Blog / Satu Lagi Kekonyolan Qur’an: Iblis Menggoda Adam Untuk Menjadi Malaikat

Dalam Quran sura al Baqarah 2:34-35 kita membaca:

Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: "Sujudlah kamu kepada Adam," maka sujudlah mereka kecuali Iblis; ia enggan dan takabur dan adalah ia termasuk golongan orang-orang yang kafir.

Dan Kami berfirman: "Hai Adam, diamilah oleh kamu dan isterimu surga ini, dan makanlah makanan-makanannya yang banyak lagi baik dimana saja yang kamu sukai, dan janganlah kamu dekati pohon ini, yang menyebabkan kamu termasuk orang-orang yang zalim.

 

Juga dalam Quran sura al A’raaf 2:18 kita membaca:

Allah berfirman: "Keluarlah kamu (Iblis) dari surga itu sebagai orang terhina lagi terusir. Sesungguhnya barangsiapa di antara mereka mengikuti kamu, benar-benar Aku akan mengisi neraka Jahannam dengan kamu semuanya."

 

Di kedua ayat Quran, Allah memerintahkan semua malaikat termasuk Iblis untuk sujud menyembah Adam. Hal ini memberikan petunjuk pada kita bahwa Allah menjadikan Adam dengan kedudukan yang lebih tinggi dibandingkan para malaikat maupun Iblis. Tetapi karena Iblis menolak untuk sujud menyembah Adam, maka ALLAH mengusir Iblis dari surga.

Tetapi dalam Quran Sura al A’raaf 7:20 kita membaca:

Maka syaitan membisikkan pikiran jahat kepada keduanya untuk menampakkan kepada keduanya apa yang tertutup dari mereka yaitu auratnya dan syaitan berkata: "Tuhan kamu tidak melarangmu dan mendekati pohon ini, melainkan supaya kamu berdua tidak menjadi malaikat atau tidak menjadi orang-orang yang kekal (dalam surga)."

 

Kisah di Quran ini sangat berbeda dengan yang ditulis di Alkitab. Alkitab sebagai Kitab Suci yang pertama kali mencatat mengenai kisah penciptaan manusia pertama dan kejatuhan Adam dan Hawa ke dalam dosa - dengan terang benderang mengatakan bahwa godaan Iblis kepada Adam dan Hawa adalah untuk menjadi seperti Allah.

Namun ular itu berkata kepada wanita itu, “Kamu sekali-kali tidak akan mati, karena Elohim mengetahui bahwa pada saat kamu makan buah itu, matamu akan terbuka dan kamu akan menjadi seperti Elohim, yaitu mengetahui yang baik dan yang jahat.” (Kejadian 3:4,5)

 

Karena itu kami bertanya:

1. Dapatkah tawaran Iblis (Setan) kepada Adam dan Hawa untuk menjadi malaikat bisa cukup menggoda mereka, sementara ALLAH sendiri telah memerintahkan semua malaikat termasuk Iblis untuk sujud menyembah Adam?

2. Allah telah mengusir Iblis dari surga karena menolak untuk menyembah Adam (Qs al A’raaf  7:18), jika demikian bagaimana mungkin ia masih bisa muncul lagi di surga untuk menggoda Adam?

3. Di Alkitab, larangan Tuhan kepada Adam dan Hawa adalah untuk tidak makan dari buah pohon pengetahuan akan yang baik dan yang jahat, sementara di Quran, larangannya adalah agar keduanya tidak mendekati pohon terlarang. Apakah Adam tahu berapa jarak larangan mendekati pohon itu?


Add a Comment
| 171
cerdas
Reply| 17 Oct 2016 23:44:58
ya ya ya ... kontradiksi, kontradiksi dan kontradiksi, itulaah tulisan dalam kitab tulisan mahmad,.

mamadnya aja bodoh apalagi para pengikutnya, tidak ada satupun yang mampu berdebat berkualitas,.
levi
Reply| 16 Oct 2016 14:29:35
iwanReply| 29 Sep 2016 10:47:49

hanya nkarena dia dongo sja lihat itu pertanyaannya levi hamper sama dengan orbuk...emang sy mau ngulangi pertanyaan sama?????

respond:
@iwan kamu perhatikan koment saya di tanggal berukut sejak kamu dan saya saling koment.
leviReply| 09 Sep 2016 08:58:12
leviReply| 21 Sep 2016 09:59:10
leviReply| 22 Sep 2016 16:29:01
leviReply| 24 Sep 2016 10:44:35
leviReply| 26 Sep 2016 20:54:20

1. semua koment saya tidak ada berisi pertanyaan seperti yang kamu tuduhkan, jadi terbukti kamu yang dongo.
2. kamu tidak percaya taurat tapi muhammad percaya taurat itu artinya ada kontradiksi spt kata @merpati : terbukti lagi kamu dongo 2x.

2x sudah saya buktikan kamu dongo.
Orbuk
Reply| 04 Oct 2016 09:28:35
All muslim terkasih.
Ini satu lagi kekonyolan alquran:

‘Hai Muhammad, Jika kau ragu tentang apa yang diturunkan kepadamu, tanyakan mereka yang membaca kitab yang datang sebelummu.’ (QS 16:43)

Poinnya:
Ragu tentang 'apa' yang diturunkan (sebagian atau seluruhnya)
Bertanya kepada "mereka" tentang yang 'meragukan' itu

Hai para muslim terkasih, diwajibkan bagimu untuk menyelidiki:

1. Mampukah Muhammad untuk 'ragu'?

2. Banyak kata dalam alquran yang orang arab sekalipun hingga hari ini tidak tahu artinya. Jika muhammad mampu untuk ragu, mengapa tidak meragukan ini?

3. Di surah lain alquran bilang tiada keraguan didalamnya. Kalau begitu, mengapa alloh membuka peluang muhammad untuk ragu?

4. Soal berikutnya, jikapun muhammad mampu 'ragu', kepada siapa dia bertanya?
Si pemberi perintah hanya memberi clue: bertanya kepada "mereka yang membaca kitab yang datang sebelummu".
Siapa mereka itu? Jika maksudnya, Yahudi atau Nasrani, Yahudi dan Nasrani yang mana? Yang ditemui di pasar? di ladang? di sinagoga? di bait? di pinggir jalan? di gurun? Siapa-nama-nama mereka? Atau.... siapa saja yang kebetulan 'pernah baca' Alkitab?

Salam Ragu!

(Wah agak panas, sebentar saya minum air dingin dulu..)
kafir13
Reply| 01 Oct 2016 04:57:25
@iwan

Sesembahan loe ai iblis goa hira eksis kagak?
Kapan nongol dihadapan si seaat dari arab dan cecunguknya?
Orbuk
Reply| 30 Sep 2016 12:11:38
@iwan
@Orbuk

@Orbuk
Sombong kali si muhammad ini.

Jawab :
hanya itukah yang mampu anda katakana ??
setelah membaca uraian saya dibawah.
makanya dari awal saya katakana kita mulai pakai logika saja nanti baru saya sambungkan dengan Quran.....
lha kok jawaban anda segitu saja???

===========================
Tanpa bermaksud melukai perasaanmu, sejujurnya, saya tak percaya alquran dari TUHAN. Nanti pada diketawain para atheis; Tuhan kok batal membatalkan ayat dan menuruh orang membunuh orang lainnya,…dst. Hewan kok lebih santun dari 'tuhan'. Gitu nanti komentar orang. Nah, muslimlah jugalah nantinya mahluk yang paling malu.

Jadi, kau mau jelasin apa lagi tentang quranmu?

Kamulah yang butuh penjelasan dari Kristen, sebagaimana wasiat allohmu kepada nabimu dan harus kau ikuti:

‘Hai Muhammad, Jika kau ragu tentang apa yang diturunkan kepadamu, tanyakan mereka yang membaca kitab yang datang sebelummu.’ (QS 16:43)

Laksanakan perintah ini bos.
Merpati
Reply| 29 Sep 2016 17:24:41
@Iwan

Tipikal kamu asal bunyi aja. Coba baca lagi komen levi. Jelas jelas bro Levi sdh memaparkan kesalahan argumen kamu. Kamu tidak percaya Tarikh Jahudi tapi nabimu mengakui Kitab Jahudi. Kontradiksi
iwan
Reply| 29 Sep 2016 10:47:49
@Merpati
Iwan ....kamu sdh di skak match sama Levi. Hahaha

Jawab :

apanya yang diskak???
wong itu sudah jelas penjelasan saya...
hanya nkarena dia dongo sja lihat itu pertanyaannya levi hamper sama dengan orbuk...emang sy mau ngulangi pertanyaan sama?????
ah kau ini...tukang gong saja
iwan
Reply| 29 Sep 2016 10:44:46
@Orbuk
Sombong kali si muhammad ini.

Jawab :
hanya itukah yang mampu anda katakana ??
setelah membaca uraian saya dibawah.
makanya dari awal saya katakana kita mulai pakai logika saja nanti baru saya sambungkan dengan Quran.....
lha kok jawaban anda segitu saja???
iwan
Reply| 29 Sep 2016 10:42:41
@hamidin
ada buktinya di kitab suci Yahudi dan Kristen.
Nabi Musa sudah pernah bertemu dgn Tuhan kami. begitu juga dgn nabi2 yg lain.

ane kagak tau dgn si musa islam, yg seringkali diklaim oleh muslim idiot. apakah si musa islam bertemu dgn si alloh wst??


Jawab :

Syukur anda sudah mngerti arti keeksisan Tuhan....
saya hanya meladeni kesoktauan kresten yang seolah-olah mengatakan elohim atau yesus itu eksis....makanya saya Tanya balik sejauh apa keeksisannya...

tentang musa di Quran berarti ilmu anda soal Quran jauh dibawah ketidak tahuan sama sekali...kok bs yaaa jadi sok tau gt....

bacalah surah Al Araf 143-147 dan QS Hud 46-47,, itu dulu saja...nanti kalau kebanyakan cerita anda malah gak mudeng....terus bengok-bengok lagi.
hamidin
Reply| 28 Sep 2016 16:26:18
@iwan
tentu keeksisan Tuhan Allah itu kita yang bs merasakan dengan Iman...
sebaliknya saya Tanya dimana keeksisan elohim ???

respon :
ada buktinya di kitab suci Yahudi dan Kristen.
Nabi Musa sudah pernah bertemu dgn Tuhan kami. begitu juga dgn nabi2 yg lain.

ane kagak tau dgn si musa islam, yg seringkali diklaim oleh muslim idiot. apakah si musa islam bertemu dgn si alloh wst??
Orbuk
Reply| 28 Sep 2016 00:20:21
@iwan
@Baladewa
…terus apa arti Isa adalah rahmat dan tanda segenap alam? Atau bagi kamu it just another ayah (ayat)?

Kalau dosa Adam sudah ditakdirkan/dituliskan 40 tahun sebelum dia ada, bagaimana bisa dia disalahkan lalu diusir keluar dari sorga? Kalau saya berbuat dosa apakah itu juga sudah ditakdirkan oleh Alloh? Kalau sudah ditakdirkan, apa yang bisa saya buat kecuali menjalankan takdir saya untuk berbuat dosa dan menjadi kafir?

jawab :
semua nabi adalah pilihan atau "wakil" Tuhan di muka bumi..
maka tentu mereka adalah rahmat bagi manusia...
lha kalau dikirim setan bukan rahmat lagi tapi musibah.....
dosa adam ditakdirkan 40 tahun lagi ?
kita pakai logika saja yaa ....
Manusia (adam) adalah ciptaan Tuhan.....OK....
seorang tukang mebel ketika membikin mebel, maka dia tau betul secara detil kualitas bikinannya...betull??
jadi ketika dia bilang mebel ini bs tahan sampai 5 tahun...wajar kan ???!!
artinya tukang mebel mentakdirkan mebelnya akan rusak pada usia 5 tahun..
dalam Islam takdir bs berubah dengan doa dan ihtiar....
“Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum sampai mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri.” Q. S. [13] : 11.

jadi kalau mebel tadi dirawat dengan baik, bila ada kerusakan dikit aj segera diperbaiki...maka mungkin takdir 5 tahun bs berubah jadi 10 taun.
atau anda ditakdirkan hidup sampai usia 100 taun...
tapi sepanjang hidup anda tidak jaga kesehatan bs bs usia 30 taun dah mati.
sy sudah jelaskan bahwa semua manusia saat lahir adalah muslim, yang menjadikan dia nasrani, majusi, yahudi adalah orang tuanya dan lingkungannya...
jadi anda hidup di dunia bukan menjalankan takdir tapi beribadah!! tak ada ayatnya yang mengatakan anda hidup karena menjalankan takdir......ingat Allah kasih akal pikiran bukan robot.......

_________________________________________
“Dan tidaklah Aku ciptakan Jin dan Manusia kecuali untuk beribadah kepadaku” (Q.S adz-Dzaariyaat ayat 56)
_________________________________________
Sombong kali si muhammad ini.
Merpati
Reply| 27 Sep 2016 19:04:57
Iwan ....kamu sdh di skak match sama Levi. Hahaha
levi
Reply| 26 Sep 2016 20:54:20
iwanReply| 26 Sep 2016 17:38:33
Jawab :
saya percaya Quran adalah darAllah SWT....
artinya saya tidak mempercayai tarikh yahudi!!!
dan ketika anda tidak saling mempercayai itu sampai kiamatpun kita akan seperti gasing....tidak ada titik temu.
selesai!!!

respond:
kamu tidak percaya tarikh jahudi
TAPI:
1. muhammad klaim diri nabi terakhir dari nabi nabi yang tertulis dalam kitab jahudi, dan mengutip kisah kisah dalam kitab jahudi (walau terbukti tolol krn merubah)

2. ahmad dheedat (termasuk zakir naik) bahkan klaim nubuat muhammad ada dalam kitab jahudi ,kidung agung.
bukti :
https://www.youtube.com/watch?v=XoThT6tK58Q

3. jadi pada kitab Jahudi :
1. @iwan TIDAK percaya
2. muhammad PERCAYA
3. ahmad dheedat (dan zakir naik) PERCAYA.

So yang gasing bukan saya, tapi kalian. (terutama @iwan dan ahmad dheedat)
iwan
Reply| 26 Sep 2016 17:38:33
@levi
*semua nabi yang jumlahnya puluhan tidak ada yang merubah part Allah menjadi malaikat, cuma muhammad.

Jawab :

saya percaya Quran adalah darAllah SWT....
artinya saya tidak mempercayai tarikh yahudi!!!
dan ketika anda tidak saling mempercayai itu sampai kiamatpun kita akan seperti gasing....tidak ada titik temu.
selesai!!!
iwan
Reply| 26 Sep 2016 17:36:29
@hamidin

bisa buktikan kalo si alloh swt itu eksis??

Jawab :

tentu keeksisan Tuhan Allah itu kita yang bs merasakan dengan Iman...
sebaliknya saya Tanya dimana keeksisan elohim ???
Baladewa
Reply| 26 Sep 2016 12:47:01
@Iwan: karena sy liat kresten disini selalu berpola piker kontekstual....

------------------

Kristen disini anti indoktrinasi dari kitab suci manapun termasuk Alkitab sendiri….Alkitab hanya diterima bila dia bisa menaklukkan HATI dan OTAK. Makanya di gereja diperbolehkan mendebat apapun dan siapapun…demi kebenaran…sesuatu yang bakalan dianggap menghina dan dipancung dalam islam.

Soal dosa waris (original sin)….muslim selalu kacaukan dengan dosa perbuatan…..bayi yang lahir secara nature sudah dalam keadaaan terusir dari sorga (hidup di bumi dengan segala susah payahnya, tend to corrupt dengan kehendak bebasnya yang sudah tercemar).

Ini yang namanya nature keberdosaan manusia (original sin). Bayi itu belum berdosa secara perbuatan tetapi telah “kena original sin dari Adam” karena ikut terbuang/terpisah dari keadaannya semula. Arti dosa dalam kekristenan lebih dalam: terpisah dari Allah. Artinya terbuang keluar dari Eden (atau sorga versi muslim). Itu adalah dosa “waris” atau sebetulnya lebih tepat pakai istilah dosa ultimate Adam (original sin), sehingga membuat semua manusia terusir/terpisah dari Allah.

Hadis muslim sendiri mengakui hal ini:
Moses said to Adam. 'O ADAM! YOU ARE OUR FATHER WHO DISAPPOINTED US AND TURNED US OUT OF PARADISE.

Ya ini adalah original sin (TURNED US OUT OF PARADISE)….karena dosa Adam, maka NATURE semua manusia menjadi ikut berdosa…ikut terusir dan ikut menjadi susah…terusir dari sorga (Islam)/Taman Eden (Kristen). Hadis ini adalah pengakuan bahwa original sin itu ada, makanya MUSA complain sama ADAM.

Adam bilang "ehhh Musa...kalau gw sdh ditakdirkan 40 tahun sebelum gw ada...gimana caranya supaya bisa lolos dari takdir itu. Emang lu bisa lolos dari takdir?"

SALAM.
Baladewa
Reply| 26 Sep 2016 12:43:18
@Iwan: liat para penjahat di nusa kambangan....mereka tetap diberi rahmat..bs bernapas, bias kencing..bs pup...bs ketawa-ketiwi....bahkan orang gila pun masih jg diberi rakhmat.

---------------------

Kamu mereduksi arti rahmat hanya sebagai kesenangan duniawi dan rizki belaka….kamu harus kaitkan dong dengan pokok permasalahan utama: ADAM TERUSIR DARI SORGA KE BUMI….dan demikian pula seluruh manusia keturunan Adam….sekarang gimana jalan baliknya ke sorga lagi….?

Hadis kamu sendiri yang bilang HANYA RAHMAT ALLOH yang bisa bikin manusia diterima di sorga. Nih hadisnya….kok ngeyel? Coba lihat apa “rahmat” dalam hadis itu soal kesenangan duniawi manusia apa bukan?

HADIS SAHIH MUSLIM (HSM 2414): Dari Jabir r.a katanya dia mendengar Nabi SAW bersabda: “bukan amal seseorang yang memasukkannya ke surga atau melepaskannya dari neraka, termasuk juga aku (Mhmmd). Tetapi SEMATA-MATA RAHMAT ALLAH SWT belaka”

Tetapi Quran juga bilang: “ISA adalah RAKHMAT itu” – QS 19.21 (bdk. QS 21.91; 19.21; 19.31).

Semua nabi rahmat?….SALAH!!!…semua nabi setinggi2nya cuma pemberi peringatan (Muhammad saja cuma pemberi peringatan)….semua nabi itu berdosa (apalagi manusia biasa)….karena semua nabi berdosa maka nabi tidak bisa menjadi penolong manusia lain tapi Cuma memperingatkan!…..HANYA RAHMAT ALLOH yang bisa (baca baik2 hadis sohih di atas “termasuk aku juga” kata Muhammad, tidak bisa lepas dari neraka….CUMA RAHMAT ALLOH! Yang bisa lepaskan manusia dari api neraka, termasuk Muhammad.

Kepepet keluar caci-maki? SALAH!!! Saya tidak pernah kepepet dan saya tidak pernah mencaci-maki. Saya berargumen.
Baladewa
Reply| 26 Sep 2016 12:41:31
(Sambungan)

Soal contoh MEBEL…..Lha…Kejadian ini kan DI SORGA…bukan DI BUMI!!! Menurut Quran, Adam diciptakannya di sorga bossss….bukan di bumi kayak tukang yang mebelnya yang bisa rusak? Apa bedanya sorga sama bumi?…emangnya hukum II thermodinamika bisa apply disana? (Kalau Alkitab bilangnya Adam diciptakan di bumi). Emangnya di sorga orang bisa mati juga kayak mebel yang rusak? Atau Cuma berumur 100 tahun? Kalau dia mati di sorga, terus dia kemana? Neraka? Atau dilempar lagi ke bumi kayak si Adam ini? Hahaha….bolak-balik dong?

Keep in mind….Adam berdosanya DI SORGA broooo…bukan berdosa di BUMI. Kalau di sorga saja Alloh bisa takdirkan Adam untuk berdosa, GIMANA DIA DAN MANUSIA BISA TAHAN HIDUP DI BUMI? Apalagi Alloh membuat ketetapan setelah Adam dilempar ke bumi:

SATU, Alloh akan kirim setan2 untuk menghasung manusia – QS 19.83

DUA, Kami telah menciptakan manusia untuk berada dalam susah-payah – Q 90.4

TIGA, Alloh memerintahkan sebagian dari manusia akan menjadi musuh bagi manusia yang lain - Q 7.24; 2.30; 2.36; 90.4 (lihat “bermusuhan” adalah perintah Alloh…kalau tidak bermusuhan berarti melanggar ketetapan Alloh dong?!..wkwkwk)

EMPAT, Alloh akan memenuhi neraka dengan jin dan manusia - Q 32.13; 19.71; 19.83; 4.88; 15.39

LIMA, nah setelah melihat ketetapan Alloh. Quran juga bilang “Apa yang ditetapkan Alloh, tidak dapat dirubah oleh siapapun” – Q 6.34; 48.23, 18.27…..

WKwkwk….Mati aja manusia kalau gini caranya mah….
Baladewa
Reply| 26 Sep 2016 12:39:36
@Iwan: jadi anda hidup di dunia bukan menjalankan takdir tapi beribadah!! tak ada ayatnya yang mengatakan anda hidup karena menjalankan takdir......ingat Allah kasih akal pikiran bukan robot.......

---------------------

Semua orang bisa jawab soal apapun juga kalau jawabnya ngasal, tanpa dasar dan dalil atau ayat2nya. Nah kamu type yang seperti itu…
Bukan menjalani takdir?

Lho ayatnya seabreg….Quran dengan jelas bilang…kalau SEGALA SESUATU SUDAH DITAKDIRKAN – ditetapkan oleh Alloh – Q 37.96; 3.154; 2.155-157; 7.24; 2.36; 19.83, bahkan SEGALA SESUATU (BAIK DAN JAHAT) DATANG DARI SISI ALLOH – Q 4.78; 11.119; 53.43-44; 28.68; 35.8; 15.60; maka semua manusia – tidak bisa tidak – pasti menjalani takdirnya…. Ada yang jadi kafir (krn takdirnya Alloh jadi kafir), ada yang taat beribadah, seperti kata kamu (krn takdirnya Alloh juga)….. jadi kalau dia hidupnya taat beribadah…ya dia berarti sedang menjalani takdir juga namanya brooooo…yaitu taat beribadah…

(Bersambung)
hamidin
Reply| 25 Sep 2016 02:24:09
@iwan
Juru Selamat di Islam hanya ALLAH SWT!!!!

respon :
bisa buktikan kalo si alloh swt itu eksis??
Fetching more Comments...
↑ Back to Top