barat ( baik: Amerika, Unie Eropa, Australia, kanada, New Zealand).

Kalaupun terlihat laku itu karena kebanyakkan pendatang Islam dan Imigran islam datang, tinggal dan beremigrasi ke negara2 barat tsb.

Lagipula islam itu bersifat standard ganda dan dengan taqiyahnya.
sedangkan orang-orang barat maupun siapapun tidak mengenal islam dalam-dalam, alias: sama sekali tidak mengerti ttg islam dan tidak mengerti sekaligus ttg kristiani , tahunya " cuma permukaannya doang ", maka: pasti ketipu. /// Apalgi kalau kaitan dengan " urusan penis dan vagina " alias kawin - mengkawinkan .

Karena............orang-orang barat secara umumnya juga orang-orang Non Barat dan Non islam, biasanya " lebih punya hati nurani " , kurang waspada dengan taqiyah islam.

Walau memang: di Injil sendiri bicara bhw: " didunia ini tidak ada seorang mans manapun yang baik ( artinya: kamu mau beragama apapun, tidka menjamin seseorang baik ).
Tapi kalau seseorang itu menjadi Pelaku Firman yang mengasihi TUHAN ( YAHWEH / YHVH/ JEHOVAH / ELSHADDAI/HASYEM ) yang adalah ALFA dan OMEGA dan bahkan merendahkan diriNYA dan berkarya dalam Kemanusiaan YESUS = YESHUA dan dalam wujud YESHUA ( sbg: reprensentatif / perwujudan TUHAN SEMESTA ALAM TIDKA KELIHATAN MENJADI KELIHATAN ), dengan : Mengasihi TUHAN sepenuh hati dan mengasihi mans --- artinya: berimbang.
Maka: itu berkenan kepada DIA.

Pengertian " Kasih " itu sering disalahgunakan oleh mans mans,
sebab ditinjau dan dilihat harus dari segi sosial , demografi, geografi dan cakupan luas (( sy sdh pernah mengemukakan )).
<< tidka hanya dilihat demi kepentingan seorang individu doang , contoh: imigran, pendatang ----jadi harus dilihat dari secara kebaikkan negara masing2, baik: penerima dna pendatang, plus: penduduk dan wargangr msg2 = menyeluruh >>.

(ke.2)
Tama
Reply| 21 Sep 2015 10:38:23
@perdana
Eropa bukan Kristen bung, Kekristenan sudah ngga laku lagi di sana.

Respon
Syariah Islam cocoknya untuk Saudi Arabia yg konservatif, rasis & diskriminasi thd Non Muslim.
Albert
Reply| 21 Sep 2015 10:31:08
@Perdana
Eropa bukan Kristen bung, Kekristenan sudah ngga laku lagi di sana.

Respon

Indonesia bukan negara Islam bung, tetapi Pancasila,Bhinneka Tunggal Ika walaupun mayoritas beragama Islam.
Syariah Islam hanya di terapkan di Serambi Mekah Aceh.
Josh
Reply| 21 Sep 2015 10:20:18
@ Perdana
Eropa bukan Kristen bung, Kekristenan sudah ngga laku lagi di sana.

Respon
Albania, Bosnia Herzegovina & Turki bukan negara Islam tetapi negara Sekuler.Syariah Islam sudah nggak laku, walaupun mayoritas Muslim.
maulana
Reply| 21 Sep 2015 05:13:17
@perdana
Eropa bukan Kristen bung, Kekristenan sudah ngga laku lagi di sana.

Rspn.
Ustad, disana islamcracy dgn syariah islam yg kejam gak laku, tapi democracy yg menghargai umat manusia. Lihat gambar di atas, manusia2 muslim berotak onta sepertimu yg nuntut islamcracy.
Godlyv
Reply| 20 Sep 2015 09:36:51
Yesus mencintai umat Islam juga, oleh karena itu mereka harus dibawa kepada suatu tempat yang aman dan damai. Sebab didalam Yesus ada kedamaian,ketenagna. Yesus tahu bahwa cuma Dia satu-satunya Jalan Kebenaran dan Hidup. ""Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku." (Yohanes 14:6). Inilah yang disebut pertobatan masal di abat ini. Muhammad nabi Islam telah merusak jutaan umat Islam dengan sosok dalam Gua Hira yang tidak pernah nampak berabad-abad. Sebagai orang Kristen,kita harus menerima dan memberi kedamaian bagi mereka yang berabad-abad mencari jalan yang lurus,namun tidak pernah menemukan jalan itu. Islam tidak menjamin keselamatan bagi jutan pengungsi Islam. Sudah saatnya Yesus harus memberikan kelegaan bagi mereka. ""Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu." (Matius 11:28). Tuhan akan membuka hati mereka untuk memberi pertimbangan,manakah yang baik. Kepada umat Kristiani,marilah kita berlutut dan mendoakan para pengungsi agar mereka juga hidup dalam kedamain seperti yang anda dan saya rasakan ini. Umat Islam belum mengenal kebenaran yang sejati seperti apa. Syalom salam Sejahtera.
perdana
Reply| 20 Sep 2015 08:17:33
@MoonLord wrote:
"semoga para pengungsi mendapatkan kedamaian di negara2 yang mau menerima mereka.. dan mereka bisa melihat bahwa Kasih Kristuslah yang berkuasa di negara2 yang menjadi tempat pengungsian mereka.. :) "
===================================================
Eropa bukan Kristen bung, Kekristenan sudah ngga laku lagi di sana.
ungke
Reply| 19 Sep 2015 11:26:18
Kenapa Eropa masih berisi para usefull idiot??..seharusnya mereka cuma menerima pengungsi yang NON MUSLIM, karena status mereka yang sudah pasti TERANIAYA oleh islam..sedangkan yang islam seharusnya langsung dideportasi balik lagi ke Suria,karena bukankah mereka ini (para muslim) sangat ingin menerapkan syariat islam? kenapa mereka malah lari dari ISIS yg nyata nyata menerapkan syariat islam secara kaffa, kenapa mereka malah diterima di negara kafir yg nota bene tidak menerapkan syariat islam?
sebenarnya syaratnya sederhana saja untuk para imigran ini yaitu :
1. Suruh mereka makan daging BABI, dan
2. Suruh ucapkan semacam SYAHADAT dengan kalimat "Saya bersaksi bahwa muhammad dan auloh adalah IBLIS.
Jika mereka menolak kedua syarat tersebut, langsung pulangkan kenegara asal mereka,habis perkara.
rianti
Reply| 18 Sep 2015 22:47:38
no democracy just islam, tapi kenyataannya mereka yang nyata2 muslim lebih memilih negara kafir,harusnya nyadar dong, no democracy itu benar2 crazy.
echo
Reply| 18 Sep 2015 22:47:26
Sementara Islam di Indonesia menyebut diri islam nusantara jadi bukan kaffah, supaya lebih mendekati "rahmatan lil alamin". Bingung.....
Fetching more Comments...
↑ Back to Top