Blog / ISLAM AND TERRORISM - (Bab 2: Akar Terorisme Dalam Islam) Oleh Mark Gabriel

Saya telah tinggal dekat dengan terorisme hampir seumur hidup saya. Orang-orang di Barat sangat sulit memahami teroris. Mereka bertanya, apakah mereka semua gila? Saya bisa yakinkan anda, orang-orang itu tidak sinting. Bukan juga psikopat yang menemukan kesenangan dalam melukai orang lain. Tidak! Mereka hanya mengikuti sebuah filosofi, dan sekali anda memahami filosofi ini, tidak ada satupun tindakan mereka yang mengejutkan anda.


CUPLIKAN

 

Pola Pikir Kekerasan

Saat saya baru masuk ke Universitas Al-Azhar tahun 1980, saya mengikuti kelas yang disebut Penafsiran Quran. Dua kali dalam setahun kami berkumpul untuk mendengarkan pengajaran dari sheikh buta yang cintanya pada Islam membuatnya menjadi sangat populer di kalangan mahasiswa.

 

Walau begitu sisi radikalnya sangat jelas. Setiap kali dia menemukan referensi di Al-Quran tentang orang Kristen atau Yahudi, dia akan dengan senang menyebut orang Kristen sebagai ‘kafir’ dan Yahudi sebagai ‘keturunan babi’. Sangat jelas bahwa dia ingin membawa kembali hari-hari kejayaan imperium Islam melalui jihad.

 

Suatu hari dia memberikan pada kami mahasiswanya kesempatan untuk bertanya. Saya berdiri dan bertanya kepadanya sesuatu yang telah saya pertanyakan sejak lama: “Mengapa anda mengajarkan setiap waktu mengenai jihad pada kami? Bagaimana dengan ayat lain di Al-Quran yang berbicara mengenai damai, kasih dan pengampunan?”

 

Segera saja wajahnya menjadi merah. Saya bisa melihat amarahnya, tapi saya juga bisa melihat bahwa ia memilih untuk mengendalikannya. Alih-alih berteriak kepada saya, ia mengambil kesempatan untuk memperbaiki posisinya di hadapan lima ratus mahasiswa yang mendengarkan, “Saudaraku,” katanya, “ada surah berjudul ‘Harta Rampasan Perang’. Tidak ada surah berjudul ‘Damai’. Jihad dan pembunuhan adalah kepala dari Islam. Jika kamu mengambilnya, kamu memotong kepala dari Islam.”

 

Hari ini orang itu dipenjara di Amerika. Namanya Omar Abdel Rahman, dan dia didakwa sebagai otak dari pemboman World Trade Center pertama, yang terjadi tahun 1993.

 

Sebelum dia sampai di Amerika, dia adalah pemimpin spiritual dari grup radikal Mesir Al-Jihad, yang bertanggung jawab terhadap pembunuhan presiden Mesir Anwar Sadat. Di bagian selanjutnya dari buku ini saya akan membagikan kisah menakjubkan, bagaimana Sheikh Abdul Rahman berbicara di Pengadilan Tinggi Mesir yang kemudian membebaskannya, dan yang memampukan dia untuk pergi ke Amerika untuk mempraktekkan jihad di sana.

 

Dasar Agama Islam

Seperti yang dapat anda lihat dari cerita ini dan dari kesaksian saya, saya telah tinggal dekat dengan terorisme hampir seumur hidup saya. Orang-orang di Barat sangat sulit memahami teroris. Mereka bertanya, apakah mereka semua gila?

 

Saya bisa yakinkan anda, orang-orang itu tidak sinting. Bukan juga psikopat yang menemukan kesenangan dalam melukai orang lain. Tidak! Mereka hanya mengikuti sebuah filosofi, dan sekali anda memahami filosofi ini, tidak ada satupun tindakan mereka yang mengejutkan anda.

 

Di bab ini saya akan memberi tahu anda tentang dasar dari Islam, tapi kita akan bergerak ke depan dengan cepat untuk menjelaskan doktrin religius khusus yang memotivasi seorang teroris Islam. Saya juga akan menjelaskan bagaimana kaum fundamentalis menyingkirkan ayat di Al-Quran yang berbicara tentang hidup dalam damai dan harmoni.

 

Silahkan download artikelnya di: SINI


Add a Comment
| 269
rianti
Reply| 27 Feb 2013 17:07:12
@Teduh
lo artinya ga percaya dengan hadist yeeee.
rianti
Reply| 27 Feb 2013 17:05:08
@panji kelantung
ayahnya Aisyah hanya pasrah sebab muhamad mengatakan Allah yang memberikan Aisyah buat Muhamad.lagI2 Allahnya muhamad gigih banget membela /menuruti kemauan muhamad.
rianti
Reply| 27 Feb 2013 17:01:23
@elisaja
yuhuuuuuuu, yang lebih tahu kamu atau mark Gabriel? itu tandanya amu ga paham ayat2 jihad dalam quraan
elisaja
Reply| 26 Sep 2012 06:51:44
dalam islam teroris tidak di benarkan jihad dan teroris jelas sangat berbeda
no name
Reply| 11 Aug 2012 20:22:21
bagus nieh buku...
mustinya orang amrik dan orang eropa baca buku ini
jadi tau kalo Islam very2 dangerous..... wek wek wek
jangan pernah islam di kasih kesetaraan...
kalo dikasih hati biasanya minta jantung.....
ajaran iblis, buahnya pahit.... tidak ada manis2nya
percaya ma gua deh, untung gua udah tinggalin dari 17th lalu.
te_diho
Reply| 10 Jan 2012 13:15:43
Hak now bukannya jadi haji mabrur, tapi haji mabur (keok...keok..keok)!

Mana ada sih ceritanya Laskar Kristus kalah sama laskar iblis....bruakakakak...

Ayo hak now nongol dong, ajak sekalian auloh sama ustad-2 elo...terutama ustad solmed, ustad selangkangan!
panji kelantung
Reply| 09 Jan 2012 08:41:39
@hak-now

lo lagi naik haji ,ya!
syukurlah moga-moga jadi haji yang mabrur!
bocah mbeling
Reply| 08 Jan 2012 05:07:42
@hak-now

lo mah udah lupa sama permintaan gua.udah nanya tetangga blum ,anaknya boleh di nikahi laki2 seumur abu bakar baasir dan apa reaksi mereka?
Teduh
Reply| 07 Jan 2012 21:39:06
@ hak now

ini pernyataan ente :

Sebetulnya masalah pernikahan Nabi itu sudah sering di bhasa dimana-mana..
Saya jadi heran, kenapa kok orang Kristen yang merasa keberatan dengan itu, sedangkan ayahnya Siti Aisyah tidak keberatan kok.. Lagi pula masalah umur Siti Aisyah itu banyak sumber yang mengatakan bahwa Umurnya sudah Dewasa pada saat di nikahi Nabi.
Dan kalaupun di bawah umur, apa hak kamu kok merasa keberatan? Orang tuanya tidak keberatan kok kamu yang keberatan? Aneh!!

Orang kafir terdahulu menuduh Alqur'an buatan Nabi Muhammad yang dibantu oleh Isterinya.
Kalau misalnya Nabi Muhammad menikahi Aisyah di bawah umur, apa masuk akal AIsyah yang masih bocah itu bisa bantu Nabi? Dongo2 loe bilang nggak ada hubungannya dengan hukum pernikahan loe coba aja sekarang nikahkan anak loe yang sembilan tahun! aku pingin lihat reaksi masyarakat disekitar loe!! mudadah2an masyarakatnya masih waras semua!!! otaknya belum terkontaminasi parah oleh ajaran nabi cabul ini!!! sabar ngo jangan GR dulu lagian cuma sebuah pertanyaan buat ente tentang anak loe!!! siapa juga yg mau nikahi anak loe yang didarahnya udah nurun Gen ajaran setan dari seorang nabi cabul!!! bapak aisyah loe bilang setuju emang loe hadir waktu aisyah dikawinkan dengan si cabul nih!!! loe tahu nggak psykolgi anak2 umur 9 tahun yg masih main boneka terus tiba2 dikawini oleh orang yang pantas jadi kakeknya!!! ente nih udah dongo nggak waras lagi!!! kisah aisyah ini berdasar hadis yang sahih ngo bukan karangan atau rekayasa orang kafir ngo!!! ini yang aku bilang loe kalau jawab taqiyah melulu sih!!! aku melihat ente nih udah mulai nggak waras tentang pernikahan!!! ajaran nabi cabul loe yg fedopilia nih udah merusak syaraf2 otak loe yg waras!!! aisyah nih baru satu korban anak di bawah umur!!! masih ada yg lain ngo!!
panji kelantung
Reply| 07 Jan 2012 08:48:52
@hak-now

gaya pikir lo sangat islami.sangat "rule of the law" koran.jangankan umat islam orang allwoh juga dukung mohamad untuk kawin cerai.
qs 66:5

jika nabi menceraikan kamu boleh jadi tuhanya akan memberi ganti kepadanya dengan istri-istri yang lebih baik daripada kamu,yang patuh,yang beriman,yang taat,yang bertoubat,yang mengerjakan ibadat.yang berpuasa,yang janda dan yang perawan.

hebat ya mohamad,jadi laki2 maruk di dukung allwoh.kalau kasus ini sih bukan mohamad yang salah,tapi allwoh yang gila,dan kasihan para wanita.
Hak-Now
Reply| 07 Jan 2012 06:44:16
Teduh: kalau ente udah kawin tanya aja ama bini loe kira2 dia mau nggak dipoligami?
--------------------
Jadi loe pikir pendapat pribadi loe kedudukannya sama dengan hukum?
Yang di bicarakan kita mulai awal mengenai hukum, bukan mengenai perasaan atau pendapat pribadi lol.
Ternyata kamu hanya orang bodoh saja.
Jadi karena loe tidak suka Poligami maka kau anggap Injil melarang Poligami, begitu ya?
Mana dalilnya Injil loe melarang POlIGAMI?
Kalau itu hanya pendapat loe, masa pendapat loe itu sama dengan hukum Injil? Heheheh.. orang bodoh.


Teduh: kalau sekarang loe punya anak gadis umur 9 tahun gua kawini kira2 loe mau dan setuju kah?
---------------

Yang jelas kalau saya punya anak umur berapapun tidak mau punya menantu orang kafir seperti kamu. Itu pasti.

Sebetulnya pertanyaan kamu itu tidak ada hubungannya dengan hukum pernikahan.
Apa loe pikir Islam itu mengharuskan menikahi anak gadisnya di bawah umur? Kalau seandainya ada hukum seperti itu, kamu bisa tanya seperti itu.

Sebetulnya masalah pernikahan Nabi itu sudah sering di bhasa dimana-mana..
Saya jadi heran, kenapa kok orang Kristen yang merasa keberatan dengan itu, sedangkan ayahnya Siti Aisyah tidak keberatan kok.. Lagi pula masalah umur Siti Aisyah itu banyak sumber yang mengatakan bahwa Umurnya sudah Dewasa pada saat di nikahi Nabi.
Dan kalaupun di bawah umur, apa hak kamu kok merasa keberatan? Orang tuanya tidak keberatan kok kamu yang keberatan? Aneh!!

Orang kafir terdahulu menuduh Alqur'an buatan Nabi Muhammad yang dibantu oleh Isterinya.
Kalau misalnya Nabi Muhammad menikahi Aisyah di bawah umur, apa masuk akal AIsyah yang masih bocah itu bisa bantu Nabi?
Teduh
Reply| 07 Jan 2012 02:04:36
@ hak now

ente nih sudah dongo bejat lagi!!!! jadi loe mengaminkan tindakan bejat nabi loe berarti loe ama nabi loe setali tiga uang! nah iakan jawabannya taqiya lagi!!! kalau ente udah kawin tanya aja ama bini loe kira2 dia mau nggak dipoligami? kalau sekarang loe punya anak gadis umur 9 tahun gua kawini kira2 loe mau dan setuju kah? dasar oon otak loe yang waras udah rusak oleh ajaran nabi palsu loe tuh!!! tapi kalau nabi loe masih hidup sekarang terus si nabi mamat tuh minta anak gadis loe yg sembilan tahun tuh utuk jadi bininya pasti loe kasih kan!! lah wong dia nabi besar bangga bisa punya menantu nabi oon!!!
Hak-Now
Reply| 07 Jan 2012 00:00:46
ahahahah.. jadi apa definisinya ZINAH menurut ajaran yang tidak jelas itu?
Kalau memang tidak boleh terjadi perceraian, kenapa harus Isteri yang menanggung dosa cerai, kenapa bukan suaminya?
Ini jelas ajaran yang kurang ajar.

Masalah Poligami itu bukan perintah, tapi beri jalan keluar jika hal itu di butuhkan.
Kamu seebtulnya tidak punya dasar dari Injil kamu kalau Poligami itu di larang menurut Injil.
Coba loe tunjukan mana ayat Injil yang melarang Poligami?
Bahkan di Injil tidak ada batasan jumlah Isteri..

Bukan hanya itu saja yang tidak ada di Injil, masih banyak yang tidak dijelaskan disana. Iantaranya :

1. Injil tidak membatasi usia nikah.

2. Injil tidak membatasi siapa saja yang boleh di nikahi.
Berarti menurut Injil menikahi saudari sendiri itu tidak masalah. Kalaupun orang Kristen tidak ada yang menikah dengan saudari kandung, itu bukan karena berdasarkan Injil, tapi berdasarkan adat istiadat.

3. Injil tidak membatasi masa Iddah.
Jadi, seorang perempuan yang di cerai oleh suaminya, baik di cerai karena mati atau lainnya, si perempuan itu boleh nikah lagi pada saat itu juga. Ini tidak ada bedanya dengan pelacuran yang sedang di antri oleh langganan.

4. Injil tidak menjelaskan nikah yang sah itu bagaimana.
Berarti orang Kristen bebas menciptakan cara sendiri.

5. Injil tidak membatasi jumlah Isteri.
Berarti menurut Injil boleh berpoligami berapapun jumlahnya.

6. Dll.
ahahahah
Reply| 06 Jan 2012 22:47:08
yg masalah bersinah itu intinya Tuhan td mengijinkan adanya perceraian n juga poligami, , ,

nyatanya pacar gue islam g mw gue poligami padahal ntu kan ajaran broo. . .gmn sich. . .wanita islam owk g pengen di poligami,kan muhamad ngajri kayak gitu
Hak-Now
Reply| 06 Jan 2012 22:23:25
Teduh.
Udah jelas siapa yang di usir Yesus kok pura-pura tidak ngerti loe lol..
Tidak ada yang bawa-bawa nama Yesus selain Kristen. Tidak ada yang memanggil Yesus Tuhan selain orang bodoh Kristen.
Ayat ini jelas sekali tapi matamu tidak tidak bisa melihatnya. Aneh!!

Loe biang Nabi Muhammad perampok ?
Loe tidak baca sebab kejadiannya, cuman baca di bagian itu doang?

Bagaimana dengan Yesus loe yang menyuruh mencuri KELEDAI itu, apa alasannya? Hahaha.. Apa si pemilik keledai itu bersalah sama Yesus? Tidak!! Bahkan Yesus tidak pernah kenal dengan pemilik keledai itu..
Hanya demi memenuhi nubuatannya Yesus sampai mencuri? Ya ampun..

Loe bilang Nabi Berzinah?
Apa definisi ZINAH itu menurut ajaran loe?
Di Injil ZInah itu tidak jelas apa definisinya..
Coba loe lihat ini..

Matius 5:32 Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang menceraikan isterinya kecuali karena zinah, ia menjadikan isterinya BERZINAH; dan siapa yang kawin dengan perempuan yang diceraikan, ia berbuat zinah.

Wow.. seorang Istri di anggap Berzinah karena di cerai?
Jadi Zinah itu apa? Ajaran kok amburadul banget sih?
Kasian wanita Kristen. udah di cerai masih dapat dosa Zinah lagi.. Hahahah.. benar-benar ajaran kasih..

Kamu tidak perlu cari bangkai Yesus.. Bnagkainya kan jadi zombie atau mayat hidup.
Paulus mengatakan: "Jika Yesus tidak di bangkitkan ( jadi Zombie) maka sia-sialah iman kamu"
Jika Yesus masih hidup sampai sekarang, berarti dia bekasnya orang mati atau Zombie yang panjang umur.

Mana ayat injil yang mengatakan kalau Yesus yang saat ini beda dengan Yesus 2000 tahun yang lalu?
Bisa loe tunjukan ayatnya?
Teduh
Reply| 05 Jan 2012 20:57:07
@ hak now

ente dasar emang dongo ya atau dongo bawaan sejak lahir!!!! ucapan Yesus dalam Matius itu ditujukan untuk semua orang yang mengikuti DIA tapi tidak sungguh2!! tapi yang sungguh2 mengikuti DIA ucapan Yesus lain ngo!!! baca aja dipasal2 dan ayat berikutnya kalau mau baca Injil tuh jangan sepotong2 dan lihat konteksnya secara keseluruhan ngo!! oh ya ngo ente kayaknya ngeles terus dengan pertanyaan ana kira2 nabi ente masuk surga kagak dengan serangkaian kejahatan yang dibuatnya!! fedopilia, merampok, berzinah, menipu istrinya sendiri katanya dia dipanggil ayahnya pulang2 istrinya melihat si mamat nih lagi menyetubuhi pembantunya di ranjang istrinya sendiri! sama ama kelakuan juragan di arab sono tuh yg doyan nyetubuhi TKW indonesia!!! oh ya satu lagi nih sudah kah ente atau mungkin ente perlu bantuan para ahli arkeologi untuk nemukan Jasad Yesus yg loe bilang kami nyembah bangkai!!! lain kalau kalian nyata2 sudah simamat ada makamnya dan so pasti ada bangkainya yg bau busuk tuh!! dan parahnya lagi tuh semua moslem kalau kesana berdoa disamping makam yg ada bangkai busuknya minta berkah dan ridho alloh wts!!! jgn ngeles lagi ya!!!
bocah mbeling
Reply| 05 Jan 2012 13:35:37
@hak-now

siapa yang mau ke arab.bukan muslim meski pakai kerudung,mo cari kerja harus agama islam.(yang kayak gini bangga!hem....gua yakin lo orang paling depan berdiri di depan kedubes arab.kalau ada yang mo demo karena tkw di pancung.dasar otak arab rusak !
panji kelantung
Reply| 05 Jan 2012 13:22:47
@hak-now

bukan menurut gua.tapi koran lo nulis begitu.buat gua mah kagak ada persoalan apa-apa.lo muslimer yang punya masalah punya kitab suci kalang kabut tapi nuduh orang.
Hak_Now
Reply| 05 Jan 2012 12:48:31
panji kelantung.
Memangnya ada apa dengan surat Maryam 17 itu.
Menurut loe yang menjelma itu kan Tuhan?
Terus apa yang jadi persoalan loe?
Hak_Now
Reply| 05 Jan 2012 12:40:54
Teduh.
Coba kamu baca ayat berikut ini dengan hati terbuka, ok!!

Matius 7:
(22) Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?

Sekarang loe perhatikan, siapa yang selalu bawa-bawa nama Yesus, Orang Hindu, Buddha, Khong Khucu atau Kristen?
Tidak ada orang Hindu atau Buddha mengusir setan dengan bawa-bawa Nama Yesus..
Tidak ada di pengobatan Alternatif yang selalu bawa nama Yesus selain Kristen. Coba loe lihat di Acara KKR itu, siapa yang bawa-bawa nama Yesus?

Kemduian, apa ada orang Hindu, Buddha atau Khong hucu
yang memanggil Yesus dengan Tuhan? Tidak ada!!!
Hanya Kristen lah yang memanggil Tuhan.
Lalu apa kata Yesus kepada manusia bodoh yang memanggilnya Tuhan..Tuhan ini?

(23) Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!"

Yesus akan berterus terang tentang apa?
Jawabnya ada di kalimat berikutnya " Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!"

Artinya Yesus akan berterus terang kalau dirinya bukan Tuhan. Makanya dia mengusir orang seperti kamu..

Jika ayat ini benar perkataan Yesus, maka ayat ini jelas menyatakan kalau Yesus bukan Tuhan. Tapi karena kamu terlalu menghayal, maka kamu mengira yang di usir itu orang lain yang tidak pernah bawa-bawa nama Yesus.
Benar-benar bego Kristen ini
Fetching more Comments...
↑ Back to Top