Blog / Membuka Nalar Muslim: Islam Itu Sudah Pasti Salah

 

Kita tidak bisa mengatakan suatu agama itu salah hanya karena kita tidak setuju dengan dogma yang diajarkannya, tetapi kita dapat mengatakan suatu agama itu salah karena AJARAN MORAL yang diajarkannya BEJAT & JAHAT.

                               Gambaran surga Muslim menurut ajaran Muhammad

Di dalam agama lain kita mengenal ajaran trimurti, dosa waris, penebusan, inkarnasi, hukum karma, trinitas, dsb. Di dalam agama kita pun ada ajaran seperti tauhid, tuhan tidak beranak dan tidak diperanakkan, tuhan semacam robot yang dikontrol oleh 99 sifat, tuhan adalah alien yang tidak serupa dengan apapun, haji dapat menyucikan dosa, puasa Ramadhan dapat menyucikan dosa, rajin membaca sholawat nabi dijamin masuk surga, hafal 99 asmaul husna dijamin masuk surga, orang yang sebelum meninggal mengucapkan syahadat dijamin masuk surga, dst…dst... Itu semua merupakan dogma yang menuntut keimanan dan kebenarannya baru dapat kita buktikan setelah kita memasuki alam baka.

Herannya, kita yang muslim kerap mempersalahkan agama lain hanya karena kita tidak setuju dengan dogmanya, sementara itu, ajaran bejat dalam agama kita sendiri malah dianggap benar?

Sering saya mendengar kesaksian para mualaf yang bercerita kenapa mereka murtad dari agamanya yang lama, yaitu hanya karena mereka bingung atau tidak mengerti dengan dogmanya. Coba dipikir, dapatkah suatu agama divonis bersalah hanya karena suatu alasan yang tidak masuk akal, yaitu karena ajarannya membingungkan? Ibaratnya kita menuntut Einstein ke pengadilan karena dia telah mengajarkan teori relativitas dan alasan kita menuntutnya adalah “karena saya bingung oleh teorinya itu. Einstein layak dimasukkan ke penjara karena dia telah mengajarkan suatu teori yang membingungkan saya.” Dapatkah bingung dijadikan alasan? Para mualaf yang bodoh itu, hanya karena mereka tidak mengerti, hanya karena bingung, mereka menganggap agama yang dianut sebelumnya itu salah. Sebenarnya siapa yang pantas dipersalahkan? Orang yang tidak mengerti atau agamanya? Bukankah kalau kita tidak mengerti tandanya kita masih perlu banyak belajar? Dan kalaupun kita sudah banyak belajar tapi masih belum mengerti juga, ada 2 kemungkinan: (1) Kita memiliki IQ terbatas, atau (2) Kita sebenarnya dapat mengerti tapi ada sesuatu yang menghalangi kita untuk menerimanya.

Seorang anak SD ketika diajarkan rumus-rumus reaksi kimia oleh kakaknya yang sudah SMA, dia bingung, dan walaupun sudah seharian dia mikir tetap saja bingung. Akhirnya dia memvonis kakaknya “SALAH”, “BODOH”, “ORANG YANG MEMBINGUNGKAN”. Seperti itulah kita, bila kita meributkan masalah dogma suatu agama, dan memvonis agama itu salah hanya karena kita tidak bisa mengerti apa yang dimaksudkannya.

Agama yang dogmanya membingungkan tidak bisa dianggap SALAH. Dogma menyangkut keimanan, dan pembuktiannya nanti setelah kita meninggal.

Kita tidak bisa mengatakan suatu agama itu salah hanya karena kita tidak setuju dengan dogma yang diajarkannya, tetapi kita dapat mengatakan suatu agama itu salah karena AJARAN MORAL yang diajarkannya BEJAT & JAHAT.

Kalau kita mau jujur, sebenarnya kita tidak bisa menentukan apakah sebuah dogma yang dianut suatu agama itu PASTI SALAH atau PASTI BENAR, tetapi nanti setelah kiamat barulah kita dapat tahu itu benar atau salah. Sedangkan untuk mengetahui sebuah moralitas itu SALAH atau BENAR, kita tidak perlu harus menunggu sampai kiamat tiba, saat ini juga kita sudah dapat menentukannya.

Itulah kenapa saya katakan, bahwa Islam sudah pasti salah, sedangkan agama lain belum tentu salah.

Kita tidak perlu menjadi seorang PROFESOR untuk mengetahui mana agama yang salah, cukup dengan bekal HATI NURANI saja, kita dapat mengetahuinya saat ini juga.

Dan kita juga tidak perlu menunggu sampai kiamat tiba untuk mengetahui mana agama yang salah, karena dengan menguji ajaran moralnya kita dapat tahu, apakah agama itu salah atau benar.

Nah, Bagaimana bila kita disodori sebuah ajaran:

“Jagalah penismu, kecuali terhadap istri dan pelayan-pelayanmu.” (QS 23:5-6)

atau,

“Kawinlah sebanyak 2, 3 atau 4, atau bila takut tidak mampu menafkahi, setubuhi pelayan saja.” (QS 4:3)

“Pukullah istrimu” (QS 4:34), 

“Kurunglah sampai mati” (QS 4:15), 

“Merampok itu halal” (QS 8:69, QS 48:20), 

“Di surga, pria Muslim akan dihadiahi cewek-cewek cantik” (QS 52:17-20, QS 56:22-24), 

“Bunuh orang-orang kafir yang ada di sekitarmu” (QS 9:123, QS 9:5)

Ustad Yahya Waloni - mantan pendeta. Dalam ceramahnya di sebuah kota di JaTim (cd beredar luas di masyarakat), Waloni mengatakan: "Istri saya dua...tetapi saya katakan kepada para pendeta itu... saya tidak berjinah!" Apakah Waloni masuk Islam karena mengalami pencerahan, atau untuk mencari legalitas atas dosa perzinahannya, hanya Tuhan dan dirinya sendirilah yang tahu."

Kita tidak perlu menunggu kiamat tiba untuk memastikan ajaran di atas itu BENAR atau SALAH, saat ini juga, detik ini juga, kita sudah bisa menentukannya, bahwa yang demikian itu SUDAH PASTI SALAH…!!!

Seperti yang saya bilang di atas, Islam itu SUDAH PASTI SALAH, karena dengan melihat dari ajaran-ajaran moralnya itu. Kita tidak perlu berandai-andai lagi mengharapkan “jika seandainya Islam benar”. Mustahil Islam benar, karena Islam sudah PASTI SALAH dengan melihat moralitas ajarannya.

Ini masalah MORAL, bukan masalah DOGMA. Dogma bisa saja membuat otak kita bingung dan pusing tujuh keliling, tapi kita tidak bisa serta-merta mengatakan dogma itu salah hanya karena kita bodoh dan sukar untuk menangkap maksudnya. Sementara masalah MORAL adalah masalah NURANI, dan orang yang tidak buta rohani akan dapat menentukan sesuatu itu PANTAS atau TIDAK PANTAS, BAIK atau TIDAK BAIK, BENAR atau SALAH.

Kebenaran Dogma ditentukan nanti setelah kiamat, sementara kebenaran suatu moral ditentukan saat ini juga selama kita masih punya nafas kehidupan. Dan orang yang masih saja menganggap MORAL BEJAT sebagai sesuatu yang benar adalah ORANG ***** yang pantas diludahi, digampar, dikeplak, ditabok, sampai orang itu benar-benar mau menggunakan akalnya. Kalaupun sudah dihajar habis-habisan dan dipermalukan habis-habisan masih tetap saja *****, maka orang seperti itulah yang kita namakan “SAMPAH MASYARAKAT”.

Kalau manusia sudah menjadi SAMPAH, maka apa yang dilakukannya akan selalu merugikan sesamanya, seperti apa yang dilakukan oleh muslim kaffah di berbagai belahan dunia. Apa sih SUMBANGAN POSITIF yang telah Muslim kaffah berikan untuk dunia beradab?

Otak “Sampah” berpikirnya akan terbolak-balik. Yang Bejat dikatakan benar, sementara yang baik dikatakan salah.

Dalam menyorot agama lain, mereka tidak berani melihat ajaran baiknya, tapi hanya menyorot dogmanya. Karena hanya itulah satu-satunya yang dapat mereka serang, sebab MANUSIA SAMPAH tidak dapat menemukan satu pun KESALAHAN YANG BERARTI dalam agama-agama manusia. Coba, siapa di antara kita yang dapat menemukan satu saja ajaran jahat dari AGAMA LAIN? Bukankah yang dianggap salah oleh OTAK SAMPAH adalah dogma-dogma yang mereka sendiri tidak pahami dan membuat OTAK BODOH mereka KEBINGUNGAN & PUSING TUJUH KELILING?

Jangan disangka PARA MUALAF itu adalah orang-orang pintar. Justru mereka itu orang-orang bodoh. Dalam anggapan otak mereka yang bodoh, dogma yang membingungkan itu salah, sedangkan AJARAN MORAL yang BEJAT itu tidaklah salah.

Karena itulah saya katakan bahwa para mualaf itu bodoh. Coba kalau mereka mengerti, mereka pasti tidak akan jadi mualaf.

Ada yang berpendapat: “Tidak masalah walaupun bejat, asalkan menyembah Tuhan yang benar.”

Orang Farisi dan Ahli Taurat di jaman nabi Isa pun telah menyembah Tuhan yang benar, tapi mereka dicela oleh nabi Isa. Tahu kenapa? Karena kehidupan mereka kotor dan bejat. Jadi siapa bilang yang penting Tuhannya benar, dan masalah moral tidak penting?

Kita tidak perlu membuktikan apakah Tuhan itu tauhid atau banyak. Cukup dengan melihat ajaran moral yang diajarkannya maka kita tahu kalau Islam itu SALAH, 100% SALAH! Persoalan Tuhan itu tauhid atau jamak barulah dapat kita ketahui kebenarannya nanti setelah kiamat, sedangkan masalah moral ini dapat kita jadikan pegangan bahwa agama yang kita anut ini adalah SUDAH PASTI SALAH. Dan agama yang sudah pasti salah, sudah pasti masuk neraka! Karena ajaran moralnya bejat, otomatis Tuhan yang disembah Islam adalah Tuhan yang palsu.

Untuk dapat menyadarkan muslim, yang dibutuhkan hanya satu: LOGIKA!

 


| 11233
putih
Reply| 08 Jul 2015 18:03:13
Maaf kepada @admin krn saya mengulang2 postingan sy, soalnya ini salah satu karya terbaik saya sih hehehehehe.......

“oloWTS berwenang untuk menyesatkan manusia/siapa saja yg dikehendakinya utk disesatkan (Qs 4:143) OloWTS sewenang2 untuk menyesatkan umat manusia! OloWTS adalah jalan yg lurus (QS 19:36) dan Quran adalah jalan yg lurus (Qs 5:16) Pertanyaannya: jika oloWTS dan quran adalah jalan yg lurus, lalu mengapa umat muslim harus masuk neraka? (Qs 19:71) apakah umat muslim masuk neraka? Ya, umat muslim sudah ditetapkan pasti akan mendatangi (masuk) keneraka. Sebab, suatu bencana datangnya berasal dari oloWTS (Qs 4:24) karena sesungguhnya org2 munafik itu menipu oloWTS, dan oloWTS akan membalas tipuan mereka (Qs 4:142) tetapi apakah oloWTS memerintahkan utk melakukan kejahatan/perbuatan keji?TIDAK (Qs 7:28, 16:90) Jelas oloWTS memerintahkannya (Qs 17:16, Qs 5:33, Qs 8:12, Qs 8:17) Jadi apa dong sebenarnya oloWTS ini, apakah oloWTS dapat dilihat manusia dan apakah momod dpt melihatnya? YA momod dpt melihat oloWTSnya (Qs 53:1-18, Qs 81:15-19) TIDAK2 momod tidak dpt melihat oloWTS (Qs 6:102-103, Qs 42:51) jadi oloWTS adalah sebesar2nya Penipu dong (Qs 3:54) ya sebab oloWTS bingung siapa yg menjadi islam pertama kali, apakah momod (Qs 6:14,163), atau musa?(Qs 7:143), atau org mesir (Qs 26:51), atau ibrahim ( Qs 2:127-133, Qs 3:67), ataukah adam? (Qs 42:51) HALAH banyak bacot POKOKnya oloWTS berwenang utk menyesatkan manusia/siapa saja yg dikehendakinya utk disesatkan (Qs 4:88) dan cukup bilang saja (AL FATIHAH:6-7)"

bacanya berurutan ya :p
semoga terhibur :ppp
putih
Reply| 08 Jul 2015 17:55:20
Sambungan…2
@fisabililah
(Mathius 15 : 24).

^^tanggapan (bagus ini pertanyaan berbobot, tp seharusnya anda membaca seluruh kisahnya, bukan dg search di google utk menjatuhkan)

ini kisahnya:
Di daerah Tirus, Yesus bertemu dengan seorang wanita Kanaan berkebangsaan Siro Fenisia,Yunani, yang berseru-seru dari kejauhan agar Yesus menyembuhkan anaknya yang kerasukan roh jahat (Matius 15:22). Menanggapi teriakan itu, Yesus diam. Mengapa?
1. Karena wanita itu masih berada jauh dari Yesus. Itulah sebabnya wanita itu berteriak-teriak. Ketika wanita itu sudah berada di dekat Yesus, Yesus terbukti melayani percakapan dengan wanita itu tanpa harus berteriak-teriak. Disini ada teladan mengenai etika bercakap-cakap, yaitu bahwa percakapan tidak dilakukan dengan saling berteriak. 2. Karena Yesus menunggu reaksi dari para murid. Dan benar saja, ketika Yesus diam, para murid pun berbicara dan meminta Yesus mengusir wanita Kanaan itu (Injil Matius 15:23).
tetapi Ia tidak menjawab sepatah kata pun.maka murid muridnya datang dan meminta kepadanya. " Suruhlah dia pergi; karena dia terus berteriak sambil mengikuti kita" (Matius 15:23)
Dari perkataan para murid Yesus dalam Injil Matius 15:23 dapat diketahui bahwa sampai pada saat itu, para murid masih beranggapan bahwa Yesus hanya diutus kepada bani Israel saja dan bukan untuk bangsa Kanaan (bangsa-bangsa lain), sehingga bila ada bangsa lain yang mendekat, dia perlu diusir. Inilah pikiran para murid yang tersirat dalam Injil Matius 15:23. Dari perkataan mereka itu, Yesus lantas menyimpulkan apa yang ada dalam pikiran para murid dan kesimpulan itu yang digunakan untuk menjawab perkataan para murid:
sebagai jawaban ia mengatakan, "Aku tidak diutus kepada siapapun kecuali kepada domba domba yang hilang dari keturunan israel” (Matius 15:24)Jawaban Yesus terhadap perkataan para murid itu membuat para murid terdiam dan tidak berani mengusir si wanita Kanaan ketika wanita tersebut mendekat kepada Yesus. Jangankan mengusir, berkomentar pun tidak. Para murid yang semula cuap-cuap jadi terdiam seribu bahasa.
putih
Reply| 08 Jul 2015 17:52:26
@fisabililah
Anda mempunyai kitab yang banyak. yang mana setiap kitab merupakan pemahaman dari para penulisnya sendiri.Saya percaya setiap agama mengajarkan umatnya untuk tidak saling membohongi.


^^tanggapan:

Tidak setuju, kitab zabur tidak mengajarkan kebohongan, kitab taurat tidak mengajarkan kebohongan, kitab injil juga tidak mengajarkan kebohongan. HANYA quran saja yg mengajarkan kebohongan,perampokan,pemerkosaan,pembunuhan,poligami, pedhofilia.



Bersambung…1
Hun
Reply| 08 Jul 2015 16:54:57
@Fisabilillah menulis:
Anda mempunyai kitab yang banyak. yang mana setiap kitab merupakan pemahaman dari para penulisnya sendiri.

Respon:
Kamu kira alquran turun dari Tuhan?? Kamu salah...
Alquran sekarang hanya turunan alquran buatan Usman, yang sudah dipoles manusia, diedit, jadilah alquran seperti sekarang.... Kalau kamu mau bukti, silahkan mari kita debat...
Faktanya Usman memusnahkan mushaf alquran lain yang berbeda dengan buatannya... Jadi tinggal hanya satu macam alquran, buatan Usman...
Silahkan kamu pelajari sejarah alquran...

@Fisabilillah menulis:
Saya percaya setiap agama mengajarkan umatnya untuk tidak saling membohongi.

Respon:
Kamu salah...islam mengajarkan berbohong...
Kamu jangan taqyia, pura-pura gak tau ini ya!!!
Hun
Reply| 08 Jul 2015 16:49:44
@reny
Udah disanggah tuh dibawah..jangan diulang-ulang terus... Jangan-jangan saya debat dengan burung beo nih??
Hun
Reply| 08 Jul 2015 16:47:51
@Fisabilillah menulis:
Nabi Isa AS hanya diutus kepada Bani Israil, bukan untuk orang-orang yang bukan Bani Israil. (Mathius 15 : 24).

Respon:
Wah..kasihan nih muslim...hanya tahu satu ayat alkitab...sudh koar-koar..
Emang ayat yang lain gak ada yang kamu tahu lagi?? Cuma itu??
Sejak kapan ada yang namuanya nabi isa diutus ke Israel??
Isa itu kan keponakan Harun yang lahir dibawah pohon kurma...
Kristen dan Yahudi gak pernah kenal tuh...
kafir13
Reply| 08 Jul 2015 16:44:24
@Fisabilillah
iya bener sih gue setuju tuh si nabi arab emang buat seluruh umat.

SELURUH UMAT YANG OTAKNYA IDIOT.
kafir13
Reply| 08 Jul 2015 16:28:04
@reny

loe punya mushaf jaman si nabi sesat masih hidup??

qoran yang sekarang yang loe pegang itu hasil editan mesir dari tahun 1924 tau kagak loe??

mana sih mushaf asli tuh qoran nabi onta arab loe slimah??
Arjuna
Reply| 08 Jul 2015 16:21:18
@reny
Untuk bisa mengatakan bahwa Alkitab itu dipalsukan maka anda harus memiliki kitab aslinya sebagai pembanding. Apakah anda punya? bila tidak punya, mengapa menuduh alkitab sudah dipalsukan? dari mana bisa tahu?
Kristen memiliki 24.000 manuscripts untuk membuktikan keaslian kitab-kitabnya.
Untuk kitab Perjanjian Lama, penemuan manuscripts di Laut Mati telah membawa bukti Alkitab sekitar 100 tahun sebelum Yesus lahir atau 700 tahun sebelum Muhammad.
Ada 99 manuscripts Perjanjian Baru sebelum tahun 400 Masehi dan ada 230 manuscripts sebelum Muhammad lahir dan Quran dituliskan.
Semua bukti-bukti itu in line dengan Alkitab saat ini. Jadi dimananya yang palsu?
kafir13
Reply| 08 Jul 2015 16:21:13
@reny

orang idiot walaupun sudah diterangkan berulang-ulang tetap saja kagak bakalan paham, loe itu contohnya.

BTW, si mamad junjunganmu bilang OTAK MUSLIMAH itu cuman 1/2 dari laki2.

slimin aja otaknya idiot, apalagi elo yang cuman 1/2 dari si idiot.

Tuh sedikit pencerahan tentang pandangan dari manusia yang loe anggap sebagai teladan paling sempurna dan juga nilai loe dalam ajaranyang loe bilang ajaran sempurna itu slimah.

Bagi kafir dan gue terutama, ajaran yang loe agung2kan itu adalah AJARAN MAHA SEMPRULNA.

get it?? ah gue lupa, otak loe cuman setengah dari otak slimin yang idiot.
reny
Reply| 08 Jul 2015 15:55:13
orang sering menghina karena mereka lupa berkaca diri dari pada anda sibuk menjelek-jelekkan agama islam lebih baik anda urus saja agama anda sendiri belum tentu agama anda yang paling benar. Jangan pula anda samakan al-qur'an dengan alkitab yang bisa anda rubah-rubah isi konten di dalamnya. Al-Qur'an adalah wahyu yang hakiki dari Allah swt berbeda dengan alkitab anda yang sudah ada campur tangan manusia di dalamnya dengan kata lain sudah murni lagi. Jika anda ingin melihat kebenarannya lebih baik anda cari mushaf alkitab yang asli dari nabi isa as
Fisabilillah
Reply| 08 Jul 2015 14:29:37
Anda mempunyai kitab yang banyak. yang mana setiap kitab merupakan pemahaman dari para penulisnya sendiri. Saya percaya setiap agama mengajarkan umatnya untuk tidak saling membohongi.
Nabi Isa AS hanya diutus kepada Bani Israil, bukan untuk orang-orang yang bukan Bani Israil. (Mathius 15 : 24).
saya mengutip ayat tersebut langsung tanpa ada pengubahan sedikitpun seperti apa yang anda lakukan.
sebelum anda mengatakan bahwa agama kami ISLAM salah,coba pelajari dulu silsilah keluarga anda dari nenek moyang anda. apakah anda termasuk ke pada bani israil?
anda hanya mengatakan nabi, nabi dan nabi. kami mengenal istilah rasul. rasul adalah yang bertugas menyampaikan wahyu kepada umatnya. nabi isa mengatakan bahwa umatnya adalah bani israil, dan nabi SAW umatnya adalah seluruh umat manusia. itu sudah terpampang lagi nyata.
JANGAN GITU AH
Reply| 08 Jul 2015 14:28:17
@adelia
Memang kamu ingin kristen terlihat buruk dimata muslim karena dianggap melecehkan agamanya? Jujur saya sedih ketika melihat blog seperti ini. Kita hidup di Indonesia yang notabene adalah negara heterogen. Kita harus saling menjaga toleransi antar umat beragama kalau tidak kita sendiri akan hancur.

Tanggapan:
Kamu itu saya anggap cukup pintar nalarnya adelia, tetapi yang kau lihat cuma satu jurusan saja. Kemana matamu kau letakkan, kemana pikiranmu kau taruh ketika FPI berlaku intoleran dengan melarang orang-orang lain menjalankan agamanya? Kemana matamu kau letakkan, kemana pikiranmu kau taruh ketika para pembom bunuh diri meledakkan rumah-rumah ibadah non muslim?

Siapa yang bertindak intoleran adelia?

Kenapa kamu takut ketika intoleransi Islam diungkap? Kenapa? Itu adalah fakta yang tidak bisa dipungkiri bahkan oleh muslim.

Atau jangan-jangan kamu adalah muslim yang merasa resah oleh dampak situs-situs seperti ini bagi pergerakan murtad yang semakin menggejala akhir-akhir ini?
JANGAN GITU AH
Reply| 08 Jul 2015 14:22:33
@adelia
Untuk yang nulis blog ini cuma saran aja ya, daripada kamu mengungkap fakta islam seperti itu lebih baik kamu share ilmu ilmu dalam kristen. Itu lebih bermanfaat dibanding kamu mengungkap siapa muhammad dan Allah. Karena tidak semua bisa menerima isi tulisanmu.

Tanggapan:
Kalau yang membuat blog share ilmu-ilmu dalam Kristen sudah banyak. Gak perlu ditambahi. Satu saja sudah lebih dari cukup. Yang belum ada itu adalah share ilmu-ilmu dalam Islam dalam data dan fakta sesungguhnya.

Jadi blog ini dan blog sejenis lain dirasa perlu untuk menyadarkan muslim yang tersesat di dalam Islam.

Betul, tidak semua bisa menerima. Yang tidak bisa menerima, ya biarlah tidak menerima. Tetapi tetap ada yang bisa menerima karena mereka masih mau berfikir waras. Mungkin jumlahnya masih sedikit, tetapi yang sedikit itu bisa berdampak pada gerak Avalanche seperti guguran salju yang semakin besar toh?
JANGAN GITU AH
Reply| 08 Jul 2015 14:16:09
@reny
Jika anda ingin tau kebenarannya lebih baik anda mencari mushaf alkitab yang asli dari nabi Isa as

Tanggapan:

Oh, jadi kamu punya mushaf asli Alkitab dari nabi Isa?
Boleh tulis beberapa ayat di sini?

(Goblok koq dipelihara neng?)
JANGAN GITU AH
Reply| 08 Jul 2015 14:14:34
@reny
angan samakan Al-Qur'an dengan Alkitab mu yang bisa anda rubah-rubah. Al-Qur'an adalah wahyu yang hakiki berasal dari Allah swt berbeda dengan alkitab yang sudah ada campur tangan manusia di dalamnya dengan kata lain alkitab anda sudah tidak murni lagi.

Tanggapan:
Saya tidak tahu apa kamu laki-laki atau perempuan. karena nama di internet belum tentu mencirikan yang sesungguhnya. Pun saya tidak tahu apakah kamu mengetahui riwayat kompilasi Quran di Jaman Utsman dan tindakah sang kaliph Islam ini. Jika kamu tahu berbagai kejanggalannya, lantas kenapa kamu tidak berkaca pada Alquranmu? Kenapa harus menuduh yang tidak-tidak kepada orang lain?

Quran sendiri tidak sekali pun menuduh orang lain memalsukan kitab sebelum dia, koq kamu berani membuat tuduhan? Bahkan Allah swt sendiri menyarankan Muhammad belajar pada Alkitab kalau ia mengalami keraguan, hal mana sarah dari si Allah swt yang tak pernah digubrisnya sekali pun.

Apakah kamu merasa lebih hebat dari si Allah swt?

Saran saya, jangan menuduh orang lain sembarangan. Berkaca dulu pada Quranmu yang telah mengalami perubahan dimasa Utsman dan di masa Muhammad pun Quran mengakui bongkar pasang ayat dengan istilah ayat Nasakh dan ayat Mansukh.

Apakah kamu tahu artinya Nasakh dan Mansukh? Kalau tidak, maka kamu adalah makluk muslim TERBODOH. Maaf, bukan bermaksud menghina. Tetapi saya hanya mengikuti jalan berfikirmu yang licik dengan saran licik itu. BERKACALAH PADA QURAN MU SEBELUM MELEMPAR TUDUHAN.
AYAT Nasakh dan Mansukh itu membuktikkan Quran memang sudah kerap direvisi oleh Muhammad. Mungkin karena ia mudah lupa ingatan sehingga ada ayat-ayat yang DIA LUPA.
cempluk
Reply| 08 Jul 2015 14:05:23
@Taubat Mas
TM menulis:
"Untukmu Agamamu, dan UntukKu AgamaKu.."
Silahkan dipikir matang2 sebelum berkomentar..
Anda mengatakan Islam salah, namun anda sendiri mengambil kutipan alquran dengan pengubahan makna menurut anda, apakah anda takut kalau anda tuliskan arti tanpa pengubahan?

cempluk menulis:
lah anda yang sekedar nyeplos tanpa dipikir matang kok menuduh orang lain?
coba tunjukkan bagian mana yang anda maksud mengubah makna lalu tunjukkan makna yang benar

mampukah anda? ditunggu
--------------------------------

TM menulis lagi:

Kitab Suci Al-Quran merupakan satu-satunya kitab yang tidak pernah diperbaharui, dan terjamin keaslianya dari dahulu sampai sekarang dan sampai akhir zaman..:)

cempluk bertanya:
apa buktinya? mengapa ada ayat2 yang dimakan kambing? kemana ayat-ayat rajam kok hilang dari qur'an? mengapa terjemahan qur'an bisa berubah2 makna?

contoh :
kata yang seharusnya berarti penipu besar jadi sebaik-baik pembalas tipu daya, yang seharusnya berarti penggal jadi pukul lehernya, yang seharusnya berarti potong jari2nya jadi pukul ujung jari2nya

mengapa? takut kalo ketahuan bahwa qur'an berisi kekejian?
ketakutan yang aneh, kalo berisi kekejian berarti qur'an bukanlah berasal dari Tuhan yang benar dan tentu saja islam bukan agama yang benar.
kalo tidak benar yang sudah tinggalkan saja....

mudah bukan?

lain dari pada itu, bagian mana sih isi qur'an yang berisi kebaikan? yang berisi ajaran ilahi yang sebelum islam muncul tidak terpikirkan oleh manusia?

mampukah anda dan slimer di sini menjawabnya?

salam
JANGAN GITU AH
Reply| 08 Jul 2015 13:59:03
@reny
angan samakan Al-Qur'an dengan Alkitab mu yang bisa anda rubah-rubah. Al-Qur'an adalah wahyu yang hakiki berasal dari Allah swt berbeda dengan alkitab yang sudah ada campur tangan manusia di dalamnya dengan kata lain alkitab anda sudah tidak murni lagi.

Tanggapan:
Nah, inilah perkataan dari seorang yang TIDAK PERNAH MAU BERKACA PADA DIRI SENDIRI. Dan muslim memang merasa tidak perlu berkaca karena mereka takut melihat kejelekan mukanya. Dari pada mengetahui kejelekan muka sendiri, muslim lebih memilih menjelek-jelekkan orang lain demi menutupi semua keburukannya.

Tentu saja Alkitab tidak dapat disamakan dengan Quran. Anda katakan begitu dan saya setuju. Tetapi di lain waktu, Muslim mengorek-ngorek Alkitab untuk mencari pembenaran tentang Muhammad. Bahkan ada banyak muslim yang mengklaim Tuhan di Alkitab sama dengan yang ada di Quran. Gila tuh...katanya Quran jangan disamakan dengan Alkitab, tapi muslim sendiri diam-diam menyama-nyamakannya. Apa bukan cara licik untuk berdusta tuh?

Muslim/ah itu kalau ngomong ya mbok yang konsekuen dan konsisten dong. Pakai standar ganda itu adalah munafik dan kekanak-kanakan. sikap kekanak-kanakan adalah mau menang sendiri. Biar kata dia salah, seorang anak kecil pasti menyalahkan orang lain untuk kesalahan yang dia perbuat.

Kita tidak tahu dari mana seorang anak ingusan belajar licik, tetapi kita tahu pasti dari mana seorang muslim berlaku licik dan menipu, sumbernya adalah Muhammad dan karyanya.

Paham ya?
JANGAN GITU AH
Reply| 08 Jul 2015 13:50:48
@reny
Apakah anda pikir agama anda yang paling benar?.

Tanggapan:
Tentu saja agama apa pun di luar Islam jauh lebih benar dibanding Islam. Agama-agama lain mendorong umatnya untuk berperilaku jujur, tidak menipu, tidak berbohong. Tetapi di dalam Islam, muslim diajarkan BOLEH MENIPU DAN BERBOHONG dan ini diistilahkan dengan bahasa kerennya White Lies atau dalam bahasa keren Islam sebagai TAQQIYAH.

Tuhan agama-agama lain di luar Islam tidak satu pun mengaku sebagai ahli menipu, tetapi Allah swt mendeklarasikan diri sebagai PENIPU TERLIHAI (Khairu Makireen).

Satu aspek moral ini saja Islam gagal menjadi agama terbaik. Bila diadu dengan agama-agama lain dari sisi ini, Islam segera gugur berkeping-keping.

Dari sisi aspek moral kehidupan seksual sang nabi apa lagi. Dibandingkan dengan Sidarta Gautama, Muhammad hanyalah layak disejajarkan dengan sampah busuk sementara Sidarta jauh melesat di langit biru.

Nah, mengapa muslim mau mengikuti manusia tak bermoral seperti Muhammad? Yaitu karena muslim MENGGEMARI DUSTA MUHAMMAD.
Putih
Reply| 08 Jul 2015 13:48:45
@Taubat Mas
Kitab Suci Al-Quran merupakan satu-satunya kitab yang tidak pernah diperbaharui, dan terjamin keaslianya dari dahulu sampai sekarang dan sampai akhir zaman..:)

^^ tanggapan
Benarkah itu??? Saat saya merujuk pada quran anda Versi Al-Quran yang didistribusikan hampir ke seluruh dunia skrng ini sbgi sebuah kitab berbhs Arab yg memakai lafal baca ‘Asim (wafat 745) yg diriwayatkan oleh Hafs (wafat 796). Namun sebenarnya, ada enam lagi bacaan Al-Quran. Salah satunya adlh lafalan Nafi(wafat 785) –yg diriwayatkan oleh Warsh (wafat 812)—yg sampai sekarang masih dipakai di MAROKO. Lima lafalan yg lain adlh dr Ibnu Amir (wafat 770), dr Ibnu Katsir (wafat 773), dari Ibnu Amir (wafat 770), dari Hamzah (wafat 773) dan dari Al Kasa’i (wafat 804).Beberapa ahli Muslim bahkan menerima sampai sejumlah empat belas perbedaan bacaan Al-Quran yang masing-masing diberi nama berdasarkan tokoh Islam pencetusnya yang diriwayatkan oleh dua ahli Muslim dengan cara masing-masing. Pada tahun 1988 Saudi Arabia secara resmi menerbitkan sebuah versi Al-Quran dimana bacaan menurut ‘Asim yang diriwayatkan oleh Hafsdicetak di tengah setiap halaman, sementara di sisi pinggir masing-masing halaman dicantumkan tulisan masing-masing penjamin Muslim tentang ayat yang bersangkutan (kalau tidak ada perbedaan besar dengan kebanyakan teks lainnya).
Kaum Shiah dan kaum Sunni masih tidak bisa bersepakat mengenai versi Al-Quran yang mana yang mencantumkan semua ayat-ayat yang diturunkan oleh Allah kepada Muhammad. Bahkan sekarang ada 28 Al-Quran yang berbeda yang secara rutin dibaca oleh orang-orang Muslim yang taat (empat belas bacaan, masing2 diriwayatkan dengan cara yang berbeda oleh dua orang penjamin). Lalu yang mana dari antara Al-Quran ini yang dianggap tidak memiliki kesalahan? Dan kalau seorang Muslim mengatakan bahwa seluruh 28 bacaan itu tidak memiliki kesalahan, lalu apa sebenarnya yang dimaknai sebagai “tidak memiliki kesalahan” itu? Karena itu saya tidak percaya bahwa Al-Quran adalah sebuah kitab yang tidak memiliki kesalahan yang dibuat oleh Allah.
Fetching more Comments...
↑ Back to Top