FHTH Masa Persiapan

 

Sebab siapakah di antara kamu yang kalau mau mendirikan sebuah menara tidak duduk dahulu membuat anggaran biayanya, kalau-kalau cukup uangnya untuk menyelesaikan pekerjaan itu? Lukas 14 : 28

 

 

Beberapa waktu lalu saya mengunjungi rumah salah satu sahabat saya di Majenang. Saat bertemu dengannya, saya kagum dengan keadaan rumahnya yang sudah mengalami renovasi di sana-sini sehingga terlihat lebih kokoh dan mewah. Saat kami ngobrol-ngobrol dia bercerita bahwa untuk merenovasi rumahnya dia mempersiapkan uang sekian juta rupiah. Setelah uang tersedia dia mulai bertanya ke toko besi berapa harga bahan-bahan bangunan dan mulai menghitung harga. Setelah itu dia menghitung ongkos tukang dan kuli bangunan. Setelah dihitung-hitung semuanya bisa dicukupi oleh uang yang ada, ia mulai merenovasi dan renovasi itu selesai tepat pada waktunya. Biaya yang ia persiapkan pun masih sisa sedikit.

Kalau untuk membangun atau merenovasi rumah saja kita harus benar-benar memiliki persiapan, dalam membangun tubuh rohani pun kita perlu persiapan. Jika kelak kita ingin menjadi orang kaya yang tetap cinta Tuhan, kita harus mempersiapkan diri dengan setia dalam perkara kecil walaupun kita belum cukup kaya sesuai kriteria kita. Jika kita ingin menjadi pemimpin pujian yang luar biasa, kita harus mempersiapkan diri dengan tak jemu-jemu berlatih dan bisa bekerja sama dengan para singer walaupun kita saat ini hanya pengiring pujian. Tokoh-tokoh Alkitab yang luar biasa seperti Yusuf, Musa, Daud, bahkan Yesus pun mengalami masa persiapan sebelum Tuhan memakainya. Kita ambil contoh Yusuf. Tuhan sengaja mengijinkan Yusuf dijual oleh kakak-kakaknya dan menjadi budak di rumah Potifar, di fitnah, dipenjara dan dihukum untuk satu kesalahan yang tak pernah ia perbuat supaya kelak ia bisa menjadi penyelamat bangsanya, bahkan seluruh bangsa di dunia. Selama belasan tahun Yusuf harus menjalani masa persiapan sebelum diberikan tanggung jawab sangat besar.

 

Renungkanlah : Apakah hari ini Anda sedang mengalami masa-masa sulit dan sepertinya Tuhan sengaja membiarkan Anda menderita? Mari kita melihat masa-masa sulit itu sebagai proses dari Tuhan agar kita semakin berkualitas. Orang dunia mementingkan hasil daripada proses, namun murid Yesus semakin teruji saat diproses sehingga menghasilkan suatu tindakan atau karakter yang sangat berkualitas. Tetaplah bertahan dalam masa persiapan yang Tuhan berikan.

 

Miliki persiapan sebelum bertindak.

 


Add a Comment
No comments yet
↑ Back to Top