Blog / Darimana Muhammad Dapatkan Orientasi-Nasrani?

 Komunitas Yahudi-Nasrani akan mudah sekali membedakan mana kisah dangkal hasil dengar-dengaran yang diperoleh Muhammad, dan mana kisah asli Injil yang ditandai dengan kedalaman teologis. Pertama-tama, kita ingin mendudukkan obyektivitas dengan memperlihatkan betapa pengetahuan keagamaan dari Muhammad itu tidak dimulai dari nol sebelum beliau diberi wahyu. Hanya para ahli Islam saja yang terlalu jauh berasumsi akan ke-ummi-an (buta huruf) Muhammad, seolah-olah Nabi Islam itu sama sekali tidak tahu dan tidak mendapatkan informasi apapun mengenai dunia luar; atau lebih tepatnya mengenai cerita-serita dan pesan-pesan yang ada di Alkitab. Mereka bertanya: “Bagaimana bisa Muhammad tanpa ia sadari tahu tentang bangsa-bangsa yang telah ada sebelumnya (yaitu bangsa-bangsa sebagaimana yang diceritakan dalam Alkitab)? Bagaimana Muhammad tanpa ia sadari memberikan jawaban yang orang-orang tanyakan kepadanya, dan jawabannya itu demikian tepat?” Muslim mengklaim bahwa Quran adalah mujizat terbesar dari seorang Nabi yang buta huruf dan yang tidak memiliki informasi apapun mengenai ajaran-ajaran Yudaisme dan Kekristenan, namun melalui pewahyuan Allah, ia membuktikan bahwa ia adalah nabi yang dan pengajar yang terbesar sepanjang masa!

Darimana Muhammad Dapatkan Orientasi-Nasrani?

Terlepas dari slogan dan retorika yang ditiupkan pakar Islam, Muhammad sungguh mempunyai segudang peluang dan kapasitas untuk belajar dan dengar-dengaran tentang ajaran moral dan kisah ajaib yang ia peroleh khususnya dari sumber-sumber Yahudi, Nasrani, dan Persia. Kita tahu bahwa komunitas Yahudi maupun Kristen telah ada di Arabia sebelum Muhammad. Mereka sukses bekerja dalam perdagangan dan pertanian. Secara historis, ajaran dan tradisi Yudeo-Kristiani telah banyak dikenal oleh orang-orang Arab pada masa Muhammad. Dan ini tentu tak luput diserap oleh Muhammad yang memang aktif dan penuh minat dalam mencari nilai-nilai keagamaan, makna hidup secara mendalam, lewat perhatiannya terhadap pelbagai bentuk kemerosotan moral dan spiritual dilingkungannya. Itu sebabnya beliau tercatat sering melakukan meditasi mengasingkan diri di gua Hira.

Perjalanan pertama kali dari si kecil Muhammad 12 tahun, bersama dengan pamannya Abu Thalib ke Syam (Syria) sudah bertemu dengan kalangan orang-orang Nasrani yang berada disana, antara lain dengan Bahira, seorang rahib Kristen Syria. Di usianya yang begitu dini, namun ia sudah mempunyai kecerdasan dan kebesaran jiwa untuk siap menerima risalah yang menunggunya. Dan kelak dalam perjalanan kabilah dagangnya ke Syria, beliau tak luput menangkap paham kekristenan dan kisah nabi-nabi Yahudi yang telah luas diperbincangkan di seluruh penjuru Asia Tengah dan Arabia. Begitu pula dengan penerimaan monotheisme yang dihasilkan dari kontak khusus, baik dengan karavan dagang Yahudi dan Kristen ke Mekah dan seluruh semenanjung Arab, maupun dengan para imigran yang sudah menetap disana. Kisah-kisah inspiratif tentang sosok Yesus, mujizat dan ajaran-Nya telah bergaung menjadi breaking news disana. Bahkan kisah ajaib seperti “kelahiran perawan Maria”, kebangkitan orang mati dll telah dijadikan legenda dramatis. Muhammad sendiri tahu, dan beliau pulalah yang telah mengistilahkan para otoritas pengajaran itu sebagai Ahli-Kitab. Dan percakapan diantara orang-orang kafir Arab tentang isu kebangkitan setelah kematian, yang adalah bagian dari pemahaman Yudeo-Kristiani, tampak sudah didengar dan dipahami Muhammad sejak di Mekah seperti yang ter-rekam dalam Quran, lihat sendiri Qs. 27:67, 68.

67. Berkatalah orang-orang yang kafir: "Apakah setelah kita menjadi tanah dan (begitu pula) bapak-bapak kita; apakah sesungguhnya kita akan dikeluarkan (dari kubur)?

68. Sesungguhnya kami telah diberi ancaman dengan ini dan (juga) bapak-bapak kami dahulu; ini tidak lain hanyalah dongengan-dongengan orang dahulu kala."

Menurut Ibn Ishaq dalam bukunya The Life of Muhammad (Ibn. Ishaq, tr. Guillaume) komunitas Kristiani di Mekah (walau tidak terlalu banyak) dikenal sebagai tetangga yang baik-baik, yang juga dilukiskan oleh para pagan Mekah sebagai “pekerja ahli/tukang yang bersahabat”, sehingga proyek pembangunan kembali kuil Ka’ba diserahkan kepada ahli-ahli tukang ini (p.84). Iklim yang bersahabat telah memberikan peluang yang leluasa bagi Muhammad yang rindu mencari dan menggeluti hal-hal rohani, dalam interaksinya dengan kaum Nasrani. Pengaruh komunitas Nasrani diperlihatkan dengan adanya kawasan kuburan Nasrani disana. Ibn Ishaq juga menuturkan adanya gambar-gambar Maria dan Yesus pada dinding Ka’ba. Tatkala Muhammad membebaskan Mekah, beliau memerintahkan penghapusan lambang-lambang berhala dari Ka’bah, namun secara hormat mengecualikan penghapusan gambar gambar tersebut (p.552). Pada masa renovasi Ka’bah, 40 tahun sebelum kenabian Muhammad, orang-orang-pun telah menemukan sebuah batu dengan inskripsi sbb: “Barangsiapa yang menabur kebaikan akan menuai kebahagiaan. Barangsiapa yang menabur kejahatan akan menuai kepedihan. Dapatkah engkau yang mengerjakan kejahatan lalu  diganjari dengan kebaikan? Tidak, sebagaimana buah anggur tidak dapat dihasilkan oleh semak berduri” (p.88). Jelas kalimat terakhir ini dipetik dari Injil Matius 7:16.

Pada dasarnya Muhammad sangat dalam minatnya akan aspek kerohanian, khususnya terhadap agama yang mempunyai Kitab-langit dan yang monoteistis. Beliau adalah sosok yang tekun mencari Tuhan (hanif), walau tidak mencarinya sampai kepada sumber asli Taurat dan Injil, dikarenakan ke-ummiannya dan belum tersedianya kitab-kitab tersebut dalam bahasa Arab. Namun tampak sekali beliau menggandrungi kisah tentang sosok Isa yang dikaguminya, sehingga Muhammad mengakui dirinya sangat kenal dengan Isa: “Saya yang lebih dekat dengan Isa anak Maryam didunia dan diakhirat.” (HSB.no.1501). Jadi amat bodoh bilamana kita mati-matian beranggapan bahwa dimasa-mudanya yang aktif itu Muhammad sama-sekali tidak keluar mencari tahu hal-hal yang bersifat ilmu keagamaan, sementara ia pulalah yang menyuruh orang lain keluar untuk mencari ilmu sampai kenegeri Cina. Sangat bodoh bila menganggap Muhammad buta samasekali akan pemahaman Yudeo-Kristiani sementara orang orang kafirpun sempat tahu dari dengar-dengaran mereka. Bukankah Allah memerintahkan yang tidak tahu (termasuk Muhammad tentu) untuk bertanya kepada yang tahu: “Maka, bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan jika kamu tidak mengetahui.” (Qs.16:43).

Setiap manusia yang gandrung akan agama – siapapun dia – akan mencari informasi tentangnya, dengan atau tanpa Jibril! Apalagi kisah-kisah dramatis dan ajaib (bak seribu satu malam) yang memang menjadi konsumsi favorit komunitas Arab pada masa-masa itu.  Itu sebabnya sampai muncul isu sumbang yang direkam Quran dalam surat 16:103. Disitu, tercatat “tuduhan” bahwa  sumber  pembelajaran Muhammad hanyalah manusia belaka – yaitu dari dua orang Nasrani, Jubra dan Ysara, seperti yang dituturkan oleh al-Badhawi. Menurut tradisi lain, Muhammad biasanya berhenti dan mendengar kedua orang Kristen ini membacakan kitab-kitab Musa (Taurat) dan Injil dengan suara keras (TP.Hughes, Dictonary of Islam, p.53). Bagaimanapun, sedikitnya ini turut memperlihatkan betapa nara sumber Nasrani ada disekeliling Muhammad. Dan karena input-input berharga ini diperoleh dari orang per orang – market place, the men in the street, bukan institusi – secara oral, maka tentu banyak sekali varian-varian kisah yang membingungkannya, sehingga mau tidak mau harus diolah dibenak dan dihati sesuai dengan sistim keyakinannya sendiri. Ini menerangkan betapa banyak ajaran dan nilai-nilai Judeo-kristiani yang diadopsinya dalam Quran, sekaligus membuang bagian-bagain lainnya, dengan menuduhnya sebagai “salah” atau “palsu”! J. Bryan mengungkapkan bagaimana kaitan wahyu yang diterima Muhammad dengan hasil adopsi berbagai tradisi Yudeo-Kristiani dan Persia:

“Muhammad dalam tahun-tahun awal memiliki kesamaan dengan para pedagang Mekah, akrab dengan ajaran adat yang melingkupi berbagai doktrin yang diajarkan oleh para tokoh Ibrani, sebuah bangsa yang baik, dalam bentuk yang tidak jelas dan membingungkan. Ia telah mempelajari sebagian hal ini dalam kabilah dagangnya ke Suriah, dan dalam beberapa kunjungannya ke-pertemuan-pertemuan syair... yang diadakan secara rutin di Okadh (Ukaz) dan kota-kota lainnya, dimana masalah-masalah keagamaan dibicarakan secara terbuka (Muhammad terkenal dalam pelbagai debat syair -- linguistic warrior – model verbal-duel diantara orang badui pra-Islam; semacam perang pantun dalam budaya Melayu/ Minang, namun jauh lebih keras mengejek hingga mengutuk – pen.). Ia mendapatkan pengetahuan yang lebih jelas dan dalam dari kaum Hanif, sebuah lembaga kecil yang beranggotakan para pencari kebenaran, warga Makkah, dan para pelajar tentang Judaisme dan Kristen yang tekun. Ia karenanya terbina untuk menolak pemberhalaan dan menerima formula monoteistik, La ilaha ill’Allah... Banyak ayat-ayat Makkah didalam Quran ditasbihkan kepada kisah para Nabi, diambil dari sumber-sumber Ibrani” (Jurnal ISLAMIA, vol.iii, no.1; petikan dari J. Bryan, “Mohammed’s Controversy with Jews and Christians”). Haekal sama melaporkan bahwa Muhammad sering menyaksikan ahli-ahli pidato dari orang-orang Yahudi dan Nasrani yang mengutarakan keyakinan mereka tentang Kitab-kitab Isa dan Musa, sekaligus mendobrak paganisme Arab. Dan Muhammad melihat nilai-nilai ajaran ini lebih baik daripada paganisme. Dikatakan pula: “Muhammad ...mendengarkan percakapan masyarakatnya tentang berhala-berhala, serta apa pula yang dikatakan orang-orang Nasrani dan Yahudi tentang diri mereka itu” (Sejarah Hidup Muhammad, p.57, 73).

Dilingkungan-internal keluarga besar Muhammad saja, telah memberikan segudang sumber informasi kekristenan yang tidak bisa dibantah. Kita kenal Waraqah bin Nawfal yang Nasrani itu (sepupunya Siti Khadijah, isteri Muhammad) yang telah menjadi nara sumber yang terpercaya bagi Khadijah dan menyusul Muhammad untuk hal-hal kerohanian khususnya Injil yang begitu populer dimasanya. Waraqah agaknya adalah pemimpin dari sebuah jemaat kristen yang kecil di Mekah (house church). Pengaruhnya atas pasangan ini tampak jelas ketika Waraqah tampil memberkati pernikahan Muhammad dengan berkata: “Wahai penguasa Mekah, aku ingin kalian bersaksi bahwa aku menyerahkan Khadijah kepada Muhammad bin Abdullah dengan mahar 400 dirham emas. Semoga Allah membuat pernikahan mereka berdua bahagia” (Sayid A Razwy, Sejarah Khadijah al-Kubra, p.45.) Periwayatan yang lain mengatakan maharnya berupa 20 ekor unta). Waraqah pula yang didatangi Muhammad bersama Khadijah untuk meminta petunjuk tentang pengalaman ghaibnya di gua Hira. Sebelumnya Khadijah juga berkonsultasi kepada beberapa rahib kristen untuk hal yang sama, termasuk Addas (Ibn.Kathir, As-Sirah an-Nabawiyah, I/ 408-409). Lingkaran “mentor kristiani” ini telah menjadi sumber informasi kekristenan yang tidak kecil  bagi Muhammad atau via Khadijah.

Ibn. Ishaq juga menyebutkan sepupu Khadijah yang lain, seorang Kristen yang juga disebut sebagai “Hanif” yang monoteist, Uthman bin Huwayrith. Tukang rambut dari Khadijah juga seorang Kristen dari Ethiopia. Kita juga tahu kehadiran anak angkat kesayangan Muhammad sendiri, Zaid ibnu Haritha, yang akhirnya diberi nama Zaid bin Muhammad. Sebelumnya ia adalah budak dari Khadijah yang diberikan kepada Muhammad sebagai hadiah berharga. Ia adalah Nasrani dari suku Banu Kalb di Syria, yang turut menyumbang pembelajaran kekristenan kepada Muhammad. Jadi apa yang dilakukan oleh Muhammad sepanjang 15 tahun sesudah menikahi Khadijah hingga panggilan kenabiannya? Tidakkah beliau juga mempelajari ajaran-ajaran monoteistis dari agama langit?

Setelah Khadijah meninggal, Muhammad mendapatkan informasi dari para isteri dan gundik yang dikawininya secara poligamis, semisal Raihana (isteri ke-7) dan Safiyya (isteri ke-9) adalah orang-orang Yahudi, sementara satu gundik favorit Muhammad, Mariyah (Muhammad 'berhubungan' dengan budak Mariyah di rumah Hafsa pada saat giliran Hafsa sehingga menimbulkan kegaduhan hebat dan memaksa Allah swt menurunkan Surah Tahrim 66 untuk menekan pemberontakan dan gossip di kalangan isteri-isteri Muhammad), adalah seorang Kristen Koptic. Demikian juga dengan mengawini isteri ke-10, Umm Habiba (putri Abu Sufyan, dan jandanya Ubaid Allah yang adalah seorang Kristen yang bertobat dari Islam), Muhammad dipastikan mendapat banyak informasi tentang motivasi dan ajaran Kristen dibalik pemurtadan ex-suaminya. Keseluruhan keluarga besar intern Muhammad jelas telah menyumbang sederetan pengetahuan “agama-langit” – benar atau salah – kepada Muhammad, khususnya tentang kisah-kisah dramatis Alkitab (yang memang sudah pop), serta cerita-cerita profetik, dan sedikit ajaran yang terambil dari Perjanjian Lama (yang dianggapnya Taurat Musa) dan Perjanjian Baru (yang dianggapnya Injil Isa).

Semuanya praktis berasal dari nara sumber orang perorang Yahudi-Nasrani. Namun hanya sedikit Muslim yang sadar bahwa Quran juga mencatat adanya satu sumber informasi yang diperoleh Muhammad secara lebih “institutional”, lalu diturunkan sebagai ayat-ayat Allah setelah di-interaksikan dan dikompromikan dalam batas-batas sistim kepercayaan Muhammad, lihat Qs.3:33-64. Itulah ayat-ayat sensitif (khususnya tentang kristologi) yang diperdebatkan antara Muhammad dengan delegasi resmi 60 tokoh/pendeta Kristen dari Wadi Najran yang diketuai oleh Uskup Abu Haritha bin Alqama.


Add a Comment
| 319
Margono
Reply| 16 Dec 2015 08:32:19
@all muslim
Ayah-ibu kasih kepada anak-anaknya, orang tua rela mengorbankan diri, untuk kebaikan anak-anaknya, bersusah payah mencari nafkah untuk kesejahteraan dan masa depan anak-anaknya, mendidik anak-anaknya agar mempunyai hidup yg lebih baik dan bermanfaat kepada semua pihak. Tidak ada orang tua yg mengadu domba anak-anaknya agar berkelahi, orang tua yg sudah gila itu namanya.

Orang tua berada di level "kasih" kepada anak-anaknya. Kasih Tuhan berada di atas level kasih dari orang tua kepada anak-anaknya karena Tuhan "Maha Pengasih" dan "Maha Penyayang". Kasih sayang Tuhan kepada manusia melampaui batas kasih sayang orang tua kepada anak-anaknya. Kasih sayang Tuhan kepada manusia melampaui batas-batas suku, bangsa dan golongan, tidak mungkin Tuhan mengadu domba sesama manusia, kalau ada yg mengaku tuhan tetapi mengadu domba sesama manusia, maka dia adalah tuhan-tuhanan alias tuhan gila.

Si alloh swt hanya kasih kepada muslim itupun gak tau muslim aliran yg mana, masih teka-teki. Si alloh swt mengadu doma sesama manusia, sesama muslim, pembuat tipu daya, menghalalkan harta rampasan bagi umatnya, merendahkan martabat perempuan, menajiskan ibu-ibu dihadapan anak-anaknya dll.

Kasih si alloh swt sangat terbatas dan semu karena dia juga penipu dan penyesat, kasih sayangnya adalah kejahatan terselubung.

Si alloh swt adalah khayalan Muhammad sehingga si alloh swt adalah buah pikiran Muhammad (ide), dikatakannya si alloh swt itu tidak jelas bentuknya hanya dzat yg bukan padat, bukan cair dan bukan juga gas dan tidak dapat disamakan dengan benda apapun, maka itu adalah khayalan semu.

Kemudian visualisasi dari si alloh swt dikonversikan Muhammad menjadi sebongkah batu yg nantinya akan menjelma menjadi makhluk pembela bagi muslim, bagaikan dongeng anak-anak "satria baja hitam".

Penjelmaan sang batu hajar aswad menjadi makhluk, bagi saya adalah dongeng berjudul "satria batu hitam".....hanya anak-anak yg percaya dongeng.
Margono
Reply| 16 Dec 2015 07:26:43
@mbah sawer
Hahahahaha.....gak usah kita perpanjangpun muhaballah, sebenarnya yg tertanam di otak muslim bahwa, kafir itu akan selalu dilaknat allohnya sepanjang masa, tanpa ada mubahallah kita ini tetap laknatulloh. Saya, kamu dan kafir semua, mampu menaklukkan kutuk si alloh swt sang penyesat, kuasa alloh sang penyesat ada dibawah telapak kaki kita. Untunglah kita mempu menaklukkan kutuk si alloh swt, agar muslim bisa ikutan menikmati kemajuan peradaban dunia. Tanpa kafir laknatulloh, muslim masih naik unta pergi haji.

@muslimin dan muslimah
Mana mungkin Tuhan mau menyesatkan manusia karena sifat Tuhan mempunyai kandungan Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Ajaran Islam juga mengakui sifat Tuhan tsb, namun hakekat sifat Tuhan tsb tidak pernah di analisa si muslim, akhir malah si muslim yg tersesat karena mempertuhankan si alloh swt sang penyesat.

Kalau di analisa ajaran Islam, si alloh swt tidak mampu menyentuh kafir, dia hanya bisa membuat teror di dalam hati kafir (menakut-nakuti) agar muslim gampang memenggal leher kafir. Pembagian tugas ini sudah jelas menjerumuskan muslim ke dalam penjara, si alloh swt malah bebas dari pidana....hahahaha licik benar nih si alloh swt. Kelicikan setan akan dapat diketahui oleh orang-orang yg mempergunakan akal budi, karena akal-budi adalah berkat istimewa dari Tuhan bagi manusia.

Dalam ajaran Islam, si alloh swt terlihat dengan jelas sebagai pengadu domba sesama manusia, mengadu domba kelompok, kelompok agama, kelompok suku bangsa, si alloh swt kalah bijak dengan sekjen PBB. Bahkan si alloh swt kalah bijak dengan anak-anak kafir yg selalu mengumandangkan cinta damai, saling tolong menolong sesama manusia tanpa pandang suku, agama dan ras.

Muslim sekalian silahkan baca kembali Al'quran, hadist dan sirah Muhammad dalam bahasa yg kamu pahami, analisa ajaran Islam dengan nalar akal-budi berkat istimewa dari Tuhan, agar ajaran Islam yg sejati dapat kamu ketahui sehingga tidak ada lagi tuduhan ISIS bukan Islam.
mbah sawer
Reply| 16 Dec 2015 01:27:37
@Margono
sejak tanggal terakhir aku menulis pernyataan 07 Dec 2015 09:19:25 sampai dengan tanggal 16 Dec 2015 01:25:00 ini belum ada satu pun azab atau laknat allah swt yang datang menimpaku, pak Margono....
apa perlu kuperpanjang sampai sebulan lagi?
hehehee...
Hun
Reply| 13 Dec 2015 23:56:45
@Felix Radit
Hahaha...ada tuhan yg tidak berdaya dengan internet...sehingga harus ketemu langsung...
Ah jangan sering-sering ngomong pengecut...
Nanti allah swt malu...
Bukannya allah swt untuk menurunkan ajab saja harus pinjam tangan FPI, ISIS dll?? Allah swt gak berani nongol memberikan ajab...wah pengecut juga ya??
Makanya hati-hati menuduh orang lain pengecut...nanti allah swt malu...
orang
Reply| 13 Dec 2015 12:05:43
@Felix radit

Nah dari contoh kejadian mubahallah anatar irene handono dan diki chandra saja sudah diketahui bahwa allah swt tidak bisa berbuat apa apa kok
Gitu aja kok repot
orang
Reply| 13 Dec 2015 12:05:23
@Felix radit menulis kepada @Hun tgl 10 Des 2015

F: memang susah memahami pola pikir kafir kristen macam kau ini. pola pikir kafir kristen kebanyakan hanyalah apologie muter-muter yang mbulet dan tidak jelas lalu ujungnya maen tebak-tebakan dech. that's very stupid idiot!

O: Itu dikarenakan anda masih bloon
Sedangkan umat Kristen sudah tahu 2 langkah ke depan dan mengerti apa yang muhammad ceritakan tapi sebaliknya anda tidak mengerti apa yang muhammad ceritakan

F: mubahalah secara teknis mungkin bisa dilakukan di internet namun secara substansi hal itu tidak sesuai dengan tata cara yang diajarkan oleh Rasulullah SAW.

O; Jaman itu sudah berubah dan harus dibuat praktis
Apakah waktu itu ada MUI?
Kalau tidak ada berarti anda hanya ASBUN saja dong

F: bukan masalah buta huruf dan tidaknya, akan tetapi memang hanya dengan tata cara mubahalah Rasulullah SAW lah, maka laknat yang dimintakakan oleh kedua belah pihak yang ingin membuktikan siapa yang benar dan siapa yang berdusta itu akan bisa "disegerakan"! Ayo silakan saya tunggu nich yang nantang dan gagah-gagahan itu untuk membuktikan nyalinya! jangan cuman bacot atau kepengecutan doang yang ditunjukkin! please...!!!

O: Umat Kristen tidak mempercayai allah swt dan isa islam
Masa seh umat Kristen melakukan sesuatu terhadap allah swt?
Ya akan bloonlah bila umat Kristen mengikuti permintaan anda tetapi akan terlihat pintar bila tidak mengikuti permintaan anda
Kenapa begitu: Karena allah swt bukanlah sesembahan umat Kristen dan isa islam bukanlah nabi umat Kristen
Seharusnya andalah yang melakukannya sendiri dan seharusnya pula mubahalah dilakukan diantara umat islam
Contoh : Mubahallah antara Irene handono dan Diki Chandra dimana kedua duanya adalah islam dan mereka mempercayai allah swt dan isa islam
orang
Reply| 13 Dec 2015 11:55:52
@Felix radit
lanjutan


F: contohnya adalah kepercayaan siapakah yang benar dan siapa yang berdusta tentang ISA AS.

O: Yang harus anda pertanyakan adalah siapa seh isa islam tsb?
Apakah sama dengan Yesus Kristus?
Kalau tidak sama buat apa umat Kristen melakukan mubahallah ttg siapa islam tsb.
Seharusnya untuk membuktikan siapa isa islam tersebut muslim /muhammad lah
Kenapa bisa begitu?
Karena umat Kristen tidak mempercayai isa islam

Nah dengan satu pertanyaan dari pendeta "Najran: yang bertanya:
"Siapakah ayah isa islam?"

Dan ketika itu muhammad tidak bisa menjawabnya
Kalau muhammad saja tidak bisa menjawab apalagi anda yang hanya sebagai budak muhammad yang bloon dan hanya ASBUN
kwkwkwkkwkwkwkw

F: apakah kepercayaan muslim yang menyebutkan bahwa ISA AS itu adalah Rasul Allah ATAUKAH kepercayaan kristen yang menganggap ISA AS itu adalah Allah???

O: Muslim akan mengikuti perkataan muhammad yang menyatakan bahwa isa islam adalah rasul allah swt sedangkan Kriste tidak akan mempercayai isa islam karena Yesus Kristus bukanlah isa islam
Jadi sangat tolol lah bila mengakui isa islam nya muhammad
Memang benar bahwa Kristen tidak mengaggap isa islam sebagai Tuhan kok karena isa islam tidak dikenal umat Kristen
Yang dipercayai umat Kristen adalah Yesus Kristus yang adalah Tuhan semesta alam

F: ayo...buktikan dong sesumbar dan sok gagah-gahan kalian itu sekarang!!! mana itu cuy???

O: Saya sudah buktikan bahwa isa islam bukanlah Yesus Kristus dan saya sudah buktikan bahwa isa islam hanyalah hamba allah swt
KKWKWKWKWKWKKWKW
Gitu aja kok repot cih
orang
Reply| 13 Dec 2015 11:47:40
@Felix radit menulis kepada @Hun tgl 9 Des 2015

F: Nggak usah banyak alasan lah cuy!

O: Yang banyak alasan justru anda dengan harus memakai syarat segala
silahkan saja anda sendiri yang melakukannya

F: kalau memang bernyali dan tidak pengecut, singa lapar pun bisa ditaklukan toh?

O: Kalau anda bernyali silahkan anda yang melakukannya sendiri utk melaknat @Hun
Ternyta anda tidak bernyali dengan melempar tanggung jawab anda kepada MUI

F: lagipula kalian bisa minta bantuan aparat keamanan untuk mengawalk proses mubahalah itu!

O: Tidak perlu pihak keamanan kok bila anda yang melakukannya sendiri
Jadi dengan anda yang melakukannya tidak usah repot seperti itu

F: katanya ingin disegerakan?

O: Betul bila ingin disegerakan maka lebih cepat bila anda yang melakukannya sendiri. Gitu aja kok repot

F: makanya kita ikuti tata cara nabi muhammad bermubahalah pada saat itu yaitu mengumpulkan kaum islam dan kaum kristen di suatu lapangan terbuka dan sama-sama berdo'a kepada Allah untuk sesegera mungkin menurunkan azab pada siapa yang berdusta!

O: Katanya mengikuti nabi kala itu maka seharusnya anda menuliskannya apa yang diucapkan nabi anda dong/ Tapi nyatanya anda sama sekali tidak tahu kisah mubahallah waktu itu.
Dan ini bisa dibuktikan bahwa anda memakai MUI. Memangnya waktu itu ada MUI?
kwkwkkwkwkwk
Ketahuilah bahwa muhammad mengatakan bahwa anak anak dan istri isteri dari pihak yang bermubahalah harus ada tetapi anda salah dalam mengajukan syarat syaaratnya dengan mengatakan semua umat Kristen dan Islam. Di sini terlihat anda hanya ASBUN
orang
Reply| 13 Dec 2015 11:37:50
@Felix radit

lanjutan

Sahih Al-Bukhari, Volume 1, Book 1, Number 2

Dikisahkan oleh 'Aisha:
Al-Harith bin Hisham bertanya kepada Rasul Allah, " Wahai Rasul Allah! Bagaimanakah wahyu illahi dinyatakan kepadamu?" Rasul Allah berkata, "Kadang2 dinyatakan seperti dering sebuah bell, ini adalah bentuk wahyu yang terkuat daripada wahyu2 lain dan lalu keadaan ini berlalu setelah aku menyadari pesannya. Kadang2 Malaikat datang dalam bentuk seorang manusia dan berkata kepadaku dan aku mengerti apapun yang dia katakan."
Aisha menambahkan: Sesungguhnya aku melihat sang Nabi mendapat wahyu illahi di hari yang sangat
dingin dan kulihat keringat bertetesan dari jidatnya (saat inspirasi selesai).



Sahih Al-Bukhari, Volume 4, Book 54, Number 438

Dikisahkan oleh Aisha:
Al Harith bin Hisham bertanya kepada sang Nabi, "Bagaimana wahyu illahi datang padamu?" Dia menjawab, "Dalam semua cara2 ini: Malaikat kadang2 datang padaku dengan suara yang menyerupai suara dering bel, dan setelah ini berlalu, aku ingat apa yang dikatakan Malaikat itu, dan jenis wahyu illahi inilah yang paling nyata padaku, dan kadangkala Malaikat datang padaku dalam bentuk manusia dan berkata padaku, dan aku mengerti dan ingat apa yang dia katakan."
Malaikat apakah yang menggunakan instrumen setan? Ya tentunya Malaikat kegelapan alias setan itu sendiri. Karena itulah maka pesan2 dan kelakuan Muhammad penuh dengan sifat2 setan: membunuh, memperkosa, memperbudak, memeras, menjajah, menipu, dll. Tidak usah jauh2 dan tidak perlu melakukan perbuatan gila Muhammad, bahkan cukup dengan mengucapkan ayat2 Qur'an dalam zikir saja sudah cukup membuat Muslim bergelimpangan kerasukan setan.
orang
Reply| 13 Dec 2015 11:37:25
@Felix radit

saya akan memberikan bukti bahwa wahyu yang diterimma muhammad berasal dari setan

Untuk cari tahu kenapa ini terjadi kita perlu ingat hubungan setan dengan quran & muhamad sudah ada sejak awal.

Sahih Bukhari Volume 1, Book 1, Number 2:
Dikisahkan
'Aisha: Al-Harith bin Hisham bertanya kepada Rasul Allah, " O Rasul Allah! Bagaimana caranya inspirasi illahi diturunkan padamu?" Rasul Allah menjawab, "Kadang2 terasa seperti deringan bel (lonceng), inspirasi seperti ini adalah yang paling kuat terasa dibandingkan inspirasi yang lain ... " Nah, ini komentar Muhammad tentang bel:

Sahih Muslim Book 024, Number 5279:
Abu Huraira mengisahkan bahwa Rasul Allah berkata, "Bel adalah alat musik setan."

Sunan Abu Dawud, Book 34, Number 4218
Dikisahkan oleh Umar ibn al-Khattab:
Ibn az-Zubayr berkata bahwa seorang wanita langganannya membawa anak perempuan az-Zubayr kepada Umar ibn al-Khattab dan dia mengenakan bel di kakinya. Umar memotongnya (bell itu) dan berkata bahwa dia mendengar Rasul Allah berkata: Terdapat setan di setiap bell.


Sahih Muslim, Book 024, Number 5277
Abu Huraira berkata bahwa Rasul Allah berkata: Malaikat2 tidak mendampingi para pengelana yang
membawa anjing dan bell.


Sunan Abu Dawud, Book 14, Number 2548

Dikisahkan oleh Umm Habibah:
Sang Nabi berkata: Para malaikat tidak pergi bersama kelompok pengelana yang membawa bell.

Nah, jadi bell itu dari setan, bukan? Dalam bell terdapat setan, kata Muhammad! Apakah Muhammad berkata tentang jenis bell tertentu? Tidak! Jadi bell pada umumnya yang digunakan masyarakat Arab saat itu. Instrument bell ini dikatakan sebagai alat setan, tapi justru alat inilah yang digunakan (so called) Malaikat untuk menyampaikan pesan kepada Muhammad.
orang
Reply| 13 Dec 2015 11:33:43
@Felix radit

lanjutan

F: Nanti juga pasti akan nada informasinya toh dimana kalian menghubungi Majelis Ulama itu dan kapan proses mubahalah antara kalian dengan muslim itu dilakukan!

O: Lah loh lah loh seharusnya anda sendirilah yang melakukannya . Kok malah anda melimpahkan kepada orang lain? Ada ada saja anda
Sudahlah lakukan saja anda melaknat @Margono dan tentukan batas waktu menurut keinginan anda
Berani kah anda?
Kelihatan anda seperti anak kecil saja

F: Buktikan cuy jangan cuman bacot doang dari congor kalian yang suka rakus makan daging anjing jelmaan yesus kalian itu! oh iya..

O: Sudah jelas anda hanya asbun dan anda tidak berani melaknat @Margono demi nama si allah swt

F: .Gua pun menantang kalian untuk mendatangkan si Roh setan gentayangan yang bangkit dari kubur dan suka menyerupai yesus atawa roh kudus itu untuk menampakkan dirinya pada Gua yang nantinya akan Gua bakar dengan ayat-ayat suci al qur’an yang terbukti sangat ampuh memusnahkan roh setan marakayangan penyesat umat kristen idiot gila macam kalian ini! Akan terbuktikan segera siapa yang sesembahannya hanyalah iblis doang itu! Ayo…???

O: Nah silahkan anda mengucapkan demi nama Yesus bila anda ingin bertemu dengan-Nya.

Nah bila anda bertemu dengan Yesus Kristus silahkan pergunakan kitab AQ anda.

Ketahulah bahwa malaikat malaikat islam sebenarnya adalah JIN JIN PENUNGGU batu HA (allah swt)
orang
Reply| 13 Dec 2015 11:26:43
@Felix radit menulis kpd @Margono dan @Mbah Sawer

F: Kalau kalian sekedar sok gagah-gagahan dengan menantang muslim untuk bermubahalah agar allah menurunkan laknat sesegera mungkin pada kalian atas kekafiran kalian pada Allah dan Rasulnya di forum ini mah percuma saja cuy, ada syarat dan ketentuan yang harus diikuti agar itu bisa segera terbukti.

O: Syaratnya apa ?
Apakah sesuai dengan kisah nabi anda?

F: Silakan kalian datangi Majelis Ulama di kota kalian dan ungkapkan tantangan kalian ini!

O: Lah loh lah loh memangnya waktu nabi anda hidup ada MUI ?
kenapa seh harus pakai MUI?
berarti allah swt tidak maha tahu dong bila harus melalui MUI?
Ini berarti anda tidak mengerti kisah mubahallah yang diajukan nabi anda

F: Gua pingin lihat benar tidak kalian bernyali untuk melakukannya!

O: Nah silahkan anda menuliskna syarat syaratnya
Kenapa bukan anatar @Margono dan @Anda (Felix) sendiri?
Karena @Margono bukan islam dan bukan menyembah allah swt dan tidak mempercayai isa islam maka tentu saja seharusnya anda sendiri lah yang melaknat @Margono demi nama si allah swt tsb
Bila anda tidak berani berarti anda sebenarnya tidak berani melaknat @Margono dari jarak jauh

F: Dan tentu saja gua akan menunggu informasinya kalau kalian benar-benar melakukannya dan bukan sekedar hanya omong doang seperti sifat kristen yang diketahui publik selama ini yaitu hanyalah umat pengecut tanpa nyali!

O: KWKWKWKWKKW di sini terlihat anda sama saja dengan muhammad yang tidak mengerti apa yang akan dilakukannya.
Seharusnya anda sendirilah yang melakukkannya dan tidak boleh melempar tanggung jawab kepad MUI. Berarti anda pengecut dong tidak berani melaknat @Margono
Kenapa bisa begitu?
Karena di dalam hati kecil anda sebenarnya adanya keraguan tentang siapa isa islam dan siapa allah swt
orang
Reply| 13 Dec 2015 11:15:12
@Felix radit
lanjutan

Saya akan berikan beberapa contohnya

1. Johanes Kepler (1571-1630)
Seorang ilmuwan Astronomi dan Hukum Gerak Planet
Menemukan bahwa planet bergerak mengikuti jalur eliptis, tdak secara acak

Kata kata dari Johanes Kepler:
“ Dulu saya beniat menjadi seorang teolog….. tetapi sekarang melalui apa yang saya lakukan, saya melihat bahwa Tuhan juga dimuliakan dalam astronomi, karena langit langit mengungkapkan kemuliaan Tuhan.”

“ Saya Kristen.”
“ Saya percaya… hanya dan semata mata dalam karya Yesus Kristus… Hanya dalam Dia ada perlndungan dan penghiburan

2. Rober Boyle (1627-1691)
Seorang perintis kimia modern dan dinamika gas

Apa yang dikatakannya”
“ Melalui pengetahuan atas karya karya-Nya kita akan mengenal Dia.”

Boyle percaya bahwa “Kesengsaraan Yesus Kristus, kematian-Nya, kenaikan-Nya ke surge, dan semua karya karya-Nya yang ajaib selama Dia di sunia adalah untuk menguatkan keyakinan umat manusia bahwa Dia adalah Tuhan dan sekaligus juga Manusia.”

3. Sir Isaac Newton (1642-1727)
Seorang penemu Gaya berat, Hukum Gerak, Kalkulus, Teleskop pantul, Optika

Kata kata dari Isaac Newton:
Semua temuan saya

"Semua temuan saya adalah jawaban atas doa saya."
"Saya sangat percaya bahwa Alkitab adalah Firman Allah, yang ditulis oleh orang-orang yang memperoleh wahyu. Saya mempelajari Alkitab setiap hari,"
"Ateisme sangat tidak masuk akal. Ketika saya mengamati tata surya, saya melihat bumi berada pada jarak yang ideal dari matahari, sehingga menerima panas dan cahaya dalam jumlah yang ideal pula. Ini tidak mungkin ter- jadi secara kebetulan."
orang
Reply| 13 Dec 2015 11:14:42
@Felix radit

lagipula kalau eluh hanya merujuk pada halaman 500-550 dari sirah nabi jilid I tanpa melihat dan mempelajari referensi islam yang lain seperti misalnya hadits shahih rasul kemudian eluh katakan nabi tidak bisa bermukjizat, maka kesimpulan luh itu dianggap lemah dan dangkal karena banyak sekali hadits nabi yang menyebutkan mukjizat nabi Muhammad tersebut.

O: Kepercayaan umat islam menyatakan bahwa hadis harus sesuai dengan AQ
Nah bila ada hadis ada yang mengatakan bahwa muhammad bermujizat berarti hadis itu sudah bertentangan dengan AQ. AQ menyatakan bahwa muhammad tidak memilki mujizat. Jadi berarti hadis hadis mengenai kisah muhammad bermnjizat adalah hadis palsu

F: Yang perlu eluh ketahui adalah bahwa kristen sama sekali tidak mendorong pada kemajuan ilmu pengetahuan yang dicapai oleh kaum kafir di internal kalian sendiri itu! Yang ada bahkan kristen menghukum para ilmuwan tersebut ketika pandangan keilmuan dari para ilmuwan tersebut berseberangan dengan gereja kalian! ! Apalagi ajaran trinitas yang merendahkan akal sehat manusia itu! Gileluya..!!!

O Ah masa seh ?
Memang kemajuan apa seh yang dibawa oleh adanya islam?
Yang ada adalah kembalinya ke jaman batu
Sedangkan di Kristen banyak umat umatnya yang membawa kemajuan dalam sains
orang
Reply| 13 Dec 2015 11:02:38
@Felix radit

lanjutan

F: Dasar tolol luh! Lihat konteks dong tolol, bahwa percakapan antara yahudi dengan nabi Muhammad itu adalah bukan percakapannya antara nabi Muhammad dengan kaum nasrani najran yang saat itu ditantang nabi untuk bermubahalah tentang siapakah yang saat itu lagi berdusta, yaitu tentang siapakah isa itu sebenarnya, apakah allah ataukah hanya rasul utusan allah saja namun si nasrani najran pengecut itu malah ngacir karena nasrani najran pengecut tukang dusta itu tahu betul bahwa nabi Muhammad adalah seorang nabi dan juga tahu betul bahwa kepercayaan mereka yang mengganggap isa itu allah adalah dusta belaka! Makanya nasran najran inii tidak berani diajak bermubahalah oleh nabi Muhammad! Ngarti..?

O: saya sudah jelaskan bahwa alasan pendeta najran mundur dai hadapan muhammad
Tidak ada satupun dari refrensi yang saya ajukan mengatakan bahwa kaum najran mengakui muhammad sebagai nabi
Pendeta Najran tahu kok siapa yang dimaksud allah swt dan nabi isa islam
Dan memang benar yang anda katakan bahwa nabi isa islam hanyalah seorang nabi allah swt
Sedangkan Yesus Kristus bukanlah nabi isalam sehingga buat apa pendeta najran mengikuti tantangan muhammad tsb karena mereka sudah tahu siapa nabi isa islam tsb
orang
Reply| 13 Dec 2015 10:56:36
@Feix radit menulis kepada @Margono tgl 7 Des 2015

F: He.he.he.terbuktikan sudah bahwa eluh hanyalah salah satu umat kristen yang otaknya tolol dan nggak bernalar sama sekali. Gua minta ke eluh untuk tunjukkan dalam sirah nabi tersebut, bahwa kaum najran si nasrani pengecut yang lagi berdusta isa as itu allah padahal hanya rasul utusan allah, saat itu meminta Rasulullah Muhammad SAW untuk menunjukkan mukjizatnya sebagai bukti kenabian beliau? Dicatat dalam riwayat apa dan siapa yang meriwayatkan itu?

O: Saya sudah menuliskan refrensi refrensi mengenai kisah Pendeta Najran
Darai seluruh komen anda , tidak satupun anda membawa refrensi islam dan ini menandkan bahwa anda sendirilah yang ASBUN

F: Eh…eluh malah loncat topik ke percakapan antara nabi dengan kaum yahudi yang meminta nabi untuk menunjukkan mukjizatnya.

O: Kisah ini juga membuktikan bahwa muhaammda tdak bisa membuktikan dirinya nabi dan kisah di najrn juga membuktikan bahwa muhammad hanya mengaranh ngarang cerita mengenai nabi isa islam
orang
Reply| 13 Dec 2015 10:37:36
@Felix radit

F: Lagipula tanpa bermubahalah pun, Allah sudah menunjukkan kepada muslim yang mengerti qur’an dan hadits serta sirah (riwayat) nabi Muhammad, bahwa seluruh argument luh termasuk adminnya sekalian hanyalah argument sampah saja! Ngarti LOL!

O: Sirah nabi anda silahkan bukun sirahnya anda tunjukkan/
Justru saya melihat bahwa anda , dan muslim lainnya tidak pernah akan bisa mengerti AQ, sirah dan hadis
Dan argumen argumen anda hanyalah akibat ketidak tahuan mengenai AQ, hadis dan sirah`
Kenapa begitu?
Karena anda belajar AQ, sirah dan hadis memakai metode yang salah
orang
Reply| 13 Dec 2015 10:37:01
@Felix radit
lanjutan

F; Saat sekarang pun jika eluh menantang muslim untuk bermubahalah, atau sebaliknya jika muslim yang menantang eluh untuk bermubahalah,

O: Tidak usah jauh jauh lah
Ada kok cntoh orang orang islam yang saling bermubahallah yaitu antara Irene Handono dan Diki Chandra.
Nah bagaiman dengan keadaan nasib ke dua orang tsb?
Sudah bertahun tahu diantara keduanya tidak terjadi apa apa`
Ini menandakan bahwa si allah swt tidak bisa berbuat apa apa
Kenapa bisa begitu?
Karena allah swt hanya fiktif dan wujudnya hanya sebuah batu HA

F: maka jelas bukanlah allah yang menantang,

O: Betul kata anda karena bukan allah swtlah yang menantang tetapi muhammad
Kenapa bukan allah swt yang menantang?
Karena allah swt tidak pernah eksis dikehidupan muhammad dan oleh karena itu sangat tidak mungkin lah allah swt berkata kata dengan kata kata menantang

F: akan tetapi eluh atau muslim yang saling menantang satu sama lain dengan cara meminta kepada Allah SWT untuk menunjukkan siapa yang benar dan siapa yang berdusta!

O; Masa seh umat Kristen meminta allah swt ? Maka umat Kristen akan terlihat tolol bila melakukan mubahllah bersama umat islam
Bro @Margono sangat pintar tidak melakukan mubahllah tetapi @bro margono mengatakan bahwa silahkan allah swt atau muslim melaknat dirinya.
Tetapi @Margono mengatakan selama ini kok dia biasa biasa saja dan tidak mengalami sesuatu apapun ketika allah swt dan muslim melakntanya
orang
Reply| 13 Dec 2015 10:25:37
@Felix radit
lanjutan

F: eluh nantang muslim bermubahalah?

O: Yang menantang bermubahallah adalah anda duluan dan muhammad

F: Ckckckckckckck…anjrittt…idiot gile..ruarrr binasaaa….si Kristen idiot tolol ini lagi mempertontonkan keguoblokannya..!!!

O: dari komen anda terlihat bahwa anda tidak pernah mengingat apa yang anda tulis sendiri
Padahal secara tidak langsung, ana enantang bermubahallah duluan kok

F: belum lagi bermubahalah, eluh sudah dilaknat allah dengan ditunjukkannya eluh kepada publik sebagai salah satu umat pemeluk Kristen yang otaknya idiot tolol guoblok pisan!

O: Publik mengetahui kok bahwa anda tidak mengerti apa yang anda tulis dan anda tidak pernah menuliskan refrensi dari komentar anda
Dan saya sudah tunjukkkan bahwa anda hanya ASBUN

F: Nalar luh dimana seeh guoblok? ketahuilah tolol bahwa dalam bermubahalah itu yang menantang bukanlah Allah SWT melainkan Rasulullah SAW kepada kaum nasrani najran tukang dusta yang menyatakan bahwa isa as itu allah padahal sesungguhnya hanyalah rasul utusan allah dan bukan allah itu sendiri!

O: Tuh kan benar bahwa yang menantang duluan adalah muhammad
dasar dari mubahllah adalah saling melaknat dengan mengammbil kepercayaan kepada si allah swt yang merupakan illh negeri mekkah
Tentu saja pendeta majran akan menolaknya secara halus dimana pendeta najran sudah tahu siapa allah swt dan siapa isa islam
orang
Reply| 13 Dec 2015 10:19:41
@Felix radit
lanjutan

F: Makanya akhirnya rasul tantang mereka untuk bermubahalah

O: Pendeta Najran tidak mau bermubahalah dikarenakan mubahallah tsb harus mengakui allah swt nya muhammad dong.
Sedangkan mereka tidak menyembah illah negeri mekkah.
Mengenai apa yang diperdebatkan dalam mubahallah tsb tentu saja akan sangat konyol bila mereka menerima tantangan mubahallah mengenai kisah isa islam yang diceritakan muhammad/ Mereka tidak mempercayai isa islam tetapi mereka mempercayai Yesus Kristus
Selain itu tidak ada diajaran Kristen diajarkan salin melaknat sehingga bila mereka melakukannya berarti mereka menyangkal keimanannya mereka sendiri
Dan tentu saja muhammad tahu akan hal ini dan muhammad akan tahu bahwa pendeta Najran akan menolaknya/ Jadi di sini muhammad sedang melakukan tipu daya tetapi @rang sangat mengetahui tipu daya tsb

F: dan kenyataannya mereka tidak berani terima tantangan itu karena jelas nasrani adalah pendusta dan pembual! Bisa aje luh nutupin kepengecutan kaum kristenmu itu LOL! Gileluya..!

O: mereka bukan tidak berani jsutru mereka sangat tahu dan pandai dan tentu saja cerdik tidak mengikuti kemauan muhammad
Tapi bila mengikuti kemauan muhammad justru mereka akan terlihat bloon dan menyangkal keimanan mereka dan juga mempercayai kisah isa isla karangan muhammad

Selain itu mereka tahu bagaimana sepak terjangnya muhammad yang kejam dan barbar . Maka dari itu lebih baik mereka munduru saja dari hadapan muhammad
Fetching more Comments...
↑ Back to Top