Blog / Membuka Nalar Muslim: Islam Itu Sudah Pasti Salah

Kita tidak bisa mengatakan suatu agama itu salah hanya karena kita tidak setuju dengan dogma yang diajarkannya, tetapi kita dapat mengatakan suatu agama itu salah karena AJARAN MORAL yang diajarkannya BEJAT & JAHAT.

                               Gambaran surga Muslim menurut ajaran Muhammad

Di dalam agama lain kita mengenal ajaran trimurti, dosa waris, penebusan, inkarnasi, hukum karma, trinitas, dsb. Di dalam agama kita pun ada ajaran seperti tauhid, tuhan tidak beranak dan tidak diperanakkan, tuhan semacam robot yang dikontrol oleh 99 sifat, tuhan adalah alien yang tidak serupa dengan apapun, haji dapat menyucikan dosa, puasa Ramadhan dapat menyucikan dosa, rajin membaca sholawat nabi dijamin masuk surga, hafal 99 asmaul husna dijamin masuk surga, orang yang sebelum meninggal mengucapkan syahadat dijamin masuk surga, dst…dst... Itu semua merupakan dogma yang menuntut keimanan dan kebenarannya baru dapat kita buktikan setelah kita memasuki alam baka.

Herannya, kita yang muslim kerap mempersalahkan agama lain hanya karena kita tidak setuju dengan dogmanya, sementara itu, ajaran bejat dalam agama kita sendiri malah dianggap benar?

Sering saya mendengar kesaksian para mualaf yang bercerita kenapa mereka murtad dari agamanya yang lama, yaitu hanya karena mereka bingung atau tidak mengerti dengan dogmanya. Coba dipikir, dapatkah suatu agama divonis bersalah hanya karena suatu alasan yang tidak masuk akal, yaitu karena ajarannya membingungkan? Ibaratnya kita menuntut Einstein ke pengadilan karena dia telah mengajarkan teori relativitas dan alasan kita menuntutnya adalah “karena saya bingung oleh teorinya itu. Einstein layak dimasukkan ke penjara karena dia telah mengajarkan suatu teori yang membingungkan saya.” Dapatkah bingung dijadikan alasan? Para mualaf yang bodoh itu, hanya karena mereka tidak mengerti, hanya karena bingung, mereka menganggap agama yang dianut sebelumnya itu salah. Sebenarnya siapa yang pantas dipersalahkan? Orang yang tidak mengerti atau agamanya? Bukankah kalau kita tidak mengerti tandanya kita masih perlu banyak belajar? Dan kalaupun kita sudah banyak belajar tapi masih belum mengerti juga, ada 2 kemungkinan: (1) Kita memiliki IQ terbatas, atau (2) Kita sebenarnya dapat mengerti tapi ada sesuatu yang menghalangi kita untuk menerimanya.

Seorang anak SD ketika diajarkan rumus-rumus reaksi kimia oleh kakaknya yang sudah SMA, dia bingung, dan walaupun sudah seharian dia mikir tetap saja bingung. Akhirnya dia memvonis kakaknya “SALAH”, “BODOH”, “ORANG YANG MEMBINGUNGKAN”. Seperti itulah kita, bila kita meributkan masalah dogma suatu agama, dan memvonis agama itu salah hanya karena kita tidak bisa mengerti apa yang dimaksudkannya.

Agama yang dogmanya membingungkan tidak bisa dianggap SALAH. Dogma menyangkut keimanan, dan pembuktiannya nanti setelah kita meninggal.

Kita tidak bisa mengatakan suatu agama itu salah hanya karena kita tidak setuju dengan dogma yang diajarkannya, tetapi kita dapat mengatakan suatu agama itu salah karena AJARAN MORAL yang diajarkannya BEJAT & JAHAT.

Kalau kita mau jujur, sebenarnya kita tidak bisa menentukan apakah sebuah dogma yang dianut suatu agama itu PASTI SALAH atau PASTI BENAR, tetapi nanti setelah kiamat barulah kita dapat tahu itu benar atau salah. Sedangkan untuk mengetahui sebuah moralitas itu SALAH atau BENAR, kita tidak perlu harus menunggu sampai kiamat tiba, saat ini juga kita sudah dapat menentukannya.

Itulah kenapa saya katakan, bahwa Islam sudah pasti salah, sedangkan agama lain belum tentu salah.

Kita tidak perlu menjadi seorang PROFESOR untuk mengetahui mana agama yang salah, cukup dengan bekal HATI NURANI saja, kita dapat mengetahuinya saat ini juga.

Dan kita juga tidak perlu menunggu sampai kiamat tiba untuk mengetahui mana agama yang salah, karena dengan menguji ajaran moralnya kita dapat tahu, apakah agama itu salah atau benar.

Nah, Bagaimana bila kita disodori sebuah ajaran:

“Jagalah penismu, kecuali terhadap istri dan pelayan-pelayanmu.” (QS 23:5-6)

atau,

“Kawinlah sebanyak 2, 3 atau 4, atau bila takut tidak mampu menafkahi, setubuhi pelayan saja.” (QS 4:3)

“Pukullah istrimu” (QS 4:34), 

“Kurunglah sampai mati” (QS 4:15), 

“Merampok itu halal” (QS 8:69, QS 48:20), 

“Di surga, pria Muslim akan dihadiahi cewek-cewek cantik” (QS 52:17-20, QS 56:22-24), 

“Bunuh orang-orang kafir yang ada di sekitarmu” (QS 9:123, QS 9:5)

Ustad Yahya Waloni - mantan pendeta. Dalam ceramahnya di sebuah kota di JaTim (cd beredar luas di masyarakat), Waloni mengatakan: "Istri saya dua...tetapi saya katakan kepada para pendeta itu... saya tidak berjinah!" Apakah Waloni masuk Islam karena mengalami pencerahan, atau untuk mencari legalitas atas dosa perzinahannya, hanya Tuhan dan dirinya sendirilah yang tahu."

Kita tidak perlu menunggu kiamat tiba untuk memastikan ajaran di atas itu BENAR atau SALAH, saat ini juga, detik ini juga, kita sudah bisa menentukannya, bahwa yang demikian itu SUDAH PASTI SALAH…!!!

Seperti yang saya bilang di atas, Islam itu SUDAH PASTI SALAH, karena dengan melihat dari ajaran-ajaran moralnya itu. Kita tidak perlu berandai-andai lagi mengharapkan “jika seandainya Islam benar”. Mustahil Islam benar, karena Islam sudah PASTI SALAH dengan melihat moralitas ajarannya.

Ini masalah MORAL, bukan masalah DOGMA. Dogma bisa saja membuat otak kita bingung dan pusing tujuh keliling, tapi kita tidak bisa serta-merta mengatakan dogma itu salah hanya karena kita bodoh dan sukar untuk menangkap maksudnya. Sementara masalah MORAL adalah masalah NURANI, dan orang yang tidak buta rohani akan dapat menentukan sesuatu itu PANTAS atau TIDAK PANTAS, BAIK atau TIDAK BAIK, BENAR atau SALAH.

Kebenaran Dogma ditentukan nanti setelah kiamat, sementara kebenaran suatu moral ditentukan saat ini juga selama kita masih punya nafas kehidupan. Dan orang yang masih saja menganggap MORAL BEJAT sebagai sesuatu yang benar adalah ORANG ***** yang pantas diludahi, digampar, dikeplak, ditabok, sampai orang itu benar-benar mau menggunakan akalnya. Kalaupun sudah dihajar habis-habisan dan dipermalukan habis-habisan masih tetap saja *****, maka orang seperti itulah yang kita namakan “SAMPAH MASYARAKAT”.

Kalau manusia sudah menjadi SAMPAH, maka apa yang dilakukannya akan selalu merugikan sesamanya, seperti apa yang dilakukan oleh muslim kaffah di berbagai belahan dunia. Apa sih SUMBANGAN POSITIF yang telah Muslim kaffah berikan untuk dunia beradab?

Otak “Sampah” berpikirnya akan terbolak-balik. Yang Bejat dikatakan benar, sementara yang baik dikatakan salah.

Dalam menyorot agama lain, mereka tidak berani melihat ajaran baiknya, tapi hanya menyorot dogmanya. Karena hanya itulah satu-satunya yang dapat mereka serang, sebab MANUSIA SAMPAH tidak dapat menemukan satu pun KESALAHAN YANG BERARTI dalam agama-agama manusia. Coba, siapa di antara kita yang dapat menemukan satu saja ajaran jahat dari AGAMA LAIN? Bukankah yang dianggap salah oleh OTAK SAMPAH adalah dogma-dogma yang mereka sendiri tidak pahami dan membuat OTAK BODOH mereka KEBINGUNGAN & PUSING TUJUH KELILING?

Jangan disangka PARA MUALAF itu adalah orang-orang pintar. Justru mereka itu orang-orang bodoh. Dalam anggapan otak mereka yang bodoh, dogma yang membingungkan itu salah, sedangkan AJARAN MORAL yang BEJAT itu tidaklah salah.

Karena itulah saya katakan bahwa para mualaf itu bodoh. Coba kalau mereka mengerti, mereka pasti tidak akan jadi mualaf.

Ada yang berpendapat: “Tidak masalah walaupun bejat, asalkan menyembah Tuhan yang benar.”

Orang Farisi dan Ahli Taurat di jaman nabi Isa pun telah menyembah Tuhan yang benar, tapi mereka dicela oleh nabi Isa. Tahu kenapa? Karena kehidupan mereka kotor dan bejat. Jadi siapa bilang yang penting Tuhannya benar, dan masalah moral tidak penting?

Kita tidak perlu membuktikan apakah Tuhan itu tauhid atau banyak. Cukup dengan melihat ajaran moral yang diajarkannya maka kita tahu kalau Islam itu SALAH, 100% SALAH! Persoalan Tuhan itu tauhid atau jamak barulah dapat kita ketahui kebenarannya nanti setelah kiamat, sedangkan masalah moral ini dapat kita jadikan pegangan bahwa agama yang kita anut ini adalah SUDAH PASTI SALAH. Dan agama yang sudah pasti salah, sudah pasti masuk neraka! Karena ajaran moralnya bejat, otomatis Tuhan yang disembah Islam adalah Tuhan yang palsu.

Untuk dapat menyadarkan muslim, yang dibutuhkan hanya satu: LOGIKA!

 


Add a Comment
| 5731
nabi Muhammad gigolo
Reply| 23 Apr 2014 21:40:11
@roh demak

Hey bego!!!! Dan entesan lo BEGO N TOLOL.

NGIKUTI NABI BEGO JUGA NABI BUTA HURUF.....PANTAS KALIAN MUSLIM BEGO BIN TOLOL SMUA
Haji Rhoma Irama
Reply| 23 Apr 2014 17:09:07
Coba lihat video ini http://www.youtube.com/watch?v=-0uT7RJwC4Q

Silahkan ke sini :http://www.pontren-nurulhuda.com/baca-fatihah/
Solat di Masjidil Haram dan di masjid Nabawi sedikit berbeda dengan di Indonesia, yaitu imam disaat membaca fatihah tidak pakai basmalah seperti pada umumnya di Indonesia, tentu saja ada orang Indonesia yang alisnya terkerut aneh.. kok tidak pake basmalah..?

Ya begitulah, karena orang arab mengikuti pendapat atau taklid kepada Imam Ahmad, yang mengatakan bahwa BASMALAH BUKAN BAGIAN DARI SURAT FATIHAH, sementara orang Indonesia kebanyakan mengikuti pendapat Imam Syafi’i yang berpendapat Basmalah itu Bagian Dari Fatihah.
---------------------------------
Apabila mereka tidak mendalami Al-Quran, kalau sekiranya itu bukan dari sisi Allah tentulah mereka dapati banyak pertentangan di dalamnya" (QS. 4 : 82),

Mazhab Syafei(N.U)klaim Allah UCAPKAN BISMILAH dalam Ayat Fatiha, tapi Mazhab Mayoritas Ulama-ulama Mekah klaim Allah TIDAK UCAPKAN BISMILAH dalam Ayat Fatiha , bukankah ini pertentangan dan membuktikan Quran bukan dari Allah?

Tolong adakah muslim yang bisa jawab dengan logis ?
Ahmad
Reply| 23 Apr 2014 15:29:21
Agama slam adalah agama yang hanya di ridhoi oleh ALLAH SWT.......
jika seseorang muslim ingin berdebat dengan orang Kristen, coba tanyakan kepada orang Kristen itu '' carikan ayat untuk beragama Kristen'' di kitab kalian........
.........bagimu agamamu dan bagiku agamaku......
Grim_reaper90
Reply| 23 Apr 2014 14:36:40
@saladin
ya anda cari taw lah sendiri. :3
soalnya gak nyambung anda ini.
kek orang dewasa lagi ngobrol tentang politik, tiba-tiba anak-anak bau kencur datang bilang transformer. :3
Grim_reaper90
Reply| 23 Apr 2014 14:34:57
@bukti nyata
maksud dari artikel di atas yang tulisan merah apa tuh. hahahaa baru tau ya ternyata orang non muslim suka atau hobinya fitnah ya suka mengada ada,, coba deh buka Al Qur'an, Tolong baca ya artinya yang sesungguhnya.
------------------------------------------------------------------

>> yang tulisan merah itu kesimpulan nya loh.
pernah sekolah kan?? kan di ajarin kalimat utama ama kesimpulan dari sebuah kalimat panjang lebar?
nah, alquran itu kan kalimat dengan kata-kata kacau dan amburadul yang perlu tafsir ini itu biar jadi jelas, jadi takutnya si mouslem gak bisa taw arti sesungguhnya dari ayat mereka, maka di ambillah kesimpulan dari kalimat amburadul tersebut.
nah, tulisan merah itu kesimpulan yang mengartikan 1 ayat tersebut.

saya uda tes cek di google dimana ayat tersebut berada, dan jika di bandingkan dengan kesimpulan yang tulisan merah tersebut, artinya sama saja.
maw anda ambil 1 ayat utuh dan tafsir ini itu, tetap saja kesimpulan sama kek di atas.

bukan non-muslim yang hobinay menghina dan memfitnah, tapi si muslim sendiri yang hobinya tak maw menerima kenyataan :3
lilin
Reply| 23 Apr 2014 14:33:12
@roh demak
menulis: To asrie
gimana Yesus bisa jamin keselamatan orang lain, lha dia aja gak bisa nyelametin diri sendiri, buktinya dengan mudah ditangkep dan disalib, bego loe srie he he he

respon:
sebelum loe mengatakan bego kepada orang lain, apa anda udah baca injil dari awal sampai akhir dan mengerti isinya? jika loe mengatakan sudah baca, apa loe bisa jelaskan inti injil itu apa? kalau gak tahu jangan mengatakan orang lain bego. nanti seperti orang menepuk air terpercik kemuka sendiri. loe mengerti kan yang gw maksud??.
Grim_reaper90
Reply| 23 Apr 2014 14:28:54
@irwan hadi
Kalau mau terjememahin ayat jangan sepotong-sepotong yak
dan tolong belajar bahasa Arab dulu deh baru terjemahin
dan satu lagi...
Agama itu dari hati kata anda tapi anda malah memaparkan bukti logika....
-----------------------------------------------------------------

>> maw sepotong, 2 potong ampe 5 potong pun hasilnya sama saja.
maw anda pake lengkap sekalipun ayat nya, hasilnya tetap saja kek di atas.
maw anda pelintir pake tafsir-tafsir ke ayat anda sekalipun, tetap saja yang saya lihat tetap sama kek kesimpulan di atas.
belajar bahasa Arab? ngapain?
pake google translate aja uda bisa, ada kok quran versi internasional yang berbahasa Inggris dan mendapat persetujuan dari pihak muslim.
jadi sama saja lah itu artinya.
anda saja yang buta, sehingga gak bisa bedakan salah benar.
menurut anda sendiri agama itu bisa dibuktikan pake logika gk?
kalo gak bisa, berarti agama itu tak berlogika, dan orang yang cacat logika lah yang pantas belajar agama kek gitu.
makanya para ilmuwan ama profesor lebih ke arah atheis, karena bagi mereka memegang pada prinsip agama, akan bentrok ama pengetahuan mereka.
wkwkwk
cahyo
Reply| 23 Apr 2014 14:20:11
@iqbal
anda sebaiknya menanggapi artikel yang ditulis admin di atas. anda jelaskan aja di sini bila anda menilai semua yang ditulis admin salah. saya juga perlu pencerahan dari anda tentang ayat ini:

"Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya. [ Surat Al-Ahzab Ayat ke-56 ]

Selawat atau Shalawat (bahasa Arab: صلوات) adalah bentuk jamak dari kata salat yang berarti doa atau seruan kepada Allah. Membaca selawat untuk Nabi, memiliki maksud mendoakan atau memohonkan berkah kepada Allah swt untuk Nabi dengan ucapan, pernyataan serta pengharapan, semoga beliau (Nabi) sejahtera (beruntung, tak kurang suatu apapun, keadaannya tetap baik dan sehat). http://id.wikipedia.org/wiki/Selawat.


Bagaimana mungkin Allah mendoakan atau memohonkan berkah kepada Diri-Nya sendiri untuk nabi anda?
lilin
Reply| 23 Apr 2014 13:58:54
@saladin
wrote:
Kalo tuhan bisa punya anak yang namanya Yesus, anak-anak tuhan yang lain mana ya??

respon:
anak Tuhan yang lain banyakkkkk... apa anda ingin tahu? tapi jangan iri lho.
Gunakan akal & ilmu mu..!!
Reply| 23 Apr 2014 13:19:15
Hahaa,, Ngacoo ni yang tulis artikel..
Tu yang tulisan-tulisan merah dari Al-qur'an atau dari halusinasimu..?? ^_^

Kamu bisa mengubah-ubah injil sesuka hatimu karena kebanyakan penganutnya sendiri tidak tahu dan tidak mengerti tentang injil tapi kamu tidak bisa mengubah ayat-ayat Al-qur’an karena kebanyakan penganutnya tahu dan mengerti al-qur’an.

Sebaiknya kamu pelajari dulu injil-injil mu yang terdiri dari 24.000 naskah dengan isi dan versi yang berbeda-beda.
Haji Rhoma Irama
Reply| 23 Apr 2014 12:37:56
Coba lihat video ini http://www.youtube.com/watch?v=-0uT7RJwC4Q

Silahkan ke sini :http://www.pontren-nurulhuda.com/baca-fatihah/
Solat di Masjidil Haram dan di masjid Nabawi sedikit berbeda dengan di Indonesia, yaitu imam disaat membaca fatihah tidak pakai basmalah seperti pada umumnya di Indonesia, tentu saja ada orang Indonesia yang alisnya terkerut aneh.. kok tidak pake basmalah..?

Ya begitulah, karena orang arab mengikuti pendapat atau taklid kepada Imam Ahmad, yang mengatakan bahwa BASMALAH BUKAN BAGIAN DARI SURAT FATIHAH, sementara orang Indonesia kebanyakan mengikuti pendapat Imam Syafi’i yang berpendapat Basmalah itu Bagian Dari Fatihah.
---------------------------------
Apabila mereka tidak mendalami Al-Quran, kalau sekiranya itu bukan dari sisi Allah tentulah mereka dapati banyak pertentangan di dalamnya" (QS. 4 : 82),

Mazhab Syafei(N.U)klaim Allah UCAPKAN BISMILAH dalam Ayat Fatiha, tapi Mazhab Mayoritas Ulama-ulama Mekah klaim Allah TIDAK UCAPKAN BISMILAH dalam Ayat Fatiha , bukankah ini pertentangan dan membuktikan Quran bukan dari Allah?

Tolong adakah muslim yang bisa jawab dg logis ?
sharif
Reply| 23 Apr 2014 11:27:54
yang ginian mah gak usah dikomen... Usah jelas... Liat aja buah yang akan diterima nya sesuai dengan benih yang tebarkannya. Kasihan.
dewo rahmadiano
Reply| 23 Apr 2014 09:33:26
Sudah, terlalu banyak omong kosong.
Di forum-forum debat terbuka, siapapun wakil anda pasti sudah mengakui bagaimana mereka dibuat kelu, bingung dan frustasi oleh argumentasi kami (abu dheedat, mokoginta, dkk).
Bukti nyata
Reply| 23 Apr 2014 09:04:34
maksud dari artikel di atas yang tulisan merah apa tuh. hahahaa baru tau ya ternyata orang non muslim suka atau hobinya fitnah ya suka mengada ada,, coba deh buka Al Qur'an, Tolong baca ya artinya yang sesungguhnya.
saladin
Reply| 23 Apr 2014 07:19:17
Kalo tuhan bisa punya anak yang namanya Yesus, anak-anak tuhan yang lain mana ya??
iqbal
Reply| 23 Apr 2014 07:12:49
http://vidoz.com.ua/video/iyxvb_DwlMb.html
lihat dengan seksama
baru ambil kesimpulan,,,,
yang nama nya teori Trinitas itu tak ada putus-putusnya ,,,,
jika Islam salah, apa anda sudah menunjukkan klau agama anda benar ???
anda yang mulai aja tak menunjukkan moral ,akhlak yang baik dalam berkata,,,
apa anda sudah termasuk orang yang sudah baik dalam memeluk agama anda,,,?
saya rasa tidak ,...
iqbal
Reply| 23 Apr 2014 07:03:29
@Cempluk http://vidoz.com.ua/video/iyxvb_DwlMb.html
lihat ini
biar lebih jelas
, Lidah itu dua kali melesat lebih cepat dari pada otak,
roh demak
Reply| 22 Apr 2014 20:37:28
To asrie
gimana Yesus bisa jamin keselamatan orang lain, lha dia aja gak bisa nyelametin diri sendiri, buktinya dengan mudah ditangkep dan disalib, bego loe srie he he he
Haji Rhoma Irama
Reply| 21 Apr 2014 12:43:39
4 PERTANYAAN INI PASTI BIKIN MENCRET PARA ULAMA

1. Apakah kalimat Bismilah terkandung di dalam ayat Al Fatiha yg asli dari Allah menurut Asbabun Nuzul?

http://www.pontren-nurulhuda.com/baca-fatihah/
Solat di Masjidil Haram dan di masjid Nabawi sedikit berbeda dengan di Indonesia, yaitu imam disaat membaca fatihah tidak pakai basmalah seperti pada umumnya di Indonesia, tentu saja ada orang Indonesia yang alisnya terkerut aneh.. kok tidak pake basmalah..?

Ya begitulah, karena orang arab mengikuti pendapat atau taklid kepada Imam Ahmad, yang mengatakan bahwa BASMALAH BUKAN BAGIAN DARI SURAT FATIHAH, sementara orang Indonesia kebanyakan mengikuti pendapat Imam Syafi’i yang berpendapat Basmalah itu Bagian Dari Fatihah.
---------------------------------

2. Bila aslinya Allah ucapkan Bismilah dalam ayat Fatiha, bukankah pihak yang mengingkarinya berarti mendustai ayat Allah = Kafir ??

3.Bila Allah aslinya tidak pernah ucapkan Bismilah dalam ayat Fatiha lalu ada yang mendustakan sebaliknya, bukankah mendustai ayat Allah= Kafir ??


Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan menyombongkan diri terhadapnya, mereka itu penghuni-penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.” (Qs. al-A’raaf [7]: 36).


Terakhir:
Apabila mereka tidak mendalami Al-Quran, kalau sekiranya itu bukan dari sisi Allah tentulah mereka dapati banyak pertentangan di dalamnya" (QS. 4 : 82),

4. Mazhab Syafei(N.U)klaim Allah UCAPKAN BISMILAH dlm Ayat Fatiha, tapi Mazhab Mayoritas Ulama-ulama Mekah klaim Allah TIDAK UCAPKAN BISMILAH dalam Ayat Fatiha , bukankah ini pertentangan dan membuktikan Quran bukan dari Allah?
teduh
Reply| 21 Apr 2014 12:26:03
@irwan hadi says:
Kalau mau terjememahin ayat jangan sepotong-sepotong yak
dan tolong belajar bahasa Arab dulu deh baru terjemahin
dan satu lagi...
Agama itu dari hati kata anda tapi anda malah memaparkan bukti logika....
dodol.........dodol muslim sendiri banyak yang kagak bisa dan mengerti bahasa Arab makanya banyak hooh aja apa yang dikatain oleh usatadznya wong kagak ngerti! coba ente piker cara beragama model apa ini wong isi alqurannya banyak yang kagak ngerti! ribet bener sih jadi awoh ngasih kitab tapi umatnya banyak kagak ngerti! bahkan umatnya harus ngerogoh kocek lagi untuk beli pen yang ada di iklan-iklan TV yang bisa melafalkan sekaligus menterjemahkannya dan harganya kagak murah!!! awoh ente nyiksa banget sih kepada umatmu!!!!ssstttttt........of the record katanya alquran tidak boleh diterjemahin ke bahasa lain selain Arab tapi nyatanya di TV Arab sono ada siaran sembayang dari masjid bahasa Arabnya di terjemahin ke bahasa Inggris haaaaa.............haaaaa si awoh mulai tidak konsisten plin-plan bullshit abis!!!!
Fetching more Comments...
↑ Back to Top