Blog / Tuduhan Muslim: Alkitab memberi gambaran yang salah tentang Tuhan

 

 

 

 

Penolakan Muslim

“Allah adalah satu-satunya Tuhan sejati, yang telah menciptakan jagat raya. Alkitab Kristen menggambarkan banyak karakter Tuhan yang tidak dapat disetujui oleh orang Muslim. Hanya dalam Quran saja seseorang dapat menemukan gambaran Tuhan yang benar.”

 

Ketika umat Muslim menyebut Tuhan dengan nama Arab “Allah”, mereka menggunakan kata berdasarkan akar semitis yang juga dapat ditemukan dalam bahasa Ibrani, yaitu “Elah”, “El” dan “Elohim”. Para penyembah berhala di Arab (pagan Quraish) lebih dulu memakai kata “Allah” daripada umat Muslim (Islam).[1]

Meskipun sosok Allah yang mereka pahami adalah ‘Allah yang berkonotasi politeis, dan yang disembah dengan pengantara yaitu putri-putri Allah (al Lat, al Uzza, al Manat). Sementara sosok ilah yang diperkenalkan oleh Muhammad adalah Allah yang berkonotasi monoteis, sebagai akibat perjumpaan Muhammad dengan orang-orang Yahudi dan Kristen. Muhammad sendiri di awal-awal pelayanannya tidak mau menggunakan nama Allah, sebaliknya menggunakan kata “Rabb” atau “ar Rahman’ (Tuhannya orang Yemen). Baru kemudian setelah orang Arab siap menerima konsep Allah yang berkonotasi monoteis, barulah Muhammad memakai nama itu, membersihkan ke-359 patung-patung berhala yang ada di Ka’bah di Mekkah…namun meninggalkan satu batu hitam (Hajar Aswad) di pojok Ka’bah yang sampai kini umat Muslim kesulitan menjawab apakah batu Hajar Aswad itu adalah representasi dari sosok Allah yang tidak kelihatan atau apakah batu hitam itu adalah Allah itu sendiri. 

 

Apakah Tuhan yang esa, yang telah menyatakan diriNya dalam sejarah keselamatan di Alkitab, juga telah menyatakan diriNya dalam Quran? Apakah kesaksian tentang Tuhan di Alkitab dan di Quran saling bersesuaian? Jawabnya TENTU SAJA TIDAK! Sebuah penjelasan singkat diberikan dalam paragraph-paragraf berikut.

 

Ada sejumlah orang Kristen yang menyatakan bahwa semua Muslim berdoa kepada satu sosok roh jahat atau satu sosok Ilah yang palsu. Pernyataan ini terlalu sederhana dan berbahaya. Kita harus sangat hati-hati untuk menghakimi satu sama lain, bahkan sebaiknya menyerahkan penghakiman hanya pada Tuhan. Ada banyak orang non-Kristen yang sama halnya dengan banyak orang Muslim, dengan tulus berdoa kepada Tuhan, meskipun mereka sangat sulit untuk dapat mengenalNya. Itu terjadi karena mereka belum mendengar pesan dari Yesus, sama halnya dengan yang terjadi pada umat Muslim, agar dapat diperdamaikan dengan Tuhan.

 

Kisah nyata

Seorang Muslim mengkaitkan dengan kisah berikut: “Di masa lampau saya telah menaikkan doa-doa pribadi kepada Allah. Namun demikian, oleh karena Allah itu jauh, malaikat yang berurusan dengan doa pribadi saya harus melakukan perjalanan yang panjang saat membawa doa pribadi saya kepada Allah. Sejauh ini tak satupun dari permohonanku yang telah dijawab Allah. Saya sangat curiga jangan-jangan malaikatku tidak menjalankan tugasnya dengan baik. Besar kemungkinan ia tak pernah mencapai Allah sebaliknya menjadi lelah dan jatuh tertidur dalam perjalanannya, atau ia telah bertemu dengan malaikat yang lain kemudian bercakap-cakap dengannya dan lupa untuk menyampaikan permohonanku kepada Allah! Saya menjadi sangat frustasi dan tidak tahu apa yang harus kulakukan!”

 

Banyak Muslim yang tak punya jaminan bahwa doa-doa yang mereka naikkan sampai kepada Allah. Karena itu orang Kristen punya kesempatan yang sangat baik untuk menjelaskan konsep mengenai Tuhan, yang senantiasa dekat dengan kita dan mendengar kita melalui Roh KudusNya. 

 

Kalau demikian, bagaimana Allah digambarkan dalam Quran? Beberapa karakteristik tampaknya sama dengan yang digambarkan dalam Alkitab, misalnya Tuhan adalah pencipta, Ia maha penyayang, maka kuasa, maha tahu dan kekal – namun beberapa karakter yang paling penting secara fundamental berbeda. Ketika gambaran lengkap mengenai Tuhan dalam Alkitab diperbandingkan dengan Allah dalam Quran, maka menjadi jelas bahwa Tuhan yang esa dan satu-satunya itu mustahil telah menyatakan diriNya baik dalam Alkitab maupun dalam Quran. Perbedaan-perbedaan serius dicantumkan dibawah ini:

 

Karakteristik

Tuhan dalam Alkitab

Allah dalam Quran

 

Relasi

Bapa dengan anak (relasi yang saling mengasihi)

Tuan dengan hamba (relasi majikan dengan pekerja)

Pewahyuan

Menyatakan kehendakNya dan diriNya sendiri

Hanya menyatakan kehendakNya

Keselamatan

Hanya melalui Yesus, dengan kepastian akan keselamatan

 

Lewat mengakumulasi amal dihadapan Allah dalam bentuk perbuatan baik. Tak ada kepastian keselamatan

Perjanjian

Perjanjian dengan jaminan bahwa Ia akan memelihara-nya, menyediakan banyak janji.

Tak ada perjanjian, sedikit janji, Allah digambarkan sebagai sosok yang berubah-ubah

Damai

Dengan cara menerima pemberian hidup kekal melalui Kristus (damai dalam batin)

Ketika Islam didirikan di seluruh bumi (damai secara politik)

 

Natur

Trinitas

 

Allah adalah satu/tauhid, tanpa anak atau partner

 

Dari keterangan diatas kita dapat simpulkan bahwa Tuhan dalam Alkitab tak mungkin sama dengan Allah dalam Quran. Dengan cara yang sama seperti ketika Petrus memperkenalkan Tuhan yang sejati kepada seorang perwira Roma (Kisah Para Rasul 10), orang Kristen pada masa kini pun diberi tugas untuk memperkenalkan Tuhan dan pesan-pesan AlkitabiahNya di dalam Yesus Kristus kepada umat Muslim.

 



[1] Meskipun umat pagan Arab dan umat Muslim menyebut “Allah” ketika mereka berbicara tentang Tuhan, tetapi pemahaman mereka mengenai istilah ini berbeda. Pagan Arab memahami kata ini dalam konteks ilah politeis yaitu sebagai sosok Dewa Tertinggi yang disembah di Ka'bah, sementara Islam memahaminya dalam konteks monoteis, tetapi tetap dengan pusat penyembahan yang sama sebagaimana pagan Arab.


Add a Comment
| 87
Indra
Reply| 23 May 2016 16:52:48
Kt yg berbuat dosa, mengapa Yesus yang di hukum?
Mampu kah anda, seorang yang berdosa, saat ini berdiri dihadapan Tuhan yang maha kudus, yang maha agung, maha kuasa, maha besar dan maha2 yg lain?
Apa lagi nanti kedudukan Tuhan adalah sebagai Hakim yg tdk kenal kompromi!
Itu sebabnya Tuhan sediakan pengganti yang layak, menurutNya. Karena tidak mungkin manusia dapat selamat dengan kekuatannya sendiri.
Dalam kisah korban Ibrahim kita saksikan bagaimana Tuhan akhirnya mengirimkan seekor domba sebagai ganti korban manusia. Domba yang tidak bersalah, akhirnya Tuhan putuskan menjadi pengganti putera Ibrahim. Domba kiriman Allah tersebut adalah bayangan/gambaran Yesus/Yeshua HaMasiakh yang disiksa dan mati disalib dan darahNya mengucur ke bumi.
..... tanpa penumpahan darah tidak ada pengampunan. Ibrani 9:22
Indra
Reply| 23 May 2016 16:50:49
Kesimpulan: Tuhan Elkitab tidak sama dengan Tuhan Al Quraan,
Tuhan Elkitab ada di Sorga, Tuhan Al Quraan tinggal di dalam rumahnya di Kaabah Mekah,
Tuhan Elkitab berwujud Roh/Ruakh dan Maha Hadir, ada dimana-mana, Tuhannya Al Quraan berwujud Zat, tidak kemana-mana sehingga umat lah yang Harus datang mengunjungi nya di Kaabah Mekah dengan berkata: Ya Allah, atas panggilanmu Aku Datang Kepadamu!
Semoga bermanfaat.

Sila tinggalkan komen
Indra
Reply| 23 May 2016 16:50:12
Tidak percaya bahuwa Allah bertempat tinggal dan beralamat di Kaabah Mekah? Perhatikan Hadits Shahih Moslem 1190 Dan 1150 “Tatkala Rosul Tiba di Mekah, mula2 beli au datangi Hajar Aswad lalu beliau menciumnya.” sebelum menciumnya, Rosul menyebutkan: “Labbaik allahuma Labbaik!” Yang ertinya Ya Allah, atas panggilanmu AKU DATANG KEPADAMU! Hal Ini kemudian diikuti oleh jutaan pengikut yang pergi haji ke Mekah
Indra
Reply| 23 May 2016 16:49:07
Yeshua telah berangkat lebih dahulu “pulang” ke Sorga untuk menyediakan tempat bagi kita dan akan DATANG KEMBALI untuk MENJEMPUT kita (Aku pergi ke situ/Sorga untuk menyediakan tempat bagimu. Dan apabila Aku telah pergi ke situ Dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan DATANG KEMBALI dan MEMBAWA kamu KE TEMPAT KU, supaya DI TEMPAT DI MANA AKU BERADA, KAMU PUN BERADA. yOHANES 14:2-3).
Adakah Penganjur agama yang seperti Yeshua HaMasiakh, tidak perlu repot2 minta2 dishalawati oleh ribuan/jutaan manusia bahkan oleh Allah+malaikat2 segala, tetapi justru mau capai2 berlelah menyediakan tempat bahkan DATANG JEMPUT umatNya?
Tuhan nya Al Quran bernama ALLAH berwujud Zat yang beralamat/bertempat tinggal di Kaabah (Rumah Allah) di kota Mekah. Aku hanya diperintahkan menyembah Tuhan pemilik rumah ini/Kaabah.
Indra
Reply| 23 May 2016 16:48:11
Antara Yehovah, Yeshua dan Ruakh Ha Kodesh/Rohul Kudus itu EHAD/Esa. Kata EHAD hanya khusus dipakai untuk Tuhan, esa/satu dalam arti Supra Natural dan bukan Aritmatika/hitungan. Satu tapi Maha Hadir, ada dimana-mana, khususnya ada didalam hati/diri pribadi setiap orang yang percaya dan menerimaNya sebagai Tuhan dan Juruselamatnya. Kerana Tuhan ada di dalam diri umat percaya, maka Tuhan yang berasal dari Surga itu dapat memimpin umat yang percaya tersebut menuju Surganya. Kalau Musa membebaskan bangsa Israel (ada juga orang2/budak2 dari bangsa lain yang ikut serta) dari perbudakan Firaon/Mesir serta memimpin mereka menuju Tanah Terjanji (yang berlimpah dengan air susu dan madu) itu adalah gambaran dari Yeshua HaMasiakh yang membebaskan umat manusia dari perbudakan dosa dan memimpin mereka dengan Rohul KudusNya sampai Tanah Terjanji/Sorga.
Indra
Reply| 23 May 2016 16:47:20
AL Quran bukanlah penerus Turat dan Injil. Tuhannya Taurat dan Injil adalah YHVH (dibaca Yehovah atau Yahweh) yang berwujud Roh (Ibrani: Ruakh artinya udara, angin atau nafas). sebagaimana udara, Roh itu tidak kelihatan tapi hadir dimana-mana, ada di benda cair, di atmosfer dan benda padat. Nyata dan dapat dirasakan ketika bergerak.
Firman Yehovah: “Aku ini Yehovah….jangan ada padamu Elohim/ilah/sesembahan lain dihadapanKu, sebab Elohim segala bangsa (di luar Yisrael) adalah b e r h a l a. Mazmur 96:5; I Tawarikh 16:26).
Pada akhir zaman Firman Yehovah telah datang ke bumi ini dalam wujud manusia bernama Yeshua, dari kata Yehovah Shua yang artinya Yehovah Yang Menyelamatkan = Yoshua = Yahshua.
Indra
Reply| 23 May 2016 16:45:36
Kata Trinitas tidak ada dalam Elkitab, yang ada adalah Tuhan itu EHAD/Esa. Kata EHaD itu khusus untuk Tuhan! Satu tapi maha hadir, ada dimana-mana.
Tuhan Yahudi dan Nasrani adalah YHVH, dibaca Yehovah atau Yahweh, Ia itu Tuhannya Avraham, Ishak dan Yacub, Musa, Daud, dll.
Yesus dalam bahasa aslinya/Ibrani adalah Yeshua, dari kata Yehovah dan Shua, artinya adalah Yehovah Yang Menyelamatkan atau Yehovah (adalah) Juru Selamat = Yoshua = Yahshua. Jadi antara Yehovah dengan Yeshua/Yehovah Shua itu EHAD alias Esa alias Satu. EHAD dalam pengertian Metafisik dan bukan Aritmatika (kalau Anda ingin memahami, bukan 1 + 1 + 1 = 3, tapi yang aku maksud ini : 1 X 1 X 1 = 1). Tuhan Yahudi dan Nasrani itu ROH/RUAKH, tidak kelihatan tapi ada dimana-mana dan dapat dirasakan kehadirannya saat bergerak.
Indra
Reply| 23 May 2016 16:44:46
Allah SWT = Yehovah?
Kata Rosul: Tuhan kami dan Tuhan kamu adalah SATU Qs 29:46.
Kata Tuhannya Yehudi dan Nasrani: Aku ini Yehovah….jangan ada padamu Elohim (ilah/sesembahan) lain dihadapanKu… Sebab elohim segala bangsa (di luar Yisrael) adalah… B e r h a l a (Mazmur 96:5; I Tawarikh 16:26).

Sila tinggalkan komen
nasution
Reply| 27 Mar 2016 03:55:56
Sudah lah mas @orang sampai anda paparkan pun pengetahuan anda ke slemot jalan pikkrannya tetap aja tolol.percuma mas nabinya aja idiot maka umatnya pun otomatis idiot
Margono
Reply| 20 Mar 2016 00:22:54
@sandro Moslem, ini tulisanmu:
Sementara Zaman Kejayaan Islam (sek.700 M - sek.1300M) adalah masa ketika para filsuf, ilmuwan, dan insinyur di Dunia Islam menghasilkan banyak kontribusi terhadap perkembangan teknologi dan kebudayaan, baik dengan menjaga tradisi yang telah ada ataupun dengan menambahkan penemuan dan inovasi mereka sendiri, dan itu adalah totok awal kemajuan peradaban manusia.( id.wikipedia.org).

Tanggapan:
Zaman kejayaan Islam itu adalah mengembangkan ajarannya si alloh dengan perang dan pedang, ekspansi kemana-mana walaupun akhirnya gagal di Andalusia untuk masuk ke Eropa.

Kejayaan Islam abad ke-7 sampai abad ke-13 belum ada teknologi apa-apa saat itu, semua masih manual, sains yg dihasilkan muslim juga sangat minim, hanya ilmu aljabar, sejak zaman Yunani kuno, Romawi kuno, kafir sudah banyak menghasilkan sains. Kamu harus bisa bedakan sains dan teknologi. Tidak ada teknologi yg dihasilkan muslim, paham!.

Kamu ini belum sadar juga, perhatikan seluruh kehidupanmu saat ini, kamu tergantung kepada kafir. Kalau mau konsisten seperti allohmu memusuhi kafir, jangan pergunakan barang-barang produk kafir dan teknologi kafir. Aku jamin kamu akan tersiksa hidup tanpa listrik hasil temuan kafir, pakaianmu juga hasil produk kafir, kendaraan yg kamu pergunakan, mau naik mobil, motor, angkot, bis semua produk kafir, kamu jalan kaki kemana-mana tanpa kafir, palingan kamu bisanya nunggang unta. Tanpa kafir kamu masih hidup di hutan dengan pakaian setengah telanjang, paham!.
Anton
Reply| 15 Mar 2016 20:28:34
@sandro Moslem
Anda selalu memamerkan ketololan dan keidiotan anda yg tiada tara itu.
Istilah menolong agama Allah itu kiasan? Otak lu tuh kiasan. Bedain kalimat kiasan dan kalimat sebenarnya aja enggak bisa. Umat islam yg mengatakan itu kiasan, karena enggak terima bahwa alllahnya ditolong oleh manusia, dasar idiot lu.
Orang2 kristen yg menemukan teknologi2 sudah enggak kehitung. Lalu teknologi apa yg ditemukan oleh orang islam? Enggak ada! Ajaran pagan islam jelas mempertolol pengikutnya setolol-tololnya dan merendahkan martabat pengikutnya serendah-rendahnya, sebusuk-busuknya.
Umat kristen tidak menyembah berhala, jadi jelas kristen bukan pagan. Umat islam menyembah kabah, gerhana pun disholatin, jadi jelas islam itu pagan. Ajaran pagan islam selamanya hanyalah sebuah ajaran pagan tanpa makna. Anda hanya bisa asal nyerocos, dasar enggak punya otak lu.
orang
Reply| 15 Mar 2016 11:11:50
@sandro original

Sebagai DOSEN PEMBIMBING ANDA di univeristas BUKTI DAN SAKSI, saya berkewajiban untuk memberikan nasehat kepada anda yatu
JANGAN MALAS MEMBACA dan BELILAH BUKU BUKU ISLAM DI TOKO BUKU ISLAM YANG TERDEKAT sehingga anda tidak terlihat HANYA ASBUN DAN BERKHAYAL RIA
orang
Reply| 15 Mar 2016 10:46:24
@sandro original

berdasrkan referensi yang saya bawakan jelaslah sudah ternyata
MUHAMMAD LEBIH MULIA DARI ALLAH SWT

kenapa bisa begitu?
Karena allah swt telah disucikan oleh muhammad dengan DENGAN MENGHANCURKAN SEKUTU SEKUTU ALLAH SWT DI KABAH yang berjumlahnya 359 buah

dan ini sesuai dengan

QS 7:191. Apakah mereka mempersekutukan (Allah dengan) berhada-berhala yang tak dapat menciptakan sesuatupun? Sedangkan berhala-berhala itu sendiri buatan orang.

Dan mereka menjadikan jin itu sekutu bagi Allah, padahal Allah-lah yang menciptakan jin-jin itu, dan mereka membohong (dengan mengatakan): "Bahwasanya Allah mempunyai anak laki-laki dan perempuan", tanpa (berdasar) ilmu pengetahuan. Maha Suci Allah dan Maha Tinggi dari sifat-sifat yang mereka berikan.

“Dan mereka menyembah selain daripada Allah apa yang tidak dapat mendatangkan kemudharatan kepada mereka dan tidak (pula) kemanfa’atan, dan mereka berkata, ‘Mereka itu adalah pemberi syafa’at kepada kami di sisi Allah.’Katakanlah, ‘Apakah kamu mengabarkan kepada Allah apa yang tidak diketahuiNya baik di langit dan tidak (pula) di bumi.’ Mahasuci Allah dan Mahatinggi dari apa yang mereka persekutukan (itu).” (Yunus: 18 )

“Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah maka pasti Allah mengharamkan kepadanya Surga, dan tempatnya ialah Neraka, Tidaklah bagi orang-orang zhalim itu seorang penolong pun.” (Al-Maa’idah: 82)
sandro Moslem
Reply| 15 Mar 2016 10:37:21
@moonlight
weleh weleh
AlQuran menanamkan kebencian???
Kristeners menuduh demikian dengan menggunakan ayat2 yg turun saat perang antara Muslim dengan kafir, bukankah ini merupakan ketololan/keidiotan yg slalu dipamerkan kepada Muslim?
Simpelnya gini,namanya perang adalah soal membunuh atau dibunuh, Muslim mempertahankan diri dr serangan kafir,berjuang membela tanah air-nya sebagaimana para Mujahidin Nusantara jaman dahulu yang berjuang melawan penjajah belanda
(klo bicara ttg perjuangan kemerdekaan pasti kristeners ga bisa ngomong apa2 selain maki2 ga jelas, karena ya asalnya kristen di Indonesia kan dr jongos2 belanda,dr kaum pengkhianat bngsa sendiri, yang tak tahu malu kayak binatang)

Ayat perintah untuk membunuh kafir, jelas2 ayat2 yg turun saat perang berkecamuk, dan kristeners dengan tololnya selalu menggenalisir ke semua keadaan bahwa perintahnya adalah untuk membunuh seluruh kafir,bukankah ini adalah ketololan yg slalu dipamerkan kristeners???
saya sebagai Muslim sangat memahami ketololan kristen, Muslim lain mungkin sdh banyak yg muak, pameran ketololan kristen pun dilengkapi dengan merasa menang “telak”saat Muslim terdiam(padahal terdiam-nya Muslim karena kemuakan atas pameran ketololan kristen itu sendiri)
lebih konyol-nya lagi dialkitabnya kristen dsitu tertulis jelas, perintah membunuh musuh sampai semua makhluk yg bernafas suruh dibunuh,bukankah ini sangat barbar?dan masih banyak lagi ayat2 ttg pembantaian dan sifat binatang barbarnya kristen, dan faktanya hal itu telah dipraktekkan kristen dlm perang salib, rusuh Ambon,Halmahera,poso, trus di Kosovo dan masih bnyak tempat lainnya.

Syukurlah dinegara2 maju ajaran pagan kristen sudah mulai tidak laku lagi,gereja2 pun sepi, sekarang pun misionaris bisanya mengais2 mencari pengikut baru untuk disesatkan hanya dr kalangan manusia2 terbelakang,miskin,rendah pendidikan aplgi akalnya, dengan bagi2 mie dan sumbangan
Karena pada hakikatnya ajaran pagan kristen itu mempertolol manusia pengikutnya setolol2nya,merendahkan martabat manusia serendah2nya,sebusuk2nya
Apakah kristeners tidak terima? Palingan nanti juga maki2 ga jelas dengan dasar argument ketololan keidiotan otaknya….wkwkwkwkwwk!!!!!
orang
Reply| 15 Mar 2016 10:33:39
@sandro original

berdasrkan referensi tersebut dapay kita katakan bahwa TERNYATA MUHAMMAD LEBIH TINGGI DARI ALLAH SWT karena allah swt bertambah mulia bila DICIUM NABI

Ada lagi bukti bahwa muhammad lebih mulia dari allah swt

Buku: 40 Masalah Agama Volume 3
Penulis K.H. Siradjuddin Abbas
Penerbit: Pustaka Tarbiyah Baru, Jakarta,
Cetakan ke 6: Januari 2008/Muharam 1429H
mulai halaman 384

Menurut fatwa Abdullah bin Abbas seorang sahabat Nabi yang terkenal, bahwa penggandengan nama Nabi Muhammad dengan nama Tuhan adalah wajib ;
a. dalam membaca syahadat.
b. dalam khutbah.
c. dalam azan, dan
d. dalam qamat.
Oleh karena itu tidak sah iman seseorang kalau syahadatnya diucapkan tanpa menyebut nama Nabi Muhammad Saw.

Tetapi kalau nama Nabi Muhammad Saw. digandengkan kepada nama Tuhan, barulah sah syahadat itu, seperti:

"Saya akui bahwa tiada Tuhan selain Allah, dan bahwasanya
Muhammad Rasulullah."

Jelaslah bahwa keimanan seseorang dengan pengakuan terhadap Ketuhanan Yang Maha Esa saja, belumlah cukup kalau tidak dibarengi dengan pengakuan terhadap Nabi Muhammad Saw. dengan menggandengkan nama beliau di belakang nama Tuhan.
Hal ini bukan saja dalam kalimah syahadat, tetapi dalam tasyahud sembahyang, dalam azan dan qamat, dalam khotbah, nama Nabi Muhammad Saw. wajib dibaca sesudah membaca nama Tuhan.
Maka karena itu nama Nabi Muhammad Saw. adalah nama yang paling banyak dibaca.
Kalau orang Islam di dunia ini sekarang berjumlah 600 juta, dan mereka melakukan sembahyang lima kali sehari semalam, maka nama Nabi Muhammad Saw. disebut orang sebanyak — lk. 5.400.000.000 (lima milyar empat ratus juta) kali dalam sehari semalam
orang
Reply| 15 Mar 2016 10:24:54
@sandro original

Buku: Keajaiban Hajar Aswad & Maqom Ibrohim
Penulis: Sa'id Muhammad Yahya Bakdasy
Penerjemahi: Abu Hudzaifah
Penerbit: Darul Basya'iril Islamiyyah
Cetakan VI: 1426 H/2005 M
Pada halaman 55-

KEMULIAAN HAJAR ASWAD BERTAMBAH DENGAN CIUMAN NABI
….. Hal yang menjadikan Hajar Aswad bertambah lebih mulia dan agung yaitu Nabi menciumnya. Yaitu ketika beliau thowaf di Baitullah seraya mengusapnya.
Sesungguhnya kaum muslimin yang mencium dan mengusap Hajar Aswad terdapat titik yang sangat penting. Yaitu bibir mereka menempel di tempat bibir Rasululllah dan para nabi sebelum beliau, semoga sholawat dan salam tertimpa ruahkan kepada manusia semua. Tangan tangan kaum musliminpun menyentuh Hajar aswad yang telah disentuh oleh tangan tangan yang mulia. Muslim manakah yang tidak tertarik untuk mencium dan mengusap titik ini ketika dalam benaknya terlintas masalah ini.

Imam Adz dzahabi mengatakan dalam kitab Alamu’n-Nubala :
Ciumlah batu yang mulia (yaitu Hajar aswad) yang diturunkan dari surga . Tempelkanlah mulut di tempat yang telah ditempelkan penghulu manusia, Muhammad --dengan penuh keyakinan. Bergembiralah atas karunia yang diberikan alloh kepadamu. Tidak ada yang lebih dibanggakan dari hal itu. Sekiranya kita diperlihatkan tongkat yang dipergunakan rasullulah untuk memberikan isyarat kepada batu HA lalu beliau mencium tongkat tersebut maka kita lebih berhak untuk berdesak desakan dari pada tongkat tersebut untuk mencium dan memuliakannya . Kita tahu pasti mencium Hajar aswad lebih mulia dan lebih utama daripada mencium tongkat da sandal beliau.

Bila Tsabit al Bunani melihat Anas bin Malik, maka ia senantiasa mengambil tangannya dan menciumnya seraya berkata, “Ini adalah tangan yang pernah disentuh oleh tangan Rasulullah.”

Imam Izzuddin bin Jamaah berkata, “bila seseorang hendak mencium tempat yang pernah dicium oleh Rasulullah dengan penuh keyakinan, maka ciumlah seluruh Hajar aswad sebisa mungkin. Atas karunia alloh, aku telah berkali kali mencium seluruh Hajar Aswad.
orang
Reply| 15 Mar 2016 10:23:47
@sandro original
lanjutan

Karena Bapa bukanlah fiktif tapi hanya tak terlihat saja karena BAPA telah menampakkan diri dalam sejarah umat manusia contohnya dalam RUPA MALAIKAT
Dan Bapa BERSUARA dan meberikan firmannya secara langsung dan didengar oleh utusan-Nya

sedangkan

allah swt tidak pernah menunjukkan eksistensinya dalam sejarah manusia sehingga allah swt tidak dapat dilihat. tidak dapat didengar suranya dan tidak mengetahui apa allah swt mendengar atu tidak
Dengan demikian allah swt memerlukan pertolongan manusia yang bernama muhammad agar allah swt tidak dikatakan fiktif tersebut

Dengan demikian kita bisa simpulkan
1. BATU HAJAR ASWAD ADALAH WUJUD DARI ALLAH SWT YANG FIKTIF

2. MUHAMMAD ADALAH FUNGSI DARI ALLAH SWT YANG FIKTIF

Jadi kita bisa lihat dari persamaan di atas bahwa umat islam mau tidak mau harus menyembah batu hajar aswad dan menyembah muhammad dan bisa kita katakan bahwa umat islam menganut POLITEIS karena menyembah wujud dan fungsi allah swt

LALU ada pertanyaan : SIAPAKAH YANG TERTINGGI ANTARA BATU HAJAR ASWAD ATAU MUHAMMAD?

Mari kita simak referensi ini
sandro Moslem
Reply| 15 Mar 2016 10:16:03
@Margono
Silahkan kamu katakan itu khayalan saya
Respon:
Ya emang kau bisanya berkhayal, halusinasi

Allah merugikan orang lain?
Respon:
Nah inilah salah satu output dr khayalan anda, tentu saja sesuai dengan standard ketololan otak anda

Anda ingin diazab Allah
Respon:
Itu sih urusan anda, kalo anda memang mau diazab oleh Allah, kenapa anda ungkapkan ke Saya, apa urusannya???anda bodoh,tolol itu urusan anda….anda sesat itu juga sepenuhnya urusan anda, ga perlu teriak2 beritahukan ke Muslim, paham!!!

Allah minta tolong ke Muslim?
Respon:
Lah dasarnya apa? Pasti akibat ketololan,keidiotan,serta kegendhengan otak anda dalam menafsirkan AlQuran, istilah menolong agama Allah adalah kiasan,makna-nya dapat dilihat dalam tafsir2 AlQuran yang shahih, jadi bukan menafsirkan AlQuran dengan menggunakan ketololan otak anda atau kristeners pd umumnya.

Bedah saja Al'quranmu
Respon:
Ya memang setiap hari Saya baca AlQuran, memahami makna/tafsir-nya tentu saja dari tafsir2 serta Hadits shohih, bukan dengan ketololan otak seperti anda

Allah adalah batu?
Respon:
Jiaah..cerita lama, tapi kristeners selain itu suka bilang Allah menipu, pembenci..batu kan benda mati,mana ada batu bisa nipu, bisa ngomong, bisa membenci, sadar ga sih kalo anda itu TOLOLnya ga ketulungan,wkwkwkwkwkwk
Pagan kristen selamanya hanyalah sebuah ajaran pagan tanpa makna, hanya sebagai symbol ga bermakna,benua eropa saat berlandaskan ajaran ini kenyataannya menjadi benua terbelakang, penuh kemiskinan, menjadi penjajah, barbar, seperti binatang,
Sementara Zaman Kejayaan Islam (sek.700 M - sek.1300M) adalah masa ketika para filsuf, ilmuwan, dan insinyur di Dunia Islam menghasilkan banyak kontribusi terhadap perkembangan teknologi dan kebudayaan, baik dengan menjaga tradisi yang telah ada ataupun dengan menambahkan penemuan dan inovasi mereka sendiri, dan itu adalah totok awal kemajuan peradaban manusia.( id.wikipedia.org)
orang
Reply| 15 Mar 2016 10:14:10
@sandro original

Kita lanjutkan kuliah spesial kepada anda supaya bisa lulus dar universitas Bukti dan Saksi

Setelah kita membahas asmahul husna yang ternyata hanya tersisa satu sifat saja yaitu maha tunggal/maha esa yang tentu saja akan memberikan pengertian SATU BUAH yang merujuk kepada batu hajar aswad maka anda akan mengerti kenapa batu hajar aswad selalu diseru dengan teriakan "ALLAHU AKBAR" atau allah maha besar dalam ibadah umat islam

Jadi dengan demikian terbukti bahwa allah swt bukanlah Allah yang disebutkan dalam Alkitab

Kalau anda mempertanyakan YESUS DUDUK DISEBELAH KANAN ALLAH tentu saja anda harus berpikir bahwa ALLAH yang dimaksud bukanlah allah swt dan Yesus yang dimaksud bukanlah isa islam

Perkataan duduk disebelah KANAN ALAH menandakan bahwa Yesus mempunyai kedudukan yang sama dengan Bapa karena hakekatnya sama yaitu TUHAN dan bisa kita katakan sebagai SATU SISTEM

Nah perkataan dalam Alkitab tentu saja tidak sama apa yang diketahui oleh muslim dimana BATU HAJAR ASWAD ADALAH TANGAN(KANAN) ALLAH SWT

Jadi dengan demikian batu hajar aswad adalah SISTEM dari allah swt sehingga batu hajar aswad sebenarnya sehakekat dengang allah swt

Karena allah swt TIDAK PERNAH EKSIS maka dapat dikatakan bahwa sebenarnya allah swt hanyalah FIKTIF
sehinga yang terjadi adalah allah swt adalah batu hajar aswad

Dengn demikian saya akan menyimpulkan begini

YESUS KRITUS ADALAH WUJUD DARI BAPA YANG TAK TERLIHAT

sedangkan

BATU HAJAR ASWAD ADALAH WUJUD DARI ALLAH SWT YANG FIKTIF

Tentu saja kita akan bertanya kenapa dikatakan BAPA YANG TAK TERLIHAT?

bersambung
orang
Reply| 15 Mar 2016 09:59:09
@sandro original

3. allah swt menciptakan manusia dari sari pati dan kemudian menjadi air mani yang hina dan kemudian menjadi segumpal darah dan segumpal darah menjadi segumpal daging dan terakhir segumpal daging menjadi tulang belulang
Anak SMA yang sudah belajar bioogi pun akan tahu bahwa segumpal darah tidak akan menjadi segumpal daging dan segumpal daging tidak akan menjadi tulang belulang

Dari ketiga contoh di atas jelas sifat yang diberikan kepada allah swt sudah salah dan sifat maha pencipta yang diberikan kepada allah swt juga sudah salah
Dengan demikian jelaslah bahwa si allah swt bukanlah maha pencipta tapi maha penipun dan maha penyesat

Kita lanjutkan

dengan sifat allah swt yang dikatakan Maha Tunggal dan Maha Esa
Sebenarnya ke dua sifat tersebut mempunyai engertian sama saja yaitu allah swt jumlahnya SATU BUAH sehingga asmahul husna yang berjumlah 99 lebih baik diringkas saja sementara ini menjadi 98 buah sifat saja

Karena allah swt diberi sifat Maha Pandai dan Maha Pencipta tapi kenytaanya sudah salah dalam mengemukakan penciptaan manusia maka sebaiknya sifat maha pandai dan maha pencipta dihapus saja sehingga asmahul husna menjadi 96 buah saja

dan sampai pada pengkajian asamahul husna maka yang tersisa dari 99 asmahul husna hanyalah satu sifat saja yaitu bahwa allah swt jumlahnya satu saja

Tentu saja sifat allah swt yang satu buah itu akan merujuk kepada batu hajar aswad di kabah sebagai barang peniggalan kaum pagan arab yang kemudian oleh muhammad DISUCIKAN dengan pengertian hanya satu satu di kabah dan tidak lagi dipersekutukan dengan illah illah kaum pagan yang lain
Fetching more Comments...
↑ Back to Top