Blog / Membuka Nalar Muslim: Islam Itu Sudah Pasti Salah

Kita tidak bisa mengatakan suatu agama itu salah hanya karena kita tidak setuju dengan dogma yang diajarkannya, tetapi kita dapat mengatakan suatu agama itu salah karena AJARAN MORAL yang diajarkannya BEJAT & JAHAT.

                               Gambaran surga Muslim menurut ajaran Muhammad

Di dalam agama lain kita mengenal ajaran trimurti, dosa waris, penebusan, inkarnasi, hukum karma, trinitas, dsb. Di dalam agama kita pun ada ajaran seperti tauhid, tuhan tidak beranak dan tidak diperanakkan, tuhan semacam robot yang dikontrol oleh 99 sifat, tuhan adalah alien yang tidak serupa dengan apapun, haji dapat menyucikan dosa, puasa Ramadhan dapat menyucikan dosa, rajin membaca sholawat nabi dijamin masuk surga, hafal 99 asmaul husna dijamin masuk surga, orang yang sebelum meninggal mengucapkan syahadat dijamin masuk surga, dst…dst... Itu semua merupakan dogma yang menuntut keimanan dan kebenarannya baru dapat kita buktikan setelah kita memasuki alam baka.

Herannya, kita yang muslim kerap mempersalahkan agama lain hanya karena kita tidak setuju dengan dogmanya, sementara itu, ajaran bejat dalam agama kita sendiri malah dianggap benar?

Sering saya mendengar kesaksian para mualaf yang bercerita kenapa mereka murtad dari agamanya yang lama, yaitu hanya karena mereka bingung atau tidak mengerti dengan dogmanya. Coba dipikir, dapatkah suatu agama divonis bersalah hanya karena suatu alasan yang tidak masuk akal, yaitu karena ajarannya membingungkan? Ibaratnya kita menuntut Einstein ke pengadilan karena dia telah mengajarkan teori relativitas dan alasan kita menuntutnya adalah “karena saya bingung oleh teorinya itu. Einstein layak dimasukkan ke penjara karena dia telah mengajarkan suatu teori yang membingungkan saya.” Dapatkah bingung dijadikan alasan? Para mualaf yang bodoh itu, hanya karena mereka tidak mengerti, hanya karena bingung, mereka menganggap agama yang dianut sebelumnya itu salah. Sebenarnya siapa yang pantas dipersalahkan? Orang yang tidak mengerti atau agamanya? Bukankah kalau kita tidak mengerti tandanya kita masih perlu banyak belajar? Dan kalaupun kita sudah banyak belajar tapi masih belum mengerti juga, ada 2 kemungkinan: (1) Kita memiliki IQ terbatas, atau (2) Kita sebenarnya dapat mengerti tapi ada sesuatu yang menghalangi kita untuk menerimanya.

Seorang anak SD ketika diajarkan rumus-rumus reaksi kimia oleh kakaknya yang sudah SMA, dia bingung, dan walaupun sudah seharian dia mikir tetap saja bingung. Akhirnya dia memvonis kakaknya “SALAH”, “BODOH”, “ORANG YANG MEMBINGUNGKAN”. Seperti itulah kita, bila kita meributkan masalah dogma suatu agama, dan memvonis agama itu salah hanya karena kita tidak bisa mengerti apa yang dimaksudkannya.

Agama yang dogmanya membingungkan tidak bisa dianggap SALAH. Dogma menyangkut keimanan, dan pembuktiannya nanti setelah kita meninggal.

Kita tidak bisa mengatakan suatu agama itu salah hanya karena kita tidak setuju dengan dogma yang diajarkannya, tetapi kita dapat mengatakan suatu agama itu salah karena AJARAN MORAL yang diajarkannya BEJAT & JAHAT.

Kalau kita mau jujur, sebenarnya kita tidak bisa menentukan apakah sebuah dogma yang dianut suatu agama itu PASTI SALAH atau PASTI BENAR, tetapi nanti setelah kiamat barulah kita dapat tahu itu benar atau salah. Sedangkan untuk mengetahui sebuah moralitas itu SALAH atau BENAR, kita tidak perlu harus menunggu sampai kiamat tiba, saat ini juga kita sudah dapat menentukannya.

Itulah kenapa saya katakan, bahwa Islam sudah pasti salah, sedangkan agama lain belum tentu salah.

Kita tidak perlu menjadi seorang PROFESOR untuk mengetahui mana agama yang salah, cukup dengan bekal HATI NURANI saja, kita dapat mengetahuinya saat ini juga.

Dan kita juga tidak perlu menunggu sampai kiamat tiba untuk mengetahui mana agama yang salah, karena dengan menguji ajaran moralnya kita dapat tahu, apakah agama itu salah atau benar.

Nah, Bagaimana bila kita disodori sebuah ajaran:

“Jagalah penismu, kecuali terhadap istri dan pelayan-pelayanmu.” (QS 23:5-6)

atau,

“Kawinlah sebanyak 2, 3 atau 4, atau bila takut tidak mampu menafkahi, setubuhi pelayan saja.” (QS 4:3)

“Pukullah istrimu” (QS 4:34), 

“Kurunglah sampai mati” (QS 4:15), 

“Merampok itu halal” (QS 8:69, QS 48:20), 

“Di surga, pria Muslim akan dihadiahi cewek-cewek cantik” (QS 52:17-20, QS 56:22-24), 

“Bunuh orang-orang kafir yang ada di sekitarmu” (QS 9:123, QS 9:5)

Ustad Yahya Waloni - mantan pendeta. Dalam ceramahnya di sebuah kota di JaTim (cd beredar luas di masyarakat), Waloni mengatakan: "Istri saya dua...tetapi saya katakan kepada para pendeta itu... saya tidak berjinah!" Apakah Waloni masuk Islam karena mengalami pencerahan, atau untuk mencari legalitas atas dosa perzinahannya, hanya Tuhan dan dirinya sendirilah yang tahu."

Kita tidak perlu menunggu kiamat tiba untuk memastikan ajaran di atas itu BENAR atau SALAH, saat ini juga, detik ini juga, kita sudah bisa menentukannya, bahwa yang demikian itu SUDAH PASTI SALAH…!!!

Seperti yang saya bilang di atas, Islam itu SUDAH PASTI SALAH, karena dengan melihat dari ajaran-ajaran moralnya itu. Kita tidak perlu berandai-andai lagi mengharapkan “jika seandainya Islam benar”. Mustahil Islam benar, karena Islam sudah PASTI SALAH dengan melihat moralitas ajarannya.

Ini masalah MORAL, bukan masalah DOGMA. Dogma bisa saja membuat otak kita bingung dan pusing tujuh keliling, tapi kita tidak bisa serta-merta mengatakan dogma itu salah hanya karena kita bodoh dan sukar untuk menangkap maksudnya. Sementara masalah MORAL adalah masalah NURANI, dan orang yang tidak buta rohani akan dapat menentukan sesuatu itu PANTAS atau TIDAK PANTAS, BAIK atau TIDAK BAIK, BENAR atau SALAH.

Kebenaran Dogma ditentukan nanti setelah kiamat, sementara kebenaran suatu moral ditentukan saat ini juga selama kita masih punya nafas kehidupan. Dan orang yang masih saja menganggap MORAL BEJAT sebagai sesuatu yang benar adalah ORANG ***** yang pantas diludahi, digampar, dikeplak, ditabok, sampai orang itu benar-benar mau menggunakan akalnya. Kalaupun sudah dihajar habis-habisan dan dipermalukan habis-habisan masih tetap saja *****, maka orang seperti itulah yang kita namakan “SAMPAH MASYARAKAT”.

Kalau manusia sudah menjadi SAMPAH, maka apa yang dilakukannya akan selalu merugikan sesamanya, seperti apa yang dilakukan oleh muslim kaffah di berbagai belahan dunia. Apa sih SUMBANGAN POSITIF yang telah Muslim kaffah berikan untuk dunia beradab?

Otak “Sampah” berpikirnya akan terbolak-balik. Yang Bejat dikatakan benar, sementara yang baik dikatakan salah.

Dalam menyorot agama lain, mereka tidak berani melihat ajaran baiknya, tapi hanya menyorot dogmanya. Karena hanya itulah satu-satunya yang dapat mereka serang, sebab MANUSIA SAMPAH tidak dapat menemukan satu pun KESALAHAN YANG BERARTI dalam agama-agama manusia. Coba, siapa di antara kita yang dapat menemukan satu saja ajaran jahat dari AGAMA LAIN? Bukankah yang dianggap salah oleh OTAK SAMPAH adalah dogma-dogma yang mereka sendiri tidak pahami dan membuat OTAK BODOH mereka KEBINGUNGAN & PUSING TUJUH KELILING?

Jangan disangka PARA MUALAF itu adalah orang-orang pintar. Justru mereka itu orang-orang bodoh. Dalam anggapan otak mereka yang bodoh, dogma yang membingungkan itu salah, sedangkan AJARAN MORAL yang BEJAT itu tidaklah salah.

Karena itulah saya katakan bahwa para mualaf itu bodoh. Coba kalau mereka mengerti, mereka pasti tidak akan jadi mualaf.

Ada yang berpendapat: “Tidak masalah walaupun bejat, asalkan menyembah Tuhan yang benar.”

Orang Farisi dan Ahli Taurat di jaman nabi Isa pun telah menyembah Tuhan yang benar, tapi mereka dicela oleh nabi Isa. Tahu kenapa? Karena kehidupan mereka kotor dan bejat. Jadi siapa bilang yang penting Tuhannya benar, dan masalah moral tidak penting?

Kita tidak perlu membuktikan apakah Tuhan itu tauhid atau banyak. Cukup dengan melihat ajaran moral yang diajarkannya maka kita tahu kalau Islam itu SALAH, 100% SALAH! Persoalan Tuhan itu tauhid atau jamak barulah dapat kita ketahui kebenarannya nanti setelah kiamat, sedangkan masalah moral ini dapat kita jadikan pegangan bahwa agama yang kita anut ini adalah SUDAH PASTI SALAH. Dan agama yang sudah pasti salah, sudah pasti masuk neraka! Karena ajaran moralnya bejat, otomatis Tuhan yang disembah Islam adalah Tuhan yang palsu.

Untuk dapat menyadarkan muslim, yang dibutuhkan hanya satu: LOGIKA!

 


Add a Comment
| 6414
matius
Reply| 30 Oct 2014 17:48:48
HIDUPP TUHAN YME,udah skak mat tuh muslim gk bisa jawab hahaha
Bert
Reply| 30 Oct 2014 17:07:04
@yanto

Anda menulis untuk @Margono:
Terima kasih anda sudah mengakui bahwa babi itu haram.
Itu yang penting. Alquran sama dengan injil bahwa babi itu haram.
Soal anda makan atau tidak, itu terserah saudara.

Respons:
Dalam perjanjian lama memang babi diharamkan karena orang israel pada saat itu sedang mengembara menuju tanah perjanjian dan itu bisa mengganggu kesehatan.

Bagaimana dengan alloh swt, kenapa mengharamkan babi?
Alloh swt tidak tau menfaat babi sehingga mengahramkannya.(Ini bukti kalau alloh swt tidak maha tau)
Padahal babi sudah berjasa besar dalam menghajikan muslim.
Adakah muslim yang bersyukur dan berterimakasih pada alloh swt atas ni'mat manfaat babi sehingga mereka bisa berhaji?

Injil tidak mengharamkan babi;

Matius 15:11
"Dengar dan camkanlah: bukan yang masuk ke dalam mulut yang menajiskan orang, melainkan yang keluar dari mulut, itulah yang menajiskan orang."

Bukan karena makanan yang membuat orang menjadi najis/haram tetapi apa yang keluar dari mulut yaitu ucapan yang bisa membuat orang menjadi najis.
Misalnya kata-kata kotor, fitnah, kebohongan, dsb,



Hanya dibutuhkan kewarasan berpikir dan hati nurani untuk mengetahui kebenaran.
ryan
Reply| 30 Oct 2014 16:45:04
udahudah lah emang fakta kok muhhamad mesum....
Bert
Reply| 30 Oct 2014 16:30:40
@yanto

Anda menulis:
Hahahaha..logikamu bagus.
Kalau injil apa ditulis dengan bahasa indonesia ?
Logika mbulet harus diimbangi dengan logika ngacau

Respons:
Apakah anda mentertawakan kebodohan anda karena mengimani quran namun ditolak quran karena quran ditujukan untuk penduduk mekah dan sekitarnya (Qs42:7)?

Tujuan penerjemahan Alkitab dilakukan ke berbagai bahasa agar Alkitab sebagai khabar baik bisa di baca semua orang dan dimengerti/dipahami dengan benar.

Merupakan kebodohan jika hanya tau membaca tetapi tidak memahaminya bukan?





Hanya dibutuhkan kewarasan berpikir dan hati nurani untuk mengetahui kebenaran.
yanto
Reply| 30 Oct 2014 14:55:56
@Ikben
Tanggapan : tinggal njawab haram atau tidak, gitu aja kok repot.
Nggak berani mengakui ya ?

Kami sebagai orang islam sangat yakin, babi haram.
Ikben
Reply| 30 Oct 2014 13:59:32
yanto menulis: Yang benar katakan benar, yang salah katakan salah.
Nggak usah malu mengakui kebenaran Islam.

Tanggapan: bukankah sudah dinyatakan kebenaran ajaran nabimu seperti tulisan dalam artikel diatas ini dengan tulisan warna merah?. Anda tidak menyanggahnya, berarti nggak ada yang salahkan?.
Kenapa saya harus malu mengetahui kebenaran ajaran nabimu demikian, justru memalukan, seorang nabi mengajarkan hal-hal yang tidak selayaknya mengaku dirinya sebagai nabi.


yanto menulis: Kami tidak bodoh, justru kalian yang hanya mengambil sepotong dari ayat quran terus dilogikakan menurut yang kamu suka.

Tanggapan: apakah dengan mengambil sepotong ayat quran tersebut sudah mengubah makna yang terkandung didalamnya?.
Bila anda merasa tidak bodoh, tolong disanggah saja tulisan yang diberi warna merah.


yanto menulis: Jawab aja pertanyaan saya, babi menurut anda haram atau tidak V

Tanggapan: mengapa anda menuntut saya untuk memberi jawaban, sadarkah anda bahwa dalam forum ini utamanya membahas tentang ajaran nabi anda yang selama ini tidak diketahui oleh non-muslim bahkan (mungkin) seukuwah anda. Jadi, buka saja situs Kristen yang membahas tentang haram tidaknya memakan babi, sehingga pembahasan dalam forum ini tetap terfokus.
yanto
Reply| 30 Oct 2014 13:25:54
MATIUS 10:40
MATIUS 15:24
KISAH ROSUL 13:23
YOHANES 11:41-42
MARKUS 12:28-29
MATIUS 10:41
MATIUS 13:57
MARKUS 6:4
LUKAS 13:33
YOHANES 4:44
MATIUS 4:10
MATIUS 14:23
MATIUS 11:25
MATIUS 26:39
MARKUS 11:12-14
LUKAS 2:21
KEJADIAN 17:12
LUKAS 22:43-44
YOHANES 1:14
YOHANES 5:30
YOHANES 14:6
KISAH ROSUL 13:23
YOHANES 14:15-17
MATIUS 26:37-38
MATIUS 24:46
MATIUS 24:36
MARKUS 12:28-29
YOHANES 17:3
MARKUS 15:28
KISAH ROSUL 7:56

Saya tambah yakin, yesus bukan tuhan atau allah. Benar apa yg disebutkan di alquran.
Sudah jelas dan tidak terbantahkan
.
Bedanya orang yahudi dan nasrani yaitu:
Orang yahudi tidak mempercayai hampir semua nabi.
Orang nasrani terlalu mengagungkan nabi isa, seakan akan yesus adalah allah
suleman
Reply| 30 Oct 2014 12:16:49
@yanto
menulis to @asrie
Tangggapan kalau injil itu palsu atau tidak asli lagi.
Maka kecelakaan yang besarlah bagi orang orang yang menulis alkitab dengan tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya ini dari allah..... (Albaqoroh 79)

Respon:
lho ayat itu kan cocok buat nabi anda Muhammad yang mengarang kitab quran tapi mengatakan itu dari Tuhan. buktinya banyak kesalahan dan kontradiksi al:

1. quran bertentangan dengan ilmu pengetahuan: matahari terbenam di dalam laut yang berlumpur hitam, (QS 18:86)

2. Alquran mengatakan: "Tidak ada paksaan dalam agama Islam…" (Qs.2:256) Hal ini bertentangan dengan: Qs. 5:33 mengatakan dan memerintahkan kepada umat Muslim untuk membunuh, memotong tangan dan kaki, melakukan penyaliban, membuang (menyingkirkan/ memusnahkan) orang-orang yang menolak Allah Muslim & RasulNya (Mhd) serta ajarannya. Allah memerintahkan untuk memancung/memenggal kepala dan membunuh orang-orang kafir (Non-Muslim)(Qs.47:4, Qs.9:5, Qs.8:12, Qs.8 :17, Qs.8:60, Qs.9:14, Qs.9:73, Qs.9:29, Qs.48:29, Qs.4:74, Qs.2:154, Qs.2:190-191, Qs.9:38, Qs.9:41, Qs.4:76).

3. Berapa harikah masa Penciptaan? Bila anda menjumah hari penciptaan dalam Qs.41:9 (2 masa), Qs.41:10 (4 masa) dan Qs.41 :12 (2 masa), maka total hari Penciptaan adalah 8 hari. Hal ini bertentangan dengan: Qs.7:54, Qs.10:3, Qs.11:7 dan Qs.25:59 jelas menyebutkan bahwa Allah Muslim menciptakan langit dan bumi adalah dalam waktu 6 hari

4. Dimanakah Allah dan tahtaNya? dekat daripada urat leher manusia (Qs.50:16). Hal ini bertentangan dengan: Allah berada di tahtaNya/arasyNya (Qs.57:4) Allah tahtaNya berada di atas air (Qs.11:7). Allah tahtaNya berada antara 1.000 hingga 50.000 tahun untuk dijangkau (Qs.32:5, 70:4)

5. Allah adalah Jalan yg Lurus (Qs.19:36). Bertentangan dengan: menyesatkan manusia/siapa saja yg dikehendakiNya untuk disesatkan (Qs.4:88).

6. Allah Maha Kuasa dan Maha Kaya (Qs.2:20, 263), bertentangan dengan: Allah ditolong manusia dan meminjami Allah? (Qs.47:7, 5: 12)

coba anda jelaskan. Bisa?
syeh tan
Reply| 30 Oct 2014 12:02:21
@yanto . kamu baca dulu Alquran dan hadist kemudian pahami dengan bahasa yang kamu mengerti . bandingkan dengan perilaku manusia yang tidak mengenal peradaban , yang tidak punya etika dan moral . apakah ada bedanya ? komunitas manusia liar yang hidup liar di hutan belantara juga mampu melakukan apa yang telah dilakukan nabi Muhammad , yaitu ; memenggal leher musuhnya , memperkosa tawanan wanita , menyetubuhi wanita manapun yang diingini oleh nabi Muhammad , termasuk menyetubuhi bocah ingusan Aisyah yang berumur 9 tahun . merampas harta benda orang lain dengan dalih perang kemudian dibagi-bagi dengan ALLOH nya . serta memperkosa istri orang lain yang tidak mau masuk Islam .
ikben
Reply| 30 Oct 2014 11:57:55
@dudi menulis: silahkan permainkan ayat alquran sesukamu, potong dan ambil kata yang bisa memprovokasi, mudah-mudahan dosamu masih bisa di ampuni.. postingan ini menunjukan betapa bodohnya kamu...

Tanggapan: mempermainkan ayat Alquran yang dimaksud itu seperti apa ?. Bila menurut anda telah memotong ayat quran sehingga terkesan memprovokasi, apakah inti (makna) dari ayat tersebut juga telah terjadi perubahan?.
Supaya Anda tidak terkesan menulis berdasarkan ajaran ustad dan habib anda, tolong dibantah artikel diatas dengan melampirkan ayat pendukungnya dari Alquran atau hadist untuk menyanggahnya.
Bila anda melanggar perintah Allah, maka anda berdosa dan bila anda tidak dapat membuktikan bahwa ajaran nabimu tidak seperti yang ditulis dalam artikel ini, berarti anda setuju atau ternyata andalah yang bodoh.
Hun
Reply| 30 Oct 2014 11:45:33
@yanto muslim pengecut
Hooiii muslim pengecut yang terpojok..kenapa kamu lari dari pertanyaan ini??

"Kalau menurut Islam nabi Isa tidak mati dan hidup kembali, lalu apa maksud dari ayat alquran ini;
QS.19:33-34:
33. Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali". 34. Itulah Isa putra Maryam, yang mengatakan perkataan yang benar, yang mereka berbantah-bantahan tentang kebenarannya.

Bisa jelaskan??
Hun
Reply| 30 Oct 2014 11:42:55
@yanto
Masih berkoar-koar seperti Muhammad kesurupan jin goa hira juga kamu. OOT ke Kristen lagi. Di sini membahas Islam, paham?? Lagipula semua pertanyaan kamu sudah terjawab dalam blog ini. Kamu saja yang belum keliling baca-baca. Padahal alquran jelas memerintahkan iqra..iqra.. kenapa para muslim pada gak mau iqra?? Melanggar perintah Allah swt!! Sudah pada murtad nih??
Sudah saya copas ulang semua pertanyaan saya biar kamu iqra, eh masih gak iqra juga. Gak takut kamu dilaknat Allah swt?? Apa kamu juga sudah tidak takut dilaknat karena sudah sadar kalau allah swt adalah tuhan hayalan Muhammad??
Kamu ingin menunjukkan Islam itu benar?? Jawab tuh pertanyaan saya. Kalau gak mampu ya sudah, terima saja kenyataan kalau Islam itu memang salah...
yanto
Reply| 30 Oct 2014 10:58:07
@ikben
Tanggapan :
Yang benar katakan benar, yang salah katakan salah.
Nggak usah malu mengakui kebenaran Islam.

Kami tidak bodoh, justru kalian yang hanya mengambil sepotong dari ayat quran terus dilogikakan menurut yang kamu suka.

Jawab aja pertanyaan saya, babi menurut anda haram atau tidak V
ikben
Reply| 30 Oct 2014 09:10:53
@yanto menulis: Itu dulu pertanyaanku. Mohon dijawab, dengan logika ngawur nggak apa apa
Tanggapan: @yanto, anda itu menulis ternyata dengan pikiranmu yang negatif.
Apakah anda pikir yang masuk dalam forum ini khususnya para non-muslim berakhlak seperti anda yang plintat-plintut dan berlogika terbalik dalam berdiskusi ?. Buktinya adalah tulisanmu: "dengan logika ngawur nggak apa-apa"
Apa yang anda harapkan dari berdiskusi dengan berlogika yang ngawur ?. Ternyata pola pikir nabi anda sudah merasuk pikiranmu sehingga menganggap hal-hal yang ngawur adalah normal.
Hamel
Reply| 30 Oct 2014 09:09:56
@dudi
quote:
silahkan permainkan ayat alquran sesukamu, potong dan ambil kata yang bisa memprovokasi, mudah-mudahan dosamu masih bisa di ampuni..
postingan ini menunjukan betapa bodohnya kamu...

-----------------------
respon:
kok malah ngambek mas? ayo tunjukkan yang bener seperti apa pada kami-kami yang katanya kafir ini.

lagipula, melanggar aturan dari tuhan yang fiktif itu bukan berdosa.
yanto
Reply| 30 Oct 2014 08:51:23
@Margono
Tanggapan saya:
Terima kasih anda sudah mengakui bahwa babi itu haram.
Itu yang penting. Alquran sama dengan injil bahwa babi itu haram.
Soal anda makan atau tidak, itu terserah saudara.
yanto
Reply| 30 Oct 2014 06:21:20
Kepada kalian yang percaya Yesus.
1. Kenapa babi haram tetep kau makan ?
2. Kenapa sunat diwajibkan, tapi tidak engkau ikuti ?
3. Kenapa racun tidak engkau minum, padahal aman karena engkau percaya Yesus ?
4. Kenapa Abraham menyembelih anak yang tunggal Ishkak, padahal sebelumnya sudah lahir Ismail ?
5. Kenapa golonganmu tidak ada yang hafal injil, padahal anak umur 6 tahun aja ada yang sudah hafal alquran

Itu dulu pertanyaanku. Mohon dijawab, dengan logika ngawur nggak apa apa
dudi
Reply| 30 Oct 2014 06:11:29
silahkan permainkan ayat alquran sesukamu, potong dan ambil kata yang bisa memprovokasi, mudah-mudahan dosamu masih bisa di ampuni..
postingan ini menunjukan betapa bodohnya kamu...
Margono
Reply| 29 Oct 2014 23:25:53
@yanto, ini tulisanmu:
Di alkitab injil sudah jelas tertulis babi itu haram.
Kenapa anda yg katanya percaya yesus, tapi anda doyan banget makan babi.

Tanggapan saya:
Sesuai yg tertulis di Alkitab PL, babi memang di haramkan, lalu kalau ada orang kristen memakannya, kenapa anda marah yg dilanggarnya kan ajaran agamanya, kenapa muslim itu selalu usil ngurusi orang lain yg tidak ada merugikan islam.

Misalkan ada teman saya, dia di haruskan menyembah batu 5 kali sehari, lalu teman saya itu bolong-bolong sholatnya kadang 2 kali kadang hanya 1 kali sehari, saya gak perduli untuk apa saya usil, itu urusan dia sama allohnya.

Kalau ada saya melihat muslim makan babi, saya juga gak perduli karena itu urusan dia, kecuali akibat dia makan babi maka dia menjadi niat membunuh sehingga merugikan orang lain.

Muslim memang mirip sama si alloh swt dan si Muhammad, suka usil sama orang lain. Hal merugikan orang lain seperti ngembat babu dihalalkan tetapi kalau ada orang makan babi di usilin, kenapa muslim susah menjadi pintar dan bijak dalam hidupnya, apa karena kebanyakan dijedotin itu jidat ke lantai sehingga bodoh terus.
Hun
Reply| 29 Oct 2014 22:08:45
@yanto menulis;
Coba anda baca dulu tafsir dan asbabun nuzul ayat ayat yg anda tulis.

Respon;
Numpang tanya dong...;
1. Tafsir dan asbabun nuzul itu buatan allah swt, muhammad atau orang yang lain??
2. Kalau buatan manusia, apakah allah swt sebegitu bodohnya mengeluarkan firman yang tidak jelas, sehingga harus diperjelas oleh tafsir dan asbabun nuzul buatan manusia??
3. Siapa yang bisa menjamin tafsir buatan manusia itu sudah sesuai dengan kemauan allah swt?? Emang allah swt pernah mensahkan tafsir itu??

Kalau @yanto menyerah lagi, silahkan muslim yang lain membantu menjawab. Masa' para muslim tidak kasihan melihat @yanto sudah berakrobat jungkirbalik menghindari pertanyaan mengenai islam!! Sampai detik ini tidak ada satupun pertanyaan yang berani dibahasnya... Ada apa dengan islam??
Fetching more Comments...
↑ Back to Top