Blog / Penipuan sebagai Alat Pendukung: Kepalsuan Dr. Zakir Naik Terbongkar

Tentang Poligami

 

Andaikan Quran menyerukan seorang wanita-lah yang harus menikahi empat laki-laki, Dr. Naik pun pasti mendukungnya juga dengan cara apapun. Muhammad, ataupun Allah islam, tidak pernah memberikan satu alasan (logis) untuk mendukung polygyny mereka. Polygyny semata-mata adalah sesuatu yang sangat normal dalam masyarakat pada zaman itu. Allah tidak pernah mengatakan polygyny itu harus dipraktekkan hanya karena jumlah para wanita melebihi para pria. Ini adalah yang dikatakan orang-orang Muslim untuk membuat praktek mereka nampak logis dan menarik bagi dunia non-muslim serta calon-calon mualaf yang berpotensi.

 

 

 

Oleh: Charles Koenig

 


Setelah menyaksikan beberapa video online
dari Dr.Zakir Naik, saya berpikir wajar saja untuk menemukan berapa banyak kebenaran yang dia katakan dan berapa banyak yang semata-mata --dan sesungguhnya-- adalah bualan. Saya paham bahwa Dr. Naik mendapatkan dukungan sangat besar di India, di dunia Muslim dan sebagian besar dunia, secara keseluruhan, di tempat mana dia secara teratur berceramah dan menjawab kumpulan pertanyaan-pertanyaan bagi para skeptis maupun umat muslim. Di dalam analisa saya berikut ini saya menantang jawaban-jawaban Dr. Naik[9], menguji apa betul statistik dan observasi secara seksama. Bahan-bahan pengujian dan indikator saya adalah berbasis pada situs-situs web dan statistik badan pemerintah yang resmi, benar-benar diakui dan terpercaya. Saya mendorong anda untuk tidak begitu saja dikelabui lain waktu saat anda lihat wajah Dr. Naik di depan layar TV; jangan hanya karena dia seorang doktor kita ambil saja setiap kata-katanya sebagai bukti (tanpa cross-check), namun pertanyakanlah logika dan komentarnya yang begitu melambung-lambung berdasarkan nalar anda sendiri. Berikut ini adalah hanya satu saja dari banyak pertanyaan yang diajukan kepada Dr. Naik. Ini mencakup pertanyaan seputar poligami dalam Islam dan dapat ditemukan pada situs webnya serta berbagai video di internet.

Baiklah pertama kita mulai dengan definisi dari sedikit kata yang berhubungan dengan artikel ini.

Definisi sesuai dengan kamus Merriam Webster:

1. Poligami – Status pernikahan dimana di dalamnya pasangan dari jenis kelamin yang manapun (bisa yang laki atau yang perempuan) mempunyai lebih dari satu pasangan kawin lagi pada saat yang bersamaan.

2. Polygyny – Keadaan di mana seorang (laki-laki) mempunyai isteri lebih dari satu atau mengawini lebih dari satu wanita pada suatu saat/masa bersamaan.

3. Poliandri – keadaan di mana seorang (wanita) mempunyai suami lebih dari satu atau mengawini lebih dari satu pria pada suatu waktu/masa bersamaan.

Mengapa Polygyny dimungkinkan di dalam Islam?


 

Dalam percobaannya untuk menjawab pertanyaan seputar polygyny dalam Islam, Dr.Zakir Naik pertama-tama membuat klaim berikut:
“Qur’an adalah satu-satunya kitab religius, di atas muka bumi ini, yang berisi ungkapan 'menikahlah hanya dengan satu orang'. Tidak ada kitab religius lain yang memerintahkan para laki-laki untuk beristeri hanya satu. Tidak satupun yang mengandung itu dari Kitab Suci agama lain, apakah itu dalam Veda, Ramayana, Mahabharata, Gita….”

Inilah dia sang dusta yang begitu mencolok mata. Entah Dr.Naik tidak pernah membaca seluruh Kitab-kitab Suci itu secara menyeluruh atau entah apakah dia dalam rangka mati-matian memuliakan Quran dengan membabi buta menutup-matanya terhadap pengetahuan riil. Terbuka saja, kita tidak bisa memaafkan alasan Dr.Naik utk berlagak demikian bodoh, dia itu adalah seorang ahli medis, seorang veteran ceramah-ceramah religius dan dia berdebat sebagai seorang pengarang buku. Dia telah berpidato di seluruh dunia dan panduannya dihormati orang serta dia itu seorang tokoh suri-tauladan bagi orang Muslim. Sungguh, kita tidak bisa memaafkan error-nya macam ini yang demikian mendasar selagi dia itu memainkan pengaruh besar.

Saya pertama-tama akan menunjukkan bahwa Quran bukan satu-satunya Kitab Suci yang menyerukan monogyny:

Terdapat satu kejadian di dalam kitab Ramayana (Ramayana adalah salah satu dari dua syair/puisi Hindu mengenai kepahlawanan, lainnya adalah Mahabharata)
[1] dimana Suparnaakha (wanita), satu rakchasi, pergi ke Shri Ram (lelaki) dan memintanya untuk menikahi dia. Shri Ram mengatakan bahwa dia telah mengambil ek patni vrata (ikrar utk beristeri hanya satu) dan menolak untuk menikah lagi. Ikrar ini dianggap sebagai satu ikrar dari kebaikan. Orang yang menikah hanya dengan satu perempuan adalah benar-benar yang dihormati di antara kaum sezamannya. Hal ini adalah satu konsep yang sangat tua di dalam Agama Hindu dan tidak terhitung lagi contoh lainnya manakala seseorang melakukan pengujian teks-teks Hindu secara lebih seksama.

Di dalam Kekristenan, ada banyak contoh-contoh dari monogyny yang tegas-tegas eksplisit; terpuji dan diperintahkan oleh rasul-rasul Yesus Kristus. Terdapat juga banyak contoh yang implisit tentang hal itu, saya tidak akan berikan semua di sini oleh karena bisa mengandung beberapa arti. Ini adalah beberapa kutipan yang eksplisit:

1 Korintus 7:1-4 - “Sekarang mengenai hal yang kau tuliskan: Adalah baik untuk seorang pria tidak menikah. Tetapi karena ada begitu banyaknya percabulan; setiap laki-laki harus mempunyai SEORANG isterinya sendiri dan setiap perempuan suaminya sendiri. Suami harus memenuhi kewajiban perkawinannya kepada isterinya serta demikian juga sang isteri kepada suaminya. Tubuh isteri bukanlah kepunyaannya sendiri tetapi juga adalah milik suaminya. Dengan cara sama, tubuh suami bukanlah kepunyaannya sendiri tetapi juga adalah milik isterinya.”
[8]

* Ayat di atas memberikan satu pesan jelas dari hal menikah hanya dengan satu perempuan.

1 Timotius 3:2. “Penilik jemaat haruslah seorang yang tak bercela , suami dari SATU ISTERI, dapat menahan diri/berkepala dingin, bijaksana, ramah, mampu untuk mengajar. “
[8]

*Seorang penilik jemaat (uskup) adalah satu contoh baik dari satu cara hidup yang saleh.

1 Timotius 3:12. “Diakon haruslah suami dari SATU ISTERI dan mengurus anak-anaknya serta rumah tangganya dengan baik”
[8]

*Seorang diakon adalah pejabat resmi dalam gereja lebih rendah dibandingkan imam tetapi meskipun begitu adalah orang yang menjadi teladan bagi orang lain.

Matius 19:4,6. “Tidakkah kamu baca, bahwa Ia yang menciptakan manusia sejak semula menjadikan mereka laki-laki dan perempuan?’, ‘Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Tuhan, tidak boleh diceraikan manusia’.”
[8]

*Dengan sederhana, Matius menyatakan ikatan dari perkawinan, di mana dua jiwa, atau dua tubuh, menjadi satu.

Matius 19:9. “Aku berkata kepadamu, barang siapa yang menceraikan isterinya, kecuali karena zinah, dan menikah perempuan lain, ia berbuat zinah”
[8]

*Ayat di atas sejalan dengan Matius 19:6 di atas dan menandakan seorang pria itu harus menikah hanya dengan satu perempuan.

Dr. Zakir Naik telah menyesatkan pendengarnya demi membenarkan polygyny. Logika dan penalarannya tidak termaafkan (fatal) mengingat sifat otorisasi di dalam klaimnya. Satu-satunya tujuannya hanya demi membenarkan praktek Islam, tak peduli bagaimana terbelakangnya semua itu. Anda simpulkan saja sendiri apakah sang sarjana islam yang mengangkat dirinya sendiri ini sedang dengan sengaja berdusta atau apakah dia cuma sekadar salah mendapatkan informasi.

Kemudian Dr.Naik membuat pernyataan berikut:
“Masa hidup rata-rata wanita adalah lebih panjang dari pada pria. Secara alami jumlah pria dan wanita dilahirkan dalam perbandingan yang kurang lebih sama. Seorang anak perempuan memiliki daya tahan tubuh lebih banyak dibandingkan dengan anak laki-laki. Seorang anak perempuan bisa melawan benih penyakit/kuman lebih baik dari pada anak laki-laki. Karena alasan ini, selama masa kanak-kanak sendiri terdapat lebih banyak kematian di antara laki-laki dibandingkan dengan perempuan…. India mempunyai lebih banyak populasi pria dibandingkan wanita karena adanya feticide (pengguguran) dan pembunuhan terhadap bayi perempuan. Jika praktek jahat ini dihentikan, niscaya India akan memiliki lebih banyak wanita dibandingkan dengan pria.”

Sekali lagi Dr. Naik sedang menggunakan penalaran yang mengelabui untuk mendukung argumentasinya. Dia dengan enaknya memelintir fakta untuk mengelabui orang. Biasanya, orang tidak meneliti lagi argumentasinya, jadi dia lanjut saja melenggang enak dengan kepalsuan dan penipuannya. Dalam hal ini, Dr. Naik katakan bahwa ada lebih banyak perempuan dibandingkan laki-laki pada usia pediatrik/kanak-kanak dan dalam semua golongan usia. Logikanya adalah bahwa karena jumlah wanita selalu lebih banyak dibandingkan jumlah laki-laki, membatasi perkawinan kepada satu pihak saja (laki-laki) akan membuat mustahil bagi semua wanita untuk mendapatkan suami. Jadi, berdasarkan hal ini, adalah logis saja untuk mengizinkan seorang pria menikahi lebih dari satu perempuan. Mari kita perhatikan sekarang distribusi
[3] populasi dunia sesuai dengan umur.

Table1.1

Mari kita perhatikan ratio jenis kelamin dunia
[3]:

Perbandingan jenis kelamin laki dibanding perempuan:
Saat kelahiran: 1.07 laki/perempuan (= lebih banyak pria 1,07 dibandingkan wanita)
di bawah 15 tahun: 1.064 laki/perempuan
15-64 tahun: 1.024 laki/perempuan
65 tahun ke atas: 0.781 laki/perempuan
total populasi di dunia: 1.014 laki/perempuan (perkiraan 2007)

Data di atas dengan jelas membuktikan bahwa India itu bukankah satu-satunya negara dimana jumlah pria melebihi para wanita. Kecenderungan yang sama terjadi di banyak negara lain dimana pembunuhan terhadap bayi wanita tidak dipraktekkan. Di banyak negara jumlah wanita melebihi para pria hanya dalam kelompok umur 65 tahun ke atas.
 Dr. Naik mengklaim bahwa orang harus mengikuti Islam karena Islam praktis dan logis tetapi apakah gagasan kengawurannya ini yang jelas-jelas menganga bisa dipakai sebagai sesuatu yang praktis serta logis? Seperti kita bisa lihat dengan jelas, bahkan di negara-negara seperti Turki, Pakistan dan Arab Saudi, jumlah populasi laki-laki melebihi jumlah populasi wanita dan dari sini saja bisa kelihatan ngawurnya semua logika polygyny itu. Jadi apakah yang sebaiknya dilakukan negara-negara ini? Bagaimana kalau kita larang keras saja polygyny dan kita wajibkan poliandri?

 



Jika Allah begitu memperhatikan nasib para wanita yang belum kawin karena tidak kebagian laki-laki mengapa tidak dia buat saja para laki-laki itu sedemikian rupa sehingga mereka lebih tahan dan tidak mudah terkena penyakit-penyakit yang membunuh mereka pada saat umur mereka lebih muda dibandingkan anak-anak perempuan yang katanya lebih tahan penyakit? Dr. Naik sudah begitu putus
asa mati-matian dalam mengislamkan orang sampai-sampai dia menjadi ahli menipu hanya demi meyakinkan mereka bahwa praktek Islam adalah baik dan berfaedah.

 

Bagaimanapun, kenyataannya adalah sangat bertolak-belakang. Dr.Naik membuat pernyataan, bahwa di India, jumlah pria melebihi para wanita dikarenakan praktek pengguguran embryo dan pembunuhan terhadap bayi perempuan. Dia bilang bahwa jika pembunuhan terhadap bayi wanita dihentikan maka jumlah wanita akan melebihi jumlah pria. Jika pembunuhan terhadap bayi wanita adalah satu-satunya alasan jumlah pria melebihi jumlah wanita maka dengan logika yang sama tentu harusnya lebih banyak jumlah wanita dibandingkan jumlah pria dalam setiap negara dimana pembunuhan terhadap bayi wanita tidak dipraktekkan. Bagaimanapun, jelas bukan begitu faktanya. Itu membuktikan bahwa klaim Dr.Naik adalah palsu. Dia menggunakan tipuan2 dan muslihatnya untuk membenarkan praktek Islam.

Kemudian Dr Naik menyatakan:
“Di AS, para wanita melebihi para laki-laki dgn jumlah 7,8 juta. New York sendiri mempunyai kelebihan wanita lebih dari satu juta dibandingkan dengan jumlah prianya, dan dari populasi laki-laki New York sepertiganya adalah gay, jadi orang2 yang melakukan sodomi. AS secara keseluruhan mempunyai lebih dari dua puluh-lima juta gay. Artinya kaum ini tidak ingin menikah dengan wanita.”

Rupanya Dr. Naik tidak memahami arti dari kata gay. Dalam dunia sebagian besar, kata “gay” dapat dipertukarkan dengan “homoseks” dan dapat mengacu pada keduanya, yaitu para laki-laki dan perempuan (lesbian) yang hidup dalam satu alam homoseks. Di dalam pidato/ucapannya Dr.Naik membicarakan tentang laki-laki gay tetapi tidak membahas tentang para wanita yang tidak ingin menikah dengan laki-laki. Apakah dia pikir lesbian/homoseks wanita itu tidak ada atau apakah dia itu sedang dalam satu keadaan maha-mengingkari fakta yang disebabkan karena
islam?

Klaim Dr.Naik, bahwa ada lebih dari 25 juta laki-laki gay di AS, adalah memalukan. Sebagaimana biasa dia tidak memberikan sumber informasi untuk dasar klaim yang kuat. Pada kenyataannya, terdapat sekitar 8
,8 juta gay, homoseks wanita (lesbian) dan banci di Amerika[4]. Kita bisa dengan yakin mengatakan bahwa setengah dari para gay, homoseks wanita dan banci itu adalah para gay, oleh karena itu jumlahnya sekitar 4,4 juta. Jumlah para laki-laki gay yang disediakan oleh Dr. Naik adalah 6 kali lipat lebih tinggi dari jumlah para gay aktual yang ada di AS. Data ini seluruhnya menyingkapkan siapa sebenarnya Dr. Naik dan menunjukkan sampai sejauh mana dia akan tega untuk memalsukan kebenaran/membangun dusta demi mengislamkan mereka-mereka yang mudah tertipu, malas berpikir kritis serta acuh tak acuh.

Sekarang mari kita meneliti klaimnya yang menyatakan bahwa sepertiga para pria di New York adalah gay.

New York, sebetulnya, mempunyai kira-kira 592
.000 gay, homoseks wanita (lesbian) dan banci[4]. Katakanlah bahwa setengah populasi ini (sekitar 300.000) adalah para laki-laki yang murni gay. Dr. Naik tidak menyebutkan apakah dia sedang berbicara mengenai negara bagian New York atau kota New York City, sungguh-sungguh ini membuat satu perbedaan serius untuk figur yang dia berikan. Saya akan memperlihatkan pada anda pembaca beberapa skenario berbeda dari apa yang mungkin dia maksudkan dan mencoba untuk melihat logika di balik semua itu:

Jika Dr. Naik bermaksud utk menunjukkan negara bagian N.Y (total populasi 19
.254.630: terdiri dari Laki-laki 9.146.748, dan Perempuan 9.829.709[5]) lalu para laki-laki gay adalah 3,27% dari populasi semua laki-laki dengan demikian jumlah wanita melebihi jumlah laki-laki dengan angka 682.961, bukan satu juta. Bandingkan ini dengan estimasi Dr .Naik yang mengatakan bahwa sekitar sepertiga (atau 33%) dari laki-laki New York adalah 'sodomites' (lebih dari 3 juta dalam kasus Negara Bagian NY dan di atas 1,2 juta dalam kasus kota NY saja).

Jika, di sisi lainnya, dia bermaksud menunjukkan bahwa Kota N.Y. (populasi. 8
.143.197: Laki-laki 3.794.204, Perempuan 4.214.074[5]) dan SEMUA lelaki gay/homo yang ada di negara bagian itu hidup di dalam Kota N.Y., maka mereka seharusnya akan berjumlah 7,9% dari populasi laki-laki dan para wanita akan melebihi laki-laki dengan jumlah 419.870.

Ini dengan jelas memperlihatkan satu perbedaan yg sangat besar dalam figur/angka yang disediakan oleh Dr. Naik. Figurnya adalah sepuluh kali
lipat dari figur aktual dalam kasus gay di New York dan dia secara kasarnya melipat gandakan kelebihan jumlah para wanita terhadap jumlah laki-laki. Apakah imajinasinya menjadi demikian liar dalam hal ini; main kasar saja demi mendapatkan satu hasil yang menghebohkan? Kelihatannya demikian enaknya yah, ‘fakta’ dari sang beliau ini mendukung argumentasinya sedangkan kenyataannya demikian menjauh dari kebenaran.

Dr Naik mengklaim bahwa jumlah wanita melebihi jumlah pria dengan angka 7
,8 juta di AS. Mari menguji argumentasinya lebih dekat. Berikut adalah satu bagan distribusi umur dari penduduk AS menurut jenis kelamin[6].

Kelompok umur:
Jumlah pria, Jumlah wanita:

0-4:
9,810,733, 9,365,065
5-9:
10,523,277, 10,026,228
10-14:
10,520,197, 10,007,875
15-19:
10,391,004, 9,828,886
20-24:
9,687,814, 9,276,187
25-29:
9,798,760, 9,582,576
30-34:
10,321,769, 10,188,619
35-39:
11,318,696, 11,387,968
40-44:
11,129,102, 11,312,761
45-49:
9,889,506, 10,202,898
50-54:
8,607,724, 8,977,824

Dr. Naik dengan enaknya tidak menyebutkan s
ecara spesifik pada kelompok umur berapa  jumlah wanita melebihi pria, satu cara licik dan pengelabuan untuk dilakukan dalam satu debat verbal, dimana statistik tidak selalu siap tersedia. Kenyataannya justru adalah bahwa di dalam kelompok umur 0-34 di AS, para pria melebihi para wanita. Pola yang sama bisa ditemukan di banyak negara lain. Sebagai contoh, Di Denmark[7] para pria melebihi para wanita hingga usia 59, di INGGRIS[7] dan Perancis[7] para pria melebihi para wanita hingga usia 49. Bahkan pada sebagian besar negara muslim grup populasi pria melebihi jumlah populasi wanitanya, namun demikian orang-orang Muslim adalah yang paling getol mendukung polygyny dan meminta-minta setiap negara lain untuk ikut bergabung (jadi pendukung polygyny).

Jika anda mengamati secara hati-hati anda bisa melihat bahwa video dan debat Dr. Naik adalah tak lain ibaratnya muslihat tukang sulap yang digabungkan dengan seni berdeklamasi/jualan kecap. Dia tidak menghasilkan hal substansial apapun dalam bukti atau alasan telak namun berjuang untuk meyakinkan segerombolan orang dengan kebohongan/bualan yang begitu besar dan berusaha memancing emosi massa.

Kemudian dia membuat klaim berikut:
“Inggris Raya mempunyai empat juta wanita lebih banyak dibandingkan dengan pria. Jerman mempunyai lima juta wanita lebih banyak dibandingkan dengan para pria. Rusia mempunyai sembilan juta wanita lebih banyak dibandingkan para prianya. Hanya Tuhan sendiri yang tahu ada berapa juta wanita lebih banyak di seluruh dunia dibandingkan dengan jumlah kaum prianya.”

Zakir Naik mengklaim bahwa Jerman dan Inggris mempunyai jumlah wanita beberapa juta lebih banyak dibandingkan para prianya. Ini adalah satu klaim
jahat  tanpa dasar yang mudah terlihat bahwa ditujukan untuk menyesatkan orang. Zakir Naik, karena beberapa alasan sesat/aneh, menyimpulkan bahwa ada lebih banyak wanita di dunia dibandingkan para pria. Lagi-lagi klaim ini adalah sebuah kebohongan total. Dalam kelompok umur antara 0-64 thn jumlah laki-laki benar-benar melebihi jumlah wanita. Kelompok umur 0-64 adalah yang terpenting dan paling relevan karena pada kelompok umur itulah mayoritas manusia menikah serta melahirkan anak-anak. Dengan melihat bahwa jumlah populasi pria dan wanita adalah hampir seimbang kita bisa mengasumsikan bahwa sebagian besar manusia akan menemukan pasangan (heterosexual)-nya dalam perjalanan hidup mereka. Tidak hanya demikian, kumpulan populasi pria untuk seluruh dunia adalah lebih banyak jumlahnya dari populasi wanita.

 

Dr. Naik mengklaim bahwa hanya Tuhan saja yang tahu berapa lebih banyaknya jumlah wanita yang ada di seluruh dunia dibandingkan dengan jumlah laki-laki/pria. Hal ini adalah sangat tidak pantas bagi seorang sarjana. Andaikan saja dia mau mencoba, dia bisa menemukan bahwa yang benar itu adalah lebih banyak jumlah laki-lakinya di dunia ini dibandingkan dengan jumlah wanitanya. Asumsi bahwa ‘Tuhan sendiri sajalah yang tahu’ mempertunjukkan bagaimana sebenarnya cara dia ini belajar ilmu pengetahuan. Semua penelitiannya, semua pembelajarannya, adalah terbatasi hanya untuk membuat argumentasi-argumentasi yang menipu-menyesatkan, untuk membenarkan kepercayaan dan praktek Islam. Penelitian apapun, fakta apapun, data apapun yang secara langsung bertentangan dengan Islam adalah seluruhnya diabaikan oleh dia. Dia meneliti dunia hanya melalui filter Islam yang sempit.

Berikut ini adalah daftar perbandingan jenis kelamin di beberapa negara muslim
[3]. Dr. Naik seharusnya mengutuk polygyny di negara-negara ini dan mewajibkan poliandri, kalau memang dia mau ngotot terus pada logikanya.

Negara Jenis Kelamin Ratio

Afghanistan 1.049 pria(s) / wanita
Kuwait 1.526 pria(s) / wanita
Banglades 1.052 pria(s) / wanita
Malaysia 1.012 pria(s) / wanita
Mesir 1.017 pria(s) / wanita
Pakistan 1.045 pria(s) / wanita
Indonesia 1.001 pria(s) / wanita
Arab Saudi 1.196 pria(s) / wanita
Iran 1.026 pria(s) / wanita
Syria 1.049 pria(s) / wanita
Irak 1.024 pria(s) / wanita
Turki 1.019 pria(s) / wanita
Jordan 1.102 pria(s) / wanita
UAE 2.19 pria(s) / wanita
Yemen 1.034 pria(s) / wanita

Saya secara pribadi tidak mempedulikan apakah seorang pria beristeri satu atau empat. Terserah orang itu dan persetujuan dari kaum wanita dalam memutuskan. Point saya adalah bahwa penalaran Dr. Naik untuk mendukung polygyny itu adalah sangat tercela. Dia mendukung polygyny semata hanya karena itu adalah sebuah praktek Islam yang dia anut, tidak karena alasan polygyny itu benar atau salah.

 

Andaikan Quran menyerukan seorang wanita-lah yang harus menikahi empat laki-laki, Dr.Naik pun pasti mendukungnya juga dengan cara apapun. Muhammad, ataupun Allah islam, tidak pernah memberikan satu alasan (logis) untuk mendukung polygyny mereka. Polygyny semata-mata adalah sesuatu yang sangat normal dalam masyarakat pada zaman itu. Allah tidak pernah mengatakan polygyny itu harus dipraktekkan hanya karena jumlah para wanita melebihi para pria. Ini adalah yang dikatakan orang-orang Muslim untuk membuat praktek mereka nampak logis dan menarik bagi dunia non-muslim serta calon-calon mualaf yang berpotensi.

 

Yang benar adalah bahwa praktek polygyny merupakan suatu hasil dari sebuah kultur patriarkis (laki-laki mendominasi) yang sudah ada mendahului Islam. Para laki-laki diperbolehkan untuk mempunyai beberapa pasangan kawin, sedangkan para wanita tidak mempunyai kebebasan apapun yang serupa. Gagasan supaya kaum wanita mempunyai beberapa pasangan kawin adalah menjijikkan bagi para laki-laki. Mengapa ada ketidakadilan ini? Muslim selalu klaim berkoar-koar bahwa Islam memperlakukan kaum laki-laki dan perempuan dengan adil, akan tetapi lalu mengapa Islam tidak mengusahakan agar para wanita juga memiliki kebebasan seksual/hak yang sama dengan yang dimiliki laki-laki.

 

Jelas sekali kelihatan ada sesuatu yang salah di sini. Hanya mereka yang betul ikhlas mencari kebenaran akan menemukannya mengapa. Para kaum fanatik bodoh itu, yang sudah dibutakan oleh agama mereka, akan selalu berdalih-dalih membual sesuai dengan peraturan-peraturan Islam dan bahkan akan mendukung hukuman mati bagi mereka yang tidak-setuju (atau murtad).

 


Footnote:


[1]. Sacred Texts
[2]. New Advent Bible
[3]. The World Fact Book
[4]. Same Sex Couples
[5]. Info Please
[6]. CensusScope
[7]. U.S. Census Bureau
[8]. Archeological Bible
[9]. Faq on Islam, by Dr. Zakir Naik


In China in 2006, the sex ratio was 1
,12 males born for each female. By comparison, the rate in Canada was 1,05 males for each female. ***

 


Add a Comment
| 251
Margono
Reply| 21 Apr 2016 21:49:14
Setiap saya membuka artikel ini, di scroll dari atas ke bawah dan ketemu foto ke-3 dari atas, gambar seorang perempuan dengan pamflet bertuliskan "Kata siapa mau dimadu dijamin syurga", saya selalu memperhatikan foto-3 ini yg seolah-olah menyampaikan pesan:

1. Kepalanya agak miring, dia tidak mampu lagi menegakkan kepalanya, dia merasa terhina, kecewa berat dan mencoba mengembalikan harga dirinya dengan tulisan di pamflet yg isinya perlawanan yg bertentangan dengan nurani, ketulusan dan kemuliaan hatinya.

2. Mata si ibu ini pandangannya lurus tetapi masih menyimpan kesedihan mendalam, matanya masih menyisakan tangis, berair kemerahan.

Saya hanya bisa berdoa, semoga si ibu ini cepat terhibur dari penghibur yg sejati, cepat terbuang akar kepahitan dari jiwanya sehingga dia mampu kembali menegakkan kepala, tegar menjalani hidup yg masih berlanjut, semoga si ibu ini mendapat berkat kebahagiaan yg berlimpah dari Tuhan yg sejati.....GBHer.
Margono
Reply| 20 Apr 2016 09:28:05
@gianino, menulis:
joss dan telak jawaban anda mas Margono....hamba alloh kutu kupret.....gak jelas dasar pemahaman agamanya hanya berdasar dogma dan tidak boleh berpikir... sebab kalau berpikir...ketahuan deh..belangnya muhammad dan allah ciptaannya..!!!! 100% neraka jahanam tukang bunuh... Aku pindah deh ke spiritual bukan agama..aku gak butuh agama...hanya spiritual yang dibutuhkan Manusia untuk mengetahui jati diriNYA.

Tanggapan:
Dari tulisanmu terlihat kamu saat ini menempatkan diri diposisi netral, jangan takut!, kamu berani mengambil sikap yg sedemikian karena sebenarnya kamu manusia berakal budi (cerdas).

Tuhan yg sejati mengasihi semua manusia, Dia tidak hanya mengasihi orang yg percaya kepadaNya, Dia juga mengasihi orang yg tidak percaya kepadaNya bahkan mengasihi orang yg menghujat Dia karena Tuhan yg sejati mengasihi seluruh makhluk.

Apalagi kamu sudah menempatkan diri di posisi netral, maka sudah pasti Dia akan mengasihimu juga. Kalau yg menghujat saja di kasihiNya apalagi yg hanya meragukan Tuhan. Manusia meragukan Tuhan karena manusia berusaha memahami Tuhan. Dia akan memberkati manusia yg berusaha memahami Dia.

Tuhan yg sejati yg sebenarnya menunggu kita dan kita berusaha memahami bahwa, kita sedang ditungguNya dengan penuh kesabaran sampai kita benar-benar memahami Dia. Tuhan yg sejati tau isi hati setiap manusia, hanya Dia menginginkan penerimaan yg tulus iklas tanpa paksaan atas kehadiranNya dalam hidup kita, karena Tuhan itu maha kasih, tidak ada paksa memaksa.

Saya perkirakan, dalam kondisi netral saja, kamu sudah merasakan kelegaan, bebas beban ketakutan, bebas ancaman teror dari tuhan yg tolol yg tidak mengenal kasih tetapi hanya mengaku maha pengasih tanpa implementasi.

Kalau kamu sudah memahami bahwa sebenarnya Tuhan yg sejati yg sedang mencarimu dan kamu sadar serta merasakan Dia telah menemukan kamu, maka kelegaan itu akan semakin membuat hidupmu enjoy, penuh kasih suka cita.....plong!....bebas dari perbudakan atas ketakutan dan kekhawatiran......salam damai GBU.
gianino
Reply| 19 Apr 2016 12:03:47
@Margono joss dan telak jawaban anda mas Margono....hamba alloh kutu kupret.....gak jelas dasar pemahaman agamanya hanya berdasar dogma dan tidak boleh berpikir... sebab kalau berpikir...ketahuan deh..belangnya muhammad dan allah ciptaannya..!!!! 100% neraka jahanam tukang bunuh... Aku pindah deh ke spiritual bukan agama..aku gak butuh agama...hanya spiritual yang dibutuhkan Manusia untuk mengetahui jati diriNYA
USTADZMENJAWAB
Reply| 12 Apr 2016 09:53:34
@ YesusM,seorang muslim
@Hana Pwt

Hana benar, IsaM konyol, MuslimBodo tak tahu bhw Mhd hanya bersaksi ttg dirinya secara internal tanpa saksi external, apalagi bukti2:

MHD MEMBUAL DIRINYA:
“Daku adalah Muhammad, daku adalah Ahmad dan  al-Mahi (penghapus) yang dengannya Allah SWT menghapuskan kekufuran. Daku adalah  al-Hasyir (pengumpul) yang dengan jejakku Allah SWT mengumpulkan umat manusia. Daku adalah  al-A’qib (penyudah) karena tidak ada nabi lagi selepasku.” 
(HR. Bukhari dan Muslim)
Hana Pwt
Reply| 12 Apr 2016 06:09:38
@Yesusseorang,uslim
Yohanes 5 : 31 Yesus berkata: "Jika aku menyaksikan dari hal diriku, maka kesaksianku itu TIDAK BENAR",
LHO KENAPA AYAT DI ATAS TIDAK KAMU JELASKAN....?!, TAKUT YA....

Jawab:
Yang menyaksikan Yesus adalah orang lain, bukan Yesus. Yesus cuma membenarkan pengakuan dari orang lain. Bahkan Injil-pun ditulis oleh 4 orang saksi. Bahkan menurut saksi, Allah dan malaikat memateraikan kesaksian itu.

Apa itu kesaksian.
1. Dari manusia: Tuhanku dan ALLAH-ku"
2. Dari malaikat "Mesias telah lahir, Raja Damai, Allah Yang Perkasa"
3. Dari Allah: "inilah AnakKu yang KU kasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan".
4. Bahkan oleh nabi Musa dan Elia yang turu ke dunia untuk memateraikan kesaksian.

Yesus membenarkan atas kesaksian orang lain:
1. "Benar katamu bahwa Aku Tuhan dan Guru:
2. Menerima sembahan manusia
3. Tidak menolak ketika Dia dipanggil "Tuhanku dan ALLAH-ku"
4. Menggunakan kuasa muzijat atas nama sendiri.
5. dsb.

Trus Muhammad, ada ngak kesaksian bahwa dia diangkat sebagai nabi oleh Alloh? Khadijah dan Warakah hanya berdasarkan pengakuan Muhammad saja, bukan kesaksian.

Bahkan tidak ada bukti kalau Alloh atau Jibril memateraikan kesaksian Muhammad, misalnya dengan suara yang mengelegar dalam Awan, "Inilah nabi-Ku, ikutilah apa yang dia ucapkan".

Yang ada hanyalah pengakuan, pengakuan dan pengakuan. Bahkan ayat-ayat AQ yang dia keluarkan, hanya dari mulutnya sewaktu kesurupan. Hanya dia yang mengatakan bahwa ucapannya dari Alloh. Tidak ada saksi kalau itu dari Jibril atau dari Alloh. Yang ada hanyalah pengakuan, pengakuan dan pengakuan.... hehehehehehehehehehehe....................
hamidin
Reply| 12 Apr 2016 00:52:18
@Yesusseorangmuslim
Yohanes 5 : 31 Yesus berkata: "Jika aku menyaksikan dari hal diriku, maka kesaksianku itu TIDAK BENAR",

respon :
ayat yg lebih tepat nya
Yohanes 5 : 31. Kalau Aku bersaksi tentang diri-Ku sendiri, maka kesaksian-Ku itu tidak benar;

ente harusnya belajar bahasa indonesia dulu.
simak kata " JIKA/KALAU".

contoh : JIKA SEEKOR ONTA ARAB BISA TERBANG, MAKA ITU ADALAH TIDAK BENAR.

kalo ente kagak ngerti contoh yg ane buat, maka ente udah tolol banget.
hans
Reply| 11 Apr 2016 18:35:47
@Yesusseorangmuslim
apakah kamu sudah baca ketika malaikat Gabriel datang menjumpai para gembala disaat kelahiran Yesus..? apakah kamu juga sudah baca apa yang diberitakan oleh Yohannes pembatis.? apakah kamu sudah baca disaat Yesus dibabtis apa yang terjadi sesudah Yesus dibabtis..? apa dan siapa yang berbicara di sana..?.....coba baca sendiri dan fahami tidak perlu ditafsirkan
Yesusseorangmuslim
Reply| 11 Apr 2016 11:51:33
@YESUS BERKATA:
Yohanes 5 : 31 Yesus berkata: "Jika aku menyaksikan dari hal diriku, maka kesaksianku itu TIDAK BENAR",

LHO KENAPA AYAT DI ATAS TIDAK KAMU JELASKAN....?!, TAKUT YA....
jokowow
Reply| 09 Apr 2016 08:57:04
poligami gak boleh tapi kelakuan nya gini.
http://internasional.republika.co.id/berita/internasional/global/14/05/08/n58jcg-848-pendeta-vatikan-terlibat-pelecehan-seksual-anak
USTADZMENJAWAB
Reply| 07 Apr 2016 17:58:22
@sandro (asli)
@MUSLIM, ALL

KAU DAN ZAKIR-NAIK cuma bisa menipu muslim yg butahuruf, dg menyodorkan 'Kontradiksi palsu" SBB:

ALKITAB VERSI TERKINI
"Kamu menyebut Aku Guru dan TUHAN, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan TUHAN." (Yohanes 13:13)
ALKITAB VERSI KSI (TAHUN 2000)
"Kamu menyebut Aku Guru dan Junjungan. Memang sepatutnyalah demikian, karena Aku adalah Guru dan Junjungan." (Yohanes 13:13)
ALKITAB VERSI ENDE (TAHUN 1969)
"Kamu memanggil Aku Guru dan Tuan. Dan tepatlah demikian, sebab memang itulah Aku!" (Yohanes 13:13).

KITA SEDIH, MUSLIM ABAD-21 SAMA BUTA SPT MUHAMAD ABAD-7.
ITU MAU DITERJEMAH "TUHAN ATAU TUAN ATAU GUSTI DLL", dg letter yg berbeda, namun maksudnya, MAKNANYA, tetaplah sama,yaitu ttg KUASA SUPERLATIF SEORANG TUAN/TUHAN. Apalagi karena Yesus sendiri pulalah yg sudah menyamakannya semua dalam kuasaNya yg superlatif:

"Dan pada jubah-Nya dan paha-Nya tertulis suatu nama, yaitu:
"Raja segala raja dan Tuan di atas segala tuan." ....
"Aku adalah Alfa dan Omega, firman Tuhan Allah, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, Yang MAHAKUASA." (Wahyu 19:16; 1:8)
YESUS BERKATA:
Reply| 07 Apr 2016 17:30:43
@Yesusseorangmuslim
(yg benar, tidak dusta: ISA SEORANG MUSLIM)

ITULAH YG ANDA2 MUSLIM SALING BERDUSTA & DBUTAKAN DUSTA,
tatkala mencoba menyamakan seruan "ALLAHU AKBAR" (lalu membunuh, yang berlaku kekal) dg ayat2 Musa yang khusus menyerukan BUNUH ketika memberlakukan TEOKRASI saat yg dikhususkan itu (yaitu sebelum membentuk KeRajaan pertama Samuel & Daud, Salomo dst).

MUSLIM TAK TAHU BHW SESUDAH TEOKRASI hingga Perjanjian Baru dibawah Yesus, tak ada lagi hukum "bantai habis" yang boleh dilakukan oleh RAKYAT. Orang2 Kristen (bahkan Yahudi pun kini) tidak membunuh siapapun atas nama Tuhannya. Tak ada seruan "YESUSULLAH AKBAR" sebelum atau sesudah membunuh. TERLARANG DLM HUKUM YESUS!
Bahkan tidak juga terhadap para LGBT & MUSIRIK yang disahkan Muhammad utk dibantai hingga kini! PAHAM sdr IsaMuslim??

KINI, BGMN MUSLIM/ ZAKIR NAIK BISA JAWAB pertanyaan sisa yg sungguh amat sederhana saja:

2. "Dapatkah wahyu Allah dan Nabi Allah berkata bhw UMUR Baitullah dan AlAqsa berselisih 40 tahun?" (Buka matamu!)

3. MUHAMMAD terlalu banyak omong-kosong yg konyol! Padahal SATU SAJA yg perlu dia omongkan demi KEBENARAN, adalah:
"AKU BENAR DIANGKAT JADI NABI ALLAH SEJAK ..... ..
YAITU, DENGAN WAHYU ALLAH YG AYATNYA BERBUNYI SBB:........"

tapi LUCU disini, muhammad tiba2 BISU ,SERIBU BAHASA!

Maka Yesus berkata dg TEPATNYA:
"Iblislah YG MENJADI Bapamu, Bapa segala DUSTA" (KHAIRUL MAKIRIN)...
"Ia adalah PEMBUNUH manusia sejak semula" (Yoh.8:44).

BERTOBATLAH!
Yesusseorangmuslim
Reply| 07 Apr 2016 10:57:01
@YESUS BERKATA:
DAPATKAH NABI YG BENAR BERSERU "ALLAHU AKBAR!" SESAAT SEBELUM MEMBUNUH DAN MERUSAK?

tanggapanku :

Yohanes 5 : 31 Yesus berkata: "Jika aku menyaksikan dari hal diriku, maka kesaksianku itu TIDAK BENAR",

ULANGAN 13 : 15 maka BUNUHLAH dengan mata pedang penduduk kota itu, dan TUMPASLAH dengan mata pedang kota itu SERTA SEGALA ISINYA DAN HEWANNYA.

wah....wah....sampai hewanpun, tikus2, burung2,jangkrik2, kelelawar, ayam,bebek, wedus, kuda, sapi, dll disuruh untuk di bunuh, serta tidak ketinggalan pohon2pun harus di tumbangkan semua, pantesan hutan Indonesia banyak yg gundul, lha wong semuanya di jarah oleh nasrani sih...?!,
wkwkwkwkwkwkwkwkwk........
YESUS BERKATA:
Reply| 06 Apr 2016 15:02:01
@ ZAKIR NAIK
& ALL MUSLIM

YESUS BERFIRMAN: "Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas. Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. Dapatkah orang memetik buah anggur dari semak duri atau buah ara dari rumput duri? "

ZAKIR NAIK TAK PERNAH MENJAWAB INI:

DAPATKAH NABI YG BENAR BERSERU "ALLAHU AKBAR!" SESAAT SEBELUM MEMBUNUH DAN MERUSAK?
DAPATKAH NABI YG TERWAHYU BERKATA BHW "UMUR BAITULLAH DG A