Blog / Pakistan Melarang 11 Stasiun Televisi Kristen - Melarang 11 Saluran Televisi Kristiani Mengudara di Negeri Tersebut

Badan yang mengatur operasional televisi di Pakistan melarang 11 saluran televisi Kristiani mengudara di negeri tersebut dan setidaknya telah menahan 6 operator yang melanggar peraturan tersebut, demikian sebuah laporan menyebutkan.

Pakistan Electronic Media Regulatory Authority (PEMRA) tidak mengijinkan penggunaan satelit bagi media yang bermuatan konten agama, dan hanya mengijinkan pesan-pesan Kristiani disampaikan pada Natal dan Paskah saja. Meski demikian, saluran-saluran televisi Kristen yang telah beroperasi selama 2.5 dekade masih melakukan siaran tersebut, demikian pula sejumlah saluran televisi Islami.

PEMRA telah menetapkan saluran televisi Kristiani ilegal, dan memburu operator televisi kabel yang masih menyiarkan program mereka. Setidaknya enam di antaranya telah ditahan, demikian dilaporkan UCAnews.

Seluruh saluran televisi Kristiani, kecuali dua saluran, dioperasikan dari luar Pakistan. Saluran televisi satelit paling tua di Pakistan, Isaac TV dan Catholic TV, yang dioperasikan oleh Keuskupan Agung Lahore, juga telah dilarang.

Pastor Morris Jalal, pendiri dan direktur eksekutif Catholic TV mengatakan, “Bagaimana nasib media gereja Pakistan di masa depan? Saat ini merupakan saat-saat yang sulit bagi kami. Kami hanya berusaha menjangkau komunitas kami sendiri, yang pada umumnya diabaikan oleh saluran televisi lainnya.”

Jalal juga telah berbicara pada Daily Express, “Sebagai warga negara, umat Kristiani memiliki hak untuk mempraktekkan agama mereka, namun apabila mereka dihalang-halangi, hal ini berarti tidak semua warga negara setara. Ketika seseorang melarang sebuah iman berekspresi, maka ada penganiayaan.”

Saleem Iqbal, direktur Isaac TV, berharap agar umat Kristiani di Pakistan masih dapat menyaksikan program-program mereka melalui internet. “Kami melihat situasi seperti apa adanya, kami tidak memiliki lisensi. Kami hanya meminta agar masyarakat akan terus menyaksikan kami secara online,” demikian ia mengatakan kepada AsiaNews.it. “Banyak orang bersemangat menyaksikan program kami, yang disiarkan melalui Hongkong. Larangan transmisi tidak akan meghentikan kami.”........

(Terjemahan Tidak Resmi)

 

Sumber: The Christian Post

 


Add a Comment
| 12
ex budak arab
Reply| 18 Dec 2016 19:21:42
Bentuk ketakutan dari agama islam dalam persaingan berdakwah syiar radio...makanya itu yg hanya bisa dilakukan mereka
ridwan
Reply| 12 Dec 2016 11:13:22
IBLIS MENGUTUS MAHLUK DI GUA HIRA UTK MENYESATKAN SEORANG MANIAK & PARANOID .
MANUSIA TSB DI UTUS UTK MENYESATKAN SELURUH DUNIA DGN AJARANNYA. AJARAN JIPLAKAN DR ALKITAB.
sabda harian
Reply| 11 Dec 2016 15:02:09
Apakah ini karena Dr. Nabeel Qureshi?
Siapa dia?
Googling aja, yuk...
Orbuk
Reply| 11 Dec 2016 08:11:19
@Penonton
"....gereja Australia memberi ruang sholat untuk Penyembah Berhala Batu Kabah..."
========================
Saya masih penasaran, apakah 'kebaikan' model gereja dimaksud sejalan dengan kebaikan yang Yesus ajarkan.
Penonton
Reply| 10 Dec 2016 10:01:59
Teringat fb teman, ttg gereja Australia memberi ruang sholat untuk Penyembah Berhala Batu Kabah. Saya cuma bilang itu biasa saja, yang luar biasa apabila Pakistan atau Arab bersikap seperti itu...

Islam adalah ajaran teologi ritual penyembahan berhala dan Lucifer dibalik semuanya itu...dan penganutnya tidaklah salah seperti apa yang dilakukan diPakistan, karena doktrin perintah yang harus dilakukan terhadap umat Kristiani sudah jelas tertulis hitam putih...sisi mereka yang tidak setuju adalah akrobatik bahasa semata dibalik tepuk tangannya penuh sukacita.

Ajaran Kristiani sudah dari awal membuat ketakutan manusia-manusia duniawi hingga saat ini...
nhk
Reply| 10 Dec 2016 07:07:53
Sudah sejak jaman Muhammad Islam ingin mendominasi, ini adalah bukti bahwa Islam adalah buatan manusia bukan dari 'atas', semuanya harus menggunakan rekayasa manusia (setan sebenarnya dibelakang itu semua) untuk menyebarkan Islam, semuanya dengan cara teror, represi, dll. Islam tak lain adalah penyembahan berhala.
cempluk
Reply| 10 Dec 2016 01:02:37
memang...terang tidak pernah takut akan kegelapan
malaikat tidak akan takut akan kehadiran iblis

sebaliknya

kegelapan selalu takut melihat terang
iblis ketakutan melihat keharidak malaikat

pernah melihat orang kristen ketakutan atau kebingungan melihat kehadiran muslim?
lihatlah sekarang, diberbagai tempat, muslim ketakutan melihat kehadiran orang kristen, lalu berusaha menyingkirkannya

dokter tidak akan takut melihat penyakit, tapi menyembuhkannya
itulah perbandingan sederhana kristen dan islam

gitu aja kok repot
What?
Reply| 09 Dec 2016 04:15:42
@Al-Qafirun Abdillah Laknatulloh

Benar sekali Anda! Islam memang sekarat, dan harus memonopoli untuk menang sendiri. Orang yang sekarat tidak bisa bekerja, apalagi bersaing? Dia hanya tidur dengan infus dan perawatan ekstra serta motivasi dari dokter. Sekarat!

Pak Margono berkata Islam akan mati. Mengapa tidak?
Al-Qafirun Abdillah Laknatulloh
Reply| 08 Dec 2016 16:31:59
Ooooohhhoooooyyyy......

Islam sudah sekarat....!!!

Mending tobat aja lu semua.... terima TUHAN ALLAH yang benar yaitu TUHAN JESUS KRISTUS (Isa faa Innahu ROhullah wa Kalimatuhu)...!!!

Hancurkan ajaran SETAN....!!!
Orbuk
Reply| 07 Dec 2016 22:51:16
@Margono
Ternyata bukan hanya di Indonesia umat Islam ketakutan dengan berkembangnya ajaran Yesus Kristus, di Pakistan juga sudah mulai ketakutan..
===============================
Dan yang takut terhadap ajaran Kristus pastilah jamaah iblis!
Margono
Reply| 07 Dec 2016 11:31:01
Ternyata bukan hanya di Indonesia umat Islam ketakutan dengan berkembangnya ajaran Yesus Kristus, di Pakistan juga sudah mulai ketakutan pemerintahnya. Sejalan dengan perjalanan waktu, ajaran Islam akan megalami kemunduran jumlah pengikut di dunia sehingga suatu saat ajaran ini hanya di anut oleh sebagian kecil manusia-manusia berperilaku tidak bermoral dan bertindak bagai manusia primitif.

Dalam masa 30 tahun ke depan akan banyak muslim malu mengakui agamanya karena statusnya yg beragama Islam akan menunjukkan dia adalah manusia tolol.
Fetching more Comments...
↑ Back to Top