Blog / Terdakwa Cikeusik Dihukum Ringan

Liputan6.com, Pandeglang: Dua belas terdakwa dalam kasus penyerangan dan pembunuhan tiga pengikut Ahmadiyah di Cikeusik, Pandeglang, Banten, dijatuhi vonis dengan hukuman antara tiga sampai dengan enam bulan penjara.

Para terdakwa mendapat hukuman sangat ringan atas kejahatan mereka, termasuk untuk Dani bin Misra (17) tahun, yang dalam rekaman video yang beredar luas nampak memukul kepala salah satu korban dengan batu. Dani hanya dijatuhi hukuman tiga bulan kurungan.

Seperti dilansir BBC Indonesia, Kamis (28/7), hukuman ringan juga diterima Idris bin Mahdani, salah satu penggerak aksi massa ke rumah pengikut Ahmadiyah bulan Februari lalu, yang menurut majelis hakim terbukti memiliki senjata tajam dan dikenai hukuman penjara lima setengah bulan.

Vonis rendah ini sebelumnya sudah diperkirakan karena tuntutan tertinggi jaksa hanya tujuh bulan dalam sidang sebelumnya. Meski demikian putusan hakim ini tetap mengejutkan kelompok pegiat HAM dan politisi di Indonesia.

"Bagaimana seorang pelaku yang menghilangkan tiga nyawa orang lain dihukum begitu ringan Ini sama artinya dengan memberi sinyal toleransi atas tindak kekerasan," protes Eva Sundari, anggota Fraksi PDI Perjuangan. Eva sempat mempertanyakan lemahnya tuntutan jaksa dalam kasus ini saat rapat kerja Komisi III DPR dengan Kejaksaan Agung pekan lalu, namun tak mendapat jawaban memuaskan.

Menurutnya selain Kejaksaan, kepolisian adalah simpul terlemah dalam penegakan hukum di Indonesia, terutama ketika menyangkut kasus intoleransi antarumat bergama. "Saya akan membuat legal opinion untuk kasus ini, mendorong agar kuasa hukum Ahmadiyah banding dan akan menggalang dukungan politisi DPR agar ada advokasi untuk perkara ini," janji Eva.

Penyesalan juga diungkapkan organisasi HAM Human Rights Watch, yang menyebut vonis hakim sebagai "pesan menyeramkan" dunia peradilan Indonesia terhadap pencari keadilan kasus toleransi umat beragama.

"Saat video penyerangan Cikeusik dilihat publik, orang di seluruh dunia terkejut dan ngeri melihat kebiadaban penyerang yang menendang dan mengayunkan parang pada tiga orang sampai tewas," kata Deputi Direktur Human Rights Watch untuk kawasan Asia, Phil Robertson.

"Bukannya pelaku dijatuhi dakwaan pembunuhan atau dakwaan berat lain, jaksa malah membikin dakwaan menggelikan dengan tuntutan super ringan. Sidang Cikeusik mengirim pesan mengerikan terhadap serangan pada kelompok minoritas seperti Ahmadiyah. Hari yang menyedihkan untuk keadilan di Indonesia," ujarnya.(ADO)

 

Sumber: Yahoo

 


Add a Comment
| 12
GONJES
Reply| 28 Aug 2011 08:22:28
ALL KRISTENERS

KUNJUNGI LINK DI BAWAH INI YA, SEMUA PERTANYAAN LOE UDAH DI JAWAB DISINI :

http://answeringkristen.wordpress.com/

SEMOGA LOE SEMUA DAPAT PENCERAHAN DGN MEMBACA DARI SUMBER YG BENAR,KLO LOE BLM DAPAT PENCERAHAN JUGA,ITU MEMANG UDAH NASIB LOE DEH BAKAL KE NEREKA JAHANAM BERTEMAN DGN SETAN-SAULUS-HITLER-JOHN LENON.hehehe.....
nimbrung
Reply| 02 Aug 2011 22:46:14
@setyawan: andaikan mereka beroperasi di USA....sasaran utamanya pasti Las Vegas.....
setyawan
Reply| 30 Jul 2011 22:47:31
@ nimbrung :

.................. aneh tetapi nyata lho.
Buktinya FPI Sweeping & merusak tempat hiburan malam, polisi tidak berani tangkap Muhammad Habib Rizie Djajal.
Pembaca Kompas
Reply| 30 Jul 2011 22:45:53
Din Syamsuddin, Ketua PP Muhammadiyah geleng-geleng kepala setelah tahu Vonis Hakim, sambil berkata "Pelaku tindak kekerasan atas nama apapun, tapi kalau hukumannya sangat ringan, cuma hitungan bulan, kemudian dipotong masa tahanan, itu mengusik rasa keadilan dalam diri saya"

baca: http://islamopoiki.wordpress.com/2011/07/30/kasus-cikeusik-din-syamsuddin-kecewa-pelaku-dihukum-ringan/
Bang Haji
Reply| 30 Jul 2011 22:18:21
hanya satu kata untuk vonis hakim ini: TERLALU!
nimbrung
Reply| 30 Jul 2011 07:39:24
hebat ya.. waktu dengar putusan pake seragam tentara arab...hukumannya cuma jadi 3 bulan kurungan aja, bukan penjara?? di dalam hukum islam, kalo menumpahkan darah sambil teriak Allah hu akbar, entah itu darah hewan atau manusia jadinya HALAL!!!! sudah terbukti kan??!! pasti terdakwanya seneng banget... di dunia cuma di hukum 3 bulan, ntar di "surga"nya bisa enak-enakan sama 72 bidadari selamanya....benar-benar agama yang aneh
Suripto
Reply| 30 Jul 2011 06:16:44
Wah keliru tuh hakimnya.
Tidak boleh ada seorang Muslim pun yang diadili, apalagi sampai dihukum penjara - gara-gara membunuh orang-orang yang dianggap telah murtad (pengikut Ahmadiyah)...
Bukankah Muhammad - sang pendiri Islam - selalu memuji par pengikutnya (Muslims) yang membunuh orang-orang murtad/kafirun???????
Rahmat
Reply| 30 Jul 2011 04:02:40
@ Yudi Mustang :

So pasti bro massa Muslim bawa golok & clurit sambil berteriak Allahu Babar, para jaksa & Hakim tidak berani menaggung resiko,bisa-bisa nyawa melayang.inilah ajaran Islam darah kafir halal untuk di bunuh, karena membawa pahala dari Auwloh WTS.
jangkrik
Reply| 30 Jul 2011 02:04:07
Bagaimana kalo umat ahmadiyah membalas dendam dgn melakukan perbuatan membunuh seperti yg dilakukan muslim di Cikeusik? Apakah juga akan dihukum seringan itu? Seharusnya Hakim dan Jaksa berlaku adil, supaya umat Ahmadiyah juga boleh melakukan hal serupa! Hakimnya saja pake jilbab, pastilah cenderung membela umat barbar dan biadab itu! Dasar umat iblis!
sunarto
Reply| 30 Jul 2011 01:08:00
Tidak ada satupun agama di dunia ini yang menghalalkan pembunuhan kecuali Islam. Tong kosong nyaring bunyinya!!! Itulah pribahasa yang sangat cocok untuk menggambarkan ajaran Islam. Ngakunya agama Allah, tetapi perbuatannya sadis banget. Dan bukan perbuatannya saja yang sadis, tetapi hukumannya juga sadis bagi mereka yang meninggalkan Islam. Wahai teman Muslim, bukalah hati dan pikiranmu maka engkau akan melihat bahwa Allah tidak pernah mengijinkan umatnya saling membunuh. Semoga Tuhan Yesus menyertai kalian semuanya umat muslim untuk mendapatkan kebenaran sejati.
Yudi Mustang
Reply| 30 Jul 2011 01:05:21
Ehm... ini artinya baik Para Jaksa dan Para Hakim sudah diINTIMIDASI alias diANCAM kagak selamat, kalo berani vonis berat.... makanya Jaksa hanya tuntut 7 bulan, dan hakim malah cuma kasih vonis 3 bulan.... maling sapi di daerah di Jogja saja dikesot alias dijagal hidup-hidup, lihat saja videonya di youtube.... eh 15 orang ini nyata-nyata terlibat dan pelaku pembunuhan 3 orang MANUSIA lho... bukan Hewan.... Auzubilllah...... mana AKAL SEHAT dan HATI NURANI para Hakim dan Jaksa.... dikira bunuh orang sama dengan curi mangga atau curi ayam....
Memet SGM
Reply| 29 Jul 2011 23:31:14
cuman bukti kalau membunuh memang halal di dalam islam! dikasih 3 bulan buat kontroversi utk iklan / propaganda aja. jelas2 ada videonya. http://www.youtube.com/watch?v=VqSgnIQQfdA

selamat!
membunuh dalam islam hukumnya 3 bulan. mencuri potong tangan
kwkwkwkwkwk
agama lucu!!
Fetching more Comments...
↑ Back to Top