Blog / Hanya Ada Satu Ayat Dalam Qur’an Yang Mewajibkan Puasa

Perintah puasa terjadi setelah 14 tahun Muhammad jadi 'nabi' dan tidak ada suatu perintah puasa pun yang dimengerti oleh Muhammad. Tentu saja perintah ini ada setelah kenyataan di Madinah mereka menjumpai orang Yahudi dan Nasrani melakukan puasa.

 

Oleh: Saifuddin Ibrahim

(Mantan Muslim, Ustadz dan Pengajar di Pondok Pesantren Al Zaytun Indramayu)

 

QS. 2:183, Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.

Perintah puasa terjadi setelah 14 tahun Muhammad jadi 'nabi' dan tidak ada suatu perintah puasa pun yang dimengerti oleh Muhammad.

Tentu saja perintah ini ada setelah kenyataan di Madinah mereka menjumpai orang Yahudi dan Nasrani melakukan puasa.

Puasa dalam Islam hanya menahan lapar dari subuh sampai sore. Hanya pindah waktu makan malam sampai sarapan pagi. Tidak lebih daripada itu. Hanya ganti waktu saja.

Dalam Islam tidak dikenal puasa Ester. Atau puasa Yesaya. Atau puasa Amos. Muhammad tidak tahu menahu mengenai arti dan makna berpuasa. Meskipun Muhammad menyinggung tentang puasa Daud, adalah sebaik-baiknya berpuasa. Yaitu sehari puasa sehari tidak.

Walaupun puasa Daud adalah puasa terbaik, tapi Muhammad tidak pernah puasa Daud.

 

Puasa Yesaya misalnya,

Yesaya 58:6-7... Bukan! Berpuasa yang Kukehendaki, ialah supaya engkau membuka belenggu-belenggu kelaliman, dan melepaskan tali-tali kuk, supaya engkau memerdekakan orang yang teraniaya dan mematahkan setiap kuk, supaya engkau memecah-mecah rotimu bagi orang yang lapar dan membawa ke rumahmu orang miskin yang tak punya rumah, dan apabila engkau melihat orang telanjang, supaya engkau memberi dia pakaian dan tidak menyembunyikan diri terhadap saudaramu sendiri!

 

Puasa karena teraniaya, atau takut karena ancaman musuh. Bangsa Yahudi telah mengalami penganiayaan yang luar biasa oleh bangsa-bangsa.

Bahkan Muhammad dan pengikutnya telah ikut menganiaya Yahudi dan menghancurkan 5 suku Yahudi di Madinah. Ketika memerangi Bani Nadhir, Muhammad memenggal 900 kepala Yahudi. (baca surat ke 59, Alhasyr)

Itulah sebabnya orang Yahudi sangat benci dengan Arab, karena sakit hati nenek moyang mereka dibantai tanpa ampun oleh nabi zaman itu.

Dalam kitab HAYATU MUHAMMAD, semua ditulis dengan jujur oleh Haikal. Namun Kaum Muslim seolah melupakan sejarah ini.

Tapi memang Yahudi tidak terlalu peduli dengan dendam Arab yang tidak berkesudahan sampai hari ini.

Prinsip Yahudi kembali kepada firman Tuhan, Keluaran 14:14

"TUHAN akan berperang untuk kamu, dan kamu akan diam saja."

 

Yahudi tidak perlu berperang melawan Arab, karena Arab pasti kalah.

 

HaleluYAH

 

 


Add a Comment
| 2
hampirrmualaf
Reply| 08 Jun 2017 13:43:15
kenapa ya Muslim tidak pernah mengkaji dari mana asal-usul puasa Muhammad? Nyemplung aja, asal puasa? Kok Nabi tadinya tak pernah puasa selama 14 tahun jadi nabi (NABI YANPA PUASA SELAMA ITU?). Saat aku mengkaji puasa Muhammad, tahulah saya siapa dia... Untung belum terlambat!!!
Fetching more Comments...
↑ Back to Top