Blog / Hijab : Wahyu yang Dipaksa Turun oleh Umar

Hijab : Wahyu yang Dipaksa Turun oleh Umar

 

sumber: wikiislam.net

 

Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabny ke seluruh tubuh mereka." Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. 33: 59)

 

Muslim percaya bahwa penggunaan hijab adalah kewajiban bagi setiap muslimah. Allah sendiri yang memerintahkannya dalam surah 24: 31 dan 33: 59. Dalam ayat-ayat tersebut, muslimah diharuskan untuk menggunakan kudung yang menutupi bagian dada mereka. Jilbab mereka harus menutupi seluruh tubuh mereka. Dikatakan bahwa tujuan dari penggunaan hijab itu sendiri adalah untuk melindungi wanita dari gangguan.

Tidak banyak muslimah yang mengerti latar belakang turunnya wahyu ini. Tidak banyak yang mengetahui bahwa pada awalnya Muhammad sendiri tidak mewajibkan wanita, khususnya istri-istrinya, untuk menggunakan hijab ini. Adalah Umar bin Khattab yang mendorong Nabi agar menyuruh istri-istrinya menggunakan kerudung. Muhammad tidak serta merta menuruti permintaan Umar. Namun tampaknya Umar bertekad agar permintaannya ini diwujudkan. Ia mengikuti istri-istri Muhammad ke mana pun mereka pergi, bahkan ketika mereka pergi ke kamar kecil. Hal ini terjadi pada Sauda, salah satu istri Muhammad. Sauda tentu saja merasa tidak nyaman dan melaporkan perilaku Umar tersebut kepada suaminya. Mendengar laporan tersebut, maka Allah menurunkan wahyu yang berkaitan dengan penggunaan hijab.

Cerita di atas tidak terdapat dalam Qur’an, melainkan dalam hadis Bukhari (Bukhari 1: 4: 148). Tidak hanya sekali, cerita tersebut disebutkan berkali-kali (Bukhari 8: 74: 257 dan Muslim 26: 5397).  Selain itu, bukankah hadis Bukhari dan Muslim merupakan kumpulan hadis yang diakui sahih?

Muslim mengakui bahwa Allah adalah Yang Maha Tahu. Tentulah Allah mengetahui kebutuhan umatNya jauh sebelum mereka memikirkannya. Qur’an sendiri merupakan perintah Allah yang diturunkan ke bumi. Tanpa adanya manusia pun, Qur’an seharusnya telah ada. Akan tetapi, mengapa Umar harus memaksa Muhammad terlebih dahulu untuk meminta Allah agar menurunkan perintah penggunaan hijab? Mengapa pada awalnya Muhammad tidak menggubris permintaan sahabatnya? Mengapa ia tidak meminta atau berdoa kepada Allah meminta hikmat mengenai permintaan ini? Mengapa Allah baru bersedia menurunkan wahyu mengenai penggunaan hijab setelah terjadi kejadian yang memalukan dalam rumah tangga Muhammad? Pertanyaan selanjutnya, mengapa Allah seolah-olah selalu siap mengakomodasi kebutuhan Muhammad? Bila benar demikian, maka siapakah Allah itu sesungguhnya? 


Add a Comment
| 35
JANGAN GITU AH
Reply| 23 Nov 2015 10:34:38
@riza
Riza: perempuan muslimah tersebut tidak perlu dikasihani,, mengapa???? Karena pakaiannya telah melindunginya dari pelecehan.
Yang perlu dikasihani adalah perempuan perempuan yang berpakaian tetapi dia "telanjang". Mengapa????? Karena perempuan tersebut selalu menjadi daya tarik seksual bagi laki laki yang "memandangnya".

Tanggapan:

Inilah bentuk diskriminasi gender yang dikembangkan dan dimsyhur kan dalam islam. Islam berdalih kaum wanita adalah aurat bagi pandangan kaum pria, padahal sesungguhnya Islam begitu merendahkan martabat wanita serendah-rendahnya. Wanita dianggap sebagai aurat adalah sebuah kebodohan yang luar biasa. Lalu pria dipandang sebagai apa? Sebagai penis dong? toh wanita bisa terangsang melihat pria yang dia sukai? Kenapa pria tidak juga dikurung dengan karung goni sekalian?

Wanita pada hekekatnya sebagai godaan bagi lelaki? Goblok kamu! Wanita adalah partner setara dengan pria, diciptakan untuk saling bekerja sama.

Islam mempersalahkan wanita muslim atas kelakuan amoral pria muslim. Tidak pernah si pria ditekan untuk tidak melakukan hal-hal amoral terhadap wanita. Kejahatan berawal dari dalam pikiran. Godaan menyusup lewat sana. Karena itu seharusnya pria lah yang mesti dipersalahkan jika terjadi pelecehan seksual terhadap wanita karena secara kodrat kaum pria lebih agresif dibanding wanita.

Apa yang diajarkan Yesus tentang kejahatan pikiran adalah benar tatkala Ia berkata: "Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya. "Matius 5:28

Islam, ajaran karang Muhammad ditujukan untuk kepentingan kaum pria, terutama kepentingan nafsu birahinya. Membawa nama sesembahan adalah cara efektif untuk membungkam jalan pikiran kaum wanita yang pasrah atas teror melalui ancaman api neraka. Islam adalah kejahatan sempurna untuk menutupi kedok kaum pria yang hidup di dalam alam pikiran kotor mereka.
Margono
Reply| 23 Nov 2015 07:39:18
@riza, ini tulisanmu ke saya:
"Seandainya dengan telanjang kita menjadi maju, maka sudah lama para hewan telah melalui peradaban yang tertinggi".

Tanggapan:
Saya setuju dengan pendapatmu, perempuan normal tidak mungkin telanjang di depan umum, namun perempuan normal juga tidak mungkin pakai kebaya saat berenang....artinya semua sesuai pada tempatnya.

"Seandainya dengan berhijabnya perempuan-perempuan Arab meyebabkan bangsa Arab menjadi bangsa yg maju, maka sudah lama bangsa Arab bisa mencapai bulan".
Hun
Reply| 11 Nov 2015 23:41:34
@riza menulis:
saya sudah pernah sampaikan mengenai poligami, bahwa poligami hanya membatasi jumlah istri.

Respon:
Kalau membatasi, ya hanya satu...kalau membolehkan empat, namanya bukan membatasi...apalagi sang nabi besar malah melanggar batasan itu...

@riza menulis:
Poligami sudah dilakukan ribuan tahun jauh sebelum muhammad lahir.

Respon:
Lalu perbaikan apa yang dibawa muhammad??
Koq malah ikut melestarikan??
Apakah kakek muhammad poligami??
Apakah abdullah, ayah muhammad poligami??
Lucunya..muhammad baru berani berpoligami setelah khadijah meninggal...kenapa gak berani poligami sewaktu kadijah masih hidup??

@riza menulis:
Bahkan poligami sebelum muhammad lahir, lebih kejam pada perempuan

Respon:
Ah..klaim kosong doang tanpa bukti...allah swt juga bisa...!!
Khadijah bisa jadi sudagar...artinya perlakuan terhadap wanita sudah lebih baik sebelum islam, malah jadi mundur setelah islam...
Hun
Reply| 11 Nov 2015 23:31:14
@riza menulis:
"Seandainya dengan telanjang kita menjadi maju, maka sudah lama para hewan telah melalui peradaban yang tertinggi".

Respon:
Emang kalau tidak berhijab, berarti harus telanjang??
Dalam cerita karangan muslim, muslimah yang mengatakan kalimat diatas jelas sangat konyol logika berfikirnya. Yang ditanyakan adalah hijabnya, malah dijawab dengan membandingkan dengan telanjang...
Emang dengan mengkarungi wanita juga membuat makin maju??
..Seandainya dengan mengkarungi tubuh wanita menjadi maju, sudah dari dulu kepompong melalui peradaban yang tinggi...
Banyak kalimat begituan bisa kita karang... Jadi muslim jangan merasa sudah pintar bisa mengarang kalimat seperti diatas ya!!!
Lagipula otak laki-laki yang rusak, kenapa wanita yang harus dikarungi??
Tidak mampukah islam membuat otak laki-laki menjadi tidak rusak kalau memandang wanita??
Islam yang gagal membuat laki-laki jadi benar...wanita yang jadi korban dikarungi...
riza
Reply| 08 Nov 2015 23:37:59
@Margono

margono: Tuhan mengambil rusuk Adam hanya 1 saja yg kemudian dijadikan Hawa sebagai isteri bagi Adam. Tidak sampai 3 atau 4 rusuk diambil Tuhan, lalu kenapa si alloh swt mengijinkan muslim beristeri sampai 3 atau 4, berarti si alloh swt bukan Tuhan yg menciptakan si Adam, paham!.

Riza: saya sudah pernah sampaikan mengenai poligami, bahwa poligami hanya membatasi jumlah istri.
Poligami sudah dilakukan ribuan tahun jauh sebelum muhammad lahir.
Bahkan poligami sebelum muhammad lahir, lebih kejam pada perempuan

Margono: Hawa diambil dari rusuk Adam agar Hawa dijaga dan dilindungi, tidak diambil dari tulang kepala untuk dijunjung tinggi, tidak diambil dari tulang kaki untuk diinjak atau direndahkan.

Riza: betul sekali,, dan islam agama yang sudah mengaturnya dengan baik.

Margono: Saya pernah melihat di mall muslimah Arab yg berpakaian sangat islami, model karung hitam hanya tampak mata seperti ninja. Dia hanya mengekor dan melihat-lihat suaminya saja memilih-milih pakaian....kasihan benar saya melihatnya, sementara isteri saya bebas memilih model yg dia suka.

Riza: perempuan muslimah tersebut tidak perlu dikasihani,, mengapa???? Karena pakaiannya telah melindunginya dari pelecehan.
Yang perlu dikasihani adalah perempuan perempuan yang berpakaian tetapi dia "telanjang". Mengapa????? Karena perempuan tersebut selalu menjadi daya tarik seksual bagi laki laki yang "memandangnya".

Margono: Manusia diberi akal oleh Tuhan untuk berkreasi, diberi akal untuk berpakaian yg baik dan wajar pada tempatnya

Riza: pastinya lah,, dan itulah yang dilakulan petempuan perempuan muslimah yang berpakai baik dan wajar supaya kehormatannya terjaga

Margono: Berpakaian itu sesuai pada tempatnya, karena Tuhan yg sejati memberikan akal kepada kita.

Riza: perempuan yang berakal akan sealu menutup aurat supaya tidak "dinikmati" laki laki,,,

"Seandainya dengan telanjang kita menjadi maju, maka sudah lama para hewan telah melalui peradaban yang tertinggi".
Margono
Reply| 08 Nov 2015 20:18:26
@riza
Kamu mengutip ayat Alkitab untuk membela ajaran Islam, kenapa muslim selalu melakukannya sementara muslim selalu berkata Alkitab sudah dipalsukan. Kamu sebaiknya ke www.sarapanpagi kalau mau membahas Alkitab.

Tuhan mengambil rusuk Adam hanya 1 saja yg kemudian dijadikan Hawa sebagai isteri bagi Adam. Tidak sampai 3 atau 4 rusuk diambil Tuhan, lalu kenapa si alloh swt mengijinkan muslim beristeri sampai 3 atau 4, berarti si alloh swt bukan Tuhan yg menciptakan si Adam, paham!.

Hawa diambil dari rusuk Adam agar Hawa dijaga dan dilindungi, tidak diambil dari tulang kepala untuk dijunjung tinggi, tidak diambil dari tulang kaki untuk diinjak atau direndahkan.

Nasib muslimah sangat menyedikan, boleh dimadu atau menjadi isteri muda, kalau melawan suami boleh dipukul dan diceraikan, dikarungkan seperti ninja, gak ada gunanya mode bagi muslimah, pakaiannya semua model karung hitam.

Saya pernah melihat di mall muslimah Arab yg berpakaian sangat islami, model karung hitam hanya tampak mata seperti ninja. Dia hanya mengekor dan melihat-lihat suaminya saja memilih-milih pakaian....kasihan benar saya melihatnya, sementara isteri saya bebas memilih model yg dia suka.

Muslimah yg dipenjarakan dalam pakaian karungnya tersebut bukan atas kehendak suaminya, tetapi atas kehendak si alloh swt yg dengar saran dari Umar.

Manusia diberi akal oleh Tuhan untuk berkreasi, diberi akal untuk berpakaian yg baik dan wajar pada tempatnya. Si alloh swt adalah tuhan yg tolol sehingga tidak memberi kesempatan kepada muslimah untuk dapat berpikir wajar dan sopan. Muslimah tidak mungkin berenang di danau/laut kalau dianya taat kepada si alloh swt.

Berpakaian itu sesuai pada tempatnya, karena Tuhan yg sejati memberikan akal kepada kita. Walau tidak semua perempuan kafir mempergunakan akalnya dalam berpakaian, kalau muslimah memang di larang menggunakan akal untuk berpakaian.

Penjelasan saya baru salah satu contoh dimana ajaran Islam sangat merendahkan muslimah, paham!.
riza
Reply| 07 Nov 2015 20:39:03
@Margono

Lanjutan

Dan kalau ternyata si istri memang tidak perawan lagi, maka DIA HARUS DIRAJAM SAMPAI MATI:

[Ulangan 22:20-21] “Tetapi jika tuduhan itu benar dan tidak didapati tanda-tanda keperawanan pada si gadis, maka haruslah si gadis dibawa ke luar ke depan pintu rumah ayahnya, dan orang-orang sekotanya haruslah melempari dia dengan batu, sehingga mati–sebab dia telah menodai orang Israel dengan bersundal di rumah ayahnya. Demikianlah harus kauhapuskan yang jahat dari di antara kamu”.

Padahal seorang perempuan BISA KEHILANGAN KEPERAWANAN KARENA BANYAK HAL, misalnya kecelakaan, TIDAK HANYA KARENA BERZINAH.

Apabila seorang perempuan mengalami menstruasi, alkitab menganggap apapun yang disentuhnya dan siapapun yang disentuhnya serta siapapun yang menyentuh sesuatu yang telah disentuhnya sebagai telah terkena najis (Efesus 5:19-27). Kalau ini diterapkan, berarti perempuan itu HARUS MENGASINGKAN DIRI. Dan tidak cukup sampai di situ, menstruasi dipandang sebagai dosa dan perempuan yang mengalaminya harus melaksanakan upacara korban penghapusan dosa (Efesus 5:28-30)

Dan alkitab memandang perempuan sebagai hak milik laki-laki yang bisa dialihkan kepada siapa saja. Seorang istri yang ditinggalkan mati suaminya harus kawin dgn saudara laki-laki suaminya (Ulangan 25:5), perempuan dianggap sebagai rampasan perang (Ulangan 20:14, Ulangan 31:9, II Tawarikh 28:8, Hakim-hakim 21:14). Bagi alkitab, dalam peperangan tidak dibedakan perempuan, anak-anak, atau orang tua, semuanya boleh DIBUNUH (Bilangan 31:17, Ulangan 20:16, Yosua 6: 21, Yosua 10: 28).
Alkitab bahkan sempat-sempatnya membayangkan kejadian lucu seperti di bawah ini:

[Ulangan 25:11-12] “Apabila dua orang berkelahi dan isteri yang seorang datang mendekat untuk menolong suaminya dari tangan orang yang memukulnya, dan perempuan itu mengulurkan tangannya dan menangkap kemaluan orang itu, maka haruslah kaupotong tangan perempuan itu; janganlah engkau merasa sayang kepadanya.”

Nasibmu wahai perempuan, maksud hati hendak menolong suami, eh, malah tanganmu harus dipotong!
riza
Reply| 07 Nov 2015 20:36:53
@Margono

PEREMPUAN TIDAK MEMILIKI HAK MENGEMUKAKAN PENDAPAT ATAU BERTANYA
“Sama seperti dalam semua Jemaat orang-orang kudus, perempuan-perempuan harus berdiam diri dalam pertemuan-pertemuan Jemaat. Sebab mereka tidak diperbolehkan untuk berbicara. Mereka harus menundukkan diri, seperti yang dikatakan juga oleh hukum Taurat.”

[1 Korintus 14:34-35] “Jika mereka ingin mengetahui sesuatu, baiklah mereka menanyakannya kepada suaminya di rumah. Sebab tidak sopan bagi perempuan untuk berbicara dalam pertemuan Jemaat.”

[1 Timotius 2:11] “Seharusnyalah perempuan berdiam diri dan menerima ajaran dengan patuh.”

PEREMPUAN TIDAK BOLEH MENJADI PENGAJAR
[1 Timotius 2:12] “Aku tidak mengizinkan perempuan mengajar dan juga tidak mengizinkannya memerintah laki-laki; hendaklah ia berdiam diri.”

Alasannya? “Karena Adam yang pertama dijadikan, kemudian barulah Hawa ” (1 Timotius 2:13)

HUKUM YANG BERLAKU BAGI PEREMPUAN
Apa yang terjadi jika seorang SUAMI MENUDUH ISTRINYA TIDAK PERAWAN LAGI SAAT DINIKAHI? Menurut alkitab:

[Ulangan 22:13-15} “Apabila seseorang mengambil isteri dan setelah menghampiri perempuan itu, menjadi benci kepadanya, menuduhkan kepadanya perbuatan yang kurang senonoh dan membusukkan namanya dengan berkata: Perempuan ini kuambil menjadi isteriku, tetapi ketika ia kuhampiri, tidak ada kudapati padanya tanda-tanda keperawanan–maka haruslah ayah dan ibu gadis itu memperlihatkan tanda-tanda keperawanan gadis itu kepada para tua-tua kota di pintu gerbang.”

Bayangkan, justru si istri yang harus menanggung malu dgn membiarkan para tetua kota memerika kemaluannya untuk mengetahui apakah ia perawan atau tidak.
riza
Reply| 07 Nov 2015 20:34:17
@Margono

Lanjutan

[Efesus 5:22-24] “Hai isteri, tunduklah kepada suamimu seperti kepada Tuhan, karena suami adalah kepala isteri sama seperti Kristus adalah kepala jemaat. Dialah yang menyelamatkan tubuh.Karena itu sebagaimana jemaat tunduk kepada Kristus, demikian jugalah isteri kepada suami dalam segala sesuatu”

[1 Korintus 11:3-9] Dan harkat laki-laki di mata Tuhan berada di atas perempuan.

“Tetapi aku mau, supaya kamu mengetahui hal ini, yaitu Kepala dari tiap-tiap laki-laki ialah Kristus, kepala dari perempuan ialah laki-laki dan Kepala dari Kristus ialah Allah”.

“Tiap-tiap laki-laki yang berdoa atau bernubuat dengan kepala yang bertudung, menghina kepalanya.”

“Tetapi tiap-tiap perempuan yang berdoa atau bernubuat dengan kepala yang tidak bertudung, menghina kepalanya, sebab ia sama dengan perempuan yang dicukur rambutnya.”

“Sebab jika perempuan tidak mau menudungi kepalanya, maka haruslah ia juga menggunting rambutnya. Tetapi jika bagi perempuan adalah penghinaan, bahwa rambutnya digunting atau dicukur, maka haruslah ia menudungi kepalanya”.

“Sebab laki-laki tidak perlu menudungi kepalanya: ia menyinarkan gambaran dan kemuliaan Allah. Tetapi perempuan menyinarkan kemuliaan laki-laki”.

“Sebab laki-laki tidak berasal dari perempuan, tetapi perempuan berasal dari laki-laki.”

“Dan laki-laki tidak diciptakan karena perempuan, tetapi perempuan diciptakan karena laki-laki.

Karena itulah perempuan DIWAJIBKAN menutup kepalanya, bukan sebagai tanda kehormatan tapi sebagai tanda harkat mereka yang berada di bawah laki-laki. Makanya sangat sedikit perempuan nasrani yang mau mengenakan penutup kepala.
riza
Reply| 07 Nov 2015 20:33:11
@Margono

Margono: Kemudian seorang muslimin boleh mengumbar penisnya kepada budaknya......apakah ini bukan pelecehan kepada isteri dan budak?.

Riza: anda percaya diri sekali terhadap opini anda. saya tidak akan menjelaskan lagi mengenai perbudakan, karena sudah pernah saya jelaskan panjang lebar, tetapi anda tidak paham juga,,,
Lalu bagaimana ya, tentang pandangan agama kalian terhadap para perempuan?

Beginilah Alkitab Memandang Kaum Perempuan!

Dalam ruang debat lintas iman, khususnya antara Islam dan Kristen, berapa sering anda mendapati tudingan keras kepada Islam yang dianggap sebagai agama yang merendahkan derajat dan harkat kaum wanita? Banyak sekali bukan? Para debater Kristen tampak demikian yakin dalam melontarkan tuduhan yang demikian itu tanpa pernah menyadari bahwa sesuangguhnya Islam adalah ajaran yang paling menjunjung tinggi kehormatan wanita. Lantas, apakah ajaran kristen menghormati wanita sebaik yang mereka kira?

ALKITAB MENYALAHKAN PEREMPUAN ATAS DOSA ADAM DAN HAWA
[Ulangan 3:6] “Perempuan (Hawa) yang tergoda iblis untuk memakan buah pohon pengetahuan dan menyebabkan laki-laki (Adam) ikut memakan buah tsb dan melanggar larangan Tuhan”

[1 Timotius 2:14] “Lagipula bukan Adam yang tergoda, melainkan perempuan itulah yang tergoda dan jatuh ke dalam dosa”.

Dan atas dosanya itu, menurut Al Kitab, perempuan pun dikutuk oleh Tuhan.

[Ulangan 3:16] “Firman-Nya kepada perempuan itu: Susah payahmu waktu mengandung akan Kubuat sangat banyak; dengan kesakitan engkau akan melahirkan anakmu; namun engkau akan berahi kepada suamimu dan ia akan berkuasa atasmu”.

Sungguh kasihan perempuan, susah payahnya melahirkan anak justru dianggap sebagai kutukan Tuhan, bukan pengorbanan, dan birahinya kepada suami juga dianggap sebagai kutukan, bukan kecintaan.

Dan sebagai akibat dari dosanya tsb, perempuan pun ditempatkan di bawah kekuasaan laki-laki. Perempuan harus TUNDUK KEPADA SUAMI SEPERTI KEPADA TUHAN:
Hun
Reply| 07 Nov 2015 07:30:41
@riza menulis:
Kami tidak tolol kok, justru jami percaya bahwa Islam adalah yang sempurna karena mengatur segala aspek kehidupan manusia.

Respon:
allah swt mengatur cara cebok, tapi lupa mengatur tata cara sholat, bahkan untuk menyebut sholat itu 5 kali sehari saja, allah swt lupa..
allah swt menyuruh muslimah dikarungi..tapi allah swt lupa menyuruh muslim sunat..akhirnya muslim ngarang-ngarang sendiri, sunat tanpa dasar..
Itu baru 2 conoth "kesempurnaan" islam mengatur segala hal...

@riza menulis:
Kalau anda tidak percaya, masuklah jadi Islam supaya merasakan kedamaian di dalamnya,

Respon:
Hindu: Kalau anda tidak percaya, masuklah jadi Hindu supaya merasakan kedamaian di dalamnya
Budha: Kalau anda tidak percaya, masuklah jadi Budha supaya merasakan kedamaian di dalamnya
Kristen: Kalau anda tidak percaya, masuklah jadi Kristen supaya merasakan kedamaian di dalamnya
Shinto: Kalau anda tidak percaya, masuklah jadi Shinto supaya merasakan kedamaian di dalamnya
Dll...
Ngomong doang tanpa bukti sih...allah swt juga bisa...
Margono
Reply| 07 Nov 2015 00:08:26
@riza, ini tulisanmu:
Perempuan mendapat tempat yang istimewa dalam agama Islam, tentunya dengan porsi yang berbeda dengan laki laki.
Kalau ada pelecehan terhadap wanita, bukan salah agama Islam, tetapi karena mereka yang tidak dapat mengendalikan hawa nafsunya,,,,

Tanggapan:
Dimana sih akalmu, tega benar kamu membuat tulisanmu di atas, kamu telah melakukan fitnah terhadap ajaran Islam. Menurut ajaran Islam yg diturunkan si alloh swt, seorang muslimin boleh mengambil isteri 3 atau 4 orang, apakah menurutmu hal ini bukan merupakan pelecehan kepada perempuan?, merendahkan perempuan?.....tolol kamu!.

Kemudian seorang muslimin boleh mengumbar penisnya kepada budaknya......apakah ini bukan pelecehan kepada isteri dan budak?. Kalau kamu ngotot hal seperti yg jelaskan bukan pelecehan kepada perempuan, silahkan saja tetapi jangan salahkan saya, kalau saya katakan, kamu itu tolol karena menyembah tuhan yg rendah moral, paham!.

Kamu mau saudara perempuanmu di madu oleh iparmu? atau kamu mau kalau ibumu di madu oleh ayahmu?.....ajaran Islam mengijinkan iparmu atau ayahmu beristeri sampai 4 orang, paham!.

Ibumu dan saudara perempuanmu berpeluang untuk dilecehkan oleh ayahmu dan iparmu. Jangan salahkan ayahmu dan iparmu karena semua itu dijinkan ajaran Islam, tetapi salahkan saja agama Islam dan si alloh swt, paham!.
Albert
Reply| 03 Nov 2015 12:08:24
@ Riza
Islam agama yg mengajarkan kekerasan atas nama Jihad.

Hai orang2 yg beriman janganlah kamu mengambil orang2 Yahudi & Nasrani menjadi pemimpin-mu, ini ayat rasis & diskriminasi thd Non Muslim.
Barang siapa siapa di antara kamu mengambil mrk menjadi pemimpin
maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mrk. Sesungguhnya Alloh tdk memberi petunjuk kpd orang2 yg zalim.Sura 5 :51

Kami tidak tolol kok, justru kami percaya bahwa Islam agama yang sempurna kebejatannya,lihat saja Ahklak ISIS, BOKO HARAM
NAJIS & HARAM, masuk Islam (Mualaf) FPI ngakunya agama damai.

Cara berpakaian Muslimah harus menutup Aurat mengikuti Kultur Arab.
Seperti : Cadar, Nigaq, ini bentuk Arabisasi (Penjajahan Arab).
Mengapa Muslimah tidak mengikuti kebudayaan kita sendiri, mengapa harus mengikuti kebudayaan Arab.
Josh
Reply| 03 Nov 2015 11:40:34
@Ahmad Mutagin
Agak kaget juga baca comentnya, ternyata banyak yang benci ama islam. Walaupun saya juga ngakuin, banyak di antara kami yang benci atau menjelek-jelekan agama kalian, kaya yang kalian lakuin disini.
Tapi, itu ngga sedikitpun ngubah pemikiran saya tentang islam.
Entah apa motif dibalik artikel-artikel di blog ini.
Kalo kalian benci, bencilah.
Tapi dengan sangat yakin saya bilang. Kebencian itu ngga akan ngasih manfaat apa-apa.

Respon

Jangan sok Munafik banyak blong Muslim yg penuh penghujatan, fitnah,
mencemmoh ajaran Non Muslim. Kami tidak menjelek- jelekan Islam tetapi memberikan fakta yg sebenarnya tentang Islam.
Itu terserah pemikiran anda tentang Islam....emangnya gue pikirin.
Islam mengajarkan benih2 kebencian & Permusuhan thd Non Muslim yg di cap Kafir (penyembah berhala).
Josh
Reply| 03 Nov 2015 11:28:27
@Ahmad Mutaqin
Apa muslim ngajarin itu? kalo manusianya yang salah, ya salahin manusianya.
Sama aja ama guru dan murid.
Guru udah ngajarin sopan santun, etika, dsb. Terus kalo muridnya yang emang bandel. aku yakin orang ngga bakal nyalahin ajaran gurunya.

Respon

ISIS & Boko Haram mengikuti teladan & junjunganya si Muhammad makanya menculik, mempekosa wanita2 Non Muslim lalu di jadikan budak sex. Semoga ISIS & Boko Haram menjadi Islam yg Kaffah.
Ahmad Mutaqin
Reply| 02 Nov 2015 23:25:14
@Josh
Apa muslim ngajarin itu? kalo manusianya yang salah, ya salahin manusianya.
Sama aja ama guru dan murid.
Guru udah ngajarin sopan santun, etika, dsb. Terus kalo muridnya yang emang bandel. aku yakin orang ngga bakal nyalahin ajaran gurunya.
Ahmad Mutaqin
Reply| 02 Nov 2015 23:20:45
Agak kaget juga baca comentnya, ternyata banyak yang benci ama islam. Walaupun saya juga ngakuin, banyak di antara kami yang benci atau menjelek-jelekan agama kalian, kaya yang kalian lakuin disini.
Tapi, itu ngga sedikitpun ngubah pemikiran saya tentang islam.
Entah apa motif dibalik artikel-artikel di blog ini.
Kalo kalian benci, bencilah.
Tapi dengan sangat yakin saya bilang. Kebencian itu ngga akan ngasih manfaat apa-apa.
Kalo kalian yakin ajaran kalian paling bener, ajaklah sebanyak-banyaklah muslim/muslimah untuk murtad.
Dan artikel atau coment di blog ini ngga efektif buat ngerealisasiin itu.
So, just do it.
IF YOU CAN
riza
Reply| 02 Nov 2015 20:10:15
@Margono

Islam agama mulia,,

Kami tidak tolol kok, justru jami percaya bahwa Islam adalah yang sempurna karena mengatur segala aspek kehidupan manusia.
Kalau anda tidak percaya, masuklah jadi Islam supaya merasakan kedamaian di dalamnya,

Al quran diturunkan secara berangsur angsur, tidak dalam satu hari. Ayat ayatnya diturunkan berdasarkan kejadian yang sedang terjadi,, supaya hal apapun yang diatur dalam Islam tidak menimbulkan pertanyaan orang orang pada masa itu, termasuk dalam hal cara berpakaian,

Ada satu cerita yang berasal dari amerika.
Dalam sesi wawancara, seorang wartawan bertanya kepada seorang dokter muslimah di sebuah rumah sakit di amerika. Intinya adalah si wartawan bertanya mengapa dokter muslimah tersebut menggunakan jilbab sehingga terkesan seperti orang yang terbelakang dalam aspek sosialnya.

Lalu dengan cerdasnya sang dokter muslimah tersebut menjawab
"Seandainya dengan telanjang kita menjadi maju, maka sudah lama para hewan telah melalui peradaban yang tertinggi".

Perempuan mendapat tempat yang istimewa dalam agama Islam, tentunya dengan porsi yang berbeda dengan laki laki.
Kalau ada pelecehan terhadap wanita, bukan salah agama Islam, tetapi karena mereka yang tidak dapat mengendalikan hawa nafsunya,,,,
Siti Autisyiah
Reply| 02 Nov 2015 12:52:23
Ada pertanyaan pada artikel diatas: Siapakah Allah muslim sesungguhnya? Jawab: Allah muslim sesungguhnya adalah BATU MEMEK (hajarul aswad) dialah Allah yg jd panutan dan sesembahan umat kafir muslimin...!!! Benarkan...???
pup
Reply| 31 Oct 2015 11:31:02
allah swt adalah figur imajiner muhammad (pbuh) untuk mengakomodasi biang nafsu muhammad (pbuh) serta alat untuk membuat bodoh orang arab di masa itu
Fetching more Comments...
↑ Back to Top