Blog / Bantu Temukan Osama, Dokter Bedah Dihukum 33 Tahun

Saat ketika Islam tidak menaklukkan melalui teror, maka ia menaklukkan melalui tipu daya. Muhammad mengatakan, “perang adalah penipuan.” Jika kita tidak melakukan apapun, maka dengan segera kita akan kehilangan kebebasan kita dan dunia akan terjerembab ke dalam sebuah zaman kegelapan yang tak akan pernah bisa dipulihkan kembali. Kebodohan tak akan menghasilkan apapun.

 

 

 

Internasional / Kamis, 24 Mei 2012 06:17 WIB

Metrotvnews.com, Peshawar: Seorang dokter bedah Pakistan yang direkrut oleh CIA untuk membantu menemukan pemimpin Al Qaida Osama bin Laden dihukum 33 tahun, Rabu (23/5), karena pengkhianatan.

 

Shakeel Afridi, yang dipecat sebagai dokter pemerintah dua bulan lalu, dinyatakan bersalah sesuai dengan sistem peradilan di distrik Khyber, bagian dari kawasan suku semi-otonomi Pakistan.

 

Selain dikenai hukuman penjara, ia juga didenda 320.000 rupee (3.500 dolar). Dokter itu bekerja selama bertahun-tahun sebagai ahli bedah di Khyber, daerah yang dilanda kekerasan dan salah satu sarang gerilyawan Taliban dan Al Qaida.

 

“Ia dijatuhi hukuman 33 tahun atas tuduhan pengkhianatan dan dipindahkan ke penjara pusat Peshawar setelah putusan itu diumumkan oleh pengadilan setempat,” kata Mohammad Siddiq, juru bicara kepala daerah Khyber.

 

Pada Januari, Menteri Pertahanan AS Leon Panetta mengkonfirmasi bahwa Afridi bekerja untuk Badan Intelijen Pusat AS (CIA) dengan memeriksa DNA yang memastikan keberadaan Osama, dan ia mengungkapkan kekhawatiran atas perlakuan pihak berwenang Pakistan terhadapnya.

 

“Bagaimana pun ia tidak mengkhianati Pakistan," kata Panetta dalam acara televisi CBS "60 Minutes”.

 

“Bagi siapa pun yang mengambil tindakan semacam ini terhadap seseorang yang membantu memburu teroris, saya menganggapnya sebagai kesalahan nyata di pihak mereka," katanya.

 

Pasukan komando AS membunuh pemimpin Al Qaida Osama bin Laden dalam operasi rahasia di kota Abbottabad, Pakistan baratlaut, pada 2 Mei 2011. Sebelum serangan itu, mereka tidak yakin 100 persen bahwa Osama tinggal di tempat itu.(Ant/DNI)

 

Sumber berita: Metrotvnews.com

 


Add a Comment
No comments yet
↑ Back to Top