Blog / Mufti Suriah: Muhammad Tidak Pernah Memberikan Perintah Untuk Membunuh Orang Lain

“Jika Muhammad pernah memerintahkan kami untuk membunuh orang, maka saya akan mengatakan padanya bahwa ia bukanlah seorang nabi”

Dikomentari oleh Robert Spencer

 

Ini adalah sebuah penggunaan tipu daya yang berani, yang keluar dari mulut Sheikh Ahmed Hassoun, Mufti Suriah. Saya katakan sebagai ‘tipu daya’, karena pernyataannya yang tegas mengandung kesalahan yang sangat menyolok jika dikaitkan dengan isi Quran dan Sunna, yang membuktikan bahwa apa yang ia katakan adalah salah. Walaupun boleh saja dia berdalih bahwa bukan Muhammad yang mengatakan kalimat seperti itu melainkan Allah SWT sendiri, karena Quran itu ditulis oleh Allah; namun ada sangat banyak contoh dalam hadis yang memperlihatkan bahwa Muhammad pun sangat sering memberi perintah untuk melakukan pembunuhan. Penjelasan detail bisa kita lihat di bawah ini:

“Mufti Suriah: Islam memerintahkan kita untuk melindungi Yudaisme,” dari Haaretz.

 

Pemimpin Muslim Suriah terkenal mendeklarasikan pada hari Selasa lalu bahwa Islam memerintahkan para pengikutnya untuk melindungi Yudaisme, menurut berita yang bersumber dari Radio Angkatan Darat.

 

      Sheikh Ahmed Hassoun, Mufti Suriah

 

“Jika Nabi Muhammad telah meminta saya untuk menganggap orang-orang Kristen atau Yahudi sebagai bidat, maka saya juga akan menganggap Muhammad sebagai seorang bidat,” kata Sheikh Ahmed Hassoun, Mufti Suriah, sebagaimana yang dikutip tatkala dia berbicara kepada sebuah delegasi akademis Amerika yang mengunjungi Damaskus.

 

Tetapi semua orang membaca:

“Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah itu ialah Al Masih putera Maryam." -- Qur'an 5:17

“Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam”, -- Qur'an 5:72

“Orang-orang Yahudi berkata: "Uzair itu putera Allah" dan orang-orang Nasrani berkata: "Al Masih itu putera Allah." Demikianlah itu ucapan mereka dengan mulut mereka, mereka meniru perkataan orang-orang kafir yang terdahulu. Dilaknati Allah mereka , bagaimana mereka sampai berpaling?” -- Qur'an 9:30

 

O, tentu saja, itu bersumber dari Quran, dan bukan dari Muhammad. Yang ini dari Muhammad:

“Ketika saat-saat terakhir dari hidup Rasul Allah tiba, ia mulai meletakkan ‘khamisa’-nya pada wajahnya dan saat ia merasa sudah panas dan kekurangan nafas, ia melepaskannya dari wajahnya dan berkata,”Kiranya Allah mengutuki orang-orang Yahudi dan Kristen, karena mereka membangun tempat ibadah mereak di atas kuburan nabi-nabi mereka.” Nabi saat itu sedang memberikan peringatan (pada orang-orang Muslim), mengenai apa yang telah mereka lakukan.” -- Bukhari 1.8.427

 

“Suatu ketika Umar diberitahu bahwa seorang pria telah menjual alkohol. Umar berkata,’Semoga Allah mengutukinya! Tidakkah ia tahu bahwa Rasul Allah telah mengatakan,”Semoga Allah mengutuki orang-orang Yahudi, sebab Allah telah melarang mereka untuk memakan binatang yang gemuk (berlemak), tetapi mereka mencairkannya dan menjualnya.’” -- Bukhari 3.34.426

 

Hassoun, pemimpin komunitas mayoritas Sunni Muslim, juga mengatakan kepada delegasi itu bahwa Islam adalah sebuah agama damai, sambil menambahkan: “Jika Muhammad pernah memerintahkan kami untuk membunuh orang, maka aku akan mengatakan padanya bahwa dia itu bukanlah seorang nabi.”

 

 “Dan bunuhlah mereka di mana saja kamu jumpai mereka,...” -- Qur'an 2:191

 “...tawan dan bunuhlah mereka di mana saja kamu menemuinya,...” -- Qur'an 4:89

 “...maka bunuhlah orang-orang musyrikin itu dimana saja kamu jumpai mereka, dan tangkaplah mereka. Kepunglah mereka dan intailah ditempat pengintaian...” -- Qur'an 9:5

“Apabila kamu bertemu dengan orang-orang kafir (di medan perang) maka pancunglah batang leher mereka...” -- Qur'an 47:4

 

Dan Muhammad:

“Barangsiapa meninggalkan agama Islam, bunuhlah dia.” -- Bukhari 9.84.57

 

“Pada hari-hari terakhir, akan muncul sejumlah orang-orang muda yang bodoh, yang akan mengucapkan kata-kata yang sangat indah, tetapi iman mereka hanya sampai pada kerongkongan mereka saja (maksudnya: mereka tidak akan beriman), dan akan meninggalkan agama mereka seperti sebuah anak panah yang keluar dari permainan. Karena itu, kapan pun kamu menemukan mereka, bunuhlah mereka, karena barangsiapa telah membunuh mereka, akan mendapatkan upahnya pada Hari Kebangkitan.” -- Bukhari 9.84.64

Dan masih ada sangat banyak hadis-hadis yang seperti ini.

 

Perang-perang religius adalah sebagai hasil dari sistem iman yang diinfiltrasi oleh politik, kemudian ia bertanya:

“Apakah Musa berasal dari Timur Tengah atau Eropa? Apakah Yesus seorang Protestan atau Katolik? Apakah Muhammad penganut Syiah atau Sunni?”

1. Timur Tengah  2. Tak satupun. 3. Tak satupun.

 

Dan karena itu?

Menurut sang Mufti, konflik antara Israel dan tetangga-tetangga Arabnya tak ada kaitannya dengan sebuah perang Islam menentang Yudaisme.

 

Tetapi itu bukanlah yang dikatakan oleh para jihadis Hamas dan Hezbollah? Pernahkah sang Mufti mengundang pemimpin kedua kelompok itu ke kantornya di Damaskus dan mengajukan bantahannya atas determinasi mereka untuk melenyapkan sama sekali bangsa Israel?

 

“Sebelum anda memperoleh kewarganegaraan Amerika, dan saya memperoleh kewarganegaraan Suriah, kita semua adalah saudara di bawah naungan Tuhan,: katanya.

Orang-orang Yahudi pernah hidup di Suriah dengan damai dan memperoleh perlakuan yang adil, ia menambahkan; sambil menjelaskanlah bahwa kakeknya punya seorang partner Yahudi.

 

“Orang-orang Yahudi telah hidup di Suriah selama bertahun-tahun dan mereka masih berperan dalam masyarakat Suriah,” katanya.

 

Tentu saja...selama mereka tahu menempatkan diri mereka, yaitu sebagai kaum dhimmi yang tunduk.

 

Diposkan oleh Robert pada tanggal 19 Januari 2010


Add a Comment
| 20
Fahrani
Reply| 08 Aug 2015 08:20:48
> “...maka bunuhlah orang-orang musyrikin itu dimana saja kamu jumpai mereka, dan tangkaplah mereka. Kepunglah mereka dan intailah ditempat pengintaian...” -- Qur'an 9:5

1 ayat sebelumnya (9:4)
"kecuali orang-orang musrik yang telah mengadakan perjanjian dengan kamu dan mereka sedikit pun tidak mengurangi (isi perjanjian) dan tidak (pula) mereka membantu seorang pun yang memusuhi kamu, maka terhadap mereka itu penuhilah janjinya sampai batas waktunya. Sungguh Allah menyukai orang-orang yang bertakwa."

1 ayat sesudahnya (9:6)
"Dan jika di antara kaum musyrikin ada yang meminta perlindungan kepadamu, maka lindungilah agar dia dapat mendengar firman Allah, kemudian antarkanlah dia ke tempat yang aman baginya. (Demikian) itu karena sesungguhnya mereka kaum yang tidak mengetahui."

> “Apabila kamu bertemu dengan orang-orang kafir (di medan perang) maka pancunglah batang leher mereka...” -- Qur'an 47:4

mengkoreksi, didalam Al-Quran tidak dituliskan "Maka pancunglah" tapi "Maka pukullah" karna pancung berarti memenggal dan orang tsb pasti mati, namun dalam ayat keseluruhannya dituliskan:

"Maka apabila kamu bertemu dengan orang-orang yang kafir (di medan perang), maka pukullah batang leher mereka. Selanjutnya apabila kamu telah mengalahkan mereka, tawanlah mereka, dan setelah itu kamu boleh membebaskan mereka atau menerima tebusan, sampai perang selesai. Demikianlah, dan sekiranya Allah menghendaki, niscaya Dia hendak membinasakan mereka, tetapi Dia hendak menguji kamu satu sama lain. Dan orang yang gugur di jalan Allah, Allah tidak menyianyiakan amal mereka."

tolong jangan merubah kutipan sebuah sumber dengan sitasi yang jelas, bahkan ketika menulis sebuah bukupun isi yang dikutip boleh diubah sesuai bahasa penulisnya, namun tidak boleh mengubah makna dari kalimat tersebut. Wallahu alam bishawab. Mohon maaf jika ada yang menyinggung. Saya hanya memberi penjelasan lebih jika ada yang tidak memiliki akses membaca keseluruhan Al-qur'an.
Fahrani
Reply| 08 Aug 2015 08:13:23
Ya Allah.. tolong, jika membaca suatu sumber jangan hanya dibaca sekilas saja, pahami, selesaikan secara keseluruhan..

> “Dan bunuhlah mereka di mana saja kamu jumpai mereka,...” -- Qur'an 2:191


1 ayat sebelumnya (2:190)
"Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, tetapi jangan melampaui batas. Sungguh, Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas."

2 ayat sesudahnya (2:192)
"Tetapi jika mereka berhenti, maka sungguh Allah Maha pengampun, Maha penyayang."
(2:193)
"Dan perangilah mereka itu sampai tidak ada lagi fitnah, dan agama hanya bagi Allah semata. Jika mereka berhenti, maka tidak ada lagi permusuhan, kecuali terhadap orang-orang yang zalim."

> “...tawan dan bunuhlah mereka di mana saja kamu menemuinya,...” -- Qur'an 4:89

1 ayat sesudahnya (4:89)
"kecuali orang-orang yang meminta perlindungan kepada suatu kaum, yang antara kamu dan kaum itu telah ada perjanjian (damai) atau orang yang datang kepadamu sedang hati mereka merasa keberatan untuk memerangi kamu atau memerangi kaumnya. Sekira-Nya Allah menghendaki, niscaya diberikan-Nya kekuasaan kepada mereka (dalam) menghadapi kamu, maka pastilah mereka memerangimu. Tetapi jika mereka membiarkan kamu, dan tidak memerangimu serta menawarkan perdamaian kepadamu, maka Allah tidak memberi jalan bagimu (untuk menawan dan membunuh) mereka"
cchairil
Reply| 17 Aug 2014 22:07:35
sekarang semua sudah terbalik sob.. Islam di barat tumbuh sangat pesat... anda mau ngomong apa?
jalal
Reply| 16 Mar 2013 01:58:49
ada baiknya anda baca ini: "Tuhan" Alkitab membunuh 70.000 manusia tidak berdosa hanya karena David memerintahkan sensus (1 Tawarikh 21:9-14). Tidak hanya itu "Tuhan" juga memerintahkan 60 kota di hancurkan agar bangsa Israel dapat mendiaminya. "Tuhan" juga memerintahkan membantai seluruh pria, wanita dan anak-anak dari setiap kota dan menjarah harta mereka (Ulangan 3:1-7). Ia juga meluncurkan serangan lain dan dengan dingin memerintahkan untuk menghabisi nyawa seluruh yang bernafas -- pria, wanita, muda, tua, bahkan domba, lembu dan keledai mereka -- silahkan liat di Yosua 6:20-21. Di kitab para Hakim 21:10-24, "Tuhan" memerintahkan pembunuhan kepada seluruh penduduk Yabesh-Gilead tanpa ampun, kecuali perawan mereka. Para perawan itu kemudian di perkosa dan di nikahi. Ketika mereka ingin perawan lagi karena jumlah perawan dari Yabesh-Gilead kurang banyak berbanding jumlah prianya, "Tuhan" perinthkan mereka untuk bersembunyi disamping jalan dan jika mereka melihat seorang gadis mereka sukai lewat, mereka boleh menculiknya dan memperkosanya untuk kemudian dijadikan isteri.
Sangat banyak ayat berdarah di Perjanjian Lama dan menuntut pembunuhan massal, perampokan dan pemerkosaan. Contohnya di 2 Raja-Raja 10:18-27, "Tuhan" memerintahkan pembunuhan massal terhadap penyembah berhala di tempat ibadah mereka. Totalnya, "Tuhan" telah membunuh 371.186 dan memerintahkan pembunuhan 1.862.265 orang lainnya. "Tuhan" Alkitab juga membuka jalan untuk perbudakan, termasuk menjual puteri anda untuk menjadi budak sex (Keluaran 21:7-8), penyiksaan anak ( Hakim-Hakim 11:29-40 dan Yesaya 13:16).
Kelakukan kriminal yang di diktekan "Tuhan" Alkitab tentu akan mengejutkan setiap manusia yang bermoral dan punya hati nurani. Pembunuhan, pemerkosaan, perampokan, penjarahan, perbudakan, pembunuhan anak dan penyiksaan tidak dapat dibenarkan! jika saja, orang-orang Kristen mau meluangkan waktunya lebih banyak untuk membaca isi Perjanjian Lama tentulah akan banyak orang yang memutuskan keluar dari agama Kristen atau paling tidak menjadi ateis.
jalal
Reply| 16 Mar 2013 01:36:23
lain kali kalau cari hadits cari hadits yang sahikh, jangan hadits asal-asalan. hadits yang anda tuliskan tidak memiliki kelengkapan syarat-syarat hadits sahikh. daripada ente kritik islam lebih baik ente kritik alkitab ente yang kenjam melebihi kekejaman hitler.
no name
Reply| 11 Aug 2012 20:38:51
pembelaan diri muslim, aneh ya....
mau nyerang kristen dan Yesus...
kaga bisa? Ajaran dan kehidupan Yesus tidak bisa di cela
orang kristen bisa salah/jahat tapi Yesus tak pernah salah
lha wong hadist bilang semua bayi di dunia di sentuh iblis ketika lahir, hanya bayi yesus yang ngga bisa di sentuh iblis...
hayo mau pembelaan diri/ ato mau nyerang tetep kalian islam KALAH
wek wek wek
panji kelantung
Reply| 30 Dec 2011 20:18:37
hak now
sampeyan dimane?
bocah mbeling
Reply| 04 Dec 2011 10:12:20
taqiyah lagi,taqiyah lagi.bosan dengarnya.islam sumber masalah kusut dunia ini tidak ada jalan lain enyahkan mereka.kembalikan ketempat semula=NERAKA
orang_bebas
Reply| 04 Dec 2011 06:38:36
Cara orang yang paham sejarah seperti "abu ghozi" dalam menganalisis masalah terasa aneh, dan menunjukkan ketidaktahuannya. Tentara Nasrani yang membantai dalam perang salib tidak mengikuti ajaran Tuhan Yesus. Hal ini muncul sebagai pembalasan atas sikap gerombolan-gerombolan muslim yang barbar dan ekspansionis. Mana ada Ajaran Agung Tuhan Yesus yang tidak baik ? Semua ajaran-Nya baik. Ini berlawanan dengan ajaran Muhammad (Al Quran) seperti bunuhlah orang kafir, atau bunuhlah orang yang keluar dari agama Islam. Agama yang buahnya kejahatan seperti ini adalah ajaran setan.
muhammad sontoloyo
Reply| 04 Dec 2011 02:41:19
islam menganggap Tuhan bukan yang maha pengasih dan penyayang. Tapi dianggap dewa perang yang selalu meminta darah dari orang2x yang berseberangan keyakinannya
abu ghozi
Reply| 03 Dec 2011 22:32:49
satu contoh aja kalo anda keliru memahami islam dan Rasululloh Muhammad Saw. Ketika islam menaklukkan palestina, bagaimana keadaan umat yahudi dan nasrani saat itu. bandingkan dengan ketika nasrani menaklukkan palestina pada perang salib, banjir darah kaum muslimin terjadi di palestina, tak terkecuali umat yahudi juga dibantai tentara nasrani. Bacalah sejarah....
虎繁男
Reply| 01 Dec 2011 15:41:33
islam hanya tumbuh di area kemiskinan, di mana pola pikir menjadi sempit.
ciri penganut islam adalah pola pikir yang sangat terbelakang. jadi untuk mengetahui apakah peradaban di dunia ini mengalami kemajuan atau kemunduran adalah melihat populasi penganut ajaran islam. sebab kemajuan islam adalah kemunduran peradaban manusia.
Josh
Reply| 30 Nov 2011 00:21:28
Saya suka melihat tampang Sheikh Ahmed Hassoun, Mufti Suriah. mukanya bertipe "Innoncence looking bastard"
Antiunta
Reply| 21 Nov 2011 16:24:27
Taqiya. Sebuah kata yg ampuh. Semua tahu itu, kecuali bagi sebagian besar kita yg terlalu cuek dan meng-intim-indasi diri dng kata 'semua agama itu sama'. Islam tidaklah sama. Islam bukan pluralisme. Islam bukanlah demokrasi. Islam adalah syariah. Dan untuk menuju itu, taqiya-lah. Judaisme dan kafir tak ubahnya anjing dan babi. Jelas mereka takut untuk memeliharanya. Tapi dengan ilmu taqiya, mereka akan mengatakan oh itu hewan2 yg lucu dan menggemaskan. Heh...
Orang_Bebas
Reply| 20 Nov 2011 08:19:25
Komentarnya semua berseberangan dengan Mufti Suriah ini. Apa tidak ada pendukung yang berani membela Mufti ini karena ketahuan bohong-nya?
Sarwan
Reply| 19 Nov 2011 02:07:09
Islam satu2 agama yg memberikan hukuman mati bagi orang yg Murtad.
setyawan
Reply| 18 Nov 2011 05:58:23
Orang2 Arab Muslim memperlakukan orang Yahudi & Nasrani sebagai Dhimmi (budak)warga kelas dua & di kenakan pajak Jizya yang hidup di negara2 Islam.

Hai orang beriman janganlah engkau mengambil orang2 Yahudi & Nasrani menjadi pemimpinmu.Barangsiapa diantara kamu yg mengambil mrk menjadi pemimpin, maka sesungguhnya Allah tdk akan memberi petunjuk kpd orang2 Zalim (Quran 5 : 51).

Orang2 yg menolak agama Islam di anggap musuh Allah & rasulnya di bakar api neraka jahanam.Memang Muhammad byk akal bulusnya.

Umat Muslim di perintahkan oleh Allah utk memancung leher orang yg tdk mau menerima ajaran Islam sampai mrk takluk.
Mana Rahmatan Lil Almain hanya slogan doang.

Sesungguhnya orang2 Kafir yakni ahli kitab dgn orang Musyrik akan masuk Neraka Jahanan, mrk kekal di dlmnya.

Mereka itu adalah seburuk -buruknya makluk (98 : 6).

Memang Islam Rasis & Diskriminasi
Di sinilah Muhammad menjadikan Allah SWT sebagi partner kejahatan yg ia lakukan.
te_diho
Reply| 18 Nov 2011 01:14:30
Mmg betul skali kalo muslim keseringan jedotin jidat ke lantai, akibat nya fatal. Liat aja kaya si mufti suriah itu, lah jelas muslim ngotot bhw ayat-2 quran tidak pernah berubah sejak diturunkan 1400 thn lalu hingga kini, kok msh sanggup bilang muhammad ga pernah nyuruh bunuh kafir?

Makanya kalo sholat di masjid, otak jgn ditinggalin di depan pintu masjid, kalo sepatu/sandal ilang msh bisa beli, tp kalo otak ilang, wah-wah mau beli dimana slim...slim...

Tapi ngomong-2 sejak beberapa postingan moderator terakhir ini, ga pernah ada slimer yg nimbrung ya? Jangan-2 udah murtad atawa bunuh diri kwek kwek kwek....
Krompyang
Reply| 17 Nov 2011 23:46:43
Allah adalah teman khayalan Muhammad, ini fenomena yang lazim dialami anak kecil.

Bocah belum mengerti konsep sebab akibat dan tanggung jawab, kadang bila bocah ditegur berbuat salah, dia berdalih:

"Saya dipaksa si anu.
"Saya terpengaruh si anu."
"Saya cuma ikut2an si anu."

Ini kegunaan sosok Allah bagi Muhammad, dia punya pribadi yang dapat dilempari tanggung jawab dari perbuatan nyelenehnya.

Kondisi kejiwaan macam ini menimbulkan karakter double-standard bila dibawa sampai dewasa.

1. Perbuatan buruk karena pengaruh si teman khayalan, Allah.
2. Sementara yang baik karena pribadi sempurna Muhammad, bahkan Allah memuji Muhammad, alias memuji diri sendiri.

Perhatikan standar ganda muslim masa kini, termasuk pernyataan orang Suriah diatas.

1. Tingkah gila sesama muslim ditentang, muncul tuduhan lucu seperti oknum , antek Yahudi , konspirasi CIA, dsb.
2. Nilai2 peradaban moderen diklaim Islami, seperti Islam itu demokrasi, sekuler, toleran, bla.. bla.. bla..
Fetching more Comments...
↑ Back to Top