Blog / Serial Pertanyaan Untuk Ditanyakan Kepada Seorang Muslim (Part-7)

 

 

Oleh Kalangi 

 

ALKITAB MEN-TEST ALQURAN (DAN MUHAMMAD)

 

66. Qur’an mengklaim secara naïf bahwa Injil adalah Kitab yang diturunkan/ diberikan kepada Isa Al-Masih (Qur’an 3:3, 5:46). Selesai, dan tak ada keterangan lanjutan! Namun dalam kenyataannya, Injil tidak pernah diberikan ataupun diturunkan oleh siapapun kepada Isa Al-Masih selama 3 tahun pelayanannya. Tidak ada Jibril atau Allah yang setiap kali harus membisikkan atau mendiktekan wahyuNya kepada Isa, dan Isa Juga tidak pernah menulis atau menyuruh orang lain untuk menuliskan wahyu yang diucapkan dari mulutnya. Jadi kenapa Allah, Quran, dan Muhammad gagal menjelaskan apa/siapa yang menjadi sumber transmisi wahyu bagi Isa dan bagaimana terjadinya Kitab Injil? Bagaimana isyu sepenting ini tidak dijelaskan, namun Quran tetap memerintahkan Muslim untuk beriman kepada Injil? 

 

67. Qur’an tidak pernah mengatakan (atau menubuatkan) bahwa wujud teks-fisik wahyu-wahyu terdahulu mengalami kerusakan, pemalsuan, dan hilang tak tercari, melainkan selalu dinyatakan exist [“yang ada padamu”, “ambillah Taurat dan bacalah”, “disisi mereka ada Taurat”, 2:41,89,91; 3:93; 5:43,44, 46-47]. Jadi mengapa Muslim menuduh hal-hal yang tidak dituduhkan oleh Quran? 

 

68. Mengapa Allah tidak mampu (seperti yang diklaim banyak orang Muslim) melindungi Taurat Musa dan Injil Yesus dari pemalsuan dan penghilangan? Jika Allah tidak dapat menjaganya dengan benar pada dua kali kesempatan terdahulu, mengapa Quran Muhammad bisa dijaga-Nya?

 

69. Terdapat peneguhan Allah dan Muhammad yang amat pasti bahwa Taurat dan Injil itu dibenarkan berulang-ulang hingga belasan kali, dan harus diimani! (2:41,89,91101,136; 3:3; 4:136; 5:43,44,46,47,48,68; 6:92; 10:73,94; 29:46; 32:23; 35:31; 43:4; 46:39 dll). Jadi kenapa Muslim mati-matian menolak peneguhan Allah dan Muhammad terhadap Taurat dan Injil yang dikatakannya korup dan palsu?

 

70. Allah berkali-kali memerintahkan Muhammad (dan tentu juga Muslim) untuk berkonsultasi kepada para Ahli Kitab (orang-orang yang membaca Kitab sebelumnya) tatkala beliau bingung akan apa yang diturunkan Allah kepadanya. (10:94). Jadi, Alkitab telah dijadikan rujukan kebenaran yang pasti. Namun, adakah Muhammad dan Muslim pernah datang kepada Ahli-Kitab dan melakukan perintah Allah ini dengan segala rendah hati? Taatkah itu? Muslimkah mereka?

 

70. Para ulama Muslim tak jera-jeranya memastikan adanya Taurat, Zabur, dan Injil yang asli Islami yang dikatakan mereka sudah hilang, walau tanpa bukti. Bagaimana bila orang kafir berkata sebaliknya, bahwa Quran yang sejati dari Jibril telah hilang karena sudah dibakar oleh Utsman (Bukhari 61/510)? Apakah ada manusia dan jin yang telah pernah membaca Taurat Islami dan Zabur Islami dan Injil Islami? Musa, Daud, Yesus dan bahkan Muhammad jelas tidak mengenal Kitab-kitab tersebut. Hanya ulama Islam modern-lah yang menslogankannya demikian bagi umatnya yang naïf!


71. Tahukah Muslim apa yang Muhammad maksudkan dengan “Kitab Taurat”? Ia telah keliru mengartikan Taurat sebagai keseluruhan perintah wahyu yang “Kami (Allah) tuliskan untuk Musa, “pada luh-luh (Taurat) mengenai segala sesuatu sebagai pelajaran dan penjelasan bagi segala sesuatu…” (7:145). Disini Muhammad salah mencampur-adukkan DUA jenis/set perintah Allah yang berbeda, yaitu (a) “Sepuluh Perintah Tuhan” yang ditulis diatas 2 luh batu, dan (b) SEMUA pelajaran dan penjelasan (messages) yang Tuhan ilhamkan kepada Musa seperti yang dituangkan dalam 5 Kitab Musa (Kejadian, Keluaran, Imamat, Bilangan, Ulangan), termasuk 10-Perintah Tuhan didalamnya! Itulah keseluruhan Taurat-asli sejak zaman Musa, Daud, Yesaya, hingga Yesus; sebelum dikacaukan Muhammad yang tidak memahami apa itu Taurat!

 

72. Kenapa Muhammad melagak (bluffing) seolah dia tahu benar isi Taurat lalu membenar-benarkan Taurat dan menyuruh orang untuk mengimaninya (berpuluh kali!) padahal dia tidak tahu apa yang dibenarkan dan apa yang harus diimani dari Taurat itu? Tahukah Muslim bahwa “10 Perintah Tuhan” yang Tuhan sendiri tuliskan di luh-alwah itu juga menyangkut hal-hal yang justru Muhammad sendiri langgar, seperti (a) Mengganti secara sembarangan nama diri Tuhan, dari aslinya YAHWEH, menjadi ALLAH. (b) Tidak mengkuduskan Hari Sabat, melainkan menggantinya menjadi hari Jumat (c) Hukum “jangan membunuh” diganti dengan hukum yang  saling kontradiktif: “jangan membunuh…tetapi bunuhlah mereka yang murtad dan kafir” (4:89;9:111;5:33;9:5 dst)?

 

73. Tahukah Muslim bahwa Muhammad sebenarnya bahkan tidak tahu apa-apa tentang kitab-kitab apa yang terdapat dalam Alkitab? Ia berspekulasi tentang adanya 3 Kitab saja sebelum Quran, yaitu utamanya Taurat, Zabur dan Injil, padahal masih ada 60-an Kitab-kitab Nabi/ Rasul lain yang tidak pernah diketahui-nya. Muhammad sempat menyebutkan 25 nama-nama nabi Allah, yang seyogia-nya membawakan Kitabullah-nya masing-masing. Namun cuma nama nabinya yang disebut, tidak dengan Kitabnya. Padahal Kitab mereka sudah lengkap tercatat di Alkitab dan merupakan Kitab kanonik yang terkenal sejak seribuan tahun sebelum Muhammad. Bukankah kini Muslim dapat menyaksikan Kitab-kitab otentik dari nabi Yesaya/ Ilyas, Kitab Ayub, Kitab Yunus, dan Kitab Amsal/ Sulaiman, yang justru dikosongkan oleh Muhammad karena ketidak-tahuannya?

 

74. Sebaliknya, Muhammad nekad bluffing (melagak tahu), dengan mengatas namakan wahyu Allah menyebut Kitab-kitab yang justru tidak diturunkan oleh Allah! Kitab tersebut fiktif, tak pernah ada, “Sesungguhnya ini benar-benar terdapat dalam kitab-kitab yang dahulu, (yaitu) Kitab-kitab Ibrahim dan Musa” (87:18-19. Juga 2:136, 3:84, dll). Jelas Kitab Ibrahim hanya buah spekulasi Muhammad pribadi (bukan wahyu), yang disejajarkannya dengan Kitab Musa. Sebab adakah Muslim yang percaya bahwa Allah menurunkan Kitab-Nya dizaman Ibrahim baheula yang belum kenal abjad dan huruf?

 

75. Jadi Muhammad meniupkan wahyu yang salah berkali-kali tentang ujud Taurat (dan kita belum lagi membeberkan kesalahan isi Kitab Taurat versi Muhammad). Yaitu bahwa (1) Kitab Taurat itu bukan 10-Perintah Tuhan. (2) Seluruh Taurat tidak termuat dalam luh-luh batu yang ditulis Tuhan. (3) Luh-luh batu hanya berisi 10-Perintah Tuhan saja. (4) Kitab Ibrahim itu tidak exist. (5) Periwayatan tentang Ibrahim itu ada dalam Taurat sub Kitab Kejadian, dan bukan terpisah sebagai Kitab Ibrahim yang berdampingan dengan kitab Taurat. Bagaimana perasaan Muslim memahami ulah dan bualan ini yang disebutnya wahyu?

 

76. Setelah Taurat, Muhammad juga mengkelirukan Kitab Injil. Ulama yang kritis dan jeli mendapati sendiri bahwa Muhammad memang bermasalah menghadapi Kitab-kitab Israel. Itu terlihat dari usaha mereka untuk menutupi kesalahan Muhammad dengan memelintir istilah asli “kitab Maryam” (the Book Mary) menjadi Al Quran, “Dan ceritakanlah (kisah) Maryam di dalam Al Quran, yaitu ketika ia menjauhkan diri dari keluarganya ke suatu tempat di sebelah timur…”

 

“Relate in the Book (the story of) Mary, when she withdrew from her family to a place in the East” (Yusuf Ali). 


“And mention in the Book Mary when she withdrew from her people to an eastern place”(A.J.Arberry).

 

Ulama sekarang tahu bahwa “Kitab Maryam” tentu tidak pernah ada, tetapi lalu kitab apakah itu? Kalau Muhammad memaksudkannya sebagai Kitab Injil, tentu ia sudah mengatakannya secara lurus. Tetapi ini pasti akan menyebabkan Muslim ramai-ramai membaca Injil, dan lalu menemukan bahwa Injil tidak pernah mengisahkan kekonyolan tersebut (sebab untuk apa Maryam minggat sendirian dari keluarganya ketempat timur, dikalamana ia toh belum hamil yang bisa memalukan keluarganya?). Dalam benak Muhammad, memang ia memaksudkannya sebagai Kitab Maryam yang Allah turunkan kepadanya mengingat dia nabiah yang tersuci. Muhammad mustahil memaksudkannya sebagai Al-Quran, sebab bukankah ia sendiri yang SEDANG diperintah Allah untuk menceritakan minggatnya Maryam, yang kisahnya memang BELUM ada dicatat di Quran bagian manapun? Namun para ulama Islam nekad harus “mengkoreksi” wahyu Allah yang satu ini kepada Muhammad. Tidakkah itu suatu penyelewengan yang absurd?

 

77. Dan Muhammad terlihat makin ngawur ketika ia mendongengkan “wahyu-wahyu” tentang perjalanan Ibrahim ke Mekkah (yang sama sekali non-exist itu) untuk mendirikan tempat beribadat yang pertama  didunia,
“Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun untuk (tempat beribadat) manusia, ialah Baitullah yang di Bakkah (Mekah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi semua manusia” (3:96). Ayat ini walau terasa mustahil namun belum segera ketahuan palsunya! Tetapi akhirnya Muhammad kepergok sangat berbual tentang “Bait Allah” tsb. sehingga palsulah pula segala wahyu tentang Baitullah (!): Periwayatan Abu Dhar: “Aku berkata, “O Rasulullah, masjid mana yang pertama dibuat didunia ini?. Dia berkata, “Al-Masjid Al Haram (di Mekah)”. Aku berkata, “Mana yang dibangun setelah itu?”. Dia menjawab, “Al-Masjidil Al-Aqsa (di Yerusalem)”. Aku berkata, “Berapa jangka waktu antara pembangunan kedua bangunan itu?” Dia berkata, “Empat puluh tahun” (Shahih Bukhari 5/585).


Tahukah Muslim bahwa rentang waktu antara kedua “masjid” itu (yang satu dimasa Ibrahim dan lainnya dimasa Sulaiman (yang membangun Bait Tuhan Yerusalem) adalah seribu tahunan, dan bukan 40 tahun versi Muhammad?!

 

Dan ketika Muhammad berbual bahwa “Baitullah dibangun Ibrahim di Mekah”, tahukan Muslim apa artinya? Artinya, Ibrahim –dengan Ismail remaja yang ikut bantu bangun Baitullah– sudah berlalu 25 tahun (!) sejak keluarga ini tinggal ditanah Haran-Kanaan dan sekitarnya! Pertanyaan: apakah selama 25 tahun berkiprah diwilayah baru itu, Ibrahim yang sehari-harinya begitu dekat dengan Tuhannya, tidak mendirikan sebuah tempat untuk beribadat kudus kepada Tuhannya? (Alkitab menyebutnya mezbah, dari Ibrani  mizbeah). Apakah Ibrahim harus menunggu 25 tahun baru bisa mendirikan sebuah mezbah, dan di Mekah? Kini, semua dongeng Muhammad tentang perjalanan Ibrahim dan Ismail ke Mekah, dan pembangunan Baitullah pertama harus dilihat sebagai bual penyesatan yang sistematis dari Muhammad demi merealisasikan mimpinya untuk memindahkan setting Israel ke Arabia (ingat pemindahan arah kiblat, ritual Haji di Mekah dst).

 

NOTE. Kata “mezbah” sudah disebut sampai 400 kali di Alkitab, dan ternyata Muhammad tidak tahu-menahu apa itu mezbah. Padahal Abraham dalam sejarah perjalanannya yang panjang dari Ur Kasdim hingga Haran dan Kanaan, tercatat telah mendirikan sejumlah mezbah bagi Tuhan, khususnya ditempat-tempat perjumpaannya atau pengalaman spiritualnya dengan Tuhannya. Misalnya  di More dekat Sikhem dimana Tuhan menampakkan diri kepadanya. Juga mezbah didirikan diantara Betel dan Ai, dan di dekat Hebron (Kejadian, ps 22,23), dan bahkan juga ditanah Moria dimana Tuhan sendiri yang menentukan letaknya untuk dibangun sebuah mezbah pengorbanan anaknya! (Kejadian 22:2,9).

 

Muhammad dalam Quran-nya, sengaja menghindari sebutan waktu, tempat dan lokasi agar terhindar dari penyidikan. Ia ragu-ragu (10:94) dan sering mencampur-adukkan sesuatu yang tak ada dalam imajinasinya (Bukhari, buku 4,vol.53, no.400). Padahal bila itu betul-betul wahyu dari Allah Yang Mahatahu, justru Dia akan mantap meirinci fakta-fakta yang diperlukan demi keotentikan yang sahih, bukan malah menghindar dengan membiarkan kisah-kisah penting digelapkan dalam ruang dan waktu yang kosong:

 

Seperti: dimana  dan siapa anak Ibrahim yang dikurbankan? Mengapa dan kemana Maryam larikan dirinya kearah timur sebelum hamil? Orang Yahudikah Isa? Dan dimana Isa dilahirkan, berkarya dan mati? Bagaimana dengan nabi Yahya? Bagimana duet dua nabi besar ini dalam satu masa yang sama? Siapa simalang yang disalibkan pengganti Isa al-Masih? Dimana itu masjid Al-Aqsa/ Yang Terjauh (jangan-jangan Muhammad maksudkan masjid yang di Yemen atau Medina)? Tak ada satu kata Yerusalem pun terdapat dalam Quran…

 

Ya, Alkitab perlu men-test Quran dengan fakta, bukti dan saksi. Dan Alkitab memang mendapat otoritas tersebut dari Quran sendiri (10:94).
C.S Lewis mengingatkan kita: “Untuk memahami segala sesuatu kita harus menolak fakta-fakta yang cocok dengan selera kita, dan lebih memilih fakta-fakta sebagaimana apa adanya dia”.

 

 

 


Add a Comment
| 60
Belly
Reply| 03 May 2016 22:29:29
“Ya Allah! Ampunilah saya! Kasihanilah saya dan hubungkanlah saya dengan Teman Yang Maha Tinggi(Isa al masih) …” (Sahih Bukhari Vol. 5 Book 59 No. 715).

Apakah Nabi Muhammad masuk Sorga???
Margono
Reply| 06 Apr 2016 15:41:56
@kembaren liang melaas, menulis:
Muhammad pemain sandiwara terbaik seluruh dunia. Ketika jibril datang membawa firman (katanya) tubuh muhammad bergetar tanpa kentara dibuat-buat. Bergetar sangat hebat.

Tanggapan:
Hal itu memang benar bro, itu bukan sandiwara tetapi itu memang benaran, sakit sawannya (epilepsi) kumat, tubuhnya menggelepar seperti ikan kena matahari. Setelah mendekati sadar, dia akan mengigau seperti orang kesurupan, nah !, pada saat begitulah si muslim-muslim tolol tsb yakin bahwa si jibril lagi menyampaikan pesan.

Kalau ada pertanyaan-pertanyaan sulit dari kafir yg tak bisa dijawabnya, Muhammad akan stress memikirkannya, dan hal ini akan memicu penyakit sawannya kumat, igauan apa yg dipikirkannya tersebut akan berkicau dari mulutnya, seolah-olah itu jawaban dari si alloh melalui jibril yg datang kepada Muhammad, dicatatlah igauan tersebut oleh pengikutnya.

Gak semua tetapi banyak ayat-ayat Al'quran dari hasil igauan penyakit sawan Muhammad, makanya susunan kata-katanya banyak yg amburadul mirip igauan orang habis minum tuak satu jerigen.
D
Reply| 06 Apr 2016 12:42:00
@Cempluk
sampaaaaahh
wkwkwk
baaacooott
wkwkwkw
kembaren liang melaas
Reply| 12 Mar 2016 04:50:20
Muhammad pemain sandiwara terbaik seluruh dunia. Ketika jibril datang membawa firman (katanya) tubuh muhammad bergetar tanpa kentara dibuat-buat. Bergetar sangat hebat.
athena
Reply| 07 Jul 2015 08:58:58
buat temen2ku semua, janganlah menebar kebencian,
kalau memang mau dibuktikan silahkan bkin forum terbuka, dengan mengundang pihak2 yang berkompeten di bidangnya,
dan tidak boleh memaksakan keyakinannya.

boleh diskusi asal untuk mencari kebenaran, bukan pembenaran ,

kebenaranlah yang harus diyakini, bukan membenarkan apa yang kita yakini..

salam
hamba
Reply| 20 Feb 2015 09:30:57
@Nabil
saya mengundang anda untuk berdiskusi
silahkan berkunjung ke facebook grup ( Dr. Zakir Abdul Karim Naik Indonesian fans group)
kiranya berkenan sodara nabil
terimakasih
hamba
Reply| 20 Feb 2015 09:29:26
@Nabil
saya mengundang anda untuk berdiskusi
silahkan berkunjung ke facebook grup ( Dr. Zakir Abdul Karim Naik Indonesian fans group)
kiranya berkenan sodara nabil
terimakasih
Bert
Reply| 26 Oct 2014 09:32:30
@Sofiana Lelaki

Anda menulis:
Ente yang nulis ini mah baca terjemahan Qur'an doang ah, dah tau Bahasa Arab pahasa ter-rumit di Bumi (same-sampe Ulama-Ulama Islam keteteran si sepanjang masa mencari kebenaran). Nah ente?

Respons:
Anda mau mengatakan alloh swt sudah berbohong karena kenyataannya quran tidak sesuai dengan yang diharapkan seperti;

“buku yang terang dan jelas” (5:15), “mudah untuk dipahami” (44:58, 54:22, 54:32, 54:40), “dijelaskan secara detil” (6:114), “disampaikan secara jelas” (5:16, 10:15) dan “tanpa ada keraguan” di dalamnya (2:1).




Hanya dibutuhkan kewarasan berpikir dan hati nurani untuk mengetahui kebenaran.
Sofiana Lelaki
Reply| 25 Oct 2014 22:19:00
Ente yang nulis ini mah baca terjemahan Qur'an doang ah, dah tau Bahasa Arab pahasa ter-rumit di Bumi (same-sampe Ulama-Ulama Islam keteteran si sepanjang masa mencari kebenaran). Nah ente?

Banyak rangkuman di atas asal vonis doang tuh T_T Kalau sempet baca-baca sedikit tafsiran pun... atau petikan-petikan gak bersumber jelas yang nongol di laman google pun... simpan dulu segala sudut pandang dan iman Kristen anda di belakang jauh-jauh n_n

Seperti orang awam cabe rawit yang nulis komen ini. Si ini yang sering membaca Qur'an pake sudut pandang orang tidak beragama / percaya tuhan, sudut pandang kristen atau jarang-jarang hindu, atau sudut pandang seorang non-Muslim secara garis besar. BIAR MIKIRNYA LEBIH JERNIH serta TIDAK MEMIHAK hehehe

Coba bayangkan kalo anda seorang ateis yang baca injil? Coba bayangkan kalo anda seorang hindu baca injil? Apakah pemikiran dan pemahamannya sama dengan orang yang beriman kepada Nabi Isa Al-Masih (atau yang kalian imani sbg Tuhan)? Pasti beda yeeehhh apalagi terjemahan doang T_T

Al-Quran aja di mata dunia aja "The Best (and The Most *Complexed) Arabic Literature" EVER MADE n_n Semoga ada pelajaran yang dapat kalian petik dari sini, amin... bubbyma@hotmail.com
Margono
Reply| 19 Oct 2014 23:03:46
@Usamah bin Zaid, ini tulisanmu :
Kesimpulan: Banyak fakta sejarah yang dibelokkan nabi palsu paulus, sehingga kebenaran terkubur. Untuk ini, hanya kitab sucilah yang dapat dijadikan pegangan. Namun, kitab suci mana yang bisa dipegang?

apakah quran yang kalamullah
atau bibel kalam paulus

Tanggapan saya:
Kamu mengatakan sejarah dibelokkan Paulus, dari mana kamu tau. Kamu menanyakan dari mana kami tau bahwa yang disalibkan itu Yesus. Itu kami tau dari sejarah. Berbicara sejarah harus ada bukti yang otentik yang dapat dipegang jadi pedoman, bukti penyaliban itu ada, saksinya ada dan saksi meninggalkan tulisan (manuscript).

Dari mana kamu tau Muhammad pernah hidup, tentunya ada bukti sejarah yang otentik tertulis berupa manuscript yang menjelaskan bahwa Muhammad pernah ada antara abad ke-6 sampai abad ke-7 masehi.

Kalau kamu katakan bahwa Al'quran adalah kalamullah, bisa kita buktikan dengan menguji ucapannya, apakah benar itu ucapan Tuhan atau hanya omongan biasa saja yang jauh dari kebenaran dan tidak masuk dalam logika akal sehat. Aku kutip satu ayat Al'quran ucapan allah swt :

(QS 18 : 86) Hingga apabila dia telah sampai ke tempat terbenam matahari, dia melihat matahari terbenam di dalam laut yang berlumpur hitam, dan dia mendapati di situ segolongan umat. Kami berkata: "Hai Dzulkarnain, kamu boleh menyiksa atau boleh berbuat kebaikan terhadap mereka.

Si allah swt yang katanya maha tau ternyata sok tau. Bisakah kamu katakan bahwa Al'quran kalamullah sebagai sumber kebenaran ternyata isinya jauh dari kebenaran. Saya bisa kutip ayat Al'quran lainnya yang tidak masuk akal, jauh dari sempurna, allah swt terlihat tidak mulia malah terkesan bloon, pikun dan kadang seperti ucapan orang mabuk.

Silahkan ditanggapi, kalau tak mampu, kamu baca-baca saja dulu artikel dan tanggapan netter-netter di blog ini.
ungke
Reply| 19 Oct 2014 21:23:25
@met
Kok cuman segitu comment kamu si met !...dasar muslim, dimana mana sama saja, bukannya di counter .malahan "onani"
memet
Reply| 19 Oct 2014 01:58:42
luar biasa paparannya,, sampai ngangkak-ngakak saya bacanya... kpan kita bisa ketemu tuk bahas ini??? sampe-sampe saya mau murtad nih.... tapi saya takut klo masuk Kristen, ntar dikira gak bisa baca, sudah jelas-jelas bacanya ALLAH, eh dibaca alah
no name
Reply| 19 Feb 2013 13:25:36
@Usamah bin Zaid
Usamah kalap, dari comment dan argument nya tidak ada satu pun yang intelek selain orng kalap yang kebingungan dan bodo hahahahahha
coba baca2 om... biar rada pinter
Cempluk
Reply| 19 Feb 2013 12:42:19
@muslimers......

kita di sini sedang membuka mata dunia bahwa muhamad adalah penipu, pembunuh, perampok, pemerkosa dan pedofil...bukti-2nya sudah tersaji di depan mata anda, dan semuanya sahih.....sanggahlah itu bila mampu, bila tidak, segera tinggalkan islam...karena islam akan membuat anda menjadi seperti iblis itu sendiri....

lalu..........

tidak ada gunanya anda membuktikan kepalsuan ajaran Jesus, kalau toh ajaran jesus palsu, adakah Jesus memerintahkan umatnya membunuh, memerkosa, merampas harta dan lain-lain kejahatan? apa ruginya anda kalo ada orang yang percaya pada Jesus?

sebaliknya, bayangkan akibat yang ditimbulkan ketika orang melaksakan perintah muhamad yang tertuan dalam qur'an..

pahamkah anda?

best regards..
teduh
Reply| 19 Feb 2013 12:12:36
@usamah bin zaid

tenang bro jangan marah2 dan sumpah serapah saya punya jawaban pertanyaan ente! tapi sblm ana jawab pertanyaan ente ijinkan ana jg bertanya kepada ente kapan, dimana, dan oleh siapa si mamad nabi ente yg pedofil itu dikukuhkan sebagai nabi? wkkkkkk..........wkkkkkk......ini pertanyaan dasar buat muslim2 dongo kaya ente nih!!
Usamah bin Zaid
Reply| 19 Feb 2013 11:38:10
@teduh

teduh yang hatinya seteduh hati babi dan anjing, kau bilang hanya kembali kepada yesuslah yang bisa menyelamatkan jiwa dan raga.

Mana pernyataan yesus bahwa dia adalah tuhan yang disembah?
Usamah bin Zaid
Reply| 19 Feb 2013 11:34:50
@kambing
hai kambing berbulu anjing berkepala babi.....bisa kau buktikan yang disalib itu adalah Yesus

Hai kambing, yang dikorbankan Abraham bukan Ishak, tetapi ismail.....makanya baca sejarah yang benar.

Hai kambing, kalau bilang nama yang benar, masa ishak ditulis iskak, emang wayang orang?

Kesimpulan: Banyak fakta sejarah yang dibelokkan nabi palsu paulus, sehingga kebenaran terkubur. Untuk ini, hanya kitab sucilah yang dapat dijadikan pegangan. Namun, kitab suci mana yang bisa dipegang?

apakah quran yang kalamullah
atau bibel kalam paulus
Usamah bin Zaid
Reply| 19 Feb 2013 11:26:29
@EX MUSLIM

Katanya mantan muslim, ketika dikatakan ayat sebagai mukjizat saja menyangkal....dasar kristen penipu. kau tak pernah memeluk Islam, dasar dari perut ibumu kau sudah sesat.

Bukti ayat quran adalah mukjizat salah satunya dapat menyadarkan manusia sehingga mendapat hidayah dan memeluk Islam. Contohnya Umar bin Khattab r.a. dan masih banyak yang lainnya yang karena mendengar bacaannya sehingga memeluk Islam.

Bibel juga mukjizat, sehingga membuat orang yang membaca dan mendengarnya mau kentut, karena ceritanya lucu, lucu bangeeeeeet!
Usamah bin Zaid
Reply| 19 Feb 2013 11:19:50
@EX-MUSLIM

Dasar kristen penipu.......katanya mantan muslim, nyatanya sudah dari dalam perut ibumu kau itu sesat, calon penyembah tuhan berkolor.

Kalau kau mantan muslim, coba jelaskan, bagaimana caranya membedakan mana hadis yang sahih dan mana hadis yang dhaif
Usamah bin Zaid
Reply| 19 Feb 2013 10:52:25
@no name
Saya juga kasian dengan orang kristen, yang katanya menuhankan Yesus. padahal tidak pernah sekalipun Yesus mengikrarkan dirinya sebagai Tuhan. Jadi, kepada siapakah mereka ini berdoa? tak lain dan tak bukan, mereka berdoa kepada setan

kristen : Tuhan Yesus, ampuni dosa kami
Yesus : Maaf, aku bukan Tuhan, aku hanya utusan
kristen : Tidak bisa, Kamu adalah Tuhan kami!
Yesus : Tidak, aku hanya utusan yang sesekali juga bisa kentut
Kristen : Tidak apa-apa, walaupun kentutmu bau, kamu tetap Tuhan
Yesus : Kalau begitu, cium saja kentutku, semoga Tuhan mengampunimu
Fetching more Comments...
↑ Back to Top