Blog / Dewan Gereja-gereja se-Dunia Meninjau GKI Yasmin

“Pemimpin harus dapat memastikan dilindunginya hak-hak warga negara dalam beribadah, termasuk kaum minoritas,” ucap Walter.


 

[BOGOR] Dewan Gereja-gereja se-Dunia (World Council of Churches/WCC) meninjau lokasi Gereja Kristen Indonesia (GKI) Taman Yasmin, Bogor yang masih disegel Wali Kota Bogor, Diani Budiarto, Selasa (11/10) pagi. Kunjungan WCC menandakan perhatian dan keprihatinan yang mendalam umat Kristen se-dunia atas terjadinya upaya diskriminasi Gereja di Bogor.

Moderator Dewan Gereja-gereja se-Dunia (DGD), Walter Altman menjelaskan, pihaknya selama ini telah menerima laporan diskriminasi yang terjadi pada GKI Yasmin. Hal tersebut seiring dengan perhatian besar lembaga-lembaga HAM (Hak Asasi Manusia) dunia seperti Human Rights Watch, Amnesty International Uni Eropa, dan Komisi Tinggi HAM PBB.

“Dewan Gereja selama ini terus memperhatikan perkembangan masalah GKI Yasmin. Semua yang terjadi merupakan keprihatinan bersama,” kata Walter.

Menurutnya, selama ini dewan juga memperhatikan dan berkonsentrasi terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi kaum minoritas. Termasuk, memperjuangkan hak minoritas Muslim di berbagai tempat di seluruh penjuru dunia.

 

Setelah meninjau lokasi GKI Yasmin secara langsung, pihak DGD rencananya juga akan menyurati gereja-gereja lain di Indonesia untuk sekadar sharing ataupun berbagi pengalaman. Upaya tersebut dilakukan agar kasus serupa tidak kembali terjadi di lokasi lain.

 

Walter berharap diskriminasi gereja akan segera berakhir tanpa menggunakan sedikitpun kekerasan dan diselesaikan dengan berlandaskan kasih dan keadilan pada semua umat manusia. Dalam kesempatan tersebut, Walter juga berharap bahwa Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden SBY harus dapat menunjukkan contoh baik yang dapat menjadi rujukan masyarakat dunia.

“Pemimpin harus dapat memastikan dilindunginya hak-hak warga negara dalam beribadah, termasuk kaum minoritas,” ucap Walter.

 

Koordinator Tim Media dan Pengembangan Jaringan GKI Taman Yasmin, Kris Hidayat menjelaskan, dewan sudah mendapatkan laporan seutuhnya bagaimana Wali Kota Bogor Diani Budiarto secara aktif dan pasif mendiskriminasi GKI Yasmin dengan melakukan berbagai tindakan, termasuk membuat fitnah dan menyebarkan kebencian di tengah-tengah masyarakat.

Di sisi lain, dewan juga sudah menerima informasi penuh tentang bagaimana kelompok-kelompok Lintas Iman Indonesia selalu berupaya mendampingi jemaat GKI Yasmin. DGD meyakini, langkah tersebut dilakukan berdasar pada semangat persaudaraan. 

 

Meski harus beribadah di trotoar, di depan Gereja mereka yang disegel oleh PemKot Bogor, jemaat GKI Yasmin tetap dapat beribadah dengan khusyuk

 

Atas upaya tokoh lintas iman, DGD mengucapkan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada kelompok lintas iman, termasuk semua pihak lain yang selama ini sudah mendampingi.

 

Dalam kunjungan DGD ke lokasi GKI Taman Yasmin mendapatkan pengawalan  puluhan petugas kepolisian bersenjata lengkap. Setelah bernegosiasi dengan polisi, dewan bersama jemaat diberikan kesempatan mendekat ke areal depan gerbang gereja yang disegel.

 

Secara terpisah, Ombudsman Republik Indonesia (ORI) akan melaporkan mal administrasi yang dilakukan oleh Wali Kota Bogor, Diani Budiarto kepada Presiden Republik Indonesia dan parlemen pada Rabu (12/10). 

 

Laporan ini merupakan kewenangan yang dimiliki oleh ORI, karena rekomendasi yang keluarkan ORI tidak ditanggapi oleh Diani hingga saat ini. Secara umum, laporan tersebut berisi pembangkangan Diani terhadap putusan MA, selain itu ORI juga memasukan perkembangan yang terjadi, yakni misleading yang dilakukan oleh Diani dengan menghembuskan mengenai tanda tangan palsu dalam proses IMB GKI Yasmin. 

 

Demikian diungkapkan Anggota Ombudsman Budi Santoso saat dihubungi SP, Selasa (11/10). 

“Hari ini finalisasi dan besok draf laporan itu sudah bisa dikirim kepada Presiden dan parlemen,” kata Budi. 

 

Budi menyatakan, dalam laporan tersebut pihaknya meminta presiden menindaklanjuti laporan tersebut dengan melakukan langkah-langkah sesuai dengan kewenangan dan kekuasaan yang dimiliki. Ketika disinggung mengenai kemungkinan pencopotan Diani sebagai Wali Kota, Budi mengatakan hal itu bukan kewenangan ORI.

 

“Ada mekanisme politik dan otoritas politik yang harus ditempuh. Namun, presiden mempunyai kemampuan untuk melakukan sesuatu,” kata Budi. Selain melaporkan Diani ke presiden, dikatakan pada Jumat (14/10) ORI akan menggelar konferensi pers sebagai bentuk publikasi mal praktek yang dilakukan oleh Diani. 

 

Dalam konferensi pers tersebut ORI akan mempublikasikan mal administrasi yang dilakukan Diani, dan menjelaskan mengenai laporan yang dikirim kepada presiden dan parlemen. [FFS/Y-7]

 

Sumber: Pgi.or.id


Add a Comment
| 18
panjiklantung
Reply| 30 Nov 2011 10:02:31
negara ini memiliki slogan NKRI harga mati .tapi kalau kaum minoritas selalu di tindas slogan itu tak memiliki arti apapun.negara adlh ibarat seorang ibu dengan 6 anak tapi kalu yang di beri makan dan keadilan hanya 1 anak tentu 5 anak yang lain bertanya.apakah saya juga anak ibu?.berani kagak mesjid2 menunjukan imb mereka? kenapa di indonesia ada sekolah islam negeri,sementara kelima agama lain tidak ada sekolah yang di suport negara (baca negeri).kalau begini ,keluar dari NKRI,kenapa tidak !
Bunda waria
Reply| 30 Nov 2011 08:23:23
Wah jamaatku pada ngemis di trotoar ;-(
ali
Reply| 04 Nov 2011 23:31:42
@wali
coba pelajari dengan seluruh jangan setengah, baca AlQURAN dipelajari, dipahami, dihayati jgn melihat sebelah mata. coba baca - baca AL QURAN. semoga diberi Hidayah oleh ALLAH
ali
Reply| 04 Nov 2011 23:28:46
@kutu
apakah seorang muslim begitu? coba baca Al QURAN pelajari, pahami, hayati kalau tidak baca terjemahaannya pelajari pasti akan menemukan jawabannya tidak usah berburuk sangka pelajari baca AL QURAN. Semoga diberi Hidaya oleh ALLAH.
kutu kupret
Reply| 16 Oct 2011 10:33:02
parah.. saya juga prihatin. emang umat muslim sini kerjanya suka manipulatif. (walaupun gak semua orang muslim seperti itu) saya merasa orang muslim adalah korban dari ISLAM. karena mereka gak ngerti apa yang mereka perbuat dan yakini adalah salah. karena mereka banyak melakukan kejahatan atas nama agama. pembunuhan, pemerkosaan, perampokan, penistaan agama lain tapi jika kita menulis komentar tentang ISLAM mereka ( orang islam) langsung marah.
Wali Songo
Reply| 14 Oct 2011 21:33:07
AL-QURAN mengajarkan Kebencian & Kekerasan atas nama JIHAD = Jahat.
Setiap Muslim wajib membela agama Allah SWT para Jihad siap mati syahid.

Di Palestina Para Jihad yg mati syahid di anggap Martir, Orang tua mereka bangga anak mereka mati syahid bak pahlawan.

Otak para Jihad di Cuci & di doktrin dgn ayat2 Setan Al -Quran para jihad yg mati di beri upah bersetubuh ( EREKSI ABADI) dgn 72 Bidadari.

Jangan percaya sama Muhammad saw seorang penipu, pendusta & pembohong. Kehadiran Islam membawa MALAPETAKAH bagi dunia.
maxim
Reply| 14 Oct 2011 03:31:23
agama kok pake preman ya
Islam didunia memang punya preman agama
biar bagaimanapun mereka anggap itu adalah kebenaran
mereka tak pernah merasakan kebenaran sejati jadi wajar aja mereka berlaku primitif

mereka tidak diajarkan kasih oleh tuhannya
Alkitab melaui ! korintus 13 berkata: Kasih itu sabar;Ia tidak pemarah ,Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan
Kevin
Reply| 14 Oct 2011 00:24:04
Kita mohon Saudara seiman di dlm Yesus Kristus & Gereja2 di Indonesia utk turut berdoa agar persoalan GKI Yasmin cepat selesai & memberi dukungan moral agar GKI Yasmin tetap tegar & sabar dlm kasih Kristus.
setyawan
Reply| 13 Oct 2011 23:58:59
GKI Yasmin melalukan ibadah di trotoar jalan karena gereja di gembok oleh Pemkot Bogor.

Sungguh memprihatikan tindakan Wali kota Bogor & Satpol PP mengintimidasi jemaat GKI Yasmin dgn mendorong,
mengusir bahkan melarang peribadatan.

Ya Bapa, ampunilah Wali kota Bogor, Diani Budiarto, sebab mereka tdk tahu apa yg mereka perbuat.

Janganlah kamu sendiri menutut pembalasan tetapi berilah tmp kpd Murka Allah sebab pembalasan adalah Hakku.
Akulah yg akan menuntut pembalasan Firman Tuhan.
nimbrung
Reply| 13 Oct 2011 22:02:03
kira2 apa yg tanggapan dari walikotanya?jgn2 malah lagi sibuk cari koleksi baru?
Antiunta
Reply| 13 Oct 2011 14:06:17
Inilah akibat dari gerakan poros arab. Menjadikan jabar dan sekitarnya sebagai basis gerakan. Dengan walikota busuk yg lebih memikirkan auratnya meniru junjungannya. Semoga tidak melemahkan para murtadin dan kafir untuk berkarya disana. Kristus telah hidup dari kematian. Dan bangkit untuk menyelamatkan umatNYA. Tugas kita untuk menyatakan kebenaran dan kasih.
Dedi
Reply| 13 Oct 2011 01:27:52
Copot Wali kota Bogor Diani Budiarto, yg secara aktif memfitnah GKI Yasmin memalsukan tangan tangan warga & menyebarkan kebencian di tengah2 masyarakat.
Sarwan
Reply| 13 Oct 2011 00:36:30
Pemkot Bogor menuduh GKI Yasmin memalsukan tanda tangan warga yg menyatakan tdk keberatan atas pembangunan gereja.

Pelarangan ibadah GKI Yasmin kota bogor merupakan pelanggaran Hak azasi Manusia (HAM)& kebebasan beragama yg di atur UUD'45 juga melanggar hukum Internasional.

Kasus GKI Yasmin akan menjadi citra buruk thd penegakan hukum di Indonesia.
Mana janji Presiden Sby utk menutaskan kisruh GKI Yasmin.
setyawan
Reply| 13 Oct 2011 00:13:31
Mohon Pemkot Bogor melaksanakan keputusan Mahkamah Agung yg menyatakan izin mendirikan bangunan GKI Yasmani Legal.

Kasus GKI Yasmin akan menjadi citra buruk thd penegakan hukum di Indonesia.
GKI Yasmin sdh mempunyai Legitimasi Hukum dr Mahkamah Agung.

Keputusan MA tdk di gubris oleh wali kota bogor bahkan walikota bogor menyesel gereja dgn alasan keberadaan GKI Yasmin mengganggu warga sekitar.

Copot Wali kota bogor Diani Budiarto, boro2 ngurusin gereja,yg di pikirin bini muda melulu.
Josh
Reply| 12 Oct 2011 23:39:51
@Suripto

ada lagi, kenapa muslim tidak suka dengan gereja..

karena dalam gereja ada nyanyian dan musik!
islam melarang musik dan nyanyian karena tergolong haram, menurut hadis sahih muslim

setan2 dalam mereka menjerit kepanasan
Adullah
Reply| 12 Oct 2011 23:32:07
Mohon pemerintah kota Bogor segera mematuhi keputusan Mahkamah Agung & membuka kembali Gereja GKI Yasmin.

Pemkot Bogor di minta mengambil langkah utk memastikan bahwa semua agama MINORITAS
di lindungi & di perbolehkan beribadah tanpa rasa takut, intimidasi & serangan.
Ahmad
Reply| 12 Oct 2011 23:21:43
Mohon Presiden SBY menghormati kebebasan beribadah terhadap kaum Minoritas.

Presiden di minta memperhatihkan hak kebebasan beribadah para jemaat Gereja yg kini masih disegel pemerintah kota Bogor.

GKI Yasmin sdh menang di Mahkamah Agung, Wali kota Bogor Diani Budiarto hrs menjalankannya.

Meski MA sdh memutuskan pencabutan pembekuan IMB, wali kota Bogor belum juga melaksanakan.
Suripto
Reply| 12 Oct 2011 21:41:14
Tahu nggak kenapa orang Muslim merasa 'sangat terganggu' melihat orang Kristen beribadah, atau mendengar mereka memuji Tuhan.....???

Allah SWT (baca: Si Dewa Bulan/Setan) yang menguasai orang-orang Muslim itu merasa sangat terusik keberadaannya. Dia itu nggak tahan mendengar umat Tuhan menyembah kepada Tuhan yang sejati (YAHWEH di dalam Yesus Kristus)!!!

Oleh sebab itu, sebagai seorang Kristen yang mengerti kebenaran, JANGAN PERNAH MEMBENCI SEORANG MUSLIM PUN APALAGI BERPIKIR UNTUK MELUKAI MEREKA....!!!, melainkan, bencilah Roh Jahat (= roh Islam/Ideologi Kebencian) yang menguasai mereka, dan menyebabkan mereka menjadi umat manusia yang diliputi dengan kebencian.
Fetching more Comments...
↑ Back to Top