Blog / Membuka Nalar Muslim: Islam Itu Sudah Pasti Salah

Kita tidak bisa mengatakan suatu agama itu salah hanya karena kita tidak setuju dengan dogma yang diajarkannya, tetapi kita dapat mengatakan suatu agama itu salah karena AJARAN MORAL yang diajarkannya BEJAT & JAHAT.

                               Gambaran surga Muslim menurut ajaran Muhammad

Di dalam agama lain kita mengenal ajaran trimurti, dosa waris, penebusan, inkarnasi, hukum karma, trinitas, dsb. Di dalam agama kita pun ada ajaran seperti tauhid, tuhan tidak beranak dan tidak diperanakkan, tuhan semacam robot yang dikontrol oleh 99 sifat, tuhan adalah alien yang tidak serupa dengan apapun, haji dapat menyucikan dosa, puasa Ramadhan dapat menyucikan dosa, rajin membaca sholawat nabi dijamin masuk surga, hafal 99 asmaul husna dijamin masuk surga, orang yang sebelum meninggal mengucapkan syahadat dijamin masuk surga, dst…dst... Itu semua merupakan dogma yang menuntut keimanan dan kebenarannya baru dapat kita buktikan setelah kita memasuki alam baka.

Herannya, kita yang muslim kerap mempersalahkan agama lain hanya karena kita tidak setuju dengan dogmanya, sementara itu, ajaran bejat dalam agama kita sendiri malah dianggap benar?

Sering saya mendengar kesaksian para mualaf yang bercerita kenapa mereka murtad dari agamanya yang lama, yaitu hanya karena mereka bingung atau tidak mengerti dengan dogmanya. Coba dipikir, dapatkah suatu agama divonis bersalah hanya karena suatu alasan yang tidak masuk akal, yaitu karena ajarannya membingungkan? Ibaratnya kita menuntut Einstein ke pengadilan karena dia telah mengajarkan teori relativitas dan alasan kita menuntutnya adalah “karena saya bingung oleh teorinya itu. Einstein layak dimasukkan ke penjara karena dia telah mengajarkan suatu teori yang membingungkan saya.” Dapatkah bingung dijadikan alasan? Para mualaf yang bodoh itu, hanya karena mereka tidak mengerti, hanya karena bingung, mereka menganggap agama yang dianut sebelumnya itu salah. Sebenarnya siapa yang pantas dipersalahkan? Orang yang tidak mengerti atau agamanya? Bukankah kalau kita tidak mengerti tandanya kita masih perlu banyak belajar? Dan kalaupun kita sudah banyak belajar tapi masih belum mengerti juga, ada 2 kemungkinan: (1) Kita memiliki IQ terbatas, atau (2) Kita sebenarnya dapat mengerti tapi ada sesuatu yang menghalangi kita untuk menerimanya.

Seorang anak SD ketika diajarkan rumus-rumus reaksi kimia oleh kakaknya yang sudah SMA, dia bingung, dan walaupun sudah seharian dia mikir tetap saja bingung. Akhirnya dia memvonis kakaknya “SALAH”, “BODOH”, “ORANG YANG MEMBINGUNGKAN”. Seperti itulah kita, bila kita meributkan masalah dogma suatu agama, dan memvonis agama itu salah hanya karena kita tidak bisa mengerti apa yang dimaksudkannya.

Agama yang dogmanya membingungkan tidak bisa dianggap SALAH. Dogma menyangkut keimanan, dan pembuktiannya nanti setelah kita meninggal.

Kita tidak bisa mengatakan suatu agama itu salah hanya karena kita tidak setuju dengan dogma yang diajarkannya, tetapi kita dapat mengatakan suatu agama itu salah karena AJARAN MORAL yang diajarkannya BEJAT & JAHAT.

Kalau kita mau jujur, sebenarnya kita tidak bisa menentukan apakah sebuah dogma yang dianut suatu agama itu PASTI SALAH atau PASTI BENAR, tetapi nanti setelah kiamat barulah kita dapat tahu itu benar atau salah. Sedangkan untuk mengetahui sebuah moralitas itu SALAH atau BENAR, kita tidak perlu harus menunggu sampai kiamat tiba, saat ini juga kita sudah dapat menentukannya.

Itulah kenapa saya katakan, bahwa Islam sudah pasti salah, sedangkan agama lain belum tentu salah.

Kita tidak perlu menjadi seorang PROFESOR untuk mengetahui mana agama yang salah, cukup dengan bekal HATI NURANI saja, kita dapat mengetahuinya saat ini juga.

Dan kita juga tidak perlu menunggu sampai kiamat tiba untuk mengetahui mana agama yang salah, karena dengan menguji ajaran moralnya kita dapat tahu, apakah agama itu salah atau benar.

Nah, Bagaimana bila kita disodori sebuah ajaran:

“Jagalah penismu, kecuali terhadap istri dan pelayan-pelayanmu.” (QS 23:5-6)

atau,

“Kawinlah sebanyak 2, 3 atau 4, atau bila takut tidak mampu menafkahi, setubuhi pelayan saja.” (QS 4:3)

“Pukullah istrimu” (QS 4:34), 

“Kurunglah sampai mati” (QS 4:15), 

“Merampok itu halal” (QS 8:69, QS 48:20), 

“Di surga, pria Muslim akan dihadiahi cewek-cewek cantik” (QS 52:17-20, QS 56:22-24), 

“Bunuh orang-orang kafir yang ada di sekitarmu” (QS 9:123, QS 9:5)

Ustad Yahya Waloni - mantan pendeta. Dalam ceramahnya di sebuah kota di JaTim (cd beredar luas di masyarakat), Waloni mengatakan: "Istri saya dua...tetapi saya katakan kepada para pendeta itu... saya tidak berjinah!" Apakah Waloni masuk Islam karena mengalami pencerahan, atau untuk mencari legalitas atas dosa perzinahannya, hanya Tuhan dan dirinya sendirilah yang tahu."

Kita tidak perlu menunggu kiamat tiba untuk memastikan ajaran di atas itu BENAR atau SALAH, saat ini juga, detik ini juga, kita sudah bisa menentukannya, bahwa yang demikian itu SUDAH PASTI SALAH…!!!

Seperti yang saya bilang di atas, Islam itu SUDAH PASTI SALAH, karena dengan melihat dari ajaran-ajaran moralnya itu. Kita tidak perlu berandai-andai lagi mengharapkan “jika seandainya Islam benar”. Mustahil Islam benar, karena Islam sudah PASTI SALAH dengan melihat moralitas ajarannya.

Ini masalah MORAL, bukan masalah DOGMA. Dogma bisa saja membuat otak kita bingung dan pusing tujuh keliling, tapi kita tidak bisa serta-merta mengatakan dogma itu salah hanya karena kita bodoh dan sukar untuk menangkap maksudnya. Sementara masalah MORAL adalah masalah NURANI, dan orang yang tidak buta rohani akan dapat menentukan sesuatu itu PANTAS atau TIDAK PANTAS, BAIK atau TIDAK BAIK, BENAR atau SALAH.

Kebenaran Dogma ditentukan nanti setelah kiamat, sementara kebenaran suatu moral ditentukan saat ini juga selama kita masih punya nafas kehidupan. Dan orang yang masih saja menganggap MORAL BEJAT sebagai sesuatu yang benar adalah ORANG ***** yang pantas diludahi, digampar, dikeplak, ditabok, sampai orang itu benar-benar mau menggunakan akalnya. Kalaupun sudah dihajar habis-habisan dan dipermalukan habis-habisan masih tetap saja *****, maka orang seperti itulah yang kita namakan “SAMPAH MASYARAKAT”.

Kalau manusia sudah menjadi SAMPAH, maka apa yang dilakukannya akan selalu merugikan sesamanya, seperti apa yang dilakukan oleh muslim kaffah di berbagai belahan dunia. Apa sih SUMBANGAN POSITIF yang telah Muslim kaffah berikan untuk dunia beradab?

Otak “Sampah” berpikirnya akan terbolak-balik. Yang Bejat dikatakan benar, sementara yang baik dikatakan salah.

Dalam menyorot agama lain, mereka tidak berani melihat ajaran baiknya, tapi hanya menyorot dogmanya. Karena hanya itulah satu-satunya yang dapat mereka serang, sebab MANUSIA SAMPAH tidak dapat menemukan satu pun KESALAHAN YANG BERARTI dalam agama-agama manusia. Coba, siapa di antara kita yang dapat menemukan satu saja ajaran jahat dari AGAMA LAIN? Bukankah yang dianggap salah oleh OTAK SAMPAH adalah dogma-dogma yang mereka sendiri tidak pahami dan membuat OTAK BODOH mereka KEBINGUNGAN & PUSING TUJUH KELILING?

Jangan disangka PARA MUALAF itu adalah orang-orang pintar. Justru mereka itu orang-orang bodoh. Dalam anggapan otak mereka yang bodoh, dogma yang membingungkan itu salah, sedangkan AJARAN MORAL yang BEJAT itu tidaklah salah.

Karena itulah saya katakan bahwa para mualaf itu bodoh. Coba kalau mereka mengerti, mereka pasti tidak akan jadi mualaf.

Ada yang berpendapat: “Tidak masalah walaupun bejat, asalkan menyembah Tuhan yang benar.”

Orang Farisi dan Ahli Taurat di jaman nabi Isa pun telah menyembah Tuhan yang benar, tapi mereka dicela oleh nabi Isa. Tahu kenapa? Karena kehidupan mereka kotor dan bejat. Jadi siapa bilang yang penting Tuhannya benar, dan masalah moral tidak penting?

Kita tidak perlu membuktikan apakah Tuhan itu tauhid atau banyak. Cukup dengan melihat ajaran moral yang diajarkannya maka kita tahu kalau Islam itu SALAH, 100% SALAH! Persoalan Tuhan itu tauhid atau jamak barulah dapat kita ketahui kebenarannya nanti setelah kiamat, sedangkan masalah moral ini dapat kita jadikan pegangan bahwa agama yang kita anut ini adalah SUDAH PASTI SALAH. Dan agama yang sudah pasti salah, sudah pasti masuk neraka! Karena ajaran moralnya bejat, otomatis Tuhan yang disembah Islam adalah Tuhan yang palsu.

Untuk dapat menyadarkan muslim, yang dibutuhkan hanya satu: LOGIKA!

 


Add a Comment
| 9368
kafir13
Reply| 01 Mar 2015 17:33:41
@WOKO

Ya jangan koment klo ga mau nanggapin.

Bego kok di piara sih??

Ah salah gue, loe kan emang termasuk umat idiot.
hans
Reply| 01 Mar 2015 13:39:59
@Cerens
ini loh wahyu allah yang diturunkan melalui Jibril kepada Muhammad
Q8:12
(Ingatlah), ketika Tuhanmu mewahyukan kepada para malaikat: "Sesungguhnya Aku bersama kamu, maka teguhkanlah (pendirian) orang-orang yang telah beriman". Kelak akan Aku jatuhkan rasa ketakutan ke dalam hati orang-orang kafir, maka penggallah kepala mereka dan pancunglah tiap-tiap ujung jari mereka
Q9:123
Hai orang-orang yang beriman, perangilah orang-orang kafir yang di sekitar kamu itu, dan hendaklah mereka menemui kekerasan daripadamu, dan ketahuilah, bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa

so bagaimana Kristen atau kafir menyembah mahluk yang selalu mengancam dan pengen membunuh kafir....
jadi jelas Allah itu hanya untuk Islam saja .....dan Islam adalah budak atau algojo dari allah ....Kristen ataw kafir jelas tidak menyembah pembunuhnya
Ikben
Reply| 01 Mar 2015 00:51:55
Bung hidayat,
Selain logika kira-kira apalagi supaya kalau belajar ilmu dan baca buku baru cukup untuk berkomentar tentang ajaran nabimu?.
WOKO
Reply| 28 Feb 2015 23:03:07
saya tidak begitu tertarik menanggapinya,saya rasa hanya orang bodoh yang mau di adu domba tersulut emosi dengan kata-kata kasarnya. Begitu kok menyebut yang paling benar. Hebat. Sadar lah kamu - kamu semua.
Crossway
Reply| 28 Feb 2015 22:21:26
@Cerens

Anda menulis :
Sementara bagi Islam, Allah itu dijelaskan secara lebih jelas. Dia adalah Tuhan Esa, tempat bergantung, tidak beranak dan tidak diperanakan. Dan Allah itu untuk semua manusia baik yang percaya maupun yang tidak.

Respon :

Didalam Buku "Keberagaman yang saling menyapa" yang ditulis oleh Mohammad Sabri, dihalaman 70 disebutkan ALLAH adalah Nama dewa yang paling banyak disebut di wilayah Jazirah Arabia, bahkan penduduk Mekah mempercayai Allah memiliki 3 puteri (An Najm 19-21).

Sebelum Islam muncul di abad ke 6 Masehi, Tuhan sudah memperkenalkan Nama-Nya kepada Nabi Musa di Keluaran 3:15 :
Dan Elohim berfirman lagi kepada Musa, "Katakan demikian kepada bani Israel: YAHWEH, Elohim leluhurmu, Elohim Abraham, Elohim Ishak dan Elohim Yakub, telah mengutus aku kepadamu. Itulah Nama-Ku untuk selama-lamanya dan itulah pengingat bagi-Ku turun temurun.

Bahkan Raja Daud yang diberi gelar Nabi oleh umat Muslim menyembah kepada YAHWEH bukan kepada Allah :
Dengarlah perkataan-perkataanku, ya YAHWEH; pedulikanlah keluh kesahku. Perhatikanlah suara seruanku, Rajaku dan Elohimku; karena kepada-Mu aku berdoa (Mazmur 5:2-3)

Jadi sekarang siapa yang mengutus Mohammad yang mengaku sebagai Nabi terakhir yang ternyata sama sekali tidak mengenal Nama TUHAN yang disembah oleh Musa, Daud dan para Nabi-nabi bangsa Israel ??
Crossway
Reply| 28 Feb 2015 22:01:23
@Cerens,
Anda menulis :

Bagi Yahudi, Allah adalah Holy God (Tuhan yang suci). Dan Allah itu untuk keturunan Yahudi yang berasal dari Ibu Yahudi.

Bagi Kristen, Allah ada dalam kepercayaan Trinitas mereka. Tiga dalam satu. Tuhan Bapak, tuhan anak, dan ruhul Kudus. Dan Allah itu untuk semua yang semua yang percaya saja.

Respon :

Allah itu Nama atau Gelar ??
Karena Anda harus mengetahui Bangsa Yahudi sebetulnya menyebut kata Elohim bukan Allah karena Allah itu adalah Nama dari sesembahannya umat Muslim (Al-Fatihah 1-2), sedangkan dalam bahasa Ibrani..Elohim itu bukan Nama melainkan gelar/predikat/titel/sebutan dari orang Yahudi yang ditujukan untuk Tuhan yang disembah oleh para Nabi bangsa Israel, Nama-Nya adalah YAHWEH, jadi sangat tidak pas apabila Allah yang adalah Nama dari sesembahannya umat Muslim disamakan dengan YAHWEH, Nama dari Elohim yang disembah oleh para Nabi bangsa Israel.

Kristen mempercayai YAHWEH dan Yesus Kristus adalah satu kesatuan seperti yang sudah ratusan kali difirmankan oleh YAHWEH kepada para Nabi Bangsa Israel di Perjanjian Lama bahwa akan datang seorang Juru Selamat/Mesias yang tidak lain adalah Diri-Nya sendiri yang bermanifestasi menjadi Yesus Kristus.
Rabb
Reply| 28 Feb 2015 20:42:23
@Cerens
Sementara bagi Islam, Allah itu dijelaskan secara lebih jelas.
Jawab,
Maksudmu sejelas wahyu yang dititip lewat jibril tapi Muhammad sendiri cuma ngarang kalau iblis goa Hira yang bernama Jibril itu membawa wahyu dari tuhannya. Emangnya saat pertama mencekik Muhammad di goa, roh asing tersebut ngomong kalau dia utusan Tuhan. Yang aku tahu saat Muhammad pertama ketemu roh goa tersebut dia ngibrit terkencing kencing dan dia bilang dicekek setan, kog tiba tiba roh goa tersebut bisa diklaim sebagai Jibril yang membawa wahyu Tuhan. Itu yang kamu katakan allahmu itu jelas tapi Muhammad sendiri tidak pernah ketemu allahnya.
............
Dia adalah Tuhan Esa, tempat bergantung, tidak beranak dan tidak diperanakan.
Jawab:
QS. 9:30
Orang-orang Yahudi berkata: "Uzair itu putera Allah" dan orang-orang Nasrani berkata: "Al Masih itu putera Allah". Demikianlah itu ucapan mereka dengan mulut mereka, mereka meniru perkataan orang-orang kafir yang terdahulu. Dilaknati Allah mereka, bagaimana mereka sampai berpaling?
QS. 6:101
Dia Pencipta langit dan bumi. Bagaimana Dia mempunyai anak padahal Dia tidak mempunyai isteri. Dia menciptakan segala sesuatu; dan Dia mengetahui segala sesuatu.
Ayat di atas menjelaskan betapa ngawurnya dan tololnya allah ciptaan Muhammad tersebut. Tidak ada orang Kristen yang menganggap Tuhan punya istri kemudian dapat Tuhan Anak. Penyebutan Anak Allah bagi Yesus hanya kata Kiasan karena menurut kitab kami Yesus itu Firman atau Roh Allah yang mengambil rupa sebagai manusia.
Saranku padamu... Bakar quranmu karena jelas Allah SWT itu bukan Tuhan, hal umum seperti itu saja salah. Allah swt itu pengetahuannya sebatas apa yang diketahui Muhammad. Ngaku Tuhan kog Goblok..:-)

Dan Allah itu untuk semua manusia baik yang percaya maupun yang tidak.
Jawab:
Baca surah al-kafirun... allahmu ngomong kalau dia bukan sesembahan kami... Apa kamu mau ngencingi quranmu sendiri dengan perkataanmu itu.?
hans
Reply| 28 Feb 2015 20:14:39
@Cerens
maaf anda salah ..allah tidak disembah oleh Kristen .......allah hanya untuk orang Islam saja ..allah itu terlalu mengerikan ....banyak musuhnya ...termasuk kristen ..jadi Kristen tidak menyembah yang membencinya ....
Kosaki
Reply| 28 Feb 2015 13:49:27
@Cerens
Saya bantu revisi komentar Anda ya...
kalau Yahudi dan Kristen ditanya, siapakah Allah itu, maka jawab mereka adalah bahwa Allah itu adalah sesembahannya orang Islam, Tuhan atas negeri Mekah (baca di QS 27:91), karena Allah bukan sesembahan orang Yahudi dan Kristen.

Nah kalau orang Muslim ditanya..siapakah nama pribadi sesembahannya? Pasti GAK BISA JAWAB! Pasti bingung karena tidak bisa membedakan antara nama dan gelar
Cerens
Reply| 28 Feb 2015 09:57:47
@Crossway
Perbedaannya Islam, Kristen dan Yahudi adalah pada jawaban mereka dalam dua pertanyaan tentang Allah: Siapa Dia? dan Untuk Siapa?

Bagi Yahudi, Allah adalah Holy God (Tuhan yang suci). Dan Allah itu untuk keturunan Yahudi yang berasal dari Ibu Yahudi.

Bagi Kristen, Allah ada dalam kepercayaan Trinitas mereka. Tiga dalam satu. Tuhan Bapak, tuhan anak, dan ruhul kudus. Dan Allah itu untuk semua yang semua yang percaya saja

Sementara bagi Islam, Allah itu dijelaskan secara lebih jelas. Dia adalah Tuhan Esa, tempat bergantung, tidak beranak dan tidak diperanakan. Dan Allah itu untuk semua manusia baik yang percaya maupun yang tidak.
Margono
Reply| 28 Feb 2015 09:56:25
@abd azis, ini tulisanmu:
karena kisah nabi Isa sebenarnya begini: saat itu....nabi Isa dikejar dan hendak dibunuh.......nabi Isa pun bersembunyi di suatu tempat.......namun salah seorang muridnya yang bernama Yudas membocorkan persembunyian nabi Isa......namun dengan kehendak allah, wajah Yudas lalu diubah.....hingga Yudas nampak seperti nabi Isa....

Tanggapan:
Hahahaha, kamu sangat polos dek Azis atau kurang pakai nalar, baca dengan baik dan cermat tanggapan saya agar terbuka sedikit nalarmu.

Jadi maksudmu yang disaksikan para masyarakat umum saat peristiwa penyaliban itu bukan Isa tetapi Yudas yang wajahnya diserupakan dengan Isa......hahahahaha, Jadi kamu harus setuju dong kalau si alloh swt telah melakukan kebohongan publik atau setidaknya si alloh swt menjadi pesulap saingan Deddy Cobuzier.... begitukan, lalu kenapa si alloh swt harus main akal-akalan begitu, kelihatan sekali dia takut kepada tentara Romawi dan masyarakat Yahudi, si alloh swt terlihat tidak maha kuasa dan tidak maha perkasa, malah pembohong, paham !.

Koq kamu masih bisa percaya bahwa alloh swt itu tuhan? kalau untuk masalah keputusan pengadilan Romawi saja dia harus berbohong kepada masyarakat umum dengan bermain sulap merubah wajah Yudas mirip Isa. Kalau dia maha kuasa dan maha perkasa, biarkan saja Isa disalib, entar juga bisa dia hidupkan kembali, gitu saja koq repot. Si alloh swt memang tolol juga, kalau berbohong yang pintar dong.

Kalau kamu masih mempertahankan imanmu bahwa "Isa bukan mati disalib", maka kamu tidak bisa menolak bahwa si alloh swt adalah pembohong kelas kakap, pelaku kebohongan publik yang maha dahsyat, paham !.
Crossway
Reply| 28 Feb 2015 05:33:08
@Imamuddin Al Mustaqim

Anda menulis :
"Kami org Islam,percaya dan mengimani kpd yesus kristus(Isa 'Alaihi salam),tapi knp antum..para pendeta,umat kristen,dsbg tdk percaya kpd Nabi terakhir yg telah d utus hngga akhir zaman,,

Respon :
Apabila kalian muslim mengimani Yesus Kristus berarti harus mendengar apa yang difirmankan oleh Yesus Kristus tetapi kenyataannya kalian umat muslim tidak mendengar apa yang difirmankan oleh Yesus Kristus :

Namun waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dalam pakaian bulu domba, tetapi didalamnya mereka adalah serigala yang buas (Matius 7:15)

Pencuri tidak datang kecuali untuk mencuri, dan membunuh, dan membinasakan. Aku datang supaya mereka memperoleh hidup dan memperolehnya berkelimpahan (Yohanes 10:10)

Segala sesuatu sudah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku, dan tidak seorang pun mengenal Putra sepenuhnya selain Bapa, juga tidak seorang pun mengenal Bapa sepenuhnya selain Putra dan kepada siapa yang sekiranya Putra itu kehendaki untuk menyingkapkannya (Matius 11:27)

Yesus Kristus adalah pemegang kunci kerajaan surga jadi tidak ada jalan lain menuju ke surga selain menjadi pengikut Yesus Kristus lalu untuk apa ada Nabi terakhir ?? siapakah yang mengutus si Nabi terakhir ini ?? apakah si Nabi terakhir ini bersedia mati untuk pengikutnya ?? kenyataannya justru para pengikutnya yang disuruh mati konyol.

Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik mempertaruhkan jiwa-Nya demi domba-domba itu (Yohanes 10:11)
Hidayat mahmud
Reply| 28 Feb 2015 03:49:33
saya minta tolong kepada bapak-bapak kalau memberi komentar pada suatu masalah gali ilmunya dulu tanya ahlinya dan baca buku-bukunya, baru kasih komentar, logika aja nggak cukup bro!.
ray
Reply| 28 Feb 2015 03:41:53
saya tidak begitu tertarik menanggapinya,saya rasa hanya orang bodoh yang mau di adu domba tersulut emosi dengan kata-kata kasarnya,lalu membingunkan dengan pendapat anehnya,,bagiku agamaku bagimu agamamu,bagiku pemikiranku bagimu pemikiranmu,
Pengikut Kristus
Reply| 27 Feb 2015 23:35:54
Shallom bapak-bapak juga ibuk-ibuk....
I've read some comments yang menunjukkan bahawa anda sangat keliru dan sering diajarkan negative mengenai agama lain... as we can see... anda menunjukkan bahawa anda menerap/menanam negative yang sudah seharusnya 'ga ada dalam diri kita' ......as a christian even as a muslim...

Yesus tidak disalibkan? tetpi Yudas ?
- mengikut Alkitab ... Sebelum penyaliban.. persamaan dengan ketika Yesus telah ditangkap.. Yudas telah membunuh diri kerana dia merrasa bersalah kerana telah mengkhianati Tuannya (Matius 27:3- Pada waktu Yudas, yang menyerahkan Dia, melihat, bahwa Yesus telah dijatuhi hukuman mati, menyesallah ia. Lalu mengembalikan uang yang tiga puluh perak itu kepada imam-imam kepala....).... I saw some comment yang menyatakan bahawa 'Yesus lari' kapan Dia lari ?
Yesus iaitu Isa sudah terlebih dahulu mengetahui bahawa Dia akan diserahkan kepada imam-imam tetapi Dia tidak menyembunyikan diri dan tidak melarikan diri... (Matius 26:21 Dan ketika mereka sedang makan, Ia berkata: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya seorang di antara kamu akan menyerahkan Aku." berikutan (Matius 26 : 25 Yudas, yang hendak menyerahkan Dia itu menjawab, katanya :"Bukan aku, ya Rabi?" Kata Yesus kepadanya: "Engkau telah mengatakannya." .... As we can see Yesus (Nabi Isa) already know bahawa Dia akan diserahkan ... Dia Allah yang Maha Tahu... Bagaimana dengan nabi sebelumNya dan selepas Dia? Mereka hanya diberi hikmat/karunia ..... tetapi Tuhan yang berada ditakhta di syurga saat itu sendiri turun ke dunia dan jadi manusia.. kenapa ? Kerana Dia Tuhan yang ingin menggenapi apa yang nabi sebelumNya sampaikan.. siapakah yang mampu menggenapi sesuatu? Tuhan Allah kita... Tetapi ada yang menyatakan bahawa Yesus @Isa itu hanya nabi dan nabi itu hanya manusia? is it ?? what do u think ? Yesus itu Allah sendiri.. Allah yang berada di syurga juga ada di bumi bersama manusia (trinity) ...
mbah sawer
Reply| 27 Feb 2015 22:10:23
@Imamuddin Al Mustaqim
ini tulisanmu...
"Kami orang Islam,percaya dan mengimani kepada Yesus kristus(Isa 'Alaihi salam),tapi kenapa antum..para pendeta,umat Kristen,dsbg tidak percaya kepada Nabi terakhir yang telah diutus hingga akhir zaman,,
JAWABAN : apa urusannya kaum kafir harus percaya dengan nabi terakhirmu???

jika Kristen itu benar(jika kitab injil benar),kenapa Tuhan mengutus nabi lagi...,,injil,taurat,zabur,..Tuhan menurunkan 3 kitab suci.,tapi kenapa Tuhan masih menurunkan Al-Qur'an,
JAWABAN : itu kan karangan nabimu sendiri? lalu mana buktinya nabimu diangkat awloh sebagai nabi???

ketahuilah,Al-Qur'an yang dibawa oleh Muhammad berlaku hingga akhir zaman,,tidak sperti injil,taurat,zabur,,kitab tersebut ditentukan oleh Tuhan akhir akhir berlakunya..tapi Tuhan menurunkan Al-Qur'an,sebagai penutup dan penyempurna agama-agama sbelumnya..,,
JAWABAN : ya ya tentu saja, anda lagi-lagi benar pak, penutup kejahatan masa lalu nabimu dan penyempurna ajran moralnya yang bejad dan biadab....betul banget anda....

yang berlaku hingga akhir zaman".tapi ana sebagai manusia,hanyalah makhluk yang lemah dan bodoh,,saya pun tidak bisa membawa bukti kalau Islam itu benar..karena manusia,hanya kecil di mata Tuhan, dan yang hanya mengetahui hal tersebut..adalah...allah,Jalla jalaalah,INGAT,kebenaran hanya milik Allah
JAWABAN : saya senang karena anda cukup fair juga rupanya, saran saya...tinjau lagi dulu dari sudut hati kecil anda sendiri, berkaca diri dalam keheningan batin anda, lalu buatlah keputusan terpenting dalam hidup anda....
Margono
Reply| 27 Feb 2015 22:04:41
@Arjuna Wiwaha, ini tulisanmu:
TERBUKTI....... laki-laki kurus, lemah dan telanjang serta menjadi BANGKAI di kayu salib kok diperTUHANkan, entah seiapa dia yang jelas dia BUKAN YESUS (Isa Putera Maryam), karena yesus TIDAK PERNAH DISALIB.

Tanggapan:
Terserah kamu saja mengatakan Yesus seperti apa, tetapi kalau kamu percaya bahwa Yesus tidak pernah disalib, berarti kamu harus percaya juga kalau si alloh swt pemain sulap, penipu kelas kakap yang telah menipu para saksi mata saat peristiwa penyaliban.

Kalau kamu katakan bahwa si alloh swt saat peristiwa penyaliban itu tidak melakukan tipuan sulap lalu apa namanya.....si alloh sedang melawak, gitu !!.....hahahahaha, iman muslim akan berantakan kalau sudah dibahas dengan cerdas oleh para kafir, karena sebenarnya si alloh swt dan nabinya adalah penipu yang bodoh.
ungke
Reply| 27 Feb 2015 21:44:45
#Hun
Sepertinya ada lagi "pesantren fress graduated" yaitu si imamudin dan si abd azis, kita lihat seberapa konyol dan bebal nya mereka berdua ?
Hun
Reply| 27 Feb 2015 19:09:15
@abd azis menulis;
saat itu....nabi Isa dikejar dan hendak dibunuh.......nabi Isa pun bersembunyi di suatu tempat....

Respon;
Itu nabi Isa yang anaknya Mariam saudaranya Harun anaknya Imran yah??
Nabi Isa yang keponakannya Musa juga, yang lahir di negeri antah berantah dibawah pohon kurma??
Kristen gak mengenal dia koq...itu nabinya Islam saja..itupun fiktif...
Hun
Reply| 27 Feb 2015 19:00:29
@Imamuddin Al Mustaqim menulis;
"Kami orang Islam,percaya dan mengimani kepada Yesus Kristus(Isa 'Alaihi salam),tapi kenapa antum..para pendeta,umat Kristen,dsbg tidak percaya kepada Nabi terakhir yang telah diutus hingga akhir zaman

Respon;
Setelah Islam masih ada lagi koq agama penerusnya, Ahmadyah dan Lia Eden.
Lalu kenapa kamu tidak percaya dan mengimani Lia Eden??
Bukankah dia mengaku sebagai nabi terakhir??
Apa yang membuat kamu percaya omongan Muhammad, tapi tidak percaya omongan Lia Eden??
Fetching more Comments...
↑ Back to Top