Blog / Penolakan Muslim: "Tak Ada Trinitas!"

 Muhammad hanya mengenal Trinitas lewat dengar-dengaran sehingga Nabi Islam ini melontarkan tuduhan yang salah kaprah, dimana dalam Qurannya Maria dimasukkan sebagai bagian dari oknum Trinitas (Sura al Maidah 5:116 - “Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman: "Hai Isa putera Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia: "Jadikanlah aku dan ibuku dua orang tuhan selain Allah?..."), sementara tak satu orang Kristen pun yang mengajarkan atau meyakini konsep Trinitas seperti itu.

 

Penolakan Muslim

“Hanya ada satu Tuhan! Mengapa orang Kristen percaya kepada Trinitas? Disini ada tiga Tuhan – tetapi Allah hanya satu! (Sura 4:171; 5:75-76).

 

Siapa yang dapat memberi sebuah gambaran dari Tuhan yang kekal? Pikiran manusia tak sanggup mengukur sesuatu yang lebih dalam dari persepsi kita. Karena alasan inilah Tuhan memperkenalkan diriNya dalam bentuk metafora hingga Ia menyatakannya dalam level manusia melalui Yesus Kristus.

Muslim melihat doktrin Trinitas,[1] dan juga Yesus sebagai Anak Allah, sebagai sebuah pelanggaran atas doktrin keesaan Tuhan (Tauhid). Muhammad, sejauh yang dapat disimpulkan dari Quran, tak pernah mengenal tulisan-tulisan Alkitab yang membahas mengenai bagaimana Tuhan yang esa itu menyatakan diriNya sebagai Tuhan trinitas, yang terdiri dari Bapa, Anak dan Roh Kudus. Alkitab tak pernah memberi penjelasan mengenai Tuhan Trinitas, namun hanya menyatakan fakta (Matius 28:19). Meski demikian, Yesaya diberi penglihatan yang membenarkan konsep Trinitas (Yesaya 63:7-10): Yahweh (ayat 7) menjadi Juru Selamat (ayat 8, nama Yeshua adalah nama faktual Yesus tatkala Ia berjalan diatas bumi).

Kemudian dikatakan bagaimana umat Tuhan memberontak terhadap Yeshua dan mendukakan Roh Kudus (ayat 10). Tampaknya Muhammad hanya mengenal Trinitas lewat dengar-dengaran sehingga Nabi Islam ini melontarkan tuduhan yang salah kaprah, dimana dalam Qurannya Maria dimasukkan sebagai bagian dari oknum Trinitas (Sura al Maidah 5:116 “Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman: "Hai Isa putera Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia: "Jadikanlah aku dan ibuku dua orang tuhan selain Allah?..."), sementara tak satu orang Kristen pun yang mengajarkan atau meyakini konsep Trinitas seperti itu. Natur dari subyek ini mengharuskan kita untuk memperlakukannya dengan sikap hormat, oleh karena keterbatasan pemikiran kita. Meyakini natur Tuhan yang trinitas adalah sebuah tindakan iman, sebagaimana halnya kita menerima keesaanNya.

Ketiga “personalitas” Tuhan digambarkan dalam Alkitab sebagai berikut:

Sebagai Tuhan Bapa.[2][2] Nama Tuhan yang paling umum ditemukan dalam Perjanjian Baru (Matius 18:10; Lukas 12:32; Yohanes 11:41; 14:12). Alkitab menggambarkan Tuhan sebagai satu pribadi yang berelasi dengan manusia secara pribadi. Tuhan atas alam semesta adalah Tuhan yang berelasi. Dalam diri Tuhan, Bapa – Anak dan Roh Kudus – berelasi satu sama lain dengan kasih yang sempurna. Karena naturNya, Tuhan mengundang manusia untuk masuk kedalam sebuah relasi dengan diriNya, dan mengenalNya sebagai Bapa.

Sebagai Tuhan Sang Anak. Yesus berbicara mengenai relasiNya dengan Bapa Surgawi dengan kata-kata yang menekankan keunikanNya yang sempurna sebagai Putra Tuhan (Matius 11:27; Yohanes 17:1-5). Yesus datang ke dalam dunia ini dari Bapa, dan Ia telah meninggalkan dunia dan kembali kepada Bapa (Yohanes 16:28). Yesus tidak diciptakan namun telah ada sebelum inkarnasiNya (Mikha 5:2; Yohanes 1:1-2). Adalah penting untuk menekankan teks-teks Alkitab seperti itu saat berdiskusi dengan orang Muslim, karena teks-teks itu dengan jelas menunjukkan relasi internal dan ilahiah antara Bapa dan Anak.

Sebagai Tuhan Roh Kudus. Roh Kudus disingkapkan oleh Yesus (Yohanes 14-16) dan datang dari Bapa dan bersaksi tentang Yesus (Yohanes 15:26), menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman (Yohanes 16:8). Ia akan menyertai orang percaya sampai selama-lamanya sebagai Roh Kebenaran yang tinggal dalam diri mereka (Yohanes 14:16-17). Roh Kudus memimpin para murid kedalam seluruh kebenaran dan akan mengingatkan mereka akan apa yang telah Yesus katakan (Yohanes 14:26).

Di beberapa tempat, Alkitab menyebut ketiga pribadi Tuhan – Bapa, Anak dan Roh Kudus – dalam satu kalimat (Matius 28:19; 2Korintus 13:14; Efesus 2:18). Ayat-ayat ini dapat dikutip saat berdiskusi dengan Muslim, tetapi Yesaya 63:7-10 memiliki penjelasan yang paling lengkap. Contoh-contoh dari natur Tuhan juga memperlihatkan “tiga dalam satu” sebagai sesuatu yang mungkin:

Matahari memanifestasikan dirinya sebagai materi, terang dan panas.

Air dapat muncul dalam tiga keadaan: cair, gas atau padat.

Sebuah koin dapat dilihat dari tiga sisi (atas, bawah dan samping).

Waktu terdiri dari masa lalu, masa kini dan masa yang akan datang.

Seorang manusia terdiri dari tubuh, jiwa dan roh.

Bapak Bangsa, Anak Bangsa dan Semangat Bangsa. Misalnya Presiden Sukarno adalah Bapak Bangsa. Tetapi pada saat yang sama ia juga adalah seorang Anak Bangsa yang dipersatukan di dalam semangat bangsa.

 

Ilustrasi-ilustrasi seperti ini hanya sebagian saja namun tidak mutlak membantu kita untuk bisa mengerti tentang Trinitas secara lebih baik. Namun adalah penting untuk menjelaskan pada Muslim bahwa orang Kristen percaya hanya pada satu Tuhan (Ulangan 6:4), yang menyatakan diriNya dalam tiga pribadi.

Dengarkanlah hai Israel, YAHWEH, Elohim kita, YAHWEH itu Esa (Ulangan 6:4)

 


[1] Doktrin Trinitas adalah hasil dari eksplorasi terus menerus yang dilakukan oleh gereja terhadap data Alkitab, dan juga sebagai hasil perdebatan dan kesepakatan-kesepakatan, yang kemudian diformulasikan dalam Sidang gereja pertama di Nicea pada tahun 325 AD, dengan cara yang mereka yakini konsisten dengan kesaksian Alkitab. Selanjutnya formula ini semakin disempurnakan dalam konsili-konsili berikut dan juga dalam tulisan-tulisan. Pondasi Alkitab yang diakui paling luas  untuk formulasi doktrin ini terdapat di Injil Yohanes.

[2] Gelar ini tidak muncul dalam Islam, dan karena itu ditolak.

 


Add a Comment
| 52
Anton
Reply| 08 Dec 2017 17:04:02
@wantoknows
Klo anda mempertanyakan trinitas seperti yg saya jelaskan kepada si muslim, berarti menurut anda Trinitas adalah Pribadi2 yg berbeda?
Klo menurut anda Trinitas adalah Pribadi2 yg berbeda, berarti anda tidak percaya bahwa Yesus adalah Tuhan yg menjadi manusia?
Untuk menjawab pertanyaan2 anda dengan jelas, anda jawab dahulu dugaan2 saya terhadap anda.
Anton
Reply| 08 Dec 2017 14:53:18
@JANGAN2 GITULAH
Kamu ini asal nyerocos. Yg mabuk maupun sesat itu kamu. Kamulah yg tak bisa berpikir jernih. Bukan kamu yg ajari aku, tapi aku yg ajari kamu.

Jawaban atas pertanyaan2 kamu:
1. Kamu jangan asal merubah komentar orang, yg saya bilang adalah Bapa, Anak dan Roh Kudus adalah Pribadi2 yg sama, bukan seperti yg kamu tulis di poin 1 kamu itu.
Yg benar adalah Bapa, Anak dan Roh Kudus adalah Pribadi2 yg sama, bukan ketiganya sama dan identik, kamu jangan hilangkan kata Pribadi, paham.
Bapa, Anak dan Roh Kudus adalah Pribadi2 yg sama yaitu Pribadi YHVH, bukan Bapa, Anak dan Roh Kudus = YHVH, kamu jangan hilangkan kata Pribadi, paham.

2. Saya bilang Yesus dan murid2Nya tidak pernah mengatakan ada beda antara Bapa, Anak dan Roh Kudus, kok kamu minta ditunjuki ayatnya? Gimana kamu ini. Klo saya bilang Yesus dan murid2Nya pernah mengatakan hal tsb, baru kamu minta ditunjuki ayatnya, otak kamu itu dipake buat mikir, jangan ditinggal, jadi yg ngarang itu kamu.
Saya tidak pernah bilang ayat di yohanes 10:30 yg berbunyi: Aku dan Bapa adalah satu.", sama dengan Bapa dan Aku sama, itukan kata kamu sendiri. Justru ayat yohanes 10:30 tsb bermakna Yesus dan Bapa adalah Pribadi2 yg sama.
JANGAN2 GITU AH
Reply| 07 Dec 2017 23:26:32
@JANGAN GITU AH,
Eh, anda kok muncul lg ssdh lari bertapa? Sy sengaja mirip2kan nama agar kau muncul. Dan akhirnya kau datang, golongan Yahweist Pemulihan Firman dan sebangsanya. Tapi sayang kau kembali kok tanpa modal yg memadai?! Modalnya cuma Yhaweh 1 hakekat-1 Pribadi, 3 manifestasi??? TANPA 1 PUN AYATNYA!

Kau bajak 1 potong ayat lalu me-mutlakkannya keseluruhan?
itulah yang dilakukan setan di Mat.4:6: "ADA TERTULIS..."
sehingga kau tulis sepotong ini. lalu menguniversalkan tafsiranmu:
"Selidikilah Aku, uji lah Aku dan marilah kita berperkara!"???
Hahaha,
UJI TUHAN ITU MENURUT PESAN2 ALKITAB, BUNG! BUKAN MENURUT PENGERTIANMU YG SEBATOK KEPALA, atau tambah2 tafsiranmu.

Justru Hakekat Tuhan itu memang bisa dipelajari, tapi TERBATAS pada apa yg dinyatakanNya, bukan ciptakan ayat-tambahan dari otak-untamu. Faham!.
Maka Bunda Siti bertanya yg tak bisa kau jawab: MANA AYATNYA YANG BAPA, ANAK, DAN ROHKUDUS itu pernah berkata "Aku Yahweh",
Atau "BAPA adalah SATU & SAMA dg AKU"? Satu pribadi? Mana?
Yang dikatakan Yesus CUMA TERBATAS: Aku dan Bapaku adalah satu (Jn.10:30). Dan kau berani banget tambahkan atau campur adukkan SATU dg SAMA? Nggak level! Sami mawon dg Anton. Maka tolong jawab pertanyaan2ku sebelumnya yg koncomu Anton tak paham menjawabnya sedikitpun! Oke?
JANGAN GITU AH
Reply| 07 Dec 2017 01:34:13
@JANGAN2 GITULAH

ckckck... gak kreatif banget bikin id name
JANGAN GITU AH
Reply| 07 Dec 2017 01:31:24
@WHY??
menulis:
IF YOU COULD UNDERSTAND GOD. YOU WOULD BE GOD!"

Saya kira pikiran seperti ini seringkali dicekokin ke dalam pikiran orang sebagai tanda putus asa karena diri sendiri enggan atau tidak mau mengenal lebih dekat kepada Tuhan, kemudian diekspreksikan sebagai suatu kebenaran sejati.

Di dalam Alkitab, Tuhan pernah berkata: " Bangsa-Ku binasa karena tidak berpengetahuan." Tidak mau mengenal lebih dekat Tuhan, pikiran pikiran dan kehendak-Nya. Mereka lebih tertark "mendekatkan diri kepada berhala dan jin jin sesembahan bangsa asing.

Tuhan juga berkata: "Selidikilah Aku, uji lah Aku dan marilah kita berperkara!"
Bahwa ternyata Memahami Tuhan adalah bagian dari kehendak-Nya. Apakah anda bermaksud menyangkali itu? Kalau ya, silakanlah, saya tidak menghalangi anda.

Tapi bagi saya semboyan anda diatas salah total karena saya tidak pernah dan tidak akan pernah bermimpi jadi Tuhan apabila saya dapat memahami siapa Dia yg sejati itu. Sebaliknya saya semakin takjub atas konsistensi Tuhan, tidak pernah berubah, dahulu, sekarang dan sampai selamanya adalah Tetap Dia, sebagaimana pernyataan Tuhan sendiri. Allah yang Esa, satu hakekat, satu pribadi namun tidak dibatasi dalam PENYATAAN.
JANGAN GITU AH
Reply| 07 Dec 2017 01:06:15
@WHY??

di blog bukti dan saksi ini sudah kerap saya jelaskan kepada para muslim soal trinitas yang selalu disalah pahami dan bahkan juga kebanyakan orang Kristen. Dari sisi pemahaman keliru muslim saya meluruskan apa yang salah dan ngawur dalam pemahaman mereka.

Dariperspektif kristen pun saya mencoba melihat secara jelas ke dalam konsep trinitas yang dimaksud oleh penggagas pertamanya, yaitu Tertulianus. Bahwa ternyata berdasarkan tulisan bapa gereja ini, beliau tidak pernah bermaksud mengatakan "tiga pribadi dalam satu hakekat". itu yg harus dicatat. Sesungguhnya Tertulianus menyimpulkan "satu hakekat dalm 3 penyataan" Yang kemudian oleh pemikir atau pengajar lain disalah artikan menjadi 3 pribadi Allah. Itu yg terjadi hingga sekarang.

Saya ini bukan Jahweist, atau golongan mana pun.
JANGAN GITU AH
Reply| 07 Dec 2017 00:44:24
@WHY??
anda tim si siti kah?

sudah baca komentar manusia itu pada saya? bagaimana dia langsung maki maki dan mendungu dungu kan?

silakan periksa dan baca komentar dia sebelum mengomentari saya
wantoknows
Reply| 06 Dec 2017 07:40:54
anton,
jika pengertian anda tentang trinitas seperti itu, maukah anda menjelaskan peristiwa waktu Yesus di baptis disungai yordan, Roh Kudus menampakan diri seperti "burung merpati" dan Bapa berbicara (dengan menguntur?) dilangit (Luk 3:22). bagaimana "menyamakan" ketigaNya?
juga ketika Yesus mengatakan, menentang Yesus diampuni tapi menentang Roh Kudus tidak diampuni (MAT 12:32). bagaimana "menyamakan" keduaNya?
JANGAN2 GITULAH
Reply| 05 Dec 2017 23:46:23
@Anton
KAMU MABUK NARKOBA, TAK BISA PIKIR JERNIH LAGI. KAU PERLU ADVIS BERAT DARI GEMBALAMU. BILA GEMBALAMU JUGA TERANGKAN BEGITU, ITU GEMBALA PALSU. FAHAM!? JAUHILAH DIA!

Baik, kita mulai dari dasar supaya kau ngerti klarifikasi dasarnya dulu.
PERTANYAAN SAYA:
1. Apa yg kau maksudkan bhw Bapa, Anak, RK itu sama dan SATU PRIBADI?
Apakah ketiganya sama dan identik? B=A=RK= YHWH?
Ssdh kau jawab ini, aku akan ajar kamu lebih lanjut, agar tak sesat!

2. Kau katakan:
YESUS DAN MURID2NYA TIDAK PERNAH MENGATAKAN ADA BEDA ANTARA BAPA DAN ANAK DAN ROH KUDUS, paham."

Aku bertanya: Mana ayatnya? Kau ngarang2 sembarangan, ya.
HAHAHA! Kini Aku tahu bhw kau campur adukkan SATU itu dg SAMA.
"Bapa dan Aku itu satu" (Yoh 10:30 dll) itu tidak sama dg "BAPA DAN AKU SAMA" pAHAM!
Dalam kesatuan Ilahi Trinitas terdapat kejamakan ECHAD (misalnya "Elohim" itu bentuk tunggal yg plural. Maka Elohim sering berkata "Marilah KITA...". TINJAU LAGI SELURUH KESESATANMU, BUNG ANTON. JANGAN MABUK SABU1 hihihi...
Anton
Reply| 03 Dec 2017 22:46:55
@JANGAN2 GITULAH
Ralat untuk jawaban no 7, tertulis:
7. Tentang kematian Yesus di matius 27:46, jika Pribadi YHVH tidak meninggalkan Yesus, maka Yesus tidak bisa mati, oleh karena itu Pribadi YHVH harus meninggalkan Yesus agar Yesus bisa mati untuk menebus manusia.

Seharusnya:
7. Tentang kematian Yesus di matius 27:46, jika Pribadi YHVH tidak meninggalkan Yesus, maka Yesus tidak bisa mati, oleh karena itu Pribadi YHVH harus meninggalkan Yesus agar Yesus bisa mati untuk menebus dosa manusia.
Anton
Reply| 03 Dec 2017 15:41:19
@JANGAN2 GITULAH
Sambungan.

12. Saya sudah jelaskan, kamu masih enggak paham2. Saya sudah bilang Bapa itu sebutan untuk YHVH, bukan Bapa dalam arti hubungan bapa dan anak layaknya manusia. Jadi salah besar klo kamu bilang Anak dan Roh Kudus punya Bapa. Tentu saja Bapa tidak mungkin punya BAPA, karena tidak mungkin Tuhan punya Tuhan. Mikir!
13. Tuhan alkitab adalah Trinitas, bukan Tri-Unitas seperti yg kamu bilang.
Dalam komentar2 saya ke kamu,SAYA TIDAK PERNAH BILANG UNITAS, TAPI TRINITAS, jadi yg sesat itu kamu.

PAHAM SAYA DALAM KRISTEN ADALAH TRINITAS, DAN SAYA SUDAH MEMBERIKAN AYAT2NYA MENGENAI TRINITAS, PAHAM SAYA ITULAH YG DIPAHAMI OLEH ORANG2 KRISTEN DARI DAHULU DAN SAMPAI KAPANPUN.
Anton
Reply| 03 Dec 2017 12:53:15
@JANGAN2 GITULAH
Sambungan.

5. Keluar dari Bapa di yohanes 8:42,15:26 adalah bahwa Yesus dan Roh Kudus berasal dari Bapa, ini menandakan bahwa Bapa, Yesus dan Roh Kudus adalah Pribadi2 yg sama.
6. Klo menurut kamu Penolong yg lain di yohanes 14:16 adalah beda Pribadi, itu kan pemahaman kamu yg keliru. Penolong yg lain di yohanes 14:16 adalah Roh Kebenaran yaitu Roh Kudus. Roh Kudus telah ada sejak semula, baca di kejadian 1:2, yesaya 63:10.
7. Tentang kematian Yesus di matius 27:46, jika Pribadi YHVH tidak meninggalkan Yesus, maka Yesus tidak bisa mati, oleh karena itu Pribadi YHVH harus meninggalkan Yesus agar Yesus bisa mati untuk menebus manusia.
8. Makna Yesus duduk disebelah kanan Bapa di matius 26:64 adalah bahwa segala kekuasaan telah diberikan kepada Yesus. Sedangkan dalam mazmur 110:1 itu bukan Yesus.
9. Anak ada di pangkuan Bapa yg ada di yohanes1:18, tentu saja tidak bisa dibalik karena Yesus adalah YHVH yg menjadi manusia. Perlu kamu ketahui Anak Tunggal Allah, yg ada dipangkuan Bapa yg ada di yohanes 1:18 itu adalah kalimat kiasan.
10. Ayat di kisah para rasul 10:38 itu Bapa mengurapi Yesus dengan Roh Kudus, bukan Bapa dan Roh Kudus mengurapi Anak, gimana kamu ini. Tidak ada yg aneh dengan ayat itu.
11. Tentang Yesus berdoa kepada Bapa di yohanes 17:1, Bapa dan Roh Kudus adalah Pribadi2 yg sama, jadi berdoa kepada Bapa berarti telah berdoa kepada Roh Kudus.

Bersambung
Anton
Reply| 03 Dec 2017 00:53:06
@JANGAN2 GITULAH
Kamu ini bisanya asal nyerocos. Yg tidak tahu apa2 itu kamu.
3 beda Pribadi itu kan pemahaman kamu yg keliru. Saya sudah memberikan ayat2 alkitab bahwa Bapa, Anak dan Roh Kudus adalah Pribadi2 yg sama, makanya kamu baca ayat2 itu.
Justru ketiga Pribadi itu adalah Pribadi2 yg sama, makanya tidak ada istilah saling menggantikan, paham.

Jawaban atas pertanyaan2 kamu:
1. Saya sudah bilang bahwa Yesus sudah mengatakan untuk membaptis orang dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, jadi ngapain kamu ribet dibolak-balik.
YESUS DAN MURID2NYA TIDAK PERNAH MENGATAKAN ADA BEDA ANTARA BAPA DAN ANAK DAN ROH KUDUS, paham.
2. Disebut Anak, karena karena YHVH kemudian kedunia untuk menyelamatkan umat manusia dalam rupa Yesus. Lalu bagaimana kamu bisa bilang nama panggilan tertentu dipergantikan? Mikir.
3. Bapa mengutus Anak maksudnya bahwa Anak adalah penggenapan nubuat dimana YHVH kedunia dalam rupa Yesus untuk menyelamatkan umat manusia, sedangkan Bapa mengutus Roh Kudus artinya Dia memberi Penolong bagi orang2 yg percaya kepadaNya dalam wujud Roh Kudus.
4. Justru di kitab Filipi tsb dijelaskan kenapa Bapa meninggikan Anak, makanya baca dari Filipi 2:6-11, salah satunya karena walaupun Yesus itu Allah tetapi tidak menganggap kesetaraan dengan Allah sebagai milik yg harus dipertahankan.
Tentang kebangkitan Yesus, Yesus telah dinubuatkan akan bangkit, baca lukas 18:31-33.

Bersambung
JANGAN2 GITULAH
Reply| 01 Dec 2017 22:40:54
@Anton,
ANDA TAK TAHU APA2 YG ANDA TULISI.
INI BACA DAN RENUNGKAN DALAM2:

TUHAN ALKITAB BUKAN 1 PRIBADI, BUNG!
TAPI 3 BEDA PRIBADI DLM 1 HAKEKAT (ILAHI) YANG SAMA.
INI Dibuktikan dari hal2 dimana tiap ketiga-PribadiNya
tidak bisa saling dipergantikan tempatNya! BUKA MATAMU, YA:

• 1. Urutan nama Bapa-Anak-RK dalam pembaptisan adalah permanen (INI TAK BISA DIBALIK, JADI ADA BEDA YG 1 THD LAINNYA)
• 2. Nama panggilan tertentu dipergantikan (?)
[mis. Anak juga bisa dipanggil ‘Bapa. (Yes 9:5), tapi tak boleh sebaliknya.
• 3. Bapa mengutus Anak mengutus RK (not sebaliknya ). Yoh.8:18, 15:26
• 4. Bapa meninggikan Anak (Fil.2:9-11) & Bangkitkan Yesus (Gal 1:1). Not sebaliknya.
• 5. Anak & RohK keluar dari Bapa (not sebaliknya). Yoh.8:42, 15:26
• 6. Anak minta kpd Bapa, lalu datang “Penolong yang lain” (Yoh 14:16). JELAS Beda pribadi!
• 7. Anak pernah mati, ditinggalkan Bapa-Nya (Mat.27:46,50). KALAU 1 PRIBADI, Mustahil Pribadi Yahweh meninggalkan Pribadi Yahweh
• 8. Anak duduk disebelah kanan Bapa (not sebaliknya). Mat.26:64; Mzm 110:1
• 9. Anak ada dipangkuan Bapa (not sebaliknya). Yoh 1:18
• 10. Bapa & RK mengurapi Anak (not sebaliknya). Kis.10:38
• 11. Anak doa kpd Bapa, tidak kpd RK (& not sebaliknya). Yoh.17:1
• 12. Anak & RK punya Bapa; adakah Bapa punya BAPA (?) TAK BISA PUNYA, KAN? KINI PAHAM NGGAK!
• 13. Dll…dll… itulah Tri-Unitas dari Tuhan Alkitab. Bukan UNITAS yang sesat spt yg anda dongengkan secara menghujat YAHWEH!
PAHAM ANDA ITU SDH DITINGGALKAN ORANG KRISTEN SEJAK ABAD KE-3. KOK KAU COBA HIDUPKAN LAGI TANPA PASAL???
NAMANYA PAHAM MODALISME ATAU SABELIANISME. COBA DI GOOGLE.
Anton
Reply| 01 Dec 2017 22:31:54
@JANGAN2 GITULAH
Saya perjelas jawaban saya atas pertanyaan no 3 kamu karena mungkin kamu enggak paham:
3. Yesus mengatakan tidak seorangpun yg datang kepada Bapa kalau tidak melalui Dia,Yesus juga mengatakan untuk berdoa dalam namaNya, jadi saya berdoa dalam nama Yesus, makanya baca di yohanes 14:6, yohanes 14:13-14.

Semua pertanyaan2 tentang kristen dan alkitab ada jawabannya dan jawaban2nnya masuk akal, sedangkan banyak pertanyaan tentang islam dan alquran, orang2 islam tidak bisa menjawabnya.
Anton
Reply| 01 Dec 2017 00:30:41
@JANGAN2 GITULAH
Kamu ini asal nyerocos enggak karu-karuan. Saya tidak ngawur, yg ngawur itu kamu.
Dari ayat2 yg ada di alkitab bisa diketahui bahwa Bapa, Anak dan Roh Kudus adalah Pribadi2 yg sama, coba kamu baca di yesaya 9:5, yesaya 63:7-10, yohanes 5:43, yohanes 8:24, yohanes 10:30.

Jawaban2 atas pertanyaan2 kamu:
1. Kata Tuhan di PL adalah terjemahan dari Adonay, bahasa Ibrani untuk kata Tuhan. Sedangkan kata Tuhan di PB adalah terjemahan dari Kurios, bahasa Yunani untuk kata Tuhan.
Kata TUHAN adalah terjemahan untuk nama YHVH.
Elohim adalah bahasa Ibrani untuk kata Allah.
Bapa, Anak, Roh Kudus dan YHVH sudah saya jelaskan.
2. Kamu ini keliru. Bukan repot2 dibedakan dalam alkitab, tapi alkitab menjelaskan bahwa Bapa, Yesus dan Roh Kudus adalah Pribadi2 yg sama.
3. Baca yohanes 14:6.
4. Yesus sudah mengatakan untuk membaptis dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, ngapain kamu ribet dibolak-balik.
5. Klo kamu bilang YHVH di PL banyak membunuh musuh2Nya, itu adalah untuk melindungi orang2 yg percaya kepadaNya dari kekejaman bangsa2 lain, pahami itu.
PribadiNya tidak pecah, PribadiNya utuh sempurna, kamu saja yg tidak paham.
6. Sudah saya jawab.

Semua pertanyaan kamu sudah saya jawab.
JANGAN2 GITULAH
Reply| 29 Nov 2017 20:45:01
@Anton, anda lb ngawur ketimbang JGA yg sdh ngacir.
Anda berani mewakili YHWH dg berkata:

"Yesus adalah YHVH yg menjadi manusia.
Bapa adalah sebutan untuk YHVH. Bapa, Yesus dan Roh Kudus adalah Pribadi2 yg sama, yaitu Pribadi Tuhan Yang Mahakuasa."

APA ADA AYATNYA, dimana BAPA, ANAK, RK, berkata :" Akulah YHWH"?
1.Dapatkah anda jelaskan siapa2/apa fungsi mereka yang berbeda shg kau berani katakan mereka dg nama2 beda tapi kok semua 1 pribadi? Dan mana2 ayatnya?:
Tuhan, TUHAN
Elohim
Bapa
Anak
RohKudus
YHWH
2. Kalau 1 pribadi, kenapa repot2 dibedakan dlm Alkitab?
3. Apa kau berdoa atas nama Roh Kudus (yg juga YHWH?)?
4. Baptiskan orang dg urutan "Dalam nama Rohkudus, Anak, dan Bapa?
5. Kok sama2 YHWH, tapi di PL BAPA YHWH membunuh banyak musuh2Nya? sedangkan ANAK YHWH tak membunuh orang 1 pun?
Kok pribadiNya pecah, padahal kau percaya YHWH tak berubah, dulu sekarang dan selamanya?
6. YG SIMPLE AJA: Apa YHWH itu Bapanya Yesus (yg juga YHWH)? Banyak lagi yg kau tak bisa jawab. Siapa kamu shg BERANI memastikan YHWH mu begini dan begitu diluar ayat2Nya? AWAS! Sadarkah bhw Kau sdh menghujat nama YHWH lb dari orang Yahudi yang tak berani sebut nama YAHWEH!
Anton
Reply| 29 Nov 2017 17:58:31
@JANGAN2 GITULAH
Aku sudah bilang ke kamu bahwa Yesus adalah Tuhan yg menjadi manusia, jadi Yesus adalah YHVH yg menjadi manusia.
Bapa adalah sebutan untuk YHVH. Bapa, Yesus dan Roh Kudus adalah Pribadi2 yg sama, yaitu Pribadi Tuhan Yang Mahakuasa.
Alquran saja mengakui kebenaran Trinitas, buktinya banyak kata tuhan kamu di alquran yg menggunakan kata Kami.
Mimie
Reply| 28 Nov 2017 19:31:16
@Anton menulis.
@JANGAN2 GITULAH
Yesus adalah Tuhan yg menjadi manusia.

Aku anggap betullah...sebab Tuhan itu maha kuasa, mau jadi apa saja....
itulah Tuhan Sejati.
Lain dengan awloh....hanya seonggok batu item kaku yang dipajang didepan kotak hitam juga.
Pertanyaan aku belum kamu jawab....apakah manusia bisa mati....ayo.
JANGAN2 GITULAH
Reply| 28 Nov 2017 15:39:10
@Anton,
Jadi Dimana YAHWEH nya? di Bapa? Di Yesus? di ROh Kudus?
Itu JGA sudah ngacir. Kau lagi mau muncul?
Fetching more Comments...
↑ Back to Top