Blog / Bagaimana Muhammad "Menggampangkan" Tiket Masuk Surga

Dulu, orang-orang Arab abad ke-7 adalah buta huruf. Mereka tak ada ilmu, tak ada info dan tolok perbandingan kecuali dongeng nenek moyang. Apa itu surga dan apa neraka bisa didongengkan oleh siapa saja orang yang berani tampil dengan modal berani & penuh keyakinan untuk membual. MAKA TAHULAH KITA SIAPA ITU MUHAMMAD YANG SEBENARNYA! Dia sungguh tidak tahu apa-apa tentang Surga, tempat bertahtanya Tuhan dengan segala kemuliaan, kekudusan dan kebenaranNya. Tetapi dia telah TERLALU BERANI BLUFFING (spekulasi dengan membual) dengan mengatas-namakan Allah. Dia secara kontradiktif berbicara semaunya hingga berani menjual tiket murahan kesurga kepada para pengikutnya...

 

 

 

By Ali Masehi (new edited)

Surat Al Fatihah telah diserukan 17 kali setiap hari oleh Muslim kepada Allah dalam 5 kali shalat-wajibnya. Intinya adalah memuji Allah dan memohonkan petunjuk untuk menemukan “Jalan yang lurus”, jalan yang bukan seperti jalan-jalannya orang kafir, yang telah disesati oleh setan atau yang dimurkai oleh Allah. Itu terdapat pada ayat ke 6 dan 7 dari total 7 ayat Al Fatihah.

Tampaknya seruan semacam ini sangat baik dan rohani, tetapi sesungguhnya ia adalah doa yang teramat aneh tak masuk akal, kontradiktif dan mubazir. KENAPA? Pertama, dengan seruan yang berulang-ulang memintakan “jalan yang lurus” itu berarti Muslim masih perlu dan terus-terusan mencari jalan tersebut setiap saat dari setiap harinya yang berjalan. Jalan yang lurus sepertinya belum tersedia dan harus dimohonkan. Akan tetapi bukankah wahyu dan petunjuk Allah sudah diturunkan sempurna, dan selesai ditutup dengan turunnya surat Quran yang terakhir pada surat at-Taubah? Jikalau itu adalah jalan yang LURUS, semestinya Allah tidak mempersulit siapapun untuk menemukannya secara ready dan terbuka, dan bukannya malah misterius yang harus terus dicarikan orang perorang.

Lalu dimanakah atau bagaimanakah “Jalan Lurus” yang satu itu sesungguhnya dapat ditemukan? Jawabannya bahkan lebih mengherankan, yaitu dengan cara “wajib membacanya dalam setiap kali shalat wajib”! Dan barangsiapa yang tidak membacakannya, maka dia akan langsung dihukum seketika itu juga. Yaitu dengan menjadikan shalatnya serentak tidak valid, karena ada tertulis, “Barangsiapa yang tidak membacakan al-Fatihah dalam shalatnya, maka shalatnya tidak sah” (Hadist Shahih Bukhari 12.723). Pertanyaannya, apakah tidak sah itu berarti bahwa si pendoa itu kena hukuman langsung tidak mendapatkan jalan yang lurus pada saat tersebut, melainkan mendapati jalan yang sesat dan yang dimurkai Allah?

Berbeda terbalik, Tuhan Alkitab justru TELAH LAMA mengajarkan kepada kita dimana menemukan JALAN tsb!Jauh sebelum lahirnya Muhammad, Jalan lurus-Nya telah Tuhan sendiri nyatakan kepada umatNya. Tuhan sudah bersabda komplet dalam ketiga Kitab-SuciNya sebelum Quran, baik lewat Musa (Taurat) dan Daud (Zabur) dan Yesus (Injil) berturut-turut: 

Maka lakukanlah semuanya itu dengan setia, seperti yang diperintahkan kepadamu oleh YAHWEH, Elohimmu. Janganlah menyimpang ke kanan atau ke kiri. Segenap jalan, yang diperintahkan kepadamu oleh YAHWEH, Elohimmu, haruslah kamu jalani, supaya kamu hidup, dan baik keadaanmu serta lanjut umurmu di negeri yang akan kamu duduki." (Taurat Musa, Kitab Ulangan 5:32-33)

Aku (Elohim) hendak mengajar dan menunjukkan kepadamu
jalanyang harus kautempuh .. . .” 
(Mazmur/Zabur Daud 32:8)”.

Yesus berkata lurus, Tetapi engkau: ikutlah Aku."
"Akulah jalan dan kebenaran dan hidup.
Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku”.

(Injil Rasul Yohanes 21:22, 14:6)

 

Jadi, minta petunjuk ILAHI yang itu-itu lagi seumur hidupnya seorang Muslim sungguh adalah sebuah redundant dan kesalahan! Segala Petunjuk Jalan dan peringatan sudah diturunkan berabad-abad terdahulu. Ada Taurat, Mazmur, Injil dan Quran. Dan bukankah Muhammad telah disebut Allah sebagai nabi terakhir yang “memberi peringatan yang menjelaskan”? (QS 46:9). Jadi Anda mau apa lagi dari Allah? Yang dibutuhkan jelas bukan minta PETUNJUK an sich, melainkan justru meminta agar diri Anda diperkuat Allah untuk berjalan dalam “jalan-lurus”yang toh sudah ditunjukkan Allah lewat setiap nabiNya!

Tetapi disinilah masalahnya. Agaknya Muhammad sendiri justru menyimpan keraguan & kebingungan terbesar apakah ada SATU jalan lurus dan langsung menuju keselamatan yang kekal? Bukankah kepada Muhammad telah terlanjur ditegaskan oleh Allah bahwa semua Muslim, termasuk dirinya, justru telah ditetapkan mesti masuk neraka?

 

“Dan tidak ada seorangpun dari padamu (Muhammad), melainkan mendatangi neraka itu. Hal itu bagi Tuhanmu adalah suatu kemestian
yang sudah ditetapkan”
(Surat Maryam 19:71).

 

Ini adalah ketentuan wahyu yang amat sangat menggelisahkan setiap Muslim, bahkan mungkin telah menghantui diri Muhammad sendiri, sehingga ia merasa harus mencari kiat diluar Quran (yaitu dalam Hadis-Nabi) agar mendapatkan kelonggaran dan ketetapan lain yang bisa menolak neraka yang dipastikan.

Jangankan Muhammad, para Ulama sejak dulu juga sudah mencoba mensiasati penafsiran ayat tersebut agar maknanya tidak menghantui, melainkan bisa diperingan atau disimpangkan, walau hanya menjadi semacam pelipur-lara.

Mereka misalnya memainkan kata “wariduha” dalam bahasa aslinya, yang diterjemah menjadi “mendatangi” dan bukan “masuk” ke neraka. Padahal kepastian itu jelas diartikan sebagai “enter, atau go-down” seperti yang dikatakan Al-Tabari dalam tafsirnya terhadap ayat ini: “Semuanya tanpa kecuali akan masuk kedalam Jahannam”, dimana Ibn Rawaha juga  berkata: “Saya tahu bahwa saya akan masuk neraka, dan tidak tahu apakah saya akan dikeluarkan dari sana atau tidak”. Itu pulalah yang dirujukkan dalam QS.11:118, 119.

Akhirnya, dengan kegigihan dan kreatifitasnya yang canggih, Muhammad-pun menemukan sejumlah cara diluar Quran agar pintu surga bisa lebih gampang dimasukinya, bahkan akhirnya kebablasan menjadikannya lebih gampang masuk surga ketimbang masuk ke Ancol!

 

CARA-CARA KREATIF MUHAMMAD MENJUAL TIKET KE SURGA

 

Inilah beberapa cara terobosan Muhammad yang mencoba menetralkan pemastian Muslim masuk neraka.

 
1. Pertama-tama ia – diluar wahyu -- mengubah surga yang sakral dan mahakudus menjadi “surga-gampangan” bagi masuknya pelbagai kelompok elite Muslim, khususnya para sahabatnya yang Muhammad beri jaminan surga.
2. Kemudian Muhammad memperluas definisi dan cakupan (yang tadinya hanya untuk para syuhada) kini ikut dipastikan Allah langsung masuk surga.
3. Lalu ia melebarkan jaminannya dengan memasukkan pelbagai-macam pelaku kebaikan atau korban penderitaan yang dilayakkan masuk surga.

4. Akhirnya Muhammad kebablasan, sampai berani memberi tiket kepastian kepada  ‘para kriminal,pezinah dan pemabok’ (!) juga bisa masuk surga gampangan!
(baca dibawah).

 

Disinilah tampak jelas betapa Muhammad itu bukan ahli surga, melainkan spekulan surga. Dia tidak tahu apa itu SURGA, sebuah kerajaan Tuhan Semesta dengan kemuliaan dan kekudusannya yang zero-sin! (tanpa dosa semikron-pun). Dia dulu berkisah tentang Iblis yang bisa masuk ke surga sekalipun sudah terusir dari sana (QS. 7:18, 19, 20). Kini dia berkisah tentang preman, pezina, pemabok dll yang dipastikan bisa masuk surga asal tidak mempersekutukan Allah swt!

Muhammad tidak tahu bahwa Kudus itu bukan entitas dunia atau seperti dunia. Penghuni surga bukanlah orang yang sekedar Muslim (yang asal bersyahadat) ataupun saleh atau orang baik-baik dan banyak pahala sekalipun! Setiap penghuni surga haruslah seperti malaikat yang tanpa dosa. Ia adalah orang KUDUS karena telah dikuduskan lewat rahmat pengampunan dosa oleh Tuhan yang betul-betul pernah mengampuni, dengan berkata:

Aku akan mengampuni kesalahan mereka dan tidak lagi mengingat dosa mereka." (Yer.31:34)… "Hai saudara, dosamu sudah diampuni." (Lukas 5:20).

 

Muhammad bukan ahli surga. Ia sangat tahu bahwa Allah-nya belum pernah sekalipun berkata kepadanya: “Muhammad, dosamu sudah Aku ampuni”! Batas tahunya telah disekat dalam ketidak-tahuannya akan masuk surga. Itu disadarinya ketika Allah memerintahkan dirinya untuk berkata sejelasnya: “…aku (Muhammad) tidak mengetahui apa yang akan diperbuat (Allah) terhadapku dan tidak (pula) terhadapmu”? (Qs.46:9).

 

Akan tetapi, berlawanan dengan apa yang dia disuruh akui dalam wahyuNya, Muhammad tetap berani (nekad) memastikan tiket ke surga bagi para pengikutnya. Apakah ini tidak berbahaya? Menjamin apa yang tak ada wenang untuk menjamin?

(A). Muhammad tahu bahwa Allah dalam Quran menjanjikan para syuhada fi sabilillah langsung naik surga. Maka secara pribadi, iapun memberanikan diri untuk memproklamirkan 10 orang yang dipastikan naik ke surga! (Shahih al-Jami’ ash-Shaghir, I, no.50). Sayangnya, daftar 10 orang ini awalnya tidak turut memasukkan nama Muhammad sendiri. Maka kemudian daftar ini “diperbaiki” dalam versi berikutnya yang memasukkan dirinya, tapi dengan mengeluarkan nama Abu Ubaidah ibn al-Jarrah yang malang! (Ibid, IV, no.3905). Kasus Abu Ubaidah yang malang terjadi karena “kesalahan administrasi” yang hanya Muhammad dan Allah sendiri yang tahu!

(B). Beliau memperlebar pintu surga dengan memperluas jenis mati syahid yang otomatis akan terjamin naik surga. Ia berani menjamin dengan bersabda:

“Yang disebut mati syahid itu ada 5 macam: Orang mati kena tikam.

Orang mati karena sakit perut. Orang mati tenggelam. Orang mati

ditimpa longsor. Orang yang mati fi sabilillah” (HS.Bukhari 372).

 
Orang banyak di zaman ini akan bertanya: Bagaimana kelebihan mati kena-tikam, dibanding dengan kena tembak, atau kena pukul, atau kena tabrak (lalu-lintas), kena racun, kena sihir, dan kena BOM? Apa tetap mati syahid?

Dan bagaimana sakit perut versus sakit-sakit organ tubuh lain bagian dalam, semisal kanker rahim, hati, usus, pankreas dll, atau sakit typhus, diare karena makanan yang kotor? Penetapan 5 jenis kematian secara acak dan kasuistik sungguh mencitrakan rendahnya pemahaman akan sorga dan kualifikasi penghuninya. Surga itu tempat Tuhan berada, terkudus tanpa cacat dan dosa.

Per definisi, naik ke surga hanya mungkin jikalau kondisinya nol-dosa, setelah terampuni oleh Tuhan yang jelas-jelas berkata: DOSAMU AKU AMPUNI. Jadi apa hubungannya pisau, tenggelam di laut Nyi Loro Kidul dan segala macam sakit perut (bukan jantung) ini dengan pengampunan dosa oleh Allah SWT?

 

(C). Pintu surga dibentangkan lebih luas lagi oleh Muhammad pribadi dengan ganjaran terhadap pahala khusus:

“Barangsiapa yang menggali sumur, maka orang itu mendapat surga...

Barangsiapa yang menyediakan perbekalan untuk tentara yang kekurangan,
maka orang itu mendapat surga”.
(HS.Bukhari 1265)

 
Bila itu yang jadi syarat kesurga, maka ehm…mari, yuk, rame-rame kita gali sumur dan bagi-bagi airnya… Paling invest barang 10 juta rupiah untuk tiket ke surga, ketimbang tiket wisata ke USA yang makan beberapa ribu dollar Amerika!

 

(D). Angka-kesedihan  juga dilibatkan oleh Muhammad untuk menjadi penentu
kenaikan kesurga:

“Seorang Muslim yang kematian 3 orang anak yang belum baligh,

dimasukkan Allah dalam surga” (HS.Bukhari 655).

 

Kenapa harus 3 dan harus baligh? Apa umur dibawah baligh itu tanpa dosa? Bagaimana mengukur usia baliq disuku-suku bangsa dan masa yang berbeda? Dan bila kematian ketiganya pas ada satu yang melewati baliqnya dengan 1 minggu, maka apakah mereka dan orang tuanya itu ditolak masuk surga? Sesungguhnya, siapakah disini yang dipastikan masuk kesurga: Bapa atau ibu atau ketiga anak-anak? Kenapa? (lihat sub E dibawah)]

(E). Angka-kematian malah bisa diambangkan Muhammad demi mempermudah pengikutnya untuk lebih mudah naik kesurga, tapi dikhususkan hanya kepada IBU:

“Wanita yang manapun yang kematian 3 orang anaknya, maka anak-

anaknya menjadi dinding baginya dari api neraka.” Bertanya seorang

wanita, “Kalau dua?” Jawab beliau, “Ya, dua juga.” (HS.Bukhari 656).

 

[Wanita yang manapun? Siapa itu yang manapun itu? Perempuan Yahudi jugakah? Kenapa Bapa anak-anak tidak otomatis ikut naik surga? Berbau kontradiksi dengan hukum sub D diatas? Kenapa ada tawar-menawar antara Muhammad dengan wanita itu, dari 3 jadi 2? Allah yang berbicarakah ketika terjadi tawar-menawar on the spot itu, ataukah Muhammad sendiri yang MENGOBRALKANNYA?]

(F). Fox Populi Fox Dei! Dua, tiga, empat orang saksi atas kebaikan seseorang cukup syarat masuk surga.

“Seorang Muslim yang disaksikan oleh 4 orang bahwa ia baik, maka

orang itu dimasukkan Allah ke surga.” Kami bertanya, “Bagaimana kalau

3 orang?” Jawab Nabi, “Ya, tiga orang juga.” Tanya kami lagi, “Kalau

dua?” Jawab Nabi, “Ya, dua juga.” (HS.Bukhari 706)

 

[Maaf, saya sudah tak mau komentar tentang pemastian Muhammad ini. Semua sudah terlalu konyol, absurd, dan non-sense diluar akal! Setiap raja, petinggi Negara dan masyarakat tentu naik surga semuanya, karena ada banyak orang yang tulus menangisi kematiannya, dan menganggapnya orang yang sangat baik! Pantesan juga sang suami disuruh Muhammad untuk berpoligami dengan berkata:

maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi: dua, tiga atau empat”, agar nanti bisa menjadi saksi bagi kelayakan sang suami/ayah masuk ke surga! Dan alangkah lancangnya Nabi yang menetapkan sesukanya rumusan gila ini untuk masuk surga?!]

 
(G). Akhirnya surga juga dibuat Muhammad menjadi semacam Criminal Center,
tempat kumpul-kumpul para preman
yang pandai mengucapkan kalimat syahadat:

 

Rasulullah bersabda: Sesungguhnya barangsiapa diantara umatku yang

mati, sedang dia tidak mempersekutukan Allah dengan sesuatu apapun

(versi lain: dia mengucapkan kalimat syahadat sebelum matinya), orang

itu masuk surga.” Aku (Abu Dzar) bertanya: “Sekalipun orang itu

berzinah dan mencuri?” Jawab Nabi: “Ya, sekalipun dia berzinah
dan mencuri”
(HS.Bukhari 647).Dan Ya, bahkan sekalipun ia
minum minuman keras
(HS.Muslim 5.2175).

 

Sudahlah, Hadis ini tak usah kita perdebatkan. Ini kita kembalikan saja kepada Front Pembela Islam FPI. Dan kita percaya bahwa FPI yang selalu mengobrak-abrik rumah mesum dan lapo tuak pasti tidak akan setuju dengan Muhammad disini. itulah surga Islamik bagi para preman, pencuri, pezinah dan pemabok.
Akhirnya,
Rasul Allah juga memastikan surga dengan berkata:

“Ada 99 nama Allah. Ia yang menghafalnya dalam otak akan masuk ke surga. Sungguh Allah itu Ganjil dan Dia suka bilangan ganjil” (Sahih Muslim 6475).


Saudara Pembaca yang budiman,
Dulu, orang-orang Arab abad ke-7 adalah buta huruf. Mereka tak ada ilmu, tak ada info dan tolok perbandingan kecuali dongeng nenek moyang. Apa itu surga dan apa neraka bisa didongengkan oleh siapa saja orang yang berani tampil dengan modal berani & penuh keyakinan untuk membual.

 

MAKA TAHULAH KITA SIAPA ITU MUHAMMAD YANG SEBENARNYA!
Dia sungguh tidak tahu apa-apa tentang Surga, tempat bertahtanya Tuhan dengan segala kemuliaan, kekudusan dan kebenaranNya. Tetapi dia telah TERLALU BERANI BLUFFING (spekulasi dengan membual) dengan mengatas-namakan Allah. Dia secara kontradiktif berbicara semaunya hingga berani menjual tiket murahan kesurga kepada para pengikutnya, tetapi dilain pihak membasuh mulutnya dengan berkata sebaliknya:

O kaum Quraisy! Selamatkanlah dirimu (dari api neraka) karena aku tidak bisa menyelamatkan kalian dari Hukuman Allah; O Bani Abd Manaf! Aku tidak bisa menyelamatkan kalian dari Hukuman Allah; O Safiya, Bibi dari Rasul Allah! Aku tidak bisa menyelamatkan kamu dari Hukuman Allah; O Fatima bint Muhammad! Mintalah segalanya dari kekayaanku, tetapi aku tidak bisa menyelamatkanmu dari Hukuman Allah(Shahih Bukhari 4.51.16.)

 

Ini tentu membingungkan semua Muslim masa kini. Namun tidak bagi  kaum Ahli Kitab. Sebab sosok nekad seperti ini telah dicatat oleh Kitab Taurat sebagai nabi belakangan yang harus diwaspadai. Nabi Musa telah menubuatkan tentang akan datangnya seorang nabi palsu yang diindikasikan menggunakan perangkat terror yang menggentarkan (QS.3:151), dan selalu berbismillah “demi kata-kata Allah” secara terlalu-berani. Kepadanya telah Tuhan jatuhkan nasibnya: MATI !

“Tetapi seorang nabi, yang terlalu berani untuk mengucapkan demi nama-Ku perkataan yang tidak Kuperintahkan untuk dikatakan olehnya, atau yang berkata demi nama allah lain, nabi itu harus mati.

 

Jika sekiranya kamu berkata dalam hatimu: Bagaimanakah kami mengetahui perkataan yang tidak difirmankan TUHAN? --  (yaitu) apabila seorang nabi berkata demi nama TUHAN dan perkataannya itu tidak terjadi dan tidak sampai, maka itulah perkataan yang tidak difirmankan TUHAN; dengan terlalu berani nabi itu telah mengatakannya, maka janganlah gentar kepadanya." (Ulangan 18:20-22).

 


Add a Comment
| 179
Anton
Reply| 13 May 2016 18:13:47
@Felix Radit
Anda hanya bisa asal nyerocos enggak jelas. Sudah jelas yg TOLOL itu anda. Yg pasti Yesus adalah Tuhan yg mahahakuasa.
JANGAN GITU AH
Reply| 11 May 2016 23:46:51
Felix RaditReply| 10 May 2016 12:21:21
what??? situs abal-abal dan pengikutnya yang TOLOL-TOLOL ini masih saja nggak mau ngaku kalau Yesus itu bukan Allah dan Kristen ajaran Kasih itu hanya Slogan doang??? Gileluya...!!! Gileluya...!!!

Tanggapan:

Ternyata yang tolol siapa ya?

Sebab Yesus itu adalah Yahweh Penyelamat
yang bilang Allah bin djjl swt, safaa haaah?
Idiot lu ah!
levi
Reply| 11 May 2016 19:52:24
@brian

1. Yang jadi masalah eksis tidak surga yang ditawarkan muhammad?
2. muhammad terbukti tidak bisa membuktikan allah swt eksis. makanya sejak 1400 tahun lalu jadi bahan tertawaan orang jahudi yang sudah kenal ddengan Allah yang EKSIS.
3. so jangan harap muslim masuk surga, palingan jiwanya cuma gentayangan di sekitar rumah
Brian
Reply| 11 May 2016 05:54:17
Masih ada 1 lagi tiket murah nan mudah masuk sorga, yaitu mengislamkan orang kafir. Nabi Muhhamad berkata, "Siapa yang dapat mengislamkan orang dengan usahanya, maka pastilah ia masuk sorga." (At-Tabrani).

Jadi, tak peduli berapa banyak uang yang saya korupsi, berapa sering saya berzina atau membunuh, atau berbuat dosa lainnya, asal saya sudah mengislamkan orang, maka saya pasti masuk sorga.

Mudah kan...
levi
Reply| 10 May 2016 22:24:12
Felix RaditReply| 10 May 2016 12:21:21
what??? situs abal-abal dan pengikutnya yang TOLOL-TOLOL ini masih saja nggak mau ngaku kalau Yesus itu bukan Allah dan Kristen ajaran Kasih itu hanya Slogan doang??? Gileluya...!!! Gileluya...!!!

respond :
1. ketika kamu ikut koment brt kamu mengikuti situs ini.
hahahaha.. baru tahu ada orang mengatakan orang lain dan dirinya sendiri TOLOL-TOLOL hahahaha..
Felix Radit
Reply| 10 May 2016 12:21:21
what??? situs abal-abal dan pengikutnya yang TOLOL-TOLOL ini masih saja nggak mau ngaku kalau Yesus itu bukan Allah dan Kristen ajaran Kasih itu hanya Slogan doang??? Gileluya...!!! Gileluya...!!!
Mardono
Reply| 09 May 2016 11:58:36
@all muslims.... (termasuk @yesusseorangmuslim)...

Sebagai sesama muslim, kita jangan mau menjawab pertanyaan2 yg dilontarkan kafirun laknattulloh di forum ini.

Lebih baik kita lemparkan terus pertanyaan2 kepada mereka, biar mereka pusing dan bosan menjawab, sebabnya dgn cara itulah yg diajarkan nabi palsu dan cabul kita tentang kebiadaban kaum kafirun laknattulloh.

Jangan mau sekalipun menjawab, sebab dalam ajaran islam kita dilarang untuk mengkritisi ajaran biadab yg ada dlm alquran dan hadist palsu kita.

Makanya kita harus bertahan, bisa atau tidak menjawab yg penting islam. Dan sesuai surat maryam 19:71 kita semua yg muslim sudah dipastikan akan diganjar dalam api neraka yg menghanguskan kita semua.

Waallauhuallambissawabb.....Auwlloh mengajarkan untuk tidak menjawab.... yg penting bunuh, penggal dan teriak Auwllohhu Barbar....!!
Anton
Reply| 08 May 2016 19:23:59
@Yesusseorangmuslim
Yang mata dan hatinya piceg/buta itu mata dan hati kamu. Mana ada pembantaian2 yg kamu sebutkan itu berlatar belakang agama atau menyebut-nyebut nama Yesus, apalagi harta kekayaan negeri nusantara yg katamu dirampok. Jelas yg tolol dan bloon itu kamu. Sudah jelas kami adalah pengikut Yesus.
dsd
Reply| 06 May 2016 09:15:52
Nabi palsu aja ditakuti, siapa takut?
Anton
Reply| 04 May 2016 13:16:41
@Mardono
Anda mengatakan orang berbondong-bondong pergi ke islam dan anda sering menceritakan mengenai para mualaf. Kenyataannya sampai sekarang kristen adalah agama dengan jumlah pemeluk terbanyak dan umat kristen di Indonesia terus meningkat.
Perlu anda ketahui, 1 orang saja dari non muslim masuk islam itu langsung disebarluaskan oleh umat islam, tapi 10 orang atau lebih muslim/orang islam masuk ke kristen itu umat islam tidak banyak yg tahu, karena mereka yg dari muslim/islam masuk ke kristen kebanyakan mereka secara diam2. Mereka yg dari muslim/islam masuk ke kristen kebanyakan secara diam2 karena klo ketahuan umat islam yg lain mereka akan mendapatkan tekanan.
Daviel
Reply| 04 May 2016 07:01:46
@Yesusseorangmuslim

Satu orang muslim bodoh muncul lagi......adakah di injil ayat bunuhlah sesamamu manusia.....???? klo ada tunjukkan
crusade
Reply| 03 May 2016 21:36:02
@Yesusseorangmuslim
beginilah kualitas manusia muslim penyembah batu kali hajar syahwat, teriak-teriak ga jelas kyk kesurupan jin goa hira, anda itu tolol makanya ga bisa menyanggah artikel diatas, cuma bisa memaki dan mengancam, dasar muslim tolol!
Hana Pwt
Reply| 03 May 2016 13:51:55
@Yesusseorangmuslim
sapa bilang ajaran nasrani ajaran kasih...., mata lo nggak liat, berapa nyawa penduduk nagasaki dan hirosima di bantai nasrani...?, berapa banyak penduduk Indian di baantai Columbus dan pasukannya...?, beraapa banyak westerling ngebantai orang sulawesi...?, berapa banyak harta kekayaan negeri Nusantara di rampog...?, apakah memang mata dan hati nasrani sudah piceg/buta....?, ajaran kasih apa...?, kasih tak sampai ya...?!, dasar tolol dan bloon, antek Iblis bilangnya pengikut Yesus, Yesus yang mana...?, yesus-yesusan ya, atau pengikut tuhan-tuhanan ya. mata lo coba jidatkan lebar2..., berapa ribu orang warga irak dibantai nasrani...?, dasar binatang kera berlagak manusia berjubah..., NASRANI PANCEN PICEG MATANE.....!

Jawab: Yang ngebom Hirosima dan Nagasaki adalah Amerika, bukan Kristen. Belanda bukan Kristen tapi negara sekuler. Mereka bertindak atas nama negara, tidak ada hubungan dengan Kristen. Abdullah mencopet di pasar atas nama diri sendiri dan untuk membayar SPP anaknya, bukan atas nama Islam. Paham.

Berlainan dengan Umar Bin Khatab membantai bangsa Mesir ataupun Persia, itu atas nama Islam. makanya dia harus mati berlumuran darah ditusuk budak dari persia ketika solat.

Berlainan dengan Abu Bakar membantai bangsa Yaman karena murtad adalah untuk menegakan syariah yang melarang orang meninggalkan Islam. Yang dia lakukan atas nama Islam, paham

Berlainan dengan ISIS mengobarkan pembantaian terhadap Syiah, Suni Kurdi, Kristen, Yazidi demi tegaknya Hukum Islam yang kafah, paham.

Pernahkan kamu dengar penganut Kristen memancung kepala orang dengan berteriak "dalam Nama Yesus"
Pernahkan kamu dengar penganut Islam memancung kepala orang dengan berteriak "Allohuakbarrr", "Awohhu'ekbew".

Pernahkan kamu melihat atau menonton penganut Kristen ketika bom meledak berteriak gembira "dalam nama Yesus"
Pernahkah kamu melihat atau menonton penaganut Islam ketika bom meledak berteriak "Allohuakbarrr", Awohu'ekbew"
Hana Pwt
Reply| 03 May 2016 13:30:50
@Ingnatius
Berarti kenaikan Yesus ke sorga masih 50:50 (Fifty-fifty) dan belum dapat dipercaya benar-benar terjadi karena belum cukup bukti untuk diimani sebagai salah satu dogma sentral Setelah mengetahui bahwa kenaikan Yesus hanya dicatat oleh dua Injil Kanonik, sekarang yang akan dibahas adalah sampai dimana keakuratan informasi kenaikan Yesus tersebut. Dari dua Injil Kanonik yang mencatat peristiwa kenaikan Yesus, ternyata keduanya saling berbeda pandang mengenai kisah seputar kenaikan Yesus. Disini kita akan membahas masalah kepalsuan ayat Bible mengenai kenaikan Yesus, tepatnya kisah dalam Injil Markus. Ternyata, ayat dalam Markus 16 dimana menceritakan mengenai kisah kenaikan Yesus adalah ayat palsu, penemuan ini berdasarkan Codex Sinaticus, yang merupakan salah satu manuskrip kuno naskah Bible tertua dan terbaik yang ditemukan dalam bahasa Yunani. Dalam Codex Sinaiticus, Mark Chapter 16 hanya sampai pada ayat 8 dan 12 ayat selanjutnya yang ditemui pada Terjemahan Baru LAI sama sekali tidak terdapat dalam manuskrip kuno tertua Codex Sinaiticus. Dapat di cek dengan mata kepala sendiri disini: http://codexsinaiticus.org/en/manuscript.aspx?

Jawab:
Hehehehehehehehe.... kamu ini penganut Islam Ahmadyiah ya? Masa kagak percaya Yesus naik ke sorga.

Menurut Islam yang bukan Islam Ahmadyiah, Yesus naik ke sorga setelah Alloh menipu umat Yahudi yang mengejar Yesus dengan menyulap wajah orang lain menyerupai wajah Yesus. Siapa yang yang disulap wajahnya, Alquran sih kagak kasih keterangan, biar umat ane kreatif memikirkannya, mungkin gitu fikiran Alloh.

Dan ini terbukti, setelah ribuan tahun teka-teki itu baru terungkap, ternyata yang disulap wajahnya jadi Yesus adalah Yudas. Maka disusunlah buku tentang siapa wajahnya disulap Alloh. Buku tersebut semacam Kitab Pelengkap AlQuran... hehehehehehehhehehehehe...................
Yesusseorangmuslim
Reply| 02 May 2016 21:05:03
@alim
...kenapa muslim tidak seneng dengan ajaran kasih ya?.

tanggapan :

sapa bilang ajaran nasrani ajaran kasih...., mata lo nggak liat, berapa nyawa penduduk nagasaki dan hirosima di bantai nasrani...?, berapa banyak penduduk Indian di baantai Columbus dan pasukannya...?, beraapa banyak westerling ngebantai orang sulawesi...?, berapa banyak harta kekayaan negeri Nusantara di rampog...?, apakah memang mata dan hati nasrani sudah piceg/buta....?, ajaran kasih apa...?, kasih tak sampai ya...?!, dasar tolol dan bloon, antek Iblis bilangnya pengikut Yesus, Yesus yang mana...?, yesus-yesusan ya, atau pengikut tuhan-tuhanan ya. mata lo coba jidatkan lebar2..., berapa ribu orang warga irak dibantai nasrani...?, dasar binatang kera berlagak manusia berjubah..., NASRANI PANCEN PICEG MATANE.....!
Margono
Reply| 02 May 2016 20:56:02
@alim, menulis:
mas bro @margono, kenapa umat muslim kok tidak seneng dengan adanya ajaran kasih ya?

Tanggapan:
Ajaran Islam juga mengenal kasih tetapi hanya kepada sesama muslim, itu juga yg sealiran. Islam sunni, syiah, akhmadiyah, wahabi saling cakar-cakaran juga.

Kenapa mereka tidak mengenal kasih kepada sesama manusia secara universal, itu akibat ajaran si alloh dan nabinya yg egois, bar-bar dan terbelakang. Si alloh adalah tuhannya bangsa Arab, makanya dia hanya bisa mengerti bahasa Arab saja. Si alloh bukan tuhan segala bangsa, dia hanya tuhan kelas lokal. Hal ini yg menyebabkan si alloh tidak mengenal kasih kepada umat agama-agama lain.

Sebenarnya ajaran Islam anti humanisme, mereka berprikemanusiaan hanya kepada sesama muslim sealiran saja. Muslim aliran lain mereka bunuh juga, fakta peristiwa Cikeusik dimana muslim-muslim Indonesia (umumnya sunni) membunuh, mengusir muslim-muslim akhmadiyah. Demikian muslim syiah di Sampang Madura, mereka usir dari kampung halamannya sendiri.....benar-benar ajaran Islam membuat gila pengikutnya. Muslim sunni akan mengatakan akhmadiyah dan syiah bukan Islam.....konyol benar ajaran Islam, semua itu karena Islam tidak mengenal kasih yg universal.

Ajaran Islam juga tidak mengenal "golden rule" seperti yg dimiliki ajaran agama-agama non muslim. Muslim merasa memiliki agama mulia, nabinya mulia, allohnya maha mulia.....katanya!. Setelah saya palajari, ternyata Islam adalah agama hina, terbelakang, bar-bar, nabinya manusia tak bermoral, allohnya berjiwa pecundang. Saya tidak fitnah, semua bisa saya buktikan lewat ajaran Islam dari sumber yg tak terbantahkan....Al'quran dan hadith.
alim
Reply| 02 May 2016 18:07:29
@margono
ralat.
...kenapa muslim tidak seneng dengan ajaran kasih ya?.
alim
Reply| 02 May 2016 10:52:44
@margono
betul mas bro margono, saya sependapat dgn anda.
percaya atau tidak percaya gak msalah buat kita. yang penting ajaran dan perintah Yesus tidak merugikan umat lain.
mas bro @margono, kenapa umat muslim kok seneng dengan adanya ajaran kasih ya?
Margono
Reply| 01 May 2016 20:58:34
@Ignatius, ini tulisanmu:
Berarti kenaikan Yesus ke sorga masih 50:50 (Fifty-fifty) dan belum dapat dipercaya benar-benar terjadi karena belum cukup bukti untuk diimani sebagai salah satu dogma sentral Setelah mengetahui bahwa kenaikan Yesus hanya dicatat oleh dua Injil Kanonik, sekarang yang akan dibahas adalah sampai dimana keakuratan informasi kenaikan Yesus tersebut.

Tanggapan:
Kamu pernah memeriksa DNA mu dan DNA bapakmu untuk memastikan siapa bapakmu sebenarnya?, hanya ibumu sendiri yg tau kamu ini benih siapa. Apakah gak cukup hanya 1 orang saja (ibumu), yg mengenalkan siapa sebenarnya bapakmu?, Saya perkirakan kamu gak test DNA, karena kamu percaya dengan kejujuran ibumu, paham!.

Ada 4 injil yg mencatat atas kesaksian pengikut-pengikut Yesus tentang kebangkitanNya dan kenaikanNya ke surga, 11 dari 12 murid Yesus harus mati dalam siksaan demi mempertahankan apa yg mereka saksikan dengan mata kepalanya sendiri. Bagi saya pribadi itu sudah lebih dari cukup.

Berulang kali saya katakan, kalaupun kamu gak percaya dengan yg tertulis di Injil, gak masalah bagi kami dan apa masalahnya di anda. Ajaran Yesus tidak ada yg merugikan atau mengancam nyawa muslim. Musim memang sudah gila dari sononya, ajaran agama yg tidak ada mengusik dirinya selalu saja dibenci, kecuali ajaran Kristen ada merugikan dirimu, silahkan kamu benci.

Saya membenci ajaran Islam karena ajaran Islam adalah ajaran pengadu domba sesama manusia dan saya tidak mau di adu domba dan saya tidak rela melihat manusia tolol di adu domba, masak sih sesama muslim karena beda aliran, menjadi saling benci, saling bermusuhan bahkan saling bunuh. Sebagai manusia yg menjunjung tinggi humanisme, saya sangat prihatin melihat muslim yg telah berhasil dibohongi ajaran Islam yg maha koplak......muslim adalah manusia tolol yg tak mampu melihat keburukan ajaran Islam, walaupun sudah melihat fakta di depan matanya hasil keburukan ajaran Islam.....masih saja akal-budinya tidak bekerja......betapa tololnya muslim, gak sangka saya.
Daviel
Reply| 01 May 2016 20:58:06
@Ignatius
Trima kasih tius....sdh bertanya seperti itu dan aku mencari tau di mbah google dan jawabannya sdh ada di sarapan pagi....dan aku menjadi tau...http://www.sarapanpagi.org/menguji-keorisinal-alkitab-vt860.html......ga tau nya Codex sinaiticus dan Codex vaticanus....walah2.....
Fetching more Comments...
↑ Back to Top