Blog / Lebih dari 8.000 Gadis Menjadi Korban “Pesta” Sunat Perempuan di Inggris

“Pesta” sunat perempuan merupakan sebuah masalah tersendiri di Inggris; para “bidan” diterbangkan dari Africa untuk melakukan praktek yang ilegal dan berbahaya tersebut. Demikian menurut Black Health Initiative, sebuah lembaga amal dari Inggris.

“Kami mengetahui ‘pesta’ tersebut tengah berlangsung di Inggris ini, dan di West Yorkshire di mana belum lama ini kami mendapati adanya praktek tersebut, dan kami menghentikan satu praktek yang sedang berlangsung,” Heather Nelson, chief executive Black Health Initiative, menjawab wawancara dengan BBC.

“Apa yang kami temukan saat ini adalah ketika sejumlah gadis dibawa ke luar negeri untuk menjalankan praktek tersebut, bidan khusus juga diterbangkan ke sana dan sejumlah gadis juga akan menjalani praktek tersebut, yang akan berakhir dengan sebuah perayaan,” demikian ia menambahkan, menurut BBC.

National Health Service telah memperingatkan bahwa setidaknya 8.000 perempuan di Inggris telah menjadi korban sunat perempuan, sebuah kejahatan dengan ancaman hukuman hingga 14 tahun penjara.

Sunat perempuan merupakan praktek ilegal dimana sebagian atau seluruh bagian alat kelamin perempuan dipotong, tanpa alasan kesehatan, demikian menurut World Health Organization.

Praktek tersebut dilakukan karena sejumlah alasan, seperti kepercayaan bahwa praktek tersebut menurunkan libido perempuan dan menurunkan risiko terjadinya perselingkuhan, dan praktek tersebut juga dihubungkan dengan tradisi dan agama non-Kristen yang berasal dari Afrika.

Home Affairs Select Committee menyatakan adalah sebuah “skandal nasional” bahwa tidak ada orang di Inggris yang berhasil dibawa ke pengadilan akibat melakukan praktek sunat perempuan, dan terdapat berbagai data mengenai jumlah yang tidak pasti mengenai jumlah wanita yang telah menjadi korban praktek tersebut.

Reuters melaporkan sebuah penelitian tahun 2014 memperkirakan ada 200.000 wanita di Inggris dan Wales yang telah menjalani sunat perempuan, atau berisiko menjadi korban praktek tersebut.

Data statistik menunjukkan orang Somalia, Sierra Leon, Eritrea, Sudan, dan Mesir merupakan beberapa komunitas yang paling terkena dampak praktek perempuan di Inggris. 

“Sunat perempuan merupakan tindak kejahatan yang menghancurkan yang tidak seharusnya dialami oleh gadis atau perempuan mana pun,” demikian Menteri Dalam Negeri Inggris menyatakan.

Di Afrika dan Asia, sunat perempuan paling berdampak di negara-negara yang didominasi oleh Islam, meskipun telah ditentang oleh beberapa pemimpin Muslim.

Dalam sebuah artikel, BBC melaporkan adanya praktek sunat perempuan yang dilakukan di Singapura, di mana tidak ada hukum yang mengatur praktek tersebut.

Ibrahim Sawifi dari Islamic Religious Council of Singapore mengatakan bahwa  lembaga tersebut “tidak memperbolehkan praktek apapun yang akan membahayakan seseorang,” seraya menambahkan bahwa lembaga tersebut selalu “berpegang pada pemikiran bahwa sunat perempuan merupakan suatu hal yang harus dijauhi.”

Meski demikian, seorang Muslim asal Malaysia (45 tahun) yang diwawancarai oleh BBC, yakin bahwa praktek tersebut merupakan bagian dari hukum Islam.

“Saya telah menjalaninya, anak perempuan saya menjalani hal itu, dan saya tentu menginginkan cucu perempuan saya menjalaninya juga,” demikian ujar wanita Malaysia tersebut. “Hal tersebut merupakan sebuah kewajiban bagi kami menurut hukum Islam.”

(Terjemahan Tidak Resmi)

 

Sumber: The Christian Post


Add a Comment
| 9
Alvin
Reply| 29 Dec 2016 08:34:28
@riza
Sya seorang Kristen, tp maaf tdk setuju dgn bahasa kasar yg anda gunakan.
Mari berdiskusi dgn bahsa yg santun agar tercermin dgn baik ajarn yg anda anut.
mbah sawer
Reply| 28 Dec 2016 02:09:51
sadis!
Orbuk
Reply| 24 Dec 2016 20:25:39
Betul-betul menjijikan ajaran ini.!
Orbuk
Reply| 24 Dec 2016 13:30:34
Bertambah lagi alasan mengapa saya tidak mungkin jadi muslim!
Orbuk
Reply| 23 Dec 2016 23:39:48
Menjijikkan.
What?
Reply| 23 Dec 2016 17:31:46
Hukum Islam menetes dari mulut seorang tua bernama Muhammad.

Kakek bangkotan ini sadar bahwa dia lemah. Tetapi impiannya adalah di surga nanti keperkasaannya sebagai lelaki bertambah-tambah menjadi 100 kali lipat, untuk ngesex. Hal ini wajar. Seorang tua bangkotan bermimpi kelak di surga nanti dia akan kembali muda; burungnya yang pilek encer berganti jadi rudal yang meletupkan gas keras. Yang idiot adalah impian ini diimani jutaan uclims.

Sudah terlihat jelas bahwa gambaran surga Islami adalah fantasi seksual Muhammad yang putus asa.

Muhammad sendiri menyampaikan wahyu Awloh (teman imajinernya bersama-sama dengan Jibril), bahwa jika kelak si bangkotan mati, istri-istri mudanya tidak boleh dinikahi oleh pria mana pun. Kasihan Aisyah yang masih berusia 17 tahun. Muhammad sadar bahwa pernikahannya dengan 23 istri itu adalah soal kenikmatan Muhammad doang, bukan soal cinta. Sebagaimana Muhammad menjadi duda paska kematian Kadijah--Muhammad gk berkabung krn dia tidak mencintai si Nenek Kadijah--sebentar kemudian dia menikahi dua perempuan sekaligus. Dia takut jika Aisyah dan rekan akhirnya segera menikah saat Muhammad baru menjadi mayat.

Bahkan untuk menutupi rasa khawatirnya, Muhammad menurunkan wahyu soal mutilasi atau sunat perempuan, supaya istri-istrinya di usia mudanya tidak birahi kepada laki2, di dalam kategori ini Muhammad adalah pejantan tua dan lemah dan tidak sanggup mendapatkan rasa kagum dari istri-istrinya.

Dalam kesempatan ini saya ingin membuktikan diri saya lebih baik ketimbang trio Muhammad-Jibril-Awloh. Saya ingin memberi alternatif terhadap hukum idiot seperti sunat perempuan!

Wahyu karangan saya adalah:

"Lelaki dan perempuan adalah pasangan yang saling melengkapi. Tidak dibenarkan untuk membatasi potensi salah satu pihak, atau menghalang-halanginya dari upaya meraih kebahagiaan dan kebebasan. Tidak dibenarkan menjadikan salah satu pihak menjadi bawahan/ subordinat, dengan suami menjadi subjek dan istrinya menjadi objek dalam hukum rumahtangga."

"Usia pernikahan sekurang-kurangnya 19 tahun. Selisih usia tidak boleh melebihi 2 kali usia pasangan termuda."
riza
Reply| 23 Dec 2016 15:49:30
Islam .....adalah agama penyembah berhala yaitu penyembah 'BATU MEMEK' Hajarul Syahwat....!

Islam adalah agamanya Setan-Iblis......buktinya ada Jin Islam itu artinya Islam adalah agamanya Jin/Setan/Iblis....!

Islam adalah agamanya Awlloh.....buktinya adalah Awlloh melakukan kewajiban Sholat 5 Waktu, Awlloh juga melakukan kewajiban Puasa di bulan Ramadhan, Awlloh melakukan Sodaqoh kepada fakir-miskin....dan juga Awlloh menganjurkan pembunuhan kepada semua non-muslim khususnya Kristiani....!

Ini semua merupakan bukti Islam = agamanya Setan/Iblis/Jin = agamanya Awlloh ....... Artinya : Awlloh dan Setan/Iblis/Jin sama-sama beragama Islam....!!!

Ajarannya kagak jauh dari :
- bencilah dan bunuh non-muslim
- pengagungan kenikmatan selangkangan (buktinya : Muhamad punya istri lebih dari 4) tentunya buat pemuasan nafsu birahi kontolnya Muhamad yg diberi Awlloh (=baca Setan) kekuatan super 70 lelaki terkuat dan terbesar kontolnya dan para pengikutnya...!
- sunat menyunat 'kontol dan memek' yg tidak ada ayatnya dalam Alquran, bahkan tidak ada satupun ayat yg mengatakan bhw 'kulit kontol' Muhamad disunat....dan juga tidak ada ayat yg mengatakan 'kelebihan kulit memek' (labia mayora) istrinya yaitu Siti Chadidjah disunat....!!!

Jadi.....????

Ya, Islam adalah ajaran dan agama Setan/Iblis/Jin Laknatulloh....bahkan Awlloh yg disembah umat Islam bukanlah Tuhan Allah Sejati Sang Pencipta Langit Bumi.....tapi Awlloh itu adalah Sesembahan Berhala berupa 'BATU MEMEK' yg dianggap sbg Pencipta Langit dan Bumi....!!!

Paham.....?!?!?!?!

Bertobatlah dan segera tinggalkan agama Setan Iblis ini.....!!!

Mampuslah kalian semua penyembah BATU MEMEK Hajarul Syahwat.....pergi kalian ke jurang api neraka......kalian biadab.....lebih dari Setan Iblis kelakuan kalian......cuiiihhh.....bangsat dan nistalah kalian.......!!!!
Fetching more Comments...
↑ Back to Top