Blog / Ulama Mesir: Menolak hari Ibu – Sekalipun Hal Itu Akan Menyebabkan Hati Para Ibu Menjadi Sedih
“Saya menolak berpartisipasi dalam segala sesuatu yang merupakan tindakan tidak menaati Allah” – yaitu merayakan Hari Ibu; (perayaan) yang diimpor dari Barat, dipandang sebagai dosa oleh Syariah , dan ia secara spesifik memerintahkan orang Muslim agar tidak meniru tradisi orang kafir.

Oleh Raymond Ibrahim • 22 Maret 2012 pukul 02:19
Posting silang dari Jihad Watch
Sheikh Yassir al-Burhami, seorang pemimpin Partai Salafi Mesir yang berpengaruh – yang memenangkan sekitar 25% suara dalam Pemilu negara tersebut, dan yang menduduki peringkat kedua setelah partai Persaudaraan Muslim (Ikhwanul Muslimin) – baru saja mengeluarkan fatwa yang melarang perayaan Hari Ibu, yang dirayakan pada tanggal 21 Maret di Mesir.
Menurut Ahl Al-Quran, konteksnya adalah sebagai berikut: Seseorang menulis di situs Burhami, mengatakan bahwa ibunya ingin memperindah rumahnya dan saudari perempuannya ingin agar ia berkontribusi dengan cara turut membantu membelikan beberapa keperluan untuk itu, dan mereka akan mempersembahkannya sebagai hadiah untuk ibu mereka pada Hari Ibu. Pria itu menolak dan berkata, “Saya menolak berpartisipasi dalam segala sesuatu yang merupakan tindakan tidak menaati Allah” – yaitu merayakan Hari Ibu; (perayaan) yang diimpor dari Barat, dipandang sebagai dosa oleh Syariah (lihat: seen as a sin according to Sharia), dan ia secara spesifik memerintahkan orang Muslim agar tidak meniru tradisi orang kafir. Ia juga menambahkan bahwa ia akan memberi uang sumbangan (yang diminta darinya) bulan depan.
Pertanyaan yang diajukannya kepada Burhami: Manakah yang merupakan dosa? Membuat hati ibunya bersedih tetapi menaati Allah, atau menyenangkan hati ibunya tetapi tidak menaati Allah?
Jawaban Burhami: “Anda dapat membeli benda-benda tersebut pada kesempatan lain, seperti Idul Fitri atau Idul Adha [hari-hari raya Islam], atau kapan saja, seperti yang anda lakukan [dengan menyetujui untuk memberikannya bulan depan]. Bagaimanapun, dilarang merayakannya [Hari Ibu] sekalipun hal itu akan membuat ibumu bersedih”.
Sumber: Raymondibrahim.com
Add a Comment
Fetching more Comments...fiktif keberadaannya entah
dimana hanya dongeng aja..
Yeus bukan nabi isa, ...
yesus itu di bilang bukan
tuhan oleh agama islam?Itu
karena yesus alia...
anda tidak akan dikabulkan!
Sebaliknya doa yang mengutuki
seperti itu...
muselem-muselem ini, krn kami
gak bisa berbuat banyak untuk
murtad dari Islam......



jadi menurut anda har ibu kita kartini juga tidak boleh/tidak perlu di peringati gitu? dimana mas info letak kesalahan peringatan hari ibu itu? baik sedunia / ibu kartini itu?dalam pandangan kitab anda tdk saya temukan dan hadistpun tak? selama ini hari ibu yg di rayakan umat sedunia itu tdk ada unsur yg nyelenehkan?. inilah fatwa yg iri hati/dengki.apapun yg dikaitkan oleh para kafir adalah haram. dalam ajaran injil inilah yg sebenar-benarnya yg disebutkan oleh Yesus yg benar2 haram. bukan yg masuk kedalam mulut itu yg menjadikan orang tsb haram. Karena yg masuk akan terus dibuang kejamban. Tetapi yg dari dalam yg meluap keluar dari mulut itu yg menjadikan orang tersebut haram yaitu iri hati/dengki,fitnah,dusta dll.
hhh
MAs info jadi saya mau tanya karena para kafir jadi bingung yang mana ajaran islam yang benar(sejati). Karena hampir 80 % muslim indonesia tidak mempermasalahkan mengenai, memperingati HARI IBU, HORMAT BENDERA, HORMAT PAD GURU dll, sementara yang sisanya 20 % mengharamkan atau melarang tindakan2 seperti diatas karena melanggar syariat.
Saya sakin mas info di kelompok yang kedua, tolong dong kasih pencerahan supaya para kafir tahu karena diantara dua pasti ada yang meyimpang.
justru anda kristian dan yahudi yang terlihat memaksakan hari ibu ke dalam budaya ISLAM..kita menolak aja jadi dibesar besarkan kayak gini. lha piye tho?
ya sudah anda rayakan sendiri saja dengan nyanyian2 khas anda...
Owe juga pusing kenapa agama kalian itu ribut2 melulu. Tapi sekarang mulai diberi tahu bhw seluruh alam jagat ini terbelah mengadopsi 2 Bapa.
Yg satu "Bapa kami disorga".
yg lain "Bapa segala dusta".
Jadi kita harus pinter2 cari Bapa yg bener, jangan ketipu Bapa segala dusta. Utk itu, tolong teman2 Muslim dan non-Muslim utk saling jelaskan BAPA SIAPA yg ada diPIHAK KALIAN? Apa Bapa Sorgawi atau Bapa segala dusta? TERIMA KASIH. KAMSHIA.
Dasar mau usili dunia dan menangnya sendiri!
ya sah sah aja...
kasih anda dan puja puji anda kepada ibu anda tidak perlu dirayakan secara publik..
lebih indah bila hanya hubungan antar personal anak-ibu tanpa embel embel hari ibu.
ngeliat wajahnya Yassir Burhami..aza aku takut...(bukan aku menghina, tapi itu kali indra ke 6 he he e, canda ahhhh)
Tuhan sayang Yassir Burhami, tentu saja akupun gak mau menghina...
Hari senin
Hari selasa
harinya Tuhan ) 2x
Hari rabu
hari kamis
harinya Tuhan 02 x
Hari Jumat harinya Tuhan
Hari sabtu harinya Tuhan
Hari Minggu
semua hari-harinya Tuuuuu han...
HOwREeeee
...
Apa salah kalau saya memuji Ibu saya karena di telah banting tulang, tidak kenal capek, hujan, panas untuk berjuang untuk keluarga?
Anda ini pura2 bodoh atau anda jadi bodoh karena agama anda.
Kitakan "memuji" bukan meyembah dia seperti Tuhan. Coba anda puji orang tua atau istri anda di akan semakin semangat, semakin sayang sama anda.
Tinggalkan segersa kebodohan anda segera !
Apa salah kalau saya memuji Ibu saya karena di telah banting tulang, tidak kenal capek, hujan, panas untuk berjuang untuk keluarga?
Anda ini pura2 bodoh atau anda jadi bodoh karena agama anda.
Kitakan "memuji" bukan meyembah dia seperti Tuhan. Coba anda puji orang tua atau istri anda di akan semakin semangat, semakin sayang sama anda.
Tinggalkan segersa kebodohan anda segera !
gimana dengan ungkapan di islam bahwa surga di bawah telapak kaki ibu!!! lebih Riya' lagi dong!!! kwwwkkkkk.......kwkkkkk!!
info islam ente ada2 aja!! mikir dikit napa!!
perayaan hari ibu hanya akan membuat kasih ibu yang sejati tercemar oleh RIYA'
ente tahu RIYA'....
ingin mendapat pujian dari orang bahkan anaknya sendiri. itu dosa.
Ini pertanyaan yang konyol!
ALLAH harus terlebih dulu membuktikan DIA benar Tuhan, baru bisa didahulukan sbg paling utama!
Allah yg benar tidak berkata: "Aku ini Penipu-Daya Terbesar" (3:54). Juga tidak menyerukan "BUNUHLAH SIKAFIR DIMANA JUGA KAMU TEMUKAN DIA"!
yah...mungkin itulah yang menyebabkan mereka tidak membutuhkan sosok ibu sebagai sosok yang dihormati...
Merayakan Natal juga bisa dirayakan dalam 1 bln penuh bln DES 12..itu hal biasa...
Semua hari milik TUHAN..semua hari adalah hari untuk berbuat baik.., tidak ada hari untuk setan.....