Blog / Partai “Kebebasan dan Keadilan” Memulihkan Kembali Pernikahan Budak-Seks
Quran Sura 4:3 yang berbunyi: maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi: dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (kawinilah) seorang saja, atau budak-budak yang kamu miliki. Yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya.

Oleh: barenakedislam
Upacara pernikahan budak-seks yang pertama dilaksanakan hanya beberapa hari setelah Muhammad Mursi dari Persaudaraan Muslim (Ikhwanul Muslimin) dilantik sebagai Presiden Mesir.
The Anti-slave Senin lalu, pada tayangan televisi Mesir Al Haqiqa (Kebenaran), jurnalis Wael al-Ibrashi menayangkan sebuah video klip mengenai seorang pria, Abd al-Rauf Awn, “menikahi” budaknya. Wanita ini, yang tidak memiliki aksen Mesir, diminta untuk mengulangi apa yang pria ini katakan mengutip Surat al-Ikhlas; bukannya mengatakan kalimat yang umumnya diucapkan “Aku menikahi engkau.” Si wanita berkata,”Aku menyerahkan diriku sebagai budakmu,” kemudian menciumnya di hadapan para hadirin yang bertepuk tangan.

Dua orang Muslim tengah melakukan tawar menawar atas seorang budak seks
Meskipun ia mengenakan hijab, suami yang memilikinya mengumumkan bahwa ia dilarang untuk mengenakan pakaian seperti itu dan memerintahkannya untuk melepaskan hijabnya, supaya tidak “melanggar hukum Allah.” Ia pun melepaskan kerudung dan pakaiannya, sehingga yang terlihat hanyalah pakaiannya yang berwarna merah dan terlihat seksi, yang sesungguhnya dilarang berdasarkan standard Muslim. Para pria bertepuk tangan untuknya.
Sang pria, Abd al-Rauf Awn, yang dikenal sebagai seorang sarjana Islam dan belajar di Universitas Al Azhar dan merupakan seorang ahli dalam bidang Yurisprudensi Islam, kemudian muncul dalam penayangan itu dimana ia memberikan beberapa penjelasan Islamik untuk membenarkan pernikahannya, melalui “sunna” atau praktik yang dilakukan oleh Sang Nabi Islam, Muhammad, dalam hal “menikahi” para wanita yang menjadi tawanan. Kemudian mengutip dari Quran 4:3 yang berbunyi: maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi: dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (kawinilah) seorang saja, atau budak-budak yang kamu miliki. Yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya.
Sementara bahwa peristiwa ini boleh jadi merupakan pernikahan budak seks pertama yang terjadi di Mesir dalam sejarah terkini, tentu saja ini bukan seruan pertama untuk membangkitkan kembali praktik seperti itu. Baru-baru ini, Sheikh Mesir, Huwaini, meratapi bagaimana “masa lalu Islam” telah berakhir, mengumumkan bahwa dalam sebuah masyarakat Muslim yang ideal, “Ketika aku menginginkan seorang budak seks”, maka aku bisa pergi ke “pasar dan memilih perempuan manapun yang aku inginkan dan membelinya.” Demikian juga, seorang politisi wanita Kuwait baru-baru ini menyarankan untuk memulihkan kembali institusi perbudakan seks, dengan mengatakan bahwa orang-orang Muslim sebaiknya membawa para wanita yang menjadi tawanan perang – khususnya kaum wanita Rusia dari perang Chechnya – dan menjualnya pada pria-pria Muslim di pasar-pasar Kuwait.

VIDEO: Kaum Islamis Mesir Menghidupkan Kembali Upacara Pernikahan Budak-Seks
Sumber: Faithfreedom.org
Baca Artikel Terkait: Juwairiyah
Add a Comment
Fetching more Comments...


Manusia itu punya kehendak bebas....TUHAN mempunyai Rencana kepada manusia ciptaan NYA....Tapi Manusia bisa bebas memilih, apakah mau mengikuti rancangan TUHAN atau mau mengikuti kehendak hati sendiri...dengan segala konsekwensinya bila tidak mematuhi Rancangan TUHAN.
SEorang Nabi pun kadang lupa dan melupakan Rencana TUHAN...dan dia lebih mementingkan egonya sendiri...dan akibatnya fatal....
Abraham keluarganya tidak damai
Yakob dimasa tuanya harus mengungsi kemesir karena kekeringan hebat, keluarganya juga tidak mengalami kedamaian.
Daud Anaknya mati karena pembrontakan terhadap dirinya.
Salomo terpengaruh istri-istrinya sehingga sepeninggal dia Israel kerajaannya terpecah menjadi dua.
Dan masih banyak Cerita dalam ALKITAB...mengenai nabi-nabi yang lupa dan mementingkan egonya sendiri, dan tidak mematuhi rencana TUHAN.
sebagai umat yang beragama,,tak usah kita saling menyalahkan
krna bila kita berbuat baik maka yang juga kan kita dapat
GBU..
agaknya mereka sangka para nabi a.s tak senonoh spt mereka...
trimakasih penjelasan anda,meskipun saya tdk sependapat,karena Tuhan pasti memberitakan lengkap tentang hukum dan rancangan.
U/yg lain,justru saya membela nabi2 terdahulu yg jelas2 1garis dgn yesus.apakah menurut anda mereka sebegitu bodoh dan tak mampu menahan syahwat??
sehingga seolah2 dibandingkan anda2,mereka tak mengerti arti kesetiaan dan rancangan Tuhan??
Tak perlu dijawab,silahkan resapi sendiri...
ALKITAB itu selalu terbuka dan Selalu menceritakan apa adanya...banyak Nabi-Nabi yang karena egonya mengabaikan Rancangan TUHAN..namun ketika mereka menyadari,mereka menjadi sangat menyesal...dan kembali mematuhi rancangan TUHAN....
Contoh :
Abraham, Yakob, Musa, Daud, Salomo, Yunus...
Baca kisah mereka di Alkitab.......YBU
The judge was questioning Mulla Nasrudin.
”Iunderstand that your wife is scared to death of you,”
he said.
”That’s right, your Honor,”
said the Mulla.
The judge leaned over and whispered in his ear,
”Man to man,”
he said,
”HOW DO YOU DO IT?”
menilik pertanyaan enak neh tidak perlu diperpanjang.pertanyaan yg menuntut pembenaran diri sendiri adalah sifat kedagingan yg sdh selalu diajarkan oleh nabi mereka.jika anda membaca seluruh isi dari alquran disitu kalau anda benar2 teliti,maka unsur yg terdapat didalamnya nyata sekali hanya merupakan kata2 manusia.tidak ada unsur religiusnya sama sekali.jadi apa yang anda harapkan dari pertanyaan ENAK NEH itu jika anda sdh tahu tuntutan pembenaran diri sendiri khan????
menilik pertanyaan enak neh tidak perlu diperpanjang.pertanyaan yg menuntut pembenaran diri sendiri adalah sifat kedagingan yg sdh selalu diajarkan oleh nabi mereka.jika anda membaca seluruh isi dari alquran disitu kalau anda benar2 teliti,maka unsur yg terdapat didalamnya nyata sekali hanya merupakan kata2 manusia.tidak ada unsur religiusnya sama sekali.jadi apa yang anda harapkan dari pertanyaan ENAK NEH itu jika anda sdh tahu tuntutan pembenaran diri sendiri khan????
bahkan anda menyalahkan atau paulus menyalahkan pun tak ada pengaruhnya sama sekali...!!
ya,saya mungkin kurang faham,tapi apa mungkin para nabi yg menurut alkitab sendiri pernah bertemu Tuhan tidak faham?
Bagaimana mungkin tidak belajar dari nabi2 terdahulunya?
Karena jika merupakan rancangan Tuhan pasti ada larangan jelas kepada para nabi sbg contoh umatnya.
Anda tidak paham mengenai arti kesetiaan.
Ketika anda yang sudah bersistri dan ingin mencari istri lagi.....dapatkah itu dikatakan setia?
Dalam Perjanjian lama banyak kisah nabi yang mempunyai banyak istri dan akibatnya apa...tidak ada ketenangan disana....
Memang dalam perjanjian lama tidak ada keterangan ayat yang secara explisit melarang poligami...tapi akibat dari poligami itu ada..yaitu kehancuran dan perselisihan.
Dalam penciptaan Hawa...jelas disebutkan bahwa Hawa diciptakan dari satu tulang rusuk dari Adam, bukan Dua tulang rusuk...dan penghuni Taman Eden hanya Satu Adam dan Satu Hawa..bukan Satu Adam dan beberapa Hawa....
Jadi rencana TUHAN dalam perkawinan adalah MONOGAMI....dan bila tetap berpoligami dan tidak sesuai dengan rencana TUHAN...maka akibatnya akan mereka rasakan...Abraham, Yakob, Daud, Salomo...sudah banyak memberikan contoh akibat dari berpoligami.
Maka dalam perjanjian baru tegas menyatakan bahwa kehidupan suami istri adalah menjadi satu tubuh....dan itu tidak dapat dipisahkan oleh manusia.
19:5 Dan firman-Nya: Sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayah dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya itu menjadi satu daging.
19:6 Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Eloim, tidak boleh diceraikan manusia."
maaf saya tanyakan apa mereka /para nabi tidak tahu rancangan Tuhan?
"Dan Kamu betanya;"Oleh karena apa?"...OLeh sebab YAHWEH telah menjadi saksi antara engkau dengan istri masa mudamu yang kepadanya engkau telah tidak setia,padahal dialah teman sekutumu dan istri seperjanjianmu."
saya tidak menangkap adanya larangan beristri lebih dari satu.
Banyak Kisah kehancuran rumah tangga akibat perselingkuhan:
Raja Daud dengan Betsyeba
Raja Salomo / Sulaiman yang jatuh karena mencintai banyak perempuan (ada kurang lebih 700 isrinya)..hal ini pula yang menyebabkan jatuhnya Salomo kedalam penyembahan perhala dan mengabaikan YAHWEH.
KIsah ABRAHAM yang menuruti kemauan Sarah untuk mengambil Hagar...yang pada akhirnya malah menyusahkan keluarga Abraham dengan Sarah...
MALEAKHI 2:13-16
"....Kamu menutupi mesbah YAHWEH dengan air mata, dengan tangisan dan rintihan, oleh kerena IA tidak lagi berpaling kepada persembahan dan tidak berkenan menerimanya dari tanganmu.
Dan Kamu betanya;"Oleh karena apa?"...OLeh sebab YAHWEH telah menjadi saksi antara engkau dengan istri masa mudamu yang kepadanya engkau telah tidak setia,padahal dialah teman sekutumu dan istri seperjanjianmu.
Bukanlah Eloim yang Esa menjadikan mereka daging dan roh? Dan apa yang dikehendaki kesatuan itu?..keturunan ilahi. Jadi jagalah dirimu! Dan JANGANLAH ORANG TIDAK SETIA KEPADA ISTRI dari masa mudanya...." Sebab AKU membenci PERCERAIAN" Firman YAHWEH, Eloim Israel...
Dari ayat diatas YAHWEH tidak berkenan terhadap doa dan persembahan bagi orang-orang yang tidak setia kepada istri dimasa mudanya,apa lagi menceraikannya...
"Setiap orang yang menceraikan istrinya, maka ia hidup dalam perzinahan terhadap istrinya itu. Dan siapapun yang kawin dengan perempuan itu, ia berbuat zinah!" (lihat Matius 1-9; Markus 10:1-12).
* Matius 19:4-6
19:4 Jawab Yesus: "Tidakkah kamu baca, bahwa Ia yang menciptakan manusia sejak semula menjadikan mereka laki-laki dan perempuan?
19:5 Dan firman-Nya: Sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayah dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya itu menjadi satu daging.
19:6 Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Eloim, tidak boleh diceraikan manusia."
NABI berkata, “AKAN ADA MUSLIM yang menganggap zinah, memakai kain sutera dan meminum alkohol dan penggunaan instrumen musik sebagai absah ... Allah akan menghancurkan mereka (MUSLIM) pada malam hari dan membiarkan gunung menimpa mereka, dan Ia akan mengubah mereka yang tersisa menjadi MONYET DAN BABI, dan mereka akan SETERUSNYA BEGITU sampai Hari Kiamat” (Bukhari7:69:494).
Saya EX-MUSLIM bersaksi: Saya dulu muslim tetap memakai sutera dan alat musik, tapi kok tidak dihancurkan Allah, dan menjadikan saya monyet dan babi-babi? Apa dosanya sutera dan alat musik dimata Allah? Ulama tak bisa beri saya jawabannya.saya jadi Ex-Muslim.
Sekarang, banyak Muslim TETAP memakai sutera dan alat musik, bahkan berzinah dan minum alcohol, tapi tidak ada satupun mereka yang dihancurkan Allah, ditimpa gunung dan menjadikannya monyet dan babi-babi!
Jadi Allah berdusta? Masyaallah!
Karena Dia memang Khairul Maakiriin, Penipu Daya Yang Terlicik? (3:54).
Apa dosanya sutera dan music? lebih dosa dari uang? Awas uang oke, tapi yang lain akan ditimpakan gunung dan jadi monyet dan babi. http://bacabacaquran.com/2012/05/musik-dilarang-oleh-islam/
berikan contoh ayat dlm alkitab,bagaimana dgn para nabi yg beristri banyak,apakah mereka tdk tahu rancangan Tuhan 1adam1hawa?berdosakah mereka?
Tapi berselingkuh dan kemudian menikahi selingkuhannya itu juga dosa...
Oleh karena itu dalm Kekristenan tidak mengenal poligami...
Karena sejak awal penciptaan Manusia TUHAN telah merancangkan seuatu keluarga hanya dengan SATU SUAMI DAN SATU ISTRI...yaitu ADAM dan HAWA...hanya sepasang. Itulah rencana TUHAN untuk suatu keluarga.