Blog / Setiap Muslim Dipastikan Masuk Neraka – Namun Muslim Masih Terus Membual: “Agama Islam adalah Penyempurna Yahudi dan Kristen”

 Dan keselamatan tidak ada di dalam yang lain, siapa pun, karena di kolong langit ini tidak ada nama yang lain (kecuali nama YESUS), yang telah diberikan kepada manusia, yang di dalamnya kita dapat diselamatkan.” (Kisah Para Rasul 4:12)

Di Perjanjian Lama dalam Kitab Yoel 2:32 kita membaca:

“Dan akan terjadi, setiap orang yang berseru kepada Nama YAHWEH, akan diselamatkan; karena di gunung Sion dan di Yerusalem akan terjadi keselamatan, sebagaimana yang YAHWEH firmankan, dan dari yang tersisa yang sedang YAHWEH panggil.”(Terjemahan KS.ILT)

Dalam konteks Perjanjian Lama, Keselamatan seseorang ditentukan ketika yang bersangkutan memanggil nama Tuhan, yaitu YAHWEH (sebagaimana Ia telah memperkenalkan diriNya kepada Musa – Keluaran 3:15).

Dan Elohim berfirman lagi kepada Musa, “Katakan demikian kepada bani Israel: YAHWEH, Elohim leluhurmu, Elohim Abraham, Elohim Ishak, dan Elohim Yakub, telah mengutus aku kepadamu. Itulah Nama-Ku untuk selama-lamanya dan itulah pengingat bagi-Ku turun-temurun.” (Keluaran 3:15)

Nabi-nabi di Perjanjian Lama, seperti Abraham, Musa, Elia, Yesaya, Yeremia, dlsb. semuanya percaya kepada YAHWEH, berseru kepada YAHWEH serta memberitakan nama YAHWEH.

Ketika kapal yang ditumpangi oleh Nabi Yunus diterpa gelombang laut yang dahsyat sehingga hampir tenggelam, para anak buah kapal meminta pertolongan kepada ilah-ilah yang mereka sembah. Mereka tidak memanggil nama YAHWEH sebab nama YAHWEH tidak mereka kenal.

Maka YAHWEH menurunkan angin kencang ke atas laut dan terjadilah badai yang dahsyat ke atas laut, sehingga kapal itu terancam hancur.

Lalu para awak kapal menjadi ketakutan dan masing-masing orang berteriak kepada ilahnya. Dan mereka melemparkan barang-barang yang ada di dalam kapal ke laut untuk meringankan kapal itu. Sementara Yunus telah turun ke bagian kapal yang paling bawah dan berbaring dan tertidur lelap. (Yunus 1:4-5)

Tapi karena seruan meminta pertolongan kepada ilah-ilah mereka ternyata tidak mempan, mereka pun melakukan saran yang diberikan Yunus yaitu melemparkannya ke laut – karena Yunus menyadari gelombang dahsyat ini terjadi karena ia tidak mentaati perintah YAHWEH untuk memberitakan seruan pertobatan kepada penduduk Niniwe (Yunus 1:10), malahan pergi melarikan diri ke Tarsis.

Sungguh ajaib! Dengan seketika gelombang laut yang dahsyat berhenti mengamuk. Penumpang kapal menjadi sangat takut terhadap YAHWEH dan memberikan korban persembahan serta mengikrarkan nazar. Artinya, mereka menjadi orang-orang non-Israel yang menjadi percaya kepada YAHWEH dan diselamatkan.

Kemudian orang-orang itu takut dengan ketakutan yang sangat besar kepada YAHWEH, dan mereka mengurbankan kurban sembelihan kepada YAHWEH dan mengikrarkan nazar. (Yunus 1:16)

Seperti inilah syarat di kitab Perjanjian Lama, yaitu apabila seseorang ingin mendapatkan keselamatan dari Tuhan, maka mereka harus percaya serta menyerukan nama YAHWEH.

 

Bagaimana dengan di Perjanjian Baru?

Di Perjanjian Baru, keselamatan hanya mungkin terjadi ketika seseorang berseru kepada nama YESUS. Nama YESUS atau YESHUA sesungguhnya merupakan gabungan dari 2 kata Ibrani, YAHWEH dan OUSIA yang berarti “YAHWEH YANG MENYELAMATKAN”.

YAHWEH telah datang dalam wujud manusia yaitu YESUS Kristus (Yohanes 1:1) dan setiap orang yang percaya dan menerima karya penebusanNya melalui kematianNya di kayu salib untuk menebus dosa, serta menerima Dia sebagai Tuhan dan Juru Selamat, dipastikan selamat.

"Supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, tetapi memperoleh hidup yang kekal. Sebab Elohim demikian mengasihi dunia ini, sehingga Dia mengaruniakan Putra-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak akan binasa, melainkan dapat memperoleh hidup kekal. Sebab Elohim mengutus Putra-Nya ke dunia tidak untuk menghakimi dunia, sebaliknya supaya dunia dapat diselamatkan oleh-Nya. (Yohanes 3:15-17)

Jadi jika di Perjanjian Lama keselamatan dipastikan melalui percaya dan menyerukan nama YAHWEH, di Perjanjian Baru keselamatan dipastikan melalui percaya dan menyerukan nama YESUS (YAHWEH Sang PENYELAMAT)

Dan keselamatan tidak ada di dalam yang lain, siapa pun, karena di kolong langit ini tidak ada nama yang lain (kecuali nama YESUS), yang telah diberikan kepada manusia, yang di dalamnya kita dapat diselamatkan.” (Kisah Para Rasul 4:12)

 

 

Lalu bagaimana dengan keselamatan dalam Islam?

Tidak ada keselamatan yang pasti dalam Islam!

Tak ada satu pun ayat dalam Quran yang berbunyi: “Barangsiapa berseru kepada nama ALLAH akan diselamatkan” atau tak ada satu pun ayat Quran yang mengatakan: “Barangsiapa mengucapkan kalimat syahadat akan diselamatkan”

Bagaimana dengan Muhammad? Apakah nabi Islam ini menjamin keselamatan umat Muslim? Ternyata tidak. Bahkan Muhammad menjelang ajalnya tidak mendapatkan jaminan pengampunan Allah atas dosa-dosanya:

“Wahai Tuhan! Ampunilah saya, Kasihanilah saya dan hubungkan saya dengan Teman Yang Mahatinggi”… Lalu beliau mengangkat tangannya sambil mengucapkan: “Teman Yang Maha Tinggi”.Lalu beliau wafat dan rebahlah tangan beliau. (Shahih Bukhari no.1573, 1574).

Muhammad menasihati para pengikutnya untuk mengusahakan keselamatan mereka masing-masing, karena ia tidak tahu kemana para pengikutnya itu akan pergi setelah kematian:

"Aku bukanlah rasul yang pertama di antara rasul-rasul dan aku tidak mengetahui apa yang akan diperbuat terhadapku dan tidak (pula) terhadapmu…” (Sura al Ahqaaf 46:9).

“O kaum Quraisy! Selamatkanlah dirimu (dari api neraka) karena aku tidak bisa menyelamatkan kalian dari Hukuman Allah; O Bani Abd Manaf! …
O Safiya, bibi dari Rasul Allah! …
O Fatima bint Muhammad! Mintalah segalanya dari kekayaanku, tetapi aku tidak bisa menyelamatkanmu dari Hukuman Allah” (Sahih Bukhari 4.51.16).

 

Sebaliknya dalam Islam ada kepastian bahwa setiap Muslim ditentukan ALLAH untuk pergi ke neraka, karena Islam mengajarkan tidak ada penebusan dosa, karena itu setiap Muslim harus menebus hutang-hutang dosa mereka di neraka.

 وَإِنْمِنْكُمْإِلاوَارِدُهَاكَانَعَلَىرَبِّكَحَتْمًامَقْضِيًّا

Wa-in minkum ill[a] w[a]riduh[a] k[a]na AAal[a] rabbika [h]atman maq[d]iyy[a](n)

“Dan tidak ada seorangpun dari padamu, melainkan mendatangi neraka itu. Hal itu bagi Tuhanmu adalah suatu kemestian yang sudah ditetapkan.” (Quran sura Maryam 19:71)

Ilustrasi: Seperti inilah Muslim akan dibakar di neraka demi menebus dosa-dosa mereka

 

Itulah sebabnya mengapa tidak ada satupun ayat di Quran dimana ALLAH itu pernah disebut sebagai “ALLAH yang menyelamatkan”, dan memang tidak ada satu pun tindakan Tuhan Islam untuk menyelamatkan umatNya, yang pernah tercatat di Quran.

 

Karena itu kami bertanya:

1. Jika dalam agama Yahudi dan Kristen ada keselamatan yang pasti dengan percaya dan berseru kepada Nama YAHWEH atau YESUS  - sementara dalam Islam hanya ada neraka yang pasti bagi setiap Muslim;  Apa yang menjadi dasar bagi umat Muslim untuk mengklaim bahwa Islam adalah agama terbaik dan penyempurna Agama Yahudi dan Kristen?

2. Apa dasar umat Muslim untuk mengklaim bahwa Muhammad adalah Nabi terbaik dan sebagai penutup dari nabi-nabi di Alkitab, sementara pesan yang ia sampaikan adalah kepastian neraka bagi setiap Muslim?

3. Apa dasar bagi umat Muslim untuk mengklaim bahwa al-Quran adalah kitab penyempurna dan penutup, dan setelah Quran diturunkan maka manusia tidak lagi memerlukan Taurat dan Injil – sementara pesan utama Qur’an adalah kebinasaan kekal di neraka?

4. Bagi setiap umat Muslim yang telah dipastikan ALLAH untuk pergi ke neraka, tahukah anda berapa lama anda akan ada di neraka dan bagaimana anda memastikan bahwa pada suatu waktu nanti anda dapat keluar dari neraka itu?

5. ALLAH swt selalu digambarkan oleh Quran sebagai Tuhan yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Apa yang telah dilakukan ALLAH swt untuk membuktikan kasihNya pada setiap Muslim?

 


Add a Comment
| 178
Orbuk
Reply| 24 Jan 2017 21:20:24
@Al-faqir Abdillah
Mohon maaf, saya pindah laman.
=============================
Oke siap meluncur...bro,
romy62
Reply| 24 Jan 2017 12:50:04
@Crossway
Beo ... jangan gitu, mangkanya sediain kopi ma pisang goreng, singkong rebusnya biar Al fqir betah disini, gimana sih? kalo kaga kita sepi gak ada orang2 kaya die disini bro.
romy62
Reply| 24 Jan 2017 12:47:23
@Al-faqir Abdillah
eeehhh kabur? udah disini aja, adem.......mao disediain kopi sama singkong rebus?
romy62
Reply| 24 Jan 2017 12:44:10
Udah tau barang PALSU 101%.....eeeehhh masih tetep di percaya....heran gw, bener bener !
Al-faqir Abdillah
Reply| 23 Jan 2017 10:43:53
Mohon maaf, saya pindah laman. Masih di forum ini, tapi beda laman.

Hal ini karena keterbatasan saya untuk mereply semua bahasan, jadi saya pilih satu laman yg topiknya paling mendasar : yaitu tentang ALLAH Azza wa Jalla.

Sekali lagi mohon maaf.

Bagi rekan2 yg masih tertarik untuk melanjutkan bahasan, boleh gabung ke laman dgn topik "Apakah ALLAH eksis?"

Terima kasih.

alfaqir.abdillah.82@gmail.com
Crossway
Reply| 22 Jan 2017 17:13:31
@Kafirun laknatullah

Bapak Ustad Al-faqir Abdillah sudah menyerah kalah tidak sanggup lagi membela bendera Islam karena dia malu untuk mengakui kebobrokan alquran, Allah dan nabinya, sekarang ini pikirannya sedang kacau balau jiwanya tergoncang, mari kita semuanya berdoa semoga beliau kembali ke jalan yang lurus dan tidak lagi 5x sehari menyembah batu berhala.
Orbuk
Reply| 21 Jan 2017 13:23:35
@Margono
@Al-faqir Abdillah
Kamu bukan memberi tanggapan malah menghindar untuk tatap muka atau via email. Kepada kafir-kafir Islam jangan ada yg mau tatap muka atau via email, bisa-bisa bukan diskusi malah diajukan atas dasar penistaan.

Dek Al-faqir mestinya tanggapi saja di blog ini, gak usah menghindar, kalau gak mampu....angkat bendera putih tanda menyerah, gitu saja koq repot.

Aku kirain daya nalar kamu tinggi, nyatanya hanya modal doktrin saja ente sehingga nalar kagak dipakai.....pakai nalar dong, tanggapi tuh semua tulisan kafir, satu-satu saja menjawab PRnya agar kamu bisa fokus. Saya duduk santai saja dulu sembari ngopi sebagai pengamat. Selamat belajar dek Al-faqir, jangan lupa maksimalkan daya nalar dek!.
==========================
Tambah kopinya mas....si kafir eh...si fakir masih lama datangnya:))
Margono
Reply| 20 Jan 2017 15:36:29
@Al-faqir Abdillah
Kamu bukan memberi tanggapan malah menghindar untuk tatap muka atau via email. Kepada kafir-kafir Islam jangan ada yg mau tatap muka atau via email, bisa-bisa bukan diskusi malah diajukan atas dasar penistaan.

Dek Al-faqir mestinya tanggapi saja di blog ini, gak usah menghindar, kalau gak mampu....angkat bendera putih tanda menyerah, gitu saja koq repot.

Aku kirain daya nalar kamu tinggi, nyatanya hanya modal doktrin saja ente sehingga nalar kagak dipakai.....pakai nalar dong, tanggapi tuh semua tulisan kafir, satu-satu saja menjawab PRnya agar kamu bisa fokus. Saya duduk santai saja dulu sembari ngopi sebagai pengamat. Selamat belajar dek Al-faqir, jangan lupa maksimalkan daya nalar dek!.
Crossway
Reply| 20 Jan 2017 14:31:20
@Al-faqir Abdillah
Alhamdulillaahirabbil´aalamiin..
Segala puji & syukur hanya bagi ALLAH, Rabb alam semesta..

Respon :

Tolong anda jelaskan kepada saya bagaimana bisa Allah yang merupakan sisa dari 350 berhala di Mekah bisa menjadi Rabb Alam semesta ? dan karena Allah merupakan berhala di Mekah jadi tidak ada satupun nabi-nabi bangsa Israel yang mengenal dan menyembah Allah.

Ini sudah abad 21 pak, perkembangan teknologi semakin canggih anda tinggal menjawab saja untuk apa perlu harus bertatap muka ?
Al-faqir Abdillah
Reply| 16 Jan 2017 09:39:02
Alhamdulillaahirabbil'aalamiin..
Segala puji & syukur hanya bagi ALLAH, Rabb alam semesta..

Akhirnya bisa masuk juga. Terima kasih Admin sudah berbagi tips untuk anonymous browsing.

Setelah sy absen sekian lama (karena situs ini diblokir), sptnya sy ketinggalan bahasan yg lumayan banyak. Dan semakin kompleks topik bahasannya.

Jadi sptnya akan sangat sulit bagi sy untuk menyusun reply per masing2 bahasan. Satu2nya cara sy harus punya tim khusus penyusun reply.

Jadi, sy ajukan usul kpd Admin & rekan2 di forum ini, bagaimana kalau diskusinya dlm bentuk tatapmuka. Pihak Admin & rekan2 boleh menentukan mau di mana & kapan. Kalau mau mengundang pihak berwajib (untuk konteks keamanan) juga bisa.

Ini sifatnya hanya usulan. Selebihnya silakan pihak Admin & rekan2 di forum ini memutuskan.

Karena selain faktor di atas, setelah sy jalani bbrp waktu kemarin menyusun reply di forum ini, sptnya kurang efektif. Mungkin karena sporadis, shg efeknya tidak komprehensif. Maka sy pikir lebih baik dgn metode tatapmuka. Bisa juga di-video-kan jd bisa di share dgn rekan2 yg lain yg tidak hadir.

Alternatif lain, via email, supaya menulisnya tidak terbatasi jumlah kata. Email sy terbuka utk diskusi utk umum.

Demikian dari sy, terima kasih.

alfaqir.abdillah.82@gmail.com
Crossway
Reply| 15 Jan 2017 08:38:11
@Al-faqir Abdillah

Saya menunggu anda sejak tgl 31 Desember lho Pak, anda mengatakan akan memberi jawaban dalam 1 minggu tapi ini sudah 2 minggu tapi anda tidak pernah muncul.

Apakah anda mengalami kesulitan untuk memberikan penjelasan kepada saya ? anda jangan sungkan untuk bertanya kepada saya, kita ini semuanya adalah manusia dan tidak ada manusia yang sempurna Pak
islam din syaiton=allahNAJIS
Reply| 11 Jan 2017 23:13:15
@ Bapak Al-faqir abdillah=abdi ilah lokal=berhala lokal kotanya sarang jin syaiton berangasan tahi=orobnajis,syirik,kufur,musyrik

Apa Kabar Pak Al-faqir, Antum SEHAT SEHAT SAJA , KHAN....????

Lama Tidak Nongol di blog ini ?????????

Sedang SIBUKKAH MEMPERSIAPKAN jurus jurus taqiyah jin=allahnajis=berhala najis kaum quraish orob ?????????

Demi MENOLONG si-allahnajis=sibatusilitnajis,haram=berhalanajisnya kaumkurawa/kuraishnajis ?????????
Achmad
Reply| 07 Jan 2017 22:10:32
@Pak al faqir abdi ilah=berhala allah = berhala lokal kota mekkah

Semua muslim berusaha keras menghibur diri dengan mengatakan bahwa batu najis hajar aswad alias si allahwts adalah titik persatuan sholat semua muslim sedunia dalam menyembah jin/syaiton=allahwts , Namun FAKTANYA dalam Hadis Sahih Muslim nomer 1150 dan Hadis Sahih Muslim nomer 1190 Mengisahkan Bahwa jin syaiton allahnajis adalah sama dengan=si batu tempe(k)berhalaNajis,si hajar-aswad batu berhala najis sembahannya kaum jumhur dan kaum kufur:quraisyMusyrik:Tatkala,rosullullohsow:tiba:di-Mekkah,mula-mula:simuhammad:mendatangi:batu:memek:hajar-aswad,lalu:simuhammad:mencium:Batu:memek:Tersebut.Sebelum:siCABUL:muhammad:ummi:mencium:Batu:memek:durga:hajar-aswad tersebut,-Nabi:jin/syaiton=allahwts,simuhammadsow:berseru/Berbicara-kepada:Batu:memek:hajar-aswad:Tersebut:“Labbaika allahuma Labbaik”-yang:Berarti:Ya,allah atas:panggilan:kowe,ono(simuhammadsow):datang-kepada:kowe.
Faktanya jutaan muslim seluruh dunia datang beribadah haji ke batu hajar aswad=siallahwts di kota berhala mekkah sambil Berteriak keras-keras kepada sibatu berhala najis tersebut dengan kalimat talbiyah ya allahwts Ane datang kepada kowe , Tiada sekutu bagi kowe
FAKTA : allahnajis=sibatuberhalaNAJIS,si hajarul-aswad, berhalanya kaum musyrik quraisy

aku(allahwts):adalah:PENIPU:TERLICIK. aku,siallahwts MENIPU mereka dengan TIPU-MUSLIHAT:ku,agar aku membebaskan kamu dari mereka (Ibn:Ishaq,p.32)
Qur’an,menggambarkan:allah sebagai:PENIPU-TERLICIK,PENDUSTA-TERLICIK.Misalnya:Qur’an,menyebut:allah sebagai:‘makr’=(pembuat-tipudaya/dusta),yang terbaik,malah:Orang-orangKafir MERANCANGKAN:TIPUDAYA,dan allah:MENIPU/MENDUSTAI:mereka itu.Dan-allah,ADALAH:PENIPUDAYA/PENDUSTA/PEMBOHONG:TERLICIK.(Quran.3:54:Wamakaroo wamakara allahu wallahukhayru almakireen)
Qur’an:MENGAJARKAN:Muslim,untuk:BERBOHONG/BERTIPUDAYA/BERDUSTA/BERSIASAT,Dibawah:DOKTRIN:AL-TAQIYA,berdasarkan:Quran.16:106;qs. 3:28.
QS,38:4:Dan mereka heran karena mereka kedatangan seorang pemberi-peringatan:dari:kalangan:mereka;Dan orang-orang kafir-berkata:”(orang)ini(muhammad)-ADALAH-seorang-AHLI-SIHIR-YANG-BANYAK-BERDUSTA/BERBOHONG”.
QS,38:5:MENGAPA ia,(muhammad),MENJADIKAN:ilah-ilah/Berhala-berhala itu:ilah/berhala yang satusaja (ilahan-wahidan)?SESUNGGUHNYA-INI BENAR-BENAR-SUATU-HAL-YANG-SANGAT-MENGHERANKAN.
Surah.112:1:Qul huwa allahu ahad(un),yg-artinya,adalah:KATAKANLAH!:”dia, allah,ADALAH SALAH SATU.
PERTANYAANNYA:ADALAH:”SALAH-SATU-DARI-apa”?(Salah:satu,dari:perkumpulan:360:Berhala/ilahan,di:ka’bah:mekkah)
allah/allah-swtADALAH nama-BERHALA-NAJIS-BINATANG-ULAR,sesembahan-mukmin,WARISANmuhammad,nabisiallah.
SUMBER-islami:
[1] Tarikh-Al-Tabari,I,hal.525
[2] Taj Al Aruss,9,hal.410
[3] Taj Al Aruss,I,hal.147,284
[4] Taj Al Aruss,9,hal.165
[5] Al-Jaheth,Al-Haiwan,4,203;dikutip oleh:Jawad-Ali,vi,726
Sumber:Sirah:Nabawiyah:Ibn:ishaq,diedit:oleh:ibn:hisyam,jilid.1,hal.162-163:Ide mentawhidkan:batu:berhala:hajar-aswadnajis=sianus=allahnajisstw

qs.surah:az-zukhruf.43:87:Dan sungguh jika kamu bertanya kepada mereka(kafir:quraisy,penyembah:banyak:ilah/berhala/ilahan):"Siapakah yang menciptakan mereka,niscaya mereka menjawab: "allah=salah satu dari 360 ilah=berhalaNajis,sembahannya:gerombolan:orobkufur", maka bagaimanakah mereka dapat dipalingkan?
Crossway
Reply| 03 Jan 2017 22:54:22
@Al-faqir Abdillah, ini komentar anda :

Mohon maaf saya kebetulan bukan ahli sejarah Islam spt yg rekan Crossway harapkan. Sy hanya paham sejarah ttg sifat-sikap-katakata-perilaku Rasulullah (shallallahu ´alaihiwassalam) saja. Itupun baru sebagian, karena sy bukan muhadist. Mohon izinkan sy pelajari dulu nama2 yg dituliskan & catatan sejarahnya masing2.

Respon :

Dari cara bicara anda saya bisa menebak usia anda sekitar 40-45 tahun keatas tapi pengetahuan anda tentang sejarah Muhammad masih sangat minim sekali dibandingkan dengan beberapa anak-anak muda muslim yang saya kenal secara pribadi, pengetahuan sejarah Islam mereka justru lebih baik daripada anda dan kebanyakan dari mereka (setelah mengenal sejarah Islam) tidak sependapat dengan anda mengenai perilaku Muhammad.

Tapi saya persilahkan anda membaca dan mempelajari sejarahnya lagi dan kalau anda merasa sudah siap kita lanjutkan lagi diskusi kita, saya selalu hadir disini.
Al-faqir Abdillah
Reply| 03 Jan 2017 10:40:02
@pak Made
@sabda harian
@Orbuk
@NAPI (MNJA)
@JGA
Mohon izinkan saya pelajari bahasan rekan2 & siapkan reply-nya, karena ternyata sangat banyak bahasannya.

@Crossway
Mohon maaf saya kebetulan bukan ahli sejarah Islam spt yg rekan Crossway harapkan. Sy hanya paham sejarah ttg sifat-sikap-katakata-perilaku Rasulullah (shallallahu ´alaihiwassalam) saja. Itupun baru sebagian, karena sy bukan muhadist. Mohon izinkan sy pelajari dulu nama2 yg dituliskan & catatan sejarahnya masing2.

@NAPI MULIA (MNMJA)
Kapan ya, saya menunjukkan sikap "MALU-MALU KUCING TIDAK BERANI MENGUNGKAPKAN JUJUR"..?

Ayat2 itu memang benar ada dalam Qur'an. Mohon izinkan sy siapkan reply-nya ya.

@IDSAN
Tentang tatapmuka, kalau memang rekan2 bersedia, sy tidak keberatan kalau tatapmuka dilakukan didampingi pihak berwajib (polisi/militer) atau mungkin di markas mereka (kantor polisi/pusat militer). Sy hanya akan membawa 5 benda: HP, dompet, Qur'an, 1 buku catatan, 1 alat tulis.

Itupun kalau rekan2 bersedia & cukup punya keinginan untuk bertukar ilmu-pengetahuan.

@semua rekan2 di forum ini
Sy usahakan dlm minggu ini sudah siap utk reply-nya ya.

alfaqir.abdillah.82@gmail.com
JANGAN GITU AH
Reply| 03 Jan 2017 01:30:19
@Al-faqir Abdillah
Saudara berkelit pada saya dengan mengatakan bahwa Muhammad bukan mantan penganut Pagan. Maaf, saya penasaran akan jawaban saudara itu. Kalau demikian, dapatkah sdr menjelaskan keterangan islam yg menegaskan bahwa Abdul Muthalib hingga akhir hayatnya tetap sebagai kafir Pagan? Bukankah kakek Muhammad itu penyembah hubal? Demikian pula ayah dan ibunya, Abdullah dan Aminah mati sebagai penganut Pagan.

Maaf, bila saudara tidak dapat menjelaskan mengapa Islam menyebut mereka itu sebagai penganut pagan, TIDAK ADA GUNANYA saudara BERBOHONG dihadapan SAYA!


Lagi-lagi sdr kedapatan (maaf ASBUN)..
JANGAN GITU AH
Reply| 03 Jan 2017 01:08:58
@Al-faqir Abdillah
Tanggapan 4

Ada muslim yang tidak percaya pada hari berbangkit? Apa iya orang seperti itu masih layak disebut muslim? Bukankah rukun iman mewajibkan SETIAP muslim percaya? Jawaban sdr kelihatan (maaf) asbun. Tidak usahlah berkelit segala macam cara. Sudah jelas respon saudara telah menafikan qs 19.71 pada kata TUHANMU. Gak ada faedahnya saudara berkelit dihadapan saya. Hehehe
JANGAN GITU AH
Reply| 03 Jan 2017 00:54:29
@Al-faqir Abdillah
Tanggapan 3

Saya sedikit terkeaima dan miris atas jawaban sdr soal terminologi MENYELAMATKAN. Disatu sisi anda telah mengakui semua muslim wajib hukumnya masuk neraka, tetapi disisi lain saudara tetap berupaya semaksimal mungkin nerkelit dengan mengutak atik kata MENYELAMATKAN. Ada apa sebenarnya motif anda?

Pikirkan ini:
Di dalam beberapa hadits yang menggambarkan jembatan sirat, yaitu dimana muslim akan melintasi jembatan tipis setipis rambut dibelah tujuh tersebut, ada dijelaskan bahwa jembatan itu melintas di atas neraka dan tahukah saudara disekitar jembatan tersebut diceritakan iblis dan jin siap dengan pengaitnya untuk menjatuhkan tiap muslim yg tengah melintas.

Saya tidak tahu apakah saudara mengetahui hadis hadis seperti itu atau tidak, atau saudara pura-pura tidak tahu dan berharap kafir tidak tahu. Masalahnya saya mengetahuinya... jadi saudara tidak dapat bersembunyi dibalik kata MENYELAMATKAN... sekali lagi saya katakan saudara tidak dapat bersembunyi di sana!

Mengapa?

Carilah dalam cerita itu keberadaan Allah swt atau jibril. Adakah salah satu sosok tersebut diceritakan hadir disana untuk menyelamatkan muslim? Nonsense saudara!

Pikirkanlah dengan pikiran jernih!

Kalau Allah swt atau Jibril tak hadir bagaimana muslim dapat selamat atau diselamatkan sementara iblis dan antek anteknya bertempik sorak kegirangan melihat setiap muslim berjatuhan ke dalam lautan api neraka yg panasnya nauzubilah setelah terkena pengait iblis?

Cerita tentang sirat tersebut membuka tabir baru bagi orang berfikir atas fakta islam dimana muslim TIDAK AKAN PERNAH DISELAMATKAN SELAIN DIBERI JANJI OMONG KOSONG DENGAN KATA AKAN.
JANGAN GITU AH
Reply| 03 Jan 2017 00:15:53
@Al-faqir Abdillah
Tanggapan 2

Sebuah hadits mencatat pernyataan Muhammad dimana ia menjawab pertanyaan salah seorang mukmin tentang syarat apa yg diperlukan agar seseorang dapat masuk surga. Muhammad menjawab yaitu setiap orang yang yang mengucapkan la ilah haillah Allah. Dan dia menegaskan lagi syarat tersebut dengan kalimat affirmasi SEKALIPUN ORANG ITU PENCURI DAN PEJINAH.

Jawaban saudara tentang siapa yg akan diselamatkan dari neraka sangat sesuai dengan bunyi hadits tersebut.

Persoalannya sekarang kita patut bertanya, sedemikian rendahnyakah level surga di mata Muhammad?

Apa yg dinyatakan Muhammad jelas mencederai kesucian surga kecuali surga islam bukan tempat yang suci sedemikian sehingga syarat masuk surga islam dientengkan begitu rupa, yg penting anda ucapkan kalimat tawhid tersebut maka semua beres. Pencuri dan pejinah pun bebas melenggang kangkung di dalamnya.

Kalau sudah demikian adanya, lalu apa tujuan sebenarnya semua muslim wajib masuk neraka itu bila pencuri yg mengucapkan kalimat tawhid bebas melenggang? Pikirkanlah mendalam segala konsekuensi pernyataan Muhammad tersebut, maka saudara akan menemukan realita dimana Muhammad mencoba mengingkari qs 19: 71. Luar biasa, bukan?

Seorang pejinah yg mengucapkan kalimat tawhid, itu namanya melecehkan kesucian surga, saudara!

Saya tak habis pikir bagaimana seorang muslim, apalagi pendakwah seperti saudara kehilangan sensitivitasnya dalam menelaah setiap ujaran Muhammad dan menilai fallacy dalam tiap pernyataan dia.

Renungkanlah dengan pikiran terbuka agar saudara menemukan kebenaran sejati!
JANGAN GITU AH
Reply| 02 Jan 2017 23:48:30
@Al-faqir Abdillah
Tanggapan 1

Jadi sdr. sudah mengakui semua muslim pasti masuk neraka sebagaimana pendapat para mufasirin seperti ibn kathir jelaskan, bukan?

Mengapa sebelumnya sdr banyak berkelit kalau toh akhirnya sdr mengakui pendapat mufasir? Apakah sdr memiliki motif lain diluar berbicara tentang kebenaran? Untuk apa? Menjebak non muslim yang tidak tahu soal KEPASTIAN MASUK NERAKA BAGI MUSLIM, agar mereka berminat jadi mualaf, begitukah? Sebab bila non muslim mengetahui hal itu dan menyadari betapa bahayanya masa depan menjadi seorang muslim(ah), non muslim mana lagi yang dapat diperdaya oleh pendakwah seperti saudara?

Kebenaran tidak mungkin datang dari ketidakjujuran dan belat belit seperti yang saudara perlihatkan ini. Kebenaran yang coba dibangun di atas landasan seperti itu bukanlah kebenaran melaikan KEPALSUAN. Apakah saudara nyaman hidup dan berdakwah didalam ketidakjujuran dan belat belit?
Fetching more Comments...
↑ Back to Top