Blog / Apakah Sumpah Mubahala Yang Diucapkan Muhammad di Hadapan Delegasi Kristen Najran Menjadi Penyebab Punahnya Garis Keturunan Muhammad?

Peristiwa Mubahala adalah sebuah pertemuan antara Nabi Islam Muhammad dengan sebuah delegasi Kristen dari Najran (lokasi saat ini adalah di Yaman), pada bulan Dhu'l-Hijja, 10 Hijrah, atau pada bulan Maret tahun 632 Masehi. Dalam peristiwa ini, Muhammad mengucapkan sebuah kutukan kepada pihak mana diantara Muhammad dan delegasi Najran ini yang akan binasa, jika terbukti mengajarkan ajaran palsu mengenai Yesus Kristus (orang Muslim menyebutnya Isa Almasih).

Tujuan utama Muhammad mengadakan pertemuan ini adalah untuk mengundang orang Kristen Najran masuk Islam serta mengakui kenabian Muhammad. Disepanjang diskusi religius mengenai kemiripan dan perbedaan kedua agama, topik mengenai Yesus (Isa) muncul.[a][1]  Orang-orang Kristen Najran ini menolak untuk menerima ajaran Muhammad mengenai Kristus dan menolak untuk menyangkali keyakinan mereka. Karena itu Muhammad menyerukan sebuah Mubahala (Doa kutukan) berkenaan atas penolakan mereka itu, dan memasukkan anak-anak dan isteri-isterinya dalam doa kutukan tersebut. [b][2] Dalam doa kutukannya itu (mubahala), Muhammad mengatakan bahwa Allah akan menghancurkan pihak yang mengajarkan ajaran yang salah, termasuk menghancurkan seluruh anggota keluarga mereka. [21][22]

“Jika ada orang yang bersengketa denganmu mengenai hal ini (yaitu mengenai Yesus) setelah mendapatkan pengetahuan yang telah datang kepadamu, katakanlah: Marilah kita memanggil anak-anak laki-laki kami dan anak-anak laki-laki kamu, para wanita kepunyaanmu dan para wanita kepunyaanmu, diri kami dan diri kamu, kemudian marilah kita mengucapkan sumpah dan menaruh sumpah itu pada Tuhan mengenai barangsiapa yang berdusta.” [b][21][23]

Sejarawan Sunni, kecuali Tabari yang tidak menyebutkan siapa saja yang berpartisipasi dalam Mubahala itu, menyebut Muhammad, Fatimah, Al-Hasan dan Al-Hussein sebagai orang-orang yang turut berpartisipasi, dan beberapa orang sejarawan setuju dengan tradisi Syiah bahwa Ali juga ada diantara mereka. Secara menyeluruh, dalam ayat Mubahala verse of Mubahalah, dalam perspektif kaum Syiah, kalimat “anak-anak laki-laki kami” merujuk pada Al-Hasan dan Al-Husein, sementara kalimat “perempuan kami” merujuk pada Fatimah dan “diri kami” merujuk pada Ali. [21][23]

Muhammad wafat tanggal 8 Juni 632 atau sekitar 3 bulan setelah sumpah Mubahala yang ia ucapkan. Ia mati diracun seorang perempuan Yahudi setelah seluruh anggota keluarganya dibantai oleh Muhammad di Khaibar.

Pada tanggal 19 Ramadan 40 Hijriyah, atau 27 Januari 661 Masehi, saat sholat di Masjid Agung Kufah, Ali bin Abi Thalib (sepupu dan menantu Muhammad), diserang oleh seorang Khawarij bernama Abdurrahman bin Muljam. Dia terluka oleh pedang yang diracuni oleh Abdurrahman bin Muljam saat ia sedang bersujud ketika sholat subuh.[3] Ali memerintahkan anak-anaknya untuk tidak menyerang orang Khawarij tersebut, Ali malah berkata bahwa jika dia selamat, Abdurrahman bin Muljam akan diampuni sedangkan jika dia meninggal, Abdurrahman bin Muljam hanya diberi satu pukulan yang sama (terlepas apakah dia akan meninggal karena pukulan itu atau tidak).[4] Ali meninggal dua hari kemudian pada tanggal 29 Januari 661 (21 Ramadan 40 Hijriyah).[5][3]

Husain bin ‘Alī bin Abī Thālib (Bahasa Arab: حسينبنعليبنأﺑﻲطالب) (3 Sya‘bān 4 H - 10 Muharram 61 H; 8 Januari 626 - 10 Oktober 680 AD) adalah cucu dari Nabi Muhammad yang merupakan putra dari Fatimah az-Zahra dan Ali bin Abi Thalib. Husain merupakan Imam ketiga bagi kebanyakan Mazhab Ahlul Bait (Syi'ah), dan Imam kedua bagi yang lain. Ia dihormati oleh Sunni karena ia merupakan Ahlul Bait. Ia juga sangat dihormati kaum Sufi karena menjadi Waliy Mursyid yang ke 2 setelah ayah dia terutama bagi tarekat Qadiriyyah di seluruh dunia dan tarekat Alawiyyah di Hadramaut.

Ia terbunuh sebagai syahid pada Pertempuran Karbala tahun 680 Masehi. Perayaan kesyahidannya disebut sebagai Hari Asyura (10 Muharram).

Mungkinkah kematian Muhammad, kematian anak, menantu serta cucu-cucunya yang menyebabkan keturunan Muhammad menjadi punah adalah sebagai akibat sumpah Mubahala yang ia lakukan di hadapan para delegasi Kristen Najran? Apakah kepunahan garis silsilah Muhammad disebabkan pengajarannya yang salah mengenai Yesus Kristus, yang mana ajaran yang menyesatkan itu sampai hari ini masih dipegang oleh 1,3 milyar Muslim?

Hanya Tuhan yang tahu...

 

 

 

 


Add a Comment
| 12
Si momad69Aisha
Reply| 18 Aug 2017 22:44:25
Edisi Revisi

Mutlak Harus Tuntas!

Ha ha ha very funny.., "Muslimin Menjaga Kesucian"
(Suci menurut definisi dunia pada umumnya artinya bersih murni, yaitu bebas dari dosa, noda dan kesalahan.)

Ya.. itu bisa menjadi benar, bilamana kaum muslmin menggunakan BANTUAN KITAB SUCI AGAMA LAIN (tetapi tentu ini nonsense) SEBAGAI DASAR IMAN MUSLIM untuk ganti al-quran sepenuhnya!

Misalnya Muslim Menggunakan Dasar Iman pada:
1. Tripitaka, Kitab suci Agama Buddha

2. Catur Weda, Kitab suci Agama Hindu

3. Kitab suci Agama Kong Hu Cu

4. Atau menggunakan AJARAN MORALITAS LAINNYA YANG DIBUAT MANUSIA secara umum!

(Saya sengaja tidak memasukan Alkitab dalam daftar di atas, sebab hal ini SANGAT TIDAK PANTAS!)

TETAPI di dalam dunia ini, kita tidak mungkin menyangkali eksistensi MUSLIM ITU REAL!

Ada satu pertanyaan yang sangat menggelitik hati saya:
kalau kita disuruh memilih muslim itu munafik atau tidak munafik, kita akan memilih yang mana?

Terus terang ini adalah sebuah dilema, bagaikan buah simalakama:
1. Bila kita memilih yang pertama, yaitu munafik, maka kemunafikan muslim ini akibatnya berbuntut panjang yaitu sangat merusak masa depan bangsa dan negara, dan bahkan dunia.

2. Bila kita memilih yang kedua, yaitu muslim tidak munafik, maka lingkungan hidup kita menjadi sangat berbahaya!
a. ketika muslim dijalanan menjumpai gadis kecil (9 tahunan) langsung disodok
b. ketika muslim menjumpai istri anaknya, juga langsung disodoknya
c. ketika muslim menjumpai budak/pembantunya, pasti disodok juga
d. ketika muslim menjumpai perempuan-perempuan dimana saja, so pasti langsung disodok-sodok
e. ketika muslim menjumpai harta atau kenderaan anda, langsung dijarahnya
dstnya...
layaknya "Makhluk Setan" selaras Role Model Rosulullah.
Si momad69Aisha
Reply| 18 Aug 2017 14:01:30
Mutlak Harus Tuntas!

Ha ha ha very funny.., Muslimin Menjaga Kesucian...?
(Suci menurut definisi dunia pada umumnya artinya bersih murni, yaitu bebas dari dosa, noda dan kesalahan.)

Ya.. itu bisa menjadi benar, bilamana kaum muslmin menggunakan BANTUAN KITAB SUCI AGAMA LAIN (tetapi tentu ini nonsense) sebagai dasar iman mereka!
Misalnya:
1. Kitab suci Agama Buddha
Tripitaka, yang terdiri dari:
a. Vinaya Pitaka
b. Sutta Pitaka, dan
c. Abhidhamma Pitaka

2. Kitab suci Agama Hindu
Catur Weda, terdiri dari:
a. Rgweda
b. Yajurweda
c. Samaweda
d. Atharvaweda

3. Kitab suci Agama Kong Hu Cu
a. Empat Kitab: Kitab Ajaran Besar, Kitab Tengah Sempurna, Kitab Sabda Suci, dan Kitab Meng Zi
b. Lima Sutra: Kitab Sanjak, Kitab Hikayat, Kitab Perubahan, Kitab Kesusilaan, dan Kitab Chun Qiu
c. Kitab Bakti

4. Atau menggunakan AJARAN MORALITAS LAINNYA YANG DIBUAT MANUSIA secara umum!

(Saya sengaja tidak memasukan Alkitab dalam daftar di atas, sebab hal ini SANGAT TIDAK PANTAS!)

TETAPI di dalam dunia ini, kita tidak mungkin menyangkali MUSLIM ITU REAL!

Ada satu pertanyaan yang sangat menggelitik hati saya:
kalau kita disuruh memilih muslim itu munafik atau tidak munafik, kita akan memilih yang mana?

Terus terang ini adalah sebuah dilema, bagaikan buah simalakama:
1. Bila kita memilih yang pertama, yaitu munafik, maka kemunafikan muslim ini akibatnya berbuntut panjang yaitu sangat merusak masa depan bangsa dan negara, dan bahkan dunia.

2. Bila kita memilih yang kedua, yaitu muslim tidak munafik, maka lingkungan hidup kita menjadi sangat berbahaya!
a. ketika muslim dijalanan menjumpai gadis kecil (9 tahunan) langsung disodok
b. ketika muslim menjumpai istri anaknya, juga langsung disodoknya
c. ketika muslim menjumpai budak/pembantunya, pasti disodok juga
d. ketika muslim menjumpai perempuan-perempuan dimana saja, so pasti langsung disodok-sodok
e. ketika muslim menjumpai harta atau kenderaan anda, langsung dijarahnya
dstnya...
Si momad69Aisha
Reply| 17 Aug 2017 17:04:35
"KESOPANSANTUNAN MUSLIM Persis Sama KEMUNAFIKAN"

Bila tidak percaya, silahkan amati fakta dalam realitas dan bandingan dengan definisi di bawah ini:

Kemunafikan adalah kemampuan penampilan palsu dari kebajikan; sejatinya: (1) menyembunyikan moralitas yang terbengkalai (melawan moral), (2) mengecam/menfitnah orang lain dan (3) sok seolah memiliki standar moralitas atau keyakinan yang lebih mulia/tinggi, tetapi secara pribadi melakukan kejahatan itu baik dan realitas memenangkan ketenaran saat mengisi kerusakan.
Si momad69Aisha
Reply| 14 Aug 2017 14:38:15
"KESOPANSANTUNAN MUSLIM Persis Sama KEMUNAFIKKAN"

Kalian kaum muslimin, jangan sampai kehilangan buah zakar kalian!
Jangan sampai kalian "MEMPERMALUKAN DIRI KALIAN" dengan tidak berani menghadapi tantangan saya di bawah ini!
Silahkan Saja Saat ini, Kalian Tunjukkan Disini Batang Hidung Kalian yang Sudah Remuk itu, yang sudah sangat lama kalian sembunyikan!

Baiklah saat ini, saya mau tantang kalian:
TOLONG KALIAN TUNJUKKAN DISINI (bukan klaim kosong) satu saja "KEBUDAYAAN" suatu bangsa yang non-muslim tentunya atau satu suku bangsa yang kecil dan terbelakang sekalipun, yang membenarkan "MERASA PERLU MEMASUKI RUMAH ORANG LAIN YANG KOSONG"!

Surah an nur 24:29
Terjemahan:
Tidaklah menjadi salah kamu memasuki (dengan tidak meminta izin) mana-mana rumah yang tidak didiami orang, yang ada keperluan kamu padanya; dan (ingatlah) Allah mengetahui akan apa yang kamu zahirkan dan apa yang kamu sembunyikan.

Pertanyaan-pertanyaan yang membutuhkan jawaban muslimin SADAR/WARAS!
1. Apakah menurut kalian, perintah memasuki rumah orang lain tanpa meminta izin pemilik rumah, merupakan perilaku yang memenuhi norma atau kriteria kesopansantunan?
2. Menurut kalian apakah sopan al-quran mengatakan tidak ada kesalahan memasuki rumah orang lain yang kosong?
3. Nabi berkata, ..."yang ada keperluan kamu padanya", artinya: yang ada keperluan kamu pada rumah kosong milik orang lain.
Menurut kalian ada "KEPERLUAN" apakah gerangan kalian memasuki rumah-rumah orang lain yang sedang kosong itu?
4. Terakhir: dan (ingatlah) Allah mengetahui akan apa yang kamu zahirkan dan apa yang kamu sembunyikan.
Menurut kalian Allah kalian ini siapakah?
Malingkah? Ataukah Tuhan?
5. Kalau kalian mengklaim Surah an nur 24:29 adalah memenuhi kriteria "Etika Kesopansantunan", terlebih lagi memenuhi kriteria "Kesucian"; bukankah ini suatu perkara yang sangat munafik?
6. Jadi al-quran itu SUCIKAH? atau BERMORALKAH?

Bahwa sesungguhnyalah al-quran itu adalah sebuah mujizat rosulullah...

Awlohhubarbar...
Awlohhubarbar...
Awlohhubarbar...
Si momad69Aisha
Reply| 14 Aug 2017 12:44:55
@muhammad

Hello brother,

Ane cuma lagi membayangkan bro.., ketika nabi anda berusia pemuda, di bawah 25 tahun, sebelum ia menikahi (namun sudah berniat untuk menikahi) Khadijah saudagar kaya raya, sang janda 40 tahun. Untuk mengumpulkan mas kawinnya dengan sang janda saudagar kaya raya ini, ia si pemuda miskin (yang kerjaannya tukang ngelamun), pasti senantiasa ngelamunin memasuki rumah-rumah orang yang kosong, yang sedang ditinggal pergi pemiliknya. Dan saya yakin sekali, pemuda narsis ini, untuk mewujudkan mengumpulkan dalam jumlah yang cukup mas kawinnya, dapat dipastikan sering sekali (artinya bukan cuma satu atau dua kali saja) mempraktekkan lamunan liarnya itu. Maka dari itu tidak heran dikemudian hari saat menjadi nabi, ia bisa-bisanya (tidak ketinggalan) menelurkan Surah an nur 24:29 (ayat maling rumah kosong) sebagai ayat suci dalam kitab sucinya, al quran.

Kalau di kemudian hari si narsis sinting ini bisa jadi "RAJA RAMPOK PADANG PASIR" dengan "DALIL PERANG" (untuk menutupi kemaluannya, eh sorry.. rasa malunya), itu semua "keberanian dan inspirasinya", BENIHNYA berasal dari "kesuksesan nabi sebagai maling rumah kosong" atau bentuk maling lainnya di malam hari. Maka dari itu nabi maling anda ini, tampil sebagai manusia yang paling benci sama "anjing". Mungkin saja merupakan bentuk pengalaman buruknya terhadap anjing-anjing yang selalu mengganggu aktivitas maling si nabi maling, Muhammad SAW.

Wassalam..
muhammad
Reply| 13 Aug 2017 11:13:44
@Si momad69Aisha

Sebagai muslim ane Sangat MALU dengan ayat Jin Allah ilah gerombolan arab perampok pembunuh pemerkosa ini
Si momad69Aisha
Reply| 12 Aug 2017 19:09:46
PENJABARAN RASIONAL Surah an nur 24:29:

1. Tidaklah menjadi salah kamu memasuki (dengan tidak meminta izin) mana-mana rumah yang tidak didiami orang,...
artinya:
Raja-Setan (awloh swt) dan rosulullah memberi wewenang secara penuh dan sah kepada kamu kaum-muslimin, untuk memasuki rumah-kosong tanpa perlu minta izin pemilik-rumah terlebih dahulu.
Pokok-ne kalau ada rumah orang yang sedang kosong, kalian boleh saja (sah secara Islam) nyelonong-masuk ke dalam rumah tersebut, walaupun tanpa izin pemilik rumah!

2. ...yang ada keperluan kamu padanya;...
artinya:
a. Kalau benar kalian muslimin MERASA-PERLU memasuki rumah-kosong milik orang lain, sebaiknya kalian tanyakan pada diri-sendiri ada keperluan apa gerangan dirimu sampai-sampai kamu merasa sedemikian perlunya memasuki rumah orang yang sedang kosong! Kalian tahukan rumah-kosong itu bukan milik kalian? Masa gak tahu sih sesuatu yang bukan milik sendiri?
b. Sebaliknya kalau kalian TIDAK-MERASA-PERLU memasuki rumah-kosong, sepatutnyalah kalian bertanya pada Raja-Setan (awloh swt) dan/atau rosulullah kalian, mangapa ia sampai berpikir diri kaum muslimin perlu memasuki rumah orang yang sedang kosong?
Apakah tidak ada kemungkinannya pikiran rosulullah ini adalah pemikiran seorang MALING? Sebab hanya maling saja yang bisa sampai pada pemikiran seperti ini (memasuki rumah orang yang sedang kosong)!

3. ...dan (ingatlah) Allah mengetahui akan apa yang kamu zahirkan dan apa yang kamu sembunyikan.
Secara NALAR:
penggalan kalimat ini sangat dapat dimengerti!
Kalau saya percaya dan beriman pada nabi maling, tentu saya juga adalah seorang maling, bukan? Dan nabi maling tahu persis akan hal ini, sehingga ia dapat berkata: Allah mengetahui akan apa yang kamu zahirkan dan apa yang kamu sembunyikan.
Wong dia sendiri maling kok, masa dia tidak tahu apa yang dipikirkan para maling.

Jadi Waspadalah! Sebab banyak muslimin tersebar disekitar anda!

Mereka Otomatis Menyadang "Spesialisasi Rumah Kosong" sesuai Surah an nur 24:29 di atas.
Si momad69Aisha
Reply| 10 Aug 2017 20:26:44
Sebaliknya, kalau benar Allah SWT itu eksistensinya memang benar-benar ada dan bukan sekedar dusta yang diada-adakan oleh Nabi Pembohong Muhammad SAW, mengapa Allah SWT yang SANGAT TAHU (SENANTIASA) membela secara serampangan SEMUA KEKEJIAN Muhammad semasa sehatnya Muhammad, justru ia SUNGGUH-SUNGGUH MEMBIARKAN Muhammad KENA MAKAN RACUN dan SUNGGUH-SUNGGUH MATI dengan SANGAT MENGENASKAN di saat akhir hidupnya yang semestinya harus dia (Allah SWT) bela?

Waktu nabi narsis ini harus dibela, malahan DIBIARKAN MATI MENGENASKAN oleh Allah SWT, sampai-sampai MENUMPAS HABIS garis silsilah Muhammad, tetapi sebaliknya waktu nabi narsis yang tak sepatutnya dibela, eh.. malahan dibela sama Allah SWT secara serampangan dan memalukan!

Aneh bukan? Dimana KWALITAS NILAI atau HARGA DIRI dari seorang nabi di mata Allah Tolol/Banci seperti ini?

Pantas Saja Islam/Kaum Muslimin tidak MEMILIKI HARGA DIRI atau Tahu akan Rasa Malu.
Melainkan Mereka Spesialis dalam perkara Memalukan seperti:
- Spesialis Bohong/Dongeng/Cerita-Simpang-Siur atau Klaim-Sana, Klaim-Sini
- Spesialis Pengelakan (perekayasa) berbagai dalih yang bukan-bukan
- Spesialis Fitnah
- Berstandar Ganda, Bias-Subjektif dan Pilih-Kasih
- Spesialis Kawin Sana, Kawin Sini
- Spesialis Kawinin Anak Menantu
- Spesialis Genjot Anak-anak Gadis di Bawah Umur (Pedofilia)
- Spesialis Menghina/Merendahkan Martabat Kaum Wanita
- Spesialis Mencuri/Korupsi, Merampok atau Meminta-minta
- Specialis Pembunuh Umat Manusia
- Spesialis Memperkosa Wanita
- Dan Spesialis Berbagai Kejahatan lainnya

Bukan MAIN-MAIN! Tidak heran garis silsilah Muhammad PUNAH!
Al-hamdu lillahi rabbil 'alamin...

Peringatan Keras:
Waspada Dengan Rumah Anda Yang Kosong, sebab banyak muslimin tersebar disekitar anda!

Surah an nur 24:29
http://quran.islamicevents.sg/24/24/29

لَّيْسَ عَلَيْكُمْ جُنَاحٌ أَن تَدْخُلُوا۟ بُيُوتًا غَيْرَ مَسْكُونَةٍ فِيهَا مَتَٰعٌ لَّكُمْ ۚ وَٱللَّهُ يَعْلَمُ مَا تُبْدُونَ وَمَا تَكْتُمُونَ (٢٩)

Terjemahan:
Tidaklah menjadi salah kamu memasuki (dengan tidak meminta izin) mana-mana rumah yang tidak didiami orang, yang ada keperluan kamu padanya; dan (ingatlah) Allah mengetahui akan apa yang kamu zahirkan dan apa yang kamu sembunyikan.
Si momad69Aisha
Reply| 10 Aug 2017 14:42:32
@Crossway

Terima kasih atas ayat Alkitabnya bro...
(Ulangan 18:20)
Tetapi nabi yang lancang berkata-kata di dalam nama-Ku, yang tidak Aku perintahkan untuk mengatakannya dan yang berkata DALAM NAMA ILAH YANG LAIN, maka NABI ITU HARUS MATI

Dan ayat ini telah membuktikan 1400 tahun yang lalu, bahwa firman-Nya itu, iya dan amin! Maka Muhammad mati dengan cara yang sangat menyiksa, sekarat keracunan selama berbulan-bulan beserta MENUMPAS GARIS SILSILAHNYA.

Al-hamdu lillahi rabbil 'alamin...
Crossway
Reply| 07 Aug 2017 20:39:12
@Si momad69Aisha

Jangankan si Muhammad, si Alloh swt saja tidak memiliki kuasa melawan YAHWEH Elohim.
orang Jowo bilang ORA ISO OPO OPO...hanya dicentil sedikit saja si Alloh swt langsung mampus !

(Ulangan 18:20)
Tetapi nabi yang lancang berkata-kata di dalam nama-Ku, yang tidak Aku perintahkan untuk mengatakannya dan yang berkata DALAM NAMA ILAH YANG LAIN, maka NABI ITU HARUS MATI
Crossway
Reply| 07 Aug 2017 20:25:46
lah..??? bukan Nabi kok mau bersumpah melawan umat YAHWEH ?? hahaha
Si momad69Aisha
Reply| 03 Aug 2017 14:39:07
Kalau benar Muhammad adalah nabi, mengapa garis silsilah Muhammad bisa punah? Apakah Allah SWT itu IDIOT atau memang tidak punya kuasa Adikodrati? Sampai-sampai nabi kesayangannya sampai mengalami nasib tragis seperti ini!
Fetching more Comments...
↑ Back to Top