Blog / Lelaki dan Agama

 Jangan menyakiti hati wanita, di dunia dipoligami, diakhirat dipoligami. Dalam Kristen tentu saja wanita ditempatkan dalam kedudukan terhormat. Kalau ke gereja, berangkat bersama, duduk bersama. Ada pendeta Laki, ada pendeta wanita. Tidak boleh dipisahkan kursi Laki dan Wanita. Masuk gereja gak perlu wudlu, yang penting bawa hatimu, sucikan dengan firman. Ajaran yang bermartabat, dan menghormati sesama, akan memenangkan pertarungan di masa depan. Dan itu hanya ajaran yang meninggikan kemanusiaan pemenangnya. Dan karena Yesus kita adalah umat pemenang.

 Oleh: Saifuddin Ibrahim (mantan Ustadz)

Agama adalah alat bagi lelaki untuk menguasai wanita. Juga alat bagi orang berduit memainkan isu sara. Atau alat bagi suatu golongan untuk menjatuhkan orang tertentu.

Yesus: mengajak kaum lelaki untuk mengangkat harkat dan martabat wanita.

Yesus tidak membawa agama. Yesus membawa diriNya untuk dipakai sebagai jalan menuju sorga.

Matius 5:20

Maka Aku berkata kepadamu: Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga.


Artinya, jikalau hidup dan keimanan saya masih seperti Habib Rizieq, atau hidup saya masih kaya Amin Rais, untuk apa pikul salib? Untuk apa menginjil? Untuk apa berkoar-koar berkhotbah?

Kekristenan bukan agama kaum lelaki. Tapi Kristen adalah hidup rukun suami-isteri saling mengasihi, tanpa poligami. Imbang, harmonis, serasi.

Haram hukumnya lelaki punya isteri dua. Satu lelaki untuk satu wanita.

Tuhan menciptakan Adam dan Hawa. Bukan menciptakan Adam dan 4 Hawa.

Hai Saddam Husain, jangan kamu poligamikan menantu saya. Saya tidak rela kamu melakukan itu. Saya masih mencintai umi kamu. Meski dia sudah meninggal, meskipun umi Sara sudah menggantikan.

Abi tidak pernah menyakiti hati umi kamu, dan umi Sara. Bagaimana rasanya hati wanita tersakiti, melahirkan anak dengan kecewa.

Jangan poligamikan menantu saya. Toh nanti di sorga kamu akan seks dengan 72 bidadari. Buatlah menantu saya bahagia selama-lamanya.

Abi sebenarnya kasian dengan nenek kamu, sudah dipoligami di dunia, di sorga juga di poli-poli gami, karena kakek kamu akan tidur dengan 72 bidadari.

Sementara saya tidak menemukan satu ayatpun dalam Alquran bahwa wanita juga akan tidur dengan lelaki ganteng di sorga.

Perkiraan abi, bahwa wanita muslim hanya menonton suami mereka tunggang-menunggang dengan bidadari di sorga. Alangkah kecewanya wanita muslim.

Padahal, waktu sebelum meninggal saja nabi Muhammad menasihati para jandanya nggak boleh kawin lagi selama-lamanya. Karena amat besar dosanya di sisi Allah jika janda nabi kawin dengan laki-laki lain. Jika para janda itu menikah lagi maka akan menyakiti hati nabi.

Alangkah sedihnya wanita muda gak boleh menikah lagi, menahan hasrat memendam derita.

Artinya, sudah matipun, bisa sakit hati.

Quran sura 33:53

Dan tidak boleh kamu menyakiti (hati) Rasulullah dan tidak (pula) mengawini isteri-isterinya selama-lamanya sesudah ia wafat. Sesungguhnya perbuatan itu adalah amat besar (dosanya) di sisi Allah.

 

Jangan menyakiti hati wanita, di dunia dipoligami, diakhirat dipoligami.

Dalam Kristen tentu saja wanita ditempatkan dalam kedudukan terhormat. Kalau ke gereja, berangkat bersama, duduk bersama.

Ada pendeta Laki, ada pendeta wanita.

Tidak boleh dipisahkan kursi Laki dan Wanita. Masuk gereja gak perlu wudlu, yang penting bawa hatimu, sucikan dengan firman.

Ajaran yang bermartabat, dan menghormati sesama, akan memenangkan pertarungan di masa depan. Dan itu hanya ajaran yang meninggikan kemanusiaan pemenangnya. Dan karena Yesus kita adalah umat pemenang.



Artikel ini dipetik dari situs: bacabacaquran.com


Add a Comment
| 1
romy62
Reply| 13 Oct 2017 02:42:30
kalimat terachir yang ane demen....Karena Yesuslah, kita umat Pemenang.............mantaaaaaapp!! Halleluyaaaaahhh!!
Fetching more Comments...
↑ Back to Top