Blog / Isa Almasih – Sosok Fiktif Hasil Karangan Nabi Buta Huruf

Ada dua sumber utama untuk Isa (Yesus Muslim). Qur’an memberikan sebuah sejarah mengenai kehidupannya, sementara koleksi-koleksi Hadis – pengumpulan ulang perkataan-perkataan dan perbuatan-perbuatan Muhammad – menetapkan tempatnya dalam pemahaman Muslim mengenai masa depan.

 

Qur’an

Isa adalah seorang Nabi Islam

Nama Yesus yang sebenarnya, menurut Qur’an adalah Isa. Pesannya murni bersifat Islami, yaitu tunduk kepada Allah (Âl 'Imran 3:84 Katakanlah: "Kami beriman kepada Allah dan kepada apa yang diturunkan kepada kami dan yang diturunkan kepada Ibrahim, Ismail, Ishaq, Ya'qub, dan anak-anaknya, dan apa yang diberikan kepada Musa, Isa dan para nabi dari Tuhan mereka. Kami tidak membeda-bedakan seorangpun di antara mereka dan hanya kepada-Nyalah kami menyerahkan diri."), sama seperti nabi-nabi Muslim sebelum Dia, dan sama seperti Muhammad yang muncul setelah Dia.

Isa adalah seorang pemberi hukum, dan orang Kristen harus tunduk kepada hukumNya (Âl 'Imran 3:50; Al-Ma’idah 5:48). Murid-murid Isa yang awal juga adalah orang-orang Muslim sejati, karena mereka berkata: Mereka menjawab: Kami telah beriman dan saksikanlah bahwa sesungguhnya kami adalah orang-orang yang patuh (Muslim)" (Al-Ma’idah 5:111)

 

Kitab Kitab

Sama seperti para pembawa pesan/utusan Islam  sebelum Dia, Isa menerima wahyu tentang Islam dalam bentuk sebuah kitab (Al-An’am 6:90).  Kitab Isa disebut Injil atau “Kabar Baik” (Al-Ma’idah 5:46). Taurat adalah Kitab Musa, dan Zabur adalah Kitab Daud. Jadi orang-orang Yahudi dan Kristen adalah “Para Ahli Kitab”. Satu-satunya agama yang diwahyukan dalam kitab-kitab ini adalah agama Islam (Âl 'Imran 3:18). Sebagaimana halnya dengan nabi-nabi sebelumnya, wahyu Isa memverifikasi pewahyuan nabi-nabi sebelumnya (Âl 'Imran 3:49,84; Al-Ma’idah 5:46; As-Saff 61:6). Muhammad sendiri memverifikasi semua wahyu sebelumnya, termasuk wahyu kepada Isa (An-Nisa’ 4:47), dan karena itu Muslim harus percaya dengan wahyu yang diterima oleh Isa (Al-Baqarah 2:136). Namun demikian, setelah Isa – Injil dalam bentuk yang asli terhilang. Hari ini Qur’an dipandang sebagai satu-satunya petunjuk yang pasti terhadap ajaran Isa.

 

Biografi Isa

Berdasarkan Qur’an, Isa adalah Mesias. Ia diperkuat dengan Roh Kudus (Al-Baqarah 2:87; Al-Ma’idah 5:110). Ia juga dirujuk sebagai Firman dari Allah (An-Nisa’ 4:171). Ibu Isa, Maryam adalah anak perempuan Imran (Âl 'Imran 3:34,35) – bandingkan dengan Amran di Keluaran 6:20 – dan Maryam juga merupakan saudari perempuan Harun dan Musa (Maryam 19:28). Muhammad yang buta huruf ternyata tidak tahu bahwa mustahil bagi Yesus memiliki Ibu yang hidup 1445 tahun sebelum Ia dilahirkan.

Isa diasuh Zakhariah (ayah dari Yohanes Pembaptis - Âl 'Imran 3:36) ketika ia masih perawan (Al-An’am 6:12; Maryam 19:19-21). Maryam melahirkan Isa di tempat terpencil, sendirian, di bawah pohon kurma (Maryam 19:22ff), bukan di Bethlehem.  Isa berbicara ketika masih bayi dari buaiannya (Âl 'Imran 3:46; Al-Ma’idah 5:110; Maryam 19:30). Ia juga melakukan berbagai mujizat lainnya, termasuk menghembuskan nafas hidup ke dalam burung-burungan dari tanah liat, menyembuhkan orang yang buta dan sakit kusta, serta membangkitkan orang mati (Âl 'Imran 3:49; Al-Ma’idah 5:111). Ia juga menubuatkan kedatangan Muhammad (As-Saff 61:6)

 

Komentar Kritis tentang Isa (Yesus Muslim)

  • Isa bukan figur historis. Isa Quran bukan figur sejarah. Identitas dan perannya sebagai seorang nabi Islam didasarkan pada wahyu yang diberikan kepada Muhammad, lebih dari 500 tahun setelah Yesus yang historis hidup dan mati.
  • Nama Yesus tidak pernah menjadi Isa. Bahasa Ibu Yesus adalah Aramaik. Pada masa Ia hidup, Ia dipanggil Yeshua dalam bahasa Aramaik, dan Iesus dalam bahasa Yunani.
  • Yesus tak pernah menerima sebuah “Kitab”. Tak ada bukti absolut bahwa Yesus pernah menerima sebuah ‘kitab” wahyu dari Tuhan.
  • Ke-4 Injil yang terdapat di Alkitab adalah biografi. Tampaknya karena hal inilah Muhammad mendapatkan ide yang salah tentang Injil sebagai sebuah Kitab.
  • Kebanyakan yang disebut sebagai Nabi Islam tidak menerima Kitab. Jelas bahwa semua ‘nabi-nabi’ Islam, yang nama-nama mereka diambil dari Alkitab Ibrani, tidak menerima ‘kitab’ atau kode Hukum.
  • Nubuatan Alkitab dan Nubuatan Islami bukan hal yang sama. Pemahaman Alkitabiah mengenai nubuatan sangat berbeda dari yang dipahami Muhammad. Sebuah nubuatan Alkitab tidak dianggap sebagai sebuah halaman dari teks seperti Quran yang telah eksis di surga dari kekekalan, melainkan ini adalah sebuah pesan dari Tuhan pada waktu dan tempat yang spesifik.

 

Kesimpulan

Isa (Yesus Muslim) yang ada di Qur’an adalah produk dongeng, imajinasi dan kebodohan. Ketika umat Muslim memuliakan Isa, yang ada di benak mereka berbeda dengan Yeshua atau Yesus dari Alkitab yang historis. Isa dari Qur’an didasarkan pada bukti historis yang tidak dikenal, melainkan berdasarkan dongeng-dongeng yang ada di Arab pada abad ke-7.

 


Add a Comment
| 3
Si momad69Aisha
Reply| 10 Sep 2017 23:33:07
KUNCI ISLAM ADA DIDUSTA & NISTANYA

Bukan Sulap Bukan Sihir, Terus Terang Saya Harus Berkata JUJUR:
1. Islam TIDAK MUNGKIN AGAMA YANG BODOH, sebab bila demikian adanya, mustahil kini pemeluknya mencapai 1,5 milyar orang di dunia
2. Hanya saja Filosofi Islam adalah JUNGKIR BALIK (bertolakbelakang dengan kebenaran orang-orang waras/sadar); a) mengisi dengan membuang, b) MEMELIHARA (termasuk piara istri-istri dan semua anak-anak haram mereka) dengan menghancurkan, memerangi, merampok atau menjarah kafir, c) mencintai atau menghidupkan kafir dengan cara membenci atau membunuh mereka, d) menghormati dan meninggikan wanita dengan cara memperkosa dan menindasnya, e) dan MEMBANGUN SEMUA PENAMPILAN SATANNYA menjadi awloh dengan DUSTA & NISTA
3. Orang Waras Bilang PERILAKU SATAN ISLAM seperti itu adalah BIADAB dan pemeluknya (kaum idiot/cacat mental) TELAH DITELAN DUSTA & NISTA ISLAM
4. Orang Islam BIlang perilaku BIADAB seperti itu adalah sesuai suri tauladan BABI AGUNG & MULIA mereka
5. DUNIA PERILAKU SERUPA INI oleh Orang Waras/sadar SANGAT MUDAH dikenali sebagai DUNIA KEBIADABAN/SATAN ISLAM
6. Sebaliknya DUNIA PERILAKU SERUPA INI oleh Orang Muslim SANGAT DIBANGGA-BANGGAKAN MEREKA sebagai KEMEGAHAN DUNIA MUSLIM.
hamidin
Reply| 10 Sep 2017 19:03:35
itu mengapa islam disebut ajaran sesat dan muhamad adalah seorang penyesat.

kembali lagi ke firman Yesus, semua itu udah tertulis di Injil.

jadi ane kagak terkejut
Si momad69Aisha
Reply| 09 Sep 2017 09:51:03
Qur'an/Islam adalah produk ORANG SAKIT: baik penyakit jasmani (seperti: SIFILIS AKUT & ACROMEGALY), penyakit jiwa (EPILEPSI & GILA/NARCISSISTIC) dan penyakit rohani (yaiu ISLAM itu sendiri).

JADI:
Isa Almasih adalah Sosok Fiktif Hasil Karangan Nabi KURAP PARAH, GILA dan Sakit Rohani.

Catatan:
Kalimat-kalimat di atas tidak mungkin dipahami oleh kelompok orang penyandang penyakit yang sama.
Fetching more Comments...
↑ Back to Top