Blog / Menlu Norwegia Larang Saudi Bangun dan Biayai Masjid di Norwegia

 

Menteri luar negeri Norwegia, Jonas Gahr Store, tidak akan membiarkan Arab Saudi untuk membangun atau membiayai setiap masjid di Norwegia karena hukum di Arab Saudi telah menyangkal kebebasan beragama yang paling mendasar. Hal ini juga mencakup dana dari warga Saudi.

 

Menurut laporan pers Norwegia hari Selasa kemarin (19/10) bahwa pemerintah Saudi dan warga Saudi kaya ingin membangun masjid, dengan biaya puluhan juta dolar di Norwegia, sesuai dengan hukum Norwegia yang memungkinkan dukungan dana dari luar untuk komunitas-komunitas keagamaan yang ada di negeri ini, dan seharusnya langkah tersebut mendapatkan persetujuan dari pemerintah Norwegia.

 

Dilaporkan bahwa respon Norwegia sangat jelas, adalah bahwa hal tersebut hanya akan menarik kontroversi dan tidak wajar jika pembangunan dan pembiayaan masjid oleh pemerintah Saudi atau warga Saudi kaya disetujui pada saat Arab Saudi tidak mengizinkan kebebasan beragama.

 

Surat kabar juga mengutip pernyataan pejabat pemerintah Norwegia yang mengatakan: tidak pantas bagi Norwegia untuk menyetujui Norwegia pembangunan masjid dengan pembiayaan Saudi.

 

Pada bagian lain, Yehudit Barsky, seorang ahli terorisme di Komite Yahudi Amerika juga melihat apa yang terjadi di Norwegia harus menjadi acuan penting bagi Amerika terkait pendanaan Saudi terhadap pembangunan masjid.

 

Amerika harus melihat serius pada pendekatan semacam itu. Bukan hanya dari segi agama, tetapi dari perspektif teror dan masyarakat jihad yang semakin maju dalam skala besar. 80% dari masjid di Amerika telah diradikalisasi oleh Saudi.

 

Arus utama organisasi-organisasi Muslim AS sangat dipengaruhi oleh ekstremis yang didanai Saudi, menurut Yehudit Barsky, seorang ahli terorisme di Komite Yahudi Amerika. Lebih buruk lagi, Barsky kepada The Jerusalem Post menyatakan bahwa "organisasi-organisasi ekstremis terus mengklaim jubah kepemimpinan atas Islam Amerika.

 

Kekuatan bentuk ekstremis Islam di Amerika Serikat ini dibuat dengan pembiayaan dari dermawan Saudi kepada komunitas Muslim Amerika selama beberapa dekade terakhir. Lebih dari 80 persen dari masjid di Amerika Serikat "telah diradikalisasi oleh uang Saudi dan pengaruh Saudi ," kata Barsky.(fq/islamtoday)

 

Sumber: www.eramuslim.com


Add a Comment
| 6
lcigirop
Reply| 24 Jun 2011 10:03:02
5ZTPUL vtufzjplhsea, [url=http://fhyjvokgszda.com/]fhyjvokgszda[/url], [link=http://vdvhnvzhlnsy.com/]vdvhnvzhlnsy[/link], http://bjawyipbdwrw.com/
ERNI WAHYUNI
Reply| 05 Mar 2011 10:42:30
TRUE OR FALSE : EMANGX ADA YG MU BUNUH BUNUHAN GT KALO HALANG2NGIN BANGUN MASJID?? ADUH TAKUT BANGET.......EMANG SEGILA ITU Y HAAAAAAAAAAAAAHHH You Can Burn Up Our Mosques And Our Homes And Our Schools
But Our Spirit Will Never Die HALANGIN AJA DAH BIAR DI JALAN AJA KITA MASIH BISA SHOLAT
true or false
Reply| 04 Mar 2011 08:49:14
Betul sekali kau ERNI, dirumah saja bisa shalat, mengapa harus membangun masjid. Semakin kalian menghalangi semakin besar pula kematian yg akan menunggu.
ERNI WAHYUNI
Reply| 28 Feb 2011 10:40:56
walaupun tdk ada masjid dirumah aja masih bisa shalat.........aku heran baxak yg menghalang halangi agama islam...semakin kalian menghalangi semakin besar pula kekuatannya.........
dodol
Reply| 10 Nov 2010 22:16:22
sudah seharusnya begitu.... jangan salahkan negara eropa, di negara timur tengah juga sama aja....
dodol
Reply| 25 Oct 2010 19:55:16
seharusnya, norwegia juga jangan hanya melarang, tapi juga mulai dengan kehidupan dalam Kristus, dalam arti sebenarnya....
Fetching more Comments...
↑ Back to Top